Sunday, September 12, 2021

Hamil zina dan menikah apakah sah dan bagaimana status anak?

HAMIL ZINA DAN MENIKAH (1)

Assalamualaikum wr wb pak ustadz
Sbelumnya maaf, saya dsini ingin mncrtkan mslah pribadi dan ingin mendapat jlan kluarnya pak ustadz.

Saya seorang istri usia 21thn. Saya mnikah di usia 18thn. Saat itu saya nyantren dan di campur putra putri bisa bertemu bgitu pak. Lalu saya mncoba mnjlin hbungan dengan salah satu santri cowok yg seorang anak dari yai gitu pak mertua saya. Saat itu saya msih polos di usia 16thn, kami mlkkan hbungan terlarang saat liburan dan saya hamil, berjanji saat mlakukan itu akan mnikahi saya, saat 4bln sya kguguran sblum mnikah.

Sya berbicara kpda orang tua saya dan mngncam suami sya itu untuk mnikahi saya, salah satu kakak suami saya ada yg tau. 2thn mnunggu kami mnikah pak ustadz, tapi suami saya tidak mau memegang saya dia bilang tidak siap, saya masakin saya bwakan bekal tidak pernah dsentuh, saya mnuruti printahnya brusaha supya suami saya dpat memandang saya, saya slalu mmbrikan kjutan/hdiah kecil untuk mmbuatnya bhagia tpi tdak pernah dterimanya pasti mnyruh untuk saya simpan saja, apa yg saya lakukan pasti salah saya trkdang dimaki maki, jarang pulang karena sibuk katanya, asyik dngan hp nya.

Genap 7bulan mnikah, saya mlihat suami saya makan di restoran sama cewe. Saya ingin mnanyakannya, tapi saat hp nya di kasur saya sengaja membukanya, itu pesan dari cewe trsebut, suami sya tdak mencintai saya dia hanya mnepati janjinya untuk mnikahi saya, bukan untuk mencintai menjdikan saya istrinya bahkan dia tdk pulang karena tidak mau seranjang dengan saya.

Keluarga suami saya tdak suka sama saya karena saya hamil dluar nikah itu dngan suami saya, saya mrasa asing. Saat pagi, suami saya mnggandeng dan membonceng saya krumah mertua saya, saya kira ia sudah menerima saya, ternyata lamaran suami saya dngn wanita yg juga dari anak yai yg dsukai kluarga suami saya. Sya saat itu msih sabar karena kbahagiaan suami saya dsitu. Saat sdah mnikah, kmi tinggal bersama, suami saya sllu mmbdakan saya dengan istrinya, saya dlrang kluar, dan hanya istrinya yg dperkenalkan dsayangi, saat istri suami saya hamil, saya mrasa bahagia karena akan mmpnyai seorang anak, tpi istri suami saya tdk suka trhdp saya, saya sllu dbilang duri dalam rumah tangganya. Padahal saya tdk pernah brmksud memegang menggoda suami saya, krna pasti akan memaki saya dan saya takut mnyakiti hati istrinya pak.

Saat istrinya minta susu prenagen saya belikan di alfamart, hbis mnum susu itu dia sakit perut dan pendarahan, suami saya sangat marah sampai menampar saya hingga terjatuh, istrinya mminta supaya saya dceraikan, suami saya diam dan mmtuskan saya buat ngontrak di dkat universitas saya karna saya msih kuliyah. Saya mrahasiakan smuanya dari kluarga saya dan blng bhwa sya bahagia, saya mmbiayai kuliyah dan kbutuhan lain dari hasil saya berjualan jajanan kue.

Pertanyaannya

1. Apa saya salah dan berdosa dulu kluarga saya mngncam untuk mnikahi saya pak ustadz?

2. Apa saya berdosa menjadi istri yg tidak bisa dcintai dan mmbuat suami saya bahagia?

3. Apa saya memang penganggu sebagai duri rumah tangga suami saya?
Berdosakah saya mencintai suami saya yg sudah hidup bahagia dengan istr keduanya?

4. Apa saya mmng hrus bercerai, dan mmbrtahukan kpda kluarga saya pak ustadz?. Apa saya berdosa membohongi kluarga saya jika saya bahagia dlm prnikahan ini?
Saya takut dan tdak mau membuat sedih kluarga saya

Mohon jalan kluarnya pak ustadz.
Terimakasih
Wassalamualaikum wr wb

JAWABAN

1. Tidak salah dan tidak berdosa. Secara sosial, itulah yang harus dilakukan oleh seorang pria yang berzina dengan seorang wanita: menikahi wanita itu sebagai bentuk tanggung jawab secara sosial. Dan sebagai bentuk taubat nasuha bagi pria dan wanita pezina atas dosa yang dilakukannya. Baca detail: Cara Taubat Nasuha

2. Anda dan suami anda sudah mengambil langkah tepat untuk menikah daripada terus berzina. Soal sekarang dia tidak bisa mencintai anda, itu hanya membuktikan berkali-kali bahwa cinta itu bisa berubah setiap saat. Makanya, jangan menikah dengan pria hanya karena berdasarkan cinta, tapi menikahlah dengan pria berdasarkan pada kebaikan karakter -- secara sosial dan agama -- yang dimiliki pria itu. Baca juga: Cara Memilih Jodoh

3. Bukan pengganggu karena anda menikahi dia lebih dulu daripada istri keduanya. Mencintai suami tentu saja boleh dan baik dan sudah sewajarnya.

4. Tampaknya itu pilihan terbaik. Karena rumah tangga hanya bisa bahagia dan langgeng apabila cinta dan kasih sayang ada di kedua belah pihak.
Soal berbohong pada keluarga, ya, anda berdosa. Baca detail: Bohong dalam Islam

Seyogyangnya Anda memberitahu keluarga secara terus terang kenyataan yang terjadi. Memang keluarga akan sedih, namun sedih sebentar itu lebih baik dari anda hidup dalam kepura-puraan terus menerus. Justru orang tua akan semakin menyalahkan anda apabila tidak terus terang secepatnya. Ungkapkan ini sebagai bentuk bakti pada orang tua. Baca detail: Hukum Taat dan Berbakti pada Orang Tua

CATATAN: Perlu anda ketahui, bahwa pada dasarnya anda seorang wanita yang memiliki karakter yang baik. Terbukti anda mampu bertahan sabar kendati sikap suami yang begitu kejam. Ini bisa menjadi modal yang baik bagi anda untuk melangkah ke depan dengan pria lain yang baik pula seandainya anda dan keluarga memutuskan untuk bercerai dengannya. Baca juga: Akhlak Mulia


HAMIL ZINA DAN ABORSI (2)

Assalamualaikum wr wb
Pak ustadz, maaf sbelumnya, ini lanjutan dari email saya yg pertama,
Sya sdah bercerita bahwa saya hamil 4,5-5 bulan sebelum mnikah dan keguguran. Saya saat itu dirumah sendirian, saya mnglami sakit yg sangat dperut dan kluar janin itu. Saya tdk sengaja mnginjaknya tetapi ko tdak hancur, buat memastikan apakah yg kluar itu, saya tdak tau itu janin saya, kamarmandi saya gelap. Lalu saya bawa janin itu kluar saya sangat terkejut dan saya bingung mau berbuat apa karena saya masih pendarahan dan lemah, saya menelphon suami saya yg saat itu masih diluar pondok karena KKN.

Suami saya kala itu tidak mngangkat telphon dari saya, saya sms, mlah jwabnya jangan mengganggu ada sibuk kkn. Saya bingung, saya tutupi dengan kain putih dan saya kuburkan di belakang rumah tanpa saya mandikan dan sholati. Stelah seminggu saya masih merasakan sperti masih mngandung, dan saya tes lagi trnyta msih positif.
Saya hubungi suami saya itu dengan mnelphon dan bertemu esoknya, suami saya tdk mnanyakan keadaan saya hanya mnyuruh saya menggugurkan kandungan saya, karena dia masih pengen mondok menjaga nama baik kluarganya yg sesepuh desa dan bilang janin ini tidak bisa berkembang lahir prematur bahkan cacat kalau tdak dgugurkan karena kembarannya sdah kluar, dia mmaksa saya kedukun beranak buat mngarbosi janin saya.

Saat bertemu itu dia membonceng saya di jalan batu2 dengan cepat lajunya pdahal saya sudah sangat ksakitan dan mnyruhnya pelan, dan saat itu hujan, suami saya berteduh mninggalkan saya yg kehujanan dia malah mnyruh saya cepat pergi karena takut ada pihak pondok yg akan mlihat. Saya mnglami pendarahan lagi dan saya mampir kerumah teman saya karena rumah saya jauh, saya mrasakan sakit sampai pinsan dan saat terbangun rsanya sperti saat pertama sya mnglmi kguguran, janin kdua saya kluar. Saya kubur dbelakang rumah teman saya tanpa dmandikan dkafani dsholatkan. Kedua janin itu berkelamin laki laki pak ustadz. Tanah tempat mngbur itu sudah djadikan sawah. Sampai sekarang saya belum jujur terhadap bapak saya, dan hanya bercerita ke ibuk saya.

Pertanyaannya
1)Apakah saya berdosa dan apa hukumnya dengan tidak mnguburkan janin saya selayaknya krna saya tdak tau cara mngburkannya saat itu pak.

2)Apakah perlu memindahkan tanah itu ke kuburan umum, tetapi tanahnya sudah hilang djadikan sawah.

3)Apakah saya berdosa tidak jujur dengan bapak saya sampai skarang?

4)Apakah ketidak perdulian dan tidak cintanya suami saya karena saya telah berdosa tdak mngburkan janin saya scara layak.?

5)Bagaimana saya harus menghadapi rumah tangga saya yg sejak sbelum mnikah sudah tidak ada ruang bagi saya untuk suami? Pdahal saya sudah brusaha pak ustadz,

Wassalamualaikum wr wb

JAWABAN

1. Anda tidak menjelaskan apakah janin tersebut masih hidup saat keluar atau sudah mati. Kalau saat keluar sudah meninggal, maka hukumnya wajib dimandikan, dikafani dan dikubur. Tapi tidak wajib dishalati, bahkan tidak boleh dishalati. Jadi, dalam hal ini, anda berdosa karena tidak melakukan dua kewajiban yaitu tidak memandikan dan tidak mengkafani. Untuk dosa ini, anda cukup bertaubat memohon ampun pada Allah. Baca detail: Cara Taubat Nasuha

2. Kalau sudah tidak ada mayitnya, ya tidak perlu dipindahkan.

3. Ya, sebaiknya anda jujur pada ayah. Berbohong dalam hal ini adalah dosa. Baca detail: Bohong dalam Islam

4. Bukan. Itu terjadi karena suami anda memang tidak mencintai anda sejak awal. Dia berzina dengan anda karena melampiaskan nafsu syahwatnya saja.

5. Alternatif terbaik dapat anda konsultasikan pada ayah anda. Secara Islam, istri seperti anda punya dua pilihan: bertahan atau berpisah. Semua terserah Anda. Baca detail: Menyikapi Pasangan Selingkuh

Saturday, September 11, 2021

Puasa sunnah hilang karena masturbasi


PUASA SUNNAH HILANG KARENA ONANI

Assalaamu'alaikum. ustadz...
Sudah 1 tahun lebih saya tidak onani, tapi dalam 2017 ini sudah dua
kali 1 dibulan rajab dan 1 lagi di bulan sya'ban, dibulan sya'ban saya
lakukan dengan sengaja dimana sebelumnya saya ada berpuasa sunnah
dibulan sya'ban slma 1 hari. Hilangkah pahala puasa sunnah sya'ban
saya ustadz karena onani?

Terima kasih banyak ustadz, atas perhatian ustadz terhadap email saya...

JAWABAN

Ya, pahala menjadi tertutup karena dosa sebagaimana dosa menjadi tertutup karena adanya pahala. Oleh karena itu, buatlah amal kebajikan untuk menutupi dosa-dosa yang anda lakukan. Itulah salah cara taubat. Baca detail: Cara Taubat Nasuha

JANJI ATAU NADZAR?

