Monday, July 30, 2018

Shalat Hari Raya Idul Adha

Shalat Hari Raya Idul Adha
Idul ِAdha adalah hari raya kedua dalam Islam yang jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah setiap tahunnya. Idul Adha terjadi 2 bulan setelah lebaran Idul Fitri yang jatuh tepat pada 1 Syawal. Hari Raya Idul Adha dikenal juga dengan Idul Qurban karena pada lebaran ini umat Islam yang mampu disunnahkan untuk ber-kurban. Ia juga dikenal dengan Lebaran Haji karena bertepatan dengan bulan haji.

DAFTAR ISI

DEFINISI SHALAT IDUL ADHA

Shalat Idul Adha adalah shalat yang diadakan pada Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada 10 Dzulhijjah yang bertepatan dengan ibadah haji di Makkah Al-Mukarramah dan kerena itu disebut juga dengan Hari Raya Haji atau Hari Raya Qurban kerena disunnahkan berkurban bagi yang mampu.

DALIL DASAR IDUL ADHA

- QS Al-Kautsar :2 فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ menurut sebagian ulama tafsir, shalat yang dimaksud adalah shalat hari raya.

- Hadits Bukhari dan Muslim
أُمِّ عَطِيَّةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْها قَالَتْ : أَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ نُخْرِجَهُنَّ فِي الْفِطْرِ وَالأَضْحَى الْعَوَاتِقَ وَالْحُيَّضَ وَذَوَاتِ الْخُدُورِ ، فَأَمَّا الْحُيَّضُ فَيَعْتَزِلْنَ الصَّلاةَ وَيَشْهَدْنَ الْخَيْرَ وَدَعْوَةَ الْمُسْلِمِينَ . قُلْتُ : يَا رَسُولَ اللَّهِ ، إِحْدَانَا لا يَكُونُ لَهَا جِلْبَابٌ . قَالَ : لِتُلْبِسْهَا أُخْتُهَا مِنْ جِلْبَابِهَا .

Artinya: Ummu Atiyyah berkata: Rasulullah menyuruh kami perempuan untuk keluar di Idul Fitri dan Idul Adha. Baik wanita yang baru balig, wanit` sedang haid dan wanita perawan. Sementara orang yang haid dipisahkan dari (tempat) shalat. Agar mereka dapat menyaksikan kebaikan dan doa umat Islam." Saya berkata, ‘Wahai Rasulullah, ada di antara kami yang tidak mempunyai jilbab." Beliau mengatakan, "Sebaiknya saudara perempuannya memberinya jilbab."

- Hadits sahih dalam kitab Sahihul Jamik {أفضل أيام الدنيا أيام العشر
Artinya: Sebaik-baik hari dunia adalah hari kesepuluh

- Hadits sahih menurut Tirmidzi riwayat ahlussunan: {أفضل الأيام عند الله يوم النحر ثم يوم القَرّ
Artinya: Hari paling utama di sisi Allah adalah hari raya Qurban kemudian hari Qarr atau hari kesebelas Dzulhijjah.


HUKUM SHALAT IDUL ADHA

Shalat Idul Adha hukumnya sunnah. Ia merupakan bagian penting dari perayaan hari raya Idul Adha.

TATA CARA SHALAT DAN KHUTBAH IDUL ADHA
Tatacara shalat idul adha tidak berbeda dengan shalat idul Adha sbb:

NIAT SHALAT IDUL ADHA

Niat shalat Idul Adha sebagai imam dan makmum sbb:

Sebagai imam: أصلي سنة عيد الأضحي ركعتين إماما للة تعالي
Ushalli sunna idil adha rak'ataini imaman lillahi ta'ala

Artinya: Niat shalat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai imam karena Allah.

Sebagai makmum: أصلي سنة عيد الأضحي ركعتين مأموما للة تعالي
Ushalli sunna idil adha rak'ataini makmuman lillahi ta'ala

Artinya: Niat shalat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai makmum karena Allah.

TATA CARA SHALAT IDUL ADHA

Shalat sunnah idul adha terdiri dari 2 (dua) rokaat. Rokaat pertama diawali dengan takbirotul ihrom ditambah 7x takbir. Sedangkan rakaat kedua 5 (lima) kali takbir. Lebih detailnya sbb:

Bacaan Rakaat pertama:

(a) Baca takbirotul ihram (takbir permulaan shalat) dengan niat shalat idul adha.
(b) Membaca doa iftitah
(c) Membaca takbir 7 (tujuh) kali (selain takbirotul ihram)
(d) Membaca Al-Fatihah
(d) Membaca surat Al-Quran seperti Al-A'la

Rakaat kedua:

(a) Membaca takbir 5 (lima) kali.
(b) Membaca Al-Fatihah
(c) Membaca surat Al-Quran seperti Al-Ghasyiyah.

Setelah sujud rakaat kedua, diikuti dengan tahiyat (tasyahud) akhir dan diakhiri dengan salam.

Prosesi berikutnya adalah khutbah Idul Adha, bagian ini khusus untuk khatib Idul Fitri.

BACAAN TIAP TAKBIR SHALAT IDUL ADHA

Setiap takbir saat shalat Idul Adha baik rakaat pertama atau kedua disunnahkan membaca tasbih yaitu:

سُبْحَانَ اللهْ وَالْحَمْدُ لِلهْ وَلآ اِلَهَ اِلَّا اللهْ وَاللهُ اَكْبَرْ
SubhanAllah walhamdulillah walailaha illAllah wAllahu Akbar

Artinya: Mahasuci Allah dan segala puji bagi Allah dan tiada Tuhan selain Allah dan Allah Mahabesar.

TATACARA KHUTBAH IDUL ADHA

Khutbah Idul Adha terbagi dua yaitu khutbah pertama dan khutbah kedua. Di antara dua khutbah biasanya dipisah dengan duduk sebentar.

Tata cara khutbah: (a) Membaca takbir 9 (sembilan) kali terus menerus pada khutbah pertama; (b) membaca takbir 5 (lima) kali secara terus menerus (tanpa dipisah) di rakaat kedua selain takbir untuk berdiri.

Adapun selain bacaan takbir, semuanya sama dengan khutbah Jum'at dalam segi rukunnya.

TEKS BACAAN TAKBIR LEBARAN IDUL ADHA

Teks bacaan takbir untuk lebaran Idul Adha adalah sbb:
الله أكبر الله أكبر الله أكبر لا إله إلا الله والله أكبر الله أكبر ولله الحمد الله أكبر كبيراً والحمد لله كثيراً وسبحان الله بكرة وأصيلاً، لا إله إلا الله وحده صدق وعده ونصر عبده وأعز جنده وهزم الأحزاب وحده

HUKUM DAN WAKTU SUNNAH MEMBACA TAKBIR LEBARAN IDUL ADHA

Tabir yang dibaca saat hari raya Idul Adha dan hari tasyriq ada 2 (dua) macam yaitu takbir mutlak/mursal dan takbir muqoyyad. Takbir mutlak/mursal disunnahkan dibaca baik pada hari raya Idul Adha maupun Idul Adha. Sedangkan takbir muqayyad khusus dibaca pada Idul Adha saja.

Takbir mursal/mutlak adalah takbir yang membacanya tidak terika oleh waktu atau tempat. Ia boleh dibaca di rumah, masjid, jalan, siang dan malam, dll.

Sedangkan tabir muqoyyad adalah takbir yang dibaca sebelum atau sesudah shalat.

Waktu sunnah membaca takbir muqayyad adalah sejak hari Arafah tanggal 9 Dzulhijjah sampai waktu Ashar dari hari tasyriq pada tanggal 13 Dzulhijjah.

Waktu sunnah membaca takbir muqayyad yang disyariatkan adalah sebagai berikut:

a) Sebelum shalat idul adha
b) Sebelum shalat wajib 5 waktu baik yang tepat waktu (ada') atau qadha.
c) Sebelum shalat sunnah rawatib,
d) Sebelum shalat sunnah mutlak,
e) Sebelum shalat jenazah.

SUNNAH TIDAK MAKAN SEBELUM SHALAT IDUL ADHA

Pada hari raya Idul Adha, hukumnya sunnah bagi setiap muslim untuk tidak makan sampai selesai shalat Idul Adha. Ini merupakan kebalikan dari Idul Fitri yang disunnahkan makan sebelum berangkat ke masjid untuk shalat. Berdasarkan pada hadits riwayat Ahmad no. 22984

عن عبد الله بن بريدة، عن أبيه قال: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَغْدُو يَوْمَ الْفِطْرِ حَتَّى يَأْكُلَ، وَلَا يَأْكُلُ يَوْمَ الْأَضْحَى حَتَّى يَرْجِعَ فَيَأْكُلَ مِنْ أُضْحِيَّتِهِ

Artinya: Dari Abdullah bin Buraidah dari ayahnya ia berkata: "Rasulullah shallallahu alaihi wasallam tidak keluar pagi pada hari Idul Fitri sehingga beliau makan, dan beliau tidak makan pada hari Idul Adha sehingga beliau pulang (dari shalatnya) kemudian memakan daging kurbannya"

-------------
REFERENSI

- Ibnu Hajar Al Asqalani dalam Fathul Bari Syarah Sahih Bukhari
- Ibnu Syaraf An-Nawawi dalam Al-Majmuk Syarah Muhadzdzab
- Subulussalam
- Al Ghazi dalam Fathul Qorib Al-Mujib.

Qurban (Kurban) dalam Islam

Qurban (Kurban) dalam Islam

Ibadah ber-qurban adalah bagian dari syiar Islam yang disyariatkan dalam Al-Quran dan Sunnah Nabi Muhammad dan ijmak ulama. Qurban hukumnya sunnah dilakukan dengan niat untuk beribadah mendekatkan diri pada Allah.

DAFTAR ISI
  1. Definisi dan Pengertian Qurban
  2. Dalil Dasar Kurban
  3. Hukum Qurban
  4. Waktu Penyembelihan Qurban
  5. Niat dan Doa Sebelum Menyembelih Qurban
  6. Hikmah ber-Qurban
  7. Orang yang Sunnah ber-Qurban
  8. Usia Hewan Qurban
  9. Hukum Kurban Gabungan (Kolektif/Patungan)
  10. Hukum Qurban Nadzar
  11. Kurban Kambing untuk 2 Orang Bolehkah?
  12. CARA KONSULTASI AGAMA

DEFINISI DAN PENGERTIAN QURBAN (KURBAN)

Qurban atau Kurban (bahasa Arab الأضحية,التضحية), secara harfiah berarti hewan sembelihan. Dalam terminologi syariah, Qurban (kurban) adalah hewan yang disembelih pada hari raya Idul Adha karena sebab lebaran dengan niat ibadah mendekatkan diri pada Allah. Ibadah kurban dilakukan pada tanggal 10 (hari nahar) bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha dan 11,12 dan 13 (hari tasyrik) bulan Hijriah.

DALIL DASAR QURBAN

- QS Al Kautsar 108:2 فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah.
- Hadits sahih riwayat Muslim

خرجنا مع رسول الله صلى الله عليه وسلم مهلين بالحج ، فأمرنا رسول الله صلى الله عليه وسلم أن نشترك في الإبل ، والبقر ، كل سبعة منا في بدنة
Artinya: Kami keluar bersama Rasulullah berihram haji, lalu Nabi memerintahkan kami untuk patungan (kurban) dari hewan unta dan sapi. Setiap 7 (tujuh) orang dari kami berkurban 1 unta.

