Friday, August 29, 2014

Konsultasi Pernikahan Beda Agama


Konsultasi Pernikahan Beda Agama
PERNIKAHAN BEDA AGAMA: PRIA MUSLIM WANITA KRISTEN

Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh Langsung saja pak ustadz,
Saya pria beristeri dan beranak 4 Saya ingin menikahi seorang Janda beragama Kristen. Sekarang dia mau kami menikah secara Islam namun dia masih ingin tetap pada keyakinannya saat ini yaitu Kristen. Dengan kata lain dia tetap Kristen (sampai nanti suatu saat saya ingin dia menjadi mualaf atas keinginannya sendiri)
1. Apakah saya bisa menjalani hal ini?
Mohon petunjuk dan solusinya pak.

Terima kasih atas pencerahannya.
Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh

TOPIK KONSULTASI ISLAM
  1. PERNIKAHAN BEDA AGAMA: PRIA MUSLIM WANITA KRISTEN
  2. SUAMI SERING MEMBANTU KELUARGANYA PADAHAL DIA SENDIRI KESULITAN
  3. STATUS PRIA CERAI AGAMA TAPI BELUM ADA AKTA CERAI
  4. ORANG TUA TAK MERESTUI KARENA HITUNGAN WETON
  5. HARTA WARIS WANITA TANPA ANAK UNTUK SUAMI AYAH IBU KAKAK
  6. HARTA WARIS PENINGGALAN LAKI-LAKI UNTUK ANAK ISTRI
  7. PUASA SUNNAH YANG TIDAK BID'AH
  8. MAMA ANGKAT SELALU MEMBENTAK ANAK YATIM
  9. PENGANGGURAN DAN SELALU DITOLAK SAAT LAMARAN KERJA
  10. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM


JAWABAN

1. Secara syariah seorang pria muslim dapat menikah dengan wanita Kristen, Katolok atau Yahudi sebagaimana disebut dalam QS Al-Maidah 5:5 Allah berfirman: "(Dan dihalalkan mangawini) wanita yang menjaga kehormatan diantara wanita-wanita yang beriman dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi Al Kitab sebelum kamu, bila kamu telah membayar mas kawin mereka dengan maksud menikahinya," Lebih detail: Hukum Perkawinan Beda Agama dalam Islam

Baca juga:

- Prosedur Nikah Beda Agama Islam Katolik
- Status Pernikahan Suami yang Murtad (Keluar dari Islam)

________________________


SUAMI SERING MEMBANTU KELUARGANYA PADAHAL DIA SENDIRI KESULITAN

Assalamu alaikum wr.wb
Pak ustadz.suami saya berat sebelah kekeluarganya. suamiku banyak bersaudara baru dia yang kerja, suamiku selalu membantu keuangan keluarganya. sedangkan kondisi kami juga belum ada rumah yang layak. suami selalu mau sedekah dan membantu keluarganya. sering saudara atau saudaranya pinjam/minta uang kadang kalau tidak punya uang suami pinjam ke teman kantornya, mobil kami juga sudah dijual sama ipar untuk modalnya usaha yang akhirnya ipar ketipu. pertanyaan saya
1.Apa yang harus saya lakukan keluarga suami saya juga tidak mengerti sering minta uang?
2.Saya sudah mengutarakan ke suami segala yang tidak kusukai tapi dia tetap memilih memberi ke keluarganya (saya tidak melarang dia memberi hanya membatasi biar ada yang bisa ditabung). Selalu dia menasihatiku dengan kewajiban anak laki2 kepada orang tuanya dalam islam. Bagaimanakah hal itu?
3.dosakah iparku yang pernah numpang tinggal bersekolah lalu menjual mobil kami, perabotan rumah dengan ijin suamiku tanpa izinku. (suami tidak marah dengan hal itu)
4.Pernah suami menyuruhku pulang ke mamaku kalau aku tidak bisa terima. aku malu karna Aku putus kuliah dan memilihnya dan aku juga tidak bekerja. Tolong doakan saya pak ustadz.

