Friday, September 10, 2021

Kredit motor dari adira, halal atau haram?




KREDIT MOTOR DARI ADIRA, HALAL ATAU HARAM?

Saya akhwat fulanah dari jawa timur, mau bertanya,
1. bagaimana hukum kredit motor dan kredit rumah di lembaga pembiayaan seperti adira? Apakah termasuk riba? Dan jika terlanjur memiliki motor dari lembaga tersebut bagaimana? Syukron

JAWABAN

1. Kalau memakai sistem yang ada sekarang yaitu dengan membeli motor pada suatu dealer, lalu pergi ke Adira untuk meminjam uang, maka itu termasuk praktik riba. Tapi ada cara alternatif yang halal yang biasa dipakai oleh perbankan syariah yaitu:
(a) Adira menjadi pembeli motor tersebut, lalu anda membeli motor tersebut dari Adira dengan cara mencicil. Maka, cara ini hukumnya halal walaupun harga motor menjadi lebih mahal karena penjual (dalam hal ini Adira) berhak menerima bayaran lebih dari tunggakan atau cicilan itu. Dalam bisnis Islam ini termasuk kategori murobahah; atau
(b) Anda memilih motor atau mobil yang anda sukai, setelah itu minta pada Adira untuk membeli motor tersebut. Setelah jual beli antara Adira dan pemilik motor selesai, maka anda membeli motor / mobil tersebut secara mencicil dari Adira dengan harga yang ditentukan Adira.

Kedua cara di atas dalam sistem Islam disebut murobahah dan hukumnya boleh. Lihat: Bisnis dalam Islam

Adapun kalau sudah terlanjur memakai cara yang biasa (yang riba), maka anda teruskan saja karena darurat dan karena transaksi sudah berjalan. mohon ampun lah pada Allah. Adapun status motornya tetap halal insyaAllah. Atau, untuk menenangkan hati, anda bisa mengikuti pendapat yang menghalalkan bank konvensional walaupun itu pendapat minoritas di kalangan ulama. Lihat: Pendapat yang Menghalalkan Bank Konvensional

____________________________


BOLEHKAH PEZINA YANG TAUBAT MERAHASIAKAN MASA LALUNYA?

Assalamualaikum. pezina (suami atau istri) yang khilaf dan melakukan taubat nasuha Tapi memilih merahasiakan perselingkuhannya karena takut pasangannya akan sakit hati dan tidak bisa melupakan,
1. sah apa tidak taubat nasuhanya?

Terima kasih

JAWABAN

1. Sah. Tidak ada kewajiban bagi seorang pendosa zina untuk menceritakan dosanya itu pada orang lain walaupun pada pasangannya sendiri. Justru dianjurkan bagi pelaku dosa besar atau kecil untuk merahasiakannya. Nabi bersabda dalam sebuah hadits sahih riwayat Bukhari dan Muslim (muttafaq alaih) demikian:

كل أمتي معافى إلا المجاهرين، وإن من المجاهرة أن يعمل الرجل بالليل عملا، ثم يصبح وقد ستره الله، فيقول: يا فلان عملت البارحة كذا وكذا، وقد بات يستره ربه، ويصبح يكشف ستر الله عنه
Artinya: Seluruh umatku diampuni kecuali al-mujahirun (orang yang terang-terangan berbuat dosa), dan termasauk bentuk Mujaharoh (terang-terangan dalam berbuat dosa) adalah seseorang berbuat dosa pada malam hari, kemudian pada pagi hari dosanya telah ditutup oleh Allah, dia berkata: "Wahai fulan semalam aku telah melakukan seperti ini dan ini (menceritakan dosanya)." Allah telah menutupi dosanya di malam hari, tetapi dia membuka kembali dosa yang telah ditutup oleh Allah tersebut.

Dalam sebuah hadits lain riwayat Hakim dan Malik (dalam Al-Muwatha') Nabi bersabda:
اجتنبوا هذه القاذورات التي نهى الله عنها، فمن ألمَّ بشيء منها فليستتر بستر الله تعالى، وليتب إلى الله تعالى، فإنه من يبد لنا صفحته نقم عليه كتاب الله

Artinya: Jauhilah perbuatan dosa yang dilarang Allah. Barangsiapa yang melakukannya, maka hendaknya ia merahasiakannya dan bertaubatlah pada Allah.

____________________________


ZINA DAN HAMIL, BAGAIMANA CARA BICARA KE IBU?

Saya wanita telah melakukan dosa besar yakni perzinahan dengan kekasih saya. dan tiba saatnya hukum ALLAH datang dengan memberikan kami pukulan keras. Saya Hamil..
Saya terlahir dari keluarga diktator. Yang semua di atur oleh ibu saya. Ayah saya sudah lama meninggal.
1. Bagaiman cara saya untuk mengakui di depan orang tua saya? Saya kalut, saya takut akan menjadi petaka untuk orang tua saya. Saya takut membuat beliau jatuh sakit. Sungguh saya menyesali ini semua.

Mohon jawabnnya.. Saya membutuhkan pencerahan.. Terima kasih sebelumnya..
Wa'alaikum salam WR WB.

JAWABAN

1. Sebaiknya anda segera meminta ijin pada ibu untuk menikah dengan pacar anda yang menghamili anda minimal nikah siri. Kalau ibu setuju, maka anda tidak perlu mengaku atas kehamilan tersebut. Tapi kalau tidak setuju, maka anda perlu memberitahu realitas yang ada dengan tujuan agar beliau setuju keinginan anda untuk menikah. Tujuan menikah adalah agar anak yang ada dikandung menjadi anak yang sah dan memiliki ayah yang sah. Lihat: Pernikahan Wanita Hamil Zina dan Status Anak

____________________________


SHALAT TAHIYATUL MASJID PADA WAKTU TAHRIM

Assalaamualaikum...
Nama lengkap saya Ahmad irwansyah dari Tasikmalaya, mau bertanya masalah sholat,
1. apakah boleh sholat tahiyatulmasjid pada waktu yang diharamkan?

Mohon jawabannya,terimakasih.

JAWABAN

1. Yang dimaksud waktu tahrim dalam madzhab Syafi'i sebenarnya bukan waktu yang diharamkan, tapi waktu yang dimakruhkan untuk melaksanakan shalat sunnah. Dalam Kitab Hasyiyah Bujairami alal Manhaj 1/161 dikatakan:
وكره) كراهة تحريم كما صححه في الروضة والمجموع هنا وكراهة تنزيه كما في التحقيق وفي الطهارة من المجموع (في غير حرم مكة صلاة عند استواء) للشمس حتى تزول
Artinya: Dan hukumnya makruh tahrim seperti keterangan Imam Nawawi dalam kitab Ar-Raudhah dan Al-Majmuk, dan makruh tanzih seperti dalam At-tahqiq, melakukan shalat sunnah di selain Masjidil Haram Makkah pada saat istiwak matahari sampai tergelincir... dst.

Tentang definisi makruh tahrim lihat: Makruh Tahrim dan Makruh Tanzih
Baca juga: Waktu Tahrim

Pertanyaannya, apakah boleh shalat sunnah tahiyatul masjid di waktu tahrim? Jawabnya, menurut mazhab Syafi'i adalah boleh karena kemakruhan itu berlaku untuk shalat sunnah yang umum atau shalat sunnah yang tidak punya sebab. Sedangkan shalat sunnah tahiyat masjid termasuk dalam kategori shalat sunnah yang punya sebab. Dalilnya adalah Nabi pernah mengqadha shalat sunnah ba'diyah dzuhur setelah shalat Ashar [ أنه صلى الله عليه وسلم صلى بعد العصر ركعتي الظهر].

Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Bari hlm. 2/59, mengutip pendapat Imam Nawawi sbb:

قال النووي : أجمعت الأمة على كراهة صلاة لا سبب لها في الأوقات المنهي عنها ، واتفقوا على جواز الفرائض المؤداة فيها ، واختلفوا في النوافل التي لها سبب كصلاة تحية المسجد وسجود التلاوة والشكر وصلاة العيد والكسوف وصلاة الجنازة وقضاء الفائتة ، فذهب الشافعي وطائفة إلى جواز ذلك كله بلا كراهة

Artinya: Imam Nawawi berkata: Ulama sepakat atas makruhnya shalat sunnah yang tidak punya sebab pada waktu yang dilarang. Dan mereka sepakat atas bolehnya shalat fardhu dilakukan di waktu tersebut. Ulama berbeda pendapat untuk shalat sunnah yang memiliki sebab seperti tahiyat masjid, sujud tilawah, sujud syukur, shalat hari raya, shalat gerhana, shalat jenazah dan qadha shalat. Imam Syafi'i berpendapat boleh tanpa makruh.

Thursday, September 09, 2021

Makmum shalat idul adha imam beda mazhab

MAKMUM SHALAT IDUL ADHA IMAM BEDA MAZHAB

Assalamu alaikum
Saya mau bertanya pak ustad
Saya berprofesi sebagai pelaut/pelayaran. Kebetulan saat sekarang ini saya berlayar di daerah Qatar. Sewaktu shalat idul adha kemarin saya sempat shalat di salah satu masjid terdekat dipelabuhan. Tapi ada kejanggalan dalam melaksanakan shalat ied. Rakaat pertama takbir cuma 5 kali terus pada rakaat kedua ada takbir 5 kali lagi tapi bukan pada waktu selepas sujud, melainkan 5 kali takbir pada waktu mau rukuk. Dalam hati saya kok shalatnya aneh, apakah ini SYIAH.

1. Pak Uztad apakah hukumya melaksanakan shalat di masjid syiah, karena hampir setiap jumat saya shalat di masjid tersebut (shalat jumatnya normal tidak ada kelainan)?
Terima kasih. Wassalam

JAWABAN

1. Takbir tambahan (Arab, zawaid) shalat idul adha yang dilakukan pada saat mau rukuk di rakaat kedua adalah berdasarkan pada pendapat mazhab Hanafi. Jadi, itu bukan Syiah. Sebagaimana keterangan dalam kitab Hasyiyah Ibnu Abidin 2/172.

Mazhab Hanafi adalah salah satu dari empat mazhab fikih yang diakui oleh Ahlussunnah Wal Jamaah. Jadi, hukumnya boleh melaksanakan shalat dan bermakmum pada imam madzhab Hanafi.

Baca detail:
- Shalat Idul Fitri
- Shalat Idul Adha
- Ahlussunnah Wal Jamaah

____________________________


MENGGANTI PUASA DENGAN CARA PUASA DAUD

Assalamualaikum ustad

1. Saya mau tanya bolehkah saya mengganti puasa saya dengan cara seperti puasa dawud?Sehari puasa sehari tidak. Dan apakah saya mendapatkan pahala atas puasa saya itu?

Terimakasih Wassalamualaikum

JAWABAN

1. Boleh saja. Pada prinsipnya mengqadha atau mengganti puasa Ramadhan yang ditinggalkan itu wajib. Apakah menggantinya dengan cara berurutan atau memakai cara dawud tidak masalah. Namun tidak ada pahala atas gaya puasa Dawud tersebut karena yang sunnah dari puasa dawud adalah apabila puasa sunnah; bukan puasa qadha Ramadan. Baca detail: Puasa Ramadhan

____________________________

PAKAIAN YANG TERKENA MADZI WADZI MANI

1. Ustadz apakah najis jika pakaian terkena wadzi/madi/mani?
2. Apakah harus dicuci dulu sebelum dipakai untuk sholat?

JAWABAN

1. Wadzi dan madzi adalah najis. Kalau terkena baju harus dibasuh. Mazi dan wadzi penyebab hadas kecil. Orang yang keluar madzi atau wadzi batal wudhunya. Baca: Wudhu dan Mandi Junub

2. Mani hukumnya suci. Jadi, kain yang terkena mani boleh dipakai shalat namun dianjurkan untuk dibersihkan lebih dulu. Mani penyebab hadas besar. Orang yang keluar mani harus mandi junub. Baca: Najis dan Cara Mensucikan

____________________________

WARISAN ANAK DARI NIKAH SIRI

Assalamuaaikum pak ustad, saya mau nanya
1. Bagaimana pembagian warisan jika Ayah punya 2 istri dan Istri kedua dinikahi Siri,
2. terus bagaimana dengan anak2 dari pernikahan siri?
3. Bagaimana jika pihak istri pertama menuntut ke pengadilan karna Ayah menikah tanpa izin istri pertama.
Wassaammualaikum wr.wb

JAWABAN

1. Dalam syariah Islam, istri nikah di KUA dengan nikah siri (tanpa tercatat di KUA) adalah sama saja. Mereka tetap sah sebagai istri asal memenuhi syarat dan rukun nikah Islam. Oleh karena itu, kedua istri sama-sama berhak mendapatkan warisan yaitu 1/8 (seperdelapan) dibagi dua untuk istri pertama dan kedua. Baca detail: Hukum Waris Islam

2. Anak-anak dari pernikahan siri juga sama dengan anak dari penikahan KUA artinya sama-sama mendapatkan warisan yang sama sebagai anak. Baca detail: Hukum Waris Islam

3. Secara syariah pernikahan kedua tidak perlu ijin dari istri pertama. Baca detail: Pernikahan Islam

____________________________

ACARA SELAMATAN WANITA HAMIL, MENGAPA BULAN KE-4 DAN KE-7

1. Acara selamatan bagi wanita hamil, Kenapa harus pada bulan ke-4 & 7?

JAWABAN

1. Selamatan wanita hamil pada bulan ke-4 atau ke-7 adalah tradisi di sebagian suku di Indonesia. Oleh karena itu, ia bisa dilakukan selagi tidak ada perilaku yang melanggar syariah. Juga boleh ditinggalkan. Ini berdasarkan pada kaidah fikih "Hukum asal dari segala sesuatu (yakni, non ibadah) adalah boleh." Lihat: Kaidah Fiqih.

