Sunday, November 03, 2019

Hukum Bermain Game Play Station

HUKUM BERMAIN GAME PLAY STATION

Assalamualaikum ustadz..
1. saya mau bertanya,apa hukum bermain playstation?
2. Dan bagaimana hukum nya ustadz jika game playstation yang di main kan bergambar makhluk bernyawa seperti manusia dan hewan dll..apa hukum nya haram ustadz sama seperti menggambar makhluk bernyawa seperti yang dikatakan hadits?
Terimakasih ustadz..mohon pencerahannya untuk saya yang bingung ini:)

JAWABAN

1. Game dan teknologi modern lain seperti internet, komputer, dll hukum asalnya adalah boleh. Kebolehan teknologi itu bisa berubah menjadi sunnah dan mendapat pahala apabila digunakan untuk hal yang baik seperti dakwah, dll. Dan bisa berubah menjadi haram apabila gara-gara main game membuat kita meninggalkan kewajiban shalat misalnya, atau dibuat untuk menonton film atau game porno, dll.

2. Gambar masih terjadi perbedaan ulama perihal hukumnya antara yang haram dan halal. Umumnya ulama menyatakan gambar itu boleh. Baca detail: Hukum Menggambar

Catatan: Kalau anda membaca hadits terjemahan, maka sebaiknya anda tidak langsung menjadikan isi hadits itu sebagai keputusan hukum sebelum anda membaca penjelasan ulama yang ahli tentang maksud hadits tersebut.

MIMPI MEMELUK PACAR

Assalamualaikum wr.wb tadz
Saya ingin bertanya tentang mimpi saya,mohon di jelaskan:
Saya ini sedang menyukai seorang wanita dan saya ini sangat mencintai nya tadz sudah berbulan bulan,dan saya mimpi bahwa saya dan dia sedang tiduran dan saya memeluknya.
Wassalammualaikum wr.wb

JAWABAN

Mimpi anda tidak ada maknanya. Ini timbul dari perasaan anda yang terbawa ke dalam mimpi. Baca detail: Mimpi dalam Islam

PEMBAGIAN WARIS

Assalamualaikum,

Maaf mau bertanya bagaimana sebaiknya masalah pembagian harta warisan dari almarhumah ibu saya, kami 3 bersaudara 2 laki-laki & 1 perempuan dan ayah saya masih hidup, sebelum meninggal ibu saya pernah bilang ke saya dan adik saya bahwa rumah ini untuk kita bertiga dibagi rata tapi masih secara lisan nah bagaimana sebaiknya pembagiannya ?
Sejarahnya rumah ini warisan dari kakek nenek ( orang tua almarhum ibu ) yang di beli waris oleh almarhum ibu saya karena ibu saya bekerja dari dulu sedangkan ayah saya menganngur malahan yang jadi pencari nafkah ( tulang punggung keluarga justru ibu saya ) mohon soulsinya

Wassallam,

JAWABAN

Kalau rumah itu belum diserahterimakan ke anak-anak kandung saat ibu masih hidup, maka itu namanya wasiat. Dan wasiat kepada ahli waris hukumnya tidak sah kecuali apabila semua ahli waris setuju. Baca detail: Wasiat dalam Islam

Apabila diserahterimakan pada saat ibu hidup maka disebut hibah. Kalau hibah maka hukumnya sah diberikan kepada siapa saja. Baca detail: Hibah dalam Islam

Apakah wasiat atau hibah maka anda2 yang lebih tahu.

Apabila bukan hibah dan bukan wasiat, maka berarti rumah itu statusnya adalah harta warisan. Apabila demikian, maka pembagiannya sbb:
(a) Suami mendapat 1/4
(b) Sisanya yang 3/4 dibagikan kepada ketiga anak kandung di mana 2 anak lelaki masing-masing mendapat bagian 2/5, sedang 1 anak perempuan mendapat 1/5.
Baca detail: Hukum Waris Islam

ZAKAT MAL UANG PESANGON PENSIUN

Assalamualaikum Warogmatulloh Wabarokatuh

Mohon info tentang hitungan nisab zakat maal bila saya terima uang pesangon sekitar 300jt sekitar 2 bulan yang lalu..sekedar info..sampai saat ini saya juga sedang menunggu uang pensiun yang seharusnya terhitung awal oktober 2016 kemarin...sementara sampai saat ini saya juga belum mempunyai penghasilan sebagai pengganti gaji bulanan yang saya terima biasanya.
Demikian saya sampaikan dan terimakasih.

Wasalam

JAWABAN

Uang anda baru wajib dizakati apabila memenuhi dua syarat: pertama, mencapai nishob atau batas minimal harta yang wajib zakat yakni senilai 85 gram emas. Kedua, mencapai masa 1 tahun dalam hitungan kalender hijriyah. Walaupun harta yang anda miliki sudah mencapai nishob, tapi apabila belum mencapai masa setahun maka belum wajib zakat. Baca detail: Panduan Zakat

RUMAH TANGGA: ISTRI TIDAK MAU DIPOLIGAMI

Assalamualaikum wr. wb.

Ustadz saya mau tanya. Saat ini istri balik kerumah orang tuanya (di makassar) untuk ke 2 kalinya karena saya mempunyai niat untuk berpoligami. saat ini pihak keluarga istri & keluarga sy menolak rencana poligami ini. pihak keluarga istri bahkan mendatangi pihak perempuan calon istri ke2 dgn mengcaci maki. pihak keluarga istri bahkan meminta jangan ada komunikasi antara istri & anak2 sampai saya berjanji tidak akan poligami. saya mengingatkan yang paling berhak terhadap istri adalah suaminya. tapi keluarganya & istri mengajukan syarat kalau mau balikan sama istri harus berjanji tidak poligami. Kalau poligami istri lebih memilih cerai.

saya sangat ingin mempertahankan rumah tangga saya. kalau saya berjanji saat ini untuk tidak poligami, tapi suatu saat saya poligami bagaimana hukum pernikahan kami.

Mohon di jawab

Terimakasih

JAWABAN

Nikahnya tetap sah akan tetapi istri berhak mengajukan gugat cerai saat terjadi pelanggaran atas perjanjian. Baca detail: Cerai dalam Islam

TASYAHUD BELUM SELESAI IMAM SUDAH SALAM

Assalamu'alaikum wr.wb.
Ustadz, saya ingin bertanya apakah sah shalat kita jika kita belum selesai membaca tasyahud akhir tapi imam sudah salam. Apakah kita harua mengikuti imam salam jika bacaan tasyahud kita belum selesai ?

JAWABAN

Yang wajib dalam bacaan tasyahud / tahiyat adalah sampai pada kalimat "Allahumma shalli ala Muhammad wa ala ali Sayyidina Muhammad". Kalau anda sudah sampai bacaan ini, maka tidak perlu diteruskan. Shalatnya sudah sah. Baca detail: Shalat 5 Waktu

Kalau belum sampai bacaan di atas, maka lanjutkan dulu baru salam ikut imam.

HUKUM MENGAMBIL LUQOTOH BARANG TEMUAN

Assalamualaikum .
Ada seseorang menemukan sebuah smartphone di sebuah kantor di universitas , dan dia berniat untuk menjadikannya miliknya .Setelah selang 2 tahun dia menggunakannya , dia sadar dan takut berdosa . Dan karena sudah lama, kondisi smartphone tersebut sudah berbeda dengan kondisi saat ditemukan . Dia berniat untuk mengembalikannya atau melakukan segala cara agar dia tak berdosa.

1. Apa yang harus ia lakukan , (sulit untuk mencari orang yang memiliki, karena terlalu banyak orang ) ?

2. Apa dia berdosa menjual smartphone tersebut dan menggunakan uang hasil jualannya untuk amal (infak masjid dll)?

3. Apakah mengambil dan menggunakan barang temuan termasuk dosa besar?

Jazakallah

JAWABAN

1. Barang temuan aturannya harus diumumkan selama setahun dan kalau tidak ada yang mengambil maka barang itu terserah si penemu (laqit).

2. Boleh menjualnya dan uangnya diberikan untuk infak fasilitas umum.

3. Mengambil barang temuan itu hukumnya boleh. Dan itu ada dalam tanggungannya. Dalam arti apabila suatu ketika ada yang mengklaim barang itu maka harus dikembalikan.
Baca detail:Barang Temuan Berharga
Baca juga: Barang Temuan

Tak Direstui Karena Beda Suku


TAK DIRESTUI KARENA BEDA SUKU

Assalamualikum wr wb
Saya mohon pencerahan pak ustadz, saya mahasiswi semester akhir, saat ini tengah menjalin hubungan serius dengan pacar saya. Kami sama-sama kuliah di universitas yang sama.

Kebetulan pacar saya orang asli sunda(laki), sementara saya asli perempua jawa. Ternyata orangtua pacar saya menolak saya dengan alasan saya orang jawa, pacar saya diharapkan menikah dengan wanita sunda atau jawa barat. Pacar saya juga bilang ada masalah lain yang menyangkut privacy keluarga yang tidak bisa diceritakan kepada saya.

Saya merasa terpukul pak ustadz, dari semua hal yang ada di diri saya, kenapa dipermasalahkan suku saya. Padahal kita sama-sama islam.