Assalamualaikum,
Maaf ustadz, saya mau tanya,
Saya pernah mengikrarkan sesuatu setelah saya sholat yaitu "ya allah maafkanlah saya, saya tidak akan melakukan maksiat itu lagi ya allah. Jika saya melakukan saya akan berpuasa 1 hari dan infak 200ribu. Maafkanlah hamba ya allah dan jauhkanlah hamba dari hal yang berkaitan dengan maksiat, amin."

Yang ingin saya tanyakan adalah:
1. Apakah saya termasuk melakukan janji atau nadzar?
2. Jika itu nadzar, kebetulan saya sudah melakukan puasa 3 hari berkali2 ketika saya melanggarnya. Apakah jika misal kita melanggar 3 kali nadzar itu kita harus berpuasa 9 hari? Atau memberi makan 30 orang? Atau
3. Apakah jika kita sudah membayar atau berpuasa, jika kita melanggar janji sudah tidak berkewajiban untuk membayar kafarat? Namun kita melanggarnya karena tidak kuat menahanya dan sudah mencoba menahanya.

Mohon dijawab ya ustadz, saya sudah bertahun2 kebingungan dan malu jika bertanya ke orang langsung. Terima kasih.

JAWABAN

1. Itu termasuk janji. Bukan nadzar. Baca detail: http://www.alkhoirot.net/2015/03/janji-dalam-islam.html

2. Itu janji, bukan nadzar. Baca detail: Hukum Nadzar

PISAH RANJANG BEBERAPA HARI DENGAN ISTRI, BOLEHKAH?

Assalamu'alaikum wr.wb
Saya sedang bertengkar dgn istri saya ..dan saya blm punya anak ..
1. Bolehkah kami tidak serumah untuk sementara waktu atau beberapa hari ?
2. Dan bagaimana jika saya tak serumah sampai beberapa bulan dan saya akan tetap menafkahkan istri saya ? Bagaimana hukum nya ? Dan boleh atau tidak ?
Wassalamu'alaikum wr.wb

JAWABAN

1. Boleh tapi tidak boleh lama-lama. Karena itu bukan cara yang baik dalam berumah tangga. Baca juga: Cara Harmonis dalam Rumah Tangga

2. Suami selain berkewajiban untuk menafkahi istri secara lahir, juga berkewajiban menafkahinya secara batin (hubungan intim dan bermesraan). Jadi, tidak boleh secara agama dan negara. Baca detail: Hak dan Kewajiban Suami Istri

NEVER FEAR FOR ANYTHING, APA MAKSUDNYA?

saya ingin bertanya,di sebuah lagu ada lirik "never feared for anything",jika lirik tersebut di artikan dalam bahasa indonesia menjadi "tidak pernah takut untuk apapun",yang ingin saya tanyakan

1.apakah makna dari lirik tersebut dapat diartikan tidak takut melakukan dosa?

JAWABAN

1. Tidak termasuk. Kata-kata semacam itu biasanya bermakna tidak takut dalam menghadapi tantangan dan kesulitan hidup. Baca detail: Penyebab Murtad

BOHONG BERARTI ZHALIM, SEPERTI APA?

Assalamualaikum Ustad
Sebelumnya saya ingin berterima kasih kepada Konsultasi Syariah online Al Khoirot karena telah banyak membantu menjawab pertanyaan saya, dan membuat saya lebih mengenal Islam

Ustad kali ini saya ingin bertanya, saya memiliki kebiasaan buruk yang sedang saya coba lawan, yaitu kebiasaan berbohong dan melebih lebihkan.

Akhir akhir ini saya membaca bahwa jika kebohongan kita mengakibatkan kedzaliman terhadap orang lain, maka kita harus meminta maaf kepada orang yang terdzalimi karena kebohongan kita.

Yang saya ingin tanyakan, yang dimaksud kedzaliman disini seperti apa ya ustad? Saya jadi was was dan takut akan dosa berbohong saya yang sudah sudah.

Terima kasih
Assalamualaikum

JAWABAN

Pertama, bahwa bohong itu berdosa. Dan setiap dosa itu dianggap suatu sikap zhalim pada Allah karena melanggar perintahNya. Baca detail: Bohong dalam Islam

Kedua, apakah membohongi orang itu zhalim pada orang tersebut? Itu tergantung jenis bohongnya. Kalau kebohongan itu merugikan manusia, misalnya dengan cara memfitnah, maka yang dizhalimi adalah orang yang difitnah tersebut. Bukan pada orang yang dibohongi. Adapun cara taubatnya, kalau bohongnya tidak ada yang dirugikan, maka cukup taubat pada Allah. Kalau ada yang dirugikan,maka juga harus minta maaf pada yang dirugikan tsb. Baca detail: Cara Taubat Nasuha

KREDIT BARANG, TERMASUK RIBA?

Bagaimana dengan hukum mengkredit barang/produk? Riba kah?

JAWABAN

Kredit barang tidak termasuk riba. Yang riba itu kalau mengkredit uang dan pengembaliannya harus ada bunga. Baca detail: Hukum Bank Konvensional

TIDAK BERTEMU IBU SELAMA 18 TAHUN

Assalamualaikum..
Saya mau bertanya apa yang sebaiknya saya lakukan saat ini???
Cerita singkat nya,dari saya umur 3tahun ibu saya kerja keluar negri,sampai sekarang saya berumur 21tahun belum pernah ketemu karna tiap pulang ibu saya pulang k kampung nya,pernah berkomunikasi saat saya masuk smp.Dan itu pun tidak lama karna saya tidak punya hp,Dan baru sekarang ini kami d pertemukan d Facebook,lalu kami telpon nan,2hari berturut turut..tapi sekarang ini ibu saya tidak ada kabar nya lagi padahal d Facebook selalu aktip,jadi seperti tidak ada rasa kangen nya sama anaknya yang udah lama tidak ketemu....
Saya mesti gimana ya pa mohon penjelasannya...
Trimakasih sebelumnya.

JAWABAN

Bersabarlah. Mungkin beliau sedang ada masalah. Doakan ibu anda supaya tetap sayang pada anda dan tetap dalam keadaan sehat wal afiat. Baca doa berikut setiap selesai shalat agar tetap disayang dan dikangeni ibu:

رَبِّ زِدْنِيْ عِلْمًا، وَوَسِّعْ لِيْ فِيْ رِزْقِيْ، وَبَاِرِكْ لِيْ فِيْمَا رَزَقْتَنِيْ، وَاجْعَلْنِيْ مَحْبُوْبًا فِيْ قُلُوْبِ عِبَادِكَ، وَعَزِيْزًا فِيْ عُيُوْنِهِمْ، وَاجْعَلْنِيْ وَجِيْهًا فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ َمِنَ الْمُقُرَّبِيْنَ، يَاكَثِيْرَ النَّوَالِ، يَاحَسَنَ الْفِعَالِ، يَاقَائِمًا بِلاَ زَوَالٍ، يَامُبْدِئًا بِلاَ مِثَالٍ، فَلَكَ الْحَمْدُ، و الْمِنَّةُ، والشَّرَفُ عَلَى كُلِّ حَالٍ.

Artinya: Ya Allah berilah aku tambahan ilmu. Luaskanlah rizkiku. Dan berkahilah harta yang Engkau berikukan padaku. Jadikan aku disenangi di hati hamba-hambu-Mu. Dan mulia di mata mereka. Jadikan aku di dunia dan akhirat termasuk orang-orang yang dekat (kepada Allah).

Baca detail: Agar disayang ayah dan ibu: http://www.alkhoirot.net/2017/02/doa-agar-disayang-ayah-ibu.html#1

Apapun sikap ibu, anda harus tetap sayang dan punya niat kuat untuk berbakti dan taat pada ibu. Belajarlah yang rajin dan capai cita-cita setinggi mungkin. Buatlah ibu anda bangga. Itu salah satu bentuk bakti anda pada ibu. Baca detail: Hukum Taat dan Berbakti pada Orang Tua

Menyimpan konten agama lain

MENYIMPAN KONTEN AGAMA LAIN

Asaalamualaikum pak
Begini pak saya ada pertanyaan
1.apa hukumnya bagi seorang muslim menyimpan di handphone nya gambar atau pun video yang berbau agama lain misalkan gambar salib, gereja,candi
Atau pun kata kata quote yang berbau agama lain apakah ini bisa menyebabkan seseorang murtad?
Terus pak
2.kalau dulu pernah melakukan hal tersebut mungkin karena kurangnya pengetahuan tentang agama apakah itu bisa murtad pak?
3.terus pak misalkan seorang muslim itu murtad entah itu dia melakukan sesuatu yang menyebabkan bisa murtad dengan sadar atau pun tidak sadar kemudian dia sholat . Di bacaan sholat kan ada bacaan syahadat nya apakah dia telah masuk islam lagi pak .
4.bagaimana jika membaca syahadat saat sholatnya di dalam hati apakah sudah bisa membuat orang itu masuk islam lagi ?

JAWABAN

1. Ulama tidak sampai menghukumi murtad. Hukumnya antara makruh dan haram. Baca detail: Memakai kaus bergambar salib http://www.alkhoirot.net/2016/02/hukum-memakai-kaos-bergambar-salib.html#3

Namun bisa saja berakibat murtad kalau meyakini kebenaran agama tersebut.

2. Tidak berakibat murtad seperti disebut di poin 1. Apalagi kalau tidak tahu. Baca detail: Berbuat Haram karena Tidak Tahu / Tidak Sengaja

3. Anda terlalu banyak membaca bacaan doktrin radikal Wahabi Salafi yang banyak tersebar di internet. Islam Ahlussunnah Wal Jamaah tidak mudah memurtadkan orang.
Baca detail:
- Tauhid Uluhiyah dan Rububiyah 1
- 10 Pembatal Keislaman : Syirik
- 10 Pembatal Keislaman : 3 s/d 10

RAGU SAAT MENYUCIKAN NAJIS ANJING

Assalamualaikum saya ana, jadi begini, dulu waktu saya smp saya pernah megang bulu anjing dan itu sudah lama sekali dan disitu(tempat saya megang anjing) banyak anjingnya berjalan jalan, saya sudah bersihkan dan sucikan waktu itu, namun setelah saya ini kuliah ketika saya saat membicarakan najis najis dengan teman saya, saya jadi ragu akan tata caranya yang mana dulu saya benar atau salah membersihkannya, waktu itu juga saya memakai tanah dipot yang ada pupuknya(mungkin ada kotoran). Jujur saya waktu itu tidak terlalu paham, ya walaupun saya bersihkan dengan tanah tapi sepengetahuan saya waktu itu yang najis hanyalah air liurnya anjing sedangkan saat itu saya hanya memegang bulu(lupa bulu basah atau tidak), saya membersihkan dengan tanah 7x seinget saya, tapi 7x itu seinget saya langsung campuran air mutlak dengan tanah, bukan dibersihkan dengan air 7x dan salah satunya dengan tanah. Dulu Saya membersihkan dengan tanah karena saya was was dan jaga jaga jika barangkali tempat yang saya pegang tak sengaja kena air liur anjing walau saya tidak tau.

Dan juga saya juga tidak membersihkan pakaian saya dengan tanah yang mungkin bisa saja terkena karena duduk di daerah yang banyak anjing walaupun diatas kursi(dekat kandang hewan), dan saat itu saya tidak ragu.

Pertanyaan
1.Nah itu kejadiannya sudah lama banget dan sekarang saya was was ragu apakah selama ini saya masih terkena najis apa tidak ?

2. Jika iya. Bagaimana solusinya?

3. Bagaimana membersihkannya ,apakah saya harus membersihkan seluruh tubuh atau hanya bagian yang terkena najis(bagian yang pegang anjing saja) saat dulu? Karena telapak tangan saya yang sudah memegang najis itu(bulu anjing) sekarang sudah menyentuh seluruh tubuh. Dan juga tanah seperti apakah yang harus saya pakai?

4. Dan bagaimana dengan ibadah saya, seperti solat,puasa dll yang dimana pada saat itu saya tidak ragu akan najis? Karena saya mulai ragu saat kuliah saat diingatkan oleh teman saya, sebelumnya saya tidak ragu.

