Sunday, April 24, 2022

Hukum menelan ludah saat puasa apakah batal?

LUDAH SAAT PUASA RAMADAN Assalamualaikum. Saya mau bertanya, Jadi saya rada kesusahan pada saat puasa terutama wudhu karena saya harus meludah agar air tidak masuk. Nah, karena meludah itu ada sisa ludah di bibir jadinya saya juga kebingungan takutnya ludahnya masuk jadinya saya meludah lagi dan tersisa lagi di bibir dan mengulang mengulang terus seperti itu.

Akhirnya saya nanya ke mentor pengajian saya katanya lap saja pakai kain. Nah terus saya lap. Ada ujung kain yang terkena ludah didalam dan menurut Beberapa website seperti NU (https://islam.nu.or.id/post/read/90696/hukum-menelan-air-ludah-bagi-orang-yang-berpuasa) boleh menelan ludah asalkan tida merubah warna dan juga ada beberapa ulama yang bilang boleh menelan ludah sehabis siwak yang berarti ludah yang ada didalam mulut kalau terkena siwak tidak apa apa kalau ditelan (menurut pemahaman saya) jadi saya telan ludahnya.

Pertanyaan saya benarkah cara saya? Apakah membatalkan puasa apa yang saya lakukan karena saya masih bimbang batal atau tidak.

JAWABAN

Benar. Ludah yang masih di dalam mulut dan belum keluar mulut boleh ditelan saat puasa. Baca detail: Menelan Ludah dan Dahak saat Puasa

PUASA

Assalamualaikum ustadz Langsung saja saya ingin bertanya masalah ragu dalam batal nya puasa yang saya jalani: 1.saya seorang muslimah punya masalah yang mana ketika solat, saya mengeluarkan angin dpari kemaluan depan, karena itu saya sering menjepitkan celana dalam saya pada area kemaluan,agar angin dari luar tidak masuk ke rongga kemaluan sehingga menghasilkan keluarnya angin seperti kentut di kemaluan depan.

Pertanyaan: Bagaimana hukum nya ketika saya menjepitkan celana dalam saya ke area kemaluan ,apakah termasuk hukum memasukan sesuatu ke qubul yang dapat membatalkan puasa,namun saya tidak memasukan celana dalam pada lubang rongga tersebut,hanya sekedar menjepitkan di tengah lubang tersebut?

2.saya sudah terbiasa ketika beristinja buang air besar dengan memasukan jari kedalam lubang dubur ,pada saat puasa saya sudah mencoba berhati hati ketika beristinja buang air besar agar tidak memasukan jari saya ,namun entah saya kurang fokus ,dan tak sadar,benar benar tidak sengaja saya memasukan jari saya ke lubang dubur,seketika itu juga saya langsung mengeluarkan jari tersebut pada dubur.

Pertanyaan: Batal kah puasa saya karena ,kurang fokus,dan tak sadar ,dalam keadaan tidak sengaja memasukan jari saya ke dubur ketika beristinja buang air besar?

3.pada suatu hari , waktu subuh saya ingin mengerjakan solat ,saat ingin mengerjakan solat saya iseng meletakan lidah saya pada sekitar gigi,dan saya merasa seperti ada sesuatu yang menyangkut di gigi, namun sulit untuk di buang jika menggunakan lidah,lalu saya memutuskan untuk solat terlebih dahulu baru setelah itu memastikan adanya sisa makanan dan membuangnya pada sela gigi,namun setelah saya solat subuh saya merasa tidak ada lagi makanan di gigi saya,apa sudah tertelan atau apa saya tidak tau,yang mana sebelum itu saya merasa ada sesuatu yang kecil ,agak keras menempel pada sela gigi.

Pertanyaan: Batal kah puasa saya ketika saya mendapati makanan tersebut sudah tidak ada lagi di sela gigi,dan mungkin tertelan?

JAWABAN

1. Tidak batal puasanya. Baca detail: Lubang kemaluan kemasukan air saat puasa

2. Tidak batal. Baca detail: Lubang kemaluan kemasukan air saat puasa

3. Tidak batal apabila tidak jelas apakah makanan itu ditelan atau tidak. Asumsi mungkin tertelan ini tidak dianggap. Baca detail: Saat Ragu, Status Benda kembali ke Hukum Asal

Dapatkan buku-buku Islam karya A. Fatih Syuhud di sini.. Konsultasi agama, kirim via email: alkhoirot@gmail.com

1. Kirim konsultasi Agama ke alkhoirot@gmail.com atau info@alhoirot.com Cara Konsultasi lihat di sini!
2. Cara tanya hukum waris Islam, lihat di sini
3. Situs pesantren Al-Khoirot, lihat: alkhoirot.com
4. Situs resmi tanya jawab agama KSIA: alkhoirot.net dan islamiy.com

EmoticonEmoticon

Note: Only a member of this blog may post a comment.