Showing posts with label Info. Show all posts
Showing posts with label Info. Show all posts

Wednesday, July 01, 2020

Pondok Pesantren Salaf

Pondok Pesantren Salaf


Pondok Pesantren Salaf, salafi atau salafiyah adalah tipe pondok pesantren tradisional di Indonesia. Kebalikan dari pesantren salaf adalah ponpes modern (kholaf, ashriyah). Istilah salaf di sini tidak ada hubungannya dengan gerakan pembaruan Islam garis keras Wahabi yang kerap disebut dengan gerakan Wahabi salafi.

DAFTAR ISI
  1. Definisi Pesantren Salaf
  2. Ciri Khas Pesantren Salaf
  3. Jenis Pesantren Salaf

DEFINISI PESANTREN SALAF

Kata salaf berarti dari bahasa Arab سلف secara literal bermakna yang dulu atau yang sudah lewat. Dalam kitab Al Mu'jam al Wasith terdapat sejumlah makna yang berbeda namun yang senada dengan pengertian ini adalah

سَلَفَ :
سَلَفَ سَلَفَ ُ سُلُوفًا ، وسَلَفًا : تقدَّم وسبق .
فهو سالف . والجمع : سُلاَّفٌ ، وسَلَفٌ .
وهي سالفة . والجمع : سَوالفُ .
و سَلَفَ مضى وانقضى .
و سَلَفَ السائرَ سَلْفًا : تقدُّمه وسبقَه .

Dalam pengertian istilah pesantren di Indonesia, salaf berkonotasi pada sebuah pondok pesantren tradisional yang menganut sistem pendidikan kuno yaitu sistem wetonan, bandongan dan sorogan.

Pengertian ini kemudian berkembang seiring dengan dinamika dari pesantren salaf itu sendiri. Saat ini pesantren salaf bermakna sebuah pesantren yang murni mengajarkan ilmu agama baik dengan sistem tradisional maupun sistem klasikal (jenjang kelas) yang umum disebut dengan madrasah diniyah atau menganut kedua sistem itu. Pesantren salaf dengan santri yang cukup banyak biasanya menganut kedua sistem sorogan/wetonan dan klasikal sekaligus.

Dalam perkembangan berikutnya, sebuah pesantren disebut salaf selagi terdapat sistem pendidikan di atas (tradisional dan klasikal) walaupun dikombinasikan dengan pendidikan formal (MI, MTS, MA, dst) yang mengikuti kurikulum Kemdikbud atau Kemenag. Seperti Pondok Pesantre Al-Khoirot.


CIRI KHAS PESANTREN SALAF

Ciri Khas Pondok Pesantren Salaf

Beberapa ciri khas dari pesantren salaf adalah, pertama, adanya penekanan pada penguasaan kitab klasik atau kitab kuning (kutub atturats - كتب التراث ) yang sering disebut dengan kitab gundul.

Kedua, masih diberlakukannya sistem pengajian sorogan, dan wetonan, bandongan dalam proses kegiatan belajar mengajar (KBM) santri.

Ketiga, saat ini walaupun pesantren salaf memperkenalkan sistem jenjang kelas--disebut juga dengan sistem klasikal--namun materi pelajaran tetap berfokus pada kitab-kitab kuning alias kitab klasik.

Keempat, secara umum hubungan emosional kyai-santri di pesantren salaf jauh lebih dekat dibanding pesantren modern. Hal ini karena kiai menjadi figur sentral: sebagai edukator karakter, pembimbing rohani dan pengajar ilmu agama.

Kelima, materi pelajaran umum seperti matematika atau ilmu sosial tidak atau sangat sedikit diajarkan di pondok salaf.

Keenam, pondok salaf yang murni tidak memiliki lembaga pendidikan formal SD/MI MTS/SMPSMA/MA apalagi perguruan tinggi yang kurikulumnya berada di bawah pemerintah via Kemdiknas/Diknas atau Kemenag/Depag. Kalau ada sekolah dengan jenjang MI, MTS dan MA biasanya memakai kurikulum sendiri. Sekolah semacam ini disebut dengan madrasah diniyah atau madin.

Ketujuh, pondok pesantren salaf umumnya dipimpin oleh kiai yang secara kultural berafiliasi ke organisasi NU (Nahdlatul Ulama) walaupun tidak otomatis ada keterikatan secara organisasi. Yang pasti tidak seide dengan kalangan Muhammadiyah atau Wahabi.

Kedelapan, biaya pendidikan di pesantren salaf relatif murah. Dan jauh lebih murah dibanding pesantren modern. Tidak ada sistem daftar ulang. Dan tidak ada sistem seleksi. Semua santri yang ingin masuk ke pesantren salaf umumnya langsung diterima. Ini berbeda dengan pesantren modern.

Kesembilan, akhlak yang santun. Pesantren salaf menekankan pada perilaku yang sopan dan santun terutama dalam berinteraksi dengan guru, orang tua dan masyarakat dan antara sesama santri.

Kesepuluh, Pondok pesantren salaf sebagai lembaga pendidikan memiliki karakteristik atau ciri khas, yang tidak dimiliki oleh lembaga pendidikan lainnya. Sarijo dalam Sejarah Pesantren, (t.t. : 9) mengatakan bahwa, pesantren memiliki unsur-unsur minimal:

1) kiai yang mendidik dan mengajar;
2) santri yang belajar; dan
3) masjid.

Mujamil Qomar, (t.t.:19) menganalisa bahwa, tiga unsur pesantren ini mewarnai pesantren pada awal berdirinya atau bagi pesantren-pesantren kecil yang belum mampu mengembangkan fasilitasnya. Lebih lanjut Mujammil mengatakan, unsur pesantren dalam bentuk segitiga tersebut mendeskripsikan kegiatan belajar mengajar keislaman yang sederhana. Kemudian pesantren mengembangkan fasilitas-fasilitas belajarnya sebab tuntutan perubahan sistem pendidikan sangat mendesak serta bertambahnya santri yang belajar dari kabupaten atau propinsi lain yang membutuhkan tempat tinggal. Berkenaan dengan hal tersebut, Zamakhsyari Dhofier, (1982:44-45) mengatakan, ada lima unsur pondok pesantren yang melekat atas dirinya yang meliputi: masjid, pondok, pengajaran kitab-kitab Islam klasik, santri dan kiai.

Kesebelas, Santri Mukim

Santri mukim yaitu santri yang menetap, tinggal bersama kiai dan secara aktif menuntut ilmu dari seorang kiai. Dapat juga sebagai pengurus pesantren yang ikut bertanggung jawab atas keberadaan santri lain. Menurut Nurcholis Madjid, (1997:52) santri mukim ialah santri yang berasal dari daerah yang jauh dan menetap dalam pondok pesantren.
Menurut Zamakhsyari, (1985:51) ada dua motif seorang santri menetap sebagai santri mukim, yaitu:

­ Motif menuntut ilmu; artinya santri itu datang dengan maksud menuntut ilmu dari kiainya.
­ Motif menjunjung tinggi akhlak; artinya seorang santri belajar secara tidak langsung agar santri tersebut setelah di pesantren akan memiliki akhlak terpuji sesuai dengan akhlak kiainya.

Di antara pesantren salaf terkenal yang tetap mempertahankan sistem salaf dan masih memiliki banyak santri (tiga ribu lebih) adalah Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan, Pondok Pesantren Langitan Tuban, Pondok Pesantren Lirboyo Kediri semuanya berada di Jawa Timur.


JENIS PONDOK PESANTREN SALAF

Jenis Pondok Pesantren Salaf

Setidaknya ada tiga jenis pesantren salaf di Indonesia:

Pertama, pesantren yang menekankan pada ilmu-ilmu agama dalam literatur bahasa Arab klasik seperti disebut di atas.

Kedua, pesantren tahfidz al-quran yaitu pesantren yang menekankan program hafalan Al-Quran 30 juz walaupun juga mengajarkan ilmu-ilmu agama sebagaimana layaknya pesantren salaf yang lain namun dengan intensitas yang lebih rendah.

Ketiga, pesantren kanuragan. Yaitu pesantren yang menekankan pada pendidikan kesaktian dan kanuragan di samping pendidikan agama. Pesantren tipe ini tidak banyak, namun masih tetap ada. Salah satu ciri khas santri dari pesantren salaf jenis ini adalah para santrinya biasanya memelihara rambut yang panjang (gondrong) walaupun memakai songkok. Alumni dari pesantren jenis ini biasanya orangnya memiliki kemampuan untuk mengobati penyakit secara ghaib, memiliki kesaktian bela diri ghaib (tenaga dalam dan jarak jauh), dan kemampuan spiritual lain. Di pesantren tipe inipun dipelajari juga ilmu agama walaupun tidak intensif.

Keempat, pesantren tarekat (toriqot, tarikat) yaitu pesantren yang menekankan pada keilmuan dan praktik tarekat. Baik tarekat yang muktabaroh atau bukan. Ilmu agama juga dipelajari.

Kelima, pesantren kombinasi. Yaitu pesantren yang mengombinasikan berbagai macam sistem yang ada di pesantren salaf atau modern. Seperti Pondok Pesantren Al-Khoirot Malang yang di dalamnya terdapat program kitab kuning, tahfidzul Qur'an, pendidikan formal, bahasa Arab intensif, soft-skill dalam bidang-bidang seperti komputer, informatika, tata busana, tata boga, dan jurnalisme.

Friday, June 26, 2020

Cara Cepat Membaca Kitab Kuning Metode 33 (Tiga tiga)

Cara Cepat Membaca Kitab Kuning Metode 33

Buku Cara Cepat dan mudah Membaca Kitab Kuning Metode 33 (tiga tiga) adalah sebuah buku karya KH. Dr. Habib Syakur pengasuh sebuah pesantren di Jogja yang menawarkan para santri untuk dapat membaca kitab kuning atau kitab gundul secara cepat dan praktis. Versi e-book (pdf) buku ini dapat didownload di sini.

DAFTAR ISI


  1. Apa itu kitab kuning
  2. Perihal buku Cara Cepat Membaca Kitab Kuning Metode 33
  3. Download Buku Metode 33 versi PDF
  4. Kitab Al-Muhadzab
  5. Kitab Fathul Wahab



I. APA ITU KITAB KUNING?

Awalnya, kitab kuning adalah istilah yang agak berbau derogatory (Jawa, ngenyek; bahasa Indonesia, menghina) pada buku literatur klasik Islam dalam bahasa Arab yang banyak dibaca dan dikaji di pesantren salaf. Namun, istilah ini di kemudian hari menjadi sangat populer dan bahkan mengalahkan istilah lain yang lebih dikenal di kalangan internal pesantren seperti kitab gundul atau kitab klasik. Saat ini, orang tidak lagi menganggap sebutan ini sebagai istilah yang mengandung penghinaan. Fenomena ini mirip dengan istilah "dangdut" istilah sinis yang kemudian justru menjadi sebutan populer untuk musik melayu.