5. Dan bagaimana dengan ibadah saya seperti solat puasa dll, ketika saya sudah was was tpi saya masih bingung cara membersihkannya gimana, sehingga saya belum membersihkannya?

6. Bagaimana dengan orang orang yang sudah saya pegang dan barang barang yang sudah saya pegang apakah terkena najis ? Jika iya bagaimana saya mengingatkan ke teman dan orang orang yang saya sudah pegang, karena sangat banyak (bertahun tahun), dan saya tidak bisa jika harus mengingat semua bahkan saya lupa karena kejadiannya waktu smp dan ini saya sudah kuliah.

7. Bagaimana dengan pakaian saya saat itu yang sampai saat ini belum saya bersihkan dengan tanah dan terkadang masih saya pakai dan saya cuci berbarengan dengan pakaian yang lain, karena saya memang tidak tau itu terkena najis atau tidak, dan dulu saya tidak ragu dan tidak was was, namun saat ini saya was was, yang saya tahu waktu itu tempatnya banyak anjingnya yang mungkin bisa saja terkena.

8. Jika memang harus dibersihkan semua badan bagaimana tata caranya? Apakah dari rambut hingga ujung kaki atau bagaimana? Dan apakah bulu anjing itu najisnya sama seperti air liur yang harus dibersihkan dengan tanah?

Terimakasih mohon bantuannya

JAWABAN

1. Menurut madzhab Hanafi, anjing hidup itu tidak najis. Nah, untuk masalah anda di masa lalu, sebaiknya anda ikut pendapat ini demi untuk menghilangkan rasa was-was anda. Baca detail: Najis dan Cara Menyucikan

2. -
3. Karena tidak ada lagi najis, maka tidak ada yang perlu disucikan.
4. Semua ibadah shalat dan puasa anda sah karena anda melakukannya dalam keadaan suci. Baca detail: Shalat 5 Waktu

5. Semua sah insyaAllah. Baca detail: Puasa Ramadhan

6. Tidak apa-apa karena status anda suci.

7. Tidak apa-apa.

8. Tidak harus dibersihkan.

Ini sikap yang harus dilakukan untuk najis-najis anjing di masa lalu. Ini dilakukan untuk membuang sikap was-was anda. Ulama memerintahkan kita agar mengambil hukum yang paling ringan untuk menghindari was-was.

Namun kalau lokasi anda saat ini aman dari anjing yang berkeliaran maka ke depannya anda bisa memakai hukum madzhab Syafi'i di mana kalau terkena najis anjing harus mencuci 7 kali dan salah satunya dicampur dengan tanah. Dan bahwa najis anjing itu, menurut madzhab Syafi'i, bukan hanya air liurnya tapi juga bulunya.

Baca detail:

- Mengatasi was-was
- Ragu najis anjing
- Ragu najis anjing
- Najis anjing selain liur
- Membeli makanan kelinci

CARA TAUBAT SALAH BICARA

Assalamualaikum Ustad
Saya ingin bertanya, apa yang harus kita lakukan untuk bertaubat dari kesalahan berbicara?

Saya pernah salah berbicara dahulu dengan menganggap orang Amerika jahat jahat, saat ini saya baru sadar bahwa hal tersebut salah..

Selain itu juga saya pernah salah bicara dan saat itu saya sadar. . . Berselang beberapa lama saya perbaiki kesalahan bicara saya, apakah itu cukup ustad?

Saya ingin bertaubat dari kesalahan tersebut Ustad. Apa yg harus saya lakukan?

JAWABAN

Kalau kesalahan itu karena su'uzhon (berburuk sangka) pada suatu bangsa, maka cukup meminta ampun pada Allah saja. Kalau salah bicara itu menyakitkan pada individu, maka selain memohon ampun pada Allah juga harus meminta maaf pada yang bersangkutan. Baca detail: Cara Taubat Nasuha

Friday, September 10, 2021

Hukum doa baik dan doa buruk

DOA BAIK DAN DOA BURUK

Nama saya Wiwik, saya Ibu rumah tangga, sdh bersuami dengan 3 org anak. Suami saya secara umun baik, mempunyai plus minus seprti halnya saya tentunya. Hanya saja, krn di awal pernikahan kami , sering sekali ada masalah, dan seiring dg itu perasaan cinta saya hilang sama sekali, meskipun saya berusaha melakukan tugas dan kewajiban saya scr wajar, bercanda, bermesraan, saling menghormati dan menghargai.

Semuanya berjalan sangat wajar dan baik baik saja, masalahnya hanya dalam hati saya terasa hampa terutama ketika ( maaf) berhubungan suami istri, saya merasa sulit sekali menjalaninya meskipun tdk pernah menolak nya dan selalu berusaha tersenyum dan bercanda.

Ini sdh berjalan selama 10 thn lebih, hingga beberapa waktu lalu saya bertemu dg teman lama saya, sebut saja namanya Waz, laki laki,yg dari dulu mempunyai perasaan terhadap saya. seiring waktu akhirnya kami menjalin hubungan. Tidak sampai kontak fisik memang, karena kami berada di kota yg berjauhan. tapi perasan kami rasanya sangat dalam. Ikatan emosional kami sangat kuat. Jika boleh saya berkata, saya sangat mencintainya dan merasa jauh lebih nyaman bersamanya ketimbang bersama suami saya.

Saya menyadari ini salah, dan perasaan bersalah thd suami dan juga istri Waz itu sering muncul dan mengganggu. Akhir2 ini Waz sering sakit, hingga akhirnya pada Minggu kemarin, dokter menemukan bahwa diotaknya ada tumor, dan dia harus melakukan operasi. Dengan kejadian ini, kami sama2 berpikir bahwa hubungan ini hrs segera diakhri, dia harus lebih bermusahabah thd Alloh dan melakukan hal2 yang baik agar Alloh iba dan mengangkat penyakitnya. Saya tidak mau keberadaan saya ada dan menghalangi Ridho Alloh terhadapnya. saya rela pergi, krn menurut saya, inilah yg terbaik buat nya untuk saat ini.

yang ingin saya tanyakan...

1. bolehkan saya tetap mendoakan dia? meminta Alloh agar diangkat penyakitnya? 2. bolehkan saya juga datang ke majelis2 pengajian atau yayasan2 yatim piatu dg memberi sedekah lalu memintakan doa baginya ? dan berdoa agar suatu hari kami bisa dipertemukan lagi dengan jalan yang baik? jalan yg sudah di Ridhloi Alloh tanpa menyakiti siapapun? bolehkan doa seperti itu ustadz?

saya memohon jawab dari ustadz, selebihnya, saya pasrah terhadap apa yg sdh Alloh gariskan terhadap saya.
wassalamualaikum wr.wb

JAWABAN

1. Mendoakan sesama muslim adalah hal yang baik. Tidak ada larangan untuk itu. Bahkan doa baik antara sesama muslim akan dikabulkan. Dalam sebuah hadits sahih riwayat Muslim Nabi bersabda:
لا يزال يستجاب للعبد ما لم يدع بإثم أو قطيعة رحم.

Artinya: Doa seorang hamba akan selalu dikabulkan selama tidak berdoa untuk suatu yang berdosa atau untuk memutus tali silaturahmi.

Yang tidak boleh adalah mendoakan buruk pada sesama muslim sebagaimana disebutkan dalam akhir hadits di atas.

2. Ya, boleh. Sekagi lagi, selama doa itu baik dan isinya tidak melanggar syariah, maka doa anda insyaAllah akan dikabulkan. Lihat poin 1.

TATA CARA NIKAH BEDA AGAMA

Assalamu'alaikum wrwb,

Ust pengasuh web ini,

Saya ada baca artikel tentang tata cara nikah beda agama di web ini, khususnya pada link http://www.alkhoirot.net/2014/07/prosedur-nikah-beda-agama.html#1

Jadi begini ust, saya pria muslim dan calon istri saya wanita katolik, sudah setuju untuk menikah dengan cara islam, dengan sebelumnya, saya nanti diminta menghadap ke pastor calon istri saya untuk menyatakan kalau saya belum pernah menikah sebelumnya, yang dibenarkan oleh 2 orang saksi.

Yang ingin kami tanyakan adalah, setelah kami sah menikah secara islam dengan penghulunya dari salah satu tokoh agam islam dikampung calon istri saya, untuk selanjutnya kami bisa mendapatkan surat nikah untuk kami laporkan ke catatan sipil tata caranya seperti apa ya ust? karena informasinya kalau tidak ada surat nikah catatn sipil tidak bisa membuat akta lahir anak dan sebagainya ya ? Mohon juga koreksinya jika saya keliru

Terimakasih banyak atas jawaban yang diberikan

Wassalammu'alaikum wrwb.

JAWABAN

Pernikahan anda yang dilakukan oleh kyai adalah sah apabila terpenuhi syarat-syarat pernikahan menurut Islam. Baca detail: Pernikahan Islam

Selanjutnya, prosedur terkait laporan ke catatan sipil untuk mendapat legalitas dapat dilihat di sini: https://www.lapor.go.id/id/1275254/pendaftaran-pernikahan-ke-catatan-sipil.html

Atau, anda dapat menyewa pengacara untuk melakukan tugas tsb.

TIDAK DIRESTUI KARENA WETON

Assalamualaikum
Ustad saya ingin menanyakan ,saya kan mau menikah orang tua kita semua setuju tetapi masalahnya didesa saya masih menggunakan weton sedangkan weton saya dan calon saya sama yang katanya tidak boleh dinikahkan sedangkan saya tidak mempercayai itu ustad mohon jawabannya ustad terimakasih
Wassalamualaikum

JAWABAN

Weton hanyalah ramalan tradisional Jawa dan itu tidak akan ada pengaruhnya bagi masa depan pernikahan anda. Bahkan, mempercayai ramalan adalah haram. Baca juga: Hukum Percaya Ramalan

Jadi, kalau anda berdua merasa cocok, teruskan pernikahan dan tetap menjaga ketaatan pada Allah dan syariat Islam. Baca detail: Pernikahan Islam

NIKAH SIRI DENGAN WALI HAKIM (NO PUBLISH)

Assalamualaikum warrohmatullohi wabarokaatuh,

Saya ingin bertanya tentang Poligami melalui kawin siri sebagai berikut :

Pertanyaan :
1. Apakah kami dapat menikah dengan walinya adalah Wali Hakim ?
2. Apakah berdosa menikah lagi tanpa sepengetahuan istri pertama ?
3. Calon istri sudah bertekad sekali untuk menikah dengan saya, bahkan ikhlas
tidak mendapatkan waris dikemudian hari ( agar pernikahan ini tdk diketahui
keluarga ). Apakah ini dibenarkan dalam agama ?

Demikian pertanyaan saya, mohon penjelasannya, terima kasih

JAWABAN

1. Ya, anda dapat menikahinya dengan wali hakim yang disetujui oleh si wanita. Baca detail: Wali Hakim dalam Pernikahan

2. Tidak. QS An-Nisa 4:3 membolehkan menikah lebih dari satu tanpa adanya kewajiban untuk lapor istri lain. Di situ yang disyaratkan adalah adil. Lihat: https://afatihsyuhud.wordpress.com/terjemah-quran/#4

4. Warisan dari siapa? Warisan dari orang tua atau dari suami? Terlepas dari itu, harta warisan adalah hak. Dan ahli waris bisa tidak menggunakan/mengambil haknya. Baca detail: Hukum Waris Islam

Kredit motor dari adira, halal atau haram?




KREDIT MOTOR DARI ADIRA, HALAL ATAU HARAM?

