Depresi Kerja dan Cara Istri Gugat Cerai dan Rujuk

Depresi Kerja dan Cara Istri Gugat Cerai dan Rujuk
STRESS DEPRESI KARENA PEKERJAAN ADAKAH PENGARUH JIN?

PERTANYAAN
Assalamu'alaikum wr wb...

ustadz,, kejadian ini bermula pd akhir thn 2010.. saat itu sy msh bekerja sbg petugas kredit motor di salah satu finance di Yogyakarta.. sy sdh bekerja ±2thn lama nya.. sempat tdk kerasan krn presure dan managemen kantor cenderung berubah-ubah..
akhir thn 2010 saat bekerja sy merasa spt ''blang'' diikuti dg rasa sesak nafas.. namun sy menganggap angin lalu sj (tdk sy hiraukan).. namun hal serupa kmbali tjd dan terus tjd.. diikuti dg menurun nya stamina sy.. krn dirasa cukup mengganggu sy akhir nya brobat dan mondok di RS pd akhir bln februari 2011.. kala itu diagnosa dokter sy trkena gangguan maag dan vertigo,, namun sy hrus mnjalani serangkaian pemeriksaan medis.. stlah di cek scara keseluruhan sy dinyatakan sehat dan diperbolehkan plg namun hrus bristirahat sblm mndpt lampu hijau dr dokter utk kmbli bekerja..

DAFTAR ISI
  1. Stress Depresi Karena Pekerjaan Adakah Pengaruh Jin?
  2. Istri Ingin Bercerai Dengan Suami
  3. Hukum Taklik Talak (Bersyarat)
  4. Mimpi Bertemu Rasulullah

namun stlah bristirahat dan diberi lampu hijau oleh dokter sy ttap blm merasa nyaman.. saat duduk atau mengendarai motor sy msh merasa sempoyongan.. akhir nya sy memilih jalur alternatif utk pengobatan.. tetap sj sy msh blm merasa nyaman dg tubuh sy hingga saat ini.. sy yg tadi nya aktif di masjid dipengajian mana pun jg pelan-pelan menarik diri dan spt enggan utk menghadiri majelis taklim.. sy bingung pak Ustadz apa yg harus sy perbuat.. mengingat berbagai upaya sdh sy lakukan demi utk mengembalikan kondisi sy spt semula..

apakah sy memang trkena sihir spt yg dikatakan bbrp rekan sy atau kah sy mengalami depresi/stress akibat tekanan pekerjaan dan masalah dlm keluarga sy.. mohon solusi dan penjelasan dr pak Ustadz..

wassalamu'alaikum wr wb...


JAWABAN STRESS DEPRESI KARENA PEKERJAAN ADAKAH PENGARUH JIN?

Kemungkinan besar yang Anda alami adalah depresi/stress akibat perasaan tidak nyaman pada pekerjaan atau kondisi dan lingkungan di tempat kerja Anda. Tekanan pekerjaan itu mengena pada fisik dan mental Anda. Oleh karena itu, ketika dokter mengatakan bahwa Anda sudah sehat secara fisik, Anda tampak belum siap untuk kembali bekerja karena secara mental Anda belum sembuh.

Jalan keluar terbaik adalah pindah tempat kerja. Carilah tempat kerja yang paling Anda suka atau nikmati. Nilai gaji tidak perlu menjadi masalah. Yang terpenting Anda menyukai pekerjaan dan suasana di tempat kerja yang baru. Insyaallah kesehatan fisik dan mental Anda akan kembali normal.

Sihir atau jin bisa saja masuk ke dalam jiwa yang sedang kosong. Tapi kemungkinan itu kecil. Kalau toh ada akan hilang dengan sendirinya ketika kita sudah sehat secara mental. Jangan lupa, ikuti lagi pengajian dan majlis taklim untuk meningkatkan kekuatan mental kita. Banyaklah berkonsultasi dengan ustadz-ustadz yang Anda pandang cukup bijaksana dan berwawasan luas di sekitar Anda.

_______________________________


ISTRI INGIN BERCERAI DENGAN SUAMI

assalamualaikum
pak ustat saya mau bertanya. saya sudah tidak kuwat hidup dengan suami saya.saya ingin berpisah. tapi tidak mengerti caranya karna suami saya sering mengucapkan talak saat bertengkar. dan saya saat ini mempunyai dan mencintai lelaki lain.dan ingin menikah dengannya.
mohon bantuannya.biar bisa berpisah dengan suami saya.

JAWABAN

Untuk berpisah ada dua cara. Pertama, suami menceraikan istri. Secara agama ini cara termudah. Asal suami mengatakan "Aku cerai kamu" maka perceraian sudah sah terjadi walaupun secara negara masih perlu proses pengadilan lebih dahulu. Jadi, kalau bisa silahkan anda meminta pada suami agar menceraikan anda. Kalau dia menolak, baru lakukan cara kedua yaitu gugat cerai.

Kedua, gugat cerai. Yaitu istri melakukan gugat atau permintaan cerai pada suami. Gugat cerai dilakukan melalui proses pengadilan. Anda dapat meminta bantuan pegawai PPN (pegawai pencatat nikah) di desa atau kelurahan untuk mengurus soal ini. Kalau dipenuhi oleh pengadilan, maka perceraian terjadi.

Kalau sudah terjadi perceraian dan selesai iddah, maka baru anda dapat menikah dengan pria lain.

