Friday, June 19, 2015

Shalat Tarawih 4 Rakaat 1 Salam


Hukum Shalat Tarawih 4 Rakaat 1 Salam
SHALAT TARAWIH EMPAT RAKAAT SATU SALAM

Saya Khairul Saleh Nasution, Yang ingin saya tanyakan :
1. Tentang Sholat Tarawih. Bagaimana Sholat Tarwih yang dilaksanakan 4 (empat) rakaat satu salam. Mohon penjelasannya disertai dasar hukumnya.

2. Sholat dalam perjalanan. Sebagaimana kita ketahui pada zaman Rasululloh Saw. apabila dia melaksanakan perjalanan yang cukup jauh (musyafir) Nabi Menjama' atau Qasor Sholatnya. Tetapi berbeda dengan zaman nya sekarang fasilitas sudah serba ada, kemanapun kita bepergian sepanjang perjalanan Masjid sudah banyak. Yang ingin saya tanyakan bagaimana kalau kita yang menggunakan kenderaan peribadi bukan menumpang dengan kenderaan umum. Kita Sholat seperti biasa tanpa menjama' atau Qasar. Karena Harta atau rahmat yang diberikan Allah SWT. tersebut kita jadikan untuk mendukung menyempurnakan Ibadah kita.

Mohon penjelasan Mana yang lebih Afdol kita melaksanakan Sholat seperti biasa atau menjama' Qasar atau Jama' atau Qasar. Terima kasih

TOPIK KONSULTASI ISLAM
  1. SHALAT TARAWIH EMPAT RAKAAT SATU SALAM
  2. PACAR KEMBALI KE MANTAN
  3. ISTRI TIDAK MAU HUBUNGAN INTIM
  4. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM


JAWABAN

1. Shalat tarawih yang dilaksanakan empat rakaat dalam satu salam menurut mazhab Syafi'i hukumnya dirinci sebagai berikut: (a) Shalatnya batal dan tidak sah apabila dia melakukan secara sengaja dan tahu hukumnya; (b) apabila tidak sengaja dan tidak tahu hukumnya, maka shalat yang dilakukannya berubah menjadi salat sunnah mutlak (lihat: Al-Mausuah Al-Fiqhiyah Al-Kuwaitiyah, hlm. 28/101)

Pandangan mazhab Syafi'i ini berdasarkan pada hadis riwayat Bukhari & Muslim dari Ibnu Umar: [صلاة الليل مثنى مثنى] "Shalat malam itu dua kali dua kali."

Dalam hadis lain riwayat Muslim dari Aisyah ia berkata:

كان النبي صلى الله عليه وسلم يصلي من الليل إحدى عشرة ركعة يسلم من كل اثنتين ويوتر بواحدة
Artinya: Nabi shalat malam 11 rakaat mengucapkan salam setiap dua rakaat dan witir satu rokaat.

Memang ada hadis yang mengesankan Nabi shalat 4 rakaat 1 salam yakni hadis sahih riwayat muttafaq alaih dari Aisyah sbb:
أن النبي صلى الله عليه وسلم كان يصلي من الليل أربعاً فلا تسأل عن حسنهن وطولهن ثم يصلي أربعاً فلا تسأل عن حسنهم وطولهن
Artinya: Nabi pernah shalat malam empat rakaat, jangan tanyakan betapa baik dan lamanya. Lalu shalat empat rakaat, jangan tanyakan betapa baik dan lamanya.

Namun hadis maksudnya adalah empat rakaat dengan dua kali salam. Bukan empat rakaat dengan satu kali salam sebagaimana dijelaskan oleh dua hadis sebelumnya.

Dalam menafsiri hadis yang terakhir ini, Muhammad bin Abdul Baqi dalam Syarah Al-Zarqani ala Muwatto Al-Imam Malik, hlm. 10/575 menyatakan:

( ثم يصلي أربعا فلا تسأل عن حسنهن وطولهن ) يعني أربعا في الطول والحسن وترتيل القراءة ونحو ذلك ، فلا ينافي أنه كان يجلس في كل ركعتين ويسلم لقوله - صلى الله عليه وسلم - : " صلاة الليل مثنى مثنى " ومحال أن يأمر بشيء ويفعل خلافه وإلى هذا ذهب فقهاء وجماعة من أهل العراق
Artinya: Kalimat "shalat empat rakaat" yakni dalam segi lama dan baiknya dan tartilnya bacaannya. Hadis ini tidak menafikan bahwa Nabi duduk pada setiap dua rakaat dan mengucapkan salam berdasarkan pada sabda Nabi: "Salat malam itu dua rakaat dua rakaat". Dan mustahil Nabi menyuruh sesuatu lalu melakukan yang sebaliknya. Ini adalah pendapat dari kalangan ulama ahli fiqih dan golongan ulama ahli Irak.