Saya akhwat fulanah dari jawa timur, mau bertanya,
1. bagaimana hukum kredit motor dan kredit rumah di lembaga pembiayaan seperti adira? Apakah termasuk riba? Dan jika terlanjur memiliki motor dari lembaga tersebut bagaimana? Syukron

JAWABAN

1. Kalau memakai sistem yang ada sekarang yaitu dengan membeli motor pada suatu dealer, lalu pergi ke Adira untuk meminjam uang, maka itu termasuk praktik riba. Tapi ada cara alternatif yang halal yang biasa dipakai oleh perbankan syariah yaitu:
(a) Adira menjadi pembeli motor tersebut, lalu anda membeli motor tersebut dari Adira dengan cara mencicil. Maka, cara ini hukumnya halal walaupun harga motor menjadi lebih mahal karena penjual (dalam hal ini Adira) berhak menerima bayaran lebih dari tunggakan atau cicilan itu. Dalam bisnis Islam ini termasuk kategori murobahah; atau
(b) Anda memilih motor atau mobil yang anda sukai, setelah itu minta pada Adira untuk membeli motor tersebut. Setelah jual beli antara Adira dan pemilik motor selesai, maka anda membeli motor / mobil tersebut secara mencicil dari Adira dengan harga yang ditentukan Adira.

Kedua cara di atas dalam sistem Islam disebut murobahah dan hukumnya boleh. Lihat: Bisnis dalam Islam

Adapun kalau sudah terlanjur memakai cara yang biasa (yang riba), maka anda teruskan saja karena darurat dan karena transaksi sudah berjalan. mohon ampun lah pada Allah. Adapun status motornya tetap halal insyaAllah. Atau, untuk menenangkan hati, anda bisa mengikuti pendapat yang menghalalkan bank konvensional walaupun itu pendapat minoritas di kalangan ulama. Lihat: Pendapat yang Menghalalkan Bank Konvensional

____________________________


BOLEHKAH PEZINA YANG TAUBAT MERAHASIAKAN MASA LALUNYA?

Assalamualaikum. pezina (suami atau istri) yang khilaf dan melakukan taubat nasuha Tapi memilih merahasiakan perselingkuhannya karena takut pasangannya akan sakit hati dan tidak bisa melupakan,
1. sah apa tidak taubat nasuhanya?

Terima kasih

JAWABAN

1. Sah. Tidak ada kewajiban bagi seorang pendosa zina untuk menceritakan dosanya itu pada orang lain walaupun pada pasangannya sendiri. Justru dianjurkan bagi pelaku dosa besar atau kecil untuk merahasiakannya. Nabi bersabda dalam sebuah hadits sahih riwayat Bukhari dan Muslim (muttafaq alaih) demikian:

كل أمتي معافى إلا المجاهرين، وإن من المجاهرة أن يعمل الرجل بالليل عملا، ثم يصبح وقد ستره الله، فيقول: يا فلان عملت البارحة كذا وكذا، وقد بات يستره ربه، ويصبح يكشف ستر الله عنه
Artinya: Seluruh umatku diampuni kecuali al-mujahirun (orang yang terang-terangan berbuat dosa), dan termasauk bentuk Mujaharoh (terang-terangan dalam berbuat dosa) adalah seseorang berbuat dosa pada malam hari, kemudian pada pagi hari dosanya telah ditutup oleh Allah, dia berkata: "Wahai fulan semalam aku telah melakukan seperti ini dan ini (menceritakan dosanya)." Allah telah menutupi dosanya di malam hari, tetapi dia membuka kembali dosa yang telah ditutup oleh Allah tersebut.

Dalam sebuah hadits lain riwayat Hakim dan Malik (dalam Al-Muwatha') Nabi bersabda:
اجتنبوا هذه القاذورات التي نهى الله عنها، فمن ألمَّ بشيء منها فليستتر بستر الله تعالى، وليتب إلى الله تعالى، فإنه من يبد لنا صفحته نقم عليه كتاب الله

Artinya: Jauhilah perbuatan dosa yang dilarang Allah. Barangsiapa yang melakukannya, maka hendaknya ia merahasiakannya dan bertaubatlah pada Allah.

____________________________


ZINA DAN HAMIL, BAGAIMANA CARA BICARA KE IBU?

Saya wanita telah melakukan dosa besar yakni perzinahan dengan kekasih saya. dan tiba saatnya hukum ALLAH datang dengan memberikan kami pukulan keras. Saya Hamil..
Saya terlahir dari keluarga diktator. Yang semua di atur oleh ibu saya. Ayah saya sudah lama meninggal.
1. Bagaiman cara saya untuk mengakui di depan orang tua saya? Saya kalut, saya takut akan menjadi petaka untuk orang tua saya. Saya takut membuat beliau jatuh sakit. Sungguh saya menyesali ini semua.

Mohon jawabnnya.. Saya membutuhkan pencerahan.. Terima kasih sebelumnya..
Wa'alaikum salam WR WB.

JAWABAN

1. Sebaiknya anda segera meminta ijin pada ibu untuk menikah dengan pacar anda yang menghamili anda minimal nikah siri. Kalau ibu setuju, maka anda tidak perlu mengaku atas kehamilan tersebut. Tapi kalau tidak setuju, maka anda perlu memberitahu realitas yang ada dengan tujuan agar beliau setuju keinginan anda untuk menikah. Tujuan menikah adalah agar anak yang ada dikandung menjadi anak yang sah dan memiliki ayah yang sah. Lihat: Pernikahan Wanita Hamil Zina dan Status Anak

____________________________


SHALAT TAHIYATUL MASJID PADA WAKTU TAHRIM

Assalaamualaikum...
Nama lengkap saya Ahmad irwansyah dari Tasikmalaya, mau bertanya masalah sholat,
1. apakah boleh sholat tahiyatulmasjid pada waktu yang diharamkan?

Mohon jawabannya,terimakasih.

JAWABAN

1. Yang dimaksud waktu tahrim dalam madzhab Syafi'i sebenarnya bukan waktu yang diharamkan, tapi waktu yang dimakruhkan untuk melaksanakan shalat sunnah. Dalam Kitab Hasyiyah Bujairami alal Manhaj 1/161 dikatakan:
وكره) كراهة تحريم كما صححه في الروضة والمجموع هنا وكراهة تنزيه كما في التحقيق وفي الطهارة من المجموع (في غير حرم مكة صلاة عند استواء) للشمس حتى تزول
Artinya: Dan hukumnya makruh tahrim seperti keterangan Imam Nawawi dalam kitab Ar-Raudhah dan Al-Majmuk, dan makruh tanzih seperti dalam At-tahqiq, melakukan shalat sunnah di selain Masjidil Haram Makkah pada saat istiwak matahari sampai tergelincir... dst.

Tentang definisi makruh tahrim lihat: Makruh Tahrim dan Makruh Tanzih
Baca juga: Waktu Tahrim

Pertanyaannya, apakah boleh shalat sunnah tahiyatul masjid di waktu tahrim? Jawabnya, menurut mazhab Syafi'i adalah boleh karena kemakruhan itu berlaku untuk shalat sunnah yang umum atau shalat sunnah yang tidak punya sebab. Sedangkan shalat sunnah tahiyat masjid termasuk dalam kategori shalat sunnah yang punya sebab. Dalilnya adalah Nabi pernah mengqadha shalat sunnah ba'diyah dzuhur setelah shalat Ashar [ أنه صلى الله عليه وسلم صلى بعد العصر ركعتي الظهر].

Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Bari hlm. 2/59, mengutip pendapat Imam Nawawi sbb:

قال النووي : أجمعت الأمة على كراهة صلاة لا سبب لها في الأوقات المنهي عنها ، واتفقوا على جواز الفرائض المؤداة فيها ، واختلفوا في النوافل التي لها سبب كصلاة تحية المسجد وسجود التلاوة والشكر وصلاة العيد والكسوف وصلاة الجنازة وقضاء الفائتة ، فذهب الشافعي وطائفة إلى جواز ذلك كله بلا كراهة

Artinya: Imam Nawawi berkata: Ulama sepakat atas makruhnya shalat sunnah yang tidak punya sebab pada waktu yang dilarang. Dan mereka sepakat atas bolehnya shalat fardhu dilakukan di waktu tersebut. Ulama berbeda pendapat untuk shalat sunnah yang memiliki sebab seperti tahiyat masjid, sujud tilawah, sujud syukur, shalat hari raya, shalat gerhana, shalat jenazah dan qadha shalat. Imam Syafi'i berpendapat boleh tanpa makruh.

Thursday, September 09, 2021

Makmum shalat idul adha imam beda mazhab

MAKMUM SHALAT IDUL ADHA IMAM BEDA MAZHAB

Assalamu alaikum
Saya mau bertanya pak ustad
Saya berprofesi sebagai pelaut/pelayaran. Kebetulan saat sekarang ini saya berlayar di daerah Qatar. Sewaktu shalat idul adha kemarin saya sempat shalat di salah satu masjid terdekat dipelabuhan. Tapi ada kejanggalan dalam melaksanakan shalat ied. Rakaat pertama takbir cuma 5 kali terus pada rakaat kedua ada takbir 5 kali lagi tapi bukan pada waktu selepas sujud, melainkan 5 kali takbir pada waktu mau rukuk. Dalam hati saya kok shalatnya aneh, apakah ini SYIAH.

1. Pak Uztad apakah hukumya melaksanakan shalat di masjid syiah, karena hampir setiap jumat saya shalat di masjid tersebut (shalat jumatnya normal tidak ada kelainan)?
Terima kasih. Wassalam

JAWABAN

1. Takbir tambahan (Arab, zawaid) shalat idul adha yang dilakukan pada saat mau rukuk di rakaat kedua adalah berdasarkan pada pendapat mazhab Hanafi. Jadi, itu bukan Syiah. Sebagaimana keterangan dalam kitab Hasyiyah Ibnu Abidin 2/172.

Mazhab Hanafi adalah salah satu dari empat mazhab fikih yang diakui oleh Ahlussunnah Wal Jamaah. Jadi, hukumnya boleh melaksanakan shalat dan bermakmum pada imam madzhab Hanafi.

Baca detail:
- Shalat Idul Fitri
- Shalat Idul Adha
- Ahlussunnah Wal Jamaah

____________________________


MENGGANTI PUASA DENGAN CARA PUASA DAUD

Assalamualaikum ustad

1. Saya mau tanya bolehkah saya mengganti puasa saya dengan cara seperti puasa dawud?Sehari puasa sehari tidak. Dan apakah saya mendapatkan pahala atas puasa saya itu?

Terimakasih Wassalamualaikum

JAWABAN

1. Boleh saja. Pada prinsipnya mengqadha atau mengganti puasa Ramadhan yang ditinggalkan itu wajib. Apakah menggantinya dengan cara berurutan atau memakai cara dawud tidak masalah. Namun tidak ada pahala atas gaya puasa Dawud tersebut karena yang sunnah dari puasa dawud adalah apabila puasa sunnah; bukan puasa qadha Ramadan. Baca detail: Puasa Ramadhan

____________________________

PAKAIAN YANG TERKENA MADZI WADZI MANI

1. Ustadz apakah najis jika pakaian terkena wadzi/madi/mani?
2. Apakah harus dicuci dulu sebelum dipakai untuk sholat?

JAWABAN

1. Wadzi dan madzi adalah najis. Kalau terkena baju harus dibasuh. Mazi dan wadzi penyebab hadas kecil. Orang yang keluar madzi atau wadzi batal wudhunya. Baca: Wudhu dan Mandi Junub

2. Mani hukumnya suci. Jadi, kain yang terkena mani boleh dipakai shalat namun dianjurkan untuk dibersihkan lebih dulu. Mani penyebab hadas besar. Orang yang keluar mani harus mandi junub. Baca: Najis dan Cara Mensucikan

____________________________

WARISAN ANAK DARI NIKAH SIRI

Assalamuaaikum pak ustad, saya mau nanya
1. Bagaimana pembagian warisan jika Ayah punya 2 istri dan Istri kedua dinikahi Siri,
2. terus bagaimana dengan anak2 dari pernikahan siri?
3. Bagaimana jika pihak istri pertama menuntut ke pengadilan karna Ayah menikah tanpa izin istri pertama.
Wassaammualaikum wr.wb

JAWABAN

1. Dalam syariah Islam, istri nikah di KUA dengan nikah siri (tanpa tercatat di KUA) adalah sama saja. Mereka tetap sah sebagai istri asal memenuhi syarat dan rukun nikah Islam. Oleh karena itu, kedua istri sama-sama berhak mendapatkan warisan yaitu 1/8 (seperdelapan) dibagi dua untuk istri pertama dan kedua. Baca detail: Hukum Waris Islam

2. Anak-anak dari pernikahan siri juga sama dengan anak dari penikahan KUA artinya sama-sama mendapatkan warisan yang sama sebagai anak. Baca detail: Hukum Waris Islam

3. Secara syariah pernikahan kedua tidak perlu ijin dari istri pertama. Baca detail: Pernikahan Islam

____________________________

ACARA SELAMATAN WANITA HAMIL, MENGAPA BULAN KE-4 DAN KE-7

1. Acara selamatan bagi wanita hamil, Kenapa harus pada bulan ke-4 & 7?

JAWABAN

1. Selamatan wanita hamil pada bulan ke-4 atau ke-7 adalah tradisi di sebagian suku di Indonesia. Oleh karena itu, ia bisa dilakukan selagi tidak ada perilaku yang melanggar syariah. Juga boleh ditinggalkan. Ini berdasarkan pada kaidah fikih "Hukum asal dari segala sesuatu (yakni, non ibadah) adalah boleh." Lihat: Kaidah Fiqih.