Membaca kitab kuning itu susah bagi yang tidak memiliki dasar membaca tulisan Arab. Namun, bagi yang bisa membaca Al-Quran membaca kitab kuning itu mudah. Setidaknya, tidak sesulit mereka yang buta baca tulisan/aksara Arab sama sekali.

Membaca kitab kuning dianggap lebih sulit dibanding dengan membaca kitab modern karena beberapa hal:

Pertama, kitab kuning memakai kosa kata bahasa Arab klasik yang saat ini banyak tidak lagi dipakai dalam bahasa Arab modern atau telah berubah formatnya walaupun berasal dari akar kata yang sama.

Kedua, kitab kuning tidak memakai tanda baca standar seperti titik, koma, titik dua dan titik koma, dll berbeda dengan kitab modern. Bagi pelajar (santri) pemula ini tentu sangat menyulitkan karena terkait dengan penentuan struktur i'rab-nya.

Ketiga, paragraf sering terlalu panjang sehingga menyulitkan pembaca.

Keempat, pembahasan kasus hukum tidak terstruktur dengan baik --yakni tidak terbagi dalam subjudul, sub-sub-judul, dst-- sehingga menyulitkan pembaca untuk memilah-milah antara hukum dan rincian pemecahan kasus hukum. Ini berbeda dengan kitab-kitab berbahasa Arab yang ditulis oleh ulama-ulama modern.

Sejumlah santri Pondok Pesantren Al-Khoirot Malang yang sudah relatif mampu membaca kitab kuning pernah menulis artikel di blog masing-masing seputar pengalaman pribadi mereka belajar membaca kitab kuning. Bagi yang tertarik untuk mampu membaca kitab kuning, silahkan membaca pengalaman mereka di sini!. Cari tulisan tentang "kitab kuning" di blog masing-masing.

II. Cara cepat Belajar Baca Kitab Kuning kitab klasik atau kitab gundul Metode 33

Judul buku: Cara Cepat Membaca Kitab Kuning Metode 33 (tiga tiga)
Penulis: KH. Dr. Habib Syakur pengasuh
Jabatan penulis: Pengasuh/direktur utama Pondok Pesantren al-Imdad Jogjakarta

Beberapa ciri khas (salient features) dari buku ini adalah:

Setidaknya terdapat empat maharah al-lughawiyyah (keahlian berbahasa), yaitu maharah al-istima’ (keahlian mendengar), maharah al-kalam (keahlian berbicara), maharah al-qira’ah (keahlian membaca), dan maharah al-kitabah (keahlian menulis).

Metode 33 untuk maharah al-qira’ah.

Untuk memahami dan mendalami Bahasa Arab secara komprehensif, keempat maharah itu harus dikuasai.

Syakur menegaskan, bahasa bukanlah ilmu, melainkan seni. Yang dibutuhkan hanyalah latihan dan kebiasaan.

Belajar membaca kitab kuning secara praktis harus memperhatikan tiga hal: Kosakata, kaidah, dan latihan.

Ketiga hal itu harus dibaca dan dilulang-ulang minimal sehari dalam tiga minggu.

Buku yang ditulisnya hanya menawarkan kemampuan bukan keahlian.

Sumber: mufakat.ditpdpontren.com


III. DOWNLOAD BUKU METODE 33

Yang belum ada linknya berarti file-nya belum di-upload/unggah. Silahkan datang lagi di lain waktu. Seluruh file/berkas dalam format pdf.

  1. Metode 33 Pelajaran 1
  2. Metode 33 Pelajaran 2
  3. Pelajaran 3
  4. Pelajaran 4
  5. Pelajaran 5
  6. Pelajaran 6
  7. Pelajaran 7
  8. Pelajaran 8
  9. Pelajaran 9
  10. Pelajaran 10
  11. Pelajaran 11
  12. Kosa kata

_______________________________

Al Muhadzab كتاب المهذب

Judul kitab: Al Muhazzab
Penulis: Abu Ishaq Ibrahim bin Ali bin Yusuf Al Firuzabadi Al Shairazi


TENTANG KITAB AL MUHADZDZAB

Kitab Al-Muhadzab adalah kitab kuning klasik yang membahas secara mendalam bidang studi Fiqih dengan preferensi madzhab Syafi'i. Kitab ini menarik begitu banyak perhatian kalangan fuqaha (ahli fiqih) madzhab Syafi'i. Banyak dari para ulama tersebut yang kemudian men-syarah-kannya. Syarah paling monumental dan sangat populer adalah Al-Majmuk ala Syarhil Muhadzab karya Muhamad bin Syaraf An-Nawawi yang dikenal dengan Imam Nawawi.

TENTANG PENULIS

Nama: Abu Ishaq Ibrahim bin Ali bin Yusuf Al Firuzabadi Al Shairazi
Julukan: Jamaluddin dan Asy-Syeikh
Tempat tanggal lahir: Imam As Syairoziy lahir pada tahun 393 H/ 1003 M di sebuah desa kecil di Iran, tepatnya di Fairuzzabad Kota Jur sekitar 115 Km kearah selatan Syiroz, dari nama kota inilah nisbat As Syairoziy berasal.

GURU-GURU AS SYAIROZI

Abu ‘Abdillah bin Umar As Syairozi dari Syiroz (bidang fiqih)
Ali Abi Abdillah Al Baidlowi wafat 424 H (bidang fiqih)
Abi Ahmad Abdul Wahab bin Muhammad bin Roomin Al Baghdadi wafat 430 H
Al Qhodli Abil Faraj Al Faamy As Syairozi (Imam Madzhab Dawud Adz Dzohiri)
Ali Khotibussyiroz
Al Qhodli Abi Abdillah Al Jalabi (Fiqih, Munadhoroh Jadal, Lughot)
Al Faqih Al Khursiy wafat 415 H (Fiqih)
Syaikh Abi Hatim Mahmud bin Al Hasan At Thobari “Al Kuzwaini” wafat 440 H (Ushul)
Abu Bakar Ahmad bin Muhammad bin Ahmad bin Gholib Al Khawarizmi “ Al Barqoni” wafat 425 H (Hadits)
Abi Ali bin Syadzan
Abul faraj al khorjusiy
Al Qodli Al Imam Abu Thoyib Thohir bin Abdillah bin Thohir At Thobari wafat 450 H.

KITAB-KITAB KARYA AS SYAIRAZI

Al-Muhazzab – Menjelaskan madzhab Imam Safi’i
Kitab At-Tanbih – mejelaskan tentang Fiqih
Kitab An-Nukat – menjelaskan tentang perbedaan pendapat As-Syafi’I dan Abu Hanifah
Al-Luma’ – menjelaskan tentang Usul Fiqih
At-Tabshiroh – menjelaskan tentang Usul Fiqih
Kitab Thobaqotul Fuqoha’ – menjelaskan tentang biografi ulama’
Kitab Syarh Lumma’ – penjelasan kitab Al-Luma’
Kitab At-Talkhis – tentang Usul Fiqih
Kitab Ma’munah Fi Al-Jadal
Kitab Nushi Ahli Ilmi
Kitab ‘Aqidatussalaf
Kitab Mukhlis – menjelaskan tentang Hadist
Kitab Talkhish ‘Illalil Fiqih
Kitab Al-Isyaroh Ila Madzhabi Ahlil Haq
Kitabul Qiyas
Tentang Kitab Al-Muhadzzab

DOWNLOAD AL-MUHADZAB (PDF)

  1. Book I
  2. Book II
  3. Book III
  4. Book IV
  5. Book V
  6. Book VI
  7. Book VII


كتاب المهذب هو أحد كتب التراث في الفقه الشافعي الذي يقرأه ويتعلمه طلاب معهد الخيرات مالانغ جاوا الشرقية من مرحلة الوسطي الثانية إلي العليا الثانية في محاضرة الصباحية

إسم الكتاب: كتاب المهذب في فقه الإمام الشافعي
إسم المؤمف: أبو إسحاق إبراهيم بن علي بن يوسف الفيروزابادي الشيرازي
ترجمة المؤلف: توفي سنة 476 هجرية
ترجمة الكتاب: بدأ في تصنيفه سنة 455 وفرغ كنه سنة 469.
وهو كتاب جليل إعتني بشأنه فقهاء الشافعية.

فأول من شرحه علي ما قاله الشافعي أبو إسحاق إبراهيم بن منصور العراقي الشافعي المتوفي سنة 597 هجرية في عشرة أجزاء متسوطة.

والثاني من الشراح الشيخ الإمام ضياء الدين أبو عمرو عثمان بن عيسي الهذياني الماراني المتوفي سنة 602 هجرية في قريب من عشرين مجلدا لكنه لم يكمله. بل وصل فيه إلي كتاب الشهادة وسماه "الإستقصاء لمذهب العلماء والفقهاء".

والثالث أبو الذبيح إسماعيل بن محمد الحضرمي وهما في عصر واحد ولم يعلم أيهما أسبق بالشرح.

والرابع الإمام محيي الدين أبو زكربا بن شرف النووي سنة 676 بلغ فيه إلي باب الربا ثم أخذه تقي الدين علي بن عبد الكافي السبكي المتوفي سنة 756 هجرية وأكمله فلم يوافق الأصل. ولم يكمل من الشراح سوي العراقي والحضرمي.
وشرح غريبه عماد الدين إسماعيل ابن هبة الله المعروف بابن باطيش وسماه "المغني"

ومحمد بن أحمد بن بطال اليمني المتوفي سنة 630 هجرية وسماه "المستعذب في شرح غريب المهذب"

وشرح مشكلاته الشيخ الإمام ضياء الدين عبد العزيز بن عبد الكريم الجبلي.

وشرح ما فيه من مشكلات الألفاظ الشيخ الإمام الفقيه أبو عبد الله محمد بن علي الشافعي وسماه "اللفظ المسعغرب في شواهد المهذب".

مقتطفات مي مقدمة كتاب المهذب


KITAB FATHUL WAHAB

kitab fathul wahhab

Kitab Fathul Wahhab adalah salah satu kitab fiqh madzhab Syafi'i yang sangat populer di kalangan santri senior pesantren salaf. Kitab kuning yang satu ini memiliki kerumitan bahasa tersendiri namun selalu dikaji di sejumlah pesantren salaf untuk tingkat advanced karena ditulis oleh ulama madzhab Syafi'i yang sangat berpengaruh yaitu Abu Yahya Zakaria Al-Anshari. Kitab ini juga dikaji di Ponpes Al-Khoirot Malang 2 (dua) kali seminggu bersama dengan kitab Iqna' dan Muhadzab untuk para santri senior yang terdiri dari para asatidz dan siswa madin kelas wustho 1 dan 2 serta kelas Ulya 1 dan 2.