JAWABAN

1. Kalau anda keberatan, maka utarakan keberatan anda pada suami.

2. Orang tua yang miskin memang menjadi kewajiban anak laki-lakinya untuk menolong. Namun, dia juga tidak boleh melupakan kewajibannya pada anak dan istrinya. Artinya, kadar bantuan yang diberikan pada orang tua harus seimbang dan proporsional tidak boleh membuat anak istrinya dan dirinya sendiri menjadi kekurangan.

3. Tergantung siapa pemilik mobil dan perabotan rumah tersebut. Kalau keduanya adalah milik suami 100% dan suami sudah mengijinkan, maka tidak dosa. Tapi kalau ada hak milik dari istri dalam proses pembelian kedua benda tersebut, maka berdosa karena telah menggunakan hak orang lain tanpa ijin yang punya.

Secara etika, suami tetap harus memberitahu istri dalam soal ini walaupun seandainya kedua benda itu milik suami seutuhnya.

4. Ada baiknya anda bekerja agar bisa membantu perekonomian suami dan agar anda lebih mandiri secara finansial sehingga posisi anda di rumah tangga pun akan lebih kuat. Baca juga: Cara Harmonis dalam Rumah Tangga

________________________


STATUS PRIA CERAI AGAMA TAPI BELUM ADA AKTA CERAI

Selamat malam ustazd perkenalkan nama saya M saya mau tanya nih ustazd, saya punya pacar seorang duda tp dengan isterinya baru bercerai secara agama saja atau dilafazkan mereka sudah 3,5 tahun pisah dan sudah selama itu istrinya tidak dinafkahi lahir dan batin. Lafaz cerai yg diucapkan talak 3 ustazd. Pacar saya itu serius dengan saya dan mau mengurus perceraiannya agar dapat akta cerai di pengadilan agama, tp mantan istrinya itu tidak mau tanda tangan, mantan istrinya mau tanda tangan asal pacar saya dan mantan istrinya tidak ada hubungan dengan siapa2. Saya kenal dengan pacar saya itu 2 tahun setelah perceraian mereka dan saya bukan merusak rumah tangga orang. Saya sudah dikenalkan dengan mantan istrinya bulan desember tahun 2013, tp di bulan juli kemarin dia marah2 kepada saya. Agar perceraiannya pacar saya berjalan lancar saya diminta pacar saya utk mengaku kepada mantan istrinya kl kami sudah tidak ada hubungan apa2.
1. Apa yg harus saya lakukan ustazd saya benar2 sedih, saya kenal pacar saya setelah 2 tahun mereka bercerai secara agama?

JAWABAN

1. Berbohong itu tidak boleh dan berdosa. Tapi kalau dengan sedikit berbohong itu akan membuat mantan istri calon anda mau tanda tangan dan proses perceraian jadi lancar, maka anda bisa melakukan itu. Setelah itu jangan lupa untuk mohon ampun pada Allah atas kesalahan berbohong yang dilakukan. Lihat juga: Bohong dalam Islam

________________________


ORANG TUA TAK MERESTUI KARENA HITUNGAN WETON

Assalamualaikum wr.wb.
Bapak/ibu saya saya ingin konsultasi mengenai masalah yang saya hadapi sekarang. Saya mempunyai seorang pacar. Kita hubungan jarak jauh, gak tau kenapa hati saya sudah mantap dg dia.

Pada suatu ketika pacar saya ditanya orang tua saya mengenai hubungan kita. Wktu itu pacar saya menjawab akan menikahi saya dan keluarganya akan segera kesini. Beberapa waktu kemudian akhirnya keluarganya dia datang kerumah saya untuk silaturahmi. Pada hari itu disambut baik pula oleh keluarga saya dan kedua keluarga bersepakat untuk mengadakan lamaran ketika pacar saya pulang yaitu saat lebaran. Memang tadinya ibu saya kurang begitu setuju dengan pilihan saya dg alasan pilihan saya belum punya rumah/ibunya masih masih kost. Nanti saya kalau nikah denganya takutnya ibu saya bakalan susah. Tapi saya yakinin ibu saya, kalau pacar saya itu mandiri, malah membiayai ibunya krn memang sudah tdk punya bpk. Akirnya org tua saya setuju.

Padahal jauh-jauh hari waktu orang tua saya tanya mengenai weton pacar saya, katanya satuanya dg orang tua saya sama yaitu 25. Tetapi ibu saya bilang, katanya gak papa krn rizki,jodoh, hidup dan mati itu Allah yg ngatur.