Baca juga: Hukum Tahlilan dan Selamatan

____________________________

MIMPI MAKAN-MAKAN DENGAN ORANG TUA PACAR

Assalamualaikum ustad
Saya mau bertanya, semalam saya bermimpi orang tua pacar saya datang mengunjungi rumah saya, dan didalam mimpi itu kami sedang melakukan acara makan makan dengan keluarganya dan keluarga saya,
1. menurut ustad apa makna dari mimpi saya itu ??

JAWABAN

1. Mimpi makan tergantung dari jenis makanan. Apabila makanan yang dimakan baik dan halal, maka hubungan anda dan dia akan berakhir baik, direstui orang tua dan sampai di pelaminan (perkawinan). Apabila makanan yang dimakan adalah makanan buruk atau makanan haram, maka anda dan pacar akan atau sudah melakukan hubungan haram (seperti zina, dll) dan hubungan anda tidak mendapat restu dari kedua orang tua.

Perlu dicatat, bahwa makna di atas apabila mimpi tersebut berasal dari malaikat. Sedangkan apabila mimpi itu berasal dari jin/setan atau diri sendiri, maka tidak ada artinya sama sekali. Baca: Mimpi dalam Islam

IKUT PESANTREN DEWASA SELAMA 3 BULAN, BOLEHKAH?

Assalamualaikum wr wb...
Mohon maaf sebelumnya ustadz,saya adalah seseorang yang berusaha untuk memperbaiki diri setelah sekian lama merasa semakin jauh dari jalan agama dikarenakan kesibukan bekerja. Setelah browsing di internet,saya menemukan profil ponpes alkhoirot yang di dalamnya ada program pesantren dewasa. Saya tertarik dengan program tersebut.

1. Saya berniat dalam waktu dekat ini hendak bergabung mengikuti program tersebut selama 2 atau 3 bulan. Untuk itu diperkenankah saya belajar di program tersebut walau waktunya singkat?

2. Dan ada berapa orang yang sedang mengikuti program pesantren dewasa ( terutama yang berusia 30 an )???
Mohon dijawab pertanyaan saya pak ustadz...
Terimakasih atas perhatiannya
Wassalam...

JAWABAN

1. Boleh.
2. ada yg berusia 40-an tahun dan pernah ada yang usia 60 tahun. Baca detail: http://www.alkhoirot.com/pesantren-santri-dewasa/

HUKUM WARIS: HARTA UNTUK ANAK KANDUNG ISTRI PERTAMA DAN KEDUA

Assalamualaikum... Ayah sya bercerai dan mempunyai anak 6 laki 3 prempuan dri pernikahan pertama..trus menikah dengan dengan janda yg mempunyai 3 orang anak laki(yg masih hidup sekarang 1 yg 2 sdah meninggal)..dr penikahan itu mendapat kan 4 anak laki dan 3 perempuan slah satunya saya dan slah satu kaka sya murtad..

ibu saya meninggal thn 2001 & ayah sya meninggal tahun 2004 & istri pertama ayah sya jga sdah meninggal..waktu menikah dengan ibu sya ayah sya punya harta bawaan brupa sebidang tanah..dan tanah itu sekarang mw di beli sama pemerintah..qmi anak dr pernikahan ke 2 mengharapkan pembagian adil secra hukum islam dan negara..akan tetapi dari pihak anak ayah sya yg dari pernikahan pertamanya mw hasil penjualan tanah tersebut di bagi 10 untuk mereka 9(untuk 9 orang) dan kami 1(untuk di bagi 7 orang)..mereka bersepakat untuk menguasai seluruh warisan dengan alasan tanah tersebut harta bawaan dari pernikahan sebelum nya..

1. gmna hukum islam dan hukum negara untuk kasus ini & bagai mana

JAWABAN

1. Secara syariah, anak kandung berhak mendapatkan harta peninggalan ayahnya baik yang berasal dari istri pertama maupun dari istri kedua; baik harta itu bawaan dari sebelum menikah dengan istri kedua atau setelahnya. Prinsip terpenting adalah: selagi harta itu hak milik pewaris, maka ia harus dibagikan secara adil kepada seluruh anak kandung dengan sistem anak lelaki mendapat dua kali lipat dari anak perempuan (2 banding 1). Baca detail: Hukum Waris Islam

Apabila anak2 dari istri pertama hendak menguasai sebagian besar dari harta tersebut, maka anda dapat melakukan meminta bantuan pada tokoh atau aparat desa/kelurahan setempat untuk melakukan dialog dan perundingan. Apabila tidak ada solusi harus ke pengadilan agama (PA). PA akan mengadili berdasarkan KHI. Baca detail: KHI


Wahabi itu ahlussunnah atau bukan?



WAHABI ITU AHLUSSUNNAH ATAU BUKAN?

ustadz, sebenarnnya wahabi itu masih dalam frame ahlu sunnah wal jama'ah atau tidak? matursuwun ustadz, solanya saya bingung dengan apa yang terjadi dilingkungan rumah saya, mana yang benar mana yang salah

JAWABAN

Secara umum, umat Islam terbagi dalam dua kelompok besar yaitu Sunni (Ahlussunnah Wal Jamaah) dan Syiah. Dalam konteks besar ini, maka Wahabi termasuk dalam golongan Sunni.
Baca detail:
- Ahlussunnah wal Jamaah
- Syiah

Hanya saja menurut ulama Ahlussunnah, Wahabi termasuk dalam kategori Ahlussunnah garis keras dan radikal. Dan sering mengafirkan dan mensyirikkan kelompok Ahlussunnah yang lain.
Baca detail: http://www.alkhoirot.net/2011/12/nama-ulama-wahabi-salafi.html

Mengapa Wahabi dan ormas turunannya mudah mengafirkan dan mensyirikkan sesama muslim? Karena Wahabi menganut aqidah yang tidak sama dengan aqidah yang umum dianut oleh Ahlussunnah yang lain. Kalau mayoritas Ahlussunnah menganut aqidah Asy'ariyah atau Maturidiyah, sedangkan Wahabi mengikuti aqidah tauhid Ibni Taimiyah yang keras.
Baca detail:
- Konsep Tauhit Bid'ah Salafi Wahabi
- 10 Pembatal Keislaman : Syirik
- 10 Pembatal Keislaman : 3 s/d 10

Oleh karena itu, maka dalam muktamar internasional ulama Ahlussunnah di Grozny tahun 2016, mereka menyatakan Wahabi bukan termasuk Ahlussunnah. Baca detail: Wahabi bukan Ahlussunnah

HUKUM MEMBACA SURAH YASIN DAN AL KAHFI SAAT HAID

Assalamualaikum Wr. Wb.
Maaf pak, sy mau menanyakan perihal hukum membaca surah yasin dan al kahfi untuk wanita yang sedang haid. Bagaimana hukumny ya pak?
Karena sepaham sy, wanita yg sedang haid tidak boleh menyentuh dn membaca Al Quran.
Kalau misalny sy (ketika haid) membaca kedua surah itu lewat aplikasi henfon, boleh kah? Mohon bantuanny pak. Terimakasih sebelumny.
Wassalamualaikum Wr. Wb.

JAWABAN

Kalau membaca secara lisan dalam arti dikeraskan suaranya, maka tidak boleh. Namun kalau membaca dalam hati tidak apa-apa. Membaca Quran saat haid dengan suara keras dibolehkan apabila pendek dan biasa dibuat untuk berdzikir. Baca detail: http://www.alkhoirot.net/2012/04/wanita-haid.html#3

BEDA KAROMAH SAHABAT DAN KESAKTIAN DUKUN PUTIH

Ma'af ustadz saya rizki pengen nanya dikit nih. Soal perbeda'an karomah ilmu kasyaf yang di beri allahswt kepada para sahabat nabi saw 4 khulafa ar-rasyidin pada zaman dulu sama gak dengan ilmu-ilmu paranormal di akhir zaman yang mengklaim bahwa ilmu mreka di dapat berdasarkan ilmu putih atau ilmu karomah layaknya 4 para sahabat nabisaw?

JAWABAN

Perbedaan karomah para Sahabat Nabi dan kesaktian para dukun tentu saja jauh berbeda. Bagaikan bumi dan langit terutama dari segi cara memperoleh kesaktian tersebut. Para Sahabat Rasul memperoleh karomah atau kemampuan supranatural itu tidak dengan cara mengamalkan amalan-amalan atau ilmu-ilmu tertentu, akan tetapi langsung diberikan oleh Allah melalui malaikat. Sementara kesaktian yang dimiliki dukun dan paranormal harus diusahakan dengan mengamalkan amalan-amalan tertentu dan ilmu itu diperoleh melalui jin. Kalau ilmu putih berarti jin muslim taat; sedangkan ilmu hitam dari jin kafir.

Karomah wali baca: Karomah
Kesaktian dari jin, baca: Setan dan sihir

BENCI PADA ORANG TUA, WAJARKAH?

ustadz mau nanya kalo rasa benci sama orangtua itu wajar engga ? karna kaka saya juga sama semuanya agak benci sama orangtua saya ,mohon dijawab ustadz

JAWABAN

Tidak wajar dan tidak boleh (haram) dalam Islam. Orang tua berhak mendapatkan penghormatan yang tinggi walaupun seandainya mereka tidak berbuat apa-apa, dalam arti tidak menafkahi, terhadap anaknya. Apalagi kalau mereka sampai menafkahi. Wajib hukumnya menghormati, berbakti dan mentaati orang tua. Baca detail: Hukum Taat dan Berbakti pada Orang Tua

Kalau anda membenci, apalagi kalau sampai berkata dan berbuat sesuatu yang menyakiti hati orang itu, maka itu adalah dosa besar. Dan dosa besar pada orang tua akan mendapatkan hukuman segera di dunia; selain di akhirat. Baca detail: http://www.konsultasisyariah.in/2016/12/cara-taubat-anak-durhaka-setelah-orang.html

Segeralah bertaubat dengan taubat nasuha. Datangi mereka dan mohon ampun atas kesalahan selama ini. Baca detail: Cara Taubat Nasuha

PEMBAGIAN WARISAN: HARUSKAH SEGERA DIBAGI?

Assalamualaikum warrohmatullohi wabarrokatuh,

Ustad yang dirohmati Allah,
Ayah saya memiliki 2 istri, saya (perempuan) adalah anak tunggal dari pernikahan istri pertama. Ibu kandung saya telah meninggal juni 1994 dan ayah kandung saya meninggal februari 2017. Saat ini rumah kami ditempati istri kedua bersama 2 anak laki lakinya, menurut ayah saya rumah ini dibangun dari separuh dari harta ayah saya, separuhnya lagi adalah harta ibu kandung saya. Ibu tiri saya memang melakukan sedikit renovasi dengan uangnya, begitu juga saya pernah melakukan renovasi dengan uang saya ketika ayah saya masih hidup.

1. Bagaimanakah pembagian harta waris secara syariat Islam untuk saya, ibu tiri saya dan kedua adik laki laki saya?

2. Apakah harus secepatnya dibagi walaupun adik terkecil saya masih 15 tahun?

Wassalamualaikum, terimakasih.