1. Kira-kira apakah ada doa untuk meluluhkan hati orangtua pacar saya?
2. Apakah ada doa atau amalan untuk saya bisa ikhlas jika memang jodoh saya bukan dengan pacar saya?
3. Lalu bagaimana seharusnya sikap saya menghadapi ini? Apakah boleh saya kekeuh atau harus mengikhlaskan? Sebab saya tak mau pacar saya durhaka dengan orang tuanya namun disisi lain saya sudah sangat cocok dengan dirinya.
Terimakasih.
Wassalamualaikim wr.wb

JAWABAN

1. Baca doa di link berikut: Doa Agar Disayang

2. Baca doa di link berikut: Doa Agar Disayang

3. Kalau segala usaha sudah mentok, maka sebaiknya mengikhlaskan saja. Cari jodoh yang lain. Mungkin jodoh lain itu lebih baik bagi anda. Baca juga: Cara Memilih Jodoh

IKUT MADZHAB MALIKI DALAM NAJIS BABI DAN ANJING

assalamualaikum ustad..
saya bermazhab syafii.
2 tahun yg lalu saya pernah di jilat anjing dan memegang daging babi serta sepatu saya terkena kencing anjing terua saya menginjak lantai rumah. selama ini saya hanya membersihkan dengan tata cara imam maliki yg cukup di bersihkan oleh air saja.
karena kalo di bersihkan dengan tata cara imam syafii yg 7 kali air dan debu rasanya berat karena keluarga yg beragama islam tetapi tidak taat takut berfikir yang aneh tentang saya.
sampai sampai saya tidak melakukan sholat karna ragu dan takut sholat saya tidak syah..
nah selama ini saya memakai mazhab syafii tetapi tentang najiz anjing dan babi memakai maliki.

1. pertanyaannya apakah itu boleh dilakukan ustad terus apa yg saya harus lakukan karna masalah ini membuat kebingungan selama bertahun tahun.ditambah saya juga mempunyai penyakit was was.
mohon untuk bantuan jawabannya ustad. terima kasih..
assalamualaikum.

JAWABAN

1. Kalau memang ada kebutuhan untuk memakai madzhab Maliki dalam soal najis anjing dan babi, maka itu tidak masalah. Tidak perlu was-was. Menurut Wahbah Zuhaili, Talfiq atau pindah2 madzhab itu dibolehkan apabila ada kebutuhan dan untuk mempermudah ibadah dan muamalah antar manusia.

Baca detail: Hukum Ganti Madzhab
Baca juga: Hukum Ganti Madzhab

PERNIKAHAN:

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuhya ustadz.. Semoga selalu dal lindungan Allah subhanahu wata'ala.

Saya ingin bertanya perihal tentang hukum sah atau tidaknya pernikahan jika kasusnya seperti berikut ini,

Fulan dan fulanah menikah di kua, kasusnya si fulanah terputus garis nasabnya dengan ayahnya karena dia merupakan hasil anak diluar nikah, dan pihak kua mengetahui hal tersebut agar mencari jalan keluar menikah melalui wali hakim. Sampailah di hari bimbingan pra nikah di kua, dan pembimbing membimbing agar ijab qabulnya menggunakan tetap nama ayah kandungnya, kemudian berlangsunglah pernikahan tersebut dengan ijab qabulnya terdapat nama ayah si fulanah yang telah terputus garis nasab atau nisbat tadi, tetapi tanpa dihadiri oleh ayah biologis fulanah, (wali hakim yang menikahkan). Tetapi dengan ijab qabul tertera nama ayah biologis.
1. Pertanyaan saya apakah nikah tersebut sah hukumnya dalam islam?

Karena saya pernah menyaksikan kajian sunnah dimana anak diluar nikah ketika naik haji tidak boleh menaruh nama ayahnya di belakang namanya (bin/binti) karena terputusnya jalur nasab. Bagaimana hukumnya jika nikah?

Keterangan tambahan: fulanah adalah seorang muallaf, dari pihak ibu semuanya nonmuslim, dari pihak bapak si fulanah ada muslim semua.

Mohon tolong dicerahkan bagi saya yang masih santri ini, dan apabila pertanyaan ini hendak di post, sudi kiranya untuk disamarkan nama karena masalah ini merupakan masalah kerabat. Syukran katsiran.. Jazakallah khair.. Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.

JAWABAN

1. Nikahnya sah asal syarat dan rukunnya sudah terpenuhi. Seperti adanya dua saksi, adanya wali (atau wali hakim) dan adanya ijab kabul. Baca detail: Pernikahan Islam

Adapun tentang penyebutan nama bapak biologis, itu tidak masalah dan menjadi syarat sahnya nikah juga tidak menjadi penyebab batalnya nikah. Bahkan seandainya terjadi salah sebut nama bapak atau salah sebut nama pengantin itu sendiri itu nikahnya tetap sah asal kedua belah pihak tahu bahwa wanita yang dimaksud adalah wanita yang memang hendak dinikahinya. Baca detail: http://www.alkhoirot.net/2015/04/wali-salah-sebut-nama-pengantin-pria.html

Catatan: Perlu diketahui bahwa dalam madzhab Syafi'i dan Hanafi, wanita yang hamil zina boleh menikah saat hamil dengan pria yang menzinahinya dan nasab anaknya bisa dinasabkan pada pria yang menikahinya tersebut. Baca detail: Pernikahan Wanita Hamil Zina dan Status Anak

MERTUA MEMAKSA CERAI

Yth,
Bp. Ustad
Di tempat

Dengan hormat,
Assalamualaikum.wr.wb. Selamat Pagi semoga kita semua dalam lindungan Allah SWT. Saya ingin bertanya dan mohon pengarahan karena saya tidak tahu harus bercerita kepada siapa lagi karena ini menyangkut keluarga besar saya dan istri saya. Masalah ini sudah di ketahui orang tua saya, saya punya istri yang hamil Inshallah prediksi dokter melahirkab pada awal bulan maret 2017 ini.

Inti masalah saya adalah ada seorang wanita lain (ladies club di surabaya) yang sakit hati dengan saya karena dia mengnggap hubungan kita serius, saya sempat jalan bareng dengan dia tapi hanya 1bulan saja lalu saya tidak ingin melanjutkan karena istri saya hamil saat yang saya tunggu2 tiba.

Setelah itu wanita ini mengirimkan copy sms2 saya dengan dia dulu dan isinya ada kata selayaknya pacaran dan parahnya lagi, dia bilang ke keluarga istri saya lewat akun palsu di medsos kalau saya juga pemakai narkoba. Kejadian itu membuat keluarga istri saya marah besar, saya sempat di sidang di hadapan kedua orang tua saya dan malam itu juga saya di suruh ikut pulang orang tua saya dengan kalimat yang masih saya ingat kalau memang saya sakit harus disembuhkan dan diobati yang tepat.

Saya tetap optimis dan yakin kluarga istri saya memaafkan dan memberi kesempatan sekali lagi setalah saya menyesali dan akan berubah. Namun setelah saya kembali ke NTB untuk bekerja dan istri saya di rumah orang tuanya di Jombang beberapa minggu kemudian saya di chat oleh istri saya kalau setelah lahiran nanti keluarganya tetap ingin minta kita cerai tanpa alasan apapun.

Karena istri saya masih ingin pertahankan pernikahan, orang tuanya sempat memberikan pilihan yang sulit yaitu apabila memilih saya maka istri saya akan kehilangan keluarga dan orang tuanya, demikian sebaliknya kalau menuruti orang tuanya untuk cerai maka istri saya harus rela untuk kehilangan saya.

Dari situ istri saya memilih orang tuanya, sedangkan istri saya masih berharap dengan keluarga kecil kita apalagi buah hati yang kita tunggu2 selama 2 tahun akan lahir.

Saya mohon masukan dan arahan apa yang harus saya lakukan, saya benar2 depresi akan kehilangan istri dan anak yang saya cintai. Saya benar2 menyesali dan khilaf akan perbuatan yang pernah menyakiti hati istri saya. Apakah sikap orang tua istri saya itu diperbolehkan agama dan hukum negara?

Demikian permasalahan saya yang ingin saya sampaikan, saya berharap dengan sangat Islam Pos bisa membantu masalah keluarga kecil saya ini.
Terima kasih banyak sebelumnya.

