Taubat Karna Wanita Shalihah Salahkah?

Assalamuálaikum pak ustadz,

Saya mau bertanya, apakah salah jika saya bertaubat dari dosa-dosa saya berawal karna melihat seorang wanita? Karna ketika saya membaca ayat Al-Qur’an surat An Nur ayat 26 membuat saya menginginkan wanita yang baik-baik ataupun shalihah sedangkan saya masih seorang laki-laki yang terkadang masih suka meninggalkan kewajiban yang di perintah kan Allah SWT ( Shalat ).

Begitu berharapnya saya untuk berjodoh kepada wanita tersebut membuat saya ingin bertaubat dan menjadi orang yang beriman agar Allah mengabulkan do’a saya. karna Allah akan mengabulkan do‘a orang yang beriman bukan kah begitu pak ustadz? atau saya hanya pasrah saja kepad Allah SWT, saya tetap bertaubat dan menyerahkan jodoh saya kepada Allah tanpa berharap terhadap wanita yang saya maksud. karna Allah maha mengetahui apa yang terbaik buat hambanya. Jika pasrah saja pilihanya nampaknya saya harus memiliki kekuatan lebih untuk merelakanya.
mohon saran pak Ustadz untuk menghilangkan kebingungan saya ini.
Zk

JAWABAN

Hidayah dan inayah Allah atau petunjuk dan pertolongan Allah untuk bertaubat dan menjadi seorang manusia muslim yang lebih baik dapat datang melalui banyak jalan. Hidayah itu datang pada Anda dalam wujud harapan untuk mendapatkan seorang wanita muslimah yang shalihah. Sikap Anda itu sudah benar. Menginginkan calon pendamping karena ketaatannya pada Islam adalah perintah Nabi. Lihat artikel: Cara Memilih Pasangan dalam Islam Di artikel tersebut dijelaskan bahwa memilih pasangan yang dianjurkan adalah apabila memprioritaskan aspek ketaatan seorang wanita pada agama.

Tentu saja tidak hanya laki-laki yang berhak untuk memilih. Wanita pun berhak untuk memilih laki-laki sesuai dengan kriterianya. Dan umumnya, wanita shalihah akan mencari laki-laki shaleh untuk pendamping sekaligus imam baginya. Oleh karena itu, adalah wajar kalau Anda mulai memperbaiki diri untuk semakin taat dan dekat pada perintah agama dan menjauhi larangannya.

Namun demikian, idealnya Anda berubah menjadi baik itu bukan hanya karena wanita shalihah tertentu tapi dengan niat untuk agar Allah memberi Anda wanita shalihah yang terbaik buat Anda. Wanita yang Anda incar belum tentu yang terbaik. Di samping itu, dikuatirkan dengan niat seperti itu (yakni hanya mengincar wanita tertentu) Anda akan kecewa dan kembali tidak agamis saat harapan itu tidak tercapai.

Lebih ideal lagi, apabila Anda berubah dan bertaubat murni karena Allah. InsyaAllah efeknya akan lebih besar lagi. Bukan hanya wanita shalihah yang akan didapat, tapi lebih dari itu.

HIDAYAH ITU CAHAYA DIBERIKAN PADA SIAPA SAJA YANG MENCARINYA

Allah menyebutkan bahwa hidayah itu cahaya. Dalam QS An-Nur 24:35 Allah berfirman: يَهْدِي اللَّهُ لِنُورِهِ مَنْ يَشَاءُ (Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki).

Dalam QS Asy-Syuro :52 Allah berfirman bahwa cahaya hidayah itu berada dalam kandungan Al-Quran :
وَكَذَلِكَ أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ رُوحًا مِنْ أَمْرِنَا مَا كُنْتَ تَدْرِي مَا الْكِتَابُ وَلا الإِيمَانُ وَلَكِنْ جَعَلْنَاهُ نُورًا نَهْدِي بِهِ مَنْ نَشَاءُ مِنْ عِبَادِنَا وَإِنَّكَ لَتَهْدِي إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ

Artinya: Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu (Al Quran) dengan perintah Kami. Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah Al Kitab (Al Quran) dan tidak pula mengetahui apakah iman itu, tetapi Kami menjadikan Al Quran itu cahaya, yang Kami tunjuki dengan dia siapa yang kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Dan sesungguhnya kamu benar-benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus.

Dalam QS Al-Muddatsir 74:31 dinyatakan bahwa Allah akan memberi hidayah pada siapa saja yang dikehendaki. يُضِلُّ اللَّهُ مَن يَشَاءُ وَيَهْدِي مَن يَشَاءُ
Artinya: Allah membiarkan sesat orang-orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya.

Orang yang dikehendaki akan mencari hidayah dan mendapatkannya dengan berbagai macam cara dan jalan. Sementara orang yang sesat akan menjauh dari hidayah dengan barbagai macam cara dan jalan pula.

TAUBAT ADALAH TANDA MENDAPAT HIDAYAH

Bertaubat dan taat pada syariah adalah tanda mendapat hidayah Allah.

Allah berfirman dalam QS Ar-Ra'd 13:27 يَهْدِي إِلَيْهِ مَنْ أَنَابَ
Artinya: (Allah) menunjuki/memberi hidayah orang-orang yang bertaubat kepada-Nya

Dalam QS An-Nur 24:54 إِن تُطِيعُوهُ تَهْتَدُوا
Artinya: Dan jika kamu taat kepadanya (Rasul), niscaya kamu mendapat petunjuk.

No comments:

Post a Comment

1. Konsultasi agama harus lewat email ke: alkhoirot@gmail.com atau info@alkhoirot.com. Konsultasi via komentar.di bawah tidak akan dilayani. Konsultasi agama diasuh oleh Majelis Fatwa PP Al-Khoirot Malang.

2. Diijinkan untuk mengutip sebagian kecil artikel ini--tidak boleh seluruhnya -- untuk dimuat di situs lain dengan menyebutkan link dan sumber. Apabila ditemukan copy/paste seluruh artikel akan diajukan ke DMCA Google Complaints supaya di-banned dari Google search. Harap maklum

3. Copy/paste untuk tujuan dicetak atau disimpan pribadi di komputer (bukan untuk ditulis di situs lain) diperbolehkan tanpa perlu ijin.