فتح الوهاب هو أحد كتب التراث الذي يقرأ في معهد الخيراث مالانغ جاوا الشرقية. وكان أحد كتب الفقه الشافعي الذي يكون معروفا و يقرأ في معظم المعاهد الإسلامية السلفية-- يعني المعاهدالتقليدية غير عصرية وليس لها ارتباط لحركة السلفية الوهابية-- في إندونيسيا.

إسم الكتاب: فتح الوهاب بشرح منهج الطلاب

ألمؤلف: شيخ الإسلام أبو يحيي زكريا الأنصاري
مقدمة الكتاب: كان أبو يحيي زكريا الأنصاري يختصر كتابا سمي منهئج الطالبين في الفقه ألفه أبو زكربا يحيي محيي الدين النووي. وسمي الأنصاري ذلك الإختصار ب-منهج الطلاب. ثم شرح وعلق منهج الطلاب شرحا - كما قال الأنصاري نفسه - يحل ألفاظه ويحل حفاظه ويبين مراده ويتمم مفاده. وسماه ب- فتح الوهاب بشرح منهج الطلاب.

Name of fiqh book: Fathul Wahab bi Sharh Manhaj al-Tullab
Author: Abu Yahya Zakariyya Al Anshary
About this book: Al Anshari previously summarised a fiqh Shafi'i book called Minhajut Talibin and name it as Manhajut Tullab. Afterwards, there were a growing demand to make a commentary based upon Manhajut Tullab. Hence, Al Anshari wrote a commentary of Manhajut Tullab which he called Fathul Wahhab Sharh Manhaj al-Tullab.

This kitab is very popular among pondok pesantren in Indonesia. The majority of pesantren salaf -- traditional pesantren -- use it as a must read book for advanced or senior santris (students) in addition to other fiqh books such as Fathul Muin, Iqna', Muhadzdzab, etc.

Nama kitab: Fathul Wahhab bi Syarhi Manhajit Tullab
Penulis: Abu Yahya Zakariyya Al Anshari

PENGANTAR PENULIS FATHUL WAHAB


قال المؤلف رحمه الله عن هذا الكتاب:
كنت قد اختصرت منهاج الطالبين في الفقه تأليف الامام شيخ الاسلام أبي زكريا يحيى محيي الدين النووي رحمه الله في كتاب سميته بمنهج الطلاب. وقد سألني بعض الاعزة علي من الفضلاء المترددين إلى أن أشرحه شرحا يحل ألفاظه، ويجل حفاظه، ويبين مراده، ويتمم مفاده، فأجبته إلى ذلك بعون القادر المالك، وسميته:
بفتح الوهاب بشرح منهج الطلاب

Artinya: Saya telah meringkas kitab Minhajut Talibin dalam bidang fiqih karya Imam Syaikhul Islam Abu Zakariya Yahya Muhyiddin An-Nawawi rahimahullah di dalam sebuah kitab yang saya beri nama Manhajut Tullab.

Sebagian sahabat saya meminta saya untuk penjelasan yang dapat memperjelas analisanya. Dan syarah Manhajut Tullah ini saya beri nama Fathul Wahhab bisyarhi Manjhajit Tullab.

Untuk membaca versi website-nya, silahkan mengunjungi situs resmi PP Al-Imdad (pp-alimdad.com) atau ke blog pribadi M. Habib Syakur di: mhabibsyakur.blogspot.com

Friday, February 21, 2020

10 Pesantren Terbaik di Indonesia

10 Pesantren Terbaik di Indonesia

10 Pesantren Terbaik di Indonesia berdasarkan kualitas, sistem dan originalitasnya.

Pondok Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam terbaik, terpopuler, terkenal dan paling berpengaruh yang berdiri sejak lama di Indonesia. Bahkan sebelum lembaga pendidikan modern lain ada. Yakni sejak masuknya Islam ke tanah Indonesia yang dibawa oleh para pedagang muslim, da'i, mubaligh dan para wali dari luar negeri. Konon pesantren pertama didirikan oleh salah satu walisongo. Tidak semua pesantren tua masih eksis pada saat ini. Ada yang sudah tutup karena tidak ada penerusnya, tapi ada juga yang masih eksis, populer dan besar sampai saat ini. Namun tidak sedikit pesantren baru yang mengalahkan pesantren lama karena adanya inovasi dan terobosan dalam segi manajemen dan sistem pembelajaran.

DAFTAR ISI 10 PESANTREN TERBAIK
  1. Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan
  2. Pondok Pesantren Langitan Tuban
  3. Pondok Modern Gontor Pondorogo
  4. Pondok Pesantren Tebuireng Jombang
  5. Pondok Pesantren Al-Khairaat Palu
  6. Pondok Pesantren Banyuanyar Madura
  7. Pondok Pesantren Nurul Jadid Probolinggo
  8. Pondok Pesantren Musthofawiyah Sumut
  9. Pondok Pesantren Buntet Cirebon
  10. Pondok Pesantren Al-Khoirot Malang


1. PONDOK PESANTREN SIDOGIRI PASURUAN

Ponpes Sidogiri menempati urutan pertama sebagai pesantren terbaik, terpopuler dan paling berpengaruh karena banyak hal: a) Ia pesantren tertua di Indonesia yang bukan hanya masih eksis tapi terus berkembang; b) Tetap berani mempertahankan sistem pendidikan salaf alias murni mengkaji ilmu agama dan pada waktu yang sama tetap dapat memertahankan jumlah santri yang mencapai puluhan ribu (putra dan putri); c) Dikenal sebagai satu-satunya pesantren yang berhasil mandiri dalam bidang finansial berkat berbagai usaha bisnisnya yang sangat sukses mulai dari lembaga keuangan yang bernama BMT (Baitul Mal Wat Tamwil) yang memiliki banyak cabang, waralaba minimarket (mart) dengan nama Koperasi Sidogiri, dan banyak usaha-usaha lain.

Komitmen Ponpes Sidogiri yang berdiri pada 1718 untuk tetap mempertahankan sistem madrasah diniyah sampai tingkat ma'had ali (setingkat universitas) yang bernama Tarbiyatul Mu'allimin dan pengiriman guru tugas ke berbagai penjuru nusantara dan luasnya jaringan alumninya menjadi faktor-faktor penting yang membuat Ponpes Sidogiri menjadi pilihan mudah sebagai pesantren terbaik, tertua dan paling berpengaruh di Indonesia. Lebih detail: Pondok Pesantren Sidogiri

2. PONDOK PESANTREN LANGITAN TUBAN

Ponpes Langitan yang berdiri pada tahun 1852 merupakan pesantren yang berpengaruh di kawasan Surabaya ke barat yaitu sepanjang kabupaten Gresik, Lamongan, Tuban, Bojonegoro, Cepu. Figur kharismatik salah satu pengasuhnya yaitu KH Abdullah Faqih di kancah politik nasional juga menambah dikenalnya nama pesantren ini.

Ponpes Langitan patut mendapat respek karena kemampuannya untuk tetap eksis bahkan tumbuh dan berkembang tanpa harus merubah sistem pendidikannya yang menganut sistem salaf.

3. PONDOK MODERN GONTOR

Pondok Modern Gontor adalah pelopor dan inovator dari pesantren modern yang diilhami oleh antara lain modernisasi pendidikan Islam yang dilakukan oleh Sir Syed Ahmad Khan founder Aligarh Muslim University di India. Perubahan dari Ponpes Darussalam Gontor yang salaf menjadi modern membuat pesantren ini menjadi insstitusi pendidikan Islam yang menjadi tempat belajar masyarakat perkotaan yang dulunya enggan mondok pesantren.

Ciri khas dari pesantren modern ala Gontor antara lain kedisiplinan yang tinggi, kemampuan dan pembiasaan bahasa Arab dan Inggris dengan menjadikannya sebagai bahasa sehari-hari, dan kerapian pakaian dengan selalu bercelana dan berdasi saat sekolah, dll.

Gontor juga menjadi pelopor dari pesantren yang mengenakan biaya tinggi dan mahal pada santri. Suatu hal baru yang tidak lazim dilakukan pesantren khususnya di pesantrne salaf. Namun wali santri yang kelas menengah rela merogoh koceh lebih dalam asal sesuai dengan kualitas yang ditawarkan. Sekaligus ini menjadi kritik pada pesantren Modern khususnya dari kalangan rakyat miskin yang tidak mampu membayar mahal untuk pendidikan anak-anaknya.

Nilai minus lain dari sistem modern adalah kurangnya kemampuan santrinya pada penguasaan literatur Islam klasik yang dikenal dengan kitab kuning atau kitab gundul. Di samping itu, etika sopan santun relatif berbeda dengan santri di pesantren salaf.

Namun secara keseluruhan, sistem yang diterapkan Pondok Modern Gontor berjalan dengan sangat sukses. Dan setiap kesukesan selalu menciptakan tren baru. Saat ini banyak pesantren yang menyebut dirinya "modern" memfoto-copy apa yang dilakukan Gontor dengan beberapa modifikasi.

4. PONDOK PESANTREN TEBUIRENG JOMBANG

Pesantren Tebuireng dikenal karena figur pendirinya sosok ulama kharismatik pencetus organisasi Nahdlatul Ulama (NU) pada 1926 yaitu Kyai Hasyim Asy'ari yang putranya-KH Wahid Hasyim-- menjadi Menteri Agama pertama Republik Indonesia sedang cucunya yang bernama KH Abdurrahman "Gus Dur" Wahid menjadi presiden keempat RI dan yang pertama berasal dari kalangan santri.

Dari sisi sistem pendidikan, Ponpes Tebuireng tidak menganut suatu sistem yang inovatif seperti layaknya Gontor atau mempertahankan sistem salaf seperti Langitan atau Sidogiri. Ponpes Tebuireng cenderung agak stagnan mungkin karena figur pimpinannya lebih sering berada di Jakarta daripada di Jombang. Namun demikian, Pondok Tebuireng tetap eksis dengan sistem pendidikan akomodatif yaitu pendidikan formal dan sedikit pendidikan diniyah. Lebih detail: Pondok Pesantren Tebuireng.

5. PONDOK PESANTREN AL-KHAIRAAT PALU

Pesantren Al-Khairaat merupakan pesantren terpopuler dan paling berpengaruh di luar Jawa khususnya di Sulawesi dan Indonesia Timur. Dan pesantren besar pertama yang didirikan dan diasuh oleh seorang habaib.

Pesantren Al-Khairaat memiliki banyak cabang di berbagai daerah di kawasan Indonesia Timur. Apabila ditotal jumlah santri seluruhnya mencapai puluhan ribu.