Baca juga: Hukum Tahlilan dan Selamatan

____________________________

MIMPI MAKAN-MAKAN DENGAN ORANG TUA PACAR

Assalamualaikum ustad
Saya mau bertanya, semalam saya bermimpi orang tua pacar saya datang mengunjungi rumah saya, dan didalam mimpi itu kami sedang melakukan acara makan makan dengan keluarganya dan keluarga saya,
1. menurut ustad apa makna dari mimpi saya itu ??

JAWABAN

1. Mimpi makan tergantung dari jenis makanan. Apabila makanan yang dimakan baik dan halal, maka hubungan anda dan dia akan berakhir baik, direstui orang tua dan sampai di pelaminan (perkawinan). Apabila makanan yang dimakan adalah makanan buruk atau makanan haram, maka anda dan pacar akan atau sudah melakukan hubungan haram (seperti zina, dll) dan hubungan anda tidak mendapat restu dari kedua orang tua.

Perlu dicatat, bahwa makna di atas apabila mimpi tersebut berasal dari malaikat. Sedangkan apabila mimpi itu berasal dari jin/setan atau diri sendiri, maka tidak ada artinya sama sekali. Baca: Mimpi dalam Islam

IKUT PESANTREN DEWASA SELAMA 3 BULAN, BOLEHKAH?

Assalamualaikum wr wb...
Mohon maaf sebelumnya ustadz,saya adalah seseorang yang berusaha untuk memperbaiki diri setelah sekian lama merasa semakin jauh dari jalan agama dikarenakan kesibukan bekerja. Setelah browsing di internet,saya menemukan profil ponpes alkhoirot yang di dalamnya ada program pesantren dewasa. Saya tertarik dengan program tersebut.

1. Saya berniat dalam waktu dekat ini hendak bergabung mengikuti program tersebut selama 2 atau 3 bulan. Untuk itu diperkenankah saya belajar di program tersebut walau waktunya singkat?

2. Dan ada berapa orang yang sedang mengikuti program pesantren dewasa ( terutama yang berusia 30 an )???
Mohon dijawab pertanyaan saya pak ustadz...
Terimakasih atas perhatiannya
Wassalam...

JAWABAN

1. Boleh.
2. ada yg berusia 40-an tahun dan pernah ada yang usia 60 tahun. Baca detail: http://www.alkhoirot.com/pesantren-santri-dewasa/

HUKUM WARIS: HARTA UNTUK ANAK KANDUNG ISTRI PERTAMA DAN KEDUA

Assalamualaikum... Ayah sya bercerai dan mempunyai anak 6 laki 3 prempuan dri pernikahan pertama..trus menikah dengan dengan janda yg mempunyai 3 orang anak laki(yg masih hidup sekarang 1 yg 2 sdah meninggal)..dr penikahan itu mendapat kan 4 anak laki dan 3 perempuan slah satunya saya dan slah satu kaka sya murtad..

ibu saya meninggal thn 2001 & ayah sya meninggal tahun 2004 & istri pertama ayah sya jga sdah meninggal..waktu menikah dengan ibu sya ayah sya punya harta bawaan brupa sebidang tanah..dan tanah itu sekarang mw di beli sama pemerintah..qmi anak dr pernikahan ke 2 mengharapkan pembagian adil secra hukum islam dan negara..akan tetapi dari pihak anak ayah sya yg dari pernikahan pertamanya mw hasil penjualan tanah tersebut di bagi 10 untuk mereka 9(untuk 9 orang) dan kami 1(untuk di bagi 7 orang)..mereka bersepakat untuk menguasai seluruh warisan dengan alasan tanah tersebut harta bawaan dari pernikahan sebelum nya..

1. gmna hukum islam dan hukum negara untuk kasus ini & bagai mana

JAWABAN

1. Secara syariah, anak kandung berhak mendapatkan harta peninggalan ayahnya baik yang berasal dari istri pertama maupun dari istri kedua; baik harta itu bawaan dari sebelum menikah dengan istri kedua atau setelahnya. Prinsip terpenting adalah: selagi harta itu hak milik pewaris, maka ia harus dibagikan secara adil kepada seluruh anak kandung dengan sistem anak lelaki mendapat dua kali lipat dari anak perempuan (2 banding 1). Baca detail: Hukum Waris Islam

Apabila anak2 dari istri pertama hendak menguasai sebagian besar dari harta tersebut, maka anda dapat melakukan meminta bantuan pada tokoh atau aparat desa/kelurahan setempat untuk melakukan dialog dan perundingan. Apabila tidak ada solusi harus ke pengadilan agama (PA). PA akan mengadili berdasarkan KHI. Baca detail: KHI


Wahabi itu ahlussunnah atau bukan?



WAHABI ITU AHLUSSUNNAH ATAU BUKAN?

ustadz, sebenarnnya wahabi itu masih dalam frame ahlu sunnah wal jama'ah atau tidak? matursuwun ustadz, solanya saya bingung dengan apa yang terjadi dilingkungan rumah saya, mana yang benar mana yang salah

JAWABAN

Secara umum, umat Islam terbagi dalam dua kelompok besar yaitu Sunni (Ahlussunnah Wal Jamaah) dan Syiah. Dalam konteks besar ini, maka Wahabi termasuk dalam golongan Sunni.
Baca detail:
- Ahlussunnah wal Jamaah
- Syiah

Hanya saja menurut ulama Ahlussunnah, Wahabi termasuk dalam kategori Ahlussunnah garis keras dan radikal. Dan sering mengafirkan dan mensyirikkan kelompok Ahlussunnah yang lain.
Baca detail: http://www.alkhoirot.net/2011/12/nama-ulama-wahabi-salafi.html

Mengapa Wahabi dan ormas turunannya mudah mengafirkan dan mensyirikkan sesama muslim? Karena Wahabi menganut aqidah yang tidak sama dengan aqidah yang umum dianut oleh Ahlussunnah yang lain. Kalau mayoritas Ahlussunnah menganut aqidah Asy'ariyah atau Maturidiyah, sedangkan Wahabi mengikuti aqidah tauhid Ibni Taimiyah yang keras.
Baca detail:
- Konsep Tauhit Bid'ah Salafi Wahabi
- 10 Pembatal Keislaman : Syirik
- 10 Pembatal Keislaman : 3 s/d 10

Oleh karena itu, maka dalam muktamar internasional ulama Ahlussunnah di Grozny tahun 2016, mereka menyatakan Wahabi bukan termasuk Ahlussunnah. Baca detail: Wahabi bukan Ahlussunnah

HUKUM MEMBACA SURAH YASIN DAN AL KAHFI SAAT HAID

Assalamualaikum Wr. Wb.
Maaf pak, sy mau menanyakan perihal hukum membaca surah yasin dan al kahfi untuk wanita yang sedang haid. Bagaimana hukumny ya pak?
Karena sepaham sy, wanita yg sedang haid tidak boleh menyentuh dn membaca Al Quran.
Kalau misalny sy (ketika haid) membaca kedua surah itu lewat aplikasi henfon, boleh kah? Mohon bantuanny pak. Terimakasih sebelumny.
Wassalamualaikum Wr. Wb.

JAWABAN

Kalau membaca secara lisan dalam arti dikeraskan suaranya, maka tidak boleh. Namun kalau membaca dalam hati tidak apa-apa. Membaca Quran saat haid dengan suara keras dibolehkan apabila pendek dan biasa dibuat untuk berdzikir. Baca detail: http://www.alkhoirot.net/2012/04/wanita-haid.html#3

BEDA KAROMAH SAHABAT DAN KESAKTIAN DUKUN PUTIH

Ma'af ustadz saya rizki pengen nanya dikit nih. Soal perbeda'an karomah ilmu kasyaf yang di beri allahswt kepada para sahabat nabi saw 4 khulafa ar-rasyidin pada zaman dulu sama gak dengan ilmu-ilmu paranormal di akhir zaman yang mengklaim bahwa ilmu mreka di dapat berdasarkan ilmu putih atau ilmu karomah layaknya 4 para sahabat nabisaw?

JAWABAN

Perbedaan karomah para Sahabat Nabi dan kesaktian para dukun tentu saja jauh berbeda. Bagaikan bumi dan langit terutama dari segi cara memperoleh kesaktian tersebut. Para Sahabat Rasul memperoleh karomah atau kemampuan supranatural itu tidak dengan cara mengamalkan amalan-amalan atau ilmu-ilmu tertentu, akan tetapi langsung diberikan oleh Allah melalui malaikat. Sementara kesaktian yang dimiliki dukun dan paranormal harus diusahakan dengan mengamalkan amalan-amalan tertentu dan ilmu itu diperoleh melalui jin. Kalau ilmu putih berarti jin muslim taat; sedangkan ilmu hitam dari jin kafir.

Karomah wali baca: Karomah
Kesaktian dari jin, baca: Setan dan sihir

BENCI PADA ORANG TUA, WAJARKAH?

ustadz mau nanya kalo rasa benci sama orangtua itu wajar engga ? karna kaka saya juga sama semuanya agak benci sama orangtua saya ,mohon dijawab ustadz

JAWABAN

Tidak wajar dan tidak boleh (haram) dalam Islam. Orang tua berhak mendapatkan penghormatan yang tinggi walaupun seandainya mereka tidak berbuat apa-apa, dalam arti tidak menafkahi, terhadap anaknya. Apalagi kalau mereka sampai menafkahi. Wajib hukumnya menghormati, berbakti dan mentaati orang tua. Baca detail: Hukum Taat dan Berbakti pada Orang Tua

Kalau anda membenci, apalagi kalau sampai berkata dan berbuat sesuatu yang menyakiti hati orang itu, maka itu adalah dosa besar. Dan dosa besar pada orang tua akan mendapatkan hukuman segera di dunia; selain di akhirat. Baca detail: http://www.konsultasisyariah.in/2016/12/cara-taubat-anak-durhaka-setelah-orang.html

Segeralah bertaubat dengan taubat nasuha. Datangi mereka dan mohon ampun atas kesalahan selama ini. Baca detail: Cara Taubat Nasuha

PEMBAGIAN WARISAN: HARUSKAH SEGERA DIBAGI?

Assalamualaikum warrohmatullohi wabarrokatuh,

Ustad yang dirohmati Allah,
Ayah saya memiliki 2 istri, saya (perempuan) adalah anak tunggal dari pernikahan istri pertama. Ibu kandung saya telah meninggal juni 1994 dan ayah kandung saya meninggal februari 2017. Saat ini rumah kami ditempati istri kedua bersama 2 anak laki lakinya, menurut ayah saya rumah ini dibangun dari separuh dari harta ayah saya, separuhnya lagi adalah harta ibu kandung saya. Ibu tiri saya memang melakukan sedikit renovasi dengan uangnya, begitu juga saya pernah melakukan renovasi dengan uang saya ketika ayah saya masih hidup.

1. Bagaimanakah pembagian harta waris secara syariat Islam untuk saya, ibu tiri saya dan kedua adik laki laki saya?

2. Apakah harus secepatnya dibagi walaupun adik terkecil saya masih 15 tahun?

Wassalamualaikum, terimakasih.