PENDAPAT YANG MEMBOLEHKAN SHALAT TARAWIH 4 RAKAAT 1 SALAM

Namun ada pendapat dalam mazhab lain yang membolehkan shalat tarawih 4 rakaat dalam dengan 1 salam dengan rincian sebagai berikut:

a. Mazhab Hanafi: Hukumnya sah dan tidak makruh. Menurut mazhab Hanafi, bahkan kalau kita shalat sunnah malam 6 rakaat atau 8 rakaat, maka yang perlu salam cukup pada rakaat terakhir yakni keenam atau kedelapan saja (lihat: An-Niyabah fi Syarh al-Hidayah, 2/613; Al-Istidzkar, 5/237). Menurut mazhab ini, shalat 4 rakaat dengan 1 salam adalah yang paling utama (lihat: Tuhfatul Ahwadzi, 2/416).

b. Mazhab Maliki: Hukum shalatnya sah tapi makruh. Yang sunnah adalah salam setiap 2 rakaat.

c. Mazhab Hanbali: Hukum shalat 4 rakaat 1 salam adalah sah. Baik salat malam (tarawih termasuk) maupun shalat sunnah yang lain pada siang hari.

KESIMPULAN

Kitab Al-Mausuah Al-Fiqhiyah Al-Kuwaitiyah, hlm. 28/101 menyimpulkan perbedaan pendapat ini sbb:
واختلفوا فيمن صلى التراويح ولم يسلم من كل ركعتين:

فقال الحنفية: لو صلى التراويح كلها بتسليمة وقعد في كل ركعتين فالصحيح أنه تصح صلاته عن الكل، لأنه قد أتى بجيمع أركان الصلاة وشرائطها، لأن تجديد التحريمة لكل ركعتين ليس بشرط عندهم، لكنه يكره إن تعمد على الصحيح عندهم، لمخالفته المتوارث، وتصريحهم بكراهة الزيادة على ثمان في صلاة مطلق التطوع فهنا أولى، وقالوا: إذا لم يقعد في كل ركعتين وسلم تسليمة واحدة فإن صلاته تفسد عند محمد، ولا تفسد عند أبي حنيفة وأبي يوسف، والأصح أنها تجوز عن تسليمة واحدة، لأن السنة أن يكون الشفع الأول كاملا، وكماله بالقعدة ولم توجد، والكامل لا يتأدى بالناقص،

وقال المالكية: يندب لمن صلى التراويح التسليم من كل ركعتين، ويكره تأخير التسليم بعد كل أربع، حتى لو دخل على أربع ركعات بتسليمة واحدة فالأفضل له السلام بعد كل ركعتين.

وقال الشافعية: لو صلى في التراويح أربعا بتسليمة واحدة لم يصح فتبطل إن كان عامدا عالما، وإلا صارت نفلا مطلقا، وذلك لأن التراويح أشبهت الفرائض في طلب الجماعة فلا تغير عما ورد،

ولم نجد للحنابلة كلاما في هذه المسألة. أهـ. وقد وجدنا نحن نصا للحنابلة وهو ما قاله المرداوي في الإنصاف: اعلم أن الأفضل في صلاة التطوع في الليل والنهار: أن يكون مثنى.. وإن زاد على ذلك صح، ولو جاز ثمانيا ليلا، أو أربعا نهارا، وهذا المذهب

Artinya: Apabila shalat taraweh semuanya dengan satu kali salam dan duduk di setiap dua rakaat, maka menurut pendapat yang sahih (dalam mazhab ini) seluruh shalatnya sah... Mazhab Maliki berpendapat: Sunnah bagi yang shalat tarawih untuk salam di setiap dua rakaat dan makruh salam setelah 4 rakaat.. Mazhab Syafi'i berpendapat: Shalat tarawih dengan 4 rakaat satu salam hukumnya tidak sah dan batal salatnya apabila disengaja dan tahu... Mazhab Hanbali: .. Shalat sunnah malam atau siang hendaknya dua rakaat satu salam. Kalau lebih dari itu sah. Baca detail: Shalat Tarawih

