Monday, December 14, 2015

Hukum Zakat Fitrah dengan Uang


Hukum Zakat Fitrah dengan Uang
HUKUM ZAKAT FITRAH DENGAN UANG, SAH ATAU TIDAK?

Assalamualaikum wr. wb
Saya mau tanya polemik di masjid di perumahan tempat saya tinggal. selama ini setiap bulan Romadhon kita dapat memilih membayar zakat bisa dengan bahan pokok/beras bisa juga dengan uang senilai sama dengan beras. begitupun sudah lazim dimana2 disekolah membayar dengan uang yang senilai dengan beras. tapi kemudian ada guru datang menetap dan memberitahu bahwa zakat dengan uang itu tidak sah dan salah. jadi membuat kita bimbang atas zakat2 yang telah lalu.

1. Apakah benar memang begitu, memakai uang tidah sah. mohon penjelasannya. terima kasih Wassalamualaikum wr. wb

TOPIK SYARIAH ISLAM
  1. HUKUM ZAKAT FITRAH DENGAN UANG, SAH ATAU TIDAK?
  2. SUAMI KUFUR NIKMAT SUKA SELINGKUH
  3. CARA WUDHU ANAK EMO BERAMBUT BANGS
  4. MENCUCI NAJIS ANJING
  5. WARISAN ISTRI UNTUK SUAMI DAN SAUDARA KANDUNG
  6. WARISAN DUA CUCU LAKI-LAKI
  7. ISTRI SERING MARAH-MARAH
  8. CARA KONSULTASI AGAMA


JAWABAN

1. Ulama empat madzhab berbeda pendapat tentang hukum mengeluarkan zakat fitrah dengan uang. Pendapat pertama, tidak boleh dan tidak sah. Ini pendapat jumhur (mayoritas) ulama dari keempat madzhab yaitu Madzhab Maliki (Bidayah Al-Mujtahid, hlm. 1/64), Syafi'i (Mughnil Muhtaj, hlm. 1/406) dan Hanbali (Kasyaful Qinak, hlm. 1/471). Alasannya adalah karena tidak ada teks dari Quran dan hadits tentang bolehnya hal ini sehingga hukumnya kembali pada hukum asal ketika perintah itu diturunkan yaitu zakat fitrah dengan bahan makanan pokok. Selain itu, zakat adalah ibadah dan ibadah harus berdasarkan contoh yang diberikan Allah dan RasulNya.

Imam Syafi'i dalam Al-Umm, hlm. 2/73, menyatakan:

ويؤدي الرجل من أي قوت كان الأغلب عليه من الحنطة أو الذرة أو العلس أو الشعير أو التمر أو الزبيب، وما أدى من هذا أدى صاعاً بصاع رسول الله صلى الله عليه وسلم، ولا يؤدي من يخرج من الحبّ إلا الحبّ نفسه، لا يؤدي سويقة ولا دقيقاً ولا يؤدي قيمته

Artinya: Seseorang hendaknya membayar zakat fitrah dari makanan pokok yang paling umum baginya ... dan tidak boleh mengeluarkan zakat fitrah dari harganya (berupa uang). (Lihat juga Imam Nawawi dalam Al-Majmuk, 6/111)

Kedua, boleh dan sah mengeluarkan zakat fitrah dengan uang atau cash. Ulama yang membolehkan adalah madzhab Hanafi (Al-Mabsuth, 2/158), Al-Bukhari (Ibnu Hajar dalam Fathul Bari, 3/398), pendapat Umar bin Abdul Aziz, Hasan Al-Bashri dan lainnya (Mushonnaf Abu Syaibah, 4/37), sebagian pendapat dalam madzhab Hanbali.

Menurut pendapat yang membolehkan zakat fitrah dengan uang ini, bolehnya tersebut apabila darurat. Maksudnya darurat adalah apabila dianggap lebih manfaat dan maslahah kalau dengan uang.

Kesimpulan: Ke depannya, sebaiknya zakat fitrah dilakukan dengan beras atau makanan pokok karena pendapat ini lebih kuat. Namun, apa yang anda lakukan di masa lalu juga sah dengan mengikuti pendapat yang membolehkan zakat fitrah dengan uang. Baca juga: Zakat Fitrah dan Zakat Harta

Analisa detail lihat di sini dan di sini (bahasa Arab).