Wassalamualaikum.wr.wb

Salam hormat,

JAWABAN

Pertama, bahwa apabila salah satu pasangan suami istri selingkuh, maka yang diselingkuhi berhak melakukan gugatan cerai ke pengadilan agama. Aturan ini terdapat di KHI Kompilasi Hukum Islam http://www.konsultasisyariah.in/2015/01/khi-kompilasi-hukum-islam.html

Kedua, kalau memang istri anda memilih untuk ikut orangtuanya dan berpisah dengan anda, maka jalan terbaik bagi anda adalah menceraikannya secara baik-baik. Ini langkah cooling down supaya emosi yang saat ini sedang memanas di keluarga mertua anda menjadi dingin terlebih dahulu. Setelah itu, setelah situasi mulai tenang dan normal kembali, anda bisa datang lagi menghadap mertua anda dan memohon untuk rujuk lagi. Ini cara terbaik menurut kami daripada anda mencoba melawan yang justru akan semakin memperburuk suasana. Pastikan selama masa perceraian, anda tetap intensif berkomunikasi dengan istri dan mertua dan merubah cara berkomunikasi dengan gaya yang lebih baik. Baca juga: Cara Harmonis dalam Rumah Tangga

Suami Suka Begadang Istri Kesepian

SUAMI SUKA BEGADANG ISTRI KESEPIAN

assalamualaikum

Saya perempuan berusia 25th yg sudah menikah 10bln. Suami saya suka skali brsama teman"nya dan hampir setiap malam sampai larut nongkrong brsama teman"nya. Ktika saya suruh plg selalu susah. Tidak jauh dr rmh hanya saja saya merasa sendiri.
1. Apa yg salah dengan saya sampai dy tdk sk d rmh.
Apa lagi qt baru saja khilangan putra prtama meninggal dalam kandungan. Saya sll tdk tenang..
2. Apa saya salah jika saya marah pd suami saya.. Dy sll bilang saya ini terkekang kalau tidak boleh kluar rmh. Saya tdk bs melihatnya marah tp dsisi lain saya hampir setiap hari kesepian.
Mohon arahan n solusi.
Trima kasih

JAWABAN

1. Yang paling tahu tentang kesalahan anda, kalau itu ada, tentunya adalah suami anda. Oleh karena itu, tanyakan padanya apa masalah sebenarnya yang membuat dia tidak betah di rumah. Selain itu, sikap suami anda belum tentu sepenuhnya karena kesalahan anda. Bisa saja itu karena memang karena dia yang merasa bosan di rumah dan ingin kembali ke masa lalunya atau sebab-sebab lain.

2. Ya, marah adalah sikap yang harus dihindari. Terutama apabila kemarahan itu diekspresikan dalam bentuk kata-kata yang menyakitkan. Usahakan bersikap sabar dan tanpa menyalahkan suami (walaupun suami yang salah). Berusahalah memperbaiki sikap anda semaksimal mungkin. Misalnya, dengan tidak menyalahkan suami, berusaha melayani suami dengan baik, dan berusaha menemani suami yang mengajak ngobrol dengan penuh semangat. Bersikaplah seakan-akan tidak terjadi apa-apa. Lambat-laun suami akan merasa kasihan dan simpati pada sikap anda dan akan tiba saatnya suami akan kembali seperti dulu. Baca juga: Cara Harmonis dalam Rumah Tangga

MEMUKUL KUCING

Assalamu alaykum..
Bagaimana hukumnya memukul anak kucing dengan niat untuk menyakiti saja agar pergi menjauh, namun tanpa diduga kucing itu bukannya lari malah sekarat lalu mati tak lama kemudian.

JAWABAN

Memukul hewan yang dibolehkan dengan syarat (a) tidak menyakiti; (b) tidak memukul di wajahnya; (c) tidak berlebihan; (d) dengan tujuan untuk mengajari atau supaya pergi. Al-Khadimi dalam kitab Al-Bariqah Al-Mahmudiyah menyatakan:

يجوز ضرب الحيوان إلا وجهه. وقال أيضًا: فيضربه على قدر تأديبه بلا مبالغة
Artinya: Boleh memukul hewan kecuali wajahnya. Maka hendaknya memukulnya untuk mengajari dengan tanpa berlebihan.

Pandangan Al-Khadimi ini berdasarkan hadits sahih riwayat Abu Dawud dan Muslim Nabi bersabda:

أما بلغكم أني لعنت من وسم البهيمة في وجهها، أو ضربها في وجهها
Artinya: Aku melaknat orang yang menggambar atau memukul hewan di wajahnya.

Namun apabila sampai menimbulkan kematian hukumnya dilarang dan berdosa. Sebagai bentuk taubat, maka kubur kucing tersebut dengan baik dan memohon ampun pada Allah atas dosa yang dilakukan. Baca detail: Cara Taubat Nasuha

Baca detail: Dosa Besar dalam Islam

ANAK WANITA TIDAK DISUNAT

assalamualaikum...hukumnya apa ya pak ustad...sy punya anak wanita sejak bayi blm di khitan sekarang sudah umur 8 thn..sejak bayi kata susternya kl anak wanita tdk di khitan tidak masalah....sekarang hati sy nyesal ikuti kata suster...gmn solusinya mksh pak

JAWABAN

Khitan bagi wanita hukumnya berbeda pendapat di kalangan ulama. Ada yang menyatakan wajib ada yang mengatakan sunnah. Sunnah artinya tidak masalah apabila tidak dikhitan. Baca detail: http://www.alkhoirot.net/2013/11/sunat-khitan-dalam-islam.html
http://www.alkhoirot.net/2015/03/cara-khitan-wanita.html

SUAMI KASAR SELAMA 17 TAHUN

Assalamu alaikum..saya sarah 35 thn ingin bertanya..
Bagaimana hukum nya dan apa yg harus saya lakukan dgn suami saya apa kah saya tinggalkan...
17 tahun selama saya bersama suami saya tidak pernah menghargai saya..dipesta atau pun ada acara keluarga..suami saya selalu menghardik dan mempermalukan saya di depan umum walaupun saya bersama keluarga saya...padahal saya hanya ngumpul bersama sepupu ataupun sanak saudara saya tp selalu dipermalukan ntah krn alasan apa..17 thn saya pendam perasaan dan rasa sakit diperlakukan semena mena..saya minta cerai tapi diancam akan dibunuh kl saya menggugat kepengadilan...yg saya mau tanyakan.
1. Bagaimana jika saya pergi meninggalkan dia karna saya sudah tidak tahan dengan perlakuannya...terima kasih...mohon bantuannya..

JAWABAN

1. Secara negara, sikap kekasaran suami membolehkan si istri untuk melakukan gugat cerai ke pengadilan agama. Baca detail: Cerai dalam Islam

Secara syariah juga dibolehkan meminta cerai apabila suami bersikap kasar (KDRT). Bahkan tidak ada rasa cinta pada suami dibolehkan untuk meminta cerai. Baca detail: Istri Minta Cerai karena Tidak Cinta

Idealnya, anda meminta baik-baik pada suami agar diceraikan. Kalau tidak mau, maka anda dapat menggugat suami ke pengadilan agama. Agar status anda jelas dan kelak dapat menikah lagi.

Namun apabila kedua hal di atas tidak memungkinkan, apalagi ada ancaman pembunuhan, maka anda tentu lebih tahu cara terbaik sebagai alternatif.

PEWARIS TIDAK PUNYA AHLI WARIS UTAMA

Pewaris meninggal dunia Nopember 2017 tidak meninggalkan anak (tidak punya anak) suami sudah meninggal tahun 2002
ayah sudah meninggal tahun 2004 Ibu sudah meninggal tahun 2000, tidak mempunyai saaudara kandung maupun seayah atau seibu.
Ahli waris yang ada adalah :
1. Paman laki-laki (adiknya ayah sebapak sekarang masih hidup)
2. Anak-anak dari paman dan bibi (adiknya ayah sebapak) (sepupu dari ayah)
- 2 anak perempuan dan 3 anak laki-laki dari paman seayah
- 3 anak perempuan dan 2 anak laki-laki dari bibi seayah
3. Anak-anak dari paman (adiknyanya Ibu sekandung) (sepupu dari Keluarga ibu)
- 2 anak laki-laki 3 anak perempuan dari paman adiknya ibu sekandung
4. Anak-anak dari paman (adiknya Ibu seibu) (sepupu dari ibu )
- 2 anak laki-laki 3 anak perempuan dari paman adiknya ibu seibu

Warisan yang ditinggalkan adalah berasal dari :
- harta asal (harta bawaan Ibu)
- harta asal (harta bawaan ayah)
- harta gono-gini ayah dan ibu Pewaris yang belum pernah dibagi waris
- harta perolehan pewaris sendiri

Pertanyaan :
1. Siapa saja kah yang menjadi ahli waris Pewaris ?
2. berapa bagian masing-masing ?
3. siapa saja yang terhalang menjadi pewaris ?
4. apakah dalam pembagian waris islam asal usul harta diperhitungkan dan berpengaruh dalam pembagian waris islam ?

demikian terimaa kasih

JAWABAN

1. Dalam kasus di atas maka paman laki-laki seayah (ammu lil abi) mendapat seluruh warisan. Abdurrahman bin Syuaib menyatakan:


العم من الأب عاصب بعد العم الشقيق؛ يحجبه كل من يحجب العم الشقيق، ويحجبه العم الشقيق
Artinya: Paman seayah dari pihak ayah menjadi ahli waris asobah apabila paman kandung tidak ada. Yang terhalang oleh adanya paman seayah adalah semua ahli waris yang terhalang oleh paman kandung. Dan paman seayah terhalang oleh adanya paman kandung.

2. lihat poin 1.
3. Yang terhalang adalah semua kerabat pada no. 2, 3 dan 4 karena derajatnya di bawah paman.
4. Asal usul harta tidak diperhitungkan.
Baca detail: Hukum Waris Islam

Niat Hijrah Terhalang Aturan Perusahaan

NIAT HIJRAH TERHALANG ATURAN PERUSAHAAN

Assalamualaikum wr.wb
Perkenalkan nama sya Rahma, saya telah lama berniat untuk merubah diri menjadi lebih baik akan tetapi selalu saja ada hal yang menghalangi.

Nah salah satunya tempat kerja saya dipenjual kain, disana susah untuk berpakaian syar'i.
Pertanyaan yang ingin saya ajukan, apakah saya harus berhenti bekerja ditempat itu?