- Hadits riwayat jamaah (segolongan ahli hadits)

نحرنا مع رسول الله صلى الله عليه وسلم البقرة عن سبعة ، والبدنة عن سبعة
Artinya: Kami berkurban sapi bersama Nabi Muhammad untuk 7 (tujuh) orang dan 1 (satu) unta untuk 7 (tujuh) orang.

- Hadits

ويذبح عن كل واحد منهم شاة أو يذبح بقرة أو بدنة عن سبعة

Artinya: Kambing atau domba hanya untuk kurban satu orang. Sedang sapi dan unta untuk 7 orang.

- Hadits sahih Bukhari dan Muslim (muttafaq alaih)

أن النبي صلى الله عليه وسلم ضحى بكبشين أملحين أقرنين ذبحهما بيده وسمى وكبر

- Hadits sahih riwayat Bukhari

كان النبي صلى الله عليه وسلم يذبح وينحر بالمصلى


HUKUM QURBAN

Hukum berkurban itu sunnah muakkad (sangat dianjurkan) menurut jumhur (mayoritas ulama).

Sebagian ulama yang lain menganggap hukum berkurban itu wajib bagi orang yang kaya, dan tidak wajib bagi yang miskin. Ulama yang berpendapat demikian adalah Rabi'ah, Al-Auza'i, Hanifah, Ahmad dalam satu riwayat dan sebagian madzhab Maliki dengan dasar QS Al-Kautsar ayat 2 di atas dan berdasar hadits di mana Nabi bersabda: ( من وجد سعة فلم يضح فلا يقربن مصلانا)


WAKTU PENYEMBELIHAN QURBAN

- Waktu menyembelih hewan kurban mulai setelah terbitnya matahari pada tanggal 10 Dzulhijjah atau lebaran Idul Adha setelah selesainya shalat Idul Adha dan khutbahnya.
- Waktu utama untuk menyembelih hewan kurban adalah hari raya Idul Adha sebelum tergelincirnya matahari (sebelum Dzuhur)
- Penyembelihan qurban berlaku sejak pagi hari tanggal 10 Dzulhijjah atau hari raya Idul Adha sampai terbenamnya matahari tanggal 13 Dzulhijjah atau hari terakhir hari tasyrik (tashriq).

Jadi waktu menyembelih qurban ada 4 hari yaitu tanggal 10 Dzulhijjah sampai sebelum terbenam matahari tanggal 13 Dzulhijjah.


BACAAN DOA DAN NIAT SEBELUM MENYEMBELIH QURBAN
Yang terpenting saat akan menyembelih adalah membaca bismillah (lihat, QS. Al-An'am: 118 dan 121) selain itu bacaan doa dan niat di bawah hukumnya sunnah.

Saat akan menyembelih qurban, penyembelih hendaknya membaca doa dan niat berikut (berdasarkan hadits sahih riwayat Abu Daud:

Doa sebelum menyembelih (saat di depan hewan kurban):
إني وجهتُ وجهيَ للذي فطر السماوات والأرض حنيفاً على ملة إبراهيم، وما أنا من المشركين، قل إن صلاتي ونُسُكي ومحياي ومماتي لله رب العالمين، لا شريك له، وبذلك أمرِتُ، وأنا أولُ المسلمين، اللهم منك ولك

Doa saat akan menyemeblih hewan (pisau sudah dekat leher hewan) apabila menyembelih sendiri :
بِسْمِ اللَّه اللَّهُمَّ وَاللَّهُ أَكْبَرُ اَللَّهُمَّ هَذَا مِنْكَ وَلَكَ، هَذَا عَنِّي

Artinya: Dengan Nama Allah, Allah Maha Besar, Ya Allah ini dari-Mu dan untuk-Mu, ini kurban dariku.

Doa/niat saat akan menyembelih hewan apabila mewakili orang lain
بِسْمِ اللَّه اللَّهُمَّ وَاللَّهُ أَكْبَرُ اَللَّهُمَّ هَذَا مِنْكَ وَلَكَ، هَذَا عَنْ ...

Dengan Nama Allah, Allah Maha Besar, Ya Allah ini dari-Mu dan untuk-Mu, ini kurban dari ... (sebutkan namanya).

Doa/niat saat akan menyembelih hewan apabila untuk diri sendiri dan mewakili orang lain

بِسْمِ اللَّه اللَّهُمَّ وَاللَّهُ أَكْبَرُ اَللَّهُمَّ هَذَا مِنْكَ وَلَكَ، هَذَا عَنِّي
َاَللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنْ فُلَانٍ وَآلِ فُلَانٍ

Artinya: Dengan Nama Allah, Allah Maha Besar, Ya Allah ini dari-Mu dan untuk-Mu, ini kurban dariku.
Ya Allah, terimalah kurban dari fulan dan keluarga fulan," (dengan menyebut namanya).


HEWAN TERBAIK UNTUK QURBAN

- Hewan hewan lebih baik dari yang kurus.
- Hewan warna putih lebih baik daripada yang hitam atau kelabu.
- Sunnah yang bertanduk.
- Urutan jenis hewan yang paling utama untuk kurban adalah: unta, sapi, kambing, domba.
- Binatang jantan normal lebih baik dari yang dikebiri atau yang betina


HIKMAH BERKURBAN

- Sebagai ungkapan rasa syukur pada Allah atas nikmat-nikmat yang diberikan.
- Untuk memperingati pengorbanan Nabi Ibrahim.
- Melapangkan dada

HUKUM QURBAN NADZAR

Orang yang bernadzar untuk berqurban, maka hukumnya menjadi wajib untuk melaksanakannya. Di samping itu, harus diingat 2 poin penting berikut:

1) Untuk nadzar kurban wajib membagikan seluruh daging hewan qurbannya dan yang berkurban tidak boleh memakan dagingnya menurut madzhab Syafi'i, Hanafi, dan sebagian madzhab Hanbali.

2) Apabila hewan qurban nadzar beranak, maka anaknya ikut menjadi korban nadzar menurut madzhab Syafi'i dan Hanbali.

ORANG YANG DISUNNAHKAN BERKURBAN

- Orang yang mampu membeli hewan qurban dan melebihi kebutuhannya sendiri dan kebutuhan keluarga yang wajib dinafkahi pada hari Idul Adha, hari Tashriq (Tasyrik).
- Sunnah bagi musafir, dan haji.
- Anak kecil tidak sunnah berkurban.

USIA MINIMUM HEWAN QURBAN

- Kambing: sempurna berusia 1 (satu) tahun dan masuk usia (dua) tahun.
- Domba: sempurna berusia 6 (enam) bulan dan masuk bulan ke-7 (tujuh).
- Sapi: sempurna berusia 2 (dua) tahun dan masuk tahun ketiga.
- Unta usempurna berusia 5 (lima) tahun, masuk tahun ke-6.

HUKUM KURBAN KOLEKTIF (GABUNGAN)

Hukumnya boleh berkurban secara kolektif atau gabungan lebih dari satu orang untuk satu ekor hewan sapi, kerbau atau unta dengan rincian sebagai berikut:

- 1 (satu) ekor unta dapat dibuat kurban untuk 7 (tujuh) orang.
- 1 (satu) ekor sapi atau kerbau dapat dibuat kurban untuk 7 (tujuh) orang.
- 1 ekor kambing/domba untuk kurban tidak boleh dimiliki oleh lebih dari 1 orang tapi boleh diniatkan pahalanya untuk 2 orang atau lebih. Lihat rinciannya di bawah.


PENDAPAT BAHWA KAMBING BOLEH UNTUK LEBIH DARI 1 (SATU) ORANG

Mayoritas ulama berpendapat bahwa kambing atau domba hanya untuk kurban 1 (satu) orang. Tidak boleh untuk 2 (dua) orang atau lebih. Tapi ada pendapat ulama fiqih klasik yang membolehkan dengan argumen dan dalil sbb:

- Hadits sahih riwayat Abu Daud

سألت أبا أيوب الأنصاري كيف كانت الضحايا على عهد رسول الله صلى الله عليه وسلم فقال كان الرجل يضحي بالشاة عنه وعن أهل بيته يأكلون ويطعمون حتى تباهى الناس فصارت كما ترى

Artinya: Aku bertanya pada Abu Ayyub Al-Anshari bagaimana kurban pada zaman Rasulullah. Al Anshari menjawab: ...seorang laki-laki berkurban dengan kambing untuk dirinya sendiri dan keluarga (ahli bait)-nya...

- Hadits sahih riwayat Hakim كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يضحي الشاة الواحدة عن جميع أهله

Artinya: Rasulullah pernah berkurban dengan satu kambing untuk seluruh umatnya.

- Hadits أنه ذبح كبشا عن أمته
Artinya: Bahwa Nabi Muhammad menyembelih (kurban) seekor kambing untuk umatnya.

- Muhammad bin Abdurrahman bin Abdurrahim Al-Mubarakpuri dalam Tuhfadzul Ahwadzi syarah Abu Daud mengatakan (mengomentari hadits di atas) bahwa dari ketiga hadits di atas, sebagian ulama berpendapat bahwa kambing atau domba boleh untuk dijadikan hewan kurban lebih dari 1 (satu) orang. Ini adalah pendapat Malik, Ahmad, Laits dan Auza'i (lihat kitab Atta'liq almumjid التعليق الممجد)

- Imam Malik dalam Al-Muwatta' mengatakan:

وهو نص صريح في أن الشاة الواحدة تجزئ عن الرجل وعن أهل بيته وإن كانوا كثيرين وهو الحق

Artinya: hadits di atas adalah nash yang jelas bahwa kambing satu sah untuk dijadikan kurban bagi satu orang laki-laki dan keluarganya walaupun keluarganya banyak.

- Asy-Syaukani dalam Nailul Autar
وَالْحَقُّ أَنَّ الشَّاةَ الْوَاحِدَةَ تُجْزِئُ عَنْ أَهْلِ الْبَيْتِ , وَإِنْ كَانُوا مِائَةَ نَفْسٍ أَوْ أَكْثَرَ كَمَا قَضَتْ بِذَلِكَ السُّنَّةُ

Intinya: kurban satu kambing boleh diperuntukkan untuk satu orang dan keluarganya (ahlul bait) atau orang lain tapi harus di bawah kepemilikan 1 orang artinya tidak boleh 2 orang atau lebih saweran/kongsi untuk membeli 1 kambing.

Pendapat jumhur ulama, kambing hanya untuk satu orang. Menurut ulama yang berpandangan bahwa kambing hanya untuk kurban satu orang, hadits di atas berlaku dalam segi pahalanya. Tapi kurbannya tetap untuk satu orang.

Sunday, May 27, 2018

Sholawat Munjiyat

Sholawat Munjiyat
Sholawat munjiyat (bahasa Arab, الصلاة المنجية) adalah salah satu bacaan doa yang biasa dibaca setelah solat fardhu atau pada berbagai pertemuan. Seperti dapat difahami dari namanya sholawat adalah doa untuk untuk Nabi Muhammad dan sekaligus doa untuk diri sendiri yang membacanya. Munjiyat bermakan menyelamatkan yang berarti dengan berdoa memakai sholawat munjiyat ini, maka pembacanya berharap agar dapat selamat dari segala musibah yang sedang atau akan menimpanya dan dikeluarkan dari kesulitan yang sedang dihadapinya. Baik kesulitan materi dan ekonomi atau kesulitan mental dan fisik.