6. PONDOK PESANTREN DARUL ULUM BANYUANYAR MADURA

LPI Darul Ulum Banyuanyar Pamekasan Madura -- atau lebih dikenal dengan Pondok Banyuanyar-- adalah termasuk dari 5 (lima) pesantren tertua di Indonesia. Didirikan pada 1787 oleh Kyai Itsbat, pesantren ini berkembang dengan pesat sampai sekarang.

Di Madura khususnya kabupaten Pameksan, pesantren Banyuanyar memiliki pengaruh yang tidak kecil. Sistem pendidikan di pesantren ini menganut sistem kombinasi salaf dan modern. Penguasaan kitab kuning tetap dipelihara dan pendidikan formal yang sesuai kurikulum pemerintah juga diadakan untuk memenuhi tantangan dan tuntutan zaman. Oleh karena itu, tidak heran banyak alumni pesantren ini yang sudah memjadi tokoh berpengaruh.


7. PONDOK PESANTREN NURUL JADID PROBOLINGGO

Ponpes Nurul Jadid Paiton dapat dikatakan sebagai pesantren paling lengkap sarana pendidikan formalnya selain pendidikan agama. Pesantren ini memiliki lembaga pendidikan dari yang paling bawah seperti TK, SLTP (MTS, SMP), SLTA (SMA, MA, SMK) sampai perguruan tinggi dengan berbagai jurusan baik agama (STAINJ) maupun sains seperti teknologi informasi (STT Nurul Jadid) dan kesehatan (STIKES).

Selain itu, madrasah diniyah, ma'had aly dan tahfidz Al-Quran juga tersedia di pesantren ini sehingga tidak ada alasan bagi umat Islam untuk tidak mengirimkan putranya ke pesantren dengan alasan ketiadaan jurusan yang dicari. Lebih detail: Ponpes Nurul Jadid Paiton


8. PONDOK PESANTREN MUSTHOFAWIYAH PURBA SUMUT

Pesantren tertua di Sumatera Utara ini merupakan pesantren paling populer dan terbaik di daerah Sumut dan juga tertua (berdiri tahun 1912). Alumninya sudah banyak yang menjadi tokoh lokal dan nasional. Tidak sedikit yang melanjutkan studi ke luar negeri baik di kawasan Timur Tengah maupun Barat.

Pesantren Purba Baru, begitu pesantren ini biasa dikenal, adalah pesantren kombinasi antara sistem modern dan salaf. Modern karena adanya sistem pendidikan formal dan salaf karena juga mengajarkan kitab kuning. Lebih detail: Pesantren Musthowaiyah Purba Baru


9. PONDOK PESANTREN BUNTET CIREBON

Pondok Pesantren yang sangat terkenal di kawasan Jawa Barat dan termasuk salah satu pesantren tertua (berdiri sejak tahun 1785) di Indonesia.

Pesantren ini menjadi cikal bakal pesantren lain di provinsi Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta. Banyak dari pengasuh pesantren di ketiga kawasan tersebut merupakan alumni dari Pesantren Buntet. Dengan demikian, pesantren ini patut disebut sebagai salah satu pesantren paling berpengaruh. Sistem pendidikan menganut kombinasi antara salaf dan modern. Lebih detail: Pondok Pesantren Buntet Cirebon


10. PONDOK PESANTREN AL-KHOIROT MALANG

Ponpes Al-Khoirot Malang termasuk yang relatif muda (berdiri tahun 1963) apabila dibandingkan dengan pesantren lain yang masuk 10 besar pesantren terbaik. Yang membedakan pesantren ini dari pesantren lain adalah kemampuannya dalam memadukan sejumlah sistem pendidikan dalam satu paket pendidikan yang holistik untuk semua santri. Tak heran, pengasuh Pondok Pesantren Banyuanyar saat ini pun termasuk salah satu alumni Ponpes Al-Khoirot.

Sistem pendidikan yang dianut di pesantren Al-Khoirot adalah kombinasi dari 4 (empat) jenis pola yaitu pendidikan formal, pendidikan madin (madrasah diniyah) yang 100% agama, bahasa Arab modern dan kajian kitab kuning tingkat advanced (pendalaman). Keempat aktifitas pendidikan ini merupakan kegiatan utama yang harus diikuti oleh semua santri. Sehingga santri tidak hanya memiliki bekal ijazah formal tapi juga menguasai kitab kuning dan lancar berbahasa Arab. Selain itu, ada program tambahan seperti tahfidzul Quran (menghafal Quran), yang merupakan program pilihan dan Ma'had Aly .

Bagi santri tingkat advanced, program Ma'had Aly menjadi program khusus yang bertujuan untuk penguasaan santri atas sistem pengambilan hukum (istinbat al-hukm).

Yang tak kalah penting dari itu semua adalah pendidikan akhlaq al-karimah yaitu pendidikan budi luhur ala santri yang diharapkan menjadi puncak pencapaian dari ilmu-ilmu yang dimiliki.

Di samping itu, dengan memanfaatkan teknologi informasi, Pondok Pesantren Al-Khoirot memiliki program pengabdian masyarat berupa Konsultasi Agama Islam secara online melalui internet. Layanan gratis ini dibimbing oleh Dewan Pengasuh Ponpes Al-Khoirot sendiri. Konsultasi agama ini mendapat sambutan luas masyarakat muslim baik di Indonesia maupun di luar negeri seperti Singapura dan Malaysia.

Kirimkan persoalan Anda ke info@alkhoirot.com atau alkhoirot@gmail.com

Layanan Konsultasi Agama melalui internet oleh Pesantren Al-Khoirot Malang merupakan layanan pertama dan satu-satunya yang diadakan oleh sebuah pesantren baik pesantren salaf maupun modern. Sehingga, pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam dapat dirasakan manfaatnya tidak hanya oleh santri yang belajar di dalam kompleks pesantren akan tetapi juga oleh mereka yang dapat mengakses internet di seluruh dunia.

Lebih detail: www.alkhoirot.com

Demikian informasi seputar 10 Pesantren Terbaik di Indonesia

Saturday, October 01, 2016

IBU TIRI MEMINTA BAGIAN WARIS SETENGAH HARTA SUAMI



IBU TIRI MEMINTA BAGIAN WARIS SETENGAH HARTA SUAMI

Assalamu'alaikum wrwb...

Kami adalah 7 bersaudara, 5 laki 2 perempuan. Ibu kami meninggal pada tahun 1974 . Setelah 5 thn menduda, pada tahun 1979 bapak kami menikah lagi. Pernikahan yg kedua ini tidak ada anak. Pada saat ibu kandung kami meninggal, pada tahun 1977 sudah dilakukan pembagian waris untuk nenek kakek kami, sedangkan kami mendapat hibah sebuah rumah B untuk kami ber tujuh . Selain rumah tersebut, ada rumah utama yang di beli pada tahun 1962 . Setelah 3 tahun menikah dengan istri kedua, pada tahun 1981 bapak kami membeli sebuah rumah A dengan menjual perhiasan warisan almarhum ibu kami, tabungan & uang pemberian dari kakak kakak kami yang sudah mandiri. Pada tahun 2012 bapak kami meninggal. Sekarang ibu tiri kami menuntut bagiannya sebesar separuh dari rumah A tersebut.

Pertanyaan kami : 1. Melihat kasus di atas, apakah benar kesimpulan kami bahwa pada saat bapak kami hendak menikah dengan istri kedua, harta bawaan beliau belum bersih? Masih ada hak-hak kami yang tidak pernah secara jelas diuraikan oleh bapak almarhum . Berapa seharusnya harta waris yang harus dibagi.

2. Pada tahun 2014 , kami membagi waris rumah utama. Pada saat itu, ibu tiri kami beri 1/8 bagian berdasarkan hukum Syar'i yang kami pahami. Apakah hal ini benar ataukah sebenarnya beliau tidak berhak?

3. Berapakah bagian yang benar dari rumah A , apakah beliau berhak separuh atau 1/8 bagian ?

Demikian, atas bantuannya kami ucapkan terima kasih. Wassalamu'alaikum wrwb...

JAWABAN

1. Harta waris yg harus dibagi adalah semua harta yang menjadi milik pewaris baik dengan pernikahan pertama maupun pernikahan kedua atau harta yang dimiliki sebelum menikah. Karena, dalam Islam tidak ada istilah harta bersama suami istri secara otomatis. Semua harta adalah hak pribadi masing2 suami dan istri. Baca: Harta Gono-gini dalam Islam

2. Kalau harta yang diwariskan itu milik suaminya, maka istri berhak mendapatkan 1/8. Kalau bukan milik suami, maka istri tidak berhak apapun.

3. Dalam diri rumah tersebut terdapat harta ayah anda dan harta ibu anda. Kalkulasi lebih dulu berapa persen harta ayah anda dan berapa persen harta ibu anda. Katakanlah harta ibu anda dalam rumah itu bernilai 40 persen, berarti harta ayah 60 persen. Maka, yang menjadi harta waris ayah anda dari rumah A adalah 60 %. Dan ibu tiri anda berhak mendapatkan 1/8 dari 60% tersebut.
Baca detail: Hukum Waris Islam

_____________________

AHLI WARIS NON-MUSLIM, APAKAH DAPAT WARISAN?

Assalamua'laikum Wr. Wb.

Yth. KSI AL-KHOIROT

Mohon bantuan atas konsultasi kami, sbb.:

Ibu (islam) meninggal agustus 2006, ayah (islam) meninggal februari 2010.
Harta waris: satu unit rumah yang rencananya akan dijual dan dibagikan kepada ahli waris sah.

Ahli waris (calon) masih hidup semua:
a. 1 anak kandung (wanita), status islam
b. 2 anak kandung (laki laki), status islam
c. 1 anak kandung (laki-laki) bawaan ibu (anak tirinya ayah), status islam
d. 2 anak kandung (wanita) bawaan ayah (anak tirinya ibu), status non muslim.
e. 4 anak kandung (laki-laki) bawaan ayah (anak tirinya ibu), status non muslim.

Pertanyaan:
1. Siapa sajakah yang secara sah menjadi ahli waris?
2. Berapakah hisab/bagian bagi setiap ahli waris yang sah tersebut?
3. Bagaimanakah status dari yang bukan sebagai ahli waris yang sah? Apakah tetap boleh diberikah semacam hibah atau hadiah kepadanya sesuai kesepakatan para ahli waris yang sah?

Demikian kami sampaikan dan terimakasih.

JAWABAN

Pembagian warisan harus dilakukan dua kali karena terjadi dua kematian dengan sejumlah ahli waris yang berbeda.