JAWABAN

Kurang jelas apa maksud anda dengan 'susah berpakaian syar'i'? Apakah dilarang memakai baju muslimah? Kalau dilarang, maka sebaiknya anda pindah kerja di tempat yang tidak melarang pegawainya untuk berpakaian muslimah. Baca detail: Hukum Isbal dan Jilbab

Namun kalau tidak atau belum mendapatkan pekerjaan baru, sedangkan pekerjaan ini sangat anda perlukan, maka tidak apa-apa tetap bekerja di situ. Karena darurat. Baca detail: Kaidah Fikih


WARISAN PENINGGALAN IBU

Assalamu alaikum

kami ingin mendapatkan pencerahan mengenai pembagian waris Ibunda (Almarhum) dan saya berikan uraiannya sebagai berikut:

1. Pada tahun 1968 Ibu kami dan bapak kami menikah
2.Pada tahun 1982 kakek kami (orang tua dari ibu ) meninggal dan kakek memberikan warisan kepada ibu kami sebidang tanah
3. pada tahun 1990 ibu kami meninggal dan meninggalkan warisan tanah tersebut untuk kami dan kami 5 bersaudara

yang ingin saya tanyakan " Apakah bapak kami ( masih hidup) mendapat bagian dari harta peninggalan ibu kami (armarhum)

Mohon pencerahaannya dan sebelumnya kami ucapkan terimakasih atas tanggapannya

Wasalamu alaikum

JAWABAN

Ya, suami mendapat bagian 1/4 (seperempat) dari keseluruhan harta istrinya. Sisanya yang 3/4 untuk anak-anak kandungnya di mana anak lelaki mendapat dua kali lipat dibanding anak perempuan. Baca detail: Hukum Waris Islam

WARISAN BAGIAN ISTRI DAN ANAK KANDUNG

Assalamu'alaikum Ustad, langsung pada pertanyaan Ibu meninggal tahun 2009, ada anak kandung anak 4 perempuan dan 1 laki laki, tahun 2015 ayah kawin lagi dan tahun 2016 ayah meninggal tanpa mempunyai anak di perkawinan ke 2, bagaimana pembagian waris nya kalo bisa di sertai contoh perhitungannya misalnya saja harta peninggalan ayah ada ibu di perkawinan pertama adalah rp 5.000.000, nenek dan kakek sudah meninggal, dengan istri ke 2 tidak ada harta perolehan karna cuma 11 bulan, terimakasih ustad

JAWABAN

Dalam kasus di atas pembagiannya sbb:
(a)Istri mendapat 1/8
(b) Sisanya yang 7/8 dibagikan kepada keempat anak kandung dengan rincian: 1 anak lelaki mendapat 2/6; ke-4 anak perempuan masing-masing mendapat 1/6.

Catatan: Yang dibagikan adalah seluruh harta yang menjadi milik dari almarhum ayah sesuai dengan sistem kepemilikan yang berlaku umum. Jadi, istri mendapat 1/8 bagian harta almarhum yang dimiliki baik sebelum menikah maupun setelah menikah dengannya.
Baca detail: Hukum Waris Islam

BAGIAN ISTRI DAN ANAK


Kepada Dewan Pengasuh (Pimpinan) dan Majelis Fatwa
Pondok Pesantren Al-Khoirot Malang

Bismillah,

Dengan hormat,

Kami bermaksud menanyakan mengenai Hukum Waris atas peninggalan Bapak kami.

Kami 6 bersaudara, 5 laki-laki dan 1 perempuan. Bapak kami 8 bersaudara, 3 laki-laki dan 5 perempuan. Saat Bapak kami meninggal nenek kami (ibu beliau) masih hidup. Begitu juga istri beliau masih hidup.

Saat ini terjadi pengakuan waris dari adik-adik Bapak kami yang menuntut hak atas bagian waris dari nenek kami.

Mohon dijelaskan mengenai pembagian waris dari peninggalan Bapak kami agar dapat menjadi dasar dan pengetahuan kami selanjutnya.

Terima kasih.

Wassalamu'alaykum wR. wB.

JAWABAN

Dalam kasus di atas, maka pembagian waris dari ayah anda adalah sbb:
(a) Istri mendapat 1/8 =3/24
(b) Ibu mendapat 1/6 = 4/24
(c) Sisanya yang 12/24 diberikan pada keenam anak kandung dengan rincian: Kelima anak lelaki masing-masing mendapat 2/11; sedang anak perempuan mendapat 1/11.

Tentang tuntutan adik2 bapak anda atas peninggalan nenek itu urusan lain dan hendaknya dikomunikasikan dengan pihak aparat desa setempat yang lebih tahu soal hak kepemilikan harta yang dipersengketakan tsb. Baca detail: Hukum Waris Islam

RUMAH TANGGA

Assalamualaikum.
1. Pak ustad saya mau bertanya, apakah jatuh talak jika suami bilang "kalau kamu tidak puas dengan nafkah harta yang aku beri, sana cari dah laki2 lain, sana nikah lagi" Disini saya ragu2 mengenai niat yg ada di hati pada saat saya mengucapkan kalimat diatas.

2. Yang kedua yang ingin saya tanyakan, pada suatu waktu sy lg diluar daerah, saya bertengkar dengan istri ditelepon, istri saya marah dan meminta cerai, saya coba nasehati agar berhenti berkata seperti itu, tapi dia tidak mau, dan entah apa yang ada dipikiran saya, akhirnya saya ngomong begini : "Oke kalau kamu mau minta cerai, tapi ada syaratnya, anak aku yang bawa" dan dia langsung menjawab "bawa saja" (tapi saya tidak langsung membawa anak saya karena lagi diluar daerah)
Pak ustad,apakah telah jatuh talak ? Pada saat itu saya lg di luar daerah, dan pada saat pulang saya sudah baikan lagi dengan istri, dan apakah syarat yang saya sebutkan tadi berlaku sepanjang masa ? Jika sewaktu waktu saya membawa anak saya entah itu kemana akan menyebabkan jatuh talak ? Ataukah hanya berlaku pada hari disaat saya bertengkar dengan istri ?
Mohon penjelasannya pak ustad, karena saya terus merasa was was dengan status pernikahan saya. . .
Terima kasih.

JAWAB

1. Kalau suami ragu apakah ada niat atau tidak saat mengucapkan talak kinayah tersebut, maka dianggap tidak ada niat dan hukumnya kembali ke hukum asal yaitu tidak terjadi talak. Dalam kaidah fikih dikatakan: اليقين لا يزال بالشك (Keyakinan tidak hilang oleh keraguan). Lihat: http://www.alkhoirot.net/2013/11/kaidah-fiqih-islam.html

2. Kasus anda masuk dalam kategori mengiyakan permintaan cerai istri. Sebagian pendapat dalam madzhab Syafi'i menyatakan bahwa mengiyakan permintaan talak istri termasuk dalam kategori talak kinayah yang tidak jatuh talak apabila tidak disertai niat. Apabila disertai niat, maka baru jatuh talak. Baca detail: Mengiyakan Permintaan Cerai Istri

MENDOAKAN TEMAN RUJUK KEMBALI

Assalamu'alaikum ustadz.
Beberapa minggu yang lalu saya mendapat berita dari salah satu teman saya yang katanya sedang dalam proses cerai dengan suaminya.
Alasannya, suaminya tiba-tiba meninggalkan dia & tidak menafkahi lahir & bathin selama berbulan-bulan.

1. Dalam masa proses perceraian tersebut teman saya berhubungan dengan pria lain. Apakah ini diperbolehkan dalam islam? Dan sekarang suaminya punya itikad baik untuk rujuk dengan teman saya. Sejujurnya pak ustadz, saya ingin mendoakan teman saya agar rujuk dengan suaminya.

2. Apakah baik saya mendoakan agar teman saya rujuk kembali?

3. Apakah ada doa/dzikir yg dapat saya amalkan untuk hubungan pernikahan teman saya?
Terima kasih atas waktunya.
Wassalam

JAWABAN

1. Kalau belum cerai tidak boleh ada hubungan dengan pria lain. Begitu juga walaupun sudah cerai tapi masih dalam masa iddah maka tidak boleh ada hubungan dengan pria lain. Baca detail: Cerai dalam Islam

2. Baik.

3. Doakan saja dengan bahasa Indonesia sesuai keinginan anda. Kalau ingin yang bahasa Arab baca di sini: Doa Rukun Suami Istri

CARA PEMBAGIAN WARISAN

Tolong ustad saya minta rincian perhitungannya misalnya harta yang dibagi 100jt, setelah ibu kami meninggal harta belum pernah dibagi sampai sekarang, apakah benar di sini ada 2 x pembagian harta warisan terimakasih, contoh kan angka pembagiannya saya masih bingung

JAWABAN

Misalkan harta peninggalan 100 juta. Cara pembagiannya sbb:

(a) Istri mendapat 1/8, maka 100.000.000 x 1/8 = 12.500.000
(b) Sisanya yang 7/8 = 87.500.000 dibagikan untuk keempat anak kandung yang masing-masing anak lelaki mendapat 2/6, anak perempuan mendapat 1/6.
Itu berarti anak lelaki masing-masing mendapat: 87.500.000 x 2/6 = 29.166.666 (duapuluhsembilan juta lebih).
Sedangkan anak perempuan mendapat: 87.500.000 x 1/6 = 14.583.333 (empatbelas juta limaratusribu lebih)

Kalau masih bingung cara perkalian, silahkan tanya ke putra putri anda.
Baca detail: Hukum Waris Islam

Ucapan Talak 3 Sekali Ucap. Jatuh Talak Berapa?