DAFTAR ISI
  1. Hukum Membaca Shalawat Munjiyat
  2. Teks Arab Shalawat Munjiyat
  3. Teks Latin Shalawat Munjiyat
  4. Sejarah Shalawat Munjiyat
  5. HUKUM SHALAWAT MUNJIYAT MENURUT ULAMA WAHABI
  6. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM

HUKUM MEMBACA SHALAWAT MUNJIYAT

Menurut Muhammad bin Abdul Ghoffar Al-Syarif, profesor fakultas Syariah Universitas Kuwait, membaca shalawat munjiyat itu baik sebagaimana membaca shalawat yang lain. Karena membaca shalawat itu dianjurkan oleh Allah. Dalam Al-Ahzab :56 Allah berfirman:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
Artinya: Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. Dr. Muhammad As-Syarif selanjutnya mengatakan:

ولما سأل الصحابة رسول الله صلى الله عليه وعلى آله وسلم كيف يصلون عليه ؟ علمهم الصيغة المعروفة بالصلاة الإبراهيمية " اللهم صل على محمد وعلى آل محمد كما صليت على إبراهيم وعلى آل إبراهيم ، وبارك على محمد وعلى آل محمد كما باركت على إبراهيم وعلى آل إبراهيم في العالمين إنك حميد مجيد " . واستحب كثير من العلماء إضافة لفظ السيادة إلى اسمه العزيز . وهي أفضل صيغ الصلاة عليه ، ولكنه لم يمنع من غيرها من الصيغ . وكذلك الأمر بالدعاء جاء مطلقا " وقال ربكم ادعوني استجب لكم

فلا بأس ان تداوم على الصلاة المذكورة ، بالصيغة التي ذكرتها ، لأنها مجربة وواردة عن بعض أولياء الله ، واظب عليها العارفون والصالحون من عباد الله . ويفضل ان تطلب بها إجازة ممن يملك إجازة بها - والله أعلم - .
Artinya: Dan karena adanya hadits di mana Sahabat bertanya pada Nabi bagaimana cara bershalawat pada Rasulullah? Nabi mengajari Sahabat dengan shalawat Ibrahimiyah yaitu [اللهم صل على محمد وعلى آل محمد كما صليت على إبراهيم وعلى آل إبراهيم ، وبارك على محمد وعلى آل محمد كما باركت على إبراهيم وعلى آل إبراهيم في العالمين إنك حميد مجيد]. Dan banyak ulama yang mensunnahkan menambahkan lafat "Sayyidina" sebelum menyebut nama Nabi. Shalawat Ibrahimiyah adalah shighat shalawat paling utama tetapi Nabi tidak melarang sighat shalawat yang lain begitu juga perintah untuk berdoa itu berlaku mutlak. Allah berfirman "berdoalah padaku maka aku kabulkan."

Oleh karena itu, tidak apa-apa membaca shalawat (munjiyat) tersebut karena ia telah dipakai dan berasal dari sebagian wali Allah dan dijadikan amalan oleh hamba-hamba Allah dari kalangan hamba Allah yang arif dan shalih. Dianjurkan agar yang mengamalkannya meminta ijazah pada yang memiliki ijazah shalat munjiyat tersebut.


TEKS ARAB SHALAWAT MUNJIYAT


اللَهُمَّ صَلِّ عَلَي سَيِّدِنَا مُحمَدٍ صَلاَةٌ تُنْجيْنَا بِهَا مِنَ جَمِيْعَ الأهَوْاَلِ وَالأَفَاتِ وَتَقْضِي لَنَا بها جَمِيعَ الحَاجَاتِ وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَيّئاتِ وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ أَعْلَي الدَرَجَاتِ وَتُبَلّغُنَا بِهَا أَقْصَي الغَايَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الخَيرَاتِ فِي الحَيَاةِ وَبَعْدَ المَمَاتِ برحمتك يا أرحم الراحمين

TEKS LATIN SHALAWAT MUNJIYAT

Allohumma sholli ‘ala syaiyidina muhammad sholatan tunjina biha min jami’il ahwali wal afat wataqdilana biha jami’il hajat watutohhiruna biha min jami’is syayyiat
watarfa’una biha a’lad darojat watuballi ghuna biha aqshol ghoyat min jami’il khoiroti fil hayati waba’dal mamat. Birohmatika ya Arhamar Rahimin.

Artinya: Ya Allah limpahkanlah rahmat kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, yang dengan rahmat itu Engkau akan menyelamatkan kita dari semua keadaan yang mendebarkan dan dari semua cobaan yang dengan rahmat itu Engkau akan mendatangkan kepada kita hajat, Yang dengan rahmat itu Engkau akan membersihkan kita dari semua keburukan/kesalahan. Yang dengan rahmat itu Engkau akan mengangkat kita kepada setinggi-tinggi derajat.Yang dengan rahmat itu pula Engkau akan menyampaikan kita kepada sesempurna-sempurnanya semua maksud dari semua kebaikan pada waktu hidup dan setelah mati.

SEJARAH SHALAWAT MUNJIYAT

Shalawat munjiyat adalah shalawat yang dibuat oleh ulama sufi dari tariqat Asy-Syadzili yaitu Syaikh Shalih Musa Al-Dharir. Kisah mendapatkan/terciptanya shalawat munjiyat ini adalah sebagai berikut:

عن الشيخ الصالح موسى الضرير رحمه الله، قال : ركبت البحر الملح وقامت علينا ريح قل من ينجو منها من الغرق وضج الناسفغلبتني عيني فنمت فرايت الني صلى الله عليه وسلم وهو يقول : قل لأهل المركب يقولوا ألف مرة { اللهم صل على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد صلاة تنجينا بها من جميع الأهوال والآفات وتقضي لنا بها جميع الحاجات ... االخ } فاستيقطت وأعلمت أهل المركب بالرؤيا فصلينا بها ثلثمائة مرة ففرج الله عنا

وللعلم انا جربتها في احدات ثورة 17 فبراير المجيدة وصليت بيها في حدود 200 مرة والحمد لله ربي تقبل مني ونجانا من طغيان ومكر الي مايتسمى هو واعوانه فأكثرو اخوتي منها حتى ينجينا الله من كل كرب وبلاء

Artinya: Dari Syekh Sholeh Musa Al-Dhorir ia berkata: Aku menaiki perahu di lautan lalu kami diserang angin yang besar sehingga sedikit dari kami yang selamat dari karam. Aku merasa sangat ngantuk dan tertidur, lalu aku bermimpi bertemu Nabi beliau bersabda: Katakan pada para penumpang perahu untuk mengucapkan ini 1000 (seribu) kali [اللهم صل على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد صلاة تنجينا بها من جميع الأهوال والآفات .. dst] lalu aku terbangun dan mengajarkan bacaan tersebut pada seluruh penumpang kapal. Lalu kami membaca shalawat itu 300 kali lalu Allah menyelamatkan kami.

Dalam kitab Nuzhat Al Majalis dan Al-Fajrul Munir dijelaskan asal usul sholwat munjiyat sbb:

ذكرها صاحب كتاب " نزهة المجالس ومنتخب النفائس " (ص/284)، المؤرخ الأديب عبد الرحمن بن عبد السلام الصفوري ، المتوفى سنة (ت 894هـ)، والشيخ عمر بن علي بن سالم الفاكهاني النحوي الفقيه المالكي (ت 734هـ) أورده في كتابه " الفجر المنير " (ص/31-32) فقال :

" أخبرني الشيخ الصالح موسى الضرير رحمه الله تعالى أنه ركب في البحر ، قال : وقامت علينا ريح تسمى : الأقلابية ، قلَّ مَن ينجو منها مِن الغرق ، وضج الناس خوفاً من الغرق ، قال : فغلبتني عيناي فنمت ، فرأيت النبي صلى الله عليه وآله وسلم وهو يقول : قل لأهل المركب يقولون ألف مرة : اللهم صل على سيدنا محمد ، وعلى آل سيدنا ، صلاة تنجينا بها من جميع الأهوال والآفات ، وتقضي لنا بها جميع الحاجات ، وتطهرنا بها من جميع السيئات ، وترفعنا بها عندك أعلى الدرجات ، وتبلغنا بها أقصى الغايات من جميع الخيرات في الحياة وبعد الممات .

قال : فاستيقظت ، وأعلمت أهل المركب بالرؤيا ، فصلينا بها نحو ثلاثمائة مرة ؛ ففرج عنا . هذا أو قريب منه ، صلى الله عليه وسلم


HUKUM SHALAWAT MUNJIYAT MENURUT ULAMA WAHABI

Pendapat dua ulama Wahabi Salafi dimuat di sini hanya sekedar diketahui, bukan untuk diikuti. Karena aliran Wahabi Salafi tidak termasuk aliran Ahlussunnah Wal Jamaah menurut Muktamar Ulama Ahlussunnah Wal Jamaah 2016 yang diadakan di Grozny, Chechnya. Baca detail: Kriteria Ahlussunnah Wal Jamaah

Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz salah satu tokoh utama ulama Wahabi menyatakan dalam salah satu fatwanya:

وهذا الدعاء لا دليل على مشروعيته على هذه الكيفية ولا أساس له من السنة ولا أسمح لأحد أن يضيف إلى كتبي ما ليس منها وإنما المشروع للمسلم أن يصلي على النبي صلى الله عليه وسلم كثيرا في كل وقت بالكيفية التي ثبتت عنه صلى الله عليه وسلم كما في حديث أبي مسعود الأنصاري رضي الله عنه قال : أتانا رسول الله صلى الله عليه وسلم ونحن في مجلس سعد بن عبادة ، فقال له بشير بن سعد : أمرنا الله تعالى أن نصلي عليك يا رسول الله . فكيف نصلي عليك ؟ قال : فسكت رسول الله صلى الله عليه وسلم حتى تمنينا أنه لم يسأله . ثم قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : "قولوا اللهم صل على محمد وعلى آل محمد كما صليت على آل إبراهيم وبارك على محمد وعلى آل محمد كما باركت على آل إبراهيم في العالمين إنك حميد مجيد . والسلام كما قد علمتم

Artinya: Doa (sholawat munjiyat) ini tidak memiliki dalil syariah dan tidak ada dasarnya dari hadits. Saya tidak mengijinkan siapapun untuk menambahkan doa ini pada kitab-kitabku sesuatu yang tidak berasal dari syariah. Yang disyariahkan bagi muslim adalah membaca shalawat yang banyak setiap waktu dengan cara yang berasal dari Nabi sebagaimana disebut dalam hadits Abi Masud Al-Anshari ia berkata: Rasulullah datang pada kami saat kami berada di majlis Saad bin Ubadah. Basyir bin Saad berkata pada Nabi: Allah memerintahkan kami membaca shalawat padamu wahai Rasulullah bagaimana cara kami bershalawat padamu? Abu Mas'ud berkata: Nabi berdiam diri sampai kami berharap Basyir bin Sa'd tidak menanyakan hal itu pada Nabi. Lalu Nabi menjawab: Katakan "اللهم صل على محمد وعلى آل محمد كما صليت على آل إبراهيم وبارك على محمد وعلى آل محمد كما باركت على آل إبراهيم في العالمين إنك حميد مجيد " (Lihat: http://goo.gl/zPcLRG )

Muhammad Sholeh Al-Munjid menyatakan bahwa shalawat munjiyat hukumnya bid'ah dan tidak boleh dibaca karena tidak ada pahalanya dan teksnya hanya berdasarkan pada mimpi yang tidak berdampak hukum. Dalam fatwanya dia menyatakan.


