Sunday, March 02, 2014

Istri Suka Berbuat Serong


Istri Suka Berbuat Serong

PERKAWINAN DI AMBANG KEHANCURAN

Assalamualikum wbr,
Kpd Yth : pondok pesantren alkhoirot Malang
Di tempat
Saya seorang ibu 3 anak sebut saja ibu N ingin konsulasi masalah pernikahan yang hampir bercerai

Kronologi: tahun 2006 saya janda menikah lagi status janda, suami saya duda nikah 2kali ,,3kali sama saya nikah status lajang suami saya seorang bisa paranormal yang meperoleh ilmu dari tapa di gua .percaya tidak percaya tapi yang di jalankan Sariat islam kalau bicara sama pasiennya tapi ada juga peralatan seperti kejawen. tahun 2007 saya punya anak rumah tangga harmonis.,tapi menjelang kehamilan anak saya yang kedua mulai ada tanda ketidak harmonisan,

DAFTAR ISI
  1. Perkawinan Di Ambang Kehancuran Dapatkah Bersatu
  2. Perusahaan Jasa Pengiriman Apa Termasuk Mukus
  3. Istri Suka Serong dengan Mantan Pacar

Apalagi setelah anak saya lahir, dan lebih parah lagi kehamilan anak saya yang ke tiga tahun 2012 saya sering ditinggal pergi ,dengan alasan Dia mengobati pasien harus keguo biar doanya dikabul, tapi diselah selah waktu itu saya temukan sms yang disimpan dikalender hpnya, Yang isinya tentang perselingkuhan benar tidak saya tidak tau karena untuk menyelidiki saya tidak banyak waktu karena saya bekerja di pt. Saya bertahan demi anak-anak saya,tapi anehnya sekarang setiap menolong orang dia harus pulang ke jawa dan menarget pasien .dan sering hutang kepasien-pasien belum pada di bayar.dan ada masalah lagi tentang orang tuanya yang sakit-sakitan belum meninggal sudah minta tempat untuk ia kalau meninggal dan suami mondar –mandir terus itu bagi saya tidak masalah karena mengurus orang tuanya walaupun anak saya masih kecil-kecil pertama 5 tahun kedua 3 tahun ke tiga 3bulan sedangkan dia 6 bersaudara dimana anak-anaknya sudah besar semua .

Puncak keributan saya punya hutang sama kakaknya ditagih untuk pulang mertua saya tapi janjinya tanggal 25. suami saya bicara kalau bapaknya sudah tidak mau makan minum sealama 2 hari dana mau pulang kampong ,kemudian pulang kerja saya kerumah saudara untuk pamitan sama mertua saya ,tiba-taiba ditengah anak-anaknya kecuali suami saya sedang keluar mertua saya nagih ,,saya bilang saya belum punya uang kalau sekarang pak nanti bisanya tgl 25 memang benar benar saya Tidak punya uang jangankan bayar utang untuk beli susu anak saja tidak punya ,tapi dia gak mengerti dan anak lainnya ikut nagih ,tapi suami saya datang semua berbalik kata nanti saja tgl 23 …. saya bingung ,malu capek ,dalam hati saya kok masih sempat ingat uang katanya sudah ada tanda tanda, ternyata minta pulang kampong hanya mau membuat atau pesan tempat makam kalau nanti dia meninggal,akhirnya saya pulang saya ambil uang kontrakan yang mana pas harinya harus bayar saya kasih kesuami saya untk di bayarkan ,kata suami bayar tgl 5 tapi sudah saking penat pikiran saya ,saya paksakan untuk bayar ,saya bilang “biarin nanti kontrakan saya cari hutangan”.

Setelah suami saya pergi antar bapaknya sama saudara-saudaranya,yang kontarakan datang nagih dengan alasan apapun saya ucapkan biar orangnya tidak marah. Lalu saya telpon suami saya “pa tadi yang punya kontrakankan datang nagih” jawab suami” ya bayarlah katanya bisa cari utangan bayarlahv…………..dan lain-lainnya ”yang saya inginkan jawaban dari suami saya ya udah ma bilang sama pak haji nanti tunggu suami saya pulang ! ternyata malah buat pikirana saya penat anak anak rewel nangis uang tidak punya untuk bayar kontrakan sama beli susu ,dengan tidak sadar saya mengucap di luar kendali saya “lagian orang mau mati masih nagih duit”

Setelah sadar sayapun sangat menyesal mengucapkan kata seperti dn saya berjanji dalam hati tidak akan mengulanginya kembali dan pada waktu sholat tahajud saya mengakuin kehilafan saya kepada Allah dan minta pengampunannya, mungkin dia sangat marah dan bicara “kalau rumah tangga kita tidak dapat dipertahankan lagi” saya jawab minta pertanggungjawaban dia kalau sudah tidak menginginkan kembali rumah tangganya,jawab dia ewat sms “kamu kalau mau pergi silahkan mau minta cerai saya laksanakan masalahnya rumahtangga kita sudah putus sampai disini, anak mau kamu bawa silahkan mau kasih saya salahkan”.

kepada pimpinan pesantren alkhoirot yang mau saya tanyakan

1.apakah rumah tangga saya masih ada harapan untuk rukun kembali? (dalam sholat saya berdoa supaya rukun kembali demi anan-anak saya yang masih bimbingan kedua orang tuanya)

2.apakah dengan kata: kalau kamu minta cerai saya laksanakan, hubungan kita putus sampai disini tapi lewat hp“ berarti saya sudah cerai dengan suami saya?