JAWABAN

1. Harta warisan harus dibagikan secara benar kepada seluruh ahli waris. Dalam kasus anda, ahli warisnya adalah (a) istri (ibu tiri anda) mendapat 1/8; (b) Sisanya yang 7/8 dibagikan kepada ketiga anak di mana 1 anak perempuan mendapat bagian 1/5; sedangkan kedua anak lelaki masing-masing mendapat bagian 2/5. Baca detail: Hukum Waris Islam

2. Ya, warisan harus segera dibagikan setelah dipotong dengan pelunasan hutang pewaris, biaya pengurusan jenazah, dan wasiat (kalau ada). Baca detail: Hukum Waris Islam

CATATAN: Sebelum diwariskan, pastikan lebih dulu bahwa harta yang dibagikan adalah betul-betul harta peninggalan dari pewaris. Dalam hal ini, maka hal yang harus dilakukan sebelum membagi harta tersebut adalah sbb:
Pertama, kalau harta peninggalan satu-satunya adalah rumah tersebut, maka pastikan dan pisahkan lebih dulu harta milik istri pertama (ibu anda); harta milik ayah anda; dan harta milik istri kedua.

Kedua, setelah diketahui berapa nilai harta masing-masing, maka: (a) harta peninggalan istri pertama (ibu anda) hanya untuk anda saja dan saudara ibu anda kalau ada; (b) harta ayah anda dibagikan dengan cara pembagian pada poin 1; (c) harta milik istri kedua dikembalikan padanya dan tidak dibagikan.

SALAT JAMAK SYUGUL BAGI YANG SEDANG SIBUK?

apakah benar ada sholat jama' syughul/ jama' karena sibuk?

JAWABAN

Tidak ada itu yang namanya shalat jamak karena sibu. Shalat jamak dibolehkan hanya karena dua sebab: dalam perjalanan atau sedang hujan. Baca detail: Shalat jamak dan qoshor

Wednesday, September 08, 2021

Kelaian seksual: terangsang pada obyek fetish

KELAIAN SEKSUAL: TERANGSANG PADA OBYEK FETISH

Sudah saya ceritakan sebelumnya kalau saya mengidap kelainan fetish. Dan fetishnya ke sesama jenis. Jadi berzina-nya saya bukan dg dubur lelaki /liwath (sy tidak terangsang dg lelaki telanjang) apalagi dg wanita, melainkan dg objek yg saya fetishi. Hari-hari saya semakin sulit karena banyaknya pengendara motor yg mengenakan sarung tangan merupakan pemandang erotis bagi saya. Pertanyaan saya :

1. adakah amalan-amalan yg bisa merubah orientasi seks? Selain berniat merubah orientasi seks dg bantuan psikiater, saya juga ingin dari sisi agama.

2. adakah pembahasan mengenai kelainan seks menurut kitab-kitab islam klasik zaman dulu? Ini agar menambah wawasan ttg variasi jenis-jenis orientasi seks. Soalnya di media sosial saya temui banyak sekali orang yg kelainan di jaman sekarang. Dg fetish yg bermacam-macam. Mereka hanya terangsang alat kelaminnya dg objek fetish mereka.

JAWABAN

1. Tidak ada amalan yang khusus. Namun anda bisa membaca doa ini setelah shalat. Doa ini berasal dari hadits Nabi yg isinya memohon pada Allah agar diberi kenyamanan hati sebagai manusia dalam bertakwa padaNya. Apabila dikabulkan Allah, maka anda akan menemukan jalan untuk sembuh dari penyakit tersebut. Tentu usaha keras menjadi salah syarat terkabulnya doa dan harapan. Berikut doanya:

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ نَفْسِي مُطْمَئِنَّةً تُؤْمِنُ بِلِقَائِكَ وَ تَرْضَى بِقَضَائِكَ،اَللَّهُمَّ ارْزُقْنِي فَهْمَ النَّبِيِّيْ وَ حِفْظَ الْمُرْسَلِيْن وَ إِلْهَامَ الْمَلَائِكَةِ الْمُقَرَّبِيْن،اَللَّهُمَّ عمر لِسَانِي بِذِكْرِكَ وَ قَلْبِي بِخَشْيَتِكَ وَ سِرِّيْ بِطَاعَتِكَ

Artinya: Ya Allah jadikan diriku jiwa yang tenang yang percaya akan bertemu dengan-Mu dan ridho dengan takdir-Mu. Berilah aku anugerah pemahaman para Nabi dan daya ingat para Rasul dan ilham para Malaikat. Jadikan lidahku selalu berdzikir padaMu dan hatiku takut pada-Mu dan hatiku selalu taat pada-Mu.

2. Tidak ada. Orientasi seksual tidak normal yang dibahas dalam kitab fikih klasik adalah yang terkait dengan khunsa dan mukhonnas. Baca detail: http://www.alkhoirot.net/2013/09/hukum-menyentuh-banci-waria-dalam-islam.html

Fikih membatasi pembahasan orientasi seksual yang terkait dengan kewajiban agama yaitu shalat, puasa dan haji. Adapun terkait halal dan haramnya suatu penyimpangan seksual, maka secara umum dapat dikatakan bahwa penyimpan seks itu baru haram apabila terimplementasi pada perbuatan yang menyimpang. Yakni bahwa perbuatan seksual yang halal adalah perbuatan seksual antara pria dan wanita bukan haram yang diawali dengan perikahan yang sah. Perbuatan ekploitasi seks di luar ini dianggap haram. Baca detail: Dosa Besar dalam Islam


TRANSAKSI INI RIBA ATAU BUKAN?

Dear ustadz,

Assalamualaikum ustadz,saya ingin bertanya soal Riba di jaman ini,
Contoh kasus :
Saya meminjam dana sebesar 1,5jt di teman saya dan musti saya kembalikan sebesar 1,9jt dengan persyaratan di cicil 10x namun dalam perjanjian tidak ada terkena denda keterlambatan/telat saat jatuh tempo jika saya telat atau nunggak ( misal 1bln atau 2bln)
Apakah itu termasuk riba ustadz?
Mohon dibantu karena di kantor saya seperti itu.

Terimakasih sebelumnya,

JAWABAN

Ya, itu termasuk riba. Setiap pinjaman dalam bentuk uang, emas, perak atau harta apapun yang pengembaliannya harus lebih besar dari hutang pokok maka itu disebut riba. Yang anda lakukan itu disebut riba nasi'ah. Baca detail: Hukum Bank Konvensional

MENGGANTI UANG KORBAN YANG TERTIPU

bagaimana saya bisa mengganti uang mereka pak ustad saya hanya mendapatkan 6 jutaan dari itu semua, sedangkan apabila saya totalin semua buat ngeganti uang mereka 100% saya bisa kena 500jt dan saya pengen nagih si ridwan yang dipenjara dia sudah lepas tangan karena dia ngerasa udah kena hukuman penjara. apa yang harus saya lakukan pak ustad?
mohon pencerahannya pak ustad

JAWABAN

Yang jelas, anda bertanggungjawab atas uang korban penipuan tersebut karena mereka tertipu melalui anda. Anda harus menggantinya. Kalau sekarang belum mampu, maka anda tetap punya tanggungan untuk menggantinya kelak kalau sudah mampu.

Cara mendapatkan uang tersebut tentunya harus diminta ke Ridwan sebagai pelaku utama, kalau tidak bisa, tentunya anda harus berusaha. Kalau belum bisa usaha, maka setidaknya anda mendatangi para korban anda untuk meminta maaf karena sementara ini belum bisa mengganti uang tersebut. Baca detail: Hutang dalam Islam

MEMBANTU IBU YANG TERLILIT HUTANG

Assalamu'alaikum

mohon petunjuk ustadz
saya laki-laki berusia 27 tahun. sy sudah menikah dan punya seorang putra.
sy menikah 2 tahun yang lalu. saat itu, kondisi ekonomi orang tua saya sedang dililit hutang (sampai sekarang).

ayah saya sudah meninggal, sedangkan ibu saya seorang kepala sekolah. gaji ibu saya tidak mencukupi untuk menutupi hutang dan biaya hidup sehari-hari. maka saya pun merasa wajib membantu kondisi ibu saya. bahkan sampai saat ini saya tidak mempunyai tabungan. walau begitu saya tetap berusaha bertanggungjawab dalam menafkahi keluarga saya walaupun serba pas pasan.

tahun ini kami (sy dan istri) sepakat untuk membatasi membantu orangtua saya dan istri dengan tujuan agar kami bisa memiliki tabungan. tapi disisi lain, ibu sy suka meminta bantuan lagi melebihi dari jatah yang sudah disepakati oleh sy dan istri.
hal ini yang membuat saya dan istri sering cekcok, saya memahami kenapa istri tidak bisa terima. tapi saya tidak bisa juga mengabaikan orangtua saya.
sikap apa yang perlu saya ambil ustadz?

catatan :
1. semua penghasilan saya dan yg mengatur keuangan adalah istri saya.
2. istri sy seorang ibu rumah tangga
3. ibu saya terkadang meminjam untuk operasional sekolah, krn uang dari pemerintah tidak kunjung cair untuk membiayai operasional sekolah. jadi yang dikorbankan adalah uang pribadi dulu.
4. alasan saya berat untuk tidak membantu adalah khawatir ibu sy akan meminjam ke orang lain bahkan ke rentenir.

demikian ustadz, mohon petunjuk bagaimana sikap yang harus saya ambil sesuai dengan syariat islam.

Wassalamu'alaikum wr. wb

JAWABAN

1. Sebaiknya anda komunikasikan dengan baik pada istri kalau ingin menambah jumlah bantuan. Dan tidak ada salahnya anda dan istri menambah pemasukan dengan, misalnya, istri juga bekerja atau membuka usaha di rumah. Itu cara terbaik kalau ingin menambah jumlah bantuan pada ibu. Bagaimanapun kebutuhan sendiri itu lebih penting dari kebutuhan orang lain, walaupun itu orang tua. Baca detail: Hak dan Kewajiban Suami Istri

Intinya, harus ada keseimbangan antara berbakti pada orang tua dan memenuhi kebutuhan rumah tangga. Baca detail: Hukum Taat dan Berbakti pada Orang Tua

Apakah saya istri yang ditalak?

APAKAH SAYA ISTRI YANG DITALAK?

Assalamu'alaikum

Saya ingin mengetahui apakah saya termasuk istri yang sudah ditalak

Lebih dari setahun yang lalu saya ingin bercerai dengan suami saya, (sebenarnya sudah beberapa kali selama pernikahan saya meminta cerai tetapi suami saya tidak mau) dan saat itu dia bilang pernikahan ini memang sudah tidak bisa diapa-apakan. Dia bilang ya sudah terserah, kan saya tinggal bilang saja maka selesai. Saya sudah tanya bagaimana supaya proses perceraian bisa cepat. Kamu tinggal bilang iya iya saja. Dan nanti saya akan tinggal di rumah ini dengan anak-anak, dan kamu (maksudnya saya istrinya) terserah kamu mau kemana. Setelah itu kami mediasi tetapi tetap saja tidak berubah. Bahkan semakin parah saling menyakiti. Beberapa bulan kemudian saya mengungkapkan untuk memperjelas status pernikahan kami, sungguh saya takut kata-kata dia sebelumnya sudah merupakan talak terhadap saya.

Ini yang dia katakan pada saya:
Oke kita pisah tapi ini hanya antara kita saja. Tidak perlu orang lain tahu. Tidak ada kewajiban kamu sebagai istri dan saya sebagai suami. Tapi kita tetap tinggal satu rumah tapi tidak sekamar. Kita tulis perjanjian diatas kertas apa yang harus saya lakukan dan apa yang harus kamu lakukan. Dan seiring dengan waktu hal ini benar-benar terjadi. Saya sudah tidak sekamar lagi. Saya merasa sangat tidak suka jika dia di rumah. Saya merasa telah dilecehkan sebagai wanita. Tetapi karena keluarga saya sangat menentang perceraian maka saya masih bertahan. Tetapi sekarang sungguh saya sudah tidak tahan dan merasa cemas karena takut apa yang telah dikatakannya sudah merupakan talak terhadap saya. Itu terjadi hampir setahun yang lalu.