Lebih detail lihat: http://www.alkhoirot.net/2012/10/perceraian-dan-talak.html

_______________________________


HUKUM TAKLIK TALAK (BERSYARAT)

assalamu'alaikum.
pak saya mau tanya,tapi sebelum memulai pertanyaan saya,saya mau bercerita tentang percakapan berikut.
A (istri) : oke kita pulang, tapi pada tanggal … (sekian) kita harus berangkat untuk kembali lagi ke sini.
B (suami): oke kalau begitu mau kamu
A:bener...apa jaminannya...?
B: iya aku janji.
A: aku tidak percaya lagi dengan janjimu, terlalu sering kamu ingkari janjimu.
apa jaminannya supaya aku percaya sama kamu.
B: oke, oke... kalau sampai pada hari yg kita tentukan, kita ga berangkat untuk kembali kesini (atau aku ingkari janjiku) kita putus.
A: jadi kamu jatuhin talak...?
B: tidak...?
A: jadi maksudnya...?
B: ini baru perjanjian.belum dilaksanakan. (apabila aku ingkar janji), tapi lihat saja aku pasti bisa tepati janjiku. Begitulah ceritanya pak. saya ingin tanya,
1. apakah pernyataan seperti itu sudah termasuk menjatuhkan talak? ternyata pada akhirnya si B atau sang suami bisa menepati janjinya.
2. apakah pernikahan si A & B masih sah.
3. apabila sudah tidak sah,bagaimana cara rujuknya kembali.
tolong penjelasannya pak...
Terima kasih atas penjelasannya.

JAWABAN

Taklik talak atau cerai bersyarat itu terjadi apabila yang disyaratkan terpenuhi. Dalam kasus anda karena syarat tidak terpenuhi, maka talak tidak terjadi.

1. Talak tidak terjadi.
2. Pernikahan masih sah.
3. Tidak perlu rujuk karena masih sah. Lihat poin no. 2
Lebih detail lihat: http://www.alkhoirot.net/2012/10/perceraian-dan-talak.html
_______________________________


MIMPI BERTEMU RASULULLAH

Assalaamu'alaikum. Pak.Kiai saya mau tanya. Saya bermimpi bertemu Baginda Rasulullah Saw. Dalam mimpi, beliau datang bersama 2 anggota keluarga beliau. Saya
diberitahu oleh seseorang bahwa beliau adalah Rasulullah Saw. Beliau (beberapa saat
kemudian) berdiri di bawah pohon yang lebat daun nya. Saat itu beliau melihat sy. Sy berkata dalam hati: 'Ya Rasul, saya sangat senang bertemu dengan Rasulullah'. Lalu,
Rasulullah berkata: "Aku mencintaimu karena sedekah mu". Saya memang sedang belajar bersedekah akhir-akhir ini.
1. Menurut Pak Kiai apa kah saya benar-benar bertemu beliau, atau hanya angan-angan
saya saja?
Terimakasih banyak atas penjelasannya. Wassalaamu'alaikum,
wr. wb.

JAWABAN

1. Bisa saja itu Rasulullah tapi bisa juga itu angan-angan anda saja. Pertama, kalau ternyata iru Rasulullah, maka anda beruntung. Karena Nabi bersabda: Barangsiapa yang bermimpi melihatku, maka ia melihat kebenaran. Ibnu Sirin dalam kitab Tafsir al-Ahlam mengutip hadits berikut
إن أبا هريرة قال سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول من رآني في المنام فكأنما رآني في اليقظة فإن الشيطان لا يتمثل بي قال أبو قتادة قال رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول من رآني فقد رأى الحق
Artinya: Barangsiapa yang melihatkku dalam mimpi, maka dia seperti melihatku saat bangun karena setan tidak bisa meniruku. Abu Qatadah berkata, Rasulullah bersabda: Barangsiapa melihatku (dalam mimpi) maka ia betul-betul melihat kebenaran.

Nabi juga pernah bersabda

عن أنس بن مالك أن النبي صلى الله عليه وسلم قال من رآني في المنام فلن يدخل النار
Artinya: Barangsiapa yang melihatku dalam tidur, maka ia tidak akan masuk neraka. (Lihat detail urain tentang mimpi ini: http://www.fatihsyuhud.org/2013/05/ruya-anbiya-mursalin.html)

Kedua, namun bisa juga mimpi anda tersebut adalah mimpi angan-angan atau bahkan mimpi dari setan. Karena, walaupun fisik Nabi tidak bisa ditiru oleh setan, tapi bisa saja setan berubah wujud manusia yang bukan nabi tapi mengaku dirinya sebagai Nabi Muhammad. Toh, tidak ada seorang pun di zaman kita yang tahu Rasulullah itu seperti siapa dan bagaimana bentuk fisiknya secara detail.

Terlepas dari itu semua, apapun kemungkinannya mimpi anda tetap mimpi yang baik bahkan seandainya itu hanya mimpi angan-angan belaka. Karena, itu menunjukkan anda sangat mencintai Nabi Muhammad dan itu berarti juga mencintai Islam. Selagi rasa cinta itu terpelihara dan terimplementasi dalam kehidupan sehari-hari dengan mengikuti syariah Islam secara kaffah, maka insyaAllah akan bertemu Rasulullah, setidaknya nanti di akhirat. Amin.

Terkait: http://www.alkhoirot.net/2013/05/mimpi-melihat-dan-bertemu-rasulullah.html#6
_______________________________

Untuk langganan artikel Alkhoirot Net via Email gratis, klik di sini!

1 comment:

  1. pak ustad bgaimana hukumnya isrti yang bekerja sebagai pegawai?terus terang saya kurang setuju kl istrinya q bekerja,tp istri'a q maksa untuk kerja,n alasannya ke 1 biar pmasukan bertmbah,ke2 karna rugi kl gak kerja karna dia udah sekolah sampek sarjana?trus bagaimana sikap seorng suami terhadap istri yg seperti it?

    ReplyDelete

Kirim konsultasi Agama ke: alkhoirot@gmail.com Cara Konsultasi lihat di sini!