Assalaamu'alaikum pa ustdaz...
1. Sya mau nanya, gimana sie supaya kita tidak kalah dengan rasa malu buat berbuat baik...
Contohnya, kita mau silaturahmi ke tempat tetangga dalam rangka idul fitri, tapi suka urung karena malu, malu karna emang kita kurang berkomunikasi sebelumnya...
DAFTAR ISI
2. Juga gimana caranya supaya kita tidak gemetar berlebihan bila tampil di depan umum...
Pernah saya d tunjuk menjadi imam, karna tidak ada yg mau maju jdi saya yg maju, tpi stelah sya bca fatihah lutut sya gmetar smpay2 suara sya turut gmetar...
Klo ad amalan'y skalian minta y pa ustdz...
Terima kasih,
Wassalaam...
Arie
Bagaimana Cara Supaya Percaya Diri Tampil Di Depan Umum
JAWABAN
Setiap orang memiliki rasa kepercayaan diri yang berbeda sejak lahir. Manusia terlahir dengan bawaan pemalu (minder), percaya diri, intovert (tertutup), terbuka (ekstrover), dll.
Rasa minder atau malu itu kemudian adakalanya tetap bertahan, atau berkurang atau malah bertambah sesuai dengan perkembangan yang mempengaruhinya. Lingkungan keluarga dan sosial serta aktivitas kita dapat memengaruhi apakah sikap malu kita itu tetap bertahan, malah bertambah atau berkurang.
Rasa malu atau minder dapat dirubah setidaknya oleh dua hal (a) oleh diri sendiri dan (b) oleh lingkungan terdekat seperti orang tua, kerabat dekat dan teman dekat.
Diri sendiri adalah faktor utama yang dapat merubah seorang pemalu untuk menjadi berkurang mindernya. Anda tidak dapat menghilangkan rasa malu kalau Anda tidak memiliki determinasi untuk menghilangkannya. Caranya: jangan menghindari kegiatan yang dapat mengurangi rasa malu Anda. Berusahalah tampil sesering mungkin walaupun dengan lutut yang gemetaran.
Lakukan aktivitas positif yang bersifat interaktif dengan orang lain. Seperti mengunjungi tetangga, menjadi imam masjid kalau ada kesempatan, menjadi tukang adzan, memimpin kegiatan belajar bersama, pengajian bersama, dan berbicara saat diskusi.
Yang perlu disadari adalah bahwa setiap kegiatan yang melibatkan orang lain akan selalu "menakutkan" bagi seorang pemalu. Sadari bahwa rasa takut itu adalah proses awal yang akan hilang dengan sendirinya begitu Anda melakukannya berkali-kali.
Saat Anda malu untuk bertamu, paksakan untuk bertamu. Dan lakukan hal itu berulang-ulang. Saat Anda malu dan gemetar saat menjadi imam dan gemetar, sadari bahwa rasa gemetar itu akan hilang saat anda melakukannya untuk yang kedua atau ketiga atau keempat, dst. Ini yang penting.
Jadi, rasa percaya diri tampil di muka umum akan muncul apabila kita mulai membiasakan diri untuk melakukannya. Tahap demi tahap dan tidak takut saat mulai melakukan tahapan demi tahapan tersebut.
Hukum Menyuap Dosen Supaya Lulus
Assalamu'alaikum Warohmatullah wabarokatuh.
saya adalah seorang Mahasiswa yang sedang menjalankan perkuliahan ditempat saya kuliah itu terdapat seorang dosen yang sifatnya ingin di beri sejumlah uang dahulu baru ia mau meberi nilai lulus
walaupun mahasiswa itu tidak pernah masuk kuliah sedangkan dosen lainnya menilai dengan adil yaitu jika mahasiswanya rajin akan diberi nilai sesuai dengan usahanya
sedangkan mahasiswa yang tidak masuk kuliah akan diberi nilai yang tidak LULUS
Yang ingin saya tanyakan adalah :
1. Apa hukumnya jika kita berkumpul dengan orang-orang yang kenyataannya adalah sedang menghina atau memperolok-olok Al-Qur'an atau berbuat dosa seperti Penyuapan atau Sogokan untuk mendapatkan Nilai Kuliah yang bagus. Walaupun kita tidak melakukan hal tersebut. kita tetap dalam jalur yang benar yaitu tidak menyogok Dosen untuk mendapatkan nilai kuliah yang bagus.