Pertanyaan :
- posisi saya sekarang bagaimana?
- jika saya meminta cerai tapi dia malah cuma mengajak bertengkar, mengeluarkan kata-kata yang menyakitkan seperti sebelumnya bagaimana?
- apakah kasus saya sudah merupakan perceraian yang keputusan pengadilan hanya formalitas saja?

Terima kasih
Wassalamu'alaikum

JAWABAN

1. Perkataan suami "Oke kita pisah tapi ini hanya antara kita saja." adalah talak sharih (eksplisit). Yang berarti sudah jatuh talak.

2. Anda tidak perlu lagi mengajak bercerai karena talak sudah jatuh.

3. Ya, keputusan pengadilan hanya formalitas.

CATATAN:
- Perceraian yang sudah dijatuhkan suami apabila selama masa iddah, maka suami boleh tinggal serumah dengan istri dan saat itu boleh rujuk tanpa harus ada akad nikah baru. Suami cukup berkata "Aku rujuk"

- Apabila masa iddah habis, maka suami atau istri harus keluar rumah. Tidak boleh tinggal bersama. Karena anda berdua adalah orang lain dan bukan mahram/muhrim. Kalau suami hendak rujuk maka harus ada akad nikah ulang. Istri juga boleh nikah dengan pria lain. Baca detail: Cerai dalam Islam


NAJIS ANJING BABI YANG KERING APAKAH SUCI?

Assalamualaikum ustadz saya ingin menanyakan ,

1. apakah najis mugholadoh jika terkena suatu benda yang suci dan kering dengan sndirinya akibat terkena angin, sinar matahari sehingga zat najis tersebut hilang apakah menjadi suci kembali?

2. Dan apakah jika terkena benda lainnya yang suci tetapi basah najis tersebut akan pindah ke benda suci yang basah tersebut?

3. Dan apakah najis yang berpindah tersebut harus dicuci dengan 7x basuhan? Terimakasih ustadz

JAWABAN

1. Tidak. Ia tetap najis. Namun status najisnya berubah dari najis ainiyah (benda najisnya terlihat) menjadi najis hukmiyah (tidak najis tidak ada hanya statusnya ada). Baca detail: Najis dan Cara Menyucikan

2. Ya, najis hukmiyah kalau menyentuh benda suci basah maka benda suci itu menjadi najis, dan disebut mutanajjis (terkena najis). Ini pandangan madzhab Syafi'i. Sedangkan pandangan madzhab Maliki, tidak najis. Baca detail: Najis Madzhab Maliki

3. Ya, kalau itu najis anjing maka harus dicuci sebagaimana cara menyucikan najis anjing. Namun demikian, apabila hal ini terjadi di masa lalu dan sudah lama sehingga kalau ini dilakukan akan menimbulkan kesulitan besar, maka dianjurkan untuk mengikuti pandangan dari madzhab Maliki seperti disebut di poin 2. Baca detail: Najis Madzhab Maliki

WARISAN DARI HARTA RIBA (KERJA DI BANK)

Assalamualaikum..nama saya inneke, 30 thn. Almarhum ayah saya dulu bkerja di bank konvensional bagian kredit. Beliau meninggalkan warisan berupa rumah kepada ibu dan adik2 saya,

yg ingin sy tanyakan
1. apakah status warisan tsb adalah haram? mengingat alm. ayah bkrja di bank (riba).

2. jika kami menjual rumah itu dan masing2 mendapat bagiannya lalu apakah hukumnya halal kami memakai warisan ayah kami? kalau halal bisa jelaskan juga ayat quran atw hadist yg membolehkan? begitupun jika haram..lalu bagaimana sebaiknya kami menggunakan warisan tsb jika trnyta haram?haruskah disedekahkan?terimakasih

JAWABAN

1. Hukum bank konvensional adalah haram karena mempraktikkan sistem riba. Ini pandangan mayoritas ulama kontemporer. Namun, ada sebagian ulama yang menyatakan bahwa bank konvensional tidak haram dengan beberapa alasan dari perspektif fikih. Baca detail: Hukum Bank Konvensional

2.A. Apabila anda mengikuti pandangan yang mengharamkan, maka: (a) hasil warisan itu haram apabila rumah itu 100% dibeli dari gajinya; (b) hasil warisan itu statusnya syubhat apabila sebagian harta untuk membeli rumah itu berasal dari sumber lain yang halal. Baca detail: Hukum Harta Syubhat dan Cara Membersihkan Harta Haram

B. Apabila anda mengikuti pandangan yang menghalalkan bank, maka harta waris tersebut halal secara mutlak.
Baca detail:
- Hukum Bank Konvensional
- http://www.konsultasisyariah.in/2016/12/halal-haram-hukum-bank-konvensional.html
- http://www.konsultasisyariah.in/2016/12/daftar-ulama-yang-menghalalkan-bank.html

RAGU NAJIS ANJING ATAU KUCING?

Salam nak bertanya, jika sedang mengorek tanah tiba2 perasan tanah itu mungkin telah terkene najis anjing atau kucing kerana ade bau dan warna berbau.. tangan ade terkene najis itu. apa hukumnya kerana tidak tahu terkene najis anjing atau kucing.. cukup dibersihkan secara biasa atau dengan tanah kerana ia telah bercampur dengan tanah

JAWABAN

Cukup dibersihkan secara biasa. Baca detail: Najis dan Cara Menyucikan

AYAH BERMULUT KOTOR

Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh.

Saya perempuan berumur 28 tahun dan belum menikah, masih tinggal dengan orang tua. Ayah saya mempunyai kebiasaan negatif thinking, mengumpat dan mencaci hal apapun disekitarnya. Hampir setiap hari beliau mencaci-maki apapun yang ada di tv maupun media lain yang ia tidak sukai, dan semakin parah sejak beredar banyak pandangan negatif dan fitnah dimana-mana tentang islam, beliau menjadi pembenci islam, tapi masih menjalankan solat. Saya beberapa kali menasehati sampai berdebat dengan beliau tetapi pikirannya seperti tertutup, malah saya jadi dilarang ikut pengajian. Saya pun pernah tidak sengaja memarahi beliau karena sakit hati saat beliau memaki ulama dengan kata kotor. Saya takut durhaka, tetapi saya sudah tidak tahan lagi, ingin rasanya keluar dari rumah. Untuk itu saya ingin bertanya
1. Bagaimana saya menghadapi beliau karena ini membuat saya tertekan?
2. Apakah saya tidak kunjung dapat jodoh karena aura negatif dari ayah saya tersebut?

Jazakilah khoiron katsiron

JAWABAN

1. Bersikaplah sabar. Dosa terbesar manusia adalah kafir, tapi Allah masih mewajibkan seorang anak untuk menghormati orangtuanya yang kafir. Apalagi kalau salahnya "hanya" bermulut kotor. Intinya, jangan melawan orang tua dan jangan membenci. Menasihati orang tua itu baik tapi harus dengan cara yang baik dan santun. Atau lebih baik diam. Baca detail: Hukum Taat dan Berbakti pada Orang Tua

2. Bisa jadi itu salah satu penyebab. Tapi penyebab utama ada pada diri anda sendiri. Kepribadian yang baik akan menjadi daya tarik pria. Termasuk kepribadian baik yang menarik hati pria adalah sikap santun, tawadhu' dan selalu mengalah. Sikap keras kepala, walaupun itu dalam kebenaran, umumnya tidak membuat pria tertarik. Baca detail: Akhlakul karimah

Berjodoh di akhirat, mungkinkah?


BERJODOH DI AKHIRAT, MUNGKINKAH?

Assalamu'alaikum wr. wb.

Saya mengirim email ini karena butuh saran dan petunjuknya dari ustadz/ustadzah sekalian.

Saya baru saja kehilangan seseorang yang saya cintai. Kami belum menikah, tetapi sudah akan menikah. Almarhum meninggal karena penyakit di usia yang sangat muda. Insya Allah almarhum orang yang baik semasa hidupnya.

Saya telah membaca banyak referensi tentang jodoh. Dikatakan bahwa seorang mukmin yang meninggal sebelum menikah, akan dijodohkan sesuai dengan keinginannya atau dijodohkan dengan seorang mukmin lainnya yang semasa hidupnya belum menikah pula.
Saya sebagai yang masih hidup mungkin perjalanannya masih panjang atau pun mungkin pendek. Tetapi harapan saya satu: saya ingin berjodoh dengan almarhum di alam syurga nanti. Saya sekarang sedang berusaha meningkatkan ibadah dan bertaubat atas dosa-dosa saya.

Yang saya ingin tanyakan adalah:
1. Adakah kesempatan saya bisa berjodoh dengan almarhum?

2. Bila saya menikah dengan orang lain, maka dikatakan bahwa laki-laki terakhir yang dinikahi, bila sama2 mukmin insya Allah akan dijadikan jodoh di akhirat nanti. Dan bila itu terjadi, pastilah itu jodoh yang sebaik-baiknya ditetapkan Allah untuk saya. Tetapi, apakah saya boleh menolak menikah bila calon suami saya nanti ternyata tidak sebaik almarhum? Atau bolehkah saya memasrahkan diri untuk menunggu berjodoh dengan almarhum saja?

3. Bolehkah saya meminta untuk berjodoh dengan almarhum, sementara bila saya masih diberi umur mungkin saya akan bertemu orang yang baru?

4. Bagaimana bila saya akan menikah/telah menikah tetapi di dalam hati kurang mencintai pasangan dibandingkan almarhum? Apakah saya harus lanjut untuk menikah atau dihentikan daripada membawa banyak kemudharatan bagi pasangan maupun almarhum?
Saya mohon tuntunan ilmunya. Terima kasih sebelumnya.

JAWABAN

1. Kalau anda tidak menikah selama hidup, maka ada kemungkinan berjodoh dengan calon suami anda tersebut. Ini berdasarkan pada hadits sahih riwayat Muslim:
ما في الجنة أعزب (Di surga tidak ada yang tidak punya pasangan).

Namun demikian, itu akan terjadi apabila Anda dan dia sama-sama masuk surga.

2. Hukum menikah itu secara umum adalah sunnah. Namun menikah bisa wajib apabila tanpa menikah akan terjerumus ke dalam dosa (zina, dll). Baca detail: Pernikahan Islam

Mengingat godaan masa sekarang yang begitu kuat, maka sebaiknya anda mencari jodoh pengganti dan memilih jodoh yang baik yang kalau tidak menyamai atau melebihi calon yang dulu setidaknya sedikit di bawahnya. Baca juga: Cara Memilih Jodoh

Karena, memiliki pasangan di dunia itu tidak hanya bertujuan untuk kepentingan diri sendiri, tapi juga untuk berusaha menyenangkan Rasulullah yang sangat menginginkan agar umatnya itu banyak secara jumlah dan kualitas. Baca: http://www.konsultasisyariah.in/2016/12/muslim-besar-jumlah-kecil-kualitas.html

3. Meminta berjodoh dalam arti berdoa boleh saja. Namun, dia sudah wafat, dan anda tetap harus melanjutkan hidup ini secara normal. Normal berarti punya suami dan anak cucu. Apabila ada jodoh yang datang dan dia memenuhi kriteria calon suami yang baik, maka sebaiknya ia diterima dengan niat mencapai ridho Allah dan Rasul-Nya.