UCAPAN TALAK 3 SEKALI UCAP, JATUH TALAK BERAPA?

Ass pak ustad. Saya mengalami dilema suami saya menjatuhkan talak 3 dalam satu kali ucap kami tidak pernah pisah ranjang. Kejadian ny spontan. Kami masih saling mencintai. Dan masih suka smsan. Karena kami bawa anak masing2 1

1.Apakah hukum talak 3 dalam satu kali ucap. Karena ada hadis yang mengatakan tidak sah. Dan itu jatuh nya talak 1?
2.apakah kami masih bisa rujuk? Dan bagaimana cara nya. Saya masii dalam masa iddah.?

JAWABAN

1. Ulama berpendapat jatuh talak 3, dan sebagian ulama yang lain menyatakan jatuh talak 1. Anda dapat mengikuti pendapat kedua ini. Jadi jatuh talak 1. Baca detail: Ucapan Talak 3, Jatuh Talak Berapa?

2. Karena jatuh talak 1 maka bisa rujuk. Cara rujuknya: kalau masih dalam masa iddah, maka suami cukup berkata: "Aku rujuk". Kalau masa iddah sudah habis, maka harus dilakukan akad nikah ulang. Baca detail: Cerai dalam Islam

APAKAH TALAKNYA JATUH

Assalamualaikum wr.wb

Saya mau tanyakan jika seorang suami marah kepada istrinya yang sedang hamil dengan mengamuk- ngamuk berteriak-teriak dan sampai ringan tangan lalu dia mengucapkan kata-kata seperti ini apakah talaknya jatuh?
1. Dia mengucapkan kata pisah ranjang.kita pisah ajalah dulu
2. dia ucapkan kalau aku mau cerai saja dengan kamu.

3.dan juga bagaimana hukumnya jika seorang suami mengucapkan kata "kalau kamu buat juga besok seperti ini saya ceraikan kamu, lihatlah besok".

Mohon pencerahannya ustad/ustadzah..
Wassalamualaikum.wr.wb

JAWABAN

1. Ya, jatuh talak. Karena kata pisah termasuk ucapan talak sharih (eksplisit). Baca detail: Cerai dalam Islam

2. Ucapan "mau cerai" tidak jatuh cerai karena menunjukkan masa yang akan datang. Sedangkan cerai yang sah adalah yang mengarah ke masa sekarang. Baca detail: Cerai Masa yang akan Datang

3. Itu namanya talak muallaq atau talak taklik yakni talak yang dijatuhkan apabila terjadi kondisi tertentu di masa depan. Hukumnya talak jatuh apabila kondisi yang disebutkan itu dilakukan oleh si istri. Baca detail: Taklik Talak dan Cara Rujuk

TALAK BICARA PADA ORANG LAIN

Asalamualaikum warahmatullahi wa barokatu

Para dewan alkhoirot yang terhormat
Saya tolong dicarikan pencerahan tentang masalah perceraian yang saya menyebutkan talak saat saya bercerita kepada orang lain.

Awal ceritanya saya ada keribut terhadap istri saya.lalu saya di pisahkan oleh orang tua istri supaya saya menjauh dari rumah dan jg istri saya. karena saya tinggal dirumah mertua saya.

kemudian dengan keadaan yg tak terkontrol saya lalu pergi ke tempat bibi saya dan dia menanyakan tentang hubungan saya dengan istri saya. Kemudian saya menjelaskan kronologis permasalahannya kepada bibi saya.

setelah itu bibi saya bertanya kepada saya: apakah kamu bilang talak kepada istri kamu?
Lalu Saya menjawab : tidak! saya tidak bilang talak!
Saya hanya bilang ya sudah kalau sifat kamu begitu terus lebih baik udahan aja (pada saat itu sedang makan malam)
Lalu bibi saya bertanya lagi kepada saya : kalau seandainya kamu talak istri kamu, istri kamu di talak berapa?
Lalu saya menjawab: kalau dia masih sifat nya begitu saja lebih baik talak 3 aja sekalian.

Yg ingin saya pertanyakan..
1.Apakah talak itu sudah sah talak atau belum karena saya tidak menyampaikan nya kepada istri saya langsung ?
2.dan kalau sudah sah talak,talak berapakah itu karena pada awalnya bibi saya bilang KALAU seandainya talak,talak berapa?
3.apakah di benarkan talak nya sedangkan bibi saya bertanya SEANDAINYA?
Atas perhatiannya dan pencerahannya saya ucapkan Terima kasih.

JAWABAN

1. Cerita tentang talak tidak terjadi talak. Baca detail: Cerita Talak

2. Seperti disebut di poin 1, tidak jatuh talak. Begitu juga berandai-andai tentang talak di masa akan datang itu tidak jatuh talak. Baca detail: Cerai Masa yang akan Datang

3. Lihat poin 1. Baca detail: Cerai dalam Islam

UTANG RIBA

Asalamualaikum uztad.
Dulu ibu saya pernah menggunakan kartu kredit dari salah satu bank swasta, jumlah tagihan nya itu sebesar Rp. 800.000. Selang berapa waktu baru lah ibu saya ada uang untuk membayar nya, tetapi ibu saya shock jumlah tagihannya sudah mencapai Rp. 1.000.000, tetapi ibu saya kemudian hanya membayar hutang pokoknya saja yg 800rb. Tapi keluarga kami ttp di terror dgn debt collector, hingga terakhir ini debt collector datang ke rumah kami menagih bunga nya saja yg belum dibayar (bunga yg kembali berbunga) sudah mencapai 1.400.000.

Saya ada uang sekarang, tetapi saya merasa bingung, apakah harus saya bayar kan sisa bunga itu ustad? Sedangkan saya tahu islam sangat membenci riba.

Kalau tidak dibayar, maka mau sampai kapan bunga itu akan terus berlipat dan kami hidup terus di terror debtcollecter.
Mohon pencerahannya ustad, terimakasih.
Asalamuaalikum wr.wb.

JAWABAN

Secara syariah ibu anda hanya wajib membayar pokoknya. Namun secara sosial beliau akan terus dihantui dan dikejar-kejar debt collector kalau tidak memenuhi kewajibannya. Oleh karena itu, sebaiknya segera lunasi kekurangannya itu. Ibu anda dalam posisi darurat dan terzolimi. Membayar tanggungan yang tersisa akan lebih baik. Baca detail: Hutang dalam Islam

ISTRI HUTANG KE RENTENIR

assalamuaikum wr wb
nama saya ahmad asal tulungagung dengan 1 anak,,istri saya sebelumnya
tidak bekerja tapi sekarang sya minta bekerja dikarenakan hutang ke
rentenir senilai 5 juta tanpa cerita ke saya,,apa yang harus saya
lakukan ustad,,dikarenakan istri saya telah berbohong,,,kami sering
cekcok tapi saya takut berpengaruh kepada anak kami,,,mohon
solusinya''sekian wassalamuaikum wr.wb

JAWABAN

Langkah anda sudah benar menyuruh istri bekerja agar mempertanggungjawabkan hutangnya sendiri. Baca detail: Hutang dalam Islam

Untuk kesalahannya berbohong, beri dia peringatan agar tidak lagi mengulanginya. Dan perintahkan dia agar transparan kepada suami, selalu meminta ijin atas semua yang akan dilakukannya, dan memberitahu semua teman-teman lawan jenis yang dikenalnya. Baca juga: Cara Harmonis dalam Rumah Tangga

MIMPI TEMAN NON-MUSLIM JADI MUALAF

Assalamu,alaikum,, pak mau tanya, saya pernah
bermimpi ada seorang teman perempuan saya non
muslim menjadi mualaf, itu maknanya apa ya?? Saya
memimpikannya hingga 3x. Terimakasih,
wassalamualaikum,

JAWABAN

Tidak ada maknanya. Itu menunjukkan harapan anda padanya sampai terbawa mimpi. Baca detail: Mimpi dalam Islam

Menjual Makanan Haram Untuk Non Muslim


MENJUAL MAKANAN HARAM UNTUK NON MUSLIM

Saya mau tanya min, Saya kan bekerja di restoran dan saya itu sbg koki nya dan saya itu dituntut oleh bos saya harus memasak masakan yang non halal.

Nah pertanyaan saya, apakah saya boleh memasak makanan non halal dan makanan itu ditujukan ke non muslim ? Apakah saya berdosa karena memasak makanan non halal atau tidak ?

JAWABAN

Kalau makanan haram itu ditujukan untuk nonmuslim maka hukumnya boleh menurut pendapat dalam madzhab Hanafi dan tetap haram menurut madzhab Syafi'i. Zaila'i dalam kitab Tabyin Al-Haqaiq menyatakan:


الحقائق للزيلعي: وكذلك إذا تبايعاً بيعاً فاسداً في دار الحرب فهو جائز عند أبي حنيفة ومحمد وقال أبو يوسف والشافعي: لا يجوز، لأن المسلم التزم بالأمان أن لا يمتلك أموالهم إلا بالعقد، وهذا العقد وقع فاسداً فلا يفيد الملك الحلالً. انتهى.