هذه الصيغة في الصلاة على النبي صلى الله عليه وسلم صيغة محدثة ، لم ترد في السنة والآثار .
وشرع الله تعالى كامل ، كما قال الله تعالى : (الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمْ الْإِسْلَامَ دِينًا) المائدة/3 وبلغه لنا الرسول صلى اله عليه وسلم كاملاً ولم يكتم منه شيئاً ، فيكفي المسلم أن يعمل بما ثبت عن النبي صلى الله عليه وسلم وصح عنه ، ولا حاجة إلى تشريع عبادة أو استحبابها برؤى أو منامات .
فليحرص المسلم على اتباع النبي صلى الله عليه وسلم وعدم الابتداع في الدين

Artinya: Teks shalawat munjiyat adalah shighat buatan sendiri yang tidak ada riwayatnya dalam hadits dan atsar (perkataan Sahabat). Syariah Allah itu sempurna seperti firman Allah dalam Al-Maidah :3. Dan syariah telah disampaikan oleh Rasulullah secara sempurna dan beliau tidak diam sedikitpun. Maka cukuplah bagi muslim untuk mengamalkan apa yang berasal dari Nabi dan sahih riwayat darinya. Tidak ada keperluan untuk mensyariahkan atau mensunnahkan ibadah yang baru atau mensunnahkannya berdasarkan pada mimpi semata. Maka muslim hendaknya menjaga untuk tetap mengikuti ajaran Nabi dan tidak beruat bid'ah dalam agama. (Lihat: http://islamqa.info/ar/128801 )

Monday, April 30, 2018

Meminta Pertanggungjawaban Santri

Meminta Pertanggungjawaban Santri
MEMINTA PERTANGGUNGJAWABAN

Assalamu'alaikum wr. wb.
Maaf pak ustad. Ini masih berhubungan dengan email saya yg pertama.
Saya sudah mengadukan perihal masalah adek saya terhadap ibu nya diikuti oleh adek saya dan adek saya mnangis sujud dikaki ibunya, ibunya sangat sedih terpukul kecewa terhadap adek saya yg anak semata wayang dibanggakan pinter mengaji berjilbab melakukan zina, apalagi yg menzinahinya santri pondok yg dibilang sudah sepatutnya memimpin bukan malah kegirangan ibu adek saya sangat marah dan tidak terima pak. Adek saya dan ibunya meminta pertanggung jawaban santri itu tetapi masih takut untuk mengadukan kepada ayah adek saya dan (nembung) dirumah keluarga santri itu pak ustadz untuk segera menikahkan adek saya dan santri itu 1,5thn lagi (adek lulus SMA).

Tetapi santri itu selalu berkata plin plan mnuruti kata teman2 nya pak ustadz, dia tidak punya pendirian sendiri dan mau lari dari tanggung jawab besar, dia berkata saat ini hanya tinggal 10% cinta buat adek saya karena adek saya sering berkata membentak lewat sms karena santri itu plin plan pak. Pernikahan tanpa cinta santri itu tidak mau. Santri itu mnolak dhubungi dan bertemu adek saya karena mungkin ingin mlupakan adek saya lari dari tanggung jawab nya egois untuk mondok lagi katanya,

Pertanyaan
1. Apakah salah jika adek saya dan keluarganya meminta pertanggung jawaban pihak lelaki?
2. Apakah setelah demikian itu adek saya tidak berhak memaksa lelaki itu untuk mnikahi?
3. Apakah dalam pernikahan memungkinkan lelaki itu tidak akan pernah mencintai adek saya setelah apa yg dia lakukan terhadap adek saya?
4. Apakah lelaki itu masih pantas disebut santri alim dan bertanggung jawab?

Mohon bantuannya pak ustadz, semoga bisa memudahkan pilihan adek saya
Wassalamualaikum wr wb

JAWABAN

1. Tidak salah. Bahkan itu yang sebaiknya dilakukan agar supaya si lelaki bertanggungjawab dan tidak melakukan hal yang sama pada gadis lain.
2. Tidak salah adek anda memaksanya.
3. Bisa saja itu terjadi. Namun, yang terpenting saat ini adalah bagaimana agar pernikahan itu terjadi.
4. Tidak pantas. Santri alim itu kalau dia dapat menjaga ajaran agama dengan benar. Baca detail: Akhlak Santri

SETELAH MENIKAH BERBAKTI PADA SIAPA: AYAH ATAU SUAMI?

Asslamualaikum pak ustad.. Sya mau konsultasi dan meminta pendapat pak ustad, insyaAllah tahun depan saya akan menikah dan calon saya orang nganjuk tapi kerja dimalang dan saya sendiri orang jember. Saya hanya memiliki ayah, ibu sya sudah meninggal dan kakak saya sudah menikah dan ikut dengan istrinya,

1. sementara yang saya binggungkan adalah setelah menikah saya harus berbakti kepada siapa? Kepada suami atau ayah saya? sedangkan alm ibu dulu pernah beramanah kalau saya yg tinggal dirumah jember karna kakak tidak akan mungkin mau tinggal dirumah jember. Sedangkan calon suami saya menginginkan untuk tinggal dimalang karena istri harus berbakti dengan suami menurut ajaran islam. Lalu apa yang saya harus lakukan pak ustad? Mohon jawabannya, terima kasih wassalam

JAWABAN

1. Mengikuti permintaan suami adalah yang utama. Kalau soal mengurus ayah, kalau memang tidak ada yang menjaganya, maka tugas itu dapat dilakukan dengan mencari pembantu. Biaya pembantu bisa berbagi dengan saudara anda yang lain kalau terasa berat. Baca detail: Hak dan Kewajiban Suami Istri

HAK WARIS DIAMBIL PAMAN

Asslm saya mau tanya , saya anak dari ibu saya ibu saya sudah meningal , dulu kmi di beri tana selagi ibu kmi masi hidup dan di ambil lagi oleh kakak ibu kami apakah kami sebagai anak bisa meminta hak ibu kami lagi mohon jawapan nya makasi

JAWABAN

Ya, anak dapat meminta hak ibunya yang saat ini diambil atau dipegang oleh pamannya. Harta ibu adalah hak milik anak-anaknya. Bukan saudara almarhumah. Karena anda anak tunggal, maka anda berhak mendapatkan seluruh harta peninggalan ibu anda. Kalau masih ada saudara kandung yang lain, maka harta peninggalan tersebut dibagi dengan saudara-saudara anda yang lain. Baca detail: Hukum Waris Islam

HUKUM MENIKAH DENGAN TANTE IPAR

Assalamu'alaikum wr.wb

Saya mau nanya ....Saya Punya Tante yang Masih Seumuran Seperti Saya, Dia Adalah Adik Kandung Perempuan Dari Istri Om Saya, Saya Mengenal Dia Sudah Lama Dari Sebelum Om Saya Menikah Alias Masih Pacaran, Waktu Itu Saya Di Kenalin Sama Kakaknya ( Istri Om Saya ) Dan Saya Sangat Mencintai nya Sampai Saat Ini, Saya Niatnya Nanti Ingin Menikah Dengannya. Pertanyaan Saya Adalah
1. Bolehkah Saya Menikah Dengan Nya?
2. Apa Hukum nya?

Terima Kasih

Wasalamu'alaikum wr.wb

JAWABAN

1. Boleh karena secara syariah dia tidak ada hubungan kekerabatan apapun dengan anda. Yang kerabat dengan anda adalah om anda. Sedangkan istri om, apalagi saudaranya istri om bukanlah tante anda yang sebenarnya.

2. Boleh menikah dengannya.
Lihat daftar mahram / muhrim yang haram dinikah: http://www.alkhoirot.net/2012/02/perempuan-mahram-dalam-islam.html

HARTA SUAMI ATAS NAMA ISTRI

Assalamu'alaikum wr wb
Saya hamba Allah di malang mohon pencerahan
Jika seorang istri nusus dan minta diceraikan dengan alasana tidak mau dipoligami. Istri tidak kerja suami yang kerja, mengingat suami bnayak kesibukan dengan pekerjaannya maka setiap Pembelian asset banyak diatas namakan istri.

1. Jika perceraian terjadi dna sudah tidak bisa diselamatkan lagi , bagimana dengan kepemilikan asset tersebut apa istri punya hak atas asset tersebut?
2. Dan bagaimana jika istri menganggap asset jadi miliknya krn pakai atas nama istri, padahal tidak ada ucapan dati suami di berikan untuk istrinya melainkan hanya alasan administrasi.

Informasi tambahan suami selalu memberikan hak hak istri secara maksimal sesuai kemampuan suami, terima kasih ats berkenan mau memebrikan pencerahannya

JAWABAN

1. Secara syariah, apabila tidak ada pengalihan hak dari suami, maka harta tersebut tetap milik suami. Namun secara hukum positif, masalahnya akan lebih rumit, karena hakim akan melihat kepemilihan berdasarkan pada fakta sertifikat hak milik. Oleh karena itu, ada baiknya sebelum anda bercerai, sebaiknya balik nama aset-aset anda terlebih dahulu.

2. Makanya sebelum bercerai sebaiknya diurus lebih dahulu balik nama aset-aset anda. Baca detail: Bisnis dalam Islam

MERUSAK BARANG ORANG

Assalamualaikum pak saya ada pertanyaan pak beberapa waktu yang lalu saya dan teman teman pernah nongkrong di suatu kampung disitu ada semacam wahana seperti ayunan dan mainan lain cuma kalo saya tidak salah wahana beberapa ada yang sudah agak rusak

Tapi waktu itu seingat saya saya menaiki ayunan tapi ayunan nya sudah ada yang rusak jadi sekarang muncul pikiran "apakah dosa saya menaiki ayunan itu?"

1. Pertanyaan saya apakah saya berdosa menaiki ayunan itu ?
Karena seingat saya tempat duduk ayunannya sudah agak rusak terus saat saya naiki
2. kadang harus saya geserkan supaya pas diduduki apakah itu dosa?

JAWABAN

1. Memakai hak orang lain itu tergantung dari perjanjian. Apabila mendapat ijin dari pemilik maka tidak masalah walaupun berakibat rusak.

2. Tidak dosa apabila sudah ada ijin dari pemilik. Baca detail: Bisnis dalam Islam

HUTANG PIUTANG

Assalamualaikum,saya mau bertanya tentang masalah utang piutang,bagaimana hukumnya bila seseorang yang berhutang dia melalaikannya, padahal secara lahir dia mampu membayarnya,

1. apakah ini termasuk perbuatan dzolim?
2. dan apakah orang tersebut berdosa?karena telah berbuat dzalim.
3. mohon jawaban dari pak ustadz dan bagaimana cara menagihnya agar dia mau membayarnya?selama ini hanya janji janji saja.wassalam.

JAWABAN

1. Ya. Karena melunasi hutang itu wajib.
2. Ya berdosa karena tidak melaksanakan kewajiban.
3. Minta bantuan orang yang disegani olehnya untuk menagih hutang. Baca detail: Hutang dalam Islam

Wednesday, April 18, 2018

Najis Hukmiyah Apakah Menular Najisnya?

Najis Hukmiyah Apakah Menular Najisnya?
NAJIS HUKMIYAH APAKAH PINDAH NAJISNYA?

Assalamualaikum ustaz,

Saya bernama Abdul Hadi dari Malaysia ingin bertanyakan beberapa persoalan.

1. Apakah najis hukmiyah itu berpindah najisnya?

2. Bagaimana caranya untuk membersihkan najis mughallazah di lantai?

3. Bagaimana caranya membersihkan najis mutawassitah di karpet?

4. Apakah orang murtad hukumnya dibunuh di dalam Islam?

a. Apakah hukum bunuh itu sama bagi mualaf dan selainnya?
b. Bagaimana kerelevenannya bagi masyarakat sekarang?
c. Bagaimana mahu menjawab pertanyaan daripada non-muslim (perihal hukum murtad)?
d. Adakah perlu dijawab kamu akan dibunuh?