Selain itu, tidak ada jaminan bahwa dia pasti menjadi ahli surga. Dan apabila itu terjadi, maka anda tidak ada bertemu dengan dia di akhirat. Baca detail: Keadaan wanita di sorga

4. Kalau sudah menikah dan tetap tidak bisa mencintainya, maka dibolehkan untuk bercerai. Baca detail: Istri Minta Cerai karena Tidak Cinta

Namun, kita hendaknya tidak berandai-andai sebelum mencobanya. Karena cinta itu bisa tumbuh dalam kebaikan seorang pria dan bisa hilang dalam keburukannya. Berapa banyak suami istri yang bercerai yang berasal dari pernikahan yang saling mencintai? Itulah perlunya menikah dengan orang baik dan agamis. Baca juga: Cara Memilih Jodoh

MENGATASI PENYAKIT HATI

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Ustadz bagaimana caranya agar hati ini tidak merasa hasad dengan kebahagiaan atau nikmat yang di dapat oleh orang lain? Awalnya hati ini tidak peduli dengan nikmat lebih yang didapat orang lain namun semakin lama hati ini mulai merasa tidak tenang melihatnya. Bagaimana cara membersihkan hati ini ustadz? Saya merasa berdosa kepada Allah dan tidak tenang dengan penyakit hati ini dan saya tidak mau ibadah saya jadi sia-sia karena penyakit hasad ini. Mohon solusinya ustadz. Jazakallah khoiron ustadz.

JAWABAN

Iri pada anugerah yang didapat orang lain bisa terjadi karena beberapa hal, antara lain: (a) tidak bersyukur atas kenikmatan yang diperoleh; (b) tidak bisa melihat hal positif dari anugerah yang telah diberikan pada diri sendiri; (c) pemalas dan tidak mau berusaha keras untuk mencapai keberhasilan; (d) terlalu menilai definisi "keberhasilan" dari sisi materi semata. Padahal setiap orang umumnya memiliki kemampuan unik dan khusus yg menjadi kelebihan masing-masing. Baca detail: http://www.fatihsyuhud.net/akhlak/

Apapun itu, maka anda harus berusaha untuk berdamai dengan diri sendiri kalau ingin hidup dengan tenang dan nyaman dengan cara mensyukuri yang ada dan menyadari bahwa nilai 'sukses' itu bukan hanya soal jumlah materi yang diperoleh tapi sukses sejati adalah (a) seberapa kita bisa hidup dengan jujur dan terhormat dan (b) seberapa banyak kita bisa bermanfaat pada diri sendiri, keluarga dan orang lain. Bermanfaat bagi orang lain minimal dengan cara tidak menyakiti mereka. Baca juga: http://www.alkhoirot.net/2011/12/hidup-mewah-dalam-quran.html

Adapun tentang iri, secara syariah tidaklah berdosa selagi iri kita itu tidak sampai membuat kita berbuat dosa yang mencelakakan orang yang diiri. Iri kita baru berdosa apabila (a) kita suka memfitnah orang yg diiri; (b) kita berusaha mencelakakan orang tersebut. Iri adalah urusan hati, dan suara hati tidak dihukum. Dalam sebuah hadits sahih riwayat Bukhari dan Muslim Nabi bersabda:

إِنَّ اللَّهَ تَجَاوَزَ عَنْ أُمَّتِي مَا حَدَّثَتْ بِهِ أَنْفُسَهَا مَا لَمْ تَعْمَلْ أَوْ تَتَكَلَّمْ

Artinya: Allah memaafkan umatku atas niat melakukan perbuatan buruk selagi dia tidak melakukan atau membicarakannya.
Baca juga: http://www.alkhoirot.net/2015/11/mengapa-kafir-kaya-raya-sedang-muslim.html

DOA PENGHILANG IRI DAN DENGKI

Selain berusaha menghilangkan iri dengki dengan pola pikir positif, baca juga doa berikut pada setiap selesai shalat:

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ نَفْسِي مُطْمَئِنَّةً تُؤْمِنُ بِلِقَائِكَ وَ تَرْضَى بِقَضَائِكَ،اَللَّهُمَّ ارْزُقْنِي فَهْمَ النَّبِيِّيْ وَ حِفْظَ الْمُرْسَلِيْن وَ إِلْهَامَ الْمَلَائِكَةِ الْمُقَرَّبِيْن،اَللَّهُمَّ عمر لِسَانِي بِذِكْرِكَ وَ قَلْبِي بِخَشْيَتِكَ وَ سري بِطَاعَتِكَ

Artinya: Ya Allah jadikan diriku jiwa yang tenang yang percaya akan bertemu dengan-Mu dan ridho dengan takdir-Mu. Berilah aku anugerah pemahaman para Nabi dan daya ingat para Rasul dan ilham para Malaikat. Jadikan lidahku selalu berdzikir padaMu dan hatiku takut pada-Mu dan hatiku selalu taat pada-Mu.
Baca juga: http://www.alkhoirot.net/2012/09/doa-sehari-hari.html

Tuesday, September 07, 2021

Bercanda saat dzikir apakah menghina allah dan murtad?

BERCANDA SAAT DZIKIR APAKAH MENGHINA ALLAH DAN MURTAD?

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Pak ustadz dan seluruh pengurus pondok pesantren yang semoga selalu dirahmati Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Begini pak ustadz saya pernah mengucapkan salam dan dzikir dengan bercanda, seperti mengucapkan "Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh" atau kalimat istighfar, dll dengan bercanda tapi tidak mengubah kalimatnya sama sekali. Kemudian saya pernah membaca ayat dalam Al-qur'an di surat At-Taubah : 65-66. Di ayat itu tertera bahwa orang yang mengolok-olok atau bersenda gurau dengan menyebut nama Allah, Al-qur'an, atau Rasulullah shalallahu 'Alaihi wassalam, maka ia telah kafir sesudah beriman.

Pertanyaan

1. Dalam kasus saya yang saya sebutkan tadi bagaimana hukumya pak ustadz?
2. Bagaimana cara bertaubat nya? apakah masih bisa bertaubat?

Mohon Pak ustadz membantu saya dalam memberikan jawaban dan solusinya dengan penjelasan yang jelas dan meyakinkan. Terima kasih pak ustadz atas kesediannya dalam membantu masalah saya ini. Semoga Allah membalas kebaikan Pak ustadz.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

JAWABAN

1. Kurang jelas apa maksud anda dengan bercanda sambil salam atau istighfar tersebut. Namun prinsipnya, selagi bercandanya bukan untuk menghina Islam dan bukan untuk mengingkari syariah Islam, maka itu tidak masalah. Adapun konteks dan maksud dari ancaman dalam QS At-Taubat 9:65-66 tersebut dalam konteks apabila menghina dan/atau mengingkari ajaran Islam. Fakhruddin Al-Razi dalam Tafsir Al-Kabir menyatakan maksud dari ayat tersebut demikian:

الأول : المراد بالاستهزاء بالله هو الاستهزاء بتكاليف الله تعالى .

الثاني : يحتمل أن يكون المراد الاستهزاء بذكر الله ؛ فإن أسماء الله قد يستهزئ الكافر بها ، كما أن المؤمن يعظمها ويمجدها ؛ قال تعالى :( سبح اسم ربك الأعلى ) [ الأعلى : 1 ] . فأمر المؤمن بتعظيم اسم الله . وقال :( ولله الأسماء الحسنى فادعوه بها وذروا الذين يلحدون في أسمائه ) [ الأعراف : 180 ] . فلا يمتنع أن يقال :( أبالله ) ويراد : أبذكر الله .

الثالث : لعل المنافقين لما قالوا : كيف يقدر محمد على أخذ حصون الشأم وقصورها . قال بعض المسلمين : الله يعينه على ذلك وينصره عليهم ، ثم إن بعض الجهال من المنافقين ذكر كلاما مشعرا بالقدح في قدرة الله كما هو عادات الجهال والملحدة ، فكان المراد ذلك .

وأما قوله :( وآياته ) فالمراد بها القرآن ، وسائر ما يدل على الدين . وقوله :( ورسوله ) معلوم ، وذلك يدل على أن القوم إنما ذكروا ما ذكروه على سبيل الاستهزاء .

Artinya: "Pertama, Yang dimaksud dengan menghina (istihza') Allah adalah menghina perintah Allah. Kedua, bisa juga yang dimaksud adalah menghina dengan menyebut nama Allah seperti yang dilakukan orang kafir; beda dengan muslim yang mengagungkan nama-Nya. Ketiga, orang munafik meragukan atau mengingkari kekuasaan dan kemampuan Allah. Intinya: kaum yang dimaksud ayat ini adalah mereka yang menyebut nama Allah, Al-Quran, Rasulullah dan semua yang terkait dengan agama Islam dengan cara menghina."

Jadi, kalau ucapan anda bercanda tidak dalam konteks menghina, maka anda bukan yang dimaksud oleh ayat di atas.

2. Anda tidak salah apabila tidak ada niat menghina Islam dan yang terkait dengannya. Jadi tidak perlu bertaubat. Kalau mau bertaubat atas dosa-dosa yang lain, ikuti caranya di sini: Cara Taubat Nasuha

Namun kalau yang anda lakukan memang bertujuan menghina, maka menurut Al-Razi hukumnya haram. Dan anda diharuskan untk bertubat. Pintu taubat selalu terbuka untuk sebesar apapun dosa kita selagi manusia masih hidup. Pintu taubat tertutup ketika nyawa meninggalkan raga. Baca detail: Cara Taubat Nasuha

Namun sebagai langkah antisipatif, akan lebih baik kalau hati-hati agar supaya tidak jatuh ke dalam kategori menghina agama. Baca juga: Cara mengatasi was-was murtad

ADA LEM MENEMPEL, APAKAH WUDHUNYA SAH?

Assalammualaikum Pak Ustadz saya ingin bertanya. Pada saat sy memperbaiki kaca mata sya tangan sya terkena lem, krena sy pikir lemnya akan hilang dengan sendirinya krena memang waktu itu sy jga langsung mandi, dan niatnya emg mau dibersihkan sehabis mandi tp lupa. Empat hri kemudian sy ingin memotong kuku, ternyata sisa lem itu msh ad d kuku. Nah apkah sholat yg sy lakukan sblumnya bsa dianggap sah? Ataukah sya harus mengulangi sholat terbut? Belum lg sy jga mandi junub bbrapa hri seblumnya. Terima kasih Ustafz

JAWABAN

Kalau lem yang menempel cukup besar sehingga menghalangi sampainya air pada kulit di baliknya, maka wudhunya tidak sah dan shalatnya harus diulangi. Kalau lem yang menempel kecil sehingga air masih bisa masuk ke permukaat kulit saat wudhu, maka wudhunya sah dan shalatnya juga sah. Baca detail: Cara Wudhu dan Mandi Junub

WARISAN UNTUK SATU ANAK KANDUNG DAN 3 ANAK PEREMPUAN

Assalamualaikum Ustadz, sy mau tanya bila kedua orang tua kami telah meninggal dunia bagaimanakah pembagian warisan menurut syariat Islam?
Adapun sy adalah anak laki2 yg paling kecil dengan 3 kakak2 sy perempuan semua?
kakek nenek anda dari kedua belah pihak Sudah tidak ada semua ...

Terimakasih atas jawaban pak Ustadz

JAWABAN

Anda sebagai anak laki-laki mendapat bagian 2/5, sedangkan ketiga anak perempuan masing-masing mendapat 1/5. Baca detail: Hukum Waris Islam

WARISAN DZAWIL ARHAM

P Kartomo adalah 2 bersaudara , namun kakak perempuanya lebih dahulu meninggal.
P Kartomo meninggal sekitar dua bulan yg lalu. Beliau meninggalkan seorang istri , seorang anak angkat perempuan , seorang anak angkat laki.
Beliau sudah tidak ada bapak / ibu. Namun beliau masih punya keponakan (3anak dari almarhumah/kakak pempuanya yg sudah neninggal terlebih dahulu) adapun nama keponakan :
1:Bu Warijah
2:Hryati
3:Darminto.
Ketiganya juga punya anak semua.
Mohon penjelasan detail mengenai siapa yg dapat warisan dan berapa masing2 bagian. Jazakalloh khoiron Amiin.

JAWABAN

Dalam kasus di atas, pembagiannya sbb:
(a) Istri mendapat bagian 1/4
(b) Sisanya yang 3/4 dbagikan kepada ketiga keponakan dengan rincian (i) Darminto mendapat 2/4, (ii) Bu Warijah mendapat 1/4, (iii) Hryati mendapat 1/4. Baca detail: Hukum Waris Islam

(c) Kedua anak angkat tidak mendapat bagian apapun kecuali kalau ada wasiat dari almarhum. Baca detail: Wasiat dalam Islam