JAWABAN

1. Harta warisan harus dibagikan secara benar kepada seluruh ahli waris. Dalam kasus anda, ahli warisnya adalah (a) istri (ibu tiri anda) mendapat 1/8; (b) Sisanya yang 7/8 dibagikan kepada ketiga anak di mana 1 anak perempuan mendapat bagian 1/5; sedangkan kedua anak lelaki masing-masing mendapat bagian 2/5. Baca detail: Hukum Waris Islam

2. Ya, warisan harus segera dibagikan setelah dipotong dengan pelunasan hutang pewaris, biaya pengurusan jenazah, dan wasiat (kalau ada). Baca detail: Hukum Waris Islam

CATATAN: Sebelum diwariskan, pastikan lebih dulu bahwa harta yang dibagikan adalah betul-betul harta peninggalan dari pewaris. Dalam hal ini, maka hal yang harus dilakukan sebelum membagi harta tersebut adalah sbb:
Pertama, kalau harta peninggalan satu-satunya adalah rumah tersebut, maka pastikan dan pisahkan lebih dulu harta milik istri pertama (ibu anda); harta milik ayah anda; dan harta milik istri kedua.

Kedua, setelah diketahui berapa nilai harta masing-masing, maka: (a) harta peninggalan istri pertama (ibu anda) hanya untuk anda saja dan saudara ibu anda kalau ada; (b) harta ayah anda dibagikan dengan cara pembagian pada poin 1; (c) harta milik istri kedua dikembalikan padanya dan tidak dibagikan.

SALAT JAMAK SYUGUL BAGI YANG SEDANG SIBUK?

apakah benar ada sholat jama' syughul/ jama' karena sibuk?

JAWABAN

Tidak ada itu yang namanya shalat jamak karena sibu. Shalat jamak dibolehkan hanya karena dua sebab: dalam perjalanan atau sedang hujan. Baca detail: Shalat jamak dan qoshor

Wednesday, September 08, 2021

Kelaian seksual: terangsang pada obyek fetish

KELAIAN SEKSUAL: TERANGSANG PADA OBYEK FETISH

Sudah saya ceritakan sebelumnya kalau saya mengidap kelainan fetish. Dan fetishnya ke sesama jenis. Jadi berzina-nya saya bukan dg dubur lelaki /liwath (sy tidak terangsang dg lelaki telanjang) apalagi dg wanita, melainkan dg objek yg saya fetishi. Hari-hari saya semakin sulit karena banyaknya pengendara motor yg mengenakan sarung tangan merupakan pemandang erotis bagi saya. Pertanyaan saya :

1. adakah amalan-amalan yg bisa merubah orientasi seks? Selain berniat merubah orientasi seks dg bantuan psikiater, saya juga ingin dari sisi agama.

2. adakah pembahasan mengenai kelainan seks menurut kitab-kitab islam klasik zaman dulu? Ini agar menambah wawasan ttg variasi jenis-jenis orientasi seks. Soalnya di media sosial saya temui banyak sekali orang yg kelainan di jaman sekarang. Dg fetish yg bermacam-macam. Mereka hanya terangsang alat kelaminnya dg objek fetish mereka.

JAWABAN

1. Tidak ada amalan yang khusus. Namun anda bisa membaca doa ini setelah shalat. Doa ini berasal dari hadits Nabi yg isinya memohon pada Allah agar diberi kenyamanan hati sebagai manusia dalam bertakwa padaNya. Apabila dikabulkan Allah, maka anda akan menemukan jalan untuk sembuh dari penyakit tersebut. Tentu usaha keras menjadi salah syarat terkabulnya doa dan harapan. Berikut doanya:

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ نَفْسِي مُطْمَئِنَّةً تُؤْمِنُ بِلِقَائِكَ وَ تَرْضَى بِقَضَائِكَ،اَللَّهُمَّ ارْزُقْنِي فَهْمَ النَّبِيِّيْ وَ حِفْظَ الْمُرْسَلِيْن وَ إِلْهَامَ الْمَلَائِكَةِ الْمُقَرَّبِيْن،اَللَّهُمَّ عمر لِسَانِي بِذِكْرِكَ وَ قَلْبِي بِخَشْيَتِكَ وَ سِرِّيْ بِطَاعَتِكَ

Artinya: Ya Allah jadikan diriku jiwa yang tenang yang percaya akan bertemu dengan-Mu dan ridho dengan takdir-Mu. Berilah aku anugerah pemahaman para Nabi dan daya ingat para Rasul dan ilham para Malaikat. Jadikan lidahku selalu berdzikir padaMu dan hatiku takut pada-Mu dan hatiku selalu taat pada-Mu.

2. Tidak ada. Orientasi seksual tidak normal yang dibahas dalam kitab fikih klasik adalah yang terkait dengan khunsa dan mukhonnas. Baca detail: http://www.alkhoirot.net/2013/09/hukum-menyentuh-banci-waria-dalam-islam.html

Fikih membatasi pembahasan orientasi seksual yang terkait dengan kewajiban agama yaitu shalat, puasa dan haji. Adapun terkait halal dan haramnya suatu penyimpangan seksual, maka secara umum dapat dikatakan bahwa penyimpan seks itu baru haram apabila terimplementasi pada perbuatan yang menyimpang. Yakni bahwa perbuatan seksual yang halal adalah perbuatan seksual antara pria dan wanita bukan haram yang diawali dengan perikahan yang sah. Perbuatan ekploitasi seks di luar ini dianggap haram. Baca detail: Dosa Besar dalam Islam


TRANSAKSI INI RIBA ATAU BUKAN?

Dear ustadz,

Assalamualaikum ustadz,saya ingin bertanya soal Riba di jaman ini,
Contoh kasus :
Saya meminjam dana sebesar 1,5jt di teman saya dan musti saya kembalikan sebesar 1,9jt dengan persyaratan di cicil 10x namun dalam perjanjian tidak ada terkena denda keterlambatan/telat saat jatuh tempo jika saya telat atau nunggak ( misal 1bln atau 2bln)
Apakah itu termasuk riba ustadz?
Mohon dibantu karena di kantor saya seperti itu.

Terimakasih sebelumnya,

JAWABAN

Ya, itu termasuk riba. Setiap pinjaman dalam bentuk uang, emas, perak atau harta apapun yang pengembaliannya harus lebih besar dari hutang pokok maka itu disebut riba. Yang anda lakukan itu disebut riba nasi'ah. Baca detail: Hukum Bank Konvensional

MENGGANTI UANG KORBAN YANG TERTIPU

bagaimana saya bisa mengganti uang mereka pak ustad saya hanya mendapatkan 6 jutaan dari itu semua, sedangkan apabila saya totalin semua buat ngeganti uang mereka 100% saya bisa kena 500jt dan saya pengen nagih si ridwan yang dipenjara dia sudah lepas tangan karena dia ngerasa udah kena hukuman penjara. apa yang harus saya lakukan pak ustad?
mohon pencerahannya pak ustad

JAWABAN

Yang jelas, anda bertanggungjawab atas uang korban penipuan tersebut karena mereka tertipu melalui anda. Anda harus menggantinya. Kalau sekarang belum mampu, maka anda tetap punya tanggungan untuk menggantinya kelak kalau sudah mampu.

Cara mendapatkan uang tersebut tentunya harus diminta ke Ridwan sebagai pelaku utama, kalau tidak bisa, tentunya anda harus berusaha. Kalau belum bisa usaha, maka setidaknya anda mendatangi para korban anda untuk meminta maaf karena sementara ini belum bisa mengganti uang tersebut. Baca detail: Hutang dalam Islam

MEMBANTU IBU YANG TERLILIT HUTANG

Assalamu'alaikum

mohon petunjuk ustadz
saya laki-laki berusia 27 tahun. sy sudah menikah dan punya seorang putra.
sy menikah 2 tahun yang lalu. saat itu, kondisi ekonomi orang tua saya sedang dililit hutang (sampai sekarang).

ayah saya sudah meninggal, sedangkan ibu saya seorang kepala sekolah. gaji ibu saya tidak mencukupi untuk menutupi hutang dan biaya hidup sehari-hari. maka saya pun merasa wajib membantu kondisi ibu saya. bahkan sampai saat ini saya tidak mempunyai tabungan. walau begitu saya tetap berusaha bertanggungjawab dalam menafkahi keluarga saya walaupun serba pas pasan.

tahun ini kami (sy dan istri) sepakat untuk membatasi membantu orangtua saya dan istri dengan tujuan agar kami bisa memiliki tabungan. tapi disisi lain, ibu sy suka meminta bantuan lagi melebihi dari jatah yang sudah disepakati oleh sy dan istri.
hal ini yang membuat saya dan istri sering cekcok, saya memahami kenapa istri tidak bisa terima. tapi saya tidak bisa juga mengabaikan orangtua saya.
sikap apa yang perlu saya ambil ustadz?

catatan :
1. semua penghasilan saya dan yg mengatur keuangan adalah istri saya.
2. istri sy seorang ibu rumah tangga
3. ibu saya terkadang meminjam untuk operasional sekolah, krn uang dari pemerintah tidak kunjung cair untuk membiayai operasional sekolah. jadi yang dikorbankan adalah uang pribadi dulu.
4. alasan saya berat untuk tidak membantu adalah khawatir ibu sy akan meminjam ke orang lain bahkan ke rentenir.

demikian ustadz, mohon petunjuk bagaimana sikap yang harus saya ambil sesuai dengan syariat islam.

Wassalamu'alaikum wr. wb

JAWABAN

1. Sebaiknya anda komunikasikan dengan baik pada istri kalau ingin menambah jumlah bantuan. Dan tidak ada salahnya anda dan istri menambah pemasukan dengan, misalnya, istri juga bekerja atau membuka usaha di rumah. Itu cara terbaik kalau ingin menambah jumlah bantuan pada ibu. Bagaimanapun kebutuhan sendiri itu lebih penting dari kebutuhan orang lain, walaupun itu orang tua. Baca detail: Hak dan Kewajiban Suami Istri

Intinya, harus ada keseimbangan antara berbakti pada orang tua dan memenuhi kebutuhan rumah tangga. Baca detail: Hukum Taat dan Berbakti pada Orang Tua

Apakah saya istri yang ditalak?

APAKAH SAYA ISTRI YANG DITALAK?

Assalamu'alaikum

Saya ingin mengetahui apakah saya termasuk istri yang sudah ditalak

Lebih dari setahun yang lalu saya ingin bercerai dengan suami saya, (sebenarnya sudah beberapa kali selama pernikahan saya meminta cerai tetapi suami saya tidak mau) dan saat itu dia bilang pernikahan ini memang sudah tidak bisa diapa-apakan. Dia bilang ya sudah terserah, kan saya tinggal bilang saja maka selesai. Saya sudah tanya bagaimana supaya proses perceraian bisa cepat. Kamu tinggal bilang iya iya saja. Dan nanti saya akan tinggal di rumah ini dengan anak-anak, dan kamu (maksudnya saya istrinya) terserah kamu mau kemana. Setelah itu kami mediasi tetapi tetap saja tidak berubah. Bahkan semakin parah saling menyakiti. Beberapa bulan kemudian saya mengungkapkan untuk memperjelas status pernikahan kami, sungguh saya takut kata-kata dia sebelumnya sudah merupakan talak terhadap saya.

Ini yang dia katakan pada saya:
Oke kita pisah tapi ini hanya antara kita saja. Tidak perlu orang lain tahu. Tidak ada kewajiban kamu sebagai istri dan saya sebagai suami. Tapi kita tetap tinggal satu rumah tapi tidak sekamar. Kita tulis perjanjian diatas kertas apa yang harus saya lakukan dan apa yang harus kamu lakukan. Dan seiring dengan waktu hal ini benar-benar terjadi. Saya sudah tidak sekamar lagi. Saya merasa sangat tidak suka jika dia di rumah. Saya merasa telah dilecehkan sebagai wanita. Tetapi karena keluarga saya sangat menentang perceraian maka saya masih bertahan. Tetapi sekarang sungguh saya sudah tidak tahan dan merasa cemas karena takut apa yang telah dikatakannya sudah merupakan talak terhadap saya. Itu terjadi hampir setahun yang lalu.

Pertanyaan :
- posisi saya sekarang bagaimana?
- jika saya meminta cerai tapi dia malah cuma mengajak bertengkar, mengeluarkan kata-kata yang menyakitkan seperti sebelumnya bagaimana?
- apakah kasus saya sudah merupakan perceraian yang keputusan pengadilan hanya formalitas saja?