Sebelum acara lamaran diadakan, ortu saya menyuruh pacar saya untuk datang kerumah sebelum lamaran. Dan besoknya pacar saya datang. Itu pun membahas mengenai brpa orang yg datang kesini, trus juga ngasih tau kalau nanti sebelum ijaban ada ngrapak dan hal-hal lain diKUA.

Bsoknya yaitu bertepatan dg satu hari sebelum kami lamaran, orang tua ternyata datang ke orang pintar. Hingga akirnya lamaran tsb. Dibatalkan sepihak oleh bapak saya, tanpa sholat istikharah terlebih dahulu tp malah sbelum datang ke keluarga pacar saya datang ke orang pintar itu lg. Trus yang saya tanyakan.

1. Apakah islam membenarkan satuan tersebut menjadi penghalang untuk kami menikah?

2. Katanya orang pintar tsb. Kalau pernikahan ini diteruskan akan menimbulkan kematian, kalau bukan pada orang tua saya ya pada saya/pasangan saya. Benarkah demikian?

3. Saya tetep gak percaya apa kata org pintar tsb. Akirnya saya diajak bulek saya ketempat seorang perempuan yg mengaku gila,bodho,minta petunjuk slalu sama allah g lwt perewangan, puasa senin kamis sdh 9th dan org tsb bilang ktanya mau sholat istikhoroh tp jam12mlm baru bs dilakukan. Trs bsoknya orang tersebut bilang katanya hubungan saya dan pacar saya tidak boleh diteruskan krn adat. Cobaanya besar salah satu akan meninggal. Apakah benar alasan semacam ini?

Tp dr sini stelah beberapa kali saya sholat istikhoroh, sya malah semakin yakin untuk melanjutkan pernikahan. Krn yg menjadi penghalang adl adat, bukan dr agama. Tp bagaimana caranya biar orang tua saya tdk terlalu yakin pd adat jawa tsb?

4. Ibu saya slalu marah-marah dan mengatakan kalau saya mengolok-oloknya kalau saya beri penjelasan yg berlandaskan pd al-qur'an. Padahal niat saya hanya ngasih tau spy tdk ke orang pintar kalau ada apa-apa. Krn selama ini, ritual ky bkin sajen, selamatan dan sebagainya msh menjadi rutinitas masyarakat disini. Orang tua saya Islam, sholat jg lima waktu, bs baca al-qur'an. Tp knpa spt ini? Padahal saya ngasih tau mngenai ayat2 al-qur'an/hadist yg mlarang ke org pintar tsb dg nada rendah, bahasa yg halus, di waktu yg santai tp knpa malah hinaan, cacian,makian, dan kemarahan yg saya dpt? Apa yg harus saya lakukan untuk meyakinkan orang tua saya? Langkah-langkah spt apa yang harus saya tempuh, karena saya tdk mau orang tua saya lebih meyakini adat spt kata orang pintar tsb shingga melemahkan keyakinan agamanya krn ketidaktahuanya mengenai hukum islam?

JAWABAN

1. Islam sangat melarang orang mempercayai ramalan masa depan. Itu dosa besar. Lihat: Hukum Percaya Ramalan
http://www.alkhoirot.net/2013/11/hukum-percaya-ramalan-dalam-islam.html
2. Tidak benar. Tidak ada yang tahu kematian seseorang kecuali Allah.
3. Tidak benar.
4. Orang tua awam yang memegang kuat tradisinya cenderung tidak akan menerima nasihat anaknya. Oleh karena itu, peluang memberi wawasan pada mereka biasanya melalui perkataan tokoh agama setempat atau yang dihormati orang tua anda. itupun belum menjamin akan dapat meyakinkan orang tua, tapi peluangnya lebih besar.