Artinya: Begitu juga (boleh) terjadinya transaksi jual beli yang fasid (jual barang haram) di Darul Harb. Ini boleh menurut Abu Hanifah dan Muhammad bin Al-Hasan. Sedangkan menurut Abu Yusuf dan Imam Syafi'i tidak boleh. Karena seorang muslim yang dalam keadaan aman tidak boleh memiliki harta kecuali dengan akad yang sah sedangkan akad ini (jual beli haram) adalah tidak sah. Maka, tidak berdampak pada kepemilikan yang halal.

Anda boleh mengikuti pendapat yang membolehkan di atas apabila terpaksa dan tidak ada pekerjaan alternatif di tempat lain (kalau anda, sebaiknya anda pindah kerja saja). Namun jangan lupa bahwa daging babi (kalau itu yang anda maksud dengan makanan nonhalal) adalah najis mugholazhoh menurut madzhab Syafi'i. Hendaknya mencuci tangan anda 7x dan diantaranya dicampur dengan debu setiap kali selesai melakukan pekerjaan itu. Baca detail: Najis dan Cara Menyucikan

CARA TAUBAT PELAKU ZINA

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Saya mau konsultasi dan mohon pencerahannya Ustadz...
Saya sudah menikah tapi saya sudah khilaf dan melakukan selingkuh dengan istri orang sampai ketahuan suaminya.
Saya sudah berjanji dan bersumpah demi Allah sama suaminya untuk tidak berhubungan lagi dengan istrinya, bahkan saya sampai berucap jika saya mengingkari janji itu Allah akan memberikan azab buat saya.
Saya janji dan sumpah itu demi untuk meyakinkan suaminya agar tidak dendam terus sama saya.

Tp saya sudah mengingkari janji, saya masih berhubungan dengan istrinya selama hampir 3 bulan ini karena dia tidak mau saya tinggalkan.
Sekarang saya sudah putuskan untuk meninggalkan dia karena saya merasa bersalah dan berdosa sama Allah.

1. Apakah saya sudah melakukan dosa besar...?
2. Saya sangat menyesal dan sungguh-2 ingin bertaubat Ustadz...
Setiap hari perasaan saya takut dan cemas jika azab Allah benar-2 terjadi.

Mohon bimbingannya gimana caranya saya bisa bertaubat...

Terima kasih atas pencerahannya.
Wassalamu'alaikum. Wr. Wb.

JAWABAN

1. Anda telah melakukan dua dosa sangat besar yaitu (a) berzina; (b) berzina dengan perempuan istri orang. Itu artinya anda berdosa pada Allah dan juga berdosa pada sesama manusia karena telah mengambil haknya. Baca detail: Dosa Besar dalam Islam

2. Segeralah bertaubat sekarang juga dan jangan diulangi lagi. Taubat nasuha insyaAllah dapat menghapus dosa anda. Baca detail: Cara Taubat Nasuha

PENIPUAN YANG TIDAK DISENGAJA

ss pak ustad....
pada awalnya diajak temen kuliah saya yang bernama ridwan (nama samaran) semacam bisnis MLM gitu. itu semacam slip setoran yang ga ada bedanya sama yang asli. saya disuruh cari orang untuk bayaran kuliah lewat dia tetapi ada potongan (cashback), nah awalnya saya memang tidak percaya dan tdk mau ikut. tetapi setelah saya lihat dengan asli, ridwan bisa meloloskan banyak orang yang kuliah disitu sampai tidak ada masalah sama sekali dan kuliahnya lancar aja seperti biasa dan mereka mendapatkan potongan. dan si ridwan itu sudah meloloskan mereka selama bertahun2 kuliah tanpa masalah sama sekali dengan slip itu.

semester depannya saya berencana ikut dengan di iming2i sama dia saya bakalan mendapat 5-10% dari jumlah setoran uang kuliah tiap orang yang saya bawa. mulailah saya mencari orang yang mau bayaran kuliah dengan mengandalkan cashback dan saya setor lg.setelah saya ikut dan memberikan orang ke dia. itu masih aman dan terkendali. tetapi tiba2 hal yang tidak terduga terjadi setalahnya. ternyata slip itu palsu dan uang yang saya bayarkan dan temen saya bayarkan ke dia itu tidak ada masuk serupiahpun ke rekening kampus. dan malangnya lagi, pihak kampus meminta semua orang yang bayaran lewat si ridwan membayar ulang. disitu saya mulai tertekan, dan saya tidak menyangka sama sekali kalo itu adalah slip palsu dan sebuah penipuan. otomatis setelah ketahuan, polisi menangkap si ridwan krn dia dalangnya pemalsuan tersebut.

tetapi yang paling parah orang2 yang saya bawa tersebut meminta uang kuliah yang dibayarkannya ke saya harus diganti 100% sedangkan saya hanya mendapat 5-10% dari uang mereka dan sisanya saya memberikan kepada si ridwan. saya sudah bilang kepada orang2 yang saya ajakin bayaran lewat ridwan kalo saya hanya dapat 5% dari uang mereka tetapi mereka bersikap keras biar uang mereka kembali utuh 100% sedangkan saya sudah tidak bisa meminta ganti rugi kepada ridwan krn dia sudah ditangan polisi. saya jg bersikeras tdk mau mengganti duit mereka krn saya kokoh saya tdk tau sama sekali itu sebuah penipuan dan duit mereka hanya 5% disaya dan saya ga mau ganti sampe 100% nya. sekarang saya sedang menjauh dari masalah dan pengen berserah diri kepada Allah, dan jujur saya tidaktenang kehidupan begini dengan bayang2 rasa takut orang yang saya bawa mendoakan saya yang tidak sewajarnya.

1. dalam hal ini apakah saya berdosa sedang saya tidak tau itu penipuan sama sekali,
2. dan langkah apa yang saya harus lakukan?sy mohon pencerahannya pak ustad...terima kasih...

JAWABAN

1. Dalam segi anda tidak tahu bahwa model bisnis Ridwan itu penipuan maka anda tidak berdosa. Karena tidak ada unsur kesengajaan untuk menipu. Yang berdosa dalam hal ini adalah Ridwan. Baca detail: http://www.alkhoirot.net/2015/12/hukum-melakukan-perkara-haram-karena.html

2. Walaupun tidak sengaja menipu, namun anda bagaimanapun bertanggungjawab pada para korban yang tertipu melalui anda. Oleh karena itu, sebaiknya anda mengganti 100% semua uang korban yang tertipu lewat anda. Biar urusan anda dengan mereka selesai terlebih dahulu dan anda merasa tenang. Selain itu, minta maaf pada mereka atas kesalahan yang tidak disengaja ini. Menjaga reputasi pribadi anda sangat penting untuk investasi integritas di masa depan.

Setelah itu, selesaikan urusan anda dengan Ridwan apabila ridwan sudah keluar dari polisi. Baca detail: Bisnis dalam Islam

Saturday, November 02, 2019

Sumpah Sekali Melanggar Beberapa Kali, Berapa Kali Kafarat?

SUMPAH SEKALI MELANGGAR BEBERAPA KALI, BERAPA KALI KAFARAT?

Asslamualaikumm wr.wb
Selamat pagi ustad, saya ingin bertanya perihal dosa yang telah saya lakukan.

Saya orangnya pecandu onani dan sering melihat video porno. Ketika saya melihat video porno, saya seringkali onani. Saya tau ini
perbuatan dosa dan saya membuat janji dengan nama allah untuk tidak mengulangi perbuatan ini lagi. Tetapi seiring berjalannya waktu saya tak kuasa menahan hal ini dan saya onani lagi dan melanggar sumpah dg nama allah tadi. Apa yang harus saya lakukan agar saya bisa berhenti dari onani ini dan saya sangat ingin bertobat dan tak ingin mengulanginya ustad. Terkait dengan melanggar janji tadi, saya sudah 4 kali onani setelah melontarkan janji dg nama allah itu, apakah saya harus bayar 4x kafaratnya atau 1x kafaratnya saja. Inti pertanyaan saya adalah

1. Bagaimana cara bertobat dan berhenti dari melakukan onani

2. Bagaimana dengan kafarat atas pelanggaran janji saya, apakah 4x kafarat atau 1x saja dan apa saja kafaratnya.

Syukron kasiron ustad, mohon bimbingannya. Saya sangat ingin bertobat dan tak melakukan hal buruk itu lagi.
wassalamualaikum warahmatullahi wabaraktuh

JAWABAN

1. Pertama, harus ada niat yang kuat untuk berhenti. Kedua, ikuti niat yang kuat itu dengan bukti perbuatan dengan cara menghilangkan semua penyebab onani termasuk tontonan maupun bacaan pornografi. Ketiga, ikuti dengan kesibukan positif baik di luar rumah atau dalam rumah.

2. 1x kafarat karena sumpahnya satu kali dan pelanggarannya sejenis walapun berkali-kali. Berdasarkan firman Allah dalam QS Al-Maidah 5:89

لاَ يُؤَاخِذُكُمُ اللّهُ بِاللَّغْوِ فِي أَيْمَانِكُمْ وَلَكِن يُؤَاخِذُكُم بِمَا عَقَّدتُّمُ الأَيْمَانَ

Artinya: Allah tidak menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpahmu yang tidak dimaksud (untuk bersumpah), tetapi Dia menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpah yang kamu sengaja,

Kecuali apabila membayar kafarat dari sumpah yang pertama, lalu mengulangi sumpahnya lagi dan melanggar lagi maka harus membayar kafarat lagi.