Terima kasih
Wassalamu'alaikum

JAWABAN

1. Perkataan suami "Oke kita pisah tapi ini hanya antara kita saja." adalah talak sharih (eksplisit). Yang berarti sudah jatuh talak.

2. Anda tidak perlu lagi mengajak bercerai karena talak sudah jatuh.

3. Ya, keputusan pengadilan hanya formalitas.

CATATAN:
- Perceraian yang sudah dijatuhkan suami apabila selama masa iddah, maka suami boleh tinggal serumah dengan istri dan saat itu boleh rujuk tanpa harus ada akad nikah baru. Suami cukup berkata "Aku rujuk"

- Apabila masa iddah habis, maka suami atau istri harus keluar rumah. Tidak boleh tinggal bersama. Karena anda berdua adalah orang lain dan bukan mahram/muhrim. Kalau suami hendak rujuk maka harus ada akad nikah ulang. Istri juga boleh nikah dengan pria lain. Baca detail: Cerai dalam Islam


NAJIS ANJING BABI YANG KERING APAKAH SUCI?

Assalamualaikum ustadz saya ingin menanyakan ,

1. apakah najis mugholadoh jika terkena suatu benda yang suci dan kering dengan sndirinya akibat terkena angin, sinar matahari sehingga zat najis tersebut hilang apakah menjadi suci kembali?

2. Dan apakah jika terkena benda lainnya yang suci tetapi basah najis tersebut akan pindah ke benda suci yang basah tersebut?

3. Dan apakah najis yang berpindah tersebut harus dicuci dengan 7x basuhan? Terimakasih ustadz

JAWABAN

1. Tidak. Ia tetap najis. Namun status najisnya berubah dari najis ainiyah (benda najisnya terlihat) menjadi najis hukmiyah (tidak najis tidak ada hanya statusnya ada). Baca detail: Najis dan Cara Menyucikan

2. Ya, najis hukmiyah kalau menyentuh benda suci basah maka benda suci itu menjadi najis, dan disebut mutanajjis (terkena najis). Ini pandangan madzhab Syafi'i. Sedangkan pandangan madzhab Maliki, tidak najis. Baca detail: Najis Madzhab Maliki

3. Ya, kalau itu najis anjing maka harus dicuci sebagaimana cara menyucikan najis anjing. Namun demikian, apabila hal ini terjadi di masa lalu dan sudah lama sehingga kalau ini dilakukan akan menimbulkan kesulitan besar, maka dianjurkan untuk mengikuti pandangan dari madzhab Maliki seperti disebut di poin 2. Baca detail: Najis Madzhab Maliki

WARISAN DARI HARTA RIBA (KERJA DI BANK)

Assalamualaikum..nama saya inneke, 30 thn. Almarhum ayah saya dulu bkerja di bank konvensional bagian kredit. Beliau meninggalkan warisan berupa rumah kepada ibu dan adik2 saya,

yg ingin sy tanyakan
1. apakah status warisan tsb adalah haram? mengingat alm. ayah bkrja di bank (riba).

2. jika kami menjual rumah itu dan masing2 mendapat bagiannya lalu apakah hukumnya halal kami memakai warisan ayah kami? kalau halal bisa jelaskan juga ayat quran atw hadist yg membolehkan? begitupun jika haram..lalu bagaimana sebaiknya kami menggunakan warisan tsb jika trnyta haram?haruskah disedekahkan?terimakasih

JAWABAN

1. Hukum bank konvensional adalah haram karena mempraktikkan sistem riba. Ini pandangan mayoritas ulama kontemporer. Namun, ada sebagian ulama yang menyatakan bahwa bank konvensional tidak haram dengan beberapa alasan dari perspektif fikih. Baca detail: Hukum Bank Konvensional

2.A. Apabila anda mengikuti pandangan yang mengharamkan, maka: (a) hasil warisan itu haram apabila rumah itu 100% dibeli dari gajinya; (b) hasil warisan itu statusnya syubhat apabila sebagian harta untuk membeli rumah itu berasal dari sumber lain yang halal. Baca detail: Hukum Harta Syubhat dan Cara Membersihkan Harta Haram

B. Apabila anda mengikuti pandangan yang menghalalkan bank, maka harta waris tersebut halal secara mutlak.
Baca detail:
- Hukum Bank Konvensional
- http://www.konsultasisyariah.in/2016/12/halal-haram-hukum-bank-konvensional.html
- http://www.konsultasisyariah.in/2016/12/daftar-ulama-yang-menghalalkan-bank.html

RAGU NAJIS ANJING ATAU KUCING?

Salam nak bertanya, jika sedang mengorek tanah tiba2 perasan tanah itu mungkin telah terkene najis anjing atau kucing kerana ade bau dan warna berbau.. tangan ade terkene najis itu. apa hukumnya kerana tidak tahu terkene najis anjing atau kucing.. cukup dibersihkan secara biasa atau dengan tanah kerana ia telah bercampur dengan tanah

JAWABAN

Cukup dibersihkan secara biasa. Baca detail: Najis dan Cara Menyucikan

AYAH BERMULUT KOTOR

Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh.

Saya perempuan berumur 28 tahun dan belum menikah, masih tinggal dengan orang tua. Ayah saya mempunyai kebiasaan negatif thinking, mengumpat dan mencaci hal apapun disekitarnya. Hampir setiap hari beliau mencaci-maki apapun yang ada di tv maupun media lain yang ia tidak sukai, dan semakin parah sejak beredar banyak pandangan negatif dan fitnah dimana-mana tentang islam, beliau menjadi pembenci islam, tapi masih menjalankan solat. Saya beberapa kali menasehati sampai berdebat dengan beliau tetapi pikirannya seperti tertutup, malah saya jadi dilarang ikut pengajian. Saya pun pernah tidak sengaja memarahi beliau karena sakit hati saat beliau memaki ulama dengan kata kotor. Saya takut durhaka, tetapi saya sudah tidak tahan lagi, ingin rasanya keluar dari rumah. Untuk itu saya ingin bertanya
1. Bagaimana saya menghadapi beliau karena ini membuat saya tertekan?
2. Apakah saya tidak kunjung dapat jodoh karena aura negatif dari ayah saya tersebut?

Jazakilah khoiron katsiron

JAWABAN

1. Bersikaplah sabar. Dosa terbesar manusia adalah kafir, tapi Allah masih mewajibkan seorang anak untuk menghormati orangtuanya yang kafir. Apalagi kalau salahnya "hanya" bermulut kotor. Intinya, jangan melawan orang tua dan jangan membenci. Menasihati orang tua itu baik tapi harus dengan cara yang baik dan santun. Atau lebih baik diam. Baca detail: Hukum Taat dan Berbakti pada Orang Tua

2. Bisa jadi itu salah satu penyebab. Tapi penyebab utama ada pada diri anda sendiri. Kepribadian yang baik akan menjadi daya tarik pria. Termasuk kepribadian baik yang menarik hati pria adalah sikap santun, tawadhu' dan selalu mengalah. Sikap keras kepala, walaupun itu dalam kebenaran, umumnya tidak membuat pria tertarik. Baca detail: Akhlakul karimah

Berjodoh di akhirat, mungkinkah?


BERJODOH DI AKHIRAT, MUNGKINKAH?

Assalamu'alaikum wr. wb.

Saya mengirim email ini karena butuh saran dan petunjuknya dari ustadz/ustadzah sekalian.

Saya baru saja kehilangan seseorang yang saya cintai. Kami belum menikah, tetapi sudah akan menikah. Almarhum meninggal karena penyakit di usia yang sangat muda. Insya Allah almarhum orang yang baik semasa hidupnya.

Saya telah membaca banyak referensi tentang jodoh. Dikatakan bahwa seorang mukmin yang meninggal sebelum menikah, akan dijodohkan sesuai dengan keinginannya atau dijodohkan dengan seorang mukmin lainnya yang semasa hidupnya belum menikah pula.
Saya sebagai yang masih hidup mungkin perjalanannya masih panjang atau pun mungkin pendek. Tetapi harapan saya satu: saya ingin berjodoh dengan almarhum di alam syurga nanti. Saya sekarang sedang berusaha meningkatkan ibadah dan bertaubat atas dosa-dosa saya.

Yang saya ingin tanyakan adalah:
1. Adakah kesempatan saya bisa berjodoh dengan almarhum?

2. Bila saya menikah dengan orang lain, maka dikatakan bahwa laki-laki terakhir yang dinikahi, bila sama2 mukmin insya Allah akan dijadikan jodoh di akhirat nanti. Dan bila itu terjadi, pastilah itu jodoh yang sebaik-baiknya ditetapkan Allah untuk saya. Tetapi, apakah saya boleh menolak menikah bila calon suami saya nanti ternyata tidak sebaik almarhum? Atau bolehkah saya memasrahkan diri untuk menunggu berjodoh dengan almarhum saja?

3. Bolehkah saya meminta untuk berjodoh dengan almarhum, sementara bila saya masih diberi umur mungkin saya akan bertemu orang yang baru?

4. Bagaimana bila saya akan menikah/telah menikah tetapi di dalam hati kurang mencintai pasangan dibandingkan almarhum? Apakah saya harus lanjut untuk menikah atau dihentikan daripada membawa banyak kemudharatan bagi pasangan maupun almarhum?
Saya mohon tuntunan ilmunya. Terima kasih sebelumnya.

JAWABAN

1. Kalau anda tidak menikah selama hidup, maka ada kemungkinan berjodoh dengan calon suami anda tersebut. Ini berdasarkan pada hadits sahih riwayat Muslim:
ما في الجنة أعزب (Di surga tidak ada yang tidak punya pasangan).

Namun demikian, itu akan terjadi apabila Anda dan dia sama-sama masuk surga.

2. Hukum menikah itu secara umum adalah sunnah. Namun menikah bisa wajib apabila tanpa menikah akan terjerumus ke dalam dosa (zina, dll). Baca detail: Pernikahan Islam

Mengingat godaan masa sekarang yang begitu kuat, maka sebaiknya anda mencari jodoh pengganti dan memilih jodoh yang baik yang kalau tidak menyamai atau melebihi calon yang dulu setidaknya sedikit di bawahnya. Baca juga: Cara Memilih Jodoh

Karena, memiliki pasangan di dunia itu tidak hanya bertujuan untuk kepentingan diri sendiri, tapi juga untuk berusaha menyenangkan Rasulullah yang sangat menginginkan agar umatnya itu banyak secara jumlah dan kualitas. Baca: http://www.konsultasisyariah.in/2016/12/muslim-besar-jumlah-kecil-kualitas.html

3. Meminta berjodoh dalam arti berdoa boleh saja. Namun, dia sudah wafat, dan anda tetap harus melanjutkan hidup ini secara normal. Normal berarti punya suami dan anak cucu. Apabila ada jodoh yang datang dan dia memenuhi kriteria calon suami yang baik, maka sebaiknya ia diterima dengan niat mencapai ridho Allah dan Rasul-Nya.

Selain itu, tidak ada jaminan bahwa dia pasti menjadi ahli surga. Dan apabila itu terjadi, maka anda tidak ada bertemu dengan dia di akhirat. Baca detail: Keadaan wanita di sorga

4. Kalau sudah menikah dan tetap tidak bisa mencintainya, maka dibolehkan untuk bercerai. Baca detail: Istri Minta Cerai karena Tidak Cinta

Namun, kita hendaknya tidak berandai-andai sebelum mencobanya. Karena cinta itu bisa tumbuh dalam kebaikan seorang pria dan bisa hilang dalam keburukannya. Berapa banyak suami istri yang bercerai yang berasal dari pernikahan yang saling mencintai? Itulah perlunya menikah dengan orang baik dan agamis. Baca juga: Cara Memilih Jodoh

MENGATASI PENYAKIT HATI

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Ustadz bagaimana caranya agar hati ini tidak merasa hasad dengan kebahagiaan atau nikmat yang di dapat oleh orang lain? Awalnya hati ini tidak peduli dengan nikmat lebih yang didapat orang lain namun semakin lama hati ini mulai merasa tidak tenang melihatnya. Bagaimana cara membersihkan hati ini ustadz? Saya merasa berdosa kepada Allah dan tidak tenang dengan penyakit hati ini dan saya tidak mau ibadah saya jadi sia-sia karena penyakit hasad ini. Mohon solusinya ustadz. Jazakallah khoiron ustadz.