5. Bolehkah saya tahu kitab-kitab pembelajaran di ponpes al-khoirot itu terhad hanya seperti paparan di situs ponpes atau malah lebih lagi?(saya berminat belajar di pesantren ini).

Sekian saja soalan dari saya Pak Ustad. Saya memohon maaf jika kekurangan adab-adabnya.

JAWABAN

1. Ya, najis hukmiyah berpindah najisnya menurut madzhab Syafi'i. Dan tidak berpindah menurut madzhab Maliki. Baca: Hukum Najis Hukmiyah

2. Dibersihkan dulu dengan kain. Setelah itu disiram sebanyak 7 kali salah satunya dicampur dengan debu.

3. Kalau najisnya sudah jadi hukmiyah, maka cukup dengan menyiram satu kali. Baca: Menyucikan Najis Hukmiyah

4a. Ya, orang murtad dibunuh setelah diberi waktu selama 3 hari untuk bertaubat. Berdasarkan hadits sahih riwayat Bukhari dan Muslim:

لا يحل دم امرئ مسلم إلا بإحدى ثلاث: الثيب الزاني، والنفس بالنفس، والتارك لدينه المفارق للجماعة.

Artinya: Tidak halal darah seorang muslim kecuali karena salah satu dari tiga: janda yang berzina, membunuh, meninggalkan agama berpisah dari jamaah (alias murtad).

Dan hadits sahih riwayat Bukhari:

من بدل دينه فاقتلوه

Artinya: Barangsiapa yang mengganti agamanya, maka bunuhlah.

Namun harus diingat bahwa yang mengambil keputusan ini adalah hakim. Dan hakim juga berkuasa untuk menunda sampai waktu yang tidak terbatas atau bahkan membebaskannya.

4b. Itu terserah keputusan hakim di negara tempat kasus itu terjadi. Kalau hakim menganggap itu relevan dengan berpedoman pada pandangan empat madzhab, maka itu bisa dilaksanakan. Namun, ulama kontemporer seperti Dr. Ali Jumah (mantan mufti Mesir) menyatakan bahwa dalam sistem demokrasi, mengamalkan hukum Islam pada nonmuslim tidak lagi relevan. Baca: di sini

4c. Jawab saja itu tergantung pada penguasa muslim yang berkuasa. Kalau mereka tidak menghukum pelaku murtad, maka itulah keputusan yang sah.

4d. Tidak. Jawab seperti di poin 4c. Sama dengan kasus pelaku zina yang janda, faktanya tidak dibunuh. Karena hakim sekarang tidak mengikuti pandangan fikih klasik.

5. Kitab yang dikaji di Al-Khoirot dapat dilihat di link berikut:
- Mahad Aly
- Sistem Pendidikan

KDRT SUAMI PADA ISTRI

Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Saya ibu dari 4 orang anak (1 perempuan 3 laki-laki) yang lebih dari 5 tahun ini mengasuh anak2 saya sendiri.

Anak2 kami berusia 17 thn, 12 thn, 7 thn dan 6 thn Maaf saya hrs mengungkap sedikit aib keluarga saya .... kami mendapat perlakuan yang mengarah pada anarkis dari Imam kami sejak sekitar tahun 2008 sampai 2012. Selanjutnya kami berpisah karena saya sudah tidak lagi mampu bertahan. selain itu lingkungan tempat kami tinggal juga sudah tidak bisa menerima Bapak dari anak2 saya utk tinggal disini karena dianggap sangat menggangu.

Efek dari semua kejadian yang menimpa kami adalah unsur anarkis meracuni kami. saya merasa saya dan anak2 mengalami gangguan mental dan kurang bisa mengontrol emosi.
Tahun 2013-2014 saya masih mampu menopang hidup karena masih ada bapak saya, tempat saya berbagi. Namun pada tahun 2015 bapak saya meninggal. Sejak bapak saya meninggal saya keluar dari tempat kerja krn harus menjaga anak2 yang kecil dan hanya melakukan pekerjaan rumahan sampingan yang hasilnya tidak pasti.

kondisi ekonomi ini makin membuat kami mengalami tekanan .... kami sempat mengalami hari2 yang kadang kami bisa makan, tapi kadang tidak.

Saat ini kami hidup dengan menjual barang2 yang masih memungkinkan untuk di jual sambil berupaya mencari modal agar saya bisa usaha di rumah dengan menggunakan komputer yang sempat saya miliki ketika saya bekerja dulu.

yang ingin saya tanyakan adalah.....

1. Mungkinkan anak saya yang SD dan SMP bisa diterima untuk belajar di Pondok ?
2. apakah mereka bisa di bina untuk menyembuhkan luka bathin mereka karena efek anarkisme ?
3. berapa biaya yang dibutuhkan secara keseluruhan untuk anak2 saya ? krn saya harus menghitung dulu sesuai kemampuan saya yang sangat2 terbatas.
4. Apakah mungkin anak saya bisa mendapat bantuan ato beasiswa pendidikan

Mohon maaf saya menggangu dan merepotkan
Makasih banyak informasi dan bantuannya

Wassalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

JAWABAN

1. Kami hanya menerima siswa/santri yang lulusan SD.
2. Tidak ada pembinaan khusus untuk itu.
3. Biaya daftar 1 juta. Untuk perbulan biaya pesantren dan sekolah sekitar 70ribu. Itu di luar makan. Untuk makan mulai dari 150 ribu/bulan. Laundry 3500/kg.
4. Kami tidak menyediakan beasiswa. Biaya yang kecil itu sudah merupakan subsidi dari yayasan. Baca: di sini


MEMBUNUH NYAMUK DENGAN RAKET

Assalammualaikum saudaraku sesama muslim. Mohon pencerahannya.

Saya membaca beberapa hadist tentang larangan membakar mahluk dengan api karena api adalah azhab Allah SWT. Contoh: HR. Abu Daud 2673 dan dishahihkan Al-Albani.
Pertanyaan saya, yang dilarang itu apakah Api-nya atau Bakar-nya atau keduanya? Karena sifat membakar itu yang saya ketahui bukan dari api saja, tetapi dari elemen lain seperti sengatan listrik, dari air keras, dari cahaya ultraviolet dan masih banyak yang lain. Pertanyaan ini saya ajukan karena kebingungan saya tentang hukum menggunakan raket nyamuk. Banyak referensi yang berbeda pendapat tetapi semua mengacu pada hadist larangan membakar dengan api tersebut. Karena itu saya perlu bantuan saudara untuk menelaah hadist tersebut.
Mohon sekiranya untuk dapat dijawab. Sebelumnya saya ucapkan terimakasih banyak.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

JAWABAN

Tidak apa-apa karena (a) Nyamuk adalah hewan yang membahayakan yang boleh dibunuh; (b) Nyamuk terbunuh lebih dulu sebelum terbakar. Lihat detail: di sini.

CARA AGAR BISA IKHLAS MELEPAS SI DIA

Assalamualaikum ustadz, saya wanita 23 tahun.

Ustadz bagaimana caranya biar saya bisa ikhlas melepaskan seseorang padahal saya tau dia bukan yang terbaik buat saya. Sebelumnya saya dan dia sudah menjalin hubungan pacaran dengan niat serius untuk menikah namun semakin lama saya melihat sikap dia sangat berbeda dari awal. Saya perhatikan dia seperti tidak serius dengan saya ustadz. Sekarang saya ingin melepaskan dia saja ustadz dan menjaga diri dan perasaan saya untuk yg halal namun masalahnya setengah hati saya masih belum ikhlas melepaskan dia ustadz. Tolong solusinya ustadz. Assalamualaikum.

JAWABAN

Cara terbaik adalah dengan memutuskan hubungan sama sekali dengannya dan segera mencari pasangan lain yang secara agama dan karakter lebih baik darinya.

Perlu juga diingat bahwa pacaran yang melibatkan khalwat (berduaan) adalah haram dalam Islam. Baca:Baca detail: Hukum Kholwat

Sunday, April 15, 2018

Mengambil Barang Rusak Milik Perusahaan

Mengambil Barang Rusak Milik Perusahaan
MENGAMBIL BARANG YANG RUSAK MILIK PERUSAHAAN

Assalamualaikum wr.wb
Pak ustadz saya ada pertanyaan begini pak kakak saya kan bekerja di sebuah pabrik lensa kamera pak.
beberapa waktu yang lalu kakak saya pulang kerumah membawa beberapa lensa kecil kira kira seukuran kelereng yang sudah rusak untuk ditunjukan kepada keluarga pak.
pertanyaan saya apakah yang dilakukan kakak saya itu dosa pak .
Saya sempat bertanya kepada kakak saya apa boleh mengambil lensa tersebut kata kakak saya tidak apa apa karena itu lensa lensa reject yang nantinya akan dihancurkan
Mohon jawabannya pak??

JAWABAN

Kalau memang betul apa yang dikatakan kakak anda, bahwa benda reject akan dihancurkan, maka boleh diambil. Namun untuk lebih pastinya adalah dengan menanyakan langsung pada direktur atau siapapun yang punya otoritas di perusahaan tersebut tentang boleh tidaknya mengambil barang rusak milik perusahaan. Baca detail: Bisnis dalam Islam


ISTRI BERZINA DENGAN MANTAN PACARNYA

Assalamualaikum Wr. Wb.

Yth. Bapak/Ibu,
Saya ingin bertanya,

Bapak/ibu, saya sudah menikah, karena saya merasa tidak bahagia dengan pernikahan saya, lalu saya berselingkuh dengan mantan pacar saya, selain berselingkuh saya juga melakukan zina dengan mantan pacar saya, padahal saya masih berstatus sebagai isteri dalam ikatan pernikahan yang sah.

1. Yang ingin saya tanyakan, cara menghapus dosa zina itu bagaimana? Sedangkan zina tergolong sebagai dosa besar?

2. Dalam Islam, seseorang yang berbuat zina apabila belum menikah maka di rajam sebanyak 100x cambuk, kalau sudah menikah maka di qishas? Apakah dengan hukuman tersebut di dunia akan menggantikan hukuman pelaku zina kelak di akhirat?

3. Atau karena Allah Maha Pengampun bagi pelaku zina dapat menghapus dosanya dengan Taubatan Nasukha…???

Mohon jawaban dan penjelasannya Bapak/Ibu, atas perhatian dan waktunya saya ucapkan banyak terima kasih.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

JAWABAN

1. Cara bertaubat adalah dengan taubat nasuha. Baca detail: Cara Taubat Nasuha

2. Ulama berbeda pendapat soal ini. Ada yang menyatakan hukuman di duniawi akan menghapus dosa pelaku maksiat. Namun pendapat lain menyatakan tidak menghapus dosa kecuali kalau dia bertaubat nasuha. Baca: Kaidah Zawajir dan Jawabir dalam Islam

3. Ya. Allah akan mengampuni dosa dg taubat nasuha. Baca detail: Cara Taubat Nasuha

HUKUM WARIS

Assalamu’alaykum Warahmatullah Wabarakatuh,

Saya adalah anak angkat. Tahun 2004 ayah angkat saya meninggal dunia meninggalkan ibu angkat saya dan tidak memiliki anak kandung. Orang tua ayah angkat saya sudah meninggal. Ayah angkat saya memiliki 13 saudara kandung, terdiri dari 5 orang laki2 (1 orang sdh meninggal setelah ayah angkat meninggal) dan 8 orang perempuan (2 sudah meninggal ).