Kafaratnya sama dengan pelanggaran nadzar. Baca detail: Hukum Nadzar

MIMPI

assalamualaikum ustadz..(Mohon dibaca uztad,tolong berikan saya jawaban,karena sudah bertahun-tahun saya menyimpan dg rasa takut saya)

nama saya desy ,saya masih seorang mahasiswa.Ustadz saya ingin berbagi cerita,mimpi itu ada tiga macam bukan ustadz?ada yang datang dari Allah,dari syeitan yang mengganggu umat manusia,ataupun datang dari halusinasi kita.Tolong nasehati saya,apakah mimpi ini benar adanya,ataukah syeitan yang mempermainkan hatiku ustadz.saya akan menceritakan mimpi saya mulai dari kelas 3 SMP smpai saya beranjak disemester4.

1.Ketika saya ingin memasuki bangku SMA kelas 1.saya pernah bermimpi saya berdiri didalam rumah dekat pintu,kemudian ada cahaya putih yang menyinari tubuh saya dari langit serta ada suara laki2 yang berkata kepada saya "Jika kelak nanti kamu ingin terselamatkan dari dosa dan bahaya,maka tutuplah auratmu dg hijabmu" memang saat saya masih SMP,saya belum berhijab ustadz.

2.Saya pernah bermimpi kiamat ustadz,sewaktu SMA.didalam mimpi saya,saya tidak mengenal siapa2 trmasuk keluarga saya,dan orangpun berlarian kesana kemari,mereka menangis.lalu ada suara seorang laki2 yang sama dimimpi saya sebelumnya,dia berkata "hai manusia duniamu akan berakhir tiada ampun lagi bagi kalian,semasa hidup kalian melalaikan solat,dan sekarang kalian sudah tidak diampunkan.besok akan ditiupkan terompet sangkakala.bumi ini akan hancur" dimimpi saya tersebut saya merasakan betapa mirisnya an saya pun menangis,seakan2 kiamat tersebut sudah datang.saya merasakan dan menyaksikan orang2 yang menangis dan brkata "YaALLAH YArob,berikanlah saya kehidupn kembali,saya akan bertobat yaALLAH" dan dimimpi tersebut,keesokan harinya laki2 yang bersuara itu berkata "hai manusia,tibalah saatnya terompet itu ditiupkan.." kemudian saya langsung terbangun dari tidur saya ustadz,bukankah tiada yang tau akan bunyi terompet sangkakala?melainkan hari nya yg akan tiba nanti uztad?

3.saya memimpikan kiamat kembali ustad,disitu ada saya dan teman2 saya serta orang banyak,mereka berlarian mencari tempat wudhu dan masjid.lalu aku hanya diam berdiri.kemudian dunia menjadi padang gemilang.dan ada suara laki2 dimimpi saya yg sama ,dia berkata "panas akan terasa menyengat dikepala kalian" dan diatas ada bola besar yg melngeluarkan api,besar sekali ustad.sampai benda itu mendekati kita manusia dengan berjarak 90cm diatas kepala kami,orang2 kepanasan,tapi aku tidak meraskan panas api tersebut.dan hancurlah bola yang berapi itu mengenai kepala manusia,dan saya tidak merasakan panas api tersebut.

4.saya pernah bermimpi saya berdiri dipinggir laut ustadz,lalu laut tersebut meluap kedarat,saya berlari bersama kakak saya,disitu saya bertemu kakek yang mengenakan baju putih2,membawa tongkat.dan dia berkata "jika kalian nak,ingin selamat pilihlah jalan yang terbaik.lalu kakek tersebut menunjuk jari kedepan dan menunjukkan jalan yang lurus"

5.saya pernah bermimpi air panas yang meluap,orang2 merasa kepanansan,tapi dimipi tersebut.air itu melewati saya ustad.

6.saya bermimpi juga kiamat datang dg air laut yg meluap kedarat,lalu ada seorang kakek yang memakai baju putih2,sama dengan kakek yang berada dimimpi saya sebelumnya.dia berkata "nak,jika hatimu bersih maka jangan takut akan air yang meluap ini.cobalah kamu jatuhkan dirimu kedlam air yang melupa ini.jika hatimu suci,maka kamu akan kembali lagi keatas" kemudian dalam mimpi saya ,saya menjatuhkan diri kedalam air tersebut,lalu tiba2 saya naik keatas lagi.saya jatuhkan diri lagi kealam air,saya naik keatas lagi.

7.saya juga pernah bermimpi,saya dibawa terbang seorang yg memakai baju putih2 bertongkat tersebut,dia membawaku terbang dan memperlihatkan dibawah ada begitu banyak masjid.lalu dia menurunkanku diatas masjid tersebut.dan ada sebuah layar besar didepanku,aku dipertontonkan sebuah ayat beserta artinya,dan ayat beserta artinya bisa melantunkan ayat yang ada dilayar tersebut dg suara seorang laki2.saya tidak ingat ayat apa yang dibacakan dalam mimpi saya tersebut uztad.

Dan baru2 ini saya bermimpi ditengah laut serta ada seseorang yang menunjukkan saya makan sunan,

ustadz,sampai saat ini saya terkadang masih diberi mimpi yang seperti itu.sampai saya tidak bisa melupakan mimpi2 tersebut.saya tidak ingin menjadi seseorang yang terus memikirkan mimpi ini,saya melihat mimpi saya begitu terasa aneh,saya takut berdosa ustadz.saya takut mimpi itu datangnya bukan dari Allah,ustadz mimpi seperti apkah itu?mohon bimbingannya ustadz,terkadang saya mengatakan kepadaNya,mimpi apakah ini Tuhan?apakah arti dari semua ini?

saya tunggu balasan dari ustadz.
terimakasih..

JAWABAN

Allah menjadikan Islam melalui Al Quran dan hadits Nabi-Nya sebagai petunjuk yang sempurna tentang apa yang halal dan yang wajib dikerjakan dan apa yang haram yang harus dijauhi. Tentunya maksud isi dan kandungan Quran dan hadits Nabi ini pada perkembangannya kemudian dijelaskan oleh ijtihad para ulama yang ahli di bidangnya mulai dari ulama Sahabat Nabi, Tabi'in, dan generasi ulama setelahnya sampai sekarang. Baca detail: Ijtihad

Allah tidak lagi menurunkan tambahan syariat kepada siapapun melalui bisikan ghaib berupa mimpi atau cara yang lain.

Oleh karena itu, maka mimpi pada dasarnya tidak ada gunanya. Dan tidak ada pengaruhnya pada kehidupan kita. Karena, apapun yang terjadi dalam mimpi itu bukanlah perkara yang harus ikuti karena ia bukan syariat.

Mimpi baru ada efeknya apabila kita terlalu memikirkannya. Dan efek itu adalah efek negatif tentunya. Oleh karena itu, jangan terlalu memikirkan mimpi. Ambillah panduan dari syariah. Amalkan syariah Islam dengan baik dan ikhlas maka anda akan mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Amin. Baca detail: Dasar Agama Islam


Tentang mimpi, Baca detail: Mimpi dalam Islam

Friday, November 01, 2019

Shalat Berjamaah bagi Perempuan

TANYA ISBAL DAN SHALAT BERJAMAAH DI RUMAH

Assalamu alaikum wr. wb.
lgsung ke pokok permasalahan pak ustadz, saya mau tanya bbrp hal nih.
> dari yg saya tau ISBAL ini larangan utk menutupi bagian" tubuh laki" karena pakaian.
nah ;
1. jika kaos kaki atau sepatu diperbolehkan / bukan termasuk ISBAL itu sndiri wlpun menutupi mata kaki, bagaimana dengan sarung tangan atau mgkin pakaian lain yg tidak termasuk dari bagian pakaian yg dikenakan?

2. mengenakan selimut hingga seluruh bagian tangan dan kaki tertutup rapat ketika tidur?

setau saya (kesimpulan yg saya dapat dari membaca artikel di internet) diwajibkan untuk menunaikan ibadah sholat subuh dimasjid / mushola wlpun harus merangkak utk menuju masjid / mushola tersebut.
alhamdulillah saya masih punya ibu, beliau rutin sholat fardhu 5 waktu, tetapi beliau selalu melakukan nya dirumah dan sendirian.

3. dosakah beliau karena melakukan nya dirumah bukan di masjid / mushola?
4. salah / dosa kah jika saya tidak sholat di masjid utk mengimami ibu dirumah supaya beliau bisa menunaikan ibadah sholat secara berjamaah?

dari yg saya baca di internet "Shalat yang terbaik bagi seorang wanita adalah di rumah-rumah mereka namun dibolehkan baginya untuk mendatangi masjid melaksanakan shalat berjamaah selama ia bisa menjaga dirinya dari hal-hal yang bisa mendatangkan fitnah terhadap orang-orang di sekitarnya".

5. apa yg sebaiknya saya lakukan? haruskah saya pergi ke masjid sendiri dgn membiarkan ibu sholat subuh sendiri dirumah?

pemahaman saya kurang baik, mohon dijelaskan dengan bahasa yang mudah dimengerti.
terima kasih.