JAWABAN

Iri pada anugerah yang didapat orang lain bisa terjadi karena beberapa hal, antara lain: (a) tidak bersyukur atas kenikmatan yang diperoleh; (b) tidak bisa melihat hal positif dari anugerah yang telah diberikan pada diri sendiri; (c) pemalas dan tidak mau berusaha keras untuk mencapai keberhasilan; (d) terlalu menilai definisi "keberhasilan" dari sisi materi semata. Padahal setiap orang umumnya memiliki kemampuan unik dan khusus yg menjadi kelebihan masing-masing. Baca detail: http://www.fatihsyuhud.net/akhlak/

Apapun itu, maka anda harus berusaha untuk berdamai dengan diri sendiri kalau ingin hidup dengan tenang dan nyaman dengan cara mensyukuri yang ada dan menyadari bahwa nilai 'sukses' itu bukan hanya soal jumlah materi yang diperoleh tapi sukses sejati adalah (a) seberapa kita bisa hidup dengan jujur dan terhormat dan (b) seberapa banyak kita bisa bermanfaat pada diri sendiri, keluarga dan orang lain. Bermanfaat bagi orang lain minimal dengan cara tidak menyakiti mereka. Baca juga: http://www.alkhoirot.net/2011/12/hidup-mewah-dalam-quran.html

Adapun tentang iri, secara syariah tidaklah berdosa selagi iri kita itu tidak sampai membuat kita berbuat dosa yang mencelakakan orang yang diiri. Iri kita baru berdosa apabila (a) kita suka memfitnah orang yg diiri; (b) kita berusaha mencelakakan orang tersebut. Iri adalah urusan hati, dan suara hati tidak dihukum. Dalam sebuah hadits sahih riwayat Bukhari dan Muslim Nabi bersabda:

إِنَّ اللَّهَ تَجَاوَزَ عَنْ أُمَّتِي مَا حَدَّثَتْ بِهِ أَنْفُسَهَا مَا لَمْ تَعْمَلْ أَوْ تَتَكَلَّمْ

Artinya: Allah memaafkan umatku atas niat melakukan perbuatan buruk selagi dia tidak melakukan atau membicarakannya.
Baca juga: http://www.alkhoirot.net/2015/11/mengapa-kafir-kaya-raya-sedang-muslim.html

DOA PENGHILANG IRI DAN DENGKI

Selain berusaha menghilangkan iri dengki dengan pola pikir positif, baca juga doa berikut pada setiap selesai shalat:

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ نَفْسِي مُطْمَئِنَّةً تُؤْمِنُ بِلِقَائِكَ وَ تَرْضَى بِقَضَائِكَ،اَللَّهُمَّ ارْزُقْنِي فَهْمَ النَّبِيِّيْ وَ حِفْظَ الْمُرْسَلِيْن وَ إِلْهَامَ الْمَلَائِكَةِ الْمُقَرَّبِيْن،اَللَّهُمَّ عمر لِسَانِي بِذِكْرِكَ وَ قَلْبِي بِخَشْيَتِكَ وَ سري بِطَاعَتِكَ

Artinya: Ya Allah jadikan diriku jiwa yang tenang yang percaya akan bertemu dengan-Mu dan ridho dengan takdir-Mu. Berilah aku anugerah pemahaman para Nabi dan daya ingat para Rasul dan ilham para Malaikat. Jadikan lidahku selalu berdzikir padaMu dan hatiku takut pada-Mu dan hatiku selalu taat pada-Mu.
Baca juga: http://www.alkhoirot.net/2012/09/doa-sehari-hari.html

Tuesday, September 07, 2021

Bercanda saat dzikir apakah menghina allah dan murtad?

BERCANDA SAAT DZIKIR APAKAH MENGHINA ALLAH DAN MURTAD?

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Pak ustadz dan seluruh pengurus pondok pesantren yang semoga selalu dirahmati Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Begini pak ustadz saya pernah mengucapkan salam dan dzikir dengan bercanda, seperti mengucapkan "Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh" atau kalimat istighfar, dll dengan bercanda tapi tidak mengubah kalimatnya sama sekali. Kemudian saya pernah membaca ayat dalam Al-qur'an di surat At-Taubah : 65-66. Di ayat itu tertera bahwa orang yang mengolok-olok atau bersenda gurau dengan menyebut nama Allah, Al-qur'an, atau Rasulullah shalallahu 'Alaihi wassalam, maka ia telah kafir sesudah beriman.

Pertanyaan

1. Dalam kasus saya yang saya sebutkan tadi bagaimana hukumya pak ustadz?
2. Bagaimana cara bertaubat nya? apakah masih bisa bertaubat?

Mohon Pak ustadz membantu saya dalam memberikan jawaban dan solusinya dengan penjelasan yang jelas dan meyakinkan. Terima kasih pak ustadz atas kesediannya dalam membantu masalah saya ini. Semoga Allah membalas kebaikan Pak ustadz.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

JAWABAN

1. Kurang jelas apa maksud anda dengan bercanda sambil salam atau istighfar tersebut. Namun prinsipnya, selagi bercandanya bukan untuk menghina Islam dan bukan untuk mengingkari syariah Islam, maka itu tidak masalah. Adapun konteks dan maksud dari ancaman dalam QS At-Taubat 9:65-66 tersebut dalam konteks apabila menghina dan/atau mengingkari ajaran Islam. Fakhruddin Al-Razi dalam Tafsir Al-Kabir menyatakan maksud dari ayat tersebut demikian:

الأول : المراد بالاستهزاء بالله هو الاستهزاء بتكاليف الله تعالى .

الثاني : يحتمل أن يكون المراد الاستهزاء بذكر الله ؛ فإن أسماء الله قد يستهزئ الكافر بها ، كما أن المؤمن يعظمها ويمجدها ؛ قال تعالى :( سبح اسم ربك الأعلى ) [ الأعلى : 1 ] . فأمر المؤمن بتعظيم اسم الله . وقال :( ولله الأسماء الحسنى فادعوه بها وذروا الذين يلحدون في أسمائه ) [ الأعراف : 180 ] . فلا يمتنع أن يقال :( أبالله ) ويراد : أبذكر الله .

الثالث : لعل المنافقين لما قالوا : كيف يقدر محمد على أخذ حصون الشأم وقصورها . قال بعض المسلمين : الله يعينه على ذلك وينصره عليهم ، ثم إن بعض الجهال من المنافقين ذكر كلاما مشعرا بالقدح في قدرة الله كما هو عادات الجهال والملحدة ، فكان المراد ذلك .

وأما قوله :( وآياته ) فالمراد بها القرآن ، وسائر ما يدل على الدين . وقوله :( ورسوله ) معلوم ، وذلك يدل على أن القوم إنما ذكروا ما ذكروه على سبيل الاستهزاء .

Artinya: "Pertama, Yang dimaksud dengan menghina (istihza') Allah adalah menghina perintah Allah. Kedua, bisa juga yang dimaksud adalah menghina dengan menyebut nama Allah seperti yang dilakukan orang kafir; beda dengan muslim yang mengagungkan nama-Nya. Ketiga, orang munafik meragukan atau mengingkari kekuasaan dan kemampuan Allah. Intinya: kaum yang dimaksud ayat ini adalah mereka yang menyebut nama Allah, Al-Quran, Rasulullah dan semua yang terkait dengan agama Islam dengan cara menghina."

Jadi, kalau ucapan anda bercanda tidak dalam konteks menghina, maka anda bukan yang dimaksud oleh ayat di atas.

2. Anda tidak salah apabila tidak ada niat menghina Islam dan yang terkait dengannya. Jadi tidak perlu bertaubat. Kalau mau bertaubat atas dosa-dosa yang lain, ikuti caranya di sini: Cara Taubat Nasuha

Namun kalau yang anda lakukan memang bertujuan menghina, maka menurut Al-Razi hukumnya haram. Dan anda diharuskan untk bertubat. Pintu taubat selalu terbuka untuk sebesar apapun dosa kita selagi manusia masih hidup. Pintu taubat tertutup ketika nyawa meninggalkan raga. Baca detail: Cara Taubat Nasuha

Namun sebagai langkah antisipatif, akan lebih baik kalau hati-hati agar supaya tidak jatuh ke dalam kategori menghina agama. Baca juga: Cara mengatasi was-was murtad

ADA LEM MENEMPEL, APAKAH WUDHUNYA SAH?

Assalammualaikum Pak Ustadz saya ingin bertanya. Pada saat sy memperbaiki kaca mata sya tangan sya terkena lem, krena sy pikir lemnya akan hilang dengan sendirinya krena memang waktu itu sy jga langsung mandi, dan niatnya emg mau dibersihkan sehabis mandi tp lupa. Empat hri kemudian sy ingin memotong kuku, ternyata sisa lem itu msh ad d kuku. Nah apkah sholat yg sy lakukan sblumnya bsa dianggap sah? Ataukah sya harus mengulangi sholat terbut? Belum lg sy jga mandi junub bbrapa hri seblumnya. Terima kasih Ustafz

JAWABAN

Kalau lem yang menempel cukup besar sehingga menghalangi sampainya air pada kulit di baliknya, maka wudhunya tidak sah dan shalatnya harus diulangi. Kalau lem yang menempel kecil sehingga air masih bisa masuk ke permukaat kulit saat wudhu, maka wudhunya sah dan shalatnya juga sah. Baca detail: Cara Wudhu dan Mandi Junub

WARISAN UNTUK SATU ANAK KANDUNG DAN 3 ANAK PEREMPUAN

Assalamualaikum Ustadz, sy mau tanya bila kedua orang tua kami telah meninggal dunia bagaimanakah pembagian warisan menurut syariat Islam?
Adapun sy adalah anak laki2 yg paling kecil dengan 3 kakak2 sy perempuan semua?
kakek nenek anda dari kedua belah pihak Sudah tidak ada semua ...

Terimakasih atas jawaban pak Ustadz

JAWABAN

Anda sebagai anak laki-laki mendapat bagian 2/5, sedangkan ketiga anak perempuan masing-masing mendapat 1/5. Baca detail: Hukum Waris Islam

WARISAN DZAWIL ARHAM

P Kartomo adalah 2 bersaudara , namun kakak perempuanya lebih dahulu meninggal.
P Kartomo meninggal sekitar dua bulan yg lalu. Beliau meninggalkan seorang istri , seorang anak angkat perempuan , seorang anak angkat laki.
Beliau sudah tidak ada bapak / ibu. Namun beliau masih punya keponakan (3anak dari almarhumah/kakak pempuanya yg sudah neninggal terlebih dahulu) adapun nama keponakan :
1:Bu Warijah
2:Hryati
3:Darminto.
Ketiganya juga punya anak semua.
Mohon penjelasan detail mengenai siapa yg dapat warisan dan berapa masing2 bagian. Jazakalloh khoiron Amiin.

JAWABAN

Dalam kasus di atas, pembagiannya sbb:
(a) Istri mendapat bagian 1/4
(b) Sisanya yang 3/4 dbagikan kepada ketiga keponakan dengan rincian (i) Darminto mendapat 2/4, (ii) Bu Warijah mendapat 1/4, (iii) Hryati mendapat 1/4. Baca detail: Hukum Waris Islam

(c) Kedua anak angkat tidak mendapat bagian apapun kecuali kalau ada wasiat dari almarhum. Baca detail: Wasiat dalam Islam


Hak waris untuk istri dan anak baru



HAK WARIS UNTUK ISTRI DAN ANAK BARU

Assalamualaikum.

Mohon bantuannya untuk mengenai Hak Waris untuk Isteri dan Anak.
1. Saya mempunyai seorang isteri lagi, dimana dgn isteri saya skrg ini saya memiliki 1 anak laki2, perkawinan saya baru berjalan 3 thn.
2. Dgn isteri saya sebelumnya saya memiliki 2 orang anak laki2.
Untuk anak2 saya dari isteri pertama sdh ada saya buatkan rumah 1 buah.
3. Sebelum nikah dgn isteri saya sekarang saya sdh memiliki 1 buah rumah dan 1 buah mobil. Menurut isteri saya dia menuntut Hak anaknya bahwa ada hak anaknya tsb 1/3 dari rumah yg sekarang saya miliki.
4. Mohon bantuannya mengenai hal tersebut diatas.