2. Bagaimana solusinya menurut Pak Ustad. Apakah saya harus keluar dari kampus itu dan pindah ke tempat kuliah yang lain yang tidak menggunakan sistem Sogokan itu
3. Atau saya tetap kuliah di sana tetapi tidak menjalankan sistem Sogokan yang DOSEN saya itu perbuat. tetap Istiqomah sesuai dengan ajaran agama Islam Al-Quran dan Hadist Rasullullah SAW .
PERTANYAAN ini berhubungan dengan = Al-Qur'an Surat (4) AN-NISA AYAT (140)
mohon jawabannya Pak Ustad .
sebelumnya saya ucapkan Terima kasih atas perhatiannya
Wassalamu'alaikum waroh matullah hi wabarokatuh .
JAWABAN
Jawaban pertanyaan ke-1: Sebaiknya sebisa mungkin menghindari lingkungan yang tidak kondusif untuk membawa kita ke arah yang lebih baik. Kecuali kalau Anda memiliki karakter leadership yang kuat dan wawasan agama yang baik dan memiliki niat untuk merubah kondisi itu dan Anda memiliki otoritas dan pengaruh untuk melakukan perubahan tersebut. Tanpa kemampuan dan niat seperti itu, lebih baik menghindari lingkungan semacam itu dan mencari lingkungan yang baik. Atau Anda dapat tetap bertahan di situ tapi mengimbanginya dengan hidup di lingkungan positif di tempat lain.
- Menyuap dosen supaya lulus jelas haram.
Adapun menjauhi lingkungan yang suka menghina dan memperolok-olok Islam atau Al-Quran dan Hadits adalah wajib. Muhammad bin Ahmad Al-Anshari Al-Qurtubi dalam tafsir Al-Qurtubi menyatakan:
فدل بهذا على وجوب اجتناب أصحاب المعاصي إذا ظهر منهم منكر ؛ لأن من لم يجتنبهم فقد رضي فعلهم
فكل من جلس في مجلس معصية ولم ينكر عليهم يكون معهم في الوزر سواء ، وينبغي أن ينكر عليهم إذا تكلموا بالمعصية وعملوا بها ؛ فإن لم يقدر على النكير عليهم فينبغي أن يقوم عنهم حتى لا يكون من أهل هذه الآية
Setiap orang yang duduk di suatu lingkungan maksiat (dosa) dan tidak mengingkarinya maka ia juga berdosa seperti mereka. Dan dia hendaknya menolak (dengan lisan atau hati) apabila mereka membicarakan maksiat dan melakukannya. Apabila dia tidak mampu untuk ingkar, maka hendaknya dia pergi dari lingkungan itu supaya tidak termasuk dari ancaman ayat ini.(Tafsir Al-Qurtubi)
Jawaban pertanyaan ke-2: Itu jalan terbaik. Carilah kampus yang tidak hanya memberi Anda bekal ilmu tapi juga bekal akhlak dan etika yang baik.
Jawaban pertanyaan ke-3: Seperti jawaban ke-1, itu bisa saja dilakukan. Tapi harus diimbangi dengan mengikuti aktifitas lain untuk mengimbanginya agar iman Anda tetap terjaga. Misalnya, dengan aktif mengikuti pengajian, majelis taklim, atau dzikir.
No comments:
Post a Comment
1. Konsultasi agama harus lewat email ke: alkhoirot@gmail.com atau info@alkhoirot.com. Konsultasi via komentar.di bawah tidak akan dilayani. Konsultasi agama diasuh oleh Majelis Fatwa PP Al-Khoirot Malang.
2. Diijinkan untuk mengutip sebagian kecil artikel ini--tidak boleh seluruhnya -- untuk dimuat di situs lain dengan menyebutkan link dan sumber. Apabila ditemukan copy/paste seluruh artikel akan diajukan ke DMCA Google Complaints supaya di-banned dari Google search. Harap maklum
3. Copy/paste untuk tujuan dicetak atau disimpan pribadi di komputer (bukan untuk ditulis di situs lain) diperbolehkan tanpa perlu ijin.