______________________


SUAMI KUFUR NIKMAT SUKA SELINGKUH

Dear Ustaz,

Assalamualikum,
Saya ingin bertanya perihal mengenai rumah tangga saya , rumah tangga saya yang telah berjalan 4 tahun ini. Dan dikarunai 1 orang putra, dan saat ini saya tengah hamil.Berikut pertanyaanya:

- Saat ini suami telah diberhentikan bekerja dikarenakan kesalahanya, dan sebelumnya beliau telah diketahui berselingkuh dengan temanya dan saya telah mengetahui. namun dia tidak mengakui, dibelakang saya dia begitu tega melakukan hal- hal tersebut yang dilarang agama.

- Suami saya tidak pernah Jujur mengenai keuanganya, dia tidak pernah memeberikan infromasi jelas tenntang berapa gajinya. Dan tidak peduli apabila hutang-hutang tersebut tidak cukup dibayar oleh gajinya. Dan asaya memutar otak untuk bisa menjual barang- dirumah atu saat ini saya membantu berjualan.Dia berhutang begitu banyak yang saya tidak ketahui untuk apa, dan juga hal lainya yang saya tidak ketahuai.

- Suami terlalu sering berbicara pisah ketika ebrtengkar, setiap ada masalah beliau selalu merujuk ke perceraian dan pergi meninggalkan kami . apakah sah dimata agama, apabila suami sering berbicara cerai???

- dan apabila beliau berhutang, saya tanya kemana uangnya, tidak pernah mengakui kemana?? dan dia malah marah lalu memukul.

Dan saya telah berikhtiar, dengan menceritakan semua kejadian tersebut dengan orang tuanya, agar bisa diberikan jalan keluarnya, namun orang tuanya malah menyalahkan saya, dan tidakpeduli dengan yang saya hadapi.Juga saya telah berikhtiar untuk solat, doa, agar suami diberikan pencerahan hatinya. Namun masih belum berubah , malah semakin menjadi.

1, Pertanyanya, Apakah hal tersebut diatas apabila tidak bisa diselesaikan maka jalan keluarnya harus bercerai??? karna sejujurnya saya kasihan dengan anak2 saya yang masih batita.

JAWABAN

1. Pilihannya bagi anda memang hanya dua: bercerai atau mempertahankan rumah tangga. Kalau pilih yang kedua yakni tetap bertahan, maka anda harus sabar, jangan terus mengeluh karena itu akan membuat anda semakin menderita dan bisa berakhir depresi. Syukuri apa yang patut disyukuri dan semakin mendekatlah pada Allah dengan banyak ibadah dan belajar agama seperti layaknya orang yang melakukan taubat nasuha. Baca detail: Cara Taubat Nasuha

Kalau toh mau menyalahkan, maka salahkan diri sendiri yang telah gegabah dan salah memilih pasangan tanpa mempertimbangkan sisi kesalehan dan akhlaknya.

Kalau pilihan pertama yakni bercerai yang dipilih, maka pelajaran terpenting bagi anda adalah jangan lagi memilih lelaki hanya berdasarkan pada tampilan luar semata atau ketebalan kantong. Pilih yang memiliki karakter baik dan taat beragama. Baca juga: Cara Memilih Jodoh

Baca juga: Menyikapi Pasangan Selingkuh

______________________


CARA WUDHU ANAK EMO BERAMBUT BANGS

Assalamu'alaikum Ustadz.
bagaimana cara berwudhu bagi anak emo yang mempunyai bangs panjang (bangs adalah rambut yang berada di bagian depan telinga) apakah rambut bangs tsb termasuk daerah wajah yang harus dibasuh saat berwudhu? jika memang harus dibasuh bagaimana caranya tentu akan sulit untuk membasuhnya?

JAWABAN

Cara berwudhu siapapun sama yaitu harus membasuh wajah dengan air secara merata. Kalau ada rambut yang memanjang ke bagian depan, maka pastikan rambut tersebut diikat dulu ke belakang biar mudah membasuh wajah. Apabila rambut depan menghalangi sampainya air ke kulit wajah, maka wudhunya tidak sah dan harus diulang. Baca detail: Cara Wudhu dan Mandi Besar

______________________


MENCUCI NAJIS ANJING

Assalamu'alaikum wr.wb.
Selamat pagi pak ustad. Saya Arif asli Malang. Maaf bila pertanyaan saya hampir sama dengan pertanyaan beberapa orang sebelumnya karena saya masih kurang faham. Saya bertanya soal najis besar akibat dijilat anjing dan memegang tubuh anjing. Kebetulan keluarga memiliki anjing dan setahu saya mereka belum mau mengikuti syariat Islam untuk mensucikan diri akibat najis tersebut.