Terima kasih,
Wassalam

JAWABAN

Hak waris itu baru terjadi apabila anda sudah meninggal. Selagi anda masih hidup, maka kewajiban anda adalah memberi nafkah pada kedua istri dan anak-anak kandung baik dari istri pertama maupun dari istri kedua. Termasuk dari nafkah adalah makanan, pakaian dan tempat tinggal. Untuk tempat tinggal boleh permanen atau ngontrak.
Baca detail:
- Kewajiban suami menafkahi istri
- Suami wajib nafkahi istri hartawan

Adapun rumah yang anda berikan pada anak-anak istri pertama, maka statusnya adalah hibah. Bukan warisan. Baca detail: Hibah dalam Islam

Kalau anda ingin memberikan rumah pada anak dan istri kedua maka itu adalah kewajiban anda sebagai suami. Namun seperti disebut di atas kewajiban itu berupa tempat tinggal permanen atau kontrakan. Tentu saja akan lebih baik kalau anda dapat memberi rumah permanen. Soal apakah harta yang anda miliki berasal dari harta sebelum menikah atau setelahnya itu tidak penting alias sama saja. Dalam Islam, menafkahi istri dan anak itu tidak harus hartanya berasal dari harta yang diperoleh dalam pernikahan. Yang prinsip adalah harta itu milik suami. Dalam Islam istilah harga bersama /gono-gini itu tetap mengikuti sistem kepemilikan harta yang berlaku umum. Baca detail: Harta Gono gini

Kelak kalau anda meninggal, maka semua anak kandung berhak mendapatkan warisan dari seluruh harta milik anda (ayah). Begitu juga, kedua istri kalau mereka tidak dicerai juga berhak mendapat warisan yang sama apabila suaminya meninggal. Baca detail: Hukum Waris Islam

SAUDARA KANDUNG SEBAPAK DAPAT WARISAN ATAU TIDAK?

Assalamualaikum, saya ibu ros,saya ingin berkonsultasi masalah hukum waris islam

Kronologi nya..

Orang tua laki laki saya mempunyai istri lebih dari satu sebagai berikut :

Istri pertama(sudah meninggal), memiliki dua orang anak lelaki dan perempuan (yaitu saya)

Istri kedua (sudah meninggal),memiliki 6 orang anak 2 laki laki dan empat perempuan

Yang ingin di pertanyaakan yaitu anak kedua perempuan dari istri kedua ayah saya sudah meninggal dunia dan meninggalkan seorang suami saja, jadi apakah saya dari anak istri pertama mendapat hak waris dari saudara perempuan sebapak saya itu dari istri kedua...., terima kasih saya ucapkan mohon di jawab

JAWABAN

Anda sebagai saudara kandung seayah tidak dapat warisan karena terhalang oleh adanya saudara kandung seayah-seibu. Baca detail: Hukum Waris Islam

CERAI SAAT MARAH

Asalamualaikum ustad saya mau bertanya !
1.ketika saya sedang marah kepada istri saya dan saya bilang "gimana maunya apa mau cerai ??" Saya bilang begitu berkali" melalui sms, karna amarah saya sudah tidak terkontrol lagi dan saya tidak ada niat sama sekali buat cerai sama istri saya, yg saya mau tanyakan apakah itu sudah termasuk cerai apa belum? Saya sudah bilang begitu lebih dari tiga kali, semua dilakukan pada saat saya sedang marah &
melalui sms/tlp,mohon pencerahan dan solusinnya ustad biar tidak ada kesalah pahaman ,

Skrg apa yg harus saya lakukan ????
Terima kasih

JAWABAN

1. Ucapan talak yang dilakukan melalui SMS sama dengan talak kinayah karena itu pernyataan tertulis. Artinya, ia baru jatuh talak kalau ada niat. Karena anda tidak ada niat talak, maka talak tidak jatuh. Baca detail: Cerai secara Tertulis

Di samping itu, ada ulama yang berpendapat bahwa talak saat marah tidak jatuh talak. Baca detail: Cerai dalam Islam

Jadi, talak anda tidak terjadi. Ke depannya, sebaiknya anda berhati-hati untuk tidak mudah mengeluarkan kata "cerai" dalam bertengkar dengan istri. Kalau Anda masih menyayanginya. Baca juga: Cara Harmonis dalam Rumah Tangga

PERNIKAHAN DAN PERCERAIAN

Assalammualaikum Pak Ustadz.

Saya ingin menanyakan soal seputar pernikahan saya.
Saya menikah sdh 16 tahun dan sudah dikaruniai 2 orang putra.
Perlu P. Ustadz ketahui saya menikah secara Islam (tidak melalui KUA). Meskipun ada buku nikah tp belakangan saya baru tahu kalau ternyata buku nikah itu ternyata aspal.

Sekarang ini biduk rumah tangga kami sedang diguncang badai. Istri saya menuntut saya untuk menceraikannya dengan alasan yg gak jelas (masalah gaji saya yg kecil). Belakangan saya tahu kalau istri saya tsb. tergoda oleh laki2 lain.

Yg ingin saya tanyakan...bilamana sampai terjadi perceraian, bagaimana prosesi perceraian tersebut.
1. Apakah harus melalui pengadilan agama atau tidak perlu (mengingat saya menikah hanya secara islam). Tapi di dokumen2 resmi lain seperti KTP, KK, surat rumah, surat hutang piutang dsb. Status kami kan menikah.

2. Bagaimana juga hukumnya mengenai harta gono-gini dan hak perwalian / hak asuh anak.

Demikian pertanyaan saya P. Ustadz.
Atas jawaban dan pencerahannya, sebelum dan sesudahnya saya ucapkan banyak terima kasih.

Akhirul kalam...Wa'alaikum salam wr.wb.

JAWABAN

1. Kalau memang anda hanya nikah siri dan tidak ada data catatan pernikahan di KUA maka apabila hendak bercerai harus melalui pengadilan agama dengan cara isbat nikah atau penetapan nikah terlebih dahulu baru kemudian disusul dengan perceraian. Baca detail: http://www.alkhoirot.net/2014/12/cara-gugat-cerai-nikah-siri-dan-isbat.html

2. Kalau sudah dilakukan isbat nikah oleh pengadilan agama, maka hal-hal lain seperti hak gono gini dan hak asuh anak terserah pada putusan hakim. Baca detail: Cerai dalam Islam

PACARAN LDR DAN JEJAK DIGITAL TANPA KERUDUNG

Assalamualaikum wr.wb
Hamba allah dari Garut

saya dulu punya pacar, nah kan LDR-an ya , jadi sering kirim2 foto saya ke dia lewat messenger, tapi gak pake kerudung. Tapi sekarang sudah putus. Sudah lama. fb saya juga sudah saya hapus. Yang mau saya tanyakan, saya dosa ngga kalo foto2 saya masih ada di dia? soalnya setelah saya hapus, ternyata foto saya tetap tersimpan dimessenger. terus gimana solusinya?

Terimakasih.
Wassalamualaikum wr.wb

JAWABAN

Pertama, minta kepada pacar LDR anda untuk menghapus foto-foto anda di online. Kalau dia menolak, maka itu sudah cukup. Berarti kesalahan bukan di anda tapi di dia yang menyimpan foto anda. Kemudian lakukan taubat nasuha dalam arti tidak mengulangi perbuatan itu lagi di masa depan. Baca detail: Cara Taubat Nasuha

Gaji pegawai berdasar bagi hasil laba, apa halal?

BISNIS IKAN KERAMBAH

Assalamualaikum ustad

Saya punya bisnis ikan kerambah, seluruh modal punya saya, saya punya beberapa karyawan untuk menjaga dan mengurus kerambah ikan saya, dengan sistem gaji bagi hasil, saya dua bagian dan karyawan satu bagian, misalkan keuntungan bersih 900 ribu, maka saya mendapatkan 600 ribu dan karyawan mendapatkan 300 ribu. dengan catatan kalau terjadi kerugian maka saya sebagai pemilik menanggung kerugian itu, tentunya karyawan juga tidak mendapatkan apa apa karena tidak ada keuntungan.

Apakah bisnis seperti itu diperbolehkan.?

Bagaimana jika kerugian juga dibagi, misalkan setelah ikan panen ternyata terjadi kerugian 900 ribu, maka kerugian itu dibagi , saya menanggung 600 ribu dan karyawan menanggung 300 ribu? apakah itu juga diperbolehkan?

JAWABAN

Kedua model tersebut, yakni kerugian ditanggung pemilik modal atau ditanggung bersama, sama-sama boleh. Asal disepakati di depan oleh kedua pihak.
Baca detail:
- Bisnis dalam Islam
- Produk Bank Syariah

Yang tidak boleh adalah (a) kalau pemilik modal hanya mau untung saja, tidak mau rugi seperti yang terjadi di bank konvensional. Namun inipun saat ini menjadi perbedaan ulama; (b) apabila prosentase keuntungan dihitung berdasarkan nilai modal, bukan prosentase dari keuntungan. Baca detail: Hukum Bank Konvensional

MENGHILANGKAN NAJIS

Assalamualaikum ustad..

cara istinjak setelah kencing bagaimana ustad? selama ini saya hanya mengalirkan air diujung kemaluan saya, tanpa diusap tangan kiri, apakah itu boleh ustad? atau harus diusap?

JAWABAN

Itu sudah cukup asal benda najisnya sudah hilang. Namun disunnahkan kemaluan diurut (ditekan dari pangkal sampai ujung) untuk memastikan tidak ada lagi sisa kencing di dalam batang kemaluan. Namun ini hanya sunnah (tidak wajib). Baca detail: Najis dan Cara Menyucikan

TALAK

Assalaamualaikum wr.wb
Pak, saya mau bertanya mengenai masalah talak.
1a. Suatu hari saya bertengkar dengan suami lewat telepon. Dalam pertengkaran tersebut saya meminta pisah pada suami dan suami menjawab ya, terserah ibu.
Tapi pas ditanya pada suami itu dilakukan supaya saya diam tidak marah2 dan berbicara terus ditelepon.
Apakah perkataan suami tadi masuk talaq?
1b. Minggu lalu, saya jga bertengkar gara2 sikap suami yang bisa memicu perselisihan dengan saudara saya. Karena sikap itu pikiran saya kacau, tidak mau makan, dan seharian menangis karena tidak tahan dengan keadaan. Dalam pertengkaran itupun saya minta berpisah.
Karena melihat keadaan saya seperti itu, suami saya berkata " besok ayah akan menyerahkan kepada ibumu kalau itu bisa buat ibu tenang, berhentilah menangis".
Tapi, pas keesokan harinya, suami saya tidak menyerahkan saya kepada ibu tapi dia memilih meminta maaf kepada saudara saya. Akhirnya masalah selesai.
Pertanyaan saya
Apakah perkataan suami tadi bisa jatuh talak atau tidak?
2. Kalau yang kejadian 1a termasuk talak, sedangkan suami tidak ingat karena sudah lama sehingga tidak mengakuinya, bagaimana?
Dan, kalau tidak salah ini sudah dua kali tapi saya lupa kata-kata yang sebenarnya. Apakah ini berarti sudah jatuh talak 2?
3. Kalau yang 1b juga bisa jatuh talaq, berarti sudah jatuh talak 3 terhadap saya berarti kami harus berpisaj.
4. Kalau yang 1b, suami pasti masih ingat, tetapi kalau yang 1a suami saya tidak akan ingat sama sekali.
Bagaimana kalau dia tidak mau menerima keputusan ini. Saya bingung Pak.

JAWABAN

1. Tidak masuk talak. Karena mengiyakan permintaan cerai istri termasuk talak kinayah yang harus disertai niat suami. Karena suami tidak ada niat cerai, maka talak tidak terjadi. Ini pendapat sebagian ulama fikih. Baca detail: Mengiyakan Permintaan Cerai Istri

Oleh karena itu, pertanyaan berikutnya tidak perlu jawaban karena tidak relevan.

Sekarang, fokuslah untuk bersabar dalam berumahtangga. Hindari pertengkaran, dan ciptakan suasana harmonis. Baca juga: Cara Harmonis dalam Rumah Tangga

PESANTREN AL-KHOIROT DULUNYA PKS?

Benarkah pesantren alkhoirot dulunya merupakan PKS, tapi setelah kecewa sama petinggi-petingginya yang hidup glamour dan hura-hura lalu akhirnya masuk NU?

Apakah pak ustadz juga dulu merupakan anak PKS yang menjadi muallaf NU?