Baca juga: Cara Memilih Jodoh

________________________


HARTA WARIS WANITA TANPA ANAK UNTUK SUAMI AYAH IBU KAKAK

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh ...

mohon informasi tentang hak waris sbb :

1. Ada seorang janda (tanpa Anak), menikah dengan Duda dengan 1-anak perempuan.
- Sebelum menikah dengan sang Duda, sang Janda sudah memiliki 2 buah rumah.
- sang janda meninggal juli 2014.
- sang janda masih mempunyai Ayah + Ibu + kakak

JAWABAN

1. Dalam kasus di atas, maka pembagian warisnya sbb:
(a) Suami mendapat bagian 1/2 (setengah)
(b) Ayah mendapat bagian 1/3 (sepertiga)
(c) Ibu mendapat bagian 1/3 (sepertiga)
(d) Kakak: apa jenis kelamin kakak? Laki-laki atau perempuan? Kalau kakak laki-laki maka mendapat bagian sisa. Sedangkan kalau kakak perempuan maka tidak mendapat bagian apapun karena terhalang oleh adanya ayah. Lihat: Hukum Waris Islam


________________________


HARTA WARIS PENINGGALAN LAKI-LAKI UNTUK ANAK ISTRI

Assalammu alaikum wr wb

Saya mohon bantuan untuk tata cara pembagian waris di keluarga saya , dengan data sbb :

Bapak saya meninggal april 2011 ( pewaris )
Ahli waris nya
1. Istri
2. 3 anak laki laki
3. 2 anak perempuan
4. 1 anak laki laki beda ibu ( pewaris sudah bercerai ) sudah meninggal setelah pewaris meninggal
5. 2 anak perempuan beda ibu ( pewaris sudah bercerai )

Dan juga ada anak pewaris yang meninggal terlebih dahulu sebelum pewaris meninggal ( 1 orang laki laki ) serta anak perempuan yang meninggal setelah pewaris meninggal.

1. Bagaimana cara nya hukum pembagian waris menurut Islam.
Atas bantuannnya saya ucapkan banyak terima kasih
Wassalammualikum wr wb

JAWABAN

1. Cara pembagiannya sbb:
(a) Istri mendapat 1/8 (seperdelapan)
(b) Sisanya yakni 7/8 dibagikan kepada seluruh anak baik yang laki-laki maupun perempuan; baik anak dari istri pertama maupun istri kedua. Anak laki-laki mendapat bagian dua kali lipat dari anak perempuan yakni 2 banding 1.

Catatan:
- Kalau orang tua pewaris (ayah / ibu) masih hidup, maka mereka juga berhak mendapat warisan. Lihat: Hukum Waris Islam

- Ahli waris yang meninggal lebih dulu dari pewaris tidak mendapat warisan apapun. Sedangkan ahli waris yang meninggal setelah pewaris, maka ia tetap mendapat warisan.

________________________


PUASA SUNNAH YANG TIDAK BID'AH

assalamualaikum.........
1. yang trhormat guru besar, saya mau tanya, puasa sunah apa saja yang tdk trmasuk bid'ah...atau puasa yg lazim dilakukan???terimakasih..

JAWABAN

1. Puasa-puasa sunnah menurut dalil hadits adalah sbb: Puasa bulan Sya'ban, Senin dan Kamis, puasa Arafah, Asyura, Tasu'a, puasa enam hari bulan Syawal, puasa tiga hari tiap bulan.

Perlu diketahui, bahwa puasa sunnah bagi perempuan harus atas seijin suaminya. Kalau suami tidak mengijinkan, maka hendaknya tidak puasa.
________________________


MAMA ANGKAT SELALU MEMBENTAK ANAK YATIM

Assallamualaikum..
Saya A 23th. Tolong bantu saya, "Bagaimana cara menghadapi mama angkat yg suka membentak dan memarahi anak yatim yg masih sangat kecil usia 5th". Saya punya cerita ttg kedua orang tua angkat saya mereka mengurus saya dr umur saya 5th. Papa angkat saya sudah meninggal januari 2014 kemarin karna sakit dan dia meninggalkan anak lelaki usia 5th (hasil perselingkuhan dari wanita lain dan anak lelaki itu yg urus alm. Papa dan mama angkat aku juga mengurusnya). Jadi, sekarang saya tinggal hanya bertiga bersama mama angkat dan anak yatim tersebut. Masalah yg buat saya stress adalah setiap hari mama angkat saya membentak, memarahi, teriak2 seperti orang kesurupan di depan anak yatim yg masih sangat kecil itu. Anak itu cuma bisa nangis, dan terkadang mengikuti tingkah mama angkat saya yg selalu teriak2 keras sekali.
1. Tolong bantu saya bagaimana menyikapi mama angkat saya yg selalu seperti itu?
2. Apakah mama saya berdosa?
Tolong balas. Terima kasih. Wassallam.

JAWABAN

1. Hidup di lingkungan keras sangat tidak ideal bagi anak. Kalau bisa, pindahkah anak yatim itu ke tempat yang lebih baik. Kalau tidak ada tempat lain, perlu dipertimbangkan untuk dititipkan di Rumah Yatim Piatu. Mama angkatnya tampaknya sakit hati sekali karena anak itu berasal dari hasil selingkuhan suaminya. Dan akan sulit menasihati dia agar merubah kebiasaan itu kecuali kalau dia punya sosok figur yang sangat disegani yang bisa menasihati dia.

2. Tentu saja mama anda berdosa. Berkata buruk pada orang dewasa saja berdosa, apalagi berkata buruk dan menganiaya anak kecil dan yatim.

________________________


PENGANGGURAN DAN SELALU DITOLAK SAAT LAMARAN KERJA

Assalamualaikum, saya A ingin bercerita sedikit, begini sudah hampir 1 tahun lebih saya menganggur, mencari pekerjaan kesana kemari tetapi belum juga mendapatkan hasil yg terbaik dalam pencarian saya tersebut.

Sering ikut tes tapi sering pula gagal di pertengahan bahkan di akhir seleksi,
1. apa yg salah dari diri saya,
2. dan hal terbaik apa yg harus saya lakukan agar saya bisa benar2 melewati ujian yg diberikan oleh Allah SWT kepada saya saat ini?

Atas jawabannya sy ucapkan terima kasih. Wassalamualaikum wr wb.
Hasbunallahu wani'mal wakil.

JAWABAN

1. Yang salah pada anda adalah (a) usaha anda kurang maksimal; (b) anda terlalu selektif memilih pekerjaan; (c) anda kurang maksimal berdoa pada Allah.

Pekerjaan itu banyak. Tidak harus di kantor. Cobalah kerja yang lain tanpa harus terlalu selekstif yang penting menghasilkan rejeki yang halal seperti sopir, jaga toko, tukang parkir, jualan balon, dan lain-lain. Banyak tipe pekerjaan yang tidak memerlukan tanda tangan orang lain supaya diterima yakni dengan membuka lapangan kerja sendiri seperti membuka warung kecil, buka toko, ojek motor, tukang becak, dll.

2. Yang terbaik adalah dengan bekerja apa yang bisa dikerjakan dan bisa menghasilkan uang halal.

Agar lancar rejeki / rezeki dan mudah mendapat pekerjaan, baca doa berikut (baca setiap selesai shalat dan setelah tahajud):

DOA LANCAR REJEKI / RIZKI / REZEKI


اللَّهُمَّ فَارِجَ الْهَمِّ ، كَاشِفَ الْغَمِّ ، مُجِيبَ دَعْوَةِ المُضطَرِّينَ ، رَحْمنَ الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَرَحِيمَهُمَا أَنْتَ تَرْحَمُني فَارْحَمْنِي بِرَحْمَةٍ تُغْنِيني بِهَا عَنْ رَحْمَةِ مَنْ سِوَاكَ

قُلِ اللَّهُمَّ مَالِكَ المُلْكِ تُؤْتِي المُلْكَ مَنْ تَشَاءُ وَتَنْزِعُ المُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ بِيَدِكَ الْخَيْرُ إِنَّكَ عَلى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ « تُولِجُ اللَّيْلَ في النَّهَارِ وَتُولِجُ النَّهَارَ في اللَّيْلِ وَتُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ المَيِّتِ وَتُخْرِجُ المَيِّتَ مِنَ الحَيِّ وَتَرْزِقُ مَنْ تَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ » رَحْمنَ الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَرِحِيمَهُمَا تُعْطِي مَنْ تَشَاءُ مِنْهَا وَتَمْنَعُ مَنْ تَشَاءُ ، ارْحَمْني رَحْمَةً تُغْنِيني بِهَا عَنْ رَحْمَةِ مَنْ سِوَاكَ »



Cari artikel lain:




Copy link berikut untuk referensi kutipan:

Jangan lupa baca yang ini juga ..