Pertanyaan :
1. Ayah, kakek dan nenek sering memegang dan dijilat anjing, namun mereka hanya membersihkan najis itu dengan air dan sabun. Apakah tangan/ tubuh mereka yang terkena najis sudah menjadi suci dengan air sabun?
2. Apabila mereka belum suci apakah lantai rumah, piring, pakaian, perabotan dan segala hal di rumah yang kemungkinan terpegang oleh mereka sudah dapat dipastikan ikut terkena najis?Hal ini karena kemungkinan besar mereka pernah memegang benda-benda di atas dalam keadaan basah.
3. Jadi apakah ketika saya memegang benda-benda di atas saat basah juga membuat saya pasti tertular najis?
4. Apakah saya harus menuci barang-barang di rumah dengan tanah agar yakin bahwa mereka suci? Karena saya kuatir bila barang-barang itu terkena najis.

JAWABAN

1. Kalau mengikuti aturan fiqih madzhab Syafi'i, maka cara menyucikan najis anjing dengan air sabun itu tidak cukup. Harus memakai tujuh kali basuhan air salah satunya dicampur dengan tanah atau debu. Baca detail: Cara Menyucikan Najis Anjing

2. Selagi anda belum melihat langsung kaitannya antara jilatan anjing ke tangan mereka dengan memegang piring dll, maka statusnya masih meragukan, belum tingkat pasti. Dalam kondisi ragu-ragu, maka kembali pada hukum asal yaitu suci. Baca detail: Kaidah Fiqih: Keyakinan Tidak Hilang karena Keraguan

3. Statusnya meragukan. Dan dalam kondisi meragukan, statusnya kembali ke hukum asal yaitu suci.

4. Dalam kondisi seperti anda yang selalu berkumpul terus dengan keluarga yang memelihara anjing, maka sebaiknya anda mengikuti madzhab Maliki yang menganggap bahwa anjing itu tidak najis selagi dalam keadaan hidup. Baca detail: Najis Anjing menurut Empat Madzhab

______________________


WARISAN ISTRI UNTUK SUAMI DAN SAUDARA KANDUNG

Assalamualaikum W.r Wb
Saya seorang suami telah ditinggal seorang istri karena meninggal dunia, dan saya tidak memiliki keturunan, kedua mertua juga sudah meninggal, istri (almarhumah) punya saudara kandung 3 orang 1 laki-laki dan 2 orang perempuan, dan saat ini kami sudah membuat Surat Kewarisan (SKW) di kelurahan, nah pertanyaan saya

1. bagaimana pembagian harta gonogini tetsebut??? Kami tunggu jawabannya terimahkasih, Wassalaam...

JAWABAN

1. Porsi bagian masing-masing ahli waris adalah sbb:
(a) Suami mendapat 1/2 (setengah) dari harta istri
(b) Sisanya yang 1/2 diwariskan kepada ketiga orang saudara kandung dengan sistem 2:1 laki-laki mendapat bagian dua kali lipat dari perempuan. Jadi, dari 1/2 tersebut 2/3 untuk saudara laki-laki sedang kedua saudara perempuan masing-masing mendapat 1/3. Baca detail: Hukum Waris Islam

PENTING: Yang diwariskan adalah yang menjadi harta milik 100% dari istri. Baik yang dimiliki sebelum menikah atau setelah menikah. Dalam Islam tidak ada harta gono-gini. Baca detail: Tidak Ada harta Gono gini dalam Islam
______________________


WARISAN DUA CUCU LAKI-LAKI

Assalaamu'alaikum warohmatulloohi wabarokaatuh..