Pertanyaan : bagaimana pembagian harta warisan ayah angkat saya ?

Jazakumullah Khairan Katsira
Wassalamu’alaykum Warahmatullah wabarakatuh

JAWABAN

Pembagiannya sbb:
(a) Istri (ibu angkat anda) mendapatkan bagian 1/4
(b) Sisanya yang 3/4 dibagikan kepada seluruh saudara kandung yang saat pewaris meninggal ahli waris tersebut masih hidup. Di mana saudara laki-laki mendapat bagian dua kali lipat dari saudara perempuan. Baca detail: Hukum Waris Islam

MEMONDOKKAN ANAK PEREMPUAN KE PESANTREN YANG JAUH

mohon dijelaskan hukumnya menurut agama islam, mengenai menyekolahkan anak perempuan ke pondok pesantren yg jauh diluar kota.
terima kasih

JAWABAN

Tidak apa-apa dan itu baik. Bahkan mengajari anak dasar ilmu agama Islam itu wajib hukumnya. Jangan lupa untuk memilih pesantren yang dikelola oleh kyai NU, bukan ustadz Wahabi Salafi. Agar kelak menjadi anak saleh dan tidak jadi ekstrimis radikal. Baca detail: Cara memilih Pesantren

WARISAN UNTUK ISTRI DAN ANAK KANDUNG DARI ISTRI PERTAMA DAN KEDUA

Assalamualaikum...saya dessy handayani asal bogor..saya ingin menanyakan tentang hak warisan...begini cerita nya pak...ayahh mertua saya meninggal sedangkan ayah mertua saya mempunyai 2 istri tapi istri yg pertama itu sudah bercerai dan dari istri yg pertama mempunyai 4 orang anak yaitu anak laki laki nya ada 2 dan anak perempuan nya ada 2 ... kalo dari istri yang ke 2 ayah mertua saya mempunyai 2 orang anak yaitu anak perempuan dua dua nya...yang saya ingin tanyakan bagaimanakah cara pembagian warisannya?sedangkan istri yg ke 2 nya tidak ingin jikalau harta warisan nya di bagi ke anak anak nya ..? Terimakasih.

JAWABAN

Istri yang mendapat hak warisan adalah istri kedua. Sedangkan istri yang dicerai tidak dapat warisan. Bagian untuk istri adalah 1/8. Sedangkan sisanya yang 7/8 diwariskan kepada seluruh anak kandung pewaris baik dari istri pertama maupun dari istri kedua dengan sistem 2 banding 1. 2 untuk anak lelaki, 1 untuk anak perempuan. Baca detail: Hukum Waris Islam

WARISAN UNTUK KEPONAKAN

Assalamualaikum Wr. Wb.

Perkenalkan saya Rachmad.
saya ingin bertanya tentang hukum seorang keponakan tentang warisan.
Pada tahun 2008 kakek dari ayah saya meninggal, dan mempunyai 9 orang anak (6 laki-laki dan 3 perempuan).
dan ayah saya anak laki-laki tertua.
setelah kakek saya meninggal, maka ayah saya membagikan warisan kepada adik-adiknya.
dimana dari 5 orang adik laki-laki dan 3 orang adik perempuan.
lalu ayah saya bertanya kepada adik laki-lakinya,kepada siapa hak warisan 5 orang adik laki-lakinya akan diberikan
kepada masing-masing dari 3 orang adik perempuan. dan 5 orang adik laki-lakinya membagikan hak mereka kepada
3 orang adik perempuan mereka, begitu juga hak ayah saya dibagikan kepada salah satu dari 3 orang adik perempuannya.
dan pembagian warisanpun selesai dan semua anak alm. kakek saya bersalaman.
dan pada tahun 2012 ayah saya meninggal dunia.
pada agustus tahun 2016,muncul permasalahan dari 5 orang anak laki-laki alm. kakek saya.
mereka menuntut warisan yang telah dibagikan almarhum ayah saya untuk dikumpulkan dan dibagikan kembali.
dimana saya sebagai keponakan dari adik-adik ayah saya diminta untuk membuat surat pernyataan/surat kuasa sebagai ahli waris
dari alm. ayah saya.
tetapi saya dan kakak saya keberatan untuk membuat surat kuasa/pernyataan tersebut dikarenakan takut dosa besar.
1. apakah tindakan saya dan kakak saya salah secara hukum negara/agama bila keberatan membuat surat kuasa tersebut?
2. bila ada paksaan dari paman-paman saya untuk membuat surat kuasa tersebut, apakah saya berdosa?
3. apakah saya dan kakak saya bisa dipidanakan bila tidak membuat surat kuasa tersebut?

mohon bantuan untuk pencerahan hal tersebut,terimakasih.

JAWABAN

1. Secara agama tindakan anda berdua sudah benar. Karena ketika warisan keenam anak lelaki dihibahkan kepada ketiga anak perempuan, maka status hibahnya sah dan tidak boleh dicabut kembali. Baca detail: Hibah dalam Islam

Dari segi hukum negara sebaiknya anda berkonsultasi dengan aparat desa/kelurahan setempat karena ada informasi anda yang kurang jelas.

2. Sebisa mungkin menolak. Karena mencabut hibah itu haram hukumnya. Kecuali hibah bapak pada anaknya.

3. Sebaiknya anda berkonsultasi dengan aparat desa/kelurahan setempat dan jelaskan lebih detail masalahnya dan status legal formalnya status hibah tersebut.

PERNIKAHAN LELAKI TANPA RESTU AYAH

Permisi pak ustad, bolehkah saya bertanya?
Saya ingin menikah dengan seseorang wanita.
Tapi ayah saya sepertinya lagi malas bahas pernikahan,tapi ibu saya sudah setuju. Bagaimanakah hukum pernikahan tanpa restu seorang ayah..??

JAWABAN

Status nikahnya sah. Baca detail: Hukum Taat Orang Tua

Namun sebaiknya dikomunikasikan lagi dengan ayah dengan meminta bantuan ibu dan kerabat yang lain.
Baca detail: Pernikahan Islam

Istri Mengembalikan Mahar Pada Suami, Bolehkah?

Istri Mengembalikan Mahar Pada Suami, Bolehkah?
ISTRI MENGEMBALIKAN DAN MEMBERIKAN MAHAR PADA SUAMI, BOLEHKAH?

Assalammu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh,

Bismillahirrahmaanirrahim,

Selamat siang Ustadz, semoga selalu dalam limpahan rahmat Allah SWT dan senantiasa diberi kemudahan oleh Allah SWT dalam semua urusannya, mohon maaf mengganggu waktunya Ustadz, saya ada beberapa pertanyaan yang ingin ditanyakan Ustadz:

1. Pertanyaanya seperti ini: kejadiannya dulu ketika waktu itu sedang mengobrol dengan Ibu saya, Ibu saya curhat sambil menangis dan berkata "Ibu sedih liat anak bercerai" kemudian saya menjawab sambil merangkul Ibu agar tidak sedih.. dan saya pun berkata "tidak apa-apa sudah ujian" (maksud saya meyakinkan Ibu bahwa ini ujian dari Allah SWT untuk saya). apakah dengan perkataan tersebut jatuh hukum talak Ustadz?

2. Pertanyaan berikutnya: sebelum akad nikah, istri berkata seperti ini "meminta mahar pada suaminya sekian rupiah dan setelah akad akan diberikan kembali pada suaminya (atas keridhoan istri)". Pada saat akad berlangsung suami menyebutkan jumlah maharnya dan dibayar dengan kontan. setelah proses akad selesai suami memberikan maharnya pada istri.. tapi selang beberapa menit istri memberikan kembali maharnya pada suaminya.

Pertanyaannya apakah nikahnya sah Ustadz dengan perkataan istri sebelum akad nikah tadi yang mengatakan bahwa maharnya yang akan diberikan kembali kepada suaminya setelah akad nikah (atas keridhoan istri)? Dan bolehkah suami menerimanya?

Sebelumnya saya ucapakan terimakasih, semoga Ustadz berkenan untuk menjawab pertanyaan yang saya sampaikan.

Jazakallahu khairan katsiran Ustadz. Semoga Ustadz diberikan kelimpahan ilmu yang bermanfaat dan berkah. Amin Ya Allah Ya Rabbal ‘Alamin.

Wa’alaikumsalam Warrahmatullahi Wabarakatuh.

JAWABAN

1. Tidak jatuh talak.

2. Akad nikahnya sah. Karena mahar itu haknya istri. Maka, bisa saja hak istri diberikan pada suaminya. Dan suami boleh menerimanya. Baca detail: Suami Memakan Mahar Istri, bolehkah?

SUMPAH MANTAN PACAR, APAKAH DIKABULKAN?

assalamualaikum,

saya ingin tanya apakah sumpah mantan pacar yang kecewa dapat di kabulkan?. sebulan lalu saya lagi menjalin hubungan pacaran jarak jauh dengan cowok jawa timur, saya mencoba jujur dari awal tapi si cowok tidak terima lalu dia menyumpahkan saya kalau saya bakal menderita sampai 7 keturunan,.. si cowok yakin kalau sumpah nya itu bakal terkabul karena mantan pacar ny dulu pun pernah di sumpah.
si cowok tersebut mengaku memiliki indra ke-enam dan ke ahlian lain yang tak dapat dimiliki orang lain.beliau adalah anak angkat dari pengurus pondok pesantren metal di perbatasan pasuruan.
1. apakah bener sumpah itu bisa terkabul?
saya takut dan merasa tertekan batin.
terimakasih,
wa'assalamualaikum,.

JAWABAN

1. Itu bukan sumpah, tapi doa buruk. Dan doa buruk itu tidak akan terkabul kecuali dari orang yang dizalimi. Sedangkan pria yang mendoakan buruk dalam kasus di atas bukan orang yang dizalimi, jadi doa buruknya tidak akan dikabulkan Allah.

Bahwa dia anaknya kyai atau anak dukun itu tidak ada pengaruhnya pada status doa seseorang. Allah memuji hambanya yang bertakwa dan mengecam hambaNya yang pendosa tanpa melihat keturunannya. Baca: Ahlussunnah Wal Jamaah

CARA NIKAH SIRI

Assalamualaikum WR WB,

Mohon dibantu pencerahan,
Saya ingin menanyakan mengenai syarat menikah siri ( sah secara agama ), apakah bisa dibantu?
Atau saya bisa menghubungi kemana...

Terimakasih sebelumnya

Wassalamualaikum WR WB

Salam hormat,

JAWABAN

Syarat nikah siri sama dengan nikah secara resmi yaitu: harus ada wali, dua saksi laki-laki, dan ijab kabul. Baca detail: Pernikahan Islam

MINTA PERTANGGUNGJAWABAN

Assalamu'alaikum wr wb.
Maaf sebelumnya mbah yai, saya mau berkonsultasi dan meminta saran atas masalah adek keponakan saya 3bulan ini. Adek saya perempuan berusia 17thn SMA pribadi ceria baik suka mengaji di pesantren sejak kecil mbah yai lihai dalam bidang seni islam hadrah qiro'at dll dan pandai

setelah kluar dari tempatnya mengaji dan terlebih setelah SMA adek saya berubah emosian melepas jilbab dan lebih mngarah ke hal duniawi bersolek dan boros ibadahnya pun mulai dtinggalkan kcuali sholat 5waktu yg jarang terkadang tidak dtunaikan dan juga sperti puasa sunah sholat sunah dll.

