Monday, June 22, 2015

Cara Mengenal Allah Lebih Dekat


Cara Mengenal Allah
CARA MENGENAL ALLAH LEBIH DEKAT

Assalamualaikum ustad
Saya bingung untuk apa saya hidup. Terkadang saya tidak peduli pada dunia ini, saya tidak peduli dengan hidup saya dan saya juga tidak peduli dengan semuanya. Saya lelah dengan dunia ini. Saya tahu saya hidup untuk beribadah pada allah, tapi saya belum merasakannya.
1. Bagaimana saya bisa mengenal allah lebih dekat
2. Bagaimana caranya agar saya bisa merasakan kehadiran allah sehingga saya tidak usah khawatir akan dunia ini
3. Apa maksudnya melakukan semuanya karena allah karena saya melakukan sesuatu berkata lillahita'ala tapi hati saya tak bisa merasakannya dan terus bertanya

Tolong dijawab ustad karena ini penting menyangkut keyakinan saya

TOPIK KONSULTASI ISLAM
  1. CARA MENGENAL ALLAH LEBIH DEKAT
  2. MANA LEBIH BERHAK NAFKAH ISTRI ATAU ANAK
  3. PERNIKAHAN KARENA HAMIL ZINA
  4. MENGGANTI NADZAR
  5. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM


JAWABAN

1. Ikuti perintah Allah yang wajib dan jauhi larangannya yang haram.

2. Kalau sudah dilakukan, tingkatkan ketaatan anda dengan melakukan yang sunnah dan menjauhi yang makruh. Perlu dicatat bahwa perintah Allah itu bukan hanya ibadah tapi juga bekerja keras mencari harta untuk kehidupan diri, anak dan istri serta untuk memberi makan pada orang miskin kalau ada kelebihan. Islam bukan agama petapa yang menyuruh orang untuk melupakan duniawi. Islam mengintegrasikan kehidupan duniawi sebagai jalan menuju kehidupan akhirat.

3. Maksudnya karena Allah adalah karena mengikuti perintah Allah dan mengharapkan ridho Allah. Bukan karena takut manusia atau karena ingin dipuji manusia.

Perlu diingat, bahwa level ikhlas dan ketaatan manusia dalam kaitannya dengan mengamalkan perintah Allah sifatnya bertahap. Tahap pertama karena takut pada neraka dan ingin pada surga Allah. Tahap kedua karena ingin menyenangkan Allah. Baca detail: Derajat Ikhlas dan Tujuan Amal Ibadah http://www.alkhoirot.net/2012/05/derajat-ikhlas-dan-tujuan-amal-ibadah.html

NIATI PEKERJAAN SEBAGAI IBADAH

Hubungan dengan Allah itu dilakukan dengan dua cara.

Pertama, secara langsung dalam bentuk melaksanakan ibadah murni (mahdah) baik yang wajib maupun yang sunnah dan menjauhi segala perbuatan yang diharamkan syariah.

Kedua, ibadah tidak langsung yakni perbuatan duniawi tapi diniati sebagai ibadah kepada Allah. Seperti bekerja untuk diri sendiri, anak dan istri dengan niat ibadah maka akan dianggap sebagai sedekah dan mendapat pahala. Akumulasi dari setiap perbuatan baik akan semakin memperhalus jiwa dan raga kita dan akan semakin mendekatkan diri kita pada Allah. Karena Allah itu Maha Baik dan hanya akan menerima jiwa raga manusia yang baik pula (إن الله طيب لا يقبل إلا طيبا).

BERMANFAAT PADA ORANG LAIN

Setelah kebutuhan diri sendiri dan keluarga terpenuhi, maka hendaknya manusia selalu bersyukur atas karunia Allah padanya. Salah satu bentuk syukur itu adalah dengan berbuat sesuatu yang baik bagi orang lain sesuai kapasitasnya. Seorang kaya sering membantu yang miskin. Orang ahli komputer menawarkan keahliannya secara gratis pada yang membutuhkan. Ahli pertanian menawarkan pelatihan pada para petani untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panennya, dan seterusnya.

Amal seperti ini sangat dihargai oleh Allah dan mendapat pahala yang besar. Nabi bersabda: [خير الناس أنفعُهم للناس] Artinya: Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat pada sesama manusia. Dalam hadits lain Nabi bersabda: [أحبُّ العباد إلى الله تعالى أنفعُهم لعياله] Artinya: Hamba yang paling disenangi Allah adalah yang paling bermanfaat pada keluarga Allah. Maksud keluarga Allah adalah hamba-hamba Allah yang membutuhkan pertolongan.