Permisi pak ustadz, saya mau nanya soal warisan. Begini, nenek saya meninggal dunia, punya anak satu yaitu ibu saya yg udah duluan meninggal sebelum nenek, nenek saya meninggalkan warisan berupa rumah sama sawah/tambak, ibu saya mempunyai dua orang anak laki-laki yaitu saya ( anak tertua ) sama adik saya. Dulu sebelum meninggal nenek saya berpesan kalo misalnya dia meninggal rumah ini tempati kalian berdua, sama sawahnya bagi berdua, nah sekarang saya sudah nikah dapat istri orang jauh jadi tidak menempati rumah itu, apakah rumah peninggalan itu harus dibagi berdua apa tidak? Kata bapak saya saya suruh nempati rumah itu tapi istri saya gak mau dengan alasan jauh dari orang tuanya..

Nah sekarang tiba saat pembagian warisan, kan yg dijual sawah/ tambaknya saja soalnya rumah gak boleh dijual sama adik saya buat kenangan dari orang tua katanya, bapak saya ( kebetulan sudah nikah lagi punya satu anak perempuan),

1. terus kata bapak saya sawah yang hasil penjualan tadi dibagi rata saja, apakah pembagian warisan sawah tersebut harus dibagi 1/2-1/2 sama adik saya atau bagaimana menurut pandangan islam, kalo hasil jual sawah dibagi rata apakah tidak melawan hukum allah?

2. Kalo saya meng ikhlaskan rumah tersebut untuk adik saya apakah juga tidak melanggar hukum allah? Maaf ustadz cuma takut dosa saja cuma gara-gara warisan.

JAWABAN

1. Apabila kakek juga sudah meninggal, maka semua warisan nenek jatuh pada kedua cucu laki-lakinya yaitu anda dan adik anda yang laki-laki. Cara pembagiannya adalah 1/2-1/2. Sedangkan adik anda yang sebapak yang perempuan tidak mendapat warisan karena dia bukan cucunya nenek anda (tidak ada hubungan kekerabatan dengan pewaris). Baca detail: Hukum Waris Islam

2. Rumah tersebut adalah hak anda dan adik kandung (laki-laki) anda. Kalau anda memberikan hak anda dengan ikhlas kepada orang lain, misalnya pada adik perempuan seayah, maka itu dibolehkan dan anda akan mendapatkan pahala sedekah atau hibah. Baca detail: Hibah dalam Islam

______________________


ISTRI SERING MARAH-MARAH

Assalamualaikum wr wb

Saya ingin bertanya dan solusi terbaik dari permasalahan saya'

1. Saat ini saya sedang dalam kesedihan tak tau kenapa istri marah2 dan menuduh yang tidak2 padahal saya tulus bekerja, memang dulu saya akui sering bohong tapi saya sudah taubat.

2. Dan yang kedua bagaimana saya menjelaskan dan mencoba bicara pada istri saya sebab watak dan kepribadian istri saya itu keras dan sangat keras sehingga saya di kepala keluarga sering tidak terlihat atas sifat tersebut.
Mohon solusi dan jawabannya...

Terima kasih

JAWABAN

1. Istri yang sedang marah ada banyak sebab. Kalau anda merasa tidak melakukan kesalahan apapun saat ini, maka kemarahan itu mungkin disebabkan oleh faktor lain yang membuat hatinya tidak nyaman dan kesal yang sebenarnya tidak ada hubungannya dengan anda secara langsung. Misalnya, karena faktor kurang puas dengan uang belanja, kurang puas dengan nafkah 'batin' yang anda berikan atau cemburu pada anda karena anda dekat dengan perempuan lain. Untuk memastikan hal ini, lakukan komunikasi dengan baik dengannya dan tanyakan apa yang sebenarnya terjadi.

2. Kalau anda merasa kurang mampu bicara dengannya, maka tidak ada salahnya untuk meminta tolong pada orang lain sebagai perantara. Coba minta bantuan orang yang cukup dekat dengannya.

Watak keras dan lembut adalah bawaan setiap individu. Namun demikian, jangan sampai sikap lembut suami membuat suami menjadi 'kalah' dan tidak mampu mengatasi kekerasan istri. Suami boleh lembut, tapi tetap harus tegas. Suami yang tegas akan membuat istri yang asalnya keras menjadi lunak.

Baca juga: Cara Harmonis dalam Rumah Tangga




Cari artikel lain:




Copy link berikut untuk referensi kutipan:

Jangan lupa baca yang ini juga ..