Tetapi 4bulan ini murung sering mnangis mnyendiri memakai busana muslim lagi ibadahnya tekun lagi dan sikapnya brubah sangat halus dan sopan. Saya mencoba mendekati dan bertanya, ternyata adek saya memikirkan penyesalan dosa dan memikirkan pertanggungjawaban untuk dnikahi.

Adek saya menjalin hubungan dengan santri pondok didaerah kami usia 23thn kuliyah sudah nyantri lama. Saat bertemu mreka tidak memberitahu pihak manapun. Dan akhirnya mereka berzina lebih dari 1x mbah yai. Santri itu bilang mencintai tidak mau dtinggalkan oleh adek saya ..berjanji setia dan akan menikahi. Adek saya percaya dan juga mencintai santri tersebut.

Saat hubungan mulai berubah santri itu menjauh dari adek saya,. Adek saya bingung dan minta tanggung jawab dan meminta harus santri itu yg menjadi suami nya dan sudah yakin santri itu jodohnya kalau tidak mau adek saya akan mngadukan kepada orang tuanya dan meminta pertanggungjawaban ke kluarga santri ..

Santri itu menjawab saya sakit hati terhadapmu karena kamu selama 7bulan membentak mengasari saya meski lewat pesan, saya sudah bilang saya tidak akan hubungan (cinta jima') dengan kamu lagi saya sudah bertaubat. tanggung jawab tidak harus mnikahimu, kamu menyalahi kodrat dengan harus mnetapkan saya mnikahimu menjadi jodohmu, kalau berumah tangga saya membentak mengasarimu menceraikanmu bagaimana? Kamu kan yg mengajak saya untuk ketemu dan main.. Iya saya brusaha bertanggung jawab(dengan nada membentak bentak) tetapi saya tidak yakin bisa membahagiakanmu saya orang susah anak trahir dan harus mngurus orang tua yg sudah sepuh dan punya tanggungan mngajar agama di masyarakat daerahku.. beda denganmu yg anak orang punya dan semata wayang, jika menikah bagaimana tinggalnya kalau ikut saya kamu hidup susah, saya takut mnikah. Saya masih ingin nyantren pindah 4-6thn kamu bakal lama mnunggu saya jangan membuat saya pusing saya tidak bisa menjawab jika kamu tanya perihal ksetiaan saya, saya sakit hati dengan perlakuanmu terhadap saya

Adek saya meminta maaf dan berjanji akan mnunggu santri itu mmutuskan untuk pergi nyantren lulus SMA agar menjadi lebih baik dan mnanti santri itu agar hubungan bisa suci tanpa ternodai lagi. Tetapi santri itu terkadang masih terus bersikap masam terhadap adek saya mbah yai, adek saya sampai sekarang murung memikirkan pertanggung jawaban santri itu hanya santri itu yg menjadi harapan rumah tangganya yg bisa mnutup aib nya.

Pertanyaan
1. Apakah saya harus mngadukan perihal ini terhadap orang tua adek saya?
2. Apakah salah jika adek saya bersikeras meminta pertanggung jawaban untuk dinikahi apa benar adek saya mnyalahi kodrat?
3. Apakah pihak laki-laki benar mau bertanggung jawab ? Dan bagaimana caranya jika pihak tidak mau bertanggung jawab?
4. Bagaimana menjalin hubungan yg sehat dengan pihak lelaki agar tetap terjalin komunikasi sampai 6thn mnunggu waktu mnikah?
5. Bagaimana agar adek saya bisa bangkit lagi dan tidak sakit?

Saya memohon bantuan saran jawaban mbah yai, semoga allah swt memberi yg terbaik untuk adek saya.

Wassalamu'alaikum wr wb

JAWABAN

1. Sebaiknya iya.
2. Tidak salah. Itu haknya.
3. Tanda-tandanya dia tidak mau tanggung jawab. Sebaiknya adakan komunikasi antar orang tua, beberkan fakta yang ada dan minta pertanggungjawaban.
4. Itu sulit dilakukan. Dalam kurun waktu 6 tahun akan banyak hal yang terjadi, dan mungkin si lelaki akan melupakannya kecuali kalau ada jaminan dari orang tuanya secara tertulis.
5. Apabila ada jaminan dari si lelaki dan orang tua si lelaki baik jaminan secara lisan dan secara tertulis.

Masalah ini tidak akan timbul apabila adek anda mampu menjaga dirinya untuk tidak berzina. Baca detail: Dosa Besar dalam Islam

Saturday, April 14, 2018

Solusi Problematika Rumah Tangga

Solusi Problematika Rumah Tangga
PROBLEMATIKA RUMAH TANGGA

Assalamu'alaikum warahmatullahiwabarokatuh

(mohon kesabarannya saat membaca karena tulisannya banyak)

Saya seorang ibu rumah tangga. umur saya 26 tahun.saya sudah menikah sekitar 3 tahun yang lalu dan dikaruniai seorang putri berumur 2 tahun, setelah menikah saya hidup bersama suami di kontrakan awalnya keadaan rumah tangga saya baik2 saja, dan ayem tentrem. setelah anak saya lahir saya tetap bekerja dan anak saya ikut dengan yg bantu momong di kontrakan. karena yang momong pamit karena putrinya juga melahirkan jadi suami putuskan untuk pulang di rumah orang tuanya dan akhirnya saya resign tidak bekerja lagi dengan momong di rumah suami.

awalnya baik2 saja, setelah sebulan dua bulan kakak perempuan suami saya yg sudah menikah dan punya 3 anak ini pulang ke rumah mertua beserta suami, mereka juga gk punya tempat tinggal karena rumahnya dijual untuk bayar hutang suaminya yg suka main perempuan.mereka tdk bekerja, hanya makan tidur ikut mertua saya.awalnya gpp, semakin lama saya terganggu karena saya tidak bisa konsentrasi bekerja, karena saya setelah resign masih diperbantukan untuk ngecek laporan keuangan perusahaan via email setiap hari jadi bisa dikerjakan di rumah (ke kantor setiap sabtu).

Ibu mertua dan kk perempuan saya itu tdk suka dg saya krn saya jarang ngobrol di luar, saya sering byk di kamar dg anak saya sambil bekerja. setiap ada tetangga datang dikasih tau kalo saya cuma dikamar gk ngobrol.

karena saya gk suka tiap kumpul mesti yg diomongin orang , dan sudah saya ingatkan juga tapi memang sudah watak mungkin. saya minta pulang ke rumah ibu saya suami saya tidak ijinkan, saya minta buat ngontrak lagi suami tdk ijinkn dg alasan biar makan ikut mertua saja.

di rumah itu tidak ada yg mengerjakan sholat setiap saya ingatkan mesti jawabnya keyakinan masing2 gt, saya berfikir lama2 di situ saya anak saya mesti bakal terkontaminasi kalo imanya gk kuat, suami saya sholat kalo saya ingatkan saja. tyap hari sy ini buat bahan gunjingan, memang saya ini cuma lulusan D1 dan org miskin, dan keluarga suami anaknya lulusan S1 semua makanya saya cuma direndahkan.

masalah apa2 suami selalu bilang lapor dg orangtuanya padahal dia sudah beristri, saya risih. saya sebulan dikasih uang 450rb buat susu anak itu ja masih kurang, dan saya masih harus nambahi lg. kebutuhan saya dan makan saya suruh mikir sendiri. lama2 saya gk tahan, sampe saya sakit. dan saya putuskan untuk pulang ke rumah ortu saya dg ijin suami.

di rumah ortu saya sejak bulan maret 2016 kemarin, selama seminggu di rumah ortu saya saya didiemkan suami saya, anak saya sakit , tau kalo anak saya sakit malah ditinggal pulang ke rumah ortunya. sehingga saya putuskan membuat bbrp pernyataan yang harus disetujui suamiq.. kalo masih ingin balik sama saya tolong sanggupi permintaan ini diantaranya:
1. harus sholat 5 waktu berjamaa di masjid
2. harus ngaji sehabis maghrib dan ajarkan anak mengaji
3. pakai baju koko kalo ke masjid
4. ngontrak rumah kalo blm bisa kasih rumah
5. anak nantinya masuk pondok
6. ikuti kajian2 apapun yg ada di solo

itu bbrp permintaan yg saya ajukan dan sy ksh waktu mpe lebaran, dan ternyata dia menyanggupi tp dia hanya ingin ngontrak saja dan akan beribadah sesuai keyakinan dy masalah ibadah gk mau diatur2. dan dari bulan maret saya tidak pernah berhubungan suami istri dengan dy.

mah yang ingin saya tanyakan
1. apakah yang saya lakukan ini terlalu menuntut?
2. bisakah saya bercerai sedangkan suami saya msh mencintai saya tp dy tidak pernah kasih nafkah saya. hanya anak saja jadi untuk makan saya harus mikir sendiri? kalopun hasil kerjanya kurang dia harusnya lbh giat lagi bekerja.
3. dan apakah orang tua saya juga berdosa karena menampung saya?
4. saya berniat bercerai karna
- kebutuhan saya, sy mikir sendiri setiap kebutuhan anak dan saya kurang saya sll mikir gmn caranya dapat uang biar saya bisa makan,
- suami tdk mau menjalankan ibadah sesuai permintaan demi kebaikan dirinya dan keluarganya,
- saya takut menanggung dosa karena saya tidak pernah melayani suami,
- takut berdosa krn selalu tjd perselisihan dg suami. takut semakin lama semakin berdosa kalo lama2 dibiarkan tidak ada solusi.

mohon solusinya , karena saya bingung harus bagaimana,,Saya tunggu jawabannya,
Jazakumullah khoiron katsiron.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahiwabarokatuh

JAWABAN

1. Tuntutan terkait kewajiban ibadah itu sudah benar.
2. Secara agama tidak ada larangan bagi istri untuk meminta cerai apabila (a) tidak diberi nafkah; atau (b) tidak lagi mencintai suami. Baca detail: Cerai dalam Islam

3. Tidak.

4. Itu alasan yang logis dan dibolehkan agama. Baca: - http://www.alkhoirot.net/2015/05/hukum-istri-minta-cerai-karena-tak-cinta.html

MASALAH TALAK

Assalamualaikum Pa Ustadz saya ingin bertanya mengenai thalaq dalam islam, setau saya kata untuk menalak yg sharih ada tiga yaitu thalaq, piraq(memisahkan diri) dan sarah (lepas), mohon maaf apabila saya keliru. saya ingin menanyakan apakah kasus-kasus di bawah ini sudah jatuh talaq, bila sudah berapa jumlah hitungan talaqnya?

