Friday, September 25, 2015

Jodoh dan Pertunangan


Jodoh dan Pertunangan
CINTA TERGERUS SAAT TUNANGAN, PERLUKAH DILANJUTKAN KE PERNIKAHAN?

Assalamualaikum ustadz,

Perkenalkan nama saya R, saya ingin berkonsultasi. saat ini saya akan menikah. Akan tetapi saya & calon saya masih bimbang. Masa lalu saya dengan calon saya saat ini, banyak melakukan maksiat, kami berpacaran dan melakukan hal yang di larang (petting) Akan tetapi beberapa bulan yang lalu, setelah mendatangi sebuah kajian, kami bertaubat, untuk tidak berpacaran lagi dan saya sudah mendatangi orang tuanya serta meminta kepada orang tuanya agar saya dapat menikahinya.

TOPIK KONSULTASI ISLAM
  1. CINTA TERGERUS SAAT TUNANGAN, PERLUKAH DILANJUTKAN?
  2. TUNANGAN SELINGKUH, PERLUKAH DIMAAFKAN?
  3. INGIN MELAMAR PACAR MALAH DITINGGAL PERGI
  4. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM

Dalam 1 bulan terakhir ini rasa cinta maupun sayang kami sudah tidak seperti saat pacaran dulu, hubungan kami terasa sangat jauh dan jarang berkomunikasi. Kami berdua khawatir jika hubungan ini dilanjutkan akan mempengaruhi pernikahan kami nantinya. Akan tetapi orang tua saya & maupun orang tua calon saya tidak mengetahui hal tersebut, sedangkan persiapan pernikahan terus berjalan, karena di satu sisi kami tidak ingin mengecewakan kedua orang tua kami.

Yang ingin saya tanyakan :
1. apakah kami harus melanjutkan pernikahan, karena secara tidak langsung saya bertanggung jawab krn telah berbuat zina (pacaran)

2. Jika pernikahan dilanjutkan, apakah perasaan sayang & cinta, bisa ditumbuhkan kembali?

Atas penjelasan & pencerahannya saya sampaikan terima kasih.
Wassalamualaikum


JAWABAN

1. Kalau memang anda berdua sudah bertaubat dan lebih komitmen pada ajaran agama, maka sebaiknya pernikahan dilanjutkan.

2. Ya. Rasa cinta akan mudah tumbuh kembali apabila sudah menikah nantinya. Bahkan, banyak dari kalangan santri yang taat beragama mereka bisa saling mencintai setelah menikah walaupun mereka tidak saling mengenal saat sebelum menikah. Cinta bisa terus tumbuh apabila ada komitmen antara kedua pihak suami-istri untuk menjadikan pernikahan sebagai ibadah bukan tempat untuk sekedar pelepas nafsu syahwat.

Jadi, biarkan proses dan persiapan untuk pernikahan anda berdua berlanjut dilakukan oleh orang tua masing-masing. Tugas anda berdua saat ini adalah berusaha semakin mendekatkan diri pada Allah dan memperbaiki komitmen pernikahan dengan tujuan sebagai ibadah, menjauhi dosa, melahirkan keturunan muslimah yang soleh solehah dan mendidik mereka dengan pendidikan terbaik. Baca juga: Cara Harmonis dalam Rumah Tangga

Perlu juga dicatat, bahwa tanpa komitmen ibadah dalam pernikahan seperti disebut di atas, maka akan sulit bagi anda berdua juga bagi siapapun untuk bisa mencapai kebahagiaan dan keharmonisan dalam rumah tangga walaupun dilandasi dengan rasa saling cinta pada awalnya. Karena cinta itu umumnya bersifat sementara dan bisa sirna dengan sangat cepat ketika menemukan cinta-cinta lain di tempat yang berbeda.

Selain itu, jangan lupakan untuk meningkatkan ibadah, rajin shalat berjamaah, menambah wawasan keagamaan dengan banyak mengikuti kajian dan membaca buku atau artikel soal agama. Namun hati-hati juga terhadap gerakan agama garis keras seperti Wahabi Salafi dan Hizbut Tahrir (HTI). Ikuti pengajian kalangan Islam moderat cari majelis taklim yang para ustadznya berasal dari kalangan pesantren NU. Baca detail: Beda Pesantren Salaf, Modern dan Salafi

________________________


TUNANGAN SELINGKUH, PERLUKAH DIMAAFKAN?