JAWABAN

PKS adalah sebuah partai yang dulunya bernama PK (Partai Keadilan). Partai ini umumnya didukung oleh kalangan aktivis Wahabi Salafi dan afiliasinya. Walaupun demikian, ada juga sebagian orang NU yang mendukung PK atau PKS karena PK saat Majelis Syura dipimpin Ustadz Rahmat memiliki integritas dan reputasi yang baik.

Kalangan NU yang mendukung PKS tidak banyak. Termasuk di antaranya adalah pesantren Al-Khoirot.

Jadi, dari sini anda akan mengerti dan dapat menyimpulkan bahwa pesantren Al-Khoirot secara kultural berafiliasi ke NU sejak ponpes ini lahir pada 1963 begitu juga para pengasuh di dalamnya adalah NU Ahlussunnah wal Jamaah. Namun dalam afiliasi politik bisa berpindah-pindah partai. Misalnya, sebelum ke PK, dulunya Masyumi, lalu PSII, kemudian PPP pada era Suharto dan era awal reformasi ke PK/PKS. Namun sejak 2008, pesantren Al-Khoirot memilih untuk bebas aktif dalam arti secara lembaga tidak berpihak ke partai apapun. Namun para individu di dalamnya tetap memiliki pilihan politik baik dalam legislatif atau eksekutif yang itupun tidak harus seragam. Baca detail: http://www.alkhoirot.com/sistem-pendidikan/#aq

Jadi, pertanyaan anda: "Apakah pak ustadz juga dulu merupakan anak PKS yang menjadi muallaf NU?" adalah pertanyaan yang tidak relevan dan tidak nyambung yang timbul dari ketidakpahaman dalam membedakan antara partai dan aliran dalam agama.

NIKAHNYA ANAK ZINA YANG DI-BIN-KAN KE AYAH BIOLOGISNYA

Bimillahirrahmaanirrahiim.
Assalaamu'alaikum pondok pesantren Al-khoirot.
Ustadz saya janda dengan 1 anak laki2 umur 6 thun, dia cacat sprti tunagrahita & hiperaktif serta belum bisa brbicara sperti anak normal yang sbaya dengannya.
Mohon maaf ustadz dia anak luar nilah, saya sempat berkeluarga slma 3 thun dengan ayah biologisnya & akta lahirnya dibinkan ke ayah biologisnya. Saya tutupi aib ini hingga skrang, aplagi mengingat pekerjaan saya skrang ini guru pendidikan di Kemenag.

Masalahnya ustadz, bagaimna jika anak laki2 luar nikah menikahi seorang wanita, apakah sah nikahnya bila nma anak laki2 saya dibinkan sesuai akta lahir? Yang sbnarnya dlam agama dibinkan ke ibunya. Jika ktka ijab qabul & dibuku nikahnya menerangkan yang sbnarnya maka nampaklah aib saya, sdangkan slma ini saya memohon ampun brulang x kpda allah & meminta untuk menutupi aib saya sperti saya lakukan
mnutupi aib ini.
Trma kasih ustadz atas perhatiannya...
Assalaamu'alaikum warahmatullah.

JAWABAN

Anda tidak menerangkan apakah anda menikah dengan ayah biologisnya saat hamil zina itu? Kalau iya, maka sebenarnya anak itu sah menjadi anak syar'i dari ayah biologisnya. Ini pandangan madzhab Syafi'i dan Hanafi. Baca detail: Perkawinan Hamil zina dan Status Anak

Sedangkan yang menganggap tidak sah adalah pandangan madzhab Hanbali dan Maliki. Baca detail: Pernikahan Wanita Hamil Zina dan Status Anak

Apabila seperti ini kasusnya, maka pertanyaan apakah sah saat dia menikah kelak dibinkan dengan ayah biologisnya? Jawabnya adalah sah.

Anak itu baru betul-betul dianggap anak zina, dalam arti nasabnya hanya pada ibunya, apabila anda dan pacar anda itu menikah setelah anak itu lahir. Baca: Status anak zina

Kalaupun yang terjadi adalah kasus kedua, dan seandainya anak itu saat nikah dibinkan pada bapak biologisnya, maka nikahnya tetap sah. Krena penyebutan bin itu tidak prinsip dalam sah tidaknya suatu pernikahan. Baca detail: Salah sebut nama ayah perempuan saat ijab kabul



Suami selingkuh dengan teman lamanya



SUAMI SELINGKUH DENGAN TEMAN LAMANYA

Assalamu'alaikum Pak Ustadz yang dirahmati Allah.

Saya ingin bertanya.
Kira-kira 2 bulan yang lalu suami saya menjalin hubungan dengan mantan teman SMA nya yang waktu SMA dulu sempat dia incar tapi tidak mendapat respons.
Setelah menikah 11 tahun, suami saya di-invite wa grup alumni SMAnya sehingga teman perempuan itu mendapatkan nomer wa suami saya & memulai chat lebih dulu dengan mengucap salam & bertanya kabar. Namun setelah itu, chat mereka sangat intensive & si perempuan mengaku sebenarnya dia tidak bahagia dengan suaminya & mengatakan dia cinta kepada suami saya, padahal ia juga sudah mempunyai 2 anak dari suaminya.

Walaupun suami saya, sepengetahuan saya rajin ibadah dan belum pernah berselingkuh sejak pacaran dgn saya, ternyata tidak kuat juga menahan godaan. Suami saya akhirnya meladeni wa-wa perempuan itu juga. Tapi 2 minggu mereka berchating mesra, suami saya merasa bersalah dan mengakui semua perbuatannya kepada saya (walaupun dia tidak bisa memberikan bukti karena semua chat sudah dihapus karena takut ketauan saya) dan berjanji tidak akan mengulangi. Suami saya juga mengakui tidak terlalu mencintai perempuan itu, tapi hanya sebatas memori masa SMA & rasa kasian. Sehingga saya luluh dan memaafkan suami saya tanpa sedikitpun rasa curiga.

Tapi ternyata kenyataan berkata lain. Setelah suami saya mengakui semua kesalahannya dan saya juga sudah tidak menaruh curiga lagi, ternyata perempuan itu tidak bisa meninggalakan suami saya begitu saja. Dia mengatakan sangat mencintai suami saya dan rela minta cerai dari suaminya apabila suami saya menceraikan saya (alhamdulillah dia tidak mau dipoligami).

Dan karena saat itu saya sedang tidak menaruh curiga thdp suami saya, kami sempat bertengkar sehingga suami saya mengancam akan menceraikan saya & saya begitu kaget, tapi saya tidak mau dicerai tanpa alasan yang jelas. Sampai akhirnya 1 minggu kemudian setelah pertengkaran saya, perselingkuhan mereka diketahui oleh suami si perempuan, dan suami perempuan itu mengajak bertemu suami saya. Akhirnya suami saya membuka semuanya ke saya. Dan saya sangat terpukul sekali mengetahui dia masih berhubungan dengan perempuan itu dan malah mengakui cintanya makin mendalam.
Walaupun akhirnya suami saya berjanji kepada saya bahwa dia tidak akan pernah lagi menghubungi perempuan itu dan sudah meminta kepada perempuan itu untuk tidak menghubungi dia, hati saya sudah terlajnur hancur sekali. Selama ini mereka berhubungan via email (karena via wa takut ketauan), dan suami saya lupa tidak menghapus email di "sent item" hanya menghapus di inbox saja. Sehingga bisa saya ketahui isinya sudah sangat mendalam. Bahkan suami saya sudah terbuka pada perempuan itu tentang gajinya, berapa pengeluaran per bulannya dan rencana-rencana mereka bila mereka bisa menikah nanti. Sehingga hal itu semakin membuat perempuan itu jatuh cinta pada suami saya.

Saat ini suami saya sudah menunjukkan sikap yang lebih sayang kepada saya, walaupun sebelumnya dia sempat berkata bahwa rasa cinta ke saya hampir meluncur ke titik nol.

Saya pun sempat berkirim wa & email ke suami perempuan itu untuk meminta tolong agar dia lebih membahagiakan istrinya supaya tidak kembali ke suami saya. Tapi sepertinya suaminya bukan tipe orang yang mudah menerima masukkan. Melalui istrinya yg masih sempat menyampaikan ke suami saya, suaminya itu berkata bahwa saya ini orang aneh, menasehati suami orang.

Walaupun rasanya panas sekali hati ini, tapi saya berusaha redam. Saya pikir biarlah orang menghina saya asal suami saya selamat.

Yang saya sangat takutkan saat ini, suami perempuan itu tidak bisa membahagiakan istrinya, sehingga istrinya masih mencintai suami saya dan meminta cerai kepada suaminya (sehingga ia bisa jadi janda). Dan walaupun wa mereka sudah saling blok, tapi mereka berdua masih memiliki email dan saya sangat khawatir perempuan itu suatu saat akan mengirim email & merayu suami saya lagi & mengajaknya menikah (karena ia sudah janda)

1. Apa yang sebaiknya saya lakukan?
2. Apakah suami yang selingkuh (walaupun tidak sampai berhubungan badan) tidak berdosa terhadap istri? Karena kalau perempuan itu sampai meminta cerai kepada suaminya dan menjadi janda, maka suami bisa langsung menikahinya walaupun tanpa izin dari istri (saya).
3. Bagaimana hukum nya suami yang mendzalimi perasaan istri? Apakah tidak ada dosa padanya? Mohon dalilnya.
4. Apakah dosa suami hanya pada kedzaliman fisik dan tidak termasuk dalam kedzaliman perasaan (yang menurut saya lebih menyakitkan)? Mohon dalil nya.

Terima kasih atas jawabannnya.

Jazakallah khairan katsira

JAWABAN

1. Apa yang anda lakukan untuk mempertahankan rumah tangga sudah benar. Dan tampaknya suami masih mencintai anda, setidaknya dia masih ingin mempertahankan rumah tangga, terbukti dia masih berusaha menghentikan hubungan gelap tersebut. Ini menjadi hal baik bagi anda dan harus dijadikan titik permulaan untuk sikap anda selanjutnya. Artinya, ketika suami masih ada keinginan untuk melanjutkan rumah tangga, maka hendaknya anda jangan merusaknya dengan sikap yang akan membuat suami akhirnya berfikir untuk meninggalkan anda. Sikap yang dapat merusak cinta suami atau setidaknya mengurangi rasa kasihan suami pada anda antara lain: apabila anda terlalu curiga berlebihan padanya, terlalu sering menuduhnya atau menunjukkan sikap yang tidak ramah dalam kehidup sehari-hari. Hindari sikap yang tidak normal yang timbul dari rasa marah di hati anda. Karena semakin anda menampakkan sikap tersebut, akan semakin menjauhkan suami dari kembali normal seperti dulu. Cobalah bersikap sabar dalam masa-masa kritis sekarang. Dan tampakkan sikap yang ramah dan wajar seperti biasa. Hindari ucapan buruk yang dapat menyakitinya. Semua ini demi keutuhan rumah tangga dan anda sendiri.

Ini yang harus selalu anda ingat: Anda tidak bisa mendapat kembali cinta suami dengan marah-marah dan selalu menyudutkannya. Sebagaimana suami akan sulit mendapat rasa sayang anda dengan selingkuhnya.

Namun, bersikap siaga dan waspada tidak dilarang dan itu wajar. Sikap waspada dalam arti meneliti sikap suami. Namun itu tidak harus selalu diucapkan atau ditampakkan di muka suami.

2. Berdosa pada istri dan berdosa pada Tuhan juga. Allah berfirman dalam QS An-Nisa 4:19 "Dan pergaulilah istrimu dengan baik" Ibnu Asyur dalam Tafsir At-Tahrir wat Tanwir 4/287 menyatakan maksud ayat di atas:
وعاشروهن وهو النهي عن سوء المعاشرة ، أي فإن وجد سبب سوء المعاشرة وهو الكراهية

Artinya: Kata "Pergaulilah istrimu" artinya larangan bagi suami untuk memperlakukan istri secara buruk.

3. Suami berdosa atas sikap yang menyakiti hati istri. Dalam konteks anda, dia berdosa pada Allah, pada anda dan pada suami wanita itu. Ibnu Katsir dalam Tafsirnya saat menafsiri ayat 4:19 di atas menjelaskan:
وقوله : ( وعاشروهن بالمعروف ) أي : طيبوا أقوالكم لهن ، وحسنوا أفعالكم وهيئاتكم بحسب قدرتكم ، كما تحب ذلك منها ، فافعل أنت بها مثله ،

Artinya: Kalimat "Pergaulilah istrimu dengan baik" yakni berkatalah yang baik pada istri, dan perbaiki juga perbuatan dan sikapmu pada istri semampumu sebagaimana suami menyukai istri berbuat yang sama. Maka suami hendaknya melakukan yang sama pada istrinya.