1. Apabila suami istri sedang bertengkar hebat (posisi suami istri itu tinggal di kediaman org tua sag istri), lalu sisuami mengajak istri pindah ke rumah orang tua suami, tp karna keadaan emosi si istri malah mengucapkan "apa kamu menceraikan saya?", lalu jawab si suami 'apa kamu mau diceraikan oleh saya?, ya silahkan kalau kamu mau, saya tidak pernah ada niat ke arah situ apalagi pernikahan kita baru satu bulan, mana terfikir oleh saya ke arah situ, saya bagaimana dibawanya", apakah ada perkataan suami dari perdebatan tersebut yg menyebabkan jatuhnya talak?
2. bila suami mengatakan "udahan dengan saya" sebanyak tiga kali dalam satu hari apakah itu termasuk talak atau tidak? tp si suami tidak berniat dan bermaksud menceraikan istrinya, si suami mengucapkan kalimat tersebut dalam keadaan marah yg sangat.
3. bila si suami bernyanyi/bersenandung, lalu dalam nyanyian tersebut ada kalimat smacam ini:
a. sekarang aku putuskan berpisah denganmu.
b. bila kita harus berpisah, sudah biarkan ini semua berakhir sudah,
atau kalimat semacamnya yg menjurus pada perpisahkan.
apakah nyanyian tersebut bila dinyanyikan oleh suami di hadapan istri berarti sudah jatuh talak? padahal si suami sama sekali tidak berniat menceraikan istrinya, dia hanya iseng bernyanyi , meskipun dinyanyikan oleh suami di depan istri dan hanya ada suami istri itu dalam satu ruangan, bagaimana statusnya?
4. mengucapkan kata pisah, atau lepas untuk perkara lain yg bukan perceraian, misalkan "lepaskan bajuku" atau lpisahkan duri itu dr daging ikan", apakah kalimat tersebut menjadi jatuh talak?
5. talak diucapkan dalam berlainan masa itu seperti apa? , apakah berbeda hitungan menit atau jam saja bisa dikatakan berbeda masa? atau harus menggunakan hitungan hari? misal si suami dalam satu hari mengucapkan "saya talak kamu" sebanyak tiga kali dalam satu hari tp berlainan menit ata jam, bagaimana hukumnya?
terimakasih sebelumnya Pa ustadz, maaf mengganggu waktunya.

JAWABAN

1. Tidak terjadi talak karena itu dalam konteks bertanya ke istri. Lihat: http://www.alkhoirot.net/2012/10/perceraian-dan-talak.html#notalak2

2. Tidak termasuk talak kalau tanpa niat. Karena itu termasuk kategori talak kinayah yang baru terjadi talak apabila disertai niat. Baca detail: Cerai dalam Islam

3. Tidak terjadi talak. Karena bernyanyi itu sama dengan bercerita tentang talak. Cerita tentang talak tidak jatuh talak. Baca: Cerita Talak, Apakah terjadi cerai?

4. Tidak jatuh talak karena tidak ditujukan pada istri.

5. Talak yang diucapkan dalam majelis atau tempat yang berbeda waktunya dianggap ucapan talak yang berbeda. Misalnya, pagi mengucapkan talak, lalu sorenya mengucapkan talak lagi. Maka, terjadi dua talak. Lihat: www.alkhoirot.net/2016/04/ucapan-cerai-tiga-kali-dalam-satu.html

Friday, April 13, 2018

Penyebab Kegagalan

Penyebab Kegagalan
PENYEBAB KEGAGALAN

Assalamualaikum wr,wb

Saya ini siswa kelas 1 SMP.Umur sy 13th.Saya punya masalah pak, sebenarnya saya ini tidak percaya tuhan.Menurut saya, tuhan adalah sesuatu yg tidak logis.Keluarga saya adalah keluarga beragama Islam.Jadi, saya diajari dari kecil tentang agama Islam misalnya kewajiban Shalat, Puasa dsb.Maksudnya saya seharusnya mengikuti agama orang tua saya.
Setiap saya di suruh shalat, saya hanya berpura pura shalat utk mengelabui ortu saya.Saya tahu kewajiban yg harus saya laksanakan.Tetapi tidak pernah saya laksanakan.Paling paling dilaksanakan karena terpaksa.Jadi, bisa dibilang saya tidak percaya tuhan sama sekali.Dari sejak SD, saya termasuk siswa yang berprestasi.Sering juara kelas.Seiring waktu, prestasi saya menurun.Terakhir kali saya masuk 3 besar adlh saat kelas 4.Saat kelas 5 SD ranking sy menurun sampai peringkat 12.Sampai kls 6, saya tidak pernah masuk 3 besar lagi.Setelah lulus SD, keadaan makin parah.Saya bahkan tdk masuk 10 besar.Pelajaran yg diberikan guru rasanya tdk bisa di mengerti sedikitpun.Walaupun saya sudah belajar dg rajin.Pertanyaan saya:

1.Apakah kegagalan saya seiring waktu ini berhubungan dg tidak percayanya saya dg kebesaran Allah SWT?

2.Kalau Allah itu ada, mengapa Dia tidak memperlihatkan kekuasaannya secara langsung? Misalnya dengan memperlihatkan dirinya, membuat tulisan "Laillahaillaulah" besar besar dilangit sehingga orang bisa percaya bahwa tiada tuhan selain Allah?

3.Bisakah bapak sebutkan bukti bahwa Allah itu ada?
Dulu waktu SD saya diajarkan tentang bukti2 Allah itu ada seperti adanya gunung, bumi dsb.Tetapi kan bisa saja saya bilang gunung, bumi dsb bukan ciptaan Allah, tetapi ciptaan dewa atau yg lain?.Karena tidak ada bukti yg membuktikan bumi, lautan itu benar-benar ciptaan Allah, bisa saja orang bilang itu ciptaan Yesus, atau dewa.Karena memang tidak ada TANDA yg membuktikan bahwa alam semesta ini ciptaan Allah.Tidak ada tulisan yg tertera di laut bahwa laut ciptaan Allah.Kalau saja dibuat di laut besar2 oleh Allah "CIPTAAN ALLAH" barulah org bisa memastikan bahwa yg membuat laut itu adalah Allah.

4.Jika saya mencoba bertaubat, apakah taubat saya diterima oleh Allah??

Demikian pertanyaan saya pak.Saya saat ini benar benar dalam kebingungan.Terima kasih banyak
Assalamualaikum wr,wb

JAWABAN

1. Bisa jadi demikian. Dan itu pertanda Allah masih menyayangi Anda. Itu menjadi peringatan bagi Anda agar bertaubat dan kembali ke jalan Islam. Dalam beberapa kasus, Allah tidak menghukum manusia yang durhaka pada-Nya di dunia. Jadi, anda harus merasa beruntung karena diberi peringatan langsung di dunia untuk membuat anda menjadi individu yang tidak hanya cerdas secara inteligensia tapi juga cerdas spiritual. Hukuman yang anda alami itu disebabkan oleh dua hal: durhaka pada Allah dan durhaka pada orang tua karena tidak mau taat pada mereka. Dalam sebuah hadits Rasulullah SAW berkata:

كل الذنوب يؤخر الله ما شاء منها إلى يوم القيامة إلا عقوق الوالدين فإن الله تعالى يعجل لصاحبه في الحياة قبل الممات

Artinya, “Allah SWT akan mengakhirkan balasan setiap dosa hingga hari kiamat kelak, kecuali dosa durhaka kepada orang tua. Dia mempercepat balasannya pada waktu masih hidup atau sebelum meninggal,” (HR Al-Baihaqi).

2. Keberadaan Allah bisa dipahami manusia dengan cara melihat ciptaan Allah yakni adanya alam semesta ini. Kita disuruh menggunakan akal kita dengan cara belajar secara mendalam tentang sains agar tahu fenomena alam dan tahu kebesaran penciptanya. Dan kemampuan saintifik kita akan bisa meningkatkan iman manusia yang memang memiliki keinginan untuk beriman pada Allah.

3. Pertanyaan anda menunjukkan bahwa alam semesta itu ada yang menciptakan. Dan penciptanya itu adalah Allah.

4. Diterima. Tidak ada taubat yang tidak diterima selama kita masih hidup di dunia. Lihat artikel di link berikut:
- Cara Orang Murtad kembali ke Islam
- Cara Taubat Nasuha

BAGIAN WARIS ANAK TIRI

As. Al. Wr. Wb

Saya mempunyai ibu mertua yang bernama Munalipah yang merupakan saudara tiri.

Penjelasannya sbb :
Perkawinan ke - 1 :
Bpk Ali menikah dengan Ibu Siti Rukayah mempunyai keturunan satu anak saja Ibu Munalipah (mertua saya).
Dalam periode ini Ibu Siti Rukayah sudah mewarisi sebidang tanah yang sudah ada bangunan rumahnya yang diperoleh dari orang tua kandungnya Bpk Darmo Kadir.
Note : Sertipikat tanah atas nama suami yang ke - 2 Ibu Siti Rukayah yang bernama Bpk Subeda

Perkawinan ke - 2
Bpk Subeda menikah dengan Ibu Siti Rukayah dan mempunyai keturunan :
1. Bpk Suwoto dan
2. Ibu Suwarni

Pertanyaan saya adalah sbb :
1. Adakah perolehan hak untuk Ibu Siti Rukayah (ibu mertua saya).
2. Seberapa besar prosentase perolehannya.
3. Adakah dasar - dasar hukum apa saja yang mengatur / yang dijadikan rujukan.
4. Faktor keganjilan yang mana harusnya sertipikat itu atas nama Ibu Siti Rukayah namun menjadi atas nama Bpk Subeda yang mana bukanlah pemilik sah.
5. Jalur apa yang bisa kami tempuh apabila Ibu Munalipah benar - benar mendapatkan haknya.
a. Jalur kekeluargaan bagaimana
b. Jalur hukum bagaimana (kondisi bila tidak kondusif).

Demikian yang bisa kami sampaikan mohon bantuan konsultasinya atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.

JAWABAN

Kami hanya memberi konsultasi hukum waris Islam, bukan hukum positif Indonesia. Jawaban kami berikut menurut perspektif Islam:

- Ibu Munalipah mendapat hak dari Ibu Rukayah. Adapun bagiannya adalah 1/2 (setengah) dari seluruh peninggalan Ibu Rukayah.

- Ibu Munalipah tidak mendapat bagian waris dari bapak tirinya (bapak Subeda).
Baca detail: Hukum Waris Islam

PEMBAGIAN WARISAN: AHLI WARIS WAFAT SEBELUM MENDAPAT WARISAN

Assalamualaikum Wr Wb
Ustadz saya ingin menanyakan masalah warisan. Ayah saya meninggal tanggal 11 januari 2011 meninggalkan :
seorang istri dan tiga anak perempuan, karena tidak mempunyai anak laki maka warisan dibagi kepada saudara ayah saya, 1 orang saudara laki-laki dan 3 orang saudara perempuan. salah satu saudara perempuan ayah saya meninggal pada bulan july 2013 (saya tidak dapat mengingat tanggalnya), tidak memiliki anak maupun suami. kami sudah mengurus masalah proporsi pembagian harta,tetapi surat itu dibuat sebelum saudara alm meninggal jadi namanya tercantum dalam daftar ahli waris.
Yang ingin saya tanyakan adalah :
1. Bagaimana dengan pembagian warisan milik saudara perempuan alm yang telah meninggal ?
2. Dalam proses penjualan harta terdapat biaya yang dikeluarkan oleh ahli waris bagaimana proses pembagian biaya yang keluar ? apakah ditanggung bersama seluruh ahli waris ? atau hanya istri dan anak ?
2. Seluruh hutang alm telah diselesaikan secara lunas oleh istri dan ketiga anak alm. tanpa bantuan dari saudara alm. masalahnya saudara alm tidak mau dipotong hutang atau pun biaya apapun karena merasa urusan hutang telah selesai, mereka meminta harta keseluruhan (tanpa hutang) yang dibagi. apakah saya harus mengikuti kemauan mereka atau tetap dipotong dan menimbulkan konflik ?
terimakasih sebelumnya Ustadz, dan saya mohon bantuannya.
Wassalamualaikum Wr Wb

JAWABAN

1. pembagian warisan milik saudara perempuan alm yang telah meninggal diteruskan pada ahli warisnya.

2. Ditanggung oleh semua ahli waris

3. Secara hukum syariah, hutang pewaris diambil dari harta pewaris. Namun kalau anda memilih untuk mengalah demi menghindari konflik, maka itu dibolehkan.
Baca detail: Hukum Waris Islam