Monday, March 25, 2013

Cara Menebus Dosa Besar


Cara Menebus Dosa Besar
MENUNTUT ILMU ATAU MENGAJAR?

Assalaamu'alaikum wrwb
Ustadz, maaf mengganggu, jika berkenan saya ada pertanyaan untuk ustadz

saya seorang relawan pengajar utk anak yg krg mampu. Sy mau menjalankan hal tsb karena ingin jd manusia bermanfaat. kegiatan tsb ada di akhir pekan, di hari lain saya bekerja. Kemudian saya merasa bahwa kapasitas saya masih minim dlm ilmu agama & perlu ditambah agar dapat bermanfaat lebih banyak lagi, oleh karena itu saya mencari lembaga studi islam terutama di dekat tempat tinggal krn kesibukan dan kondisi kesehatan seringkali kurang baik. Setelah mencari & menunggu lama, akhirnya ada yang pas dengan semua kondisi, tp bentrok dengan jadwal mengajar saya tadi. Di tempat sy mengajar kadang kekurangan pengajar(sebenarnya banyak sekali relawan yg tercatat).Mungkin para pengajar ada agenda lain. Mana yang diutamakan ya Ustadz?

DAFTAR ISI
  1. Menuntut Ilmu Atau Mengajar?
  2. Tata Cara Mandi Wajib (Jinabah)
  3. Definisi Syirik Dan Hukum Gambar
  4. Hukum Puasa Sunnah Di Bulan Ramadhan
  5. Suami Tidak Mengijinkan Istri Berhubungan Dengan Keluarga Mantan Suami
  6. Cara Menebus Dosa Besar
1. bolehkah saya meninggalkan mengajar untuk menuntut ilmu?
Insya Allah sy mau menuntut ilmu agama dimulai dari bahasa arab. Sekian ustadz. Jazaakallahu khayrn

Wassalam.

JAWABAN: MENUNTUT ILMU ATAU MENGAJAR?

Ilmu agama yang wajib dipelajari adalah ilmu syariah atau fiqih. Karena waktu anda sedikit, dan usia sudah dewasa, maka kalau akan belajar agama sebaiknya belajar ilmu agama. Kalau ini yang dilakukan, maka saya kira cukup berharga untuk meninggalkan kegiatan menjadi relawan untuk sementara karena belajar ilmu syariah atau fiqih itu wajib bagi setiap muslim khususnya yang terkait dengan kewajiban utama Islam seperti shalat, puasa, zakat, haji/umrah, dll.

_________________________________________


TATA CARA MANDI WAJIB (JINABAH)

saya masih bingung dalam tata cara mandi wajib yang benar bagaimana dan seperti apa. selama ini saya hanya berniat dan kemudian mandi seperti biasa, membersihkan seluruh tubuh. apa itu saja sudah cukup?
Rizky

JAWABAN

Iya, apa yang anda lakukan sudah cukup. Lebih detail lihat: Tata Cara Wudhu dan Mandi Wajib (Junub)

_________________________________________


DEFINISI SYIRIK DAN HUKUM GAMBAR

Assalamualaikum ya ustadz
1. saya kembali ingin bertanya tentang syirik, apakah definisi sebenarnya dari syirik ? apakah pehaman saya tentang syirik adalah menyekutukan allah/menuhankan tuhan selain allah itu salah? karena menurut beberapa artikel yang sama baca syirik terbagi-bagi menjadi
-syirik doa
-syirik niat
-syirik ketaatan
-syirik kecintaan
namun artikel" yg saya baca kurang menjelaskan maksud dari ke 4 syirik tersebut, mohon penjelasanya ya ustadz

2. saya juga ingin bertanya tentang hukum gambar , yang saya ketahui memang ada perbedaan pendapat, ada yg menyatakan boleh ada juga yg tidak.
saya, saya juga sudah membaca artikel dalam web ini http://www.alkhoirot.net/2012/03/hukum-menggambar-makhluk-bernyawa.html . Namun saya agak sedikit kecewa dalam artikel tersebut tidak di jelaskan secara detail karena itu saya sedikit bingung untuk mengikuti pendapat yang yang menghalalkan atau memperbolehkan, bisakah para ustadz di sini menunjukan hasil/pendapat-pendapat atau kutipan pendapat dari para Ulama yang menghalalkan dan mengharamkan.agar saya bisa lebih mantap menentukan pilihan saya.

demikian pertanyaan saya, mohon maaf jika ada yg menyinggung para ustadz di sini, Wasalamualaikum
Ahmad Faisal

JAWABAN

1. Syirik adalah menyekutukan Allah dengan cara menyembah makhluk Allah seperti orang Hindu menyembah sapi; atau orang Kristen menyembah patung bunda Maria atau Yesus. Inilah syirik yang utama; adapun istilah syirik lain seperti yang anda sebut adalah syirik yang lebih bersifat metafor. Seperti orang yang beribadah shalat karena ingin dipuji, maka ia disebut riya' dan riya' termasuk dari syirik kecil. Kata syirik kecil tidak membuat pelakunya keluar dari Islam tetapi karena memiliki kesamaan dengan syirik ilahiyah di atas.