I. PEMBAGIAN WARISAN IBU WAFAT 2006

Ahli waris dan bagian hartanya adalah anak kandung dari pewaris baik dengan suami pertama maupun suami kedua. Itu berarti: a, b, c. Rinciannya sbb:
(a) Suami mendapat 1/4
(b) Sisanya yang 3/4 dibagikan kepada seluruh anak kandung pewaris yaitu 3 laki-laki dan 1 wanita. Ketiga anak lelaki masing-masing mendapat 2/7, sedangkan 1 anak wanita mendapat 1/7.

II. PEMBAGIAN WARISAN AYAH WAFAT februari 2010

Yg berhak mendapat warisan adalah a dan b yakni 1 anak wanita 2 anak lelaki dengan rincian sbb:
(a) 2 anak lelaki masing-masing mendapat 2/5
(b) 1 anak perempuan mendapat 1/5
(c) Anak-anak kandung ayah yang non-muslim tidak mendapat warisan karena beda agama.

III.

Yang tidak mendapat warisan karena beda agama boleh saja diberi hibah setelah harta warisan dibagikan secara benar.

Baca detail: Hukum Waris Islam

Sunday, August 07, 2016

Status Kesufian Jamaluddin Al-Qasimi

Status Kesufian Jamaluddin Al-Qasimi
STATUS KESUFIAN JAMALUDDIN AL QASIMI

Assalaamungalaikum Pak Kyai/Pak Ustadz.

Nyuwun pangapunten. Saya adalah salah seorang santri salafiyah/tradisional. Semoga Panjenengan bisa membantu saya dalam mengurai kebuntuan pikiran saya. Amin.

Saya hendak bertanya tentang Muallif/pengarang kitab Mauidhotul Mukminin (Mukhtashor Ihyak Ulumiddin) yaitu Syaikh Jamaluddin Al Qosimi. Intinya saat ini saya sedang galau terkait identitas Muallif tersebut. *

Sebagai sedikit gambaran bahwa: Kitab Mauidhotul Mukminin (Mukhtashor Ihyak Ulumiddin) karya Syaikh Jamaluddin Al Qosimi tersebut pernah saya kaji di Sumatra pada salah seorang Kyai Alumni Lirboyo Kediri (tapi tidak sampai khatam). Dan sekarang saya sedang mengkaji Kitab Aslinya yaitu Ihyak Ulumiddin Al Ghazali pada Kyai yang lain, di Jawa.

TOPIK SYARIAH ISLAM
  1. STATUS KESUFIAN JAMALUDDIN AL QASIMI
  2. HARTA BERASAL DARI KOMPUTER YANG DIDAPAT DARI HARTA SYUBHAT
  3. CARA KONSULTASI AGAMA

Dan maaf saya tidak menanyakan permasalahan saya ini pada Kyai-kyai saya ini karena takut membebani beliau-beliau ini. Karena saya lihat beliau-beliau ini selalu sibuk mengurus umat. Saya tidak ingin permasalahan saya yang cuma satu orang ini menyita waktu-waktu beliau (dengan mutholangah kitab-kitab rujukan-rujukan masalah saya ini).

Dan saya bertanya pada anda Pak Ustadz sebagai Lembaga yang memang memfasilitasi konsultasi agama seperti ini. Saya menunggu jawaban Anda, walaupun tidak segera. Karna saya juga yaqin Panjenengan adalah pelayan umat juga yang banyak tersita waktunya untuk banyak hal.

Rencana saya adalah akan menjadikan Kitab Maungidhotul Mukminin sebagai kitab acuan sehari-hari dan pingin ikut menghafal isi dan kalimat2 kitab ini karena sangat bagus dalam meringkas Kitab Ihyak Ulumiddin Ghazali. Saya memilih Mukhtashornya, bukan Ihyak nya karena Ihyak sulit dibawa kemana-mana, sulit disembunyikan, harus pake tas besar utk membawanya, dsb. Walaupun ada juga Mukhtashor Ihyak oleh Al Ghazali sendiri (Mursyidul Amin) tapi karna saya belum pernah ngaji kitab itu maka saya tetap memilih Taklifan Syaikh Jamaluddin saja.

Namun saat saya melihat biografi Muallif/pengarang kitab Maungidhotul Mukminin yaitu Biografi Syaikh Jamaluddin Al Qasimi di internet saya terkejut. Sebab, walaupun kitab ini dipakai di Lirboyo (setahu saya) tapi para penulis biografinya kebanyakan bukan santri Lirboyo, dan bukan santri Aswaja dari pesantren-pesantren Aswaja kita.

Kebanyakan penulis biografinya adalah kalangan Wahabi/Salafi dan tentu saja isi dalam biografi Syaikh Jamaluddin ini juga tergambar sebagai Wahabis/Salafis.

Memang sih saya tidak langsung 100% percaya bahwa Syaikh Jamaluddin adalah pengikut Ibnu Taimiyah sebagaimana paham yg dibangkitkan oleh Ibnu Abdul Wahhab An Najdi. Karena setahu saya memang Wahabis/Salafis tidak punya Ulama yg berkualitas sekelas Ulama Madzhab 4, sehingga mengambil nama-nama semua Ulama Madzhab untuk dimodifikasi biografi dan maqolah-maqolahnya untuk membohongi umat. Apalagi penguasa publikasi islam internet adalah memang Wahabi/Salafi. Memang hal ini tidak mengherankan dan biasa-biasa saja dan tidak perlu membuat keyakinan agama berubah.

Namun disaat biografi lain yg ditulis oleh Aswaja/Santri/Ustadz/Kyai yang Salafiyah/Sufiyah/Nahdliyah tidak ada sebagai informasi pembanding maka saya pun juga menjadi tidak bisa langsung percaya 100% bahwa Syaikh Jamaluddin bukanlah pengikut Ibnu Taimiyah dan Ibnu Abdul Wahhab An Najdi. Apalagi di Muqoddimah Kitab beliau tersebut juga tertulis tentang interaksinya beliau dengan "Imam Hakim" atau Syaikh Muh Abduh (atau siapa itulah saya kurang paham, yg diduga adalah pengikut faham Ibnu Taimiyah). Bahkan silsilah dari Syaikh Murtadlo Az Zubaidi (silsilah guru Syaikh Jamaluddin) pun digambarkan seolah sebagai para Wahabis/Salafis.

Dari semua itu mohon jelaskan pada kami para pecinta Ihya Ulumiddin dan Pecinta Al Ghazali bahwa Syaikh Jamaluddin adalah Sufi bukan Wahabi!

Matur suwun. Mohon saat mempublikasikan pertanyaan saya ini, email saya jangan dipublikasikan nggih?

Wassalaamungalaikum.


JAWABAN

Jamaluddin bin Muhammad Said bin Qasim Al-Hallaq Al-Qasimi termasuk ulama kontemporer yang lahir di Damaskus Suriah pada 1 Oktober 1866 /1282 hijriah dan wafat pada 18 April 1914. Ia ulama besar pada zamannya terutama pakar di bidang fikih madzhab Syafi'i karena ia memang ulama madzhab Syafi'iyah pada awalnya.

Salah satu kelebihannya dari sisi nasab adalah bahwa ia merupakan keturunan dua tokoh sufi terkenal yaitu Syaikh Abdul Qodir Jailani dan cucu dari tokoh tarekat Ad-Dasuqiyah Al-Husainiyah.

Pada masa awal-awal menulis, ia selalu menyatakan di akhir tulisannya sebagai seorang ulama penganut fiqih Syafi'i, aqidah Asy'ari, dan tarekat Naqsyabandi. Setidaknya ini menjadi pedoman hidup dan keyakinannya sampai tahun 1310.

STATUS KESUFIAN AL-QASIMI

Namun pada fase senja dari hidupnya, sejak tahun 1311 (usia 29) dan berpuncak pada tahun 1320 (usia 38), Al-Qasimi cenderung mengikuti akidah salafi Ibnu Taimiyah dan bermadzhab fiqih Hanbali. Perubahan ini disebabkan oleh pengaruh sejumlah figur ulama yang sekaligus menjadi teman dan gurunya pada masa itu antara lain Abdul Rozzaq Al-Aithor -- kepala gerakan Salafi di Suriah, Thohir Al-Jazairi, Rasyid Ridha, dll.

Dengan demikian, maka Al-Qasimi bisa diasumsikan bukan lagi seorang sufi setelah ia berpindah haluan menjadi pengikut Salafi. Karena, dalam ajaran Salafi, sufisme dianggap bid'ah sesat dan berlawanan dengan perilaku Salafus Sholeh. Baca: Gerakan Wahabi Salafi

KITAB MAUIDHOTUL MUKMININ

Tentang kitab ringkasan Ihya karya Al-Qasimi, maka kalau ringkasan itu murni hanya berupa ringkasan tanpa ada tambahan komentar dari Al-Qasimi, maka tidak masalah bagi kalangan Aswaja untuk membacanya. Namun kalau sudah bercampur dengan komentar darinya, maka hendaknya dihindari. Idealnya, anda membaca Ihya Ulumiddin secara langsung. Kalau terasa terlalu tebal, maka saat ini sudah banyak versi digital yang bisa dimasukkan ke ponsel pintar Android atau iPhone yang lebih praktis dan mudah dibawa kemana-mana. Baca detail: Al-Qasimi, Aswaja atau Salafi Wahabi?

______________________


HARTA BERASAL DARI KOMPUTER YANG DIDAPAT DARI HARTA SYUBHAT

Assalamualaikum wr.wb

perkenalkan nama saya f. saya termasuk orang yang mudah terkena penyakit was - was / ragu2.
Pak/Bu dapatkah saya mengetahui dasar / nama kitab yang digunakan pemecahan atas kasus ini
dan ini.

Saya mempunyai kasus serupa mengenai pengguna software bajakan (saya seorang website programmer). saya telah bertaubat kepada Allah, saya beralih ke software open source (gratis). meski saya pindah open source, untuk menebus kesalahan, saya juga membeli salah satu software yang asli (windows) & sempet berlangganan produk Adobe satu bulan (karna saat ini sistem Adobe berlangganan bulanan), saya juga sempet chating dengan operator mengakui jika saya pernah menggunakan produk bajakannya dan menyatakan menyesal. saya juga telah bersedekah sebagai kafarat.

saya telah bertaubat, akan tetapi terkadang dalam hati muncul rasa was - was, apakah harta saya ini benar2 bersih, karena komputer yang saya gunakan untuk bekerja sampai saat ini merupakan hasil upah/gaji dari membuat website akan tetapi saat membuatnya menggunakan software bajakan?

Maaf kalo susunan tulisan kacau balau he he he. Semoga Jawaban dari alkhoirot.net dapat menghilangkan rasa was was saya. Nuwun Assalamualaikum wr.wb.

JAWABAN

Baca detail: Hukum Harta Syubhat dan Cara Membersihkan Harta Haram

Saturday, July 09, 2016

ISIS Agen Zionis Yahudi dan Amerika?