JAWABAN

HUKUM ISBAL

1. Pertama perlu diketahui bahwa isbal yang haram adalah memakai pakaian terusan (seperti celana, jubah, sarung) dari atas dan melebihi mata kaki dengan niat untuk menyombongkan diri. Oleh karena itu, isbal tidak masalah kalau tidak ada niat sombong. Juga, tidak termasuk isbal apabila pakaian itu bukan terusan dari atas seperti kaus kaki, sepatu, dan sejenisnya. Baca detail: Hukum Isbal


2. Perempuan lebih dianjurkan shalat berjamaah di rumah walaupun boleh melaksanakannya di masjid apabila aman dari fitnah. Baca detail: Shalat Berjamaah


3. Lihat poin 2. Juga, hadits yang anda baca di atas itu dalam segi perpektif fikih/syariah bermakna bahwa shalat berjamaah itu sunnah muakad. Bukan wajib. Kami sarankan agar orang awam agar tidak langsung memahami hadits secara langsung, tapi membaca maksudnya dari penjelasan para ulama ahli hadits supaya tidak salah paham. Baca detail: Shalat Berjamaah

4. Tidak salah.

5. Bisa saja anda melakukan dua-duanya: shalat berjamaah di masjid, lalu pulang menjadi imam bagi ibu. Cara ini dilakukan oleh Sahabat Muadz bin Jabal di Madinah. Di mana dia ikut berjamaah di masjid Nabawi bersama Rasulullah, lalu pulang dan menjadi imam kaumnya untuk shalat yang sama. Baca detail: Shalat Berjamaah

HUKUM TRADING FOREX

Assalamu'alaikum wr.wb.
Numpang tanya ustad bagaimana hukunya Trading forex

JAWABAN

Boleh. Baca detail: Hukum Bisnis Money Changer / Valas / FOREX

TALAK

Assalamulaikum wr. wb Ustad

Perkenalkan nama saya, dulu waktu menikah dengan suami, suami saya telah beristri dan setelah istri nya tau mereka sering bertengkar sampai suatu kali suami saya berbohong telah menceraikan saya, kata istri pertama talak telah jatuh, maka saya menyakini talak telah jatuh, tapi kemudian kami rujuk kembali,

kemudian dalam satu pertengkaran suami saya pernah mengirimkan sms dia melepaskan saya karena saya tantang dan pernah pula dalam satu pertengkaran dia langsung mengatakan cerai dihadapan saya maka saya yakini jatuh pulalah talak kedua tapi kami rujuk kembali,

kemudian yang terakhir kali kami bertengkar Lagi, dan saya minta dia ceraikan saya lagi, dia sudah bertanya 3 kali tapi saya tetap bilang iya minta diceraikan dan terus menantang dia, kemudian dia kirim sms dengan kalimat yang jelas bahwa dia mentalak saya,

sebenarnya ustad saya hanya ingin menantang dan melihat seberapa besar cintanya pada saya tapi ternyata dia benar2 mengirimkan kata talak dengan jelas, setelah saya menangis menyalahkan dia yang tidak sabar terhadap saya, kemudian dia berkata kalau dia tak berniat menceraikan saya hanya karena merasa tertantang tetapi tidak ada niat sama sekali dalam hatinya bahkan dia bersumpah dengan nama Allah bahwa tidak ada niat bercerai,

sebenarnya saya juga menyesal karena terlalu menantang padahal sebenarnya saya masih ingin bersama dengan dia, terus suami saya menegaskan talak yang jatuh cuma dua selain itu dia tidak mengakui dan tidak ada niat bahkan dia bersumpah demi nama Allah, dan dia menyerahkan kepada saya kalau saya meyakini talak itu sudah tiga maka tigalah tapi bila saya meyakini dua maka dua lah,

tetapi saya tidak mengerti dan ragu makanya saya bertanya kepada ustad karena dia ingin mengajak saya rujuk kembali utk yang terakhir kali nya, dan saya juga sebenarnya masih ingin rujuk,

yang ingin saya tanyakan ustad
1. apakah masih bisa kami rujuk kembali karena saya takut bila kami rujuk kembali dan ini tidak sah artinya kami sama dengan berzina, mohon jawaban nya ustad karena sesungguhnya saya menyesal dan ingin memperbaiki rumah tangga saya yang sebaik baiknya utk yang terakhir kali nya. Terima kasih atas jawabannya

Assalamulaikum

JAWABAN

1. Talak ketiga yang lewat SMS itu hukumnya talak kinayah. Kalau tidak disertai niat, maka tidak jatuh talak. Oleh karena suami mengakui tidak ada niat, maka tidak ada peristiwa talak dan tidak perlu ada rujuk. Baca detail: Cerai secara Tertulis

Jadi, silahkan teruskan rumah tangga anda berdua. Kami berharap ke depannya menjadi lebih baik dan tidak mudah mengumbar emosi dari kedua belah pihak. Baca juga: Cara Harmonis dalam Rumah Tangga

HAK ASUH ANAK SAAT BERCERAI

Assalamu'alaikum wr wb ustadz, saya dalam kebimbangan dengan keputusan saya. Mohon bantuannya apakah keputusan saya itu benar atau salah. Saya dan suami saya memutuskan untuk berpisah dan berhubung saya sudah punya anak dengan suami saya, saya memutuskan merelakan anak saya diasuh suami saya karena suami saya berkata hak asuh ada pada suami. Apakah itu suatu keputusan yang benar untuk saya ambil ?
Terima kasih, wassalamu'alaikum wr wb

JAWABAN

Hak asuh anak saat suami istri bercerai tergantung dari keputusan pengadilan. Namun terlepas dari itu, kalau anda rela anak diasuh suami, maka itu tidak masalah. Baca detail: Cerai dalam Islam

Sunday, October 27, 2019

Makmum Masbuk Jadi Imam, Bolehkah?


MAKMUM MASBUK JADI IMAM, BOLEHKAH?

Assalamualailkum.. Sya mau tanya ustad. Bgini pk ustadz sya tinggal dilingkungan baru. Ktika sya sholat berjamaah dimasjid ingkungan trsbut Sya mlihat ma'mum masbuk dan bbrapa orang dri masbuk trsebut mundur bbrapa langkah. Dan yang salah seorang tetap pada tempatnya. Dn orang orang yang dibelakngnya mengikuti gerakan sholat orang yang msh ddpan tersebut. Dan mereka sprti mndirikan jamaah lagi. Dan sya lihat dimasjid itu sudah umum masbuk sholat seprti itu.
Prtanyaannya .
1. Apakah hal itu sesuai dengan apa yng diaajarkan Rosululloh?
2.apah jika sya mengikuti hal itu apakah sh sholat sya.?

Trimaksih

JAWABAN

1. Tidak masalah. Shalatnya sah dengan syarat hal itu dilakukan setelah imam selesai mengucapkan salam. Karena, setelah imam salam, maka status makmum masbuk itu bukan lagi sebagai makmum tapi sebagai orang yang shalat sendirian. Oleh karena itu, dia bisa menjadi imam di mana makmumnya bisa saja terdiri dari (a) makmum masbuk yang lain; atau (b) orang yang baru datang ke masjid. Ibnu Hajar Al-Haitami dalam Tuhfatul Muhtaj, hlm. 2/168, menyatakan:

لَوْ انْقَطَعَت الْقُدْوَةُ كَأَنْ سَلَّمَ الْإِمَامُ فَقَامَ مَسْبُوقٌ فَاقْتَدَى بِهِ آخَرُ أَوْ مَسْبُوقُونَ فَاقْتَدَى بَعْضُهُمْ بِبَعْضٍ فَتَصِحُّ فِي غَيْرِ الْجُمُعَةِ فِي الثَّانِيَةِ عَلَى الْمُعْتَمَدِ لَكِنْ مَعَ الْكَرَاهَةِ

Artinya: Apabila shalat berjamaah sudah selesai seperti imam sudah mengucapkan salam, lalu makmum masbuk berdiri dan orang lain bermakmum padanya; atau ada beberapa makmum masbuq lalu sebagian makmum masbuk bermakmum pada makmum masbuk yang lain maka hukumnya sah asal bukan shalat Jumat dalam kasus yang kedua menurut pendapat yang muktamad (diandalkan) akan tetap makruh.

2. Sah. Namun makruh, artinya lebih baik tidak melakukan itu. Baca detail: Shalat Berjamaah


HUBUNGAN INTIM SETELAH TALAK

Assalamualaikum WR WB ustad/ustadzah.
Perkenalkan saya lisa (29th).

Saya ingin bertanya apakah hukumnya bersetubuh dengan mantan suami saya setelah resmi cerai atas putusan pengadilan 2bulan yang lalu. Apakah boleh atau tidak (halal kah atau haram kah)? Kami sudah tidak tinggal serumah lagi sejak perceraian, tapi setelah 2bulan bercerai kami "melakukannya".

Sebagai informasi, kami bercerai karena saya sebagai istri di talak (talak 1) atas kesalahan saya. Semoga ustad/ustadzah dapat membantu saya menjawab, terima kasih.
Wassalamualaikum, WR WB

JAWABAN

Istri yang ditalak 1 oleh suaminya dan masih dalam masa iddah maka suaminya boleh rujuk kembali tanpa harus melakukan akad nikah baru. Cara rujuk yang standