Wednesday, June 17, 2015

Menikahi Pria yang Pendidikannya Lebih Rendah


Menikahi Pria yang Pendidikannya Lebih Rendah
MENIKAH DENGAN PRIA YANG LEBIH RENDAH PENDIDIKANNYA, IDEALKAH?

Assalamu'alaikum wr. wb.

Yth. Pengasuh konsultasi Islam Al-Khoirot,

Saya wanita umur 24 tahun, saya memiliki seorang pasangan yang sudah ingin mengajak saya menikah. Umur pasangan saya tidak jauh dari umur saya, hanya beda 1 bulan lebih tua dia. Dari segi umur memang masih muda namun pemikiran-pemikirannya menurut saya jauh dewasa daripada saya, meskipun terkadang ada sifat kekanak-kanakan yang ia tunjukkan. tapi masih wajar menurut saya. Dia belum mapan dari segi ekonomi, masih dalam tahap berjuang, dan semangat nya itu yang membuat saya jatuh cinta.

TOPIK KONSULTASI ISLAM
  1. MENIKAH DENGAN PRIA YANG LEBIH RENDAH PENDIDIKANNYA
  2. WANITA PEZINA INGIN TAUBAT, APA HARUS MENIKAH DENGAN YANG MENZINAHI?
  3. HASIL ISTIKHARAH YANG BENAR SEPERTI APA?
  4. HUKUM SHALAT TASBIH
  5. MENGANGKAT TANGAN SAAT TAKBIR SHALAT
  6. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM

Namun saya merasa bingung dengan perbedaan status pendidikan di antara kita. Bukan bermaksud saya sombong (Astaghfirullah) saya lulusan perguruan tinggi, dan sekarang saya sedang berkerja di sebuah perusahaan yang lumayan penghasilannya, sementara dia hanya lulusan SMP dan pekerjaannya hanya (maaf) pekerja kasar, penghasilannya pun masih jauh dibawah saya, namun dia percaya diri mendekati saya, dia juga percaya nanti kesuksesan akan menghampirinya jika dia mau berusaha dan berdoa.

Namun terkadang hati saya merasa ragu jika kita jadi melanjutkan ke jenjang pernikahan, karena unsur perbedaan itu, namun saya secara tidak langsung juga mengagumi keberanian dan semangat dia. Keluarga saya juga 'agak' kurang setuju dengan hubungan ini. selain masalah diatas juga kami dari suku yang berbeda, saya orang jawa asli dia orang lampung, yang notabenya terkenal 'keras'. Bahkan jika kita menikah nanti dia juga melarang saya untuk bekerja. saya hanya bertugas mengurus suami, anak dan rumah.

1. Apa yang harus saya lakukan, mengingat dia begitu serius dan berkali-kali meminta orang tuanya bertemu dengan keluarga saya (menikah).

2. Tapi jujur ada sesuatu yang benar-benar membuat saya percaya jika suatu saat dia bisa membahagiakan saya.

3. tapi mengingat kenyataan seperti itu membuat hati saya ragu.

4. Saya mengharapkan saran atas apa yang sebaiknya saya lakukan.
Terima kasih.

Wassalamualaikum wr. wb.


JAWABAN

1. Kalau memang nilai minusnya lebih besar dari nilai plusnya, maka tidak perlu ragu untuk mencari calon pasangan yang lain. Dari penuturan anda dapat disimpulkan bahwa kelebihan dia yang membuat anda tertarik adalah karena sikapnya yang optimis, dan tidak minder pada anda (mungkin juga karena tampilan fisiknya menarik), dan sangat serius hendak menikahi anda

Namun nilai minusnya tampaknya lebih besar: pertama, pendidikan dan penghasilan rendah. Dua fakta ini dapat menjadi salah satu sumber konflik dalam keseharian rumah tangga. Walaupun tidak mustahil dia kelak jadi orang yang lebih dari anda dari segi kemampuan materi, tapi kekalahan dari segi level pendidikan itu akan memiliki dampak besar dan mudah memicu konflik kareka akan membuat laki-laki lebih sensitif (insecure). Pria yang sensitif akan mudah tersinggung dalam banyak hal yang sangat remeh dan itu akan menyulitkan komunikasi keseharian.

Kedua, sikap kerasnya yang belum apa-apa akan menyuruh anda berhenti bekerja setelah menikah. Ini sesuatu yang sangat tidak realistik mengingat penghasilannya yang masih kecil tidak memungkinkannya untuk melakukan itu. Ini salah satu produk dari kerendahan pendidikan dan mungkin ditambah dengan faktor background keluarga.

Ketiga, anda tidak menyebut dia taat pada agama atau tidak. Kalau dia bukan penganut agama yang baik, maka itu akan semakin memperkecil nilainya untuk menjadi seorang imam rumah tangga yang kompeten.

2. Feeling manusia tidak bisa dijadikan pedoman untuk mengambil keputusan. Keputusan yang baik harus diambil berdasarkan fakta saat ini bukan karena kebahagiaan sejenak yang anda rasakan bersamanya saat ini. Cinta sangat mudah berubah dalam sehari ketika hal yang ideal sudah musnah dan saat kepahitan hidup memaksa cinta menjadi benci.

3. Anda pantas untuk ragu. Dan keraguan itu petunjuk dari Allah agar anda mencari pendamping hidup yang lebih realistis baik secara agama, materi maupun kepribadian.

4. Saran kami: sebaiknya anda mencari pasangan yang secara agama taat, secara pendidikan selevel. Adapun kalau tidak sama (lebih rendah) secara materi itu tidak masalah. Secara logika, orang yang pendidikan tinggi akan lebih mudah mendapat pekerjaan yang lebih layak daripada orang yang lulusan SMP. Begitu juga kemampuan dalam berusaha sendiri. Berfikir logis dan realistis adalah kata kuncinya. Jangan terlalu terjebak pada perasaan cinta yang sering hanya bertahan sesaat. Baca juga: Cara Memilih Jodoh

_______________________________


WANITA PEZINA INGIN TAUBAT, APA HARUS MENIKAH DENGAN YANG MENZINAHI?

Assalamualaikum ustadz, saya wanita sudah pernah melakukan sex tapi di luar nikah... saya sangat menyesal.. saya tidak ingin melakukannya lagi, saya ingin taubat dan menikah.. tapi pacar saya belum mapan,
1. apa saya harus meninggalkannya bersama laki2 lain yg sudah siap ? mengingat nafsu saya tinggi,karenanya saya tdak ingin terulang lgi..
2.apa saya harus berterus terang jika nanti menikah dengan laki2 lain bahwa saya sudah tidak prawan?. .

mohon jawabannya ustadz. trimaksih..

JAWABAN

1. Tidak ada kewajiban anda menikah dengan pria yang menzinahi anda. Oleh karena itu, anda dapat menikah dengan pria lain yang menurut anda lebih mapan.

2. Sebaiknya tidak berterus terang minimal sebelum menikah. Kalau nanti sudah menikah, maka (a) jawablah dengan jujur kalau dia bertanya; (b) kalau tidak bertanya tidak perlu cerita karena pada umumnya lelaki tidak siap melihat istrinya tidak perawan karena zina.

Akan lebih baik sejak sekarang anda betul-betul bertaubat dengan misalnya rajin ibadah, berjilbab, dan nantinya menutup total komunikasi dengan mantan pacar sehingga suami anda sangat mempercayai anda dan memaafkan masa lalu anda apabila dia harus tahu kenyataan itu. Baca juga: Haruskah Jujur pada Calon Suami soal Keperawanan?

_______________________________


HASIL ISTIKHARAH YANG BENAR SEPERTI APA?

Assalamu'alaikum, saya ingin sharing mengenai sholat istikharah..

1. Bagaimana kita bisa mendapatkan jawaban yang murni petunjuk dari hasil istikharah setelah menjalankan sholat istikharah beberapa kali?