ISIS Agen Zionis Yahudi dan Amerika?

ISIS ADALAH ANAK KANDUNG SALAFI (WAHABI)

Syaikh Adil bin Salim Al-Kilbani, eks Imam Masjidil Haram Makkah Arab Saudi dengan tegas menyatakan: Daesh (nama lain ISIS) adalah gerakan Islam yang terinspirasi dari ajaran Salafi (Wahabi) baik dari segi akidah maupun kitab-kitab yang menjadi rujukannya. (lihat detailnya di bawah). Jadi, ISIS bukan buatan Yahudi Zionis Israel dan Amerika, walaupun mereka diuntungkan dengan adanya ISIS. ISIS adalah produk dari ajaran ekstrim Salafi Wahabi yang dengan doktrin Tauhid Rububiyah Uluhiyah-nya telah mengkafirkan sesama muslim yang tidak mengikuti konsepnya. Doktrin ini menjadi alat yang ampuh kalangan Salafi Wahabi Jihadi untuk membunuh sesama muslim di Suriah, Irak, Yaman, Turki dan negara-negara Islam lain tanpa merasa berdosa sedikitpun.

GERAKAN ISIS DAN PENDAPAT PARA ULAMA DUNIA TENTANGNYA

Ada beberapa nama yang dipakai gerakan ini yaitu ISIS, ISIL, dan DAESH. Saat ini ISIS lebih suka menyebut dirinya dengan IS (Islamic State), atau Daulah Islamiyah (DI) saja.

ISIS adalah gerakan Negara Islam (NI) yang juga dikenal dengan Negara Islam Irak dan Suriah (NIIS). Kata Suriah dalam singkatan bahasa Arabnya diganti dengan Syam yaitu nama klasik yang meliputi Suriah, Libanon, Palestina. ISIS adalah singkatan bahasa Inggris yang berarti Islamic State of Iraq and Syria. Nama lain adala ISIL kepanjangan dari Islamic State of Iraq and the Levant sebagimana terjemahan dari nama Arabnya yaitu الدولة الإسلامية في العراق والشام. Nama pendek dalam bahasa Arab Ad-Dawlah al-Islamiyah. Di Indonesia gerakan ini dikenal dengan sebutan bahasa Inggrisnya yaitu ISIS karena mudah terdengar mudah diingat dan diucapkan oleh lidah Indonesia. Dalam bahasa Jawa kata "isis" bermakna angin sepoi-sepoi basa yang menyebabkan rasa sejuk yang nyaman. Bagi mayoritas umat Islam Indonesia, gerakan ISIS sama sekali tidak "isis". Bagi pemerintah Indonesia, gerakan ISIS justru terkesan menakutkan dan menimbulkan kepanikan. Termasuk bagi media mainstream. Mereka menganggap gerakan militan ini bisa memecah belah NKRI karena pengikutnya mendeklarasikan kesetiannya bukan pada negaranya tapi justru pada suatu ideologi luar sehingga berpotensi menciptakan situasi negara dalam negara.

DAFTAR ISI
  1. ASAL USUL GERAKAN ISIS
  2. PUTUSNYA HUBUNGAN DENGAN AL-QAIDAH
  3. TUJUAN ASAL ISIS: KHILAFAH DI IRAK
  4. NAMA ORGANISASI YANG BERUBAH-UBAH
  5. IDEOLOGI DAN KEYAKINAN
  6. PROFIL KETUA ISIS ABU BAKAR AL-BAGHDADI
  7. PENDAPAT ORMAS ISLAM INDONESIA TENTANG ISIS
  8. FATWA DAN PENDAPAT ULAMA DUNIA TENTANG ISIS
    1. PANDANGAN ULAMA ARAB SAUDI TENTANG ISIS
      1. PANDANGAN MUFTI ARAB SAUDI ALUSY SYAIKH
      2. PANDANGAN IMAM MASJIDIL HARAM ADIL AL-KALBANI
    2. PANDANGAN ULAMA MESIR DAN AL-AZHAR
  9. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM

ASAL USUL GERAKAN ISIS

Kelompok ini pada mulanya terdiri dari dan didukung oleh berbagai kelompok pemberontak dan perlawanan Sunni termasuk organisasi pendahulunya yaitu Al-Qaidah di Irak (AI) pada tahun 2003-2006, Dewan Syura Mujahidin (Mujahideen Shura Council) pada tahun 2006 dan Negara Islam Irak (NIS) atau Islamic State of Iraq (ISI). Grup ini juga didukung oleh kelompok militan lain seperti Jaish al-Taifa Al-Mansura (Pasukan Golongan Mansura - جيش الطائفة المنصورة), Jaish Al-Fatihin (Kelompok Pemenang - جيش الفاتحين), Jund al-Sahabah (Tentara Sahabat - جند الصحابة) dan Katbiyan Anshar al-Tauhid wal Sunnah (كتبيان أنصار التوحيد والسنة), dan sejumlah suku-suku Irak yang mengaku sebagai aliran Sunni (Ahlussunnah Wal Jamaah).

ISIS tumbuh dan berkembang dengan pesat sebagai organisasi karena keikutsertaannya dalam perang saudara di Suriah dan kekuatan pemimpinnya, Abu Bakar Al-Baghdadi. Diskriminasi politik dan ekonomi atas kalangan Sunni Irak pasca jatuhnya Saddam Hussein juga membantu gerakan ini mendapat dukungan. Pada puncak perang Irak tahun 2003–2011, gerakan ini memiliki pengaruh besar di kawasan Irak di Al-Anbar, Nineveh, Kirkuk, sebagian besar kawasan Salahuddin, bagian Babil, Diyalah dan Baghdad dan mengklaim Bagubah sebagai ibukotanya. Pada saat berkecamuknya perang saudara Suriah, ISIS juga punya pengaruh signifikan di kawasan Ar-Raqqah, Idlib dan Aleppo.


PUTUSNYA HUBUNGAN DENGAN AL-QAIDAH

ISIS dikenal karena penafsirannya pada akidah dan syariah Islam yang sangat radikal dan memiliki catatan kekerasan yang sangat brutal terutama pada kalangan muslim Syiah dan Nasrani. ISIS memiliki sedikitnya 4.000 pejuang di Irak yang, selain menyerang pemerintah dan target militer, juga telah bertanggung jawab atas tewasnya ribuan warga sipil. ISIS memiliki hubungan dekat dengan Al-Qaidah sampai tahun 2014. Akan tetapi pada bulan Februari 2014, setelah perebutan kekuasan selama delapan bulan, Al-Qaidah memutuskan seluruh hubungan dengan kelompok ini. Konon, penyebabnya adalah karena kebrutalannya yang luar biasa bahkan di mata gerakan Al-Qaidah yang dikenal tak kalah radikalnya.


TUJUAN ASAL ISIS: KHILAFAH DI IRAK

Tujuan asal dari ISIS adalah untuk mendirikan sebuah sistem khilafah di kawasan mayoritas Sunni di Irak. Menyusul keterlibatannya di Perang Saudara Syria, tujuan ini kemudian meluas untuk juga bisa mengontrol dan menguasai kawasan mayoritas Sunni di Suriah. Sebuah negara dengan sistem khilafah diproklamasikan pada 29 Juni 2014. Abu Bakar Al-Baghdadi yang saat ini dikenal sebagai Amirul Mukminin Khalifah Ibrahim dideklarasikan dan dilantik sebagai Khalifah. Kelompok ISIS ini lalu berganti nama menjadi Negara Islam (Arab, Ad-Daulah al-Islamiyah الدولة الإسلامية).


NAMA ORGANISASI YANG BERUBAH-UBAH

Grup ini mempunyai sejumlah nama yang berbeda dan berubah-ubah. Pada awal pendiriannya pada awal 2004 ia dikenal sebagai Jamaah al-Tauhid wal Jihad (JTJ).

Pada Oktober 2004, pemimpin kelompok ini yakni Abu Musab Al-Zarqawi berbaiat setia pada Usamah bin Ladin dan berganti nama menjadi Tanzim Qaidat Al-Jihad fi Bilad al-Rafidain atau Organisasi Jihad yang berbasis di Negara Dua Sungai yang lebih umum dikenal dengan sebutan Al-Qaidah di Irak (AI) walaupun grup ini tidak pernah menyebut dirinya secara resmi sebagai Al-Qaidah di Irak.

Pada Januari 2006, AI berkolaborasi dengan sejumlah kelompok perlawanan yang lebih kecil di bawah payung organisasi bernama Mujahidin Shura Council atau Dewan Syura Mujahidin (DSM). Al-Zarqawi tewas terbunuh pada Juni 2006.

Pada 12 Oktober 2006, DSM bergabung dengan empat faksi perlawanan dan sejumlah kepala suku Irak. Mereka berbaiat bersama yang dikenal dengan Hilf Al-Muayyabin.

Pada 13 Oktober 2006, pendirian Daulah Al-Iraq Al-Islamiyah atau Negara Islam Irak (Islamic State of Iraq - ISI) diumumkan. Kabinet pun dibentuk di bawah pimpinan seorang Amir yang bernama Abu Abdullah al-Rashid al-Baghdadi. Tapi kekuasaan de fakto berada pada figur asal Mesir yaitu Abu Ayyub al-Masri. Abu Abdullah Al-Baghdadi dan Al-Masri tewas terbunuh pada April 2010 oleh pasukan AS-Irak. Kepemimpinan organisasi ISI lalu diganti oleh Abu Bakar Al-Baghdadi sampai saat ini.

Pada 9 April 2013, setelah melakukan ekspansi ke Suriah, kelompok ini mengadopsi nama Negara Islam Irak dan Syam (Inggris: Islamic State of Iraq and the Levant; Arab: الدولة الإسلامية في العراق والشام). Nama ini disingkat dalam bahasa Inggris dengan ISIS atau ISIS. Sedangkan dalam bahasa Arab disingkat dengan Daish (Teks Arab: داعش). Konon, ISIS sangat tidak menyukai singkatan bahasa Arab ini dan menghukum cambuk mereka yang mengatakannya di Suriah. Kata Sham atau Syam merujuk pada nama klasiknya yang berarti Suriah Raya (Greater Syria) meliputi Suriah, Lebanon dan Palestina. ISIS juga dikenal dengan sebutan Ad-Dawlah (Negara), atau Ad-Dawlah al-Islamiyah (Negara Islam - Islamic State).

Pada 29 Juni 2014, Abu Bakar Al-Baghdadi mendeklarasikan dirinya sebagai Khalifah. Dan kelompok ini secara resmi merubah namanya menjadi Negara Islam, "Islamic State", atau الدولة الإسلامية.


IDEOLOGI DAN KEYAKINAN

ISIS asalah kelompok ektrimis yang mengikuti ideologi garis keras Al-Qaidah-nya Usamah bin Ladin dan menganut prinsip-prinsip jihad global. Sebagaimana Al-Qaidah dan kelompok jihadis modern yang lain, ISIS muncul dari ideologi Ikhwanul Muslimin (IM), gerakan politik Islam pertama yang berdiri tahun 1920-an di Mesir. ISIS menganut penafsiran Islam yang ekstrim dan anti-Barat. Ia mempromosikan kekerasan atas nama agama dan menganggap mereka yang tidak setuju dengannya sebagai kafir atau murtad. Saat ini, ISIS ingin mendirikan sebuah negara Islam yang berorientasi Salafi Wahabi di Irak, dan Suriah Raya atau Syam.

Ideologi ISIS berasal dari cabang Islam modern yang bermaksud untuk kembali pada masa awal Islam atau yang dikenal dengan istilah Salafus Sholeh. Gerakan Salafi dibangkitkan kembali oleh Muhammad bin Abdul Wahab asal Arab Saudi

Ideologi ISIS berasal dari cabang Islam modern yang bermaksud untuk kembali pada masa awal Islam atau yang dikenal dengan istilah Salafus Sholeh. Sebuah gerakan Salafi Ibnu Taimiyah dan dibangkitkan kembali dengan versi yang lebih ekstrim oleh Muhammad bin Abdul Wahab, Arab Saudi, sehingga ideologi ini dikenal dengan istilah Wahabi. Wahabi menolak bid'ah dalam agama yang ia percaya telah merusak spirit Islam. Namun sejumlah pengamat Sunni seperti Zaid Hamid, dan bahkan kalangan mufti Salafi dan mufti kalangan Jihadi seperti Adnan Al-Arur dan Abu Basir Al-Tartusi menyatakan bahwa ISIS dan kelompok teroris lain bukanlah kelompok Sunni tetapi Khawarij yang murtad yang mengabdi pada agenda anti Islam kaum imperialis.


PROFIL KETUA ISIS ABU BAKAR AL-BAGHDADI

Menurut Penasihat Ikhwanul Muslimin (IM), Syaikh Yusuf Qaradawi, Abu Bakar Al-Baghdadi adalah mantan aktivis IM yang mendirikan ISIS selepas ia keluar dari penjara.

Dalam pernyataannya yang dimuat Al-Arabiya.net 14 Oktober 2014 media portal terbitan Arab Saudi ini menyatakan:

اعترف الشيخ يوسف القرضاوي، في فيديو انتشر مؤخراً على مواقع التواصل الاجتماعي، أن زعيم تنظيم "داعش" الإرهابي، أبو بكر البغدادي، كان من المنتمين لجماعة الإخوان المسلمين.

وفي الفيديو نفسه، شرح القرضاوي أنه كان للبغدادي نزعة قيادية، مما حثه على الانضمام لـ"داعش" وقيادة التنظيم بعد خروجه من السجن.

Artinya: Syekh Yusuf Qardhawi, dalam sebuah video yang terbit akhir-akhir ini pada situs media sosial, menyatakan bahwa ketua organisasi teror Daesh, Abu Bakar Al-Baghdadi, pernah menjadi aktivis Ikhwanul Muslimin.

Dalam video itu juga Qardhawi menyatakan bahwa Al-Baghdadi memiliki tendensi kepemimpinan yang mendorong dia untuk bergabung dengan ISIS dan memimpin gerakan ini setelah keluar dari penjara. Lihat videonya di sini http://goo.gl/CZk42Q

Qardhawi juga menyatakan bahwa ISIS adalah gerakan radikal ekstrim.


PENDAPAT ORMAS ISLAM INDONESIA TENTANG ISIS

Front Pembela Islam (FPI)

FPI merilis maklumat Minggu (10/8/2014) di situs resmi FPI.or.id pada 8 Agustus 2014 yang intinya tidak mendukung gerakan ISIS tapi menyebut dirinya sebagai komponen Jihad Al-Qaidah. Berikut poin akhir dari maklumat FPI:

"FPI mendukung SERUAN dan NASIHAT Pimpinan Al-Qaidah Syeikh Aiman Az-Zawahiri bahwa seluruh komponen Jihad Al-Qaidah baik pasukan Muhammad Al-Jaulani di Syria maupun pasukan Abu Bakar Al-Baghdadi di Iraq, serta komponen Jihad Al-Qaidah yang lainnya agar bersatu dan bersaudara dengan segenap Mujahidin Islam di seluruh Dunia untuk melanjutkan Jihad di Syria, Iraq, Palestina dan negeri-negeri Islam lainnya yang tertindas," Pernyataan lengkap FPI terkait ISI lihat: http://goo.gl/dMAasR

Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)

Walaupun HTI memperjuangkan sistem Khilafah sama dengan yang diperjuangkan ISIS, namun HTI tidak sepakat dengan ISIS dalam banyak hal.

Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Provinsi Jawa Barat dalam pernyataan sikapnya menyatakan bahwa deklarasi Khilafah oleh ISIS adalah ucapan yang sia-sia. Hal itu sebagaimana yang dikutip dalam pernyataan resmi Syeikh Atha Abu Rashta, Amir Hizbut Tahrir. Luthfi Afandi, Humas HTI Jawa Barat, menjelaskan deklarasi itu tidak bisa dianggap absah secara syar'i. Selengkapnya lihat: http://goo.gl/XCzeIg

Dalam kesempatan lain, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hizbut Tahrir Indonedia (HTI) menilai Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) patut diwaspadai. Pasalnya, jaringan itu tidak memenuhi cara-cara kenabian sebagaimana yang dilakukan Nabi Muhammad SAW.

"Gerakan Khilafah ISIS merupakan gerakan yang disusupi oleh pihak lain dengan tujuan menegakkan syariat Islam dengan memakai unsur kekerasan yang dilengkapi persenjataan," ujar Ketua DPD HTI wilayah Sulawesi Selatan dan Barat, Musdalifah Ali Sulaiman. Selengkapnya, lihat: http://goo.gl/FtGEb5

Majelis Ulama Indonesia (MUI)

Majelis Ulama Indonesia (MUI) beserta pimpinan organisasi masyarakat Islam se-Indonesia menyatakan gerakan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) sangat bertentangan dengan watak dan ajaran Islam yang berasal dari Al Quran.

Ketua MUI, Din Syamsudin, mengatakan gerakan ISIS yang melakukan berbagai cara, seperti tindak kekerasan dan pembunuhan sangat tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam. Menurut Din, gerakan ISIS merupakan kelanjutan dari radikalisme Islami. Selengkapnya, lihat: http://goo.gl/ObOSI4

Muhammadiyah

Sekjen PP Muhammadiyah, Dr. Abdul Mu’thi menyatakan soal ISIS: “Muhammadiyah memandang apa yang dilakukan ISIS justru bisa menyulut terjadinya kekerasan dan konflik yg meluas. Di tengah realitas politik umat Islam dan negara-negara Muslim, yang diperlukan adalah kerjasama antar bangsa dan antar negara, bukan hegemoni dan utopia politik ala ISIS. Muhammadiyah menyatakan tidak menyetujui dan tidak akan mengikuti ajakan ISIS,”

Nahdlatul Ulama (NU)

Katib Aam PBNU, KH. Malik Madani juga menyatakan: “Pegangan NU dalam menanggapi perang antar sesama Muslim adalah mengupayakan ishlah, sesuai dengan perintah Allah Swt dalam Q.S. Al-Hujurat; aslihuu baynahuma… (berdamailah antara kamu semua). NU tidak mencita-citakan sebuah khilafah dan menganggap ide itu sebagai sebuah utopia, setelah umat Islam tersebar di berbagai penjuru dunia di bawah naungan negara-negara bangsa,” Selengkapnya, lihat: http://goo.gl/4iLXGZ

FATWA DAN PENDAPAT ULAMA DUNIA TENTANG ISIS

Berikut pandangan, pendapat dan fatwa para ulama terkemuka dunia tentang ISIS:


PANDANGAN ULAMA ARAB SAUDI TENTANG ISIS

Abdul Aziz bin Abdullah Alus Syaikh, Mufti Besar Kerajaan Arab Saudi: ISIS Gerakan Neo Khawarij Perusak Islam

Alus Syaikh mengatakan bahwa pemikiran ekstrim, radikal dan teror yang telah membuat kerusakan di bumi dan merusak tanam-tanaman dan binatang ternak (QS Al-Baqarah 2:205) bukanlah bagian dari Islam sama sekali. Ia justru musuh Islam utama. Dan umat Islam adalah yang menjadi korban pertama. Pernyataan ini menyinggung apa yang dilakukan Daesh/ISIS, Al-Qaidah dan gerakan varian lain.

Menurut Alus Syaikh gerakan ini adalah dapat disamakan dengan gerakan Khawarij masa dulu yakni gerakan yang merusak Islam karena mudah mengkafirkan sesama muslim pelaku dosa.


Adil bin Salim Al-Kalbani: Eks Imam Masjidil Haram Makkah: ISIS Buah Ajaran Salafi Wahabi

Pendapat Adil Al-Kalbani yang paling menarik. Sebagai penganut Salafi (Wahabi) sendiri, dia tidak bersikap self-denial (penyangkalan diri) dan mengingkari kenyataan bahwa ajaran ekstrim Salafi (Wahabi)-lah yang telah menciptakan ISIS. Dalam berbagai kesempatan, dia menyatakan dengan tegas bahwa ISIS adalah buah dari ajaran Salafi Wahabi. Lihat video pernyataannya dalam wawancara dengan TV MBC di sini: http://goo.gl/uYVT52

Di akun Twitternya (@abuabdelelah) dia menyatakan pada 5 Agustus 2014:

داعش نبتة (سلفية) حقيقية يجب أن نواجهها بكل شفافية
Artinya: Daesh (ISIS) adalah tanaman salafiyah yang hakiki. Kita harus hadapi kenyataan ini dengan penuh keterusterangan.

Lihat Video pernyataannya di Youtube berikut:



PANDANGAN ULAMA MESIR DAN AL-AZHAR

Syaikh Al-Azhar, Dr. Ahmad Thoyyib

Syekh Al-Azhar saat ini, Dr. Ahmad Thoyyib, menyatakan bahwa bangsa Irak sedang dalam kebutuhan mendesak untuk menghentikan pertumpahan darah yang dilakukan oleh berbagai faksi dan milisi serta mengecam apa yang terjadi di sana. Terutama yang dilakukan ISIS dengan membunuh orang yang tidak bersalah, mengebom masjid dan menganiaya umat Kristiani.

Dan di kepalanya Daash membunuh orang yang tidak bersalah dan melanggar gejala pemboman masjid, dan penganiayaan dan perpindahan orang Kristen dan beberapa gerakan denominasi lainnya. Islam, menurut Syaikh Ahmad Thoyyib, menolak apa yang dilakukan ISIS, mengecam pembunuhan yang mereka lakukan sebagai menghancurkan Islam. Islam tidak ada kaitannya dengan apa yang mereka lakukan.

RUJUKAN DAN REFERENSI

^ "باقية وتتمدد" - حسام عيتاني (24)
^ ""الدولة الإسلامية" تعلن الخلافة والقوات العراقية تحاول وقف زحفها". اطلع عليه بتاريخ 30 يونيو 2014.
^ ""داعش تعلن قيام دولة "الخلافة" والبغدادي "خليفة للمسلمين"". اطلع عليه بتاريخ 30 يونيو 2014.
^ ""داعش" يعلن إقامة "الخلافة الإسلامية" ويبايع زعيمه خليفة للمسلمين". اطلع عليه بتاريخ 30 يونيو 2014.
^ "أبو بكر البغدادي... "الجهادي الخفي" الذي يحرك "داعش"". 12 يونيو 2014. اطلع عليه بتاريخ 15 يونيو 2014.
^ 4-9| دولة العراق الإسلامية : إعلان الدولة الإسلامية في العراق والشام - كلمة لأمير المؤمنين أبو بكر
^ الإعلان عن الدولة الإسلامية في العراق والشام
^ "الفلوجة تحت سيطرة "الدولة الإسلامية في العراق والشام"". صحيفة الأيام البحرينية، 4 يناير 2013. وصل لهذا المسار في 4 يناير 2013.
القاعدة بالعراق: النصرة السورية امتداد لنا
^ العربية نت - السعودية: حزب الله والإخوان وداعش جماعات إرهابية
^ سوريا نيوز - السعودية تصنف الإخوان المسلمين وحزب الله السعودي وداعش والنصرة جماعات إرهابية
^ "مسلحو داعش يقتحمون مقر محافظة نينوى بالموصل". 10 يونيو 2014. اطلع عليه بتاريخ 13 يونيو 2014.
^ "الدولة الإسلامية تسيطر على حقل "الشاعر" للغاز الطبيعي في حمص". 17 يوليو 2014. اطلع عليه بتاريخ 17 يوليو 2014.
^ ""تنظيم الدولة" يسيطر على الفرقة 17 في الرقة". 25 يوليو 2014. اطلع عليه بتاريخ 26 يوليو 2014.

Thursday, February 25, 2016

Konsultasi Waris: Ibu, Dua Istri dan Saudara Kandung

Konsultasi Waris: Ibu, Dua Istri dan Saudara Kandung
WARISAN UNTUK IBU, DUA ISTRI DAN SAUDARA KANDUNG

Assalamu'alaikum wr. wrb.

Mohon untuk dapat diberikan penjelasan tentang pembagian harta waris dengan perincian sebagai berikut:

Pewaris wafat pada tanggal 7 Maret 2015. Semasa hidupnya pewaris pernah menikah dua kali dan tidak memiliki anak kandung.

Ahli waris utama:

Ibu kandung (hidup)
Ayah kandung (telah wafat terlebih dahulu)
Istri pertama (hidup), menikah dengan akta nikah tanggal 4 September 2000 kemudian cerai dengan akta cerai tanggal 8 Mei 2012.
Istri kedua (hidup), menikah dengan akta nikah tanggal 29 November 2012. Istri kedua dinikah dalam keadaan janda, memiliki 1 anak kandung laki-laki dari suami pertama.

TOPIK SYARIAH ISLAM
  1. WARISAN UNTUK IBU, DUA ISTRI DAN SAUDARA KANDUNG
  2. HIBAH DAN WARIS
  3. WARISAN UNTUK ISTRI DAN ANAK KANDUNG
  4. 5 GOLONGAN AHLI WARIS YANG BERHAK
  5. CARA KONSULTASI AGAMA

Ahli waris sekunder (semuanya masih hidup):

1 orang saudara kandung perempuan seibu sebapak.
3 orang saudara kandung laki-laki seibu sebapak.

Harta waris yang ditanyakan pembagiannya adalah saham perusahaan (PT) dengan akta pendirian/akta notaris tanggal 14 April 2003.

Demikian dan atas jawabannya kami ucapkan terima kasih.

Wassalamu'alaikum wr. wb.


JAWABAN

Berikut pembagian waris dalam kasus di atas:

(a) Ibu kandung mendapat 1/6 = 4/24
(b) Istri kedua mendapat 1/4 = 6/24. Sedangkan istri pertama tidak dapat warisan karena cerai sebelum suami wafat.
(c) Sisanya yang 14/24 diberikan kepada keempat saudara kandung di mana saudara lelaki mendapat bagian dua kali lipat dari saudara perempuan. Itu artinya, dari porsi 14/27 ini ketiga saudara lelaki masing-masing mendapat 2/7, sedang satu saudara perempuan mendapat 1/7.

Yang diwariskan adalah semua harta benda milik pewaris yang belum dihibahkan kepada orang lain saat pewaris masih hidup. Jadi, tidak hanya terbatas pada yang anda sebutkan. Baca detail: Hukum Waris Islam

______________________


HIBAH DAN WARIS

assalamualaikum ustad

saya mau tanya, mertua saya meninggal meninggalkan anak perempuan satu satunya(istri saya). ayah ibu beliau sudah meninggal (kakek dan nenek istri), istri mertua saya sudah di cerai pada saat istri saya sekolah TK (ibu istri saya) , beliau mempunyai 2 saudara kandung laki laki dan 3 saudara kandung perempuan. (paman dan bibi istri saya)

1. bagaimana perhitungan ahli warisnya ? .

beliau meninggalkan: 1 rumah (sudah lunas tinggal BBN dari org yg jual rumah sebelumnya) , uang tunai 28jt, 1 mobil (blm lunas, sekitar 48jt lagi jika mau dilunasi), dan 1 motor (belum lunas, sekitar 8jt lg jika mau dilunasi)
dan seingat saya sebelum meninggal mertua saya. beliau pernah bilang bahwa rumah itu mau dihibahkan untuk cucunya (anak saya+istri )

2. apakah sah hibah tersebut, sedangkan anak saya (cucunya masih bayi 5 bln) dan belum balik nama
3. mohon bantuannya, urutan mana yg harus didahului, (hutang, wasiat, hibah dan waris)
4. dan satu hal lagi, beliau mempunyai TASPEN dan uang pensiun, apakah termasuk harta waris ? atau harta itu hanya milik istri saya (selaku anaknya satu satunya)

terima kasih
Wassalam

JAWABAN

1. Dalam konteks di atas, maka pembagian warisnya secara Islam adalah sebagai berikut:
(a) Anak perempuan mendapat 1/2
(b) Sisanya yang 1/2 diberikan kepada saudara kandung almarhum di mana saudara kandung laki-laki mendapat dua kali lipat dari saudara kandung perempuan. Ini dengan catatan apabila yang anda maksud saudara kandung tersebut adalah saudara kandung pewaris. Apabila saudara kandung istri pewaris, maka tidak mendapat apa-apa.

2. Secara syariah hibah secara lisan itu sah walaupun yang dihibahi masih balita. Yang tidak boleh kalau si penghibah itu yang masih kecil. Namun untuk sementara pihak wali (yakni ayahnya) yang harus menjaga harta hibah tersebut sampai dia akil baligh setelah itu harus diserahkan kepada si anak. Baca detail: Hibah dalam Islam http://www.alkhoirot.net/2015/06/hibah-dalam-islam.html

3. Harta warisan baru diwariskan setelah dibuat untuk membayar hutang dan menunaikan hibah. Pemberian kepada cucunya itu hibah bukan waris. Setelah pelunasan hutang dan pelaksanaan hibah, baru dilakukan pembagian warisan. Baca detail: Hukum Waris Islam

4. Termasuk harta waris. Seluruh harta milik pewaris adalah harta waris setelah dikurangi dengan hutang, hibah dan wasiat. Baca detail: Wasiat dalam Islam

______________________


WARISAN UNTUK ISTRI DAN ANAK KANDUNG

Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatu,
Mohon bantuannya untuk memberikan perhitungan waris dari Bapak Alm. Sbb:
Bapak meninggal 9 Agt 2013.
Adapun status ahli waris sbb:
a. Istri masih hidup
b. 3 anak laki-laki masih hidup
c. 2 anak perempuan masih hidup.
Berapa bagian masing-masing?
Terimakasih atas bantuannya.
Wassalamualaikum warohmatullohi wabarokatu


JAWABAN

Pembagiannya sebagai berikut:
(a) Istri mendapat 1/8
(b) Sisanya yang 7/8 diberikan kepada anak-anak kandung di mana anak lelaki mendapat dua kali lipat dari anak perempuan. Jadi, dari bagian harta 7/8 tersebut, ketiga anak laki-laki masing-masing mendapat 2/8, sedangkan kedua anak perempuan masing-masing mendapat 1/8. Baca detail: Hukum Waris Islam

______________________


5 GOLONGAN AHLI WARIS YANG BERHAK

Asalaamu 'alaikum sodaraku.. Saya mau bertanya tentang, apa yang di maksd dalam islam kalo semua ahli waris berkumpul maka yang mendapatkan warisan itu hanya ada 5,,?maksudnya 5 orang laki2+5orang perempuan, ato 5 orang saja? Kalo dalam kasus saya,, almarhum bapa saya punya istri dua,, dan saya adlh anak dari istri pertama,yang berjumlah 7 orang semua dan wafat 2 orang, singkatnya, anak dari istri pertama 5orang (tiga laki2 dua permpuan).. Dan anak dari istri kedua ada 4 orang(satu orang laki dan tiga perempuan). Nah saya masih bingung pada. Kalimat di artikel tentang hanya 5 orang yang berhak,,? Mohon pencerahannya, sesuai dengan ketentuan rasulullaah saw utk mengamalkan ilmu faraidh ini.. Wassallaam

JAWABAN

1. Yang dimaksud 5 adalah 5 jenis kelompok ahli waris yaitu kelompok bapak, ibu, suami, istri, dan anak.

2. Pembagian warisan diberikan pada ahli waris yang masih hidup. Kalau kelima kelompok ahli waris di atas masih hidup semua, maka semua dapat warisan. Anda tidak menjelaskan apakah ayah/ibu pewaris masih hidup atau sudah wafat? Apakah dua istri pewaris ditinggal wafat dalam keadaan masih jadi istri atau dicerai? Apakah kedua istri masih hidup semua atau sudah wafat? Setelah pertanyaan ini dijawab, maka kami dapat memberikan jawabannya secara kongkrit. Baca detail: Hukum Waris Islam