3. bacaan doa apa yang harus panjatkan untuk dapat rumah tangga rukun kembali

4.dan seandainya suami saya sudah benar tidak mau rukun kembali apa yang harus saya lakukan. kuatkah menghadapin pertanyaa anak anak saya

Terima kasih
Wasslamuailaikum wb….
N

JAWABAN PERKAWINAN DI AMBANG KEHANCURAN

1. Rumah tangga anda dapat rukun kembali insyaallah asal kedua pihak sama-sama saling mengerti. Terutama hindari mengatakan sesuatu yang sensitif. Kata-kata anda yang menghina ayah suami itu kesalahan besar. Tidak cukup memohon maaf pada Allah. Yang terpenting justri meminta maaf pada suami. Di samping itu, anda sebagai istri hendaknya berusaha sekuat tenaga untuk mengalah dalam berbicara. Jangan memantik suasana semakin panas. Hindari berkata-kata saat emosi.

2. Kata cerai lewat HP itu sama dg kata cerai kinayah. Artinya, itu terjadi talak kalau ada niat dari suami untuk menceraikan. Kalau tidak ada nit, berarti tidak terjadi. Silahkan tanya pada suami soal itu.

3. Anda dapat berdoa dengan menggunakan kata-kata dalam bahasa sendiri setelah shalat wajib, rawatib dan tahajud.

4. Soal kuat atau tidak itu anda yang lebih tahu. Tapi kalau anda memang ingin kembali pada suami, maka jangan ulangi kesalahan masa lalu. Bersikaplah sebagai istri yang baik yang halus dalam kata-kata, menghibur suami saat dia sedih, memotivasi suami saat dia putus asa, berusaha mengalah, dst. Silahkan baca buku Keluarga Sakinah: Cara membina rumah tangga harmonis, bahagia dan berkualitas.

______________________________________________


PERUSAHAAN JASA PENGIRIMAN APA TERMASUK MUKUS

Assalamu'alaikum wr wb.

Saya bekerja di sebuah perusahaan asing yang menjalankan pendistribusian barang ke luar/dalam negeri. Pada dasarnya, sistem di negara ini melakukan sistem "pemungutan biaya" untuk pemasukan/pengeluaran barang2 kiriman dari dan ke luar/dalam negeri. Pemungutan ini bukan pajak, tapi seperti pungutan liar seperti uang pelicin untuk pengiriman barang.

1. Apakah ini termasuk mukus?
2. Bagaimana hukum Islam bagi yang bekerja di dalam perusahaan ini, apakah termasuk haram karena menyaksikan/ menjalankan pekerjaan haram?
3. dan apa hukumnya bekerja di perusahaan seperti ini selama tidak berkaitan langsung? seperti bagian2 Customer service atau Human Resource.

Syukran.
Jazakumullah khairan katsiran.
Sista Armita S

JAWABAN PERUSAHAAN JASA PENGIRIMAN APA TERMASUK MUKUS

1. Kalau pungutan itu legal menurut hukum negara setempat atau merupakan ongkos jasa layanan resmi dari perusahaan tersebut maka hukumnya boleh. Hal itu tidak berbeda dengan ongkos pengiriman barang. Untuk soal mukus lihat Hukum Pajak dalam Islam.

2. Lihat poin 1.

3. Lihat poin 1.

Intinya, jasa layanan berhak menarik ongkos. Dan itu halal.

______________________________________________


ISTRI SUKA SERONG

Ass.Wr.Wb. Pak Ustadz, saya adalah seorang suami dari perkawinan selama 24 tahun dan sudah dikurniai sebanyak 4 orang anak. Selama perkawinan tersebut saya sering dikhianati oleh isteri saya yang secara diam-diam berhubungan via sms atau chating dengan mantan pacarnya. Walaupun dia lakukan dgn sembunyi-sembunyi namun akhirnya saya tahu juga. Saya sungguh merasa tidak nyaman dan merasa dikhianati.

Sebagai suami saya sudah beberapa kali mengingatkan akan dampak serta dosanya, namun sepertinya ia dari FB malah ia alihkan aksinya via BBM BB. Sebenarnya tidak sulit bagi saya untuk menceraikannya tetapi demi anak-anak terpaksa selama ini saya coba bersikap sabar. Namun kalau dibiarkan terus menerusnya saya takut menjadi Dayyus. Untuk itu mohon mencerahan dari Bpk, atas arahannya saya ucapkan terima kasih..

JAWABAN ISTRI SERING SELINGKUH

Anda tidak menerangkan apakah istri anda bekerja di luar atau tidak. Kalau bekerja di luar akan sangat sulit mengontrol istri yang ada kecenderungan selingkuh. Kalau tidak bekerja, maka caranya mudah sebagai berikut: (a) anda harus melarangnya melakukan itu apapun alasannya; (b) kalau measih melanggar, maka rampas benda-benda yang dijadikan alat selingkuh tersebut. Kalau itu juga masih belum mampu, maka anda dapat melakukan hukuman padanya seperti pisah ranjang selama sekian hari. Atau tidak diberi belanja, dst.

Kalau itu juga masih belum mempan, maka perceraian adalah solusi terakhir. Suami harus berwibawa di mata istri, kalau kata-kata suami tidak didengar dan kenyamanan tidak ada di rumah, maka perceraian menjadi jalan terakhir.

Terkait: Menyikapi Pasangan Selingkuh

______________________________________________




Cari artikel lain:




Copy link berikut untuk referensi kutipan:

Jangan lupa baca yang ini juga ..