Pelaku syirik besar disebut kafir (makna literal: ingkar) atau murtad. Lebih detail: Hukm ar-Riddah was Syirk

2. Inti tentang hukum gambar adalah begini: membuat sesuatu yang memiliki bayangan (mussimah) dan bernyawa hukumnya haram seperti membuat patung manusia atau hewan. Ini menurut mayoritas ulama. Sedang gambar yang tidak memiliki bayangan seperti lukisan, animasi, grafis, film kartun itu hukumnya tidak apa-apa menurut mayoritas ulama kontemporer kecuali kalangan ulama Wahabi. Ulama Wahabi mengharamkan gambar scara mutlak kecuali pengambilan gambar video dan fotografi itu pun kalau darurat. Lebih detail dalam bahasa Arab (gunakan Google Translate kalau kesulitan) lihat: Hukm at-Tashwir fil Islam

Sedang dalam bahasa Indonesia lihat: Hukum Menggambar dalam Islam

_________________________________________


HUKUM PUASA SUNNAH DI BULAN RAMADHAN

ass ustadz. ada yang ingin saya tanyakan hukumnya berpuasa sunnah di bulan ramadhan. jadi apakah boleh puasa wajib bulan ramadhan di barengi juga dengan puasa sunnah? atas jawabannya saya ucapkan terimakasih. wassalam
Bangun

JAWABAN

Tidak boleh. Bulan Ramadhan khusus untuk puasa wajib yaitu puasa Ramadhan. Lihat: Puasa Ramadan dalam Islam

_________________________________________


SUAMI TIDAK MENGIJINKAN ISTRI BERHUBUNGAN DENGAN KELUARGA MANTAN SUAMI

Assallamuallaikum Wr. Wb

Kepada Ustadz/ Ustadzah yang di rahmati Allah, saya seorang ibu yang menikah dalam kondisi janda beranak satu.
saya ingin bertanya tentang hidup yang saya jalani ini.

Saya menikah usia muda yaitu 20 tahun dan saat ini saya berusia 24 tahun. pernikahan pertama saya hanya sementara, karena mantan suami saya meninggal saat usia anak kami 3 minggu. setelah 2 tahun saya menjanda, saya menikah lagi. yang saya tanyakan adalah:
1. wajibkah saya dan suami saya yang sekarang meminta ijin kepada keluarga mantan suami saya untuk menikah?
2. Suami saya yang sekarang tidak suka saya berkunjung ke rumah keluarga mantan suami saya, sedangkan ibu mantan suami saya ingin bertemu cucunya
3. Suami saya yang saat ini, tidak mengijinkan saya berhubungan kembali dengan keluarga mantan suami saya.
yang pada intinya dari seluruh pertanyaan saya itu karena suami saya tidak suka saya berhubungan dekat dengan mantan keluarga suami saya.

untuk tidak menyakiti satu dengan yang lainnya, sikap apa yang harus saya lakukan? sedangkan yang saya jalani ini cukup membuat saya dilema.

terimakasih
wasallamuallaikum wr. wb.

JAWABAN

1. Tidak wajib.
2. Jalan tengahnya, minta tolong kerabat anda membawa anak anda ke rumah neneknya.
3. Apa yang anda alami adalah masalah sosial yang dapat anda atasi dengan mengadakan komunikasi yang baik dengan suami anda. Tips keluarga baca: Cara Membina Keluarga Harmonis

_________________________________________


CARA MENEBUS DOSA BESAR

aslm...
saya seorang wanita yang mohon pencerahan tentang masalah yg sedang saya alami sekarang..
sudah 2 tahun saya menjalani hubungan dengan seorang laki2.. kami berdua dr awal ingin serius. awalnya kami sama2 menjaga tindakan karena tkt terjerumus kpd hal2 yang kurang baik.... dia orang yng ckp taat agama... saya pun awalnya bnar2 menjaga pandangan dengan laki2.. tp setelah hari berganti hari sedikit demi sedikit kami mulai terjerumus...
saya slalu ingin teguh bertahan tp dia slalu merayu bahwa saya adalah calon istrinya...
dan saya pun akhirnya jatuh ke pelukannya... hati kecil saya berontak ingin meningggalkan smua perbuatan dosa ini tp saya sangat sayang padanya.. dan kami akan segera menikah...

1. yg saya tanyakan apa yg harus saya lakukan untuk menebus semua dosa yg pernah saya lakukan... saya menyesal dan ingin benar2 bertobat..
2. apa bisa sy lepas dr dosa ini wlw akhirnya saya menikah dengan dia.

apa yg harus kami lakukan ...
mohon nasihatnya....

JAWABAN

1. Cepatlah menikah dan stop perzinahan. Stelah itu lakukan taubat nasuha. Lihat: Cara Taubat Nasuha
2. Bisa. Asal anda juga mengajak dia untuk bertaubat nasuha. Sebab kalau tidak, maka dosa-dosa yang sama akan terulang lagi di kemudian hari.



Cari artikel lain:




Copy link berikut untuk referensi kutipan:

Jangan lupa baca yang ini juga ..