HIDUP DI LINGKUNGAN TAAT AGAMA, OPTIMIS DAN POSITIVE THINKING

Perilaku positif dan negatif sifatnya menular. Oleh karena itu, hiduplah di lingkungan yang positif baik dalam segi ketaatan beragama maupun dalam segi kebaikan karakter. Berteman dengan orang yang selalu optimis akan menularkan rasa optimis dan positif thinking tersebut pada kita. Berteman dengan orang yang agamis akan menularkan hal yang serupa.

Namun kita tidak akan mudah tertular energi positif dari orang lain kalau kita tidak ada niat merubah diri dan membuka diri untuk memperbaiki kualitas diri baik kualitas iman, cara berfikir dan optimisme.

TAMBAH WAWASAN ILMU AGAMA

Ilmu adalah fondasi dari perilaku. Orang berperilaku tanpa ilmu seperti musafir tanpa tujuan. Selalu tambah wawasan keilmuan khususnya ilmu agama. Silaturrahmi pada para ulama dan kyai dan minta nasihat mereka. Kalau memungkinkan cobalah belajar di pesantren untuk bisa merasakan nuansa keagamaan dan religi yang sebenarnyua. Jangan lupa, hindari pesantren Wahabi Salafi. Cari pesantren NU. Lebih detail baca di sini.

TANDA MANUSIA YANG DEKAT DENGAN ALLAH

Orang yang dekat dengan Allah dapat diketahui dari tanda-tandanya sebagai berikut:

a. Mudah menjalankan perintah Alalah dan tidak sulit menjauhi laranganNya.
b. Mudah menerima nasihat kebenaran.
c. Tidak ada rasa iri dan dengki dalam dirinya terhadap anugerah orang lain.
d. Memiliki kualitas karakter yang baik dalam menyikapi hidup seperti sabar, pekerja keras, berani, dermawan, empati pada sesama. Namun pada saat yang sama juga tawakal dan qanaah pada waktu yang tepat.
e. Sulit untuk berbuat jahat. Baik jahat dalam arti melanggar aturan Allah maupun jahat pada sesama manusia.

Kalau anda sudah memiliki kualitas kepribadian seperti di atas, maka berbahagialah karena itu tanda anda sudah mengenal Allah lebih dekat. Kalau belum, maka anda harus terus berusaha dengan komitmen yang tinggi dan penuh harapan.

KESIMPULAN

- Mendekatkan diri pada Allah adalah dengan cara mematuhi segala perintahNya dan menjauhi semua laranganNya.
- Cinta pada Allah jangan diartikan seperti cinta antara sesama manusia di mana kita bisa saling berkomunikasi langsung, bersentuhan dan merasakan balasan cinta yang sama. Kalau itu yang anda bayangkan, maka anda bisa kerasukan setan yang siap menggoda anda. Karena Allah itu Maha Gaib. Namun kita bisa merasakan cintanya berdasarkan pada tuntunannya. Juga pada janjinya bahwa yang taat padanya akan dicintai oleh-Nya.
- Tanda manusia yang dekat dengan Allah dapat dilihat dari perilaku kesehariannya. Sebagai kebalikan dari orang yang dekat dengan setan.

_______________________________


MANA LEBIH BERHAK NAFKAH ISTRI ATAU ANAK

Assalamualaikum Wr. Wb

Saya seorang istri yang baru menikah dengan duda beranak satu. pekerjaan suami saya sebagai PNS. Dulu suami saya bercerai dengan mantan istrinya secara sah di pengadilan agama dengan aturan sesuai keputusan hakim suami saya menafkahi anaknya 1,5 juta per bulan tanpa ada aturan tanggal pengiriman uang.

Saat bercerai suami saya sudah memiliki utang di bank untuk biaya pernikahan dengan mantan istrinya sehingga gaji yang ia terima setelah dipotong Bank 1,2 juta sebulan. Biasanya suami saya mengirim uang untuk anaknya setiap tanggal 1, namun setelah menikah dengan saya ia memutuskan untuk menggeser uang nafkah ke anaknya ke pertengahan bulan yaitu saat tunjangan daerah diterima.

Tapi mantan istrinya tidak terima dengan pergeseran tanggal tersebut, dan mengancam akan menuntut suami saya. Untuk jenis kelamin anak suami saya adalah laki-laki dan saat ini anak suami saya tersebut berusia 3 tahun.

1. Pertanyaan saya sesuai kaidah islam sebaiknya mana yang lebih baik di dahulukan antara nafkah istri dengan nafkah anak dari mantan istri. karena ketika mantan istri nya mengamuk di rumah kami ia berkata bahwa saya tidak memiliki hak atas gajih suami saya.

mohon jawaban. Terima kasih.

JAWABAN

1. Istri dan anak sama-sama berhak atas nafkah dari suami. Baca detail: Suami Wajib Menafkahi Istri Walaupun Kaya

_______________________________


PERNIKAHAN KARENA HAMIL ZINA

Assalamualaikum wr. wb.
Sebut saja saya NN (no name). Sebelumnya saya akan bercerita tentang kehidupan saya 2 tahun terkakhir ini. Bukannya saya membuka aib istri saya atau mebuka aib keluarga saya, saya hanya bingung saya harus bagaimana karena saya ingin dosa saya di hapus.

Awal cerita, pada tahun 2013 saya mempunyai pacar (Sebut saja P). Pada awal hubungan kami, kami tidak melakukan hal-hal senonoh. Namun setelah beberapa bulan kami berpacaran, kami melakukan zina (berhubungan suami istri). Ternyata saat bulan desember 2013 pacar saya hamil, kami sama-sama kebingungan, pada akhirnya kami belum memberitahu kepada orang tua masing-masing.

Pada awal bulan puasa, kami membuka omongan ke orang tua masing-masing kalau P hamil. Kedua orangtua kami pun kecewa, namun saya bertanggung jawab pada perbuatan kami. Akhirnya saya menikah pada awal puasa. Pada hari menikah P sedang mengandung 7 bulan. Lalu anak saya lahir berkelamin wanita pada bulan september dan sekarang pada bulan Juni ini anak saya sudah berumur 9 bulan.

Yang ingin saya tanyakan:
1. Bagaimana tentang pernikahan kami? Apakah sah atau tidak?
2. Apakah perlu melakukan akad nikah lagi?
3. Bagaimana cara bertaubat untuk hal seperti ini?
4. Apakah nama binti anak saya sekarang memakai nama saya atau binti nama istri saya?

Mohon balasan dg cepat. Saya ingin segera bertaubat kepada Allah.

JAWABAN

1. Hukum pernikahan sah menurut mazhab Syafi'i dan Hanafi. Kalau anda mendengar atau membaca pendapat yang menyatakan tidak sah maka itu adalah pendapat dari mazhab Hanbali.
2. Tidak perlu akad nikah ulang.
3. Lakukan taubat nasuha. Baca detail: Cara Taubat Nasuha
4. Sah menjadi anak anda karena itu bisa memakai binti nama anda sebagai ayahnya. Baca detail: Pernikahan Wanita Hamil Zina dan Status Anak

_______________________________


MENGGANTI NADZAR

Assalamualaikun wr.wb. ustadz/ustadzah..

Sebelumnya perkenalkan nama saya Tata. Saya adalah siswa SMA di Yogyakarta. Kalau boleh, saya ingin menanyakan sesuatu kpd Ustadz/Ustadzah sekalian saya ingin tambah wawasan ttg agama.

Tiga tahun yg lalu, saya adalah siswa smp yg labil. Saya dan teman2 saya pernah bernadzar, jika kami berhasil diterima di SMA yg kami inginkan, kami akan mengaji 30juz dalam 1 hari. Tapi, kenyataannya hanya saya yg diterima di SMA itu.
Seiring waktu berlalu, saya sadar, membayar nadzar tsb adalah sesuatu yg mustahil bagi saya. Saya tdk akan sanggup bila mengerjakannya. Saya juga sadar bahwa nadzar itu keluar dari mulut anak smp yg lugu dan belum mengerti apa2.

1. Pertanyaannya, apakah boleh nadzar itu dibayar dg sesuatu yg lain?
2. Jika iya, apakah harus sama beratnya dg nadzar sebelumnya? Saya minta rekomendasi dari Ustadz/Ustadzah, nadzar pengganti apa yg pantas saya lakukan? Jujur saya sangat bingung apa yg harus saya lakukan.

Atas perhatian dan balasan dari Ustadz/Ustadzah, saya ucapkan terimakasih.
Syukron
Wassalamualaikum wr.wb.

JAWABAN

1. Tidak boleh. Namun, yang tidak melaksanakan nadzar itu harus membayar kafarat seperti halnya orang yang melanggar sumpah. Ini bisa juga dianggap pengganti nadzar walaupun pada hakikatnya sebagai hukuman.

2. Orang yang tidak bisa melaksanakan nadzarnya, maka dia harus membayar kafarat atau tebusan berupa memberi makan 10 orang miskin. Baca detail: Nazar dalam Islam



Cari artikel lain:




Copy link berikut untuk referensi kutipan:

Jangan lupa baca yang ini juga ..