Assalamu'alaikum,
Mohon maaf saya laki-laki ingin berkonsultasi tentang hubungan saya dengan tunangan saya, Saya sudah bertunangan hampir 1tahun dan kami sudah berpacaran selama 2tahun, tapi di akhir-akhir ini saya mendapati tunangan saya berhubungan lewat pesan
singkat atau telfon dengan rekan sekerjanya, dia keluar dari pekerjaan karena tidak mau hubungannya dengan rekan kerjanya terlalu dalam karena dia sudah ada tali ikatan pertunangan dengan saya,

Saya sangat marah mengetahui hal itu dan kedua orangtuanya pun sudah tau akan hal itu, lalu mereka bilang kalau di putuskan bagaimana dengan keluarga kami? kami akan malu dengan semua tetangga.

Tapi di sisi lain saya juga mendapat tekanan batin dari kejadian tersebut meskipun hubungannya hanya sekedar di pesan singkat atau telfon dan bertemu ditempat kerja, saya sangat membencinya dan ingin sekali meninggalkannya tapi saya takut dengan keputusan saya dan si wanitapun memberatkan saya jangan sampai meninggalkan dia.

Kebencian saya karena hampir setiap hari saya sudah memberitahu jangan sampai
terjadi hal itu, dan saya ingatkan setiap saat, dia menjawab dengan manis tapi kenyataannya dia sudah berkhianat kepada saya.

1. Apa yang harus saya perbuat tolong di beri pencerahan kepada saya.

terima kasih wassalam.

JAWABAN

1. Dengan berhentinya dia dari pekerjaannya, berarti ada kemauan kuat darinya untuk bertaubat dan memperbaiki diri dan untuk fokus menjaga hubungannya dengan anda. Untuk itu, tidak ada salahnya anda memberi kesempatan kedua untuknya dan memberi maaf atas kesalahannya. Mungkin saja hubungannya dengan kolega kerjanya itu terjadi sebelum dengan anda dan dia merasa kesulitan untuk melepaskan hubungan tersebut.

Terlepas dari itu, anda perlu juga waspada dan tidak menerimanya begitu saja. Perlu juga dilakukan investigasi seberapa jauh hubungannya dengan pria tersebut. Apakah misalnya sampai berzina? Kalau iya, apakah anda siap dengan keadaannya yang tidak perawan, dan seterusnya. Kalau siap dengan segala kemungkinan tersebut, maka silahkan diteruskan ke jenjang perkawinan. Tapi kalau ternyata dia pernah berzina dengannya dan anda tidak bisa menerima itu, maka memutuskan pertunangan itu lebih baik daripada memutuskan ketika sudah menikah. Baca juga: Cara Memilih Jodoh

________________________



INGIN MELAMAR PACAR MALAH DITINGGAL PERGI

Assalamualaikum Wr. Wb.

Saya memiliki masalah. Saya memiliki hubungan dengan pacar saya selama 4 tahun. Kami pernah bercumbu. dan sekarang telah bertobat ketika saya hendak melamarnya dia malah memilih dengan pria lain sedangkan saya sudah menyiapkan segala sesuatu buat proses meminang tersebut.

Karena saya sudah terlanjur cinta. saya mencoba meningkatkan ibadah saya supaya ikhlas... tetapi keyakinan untuk meminang dia malah semakin kuat. dan kini dia sudah menjalin hubungan (pacar) dengan orang lain. saya tetap ingin menikahi dia tetapi saya takut untuk di tolak...

1. apa yang harus saya lakukan? apakah saya meminangnya dengan bercerita semua yang pernah dilakukan dulu sewaktu pacaran ke orang tuanya dan orang tua saya?

2. saya mempunyai foto2 kemesraan dulu, perlukah saya menunjukkan foto tersebut agar si dia mau menerima lamaran saya?

JAWABAN

1. Coba anda hubungi dia dulu apakah akan menerima kalau anda melamarnya secara resmi. Kalau dia mengatakan tidak, maka jangan diteruskan. Carilah perempuan lain.

2. Tidak perlu. Cara-cara pemerasan seperti itu hanya pantas dilakukan oleh perampok, bukan oleh seorang lelaki yang ingin menjalin hubungan kasih. Anda tidak akan mendapatkan apa-apa dari perempuan itu. Sebaliknya justru kebencian akan semakin tertanam di hatinya yang mungkin asalnya mencintai anda.

Di samping itu perlu diketahui bahwa pacaran secara fisikal itu haram apalagi sampai bercumbu. Anda perlu bertaubat nasuha siapa tahu dengan itu anda akan mendapat pasangan yang jauh lebih baik segalanya dari yang sekarang. Banyak dosa menghalangi kebahagiaan dan ketenangan hati. Baca detail: Cara Taubat Nasuha




Cari artikel lain:




Copy link berikut untuk referensi kutipan:

Jangan lupa baca yang ini juga ..