2. Tentang shalat musafir sifatnya menjamak dan qashar itu tidak wajib. Anda bisa saja tetap shalat sempurna walaupun dalam perjalanan yang dibolehkan untuk jamak dan qashar. Baca detail: Shalat Jamak Qashar

_______________________________


PACAR KEMBALI KE MANTAN

Assalamualaikum..Selamat malam
Mohon maaf saya memiliki permasalahan dalam asmara. saya dekat dengan seseorang yg saya anggap dia sholehah sekitar 1th yg lalu tapi kami tidak pacaran sampai detik ini karena saya tahu seorang perempuan sholehah tidak wajib untuk pacaran. setelah hampir 6bulan kedekatan kita dia diajak balikan oleh mantannya dan dia cerita kesaya, dia merasa bingung memilih antara saya atau mantannya dan saran dari kedua
orang tuanya untuk sholat istikharah akan tetapi sampai detik ini dia belum sholat istikharah sesuai saran orang tua,

akhirnya merekapun balik dan pacaran menjalin hubungan jarak jauh. Sampai sekarang kami masih tetap dekat dan dia memiliki rasa sayang yg sama kepada saya walaupun
tidak pacaran . sebelumnya setelah mereka pacaran, saya 7 hari berturut2 tiap malam sholat istikharah minta petunjuk untuk memilih tetap bersama dia yg sudah punya pacar atau pergi dari kehidupannya, sebelum sholat dia menjauh dari saya, setelah sholat dia menjadi lebih dekat dan jika ada masalah pasti ada hal yg disengaja / tidak mempertemukan kita. saya masih sering istikharah minta petunjuk apakah jalan saya ini benar atau salah akan tetapi hati saya lebih nyaman dan mantap menjalani bersama dia walaupun sering tersakiti

1. Pertanyaan saya apakah jalan yg saya pilih ini salah walaupun saya sudah mantab setelah istikharah?

Terima kasih atas sarannya dan mohon maaf jika terlalu panjang..assalamualaikum

JAWABAN

1. Urusan mencari jodoh itu adalah urusan dua orang yaitu pria dan wanita. Kalau anda sebagai pria merasa mantan padanya; namun si wanita merasa tidak nyaman dengan anda atau cenderung pada mantannya, maka langkah terbaik adalah menjauhinya dan cari calon pendamping yang lain. Fakta bahwa dia berhubungan dengan dua pria menunjukkan bahwa dia bukan wanita shalihah.

Terkait istikharah baca artikel berikut:
- Shalat Istikharah
- Menentukan Jodoh Lewat Istikharah

_______________________________


ISTRI TIDAK MAU HUBUNGAN INTIM

kepada bapak ustad yang terhormat,

saya ingin bertanya tentang bagaimana hukum nya secara islam apabila :

1. istri tidak melaksanakan kewajibannya dalam hal hubungan intim selama 1 tahun lebih dengan alasan menstruasi terus menerus akibat KB suntik , padahal saya pernah berkonsultasi kepada dokter spesialis kandungan efek menstruasi seorang wanita dari suntik KB paling lama hanya 1 bulan , dan sisa nya tidak menstruasi ( KB suntik 3 bulanan )

2. saya di perlakukan oleh ibu mertua selayaknya seorang pembantu , contoh , saya tidak diijinkan tidur seranjang dengan istri dan anak saya , dan jika rumah tidak di bersihkan saya di maki-maki , dan saya disuruh tidur di sofa yang di tempatkan di gudang barang2.

mohon pencerahan bapak ustad , jika saya menceraikan istri saya apakah saya bisa mendapatkan hak asuh atas anak saya yang masih berusia 6 bulan , karena jujur saya sudah tidak tahan lagi dengan perlakuan istri dan ibu mertua saya

JAWABAN

1. Hukumnya berdosa istri menolak hubungan intim. Lagipula, haid itu maksimal 15 hari dalam sebulan sedangkan 15 hari sisanya disebut istihadah kalau tetap keluar darah. Dalam keadaan istihadah istri dapat melakukan hubungan intim dengan suaminya. Baca detail: - Darah Haid dan - Darah Istihadoh

2. Sebagai lelaki anda harus memiliki sikap tegas sehingga mertua dan istri anda tidak bertindak sewenang-wenang pada anda. Ancam istri akan diceraikan kalau dia tetap menolak atau cari cara lain agar mereka segan pada anda. Baca juga: Cara Harmonis dalam Rumah Tangga



Cari artikel lain:




Copy link berikut untuk referensi kutipan:

Jangan lupa baca yang ini juga ..