4. Dosa suami meliputi kezaliman fisik dan jiwa/perasaan yang menyakiti istri sebagaimana penjelasan dalam jawaban poin 3.

Namun sekali lagi perlu diingat bahwa kalau suami betul-betul telah berhenti dari selingkuhnya, maka anda hendaknya dapat melupakan masa lalu dan mencoba keras untuk menapak hidup baru ke depan secara normal. Jangan lagi mengungkit-ungkit yang sudah terjadi. Kendati demikian, bersikap siaga dan waspada tetap perlu tanpa harus membuat suami merasa tidak nyaman.

Satu hal lagi, hindari berbicara dengan suami perempuan itu secara langsung (tatap muka). Dan hindari berbicara via wa/telpon/email kecuali sangat terpaksa karena itu bisa menimbulkan masalah baru bagi rumah tangga anda. Baca juga: Cara Harmonis dalam Rumah Tangga

Hukum silaturahmi dan memutus silaturahim



SILATURAHMI DAN MEMUTUS SILATURAHIM

Assalamu'alaikum ustadz,

Saya ingin bertanya mengenai masalah silaturahim.

Saya bersaudara 7 orang, dari satu bapak dua ibu.
Adik saya satu ibu tidak mau didatangi (maksudnya kalo kakak laki laki mau datang ke rumah adik saya, adik saya tidak mau didatangi) oleh kakak laki laki kami, karena memang kakak saya itu kalo bicara menyebalkan. Dia suka bohong, kalo pinjam uang tidak pernah bayar dll....Kadang kalo bicara tidak nyambung, kita bicara apa dia jawab lain..Adik saya juga tidak pernah berhubungan dengan kakak laki laki baik sms maupun telpon.

Pertanyaan saya : Apakah hal seperti diatas , bisa di sebut memutuskan silaturahim?

Tolong sebutkan hadis hadis dan ayat ayat Al Qur'an tentang pemutus silaturahim.
Contoh QS Muhammad ayat 22-23. Saya belum menemukan kasus ini dipertanyaan .
Terima kasih

JAWABAN

PERTAMA: WAJIB MENYAMBUNG SILATURAHIM DENGAN MAHRAM DAN SUNNAH DENGAN NON-MAHRAM

Hukumnya wajib menyambung silaturahmi terutama dengan kerabat yang ada hubungan mahram yakni orang tua, saudara kandung, anak saudara kandung (keponakan) dan saudara kandung dari orang tua (paman/bibi), dll. Baca detail: Mahram / Muhrim dalam Islam

Dan sunnah menyambung silaturahmi dengan kerabat yang bukan mahram. Tentang soal sunnah atau wajibnya menyambung silaturahim dengan kerabat non-mahram ini terjadi perbedaan ulama.

Menurut madzhab Hanafi dan sebagian madzhab Maliki, menyambung silaturahmi hukumnya wajib pada kerabat mahram (muhrim) saja. Al-Qarafi dalam Al-Furuq berkata:

قال الشيخ الطرطوشي: قال بعض العلماء: إنما تجب صلة الرحم إذا كان هناك محرمية، وهما: كل شخصين لو كان أحدهما ذكراً والآخر أنثى لم يتناكحا كالآباء والأمهات، والإخوة والأخوات والأجداد والجدات وإن علوا، والأولاد وأولادهم وإن سفلوا، والأعمام والعمات والأخوال والخالات، فأما أولاد هؤلاء فليست الصلة بينهم واجبة لجواز المناكحة بينهم، ويدل على صحة هذا القول تحريم الجمع بين الأختين، والمرأة وعمتها، وخالتها، لما فيه من قطيعة الرحم، وترك الحرام واجب، وبرهما وترك أذيتهما واجبة، ويجوز الجمع بين بنتي العم وبنتي الخال وإن كن يتضايرن، ويتقاطعن، وما ذاك إلا أن صلة الرحم بينهما ليست واجبة، وقد لاحظ أبو حنيفة، هذا المعنى في التراجع فقال: يحرم التراجع في الهبة بين كل ذي رحم محرم.

Artinya: Silaturahmi itu wajib apabila ada hubungan mahram. Yakni kerabat yang lelaki dan perempuannya tidak boleh menikah...

Pendapat kedua menyatakan bahwa wajib menyambung silaturahmi pada seluruh kerabat baik yang level mahram maupun bukan mahram. Ini pandangan madzhab Maliki, Hanbali dan Syafi'i. Imam Nawawi dalam Syarah Muslim menyatakan:

واختلفوا في حد الرحم التي تجب صلتها، فقيل: هو كل رحم محرم بحيث لو كان أحدهما ذكراً والآخر أنثى حرمت مناكحتهما، فعلى هذا لا يدخل أولاد الأعمام، ولا أولاد الأخوال، واحتج هذا القائل بتحريم الجمع بين المرأة وعمتها أو خالتها في النكاح ونحوه، وجواز ذلك في بنات الأعمام والأخوال، وقيل هو عام في كل رحم من ذوي الأرحام في الميراث، يستوي المحرم وغيره، ويدل عليه قوله صلى الله عليه وسلم: "ثم أدناك أدناك" هذا كلام القاضي، وهذا القول الثاني هو الصواب، ومما يدل عليه الحديث السابق في أهل مصر "فإن لهم ذمة ورحماً" وحديث "إن أبر البر أن يصل أهل ود أبيه" مع أنه لا محرمية، والله أعلم

Artinya: Ulama berbeda pendapat dalam batasan silaturahim yang wajib. Satu pendapat membatasi hanya pada kerabat mahram saja... Pendapat kedua bersifat umum yakni meliputi kerabat mahram dan non-mahram. Berdasarkan pada hadits Nabi: "Lalu ke bawah dan ke bawah" Pendapat kedua ini yang betul berdasarkan hadits di atas tentang penduduk Mesir "mereka berhak mendapat tanggungan dan kasih sayang (rahim)" dan hadits "Sebaik-baik kebaikan adalah menyambung kerabat ayahnya" padahal tidak ada hubungan mahram.

KEDUA: DALIL WAJIBNYA SILATURAHMI DAN HARAMNYA MEMUTUS TALI SILATURAHIM

Beberapa dalil wajibnya menyambung silaturahmi dan haramnya memutus silaturahmi adalah sebagai berikut:

- QS Muhammad 47:22

فَهَلْ عَسَيْتُمْ إِن تَوَلَّيْتُمْ أَن تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ وَتُقَطِّعُوا أَرْحَامَكُمْ

Artinya: Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan?

Ibnu Kasir dalam Tafsir Ibnu Katsir menjelaskan ayat di atas sbb:
وَهَذَا نَهْيٌ عَنِ الْإِفْسَادِ فِي الْأَرْضِ عُمُومًا، وَعَنْ قَطْعِ الْأَرْحَامِ خُصُوصًا، بَلْ قَدْ أَمَرَ [اللَّهُ](٢) تَعَالَى بِالْإِصْلَاحِ فِي الْأَرْضِ وَصِلَةِ الْأَرْحَامِ، وَهُوَ الْإِحْسَانُ إِلَى الْأَقَارِبِ فِي الْمَقَالِ وَالْأَفْعَالِ وَبَذْلِ الْأَمْوَالِ.

Artinya: Ayat ini berisi larangan membuat kerusakan di bumi secara umum dan larangan memutus silaturahmi secara khusus. Allah bahkan memerintahkan untuk berbuat kebaikan dan silaturahmi di muka bumi yakni berbuat baik pada para kerabat dalam perkataan, perbuatan dan membantu dengan harta.

- Hadits sahih riwayat Bukhari dan Muslim:
عن جبير بن مطعم أنه سمع النبي صلى الله عليه وسلم يقول: لا يدخل الجنة قاطع. متفق عليه.

Artinya: Tidak masuk surga orang yang memutus silaturahmi.

- Hadits sahih riwayat Bukhari Nabi bersabda:

إنما الواصل الذي إذا قطعت رحمه وصلها

Artinya: Yang disebut penyambung silaturahmi adalah apabila memutus silaturahmi maka ia menyambungnya.

- Hadits sahih riwayat Bukhari dan Muslim Nabi bersabda:
الرحم معلقة بالعرش تقول: من وصلني وصله الله ومن قطعني قطعه الله

Artinya: Silaturahmi itu dikaitkan dengan arasy, ia berkata: Barangsiapa yang menyambung denganku (silaturahmi), maka Allah menyambungnya; barangsiapa yang memutuskan silaturahmi, maka berarti dia diputuskan oleh Allah.

Dalil-dalil lain dari Quran dan hadits dapat dilihat di sini: Hukum memutuskan silaturahmi


KETIGA: KAPAN BOLEH MEMUTUSKAN SILATURAHMI

Walaupun hukum asal dari silaturahmi adalah wajib, namun adakalanya boleh memutuskannya dalam beberapa kasus. Ini berdasarkan hadits sahih riwayat Muslim sbb:
وعن أبي هريرة، أن رجلا قال: يا رسول الله إن لي قرابة أصلهم ويقطعوني، وأحسن إليهم ويسيئون إلي، وأحلم عنهم ويجهلون علي، فقال: لئن كنت كما قلت، فكأنما تسفهم المَلَّ، ولا يزال معك من الله ظهير عليهم ما دمت على ذلك. أخرجه مسلم

Artinya: Seorang lelaki berkata pada Nabi: Wahai Rasulullah aku mempunyai beberapa kerabat yang selalu aku sambangi tapi mereka memutuskanku, aku berbuat baik tapi mereka berbuat buruk padaku, aku bersikap ramah tapi mereka mengacuhkanku. Nabi bersabda: Apabila engkau benar demikian, maka seakan engkau menyuapi mereka pasir panas, dan Allah akan senantiasa tetap menjadi penolongmu selama engkau berbuat demikan.

Dalam menjelaskan maksud hadits di atas, Ibnu Abdil Bar menyatakan:
أجمعوا على أنه يجوز الهجر فوق ثلاث، لمن كانت ‏مكالمته تجلب نقصاً على المخاطب في دينه، أو مضرة تحصل عليه في نفسه أو دنياه، فرب ‏هجر جميل خير من مخالطة مؤذية.

Artinya: Ulama sepakat boleh tidak bertegur sapa lebih dari tiga hari bagi orang yang pembicaraannya menyebabkan efek negatif pada yang diajak bicara dari segi agama, atau membahayakan pada diri dan hartanya. Terkadang tidak bicara secara baik-baik itu lebih utama daripada bergaul yang menyakiti.

KEEMPAT: 4 LEVEL SILATURAHMI

Al-Aini dalam Umdatul Qari Syarah Sahih Bukhari membagi silaturahmi ke dalam empat level. Mengutip Qadhi Iyad ia menjelaskan:
قال القاضي عياض و للصلة درجات بعضها أرفع من بعض، وأدناها ترك المهاجرة، وصلتها بالكلام ولو بالسلام، ويختلف ذلك باختلاف القدرة والحاجة، فمنها واجب ومنها مستحب، ولو وصل بعض الصلة ولم يصل غايتها لا يسمى قاطعاً، ولو قصر عما يقدر عليه، وينبغي له أن يفعله لا يسمى واصلاً.

Artinya: Silaturahmi ada empat yang satu lebih tinggi dari yang lain. Yang paling rendah adalah tidak berhenti bicara. Silaturahminya dengan ucapan walaupun dengan salam. Dan ini berbeda sesuai perbedaan kemampuan dan kebutuhan. Sebagian wajib, sebagian sunnah. Apabila menyambung silaturahmi dengan salah satu level tapi tidak melakukannya dengan level tertinggi, maka itu tidak disebut memutus silaturahmi. Apabila melakukan cara silaturahmi dengan level yang dia mampu

KESIMPULAN

Usahakan tetap menyambung silaturahmi dengan kerabat dekat (mahram) walaupun dengan level terendah yakni dengan ucapan salam. Juga dengan kerabat jauh. Namun kalau silaturahmi, walaupun level terendah, bisa berakibat buruk pada diri sendiri maka dibolehkan tidak melakukannya.

Baca juga:
- Hukum Taat dan Berbakti pada Orang Tua
- Mahram / Muhrim dalam Islam
- Aurat laki dan wanita
- Hukum Kholwat