2. Ini perihal memilih jodoh, jadi Sebelum istikharah saya bermimpi orang itu, tapi setelah melaksanakan, saya tidak memimpikannya lagi, tapi tidak tau kenapa hubungan kita semakin membaik, kami sedang proses ta'aruf baru sebulan, kami belum bertemu sebelumnya, tapi kami saling menukar informasi tentang diri terutama kelemahan masing-masing dari kami, saya menyarankan dia untuk menjalankan istikharah juga,
bulan depan dia ingin bertemu orang tua saya, dan dia ingin langsung membahas proses khitbah dengan keluarga saya, saya tidak mengerti, apa dia sudah mantap dengan saya, atau ada sebab yang lain..
Mohon masukannya,
Salam,

JAWABAN

1. Kalau yang anda maksud dengan 'jawaban murni' itu adalah jawaban lewat mimpi, maka jawabanya adalah anda tidak akan pernah mendapatkan jawaban dari mimpi. Karena istikharah yang benar seperti tuntunan Rasulullah tidak pernah ada panduan lewat mimpi.

Panduan istikharah dari Nabi adalah bahwa orang yang sedang mengalami dilema dalam mengambil keputusan hendaknya dia melakukan istikharah. Setelah shalat istikharah apa yang dia rasakan hatinya paling mantap untuk dipilih, maka itulah hasil istikharah yang baik. Baca detail: Shalat Istikharah http://www.alkhoirot.net/2012/04/shalat-istikharah.html

2. Tentang jodoh, kalau dia memang memenuhi syarat sebagai calon yang baik, maka tidak usah ragu untuk mengambil keputusan.

Artikel terkait soal jodoh:
- Cara Memilih Jodoh
- Menentukan Jodoh Lewat Istikharah http://www.alkhoirot.net/2012/06/menentukan-jodoh-lewat-istikharah.html
- Cara Mudah Mendapat Jodoh http://www.alkhoirot.net/2012/05/cara-mudah-mendapat-jodoh.html

_______________________________


HUKUM SHALAT TASBIH

Assalamualaikum wr. wb.. saya mau bertanya tentang shalat tasbih. bagaimana hukumnya apabila kita biasa melakukan Shalat tasbih seminggu sekali, lalu kemudian kita kurangi menjadi sebulan sekali, apakah boleh..? lalu saya biasanya seminggu sekali, tapi harinya berbeda - beda, apakah boleh..? terima kasih, dan saya sangat mengharapkan jawabannya.

JAWABAN

Shalat tasbih adalah shalat sunnah yang boleh dilakukan dan boleh ditinggalkan. Jadi tidak masalah kalau anda melakukannya tidak teratur. Bahkan kami anjurkan agar anda lebih rutin melakukan shalat yang lain seperti shalat rawatib, tahiyat masjid, salat tahajud, dan salat witir yang lebih sering dilakukan oleh Rasulullah dan lebih utama untuk dilakukan secara rutin.

_______________________________


MENGANGKAT TANGAN SAAT TAKBIR SHALAT

Assalamualaikum, saya mau menanyakan tentang takbiratul ihram. Apakah pada saat rakaat yang kedua, ketiga dan keempat kita juga perlu mengangkat tangan seperti pafa rakaat yang pertama, terima kasih.

JAWABAN

Dalam shalat ada dua macam takbir yaitu takbirotul ihrom dan takbir lain. Takbirotul ihrom adalah takbir yang dilakukan saat mulai shalat. Sedangkan takbir lain adalah takbir yang dilakukan pada setiap perpindahan gerakan shalat yakni ketika hendak rukuk, bangun dari rukuk, dan bangun dari sujud.

Hukum mengangkat tangan pada takbiratul ihram adalah sunnah. Begitu juga ketika hendak rukuk, bangun dari rukuk; namun tidak perlu mengangkat tangan pada saat bangun dari sujud. Berdasarkan pada hadits sahih riwayat Muslim dari ayahnya Salim ia berkata:
رأيت رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا افتتح الصلاة رفع يديه حتى يحاذي منكبيه وقبل أن يركع وإذا رفع من الركوع ولا يرفعهما بين السجدتين
Artinya: Aku melihat Rasulullah apabila memulai shalat ia mengangkat kedua tangannya sampai sejajar dengan kedua pundaknya, saat sebelum rukuk, dan saat bangun dari rukuk tapi tidak mengangkat tangan ketika bangun dari kedua sujud. Baca juga: Shalat 5 Waktu



Cari artikel lain:




Copy link berikut untuk referensi kutipan:

Jangan lupa baca yang ini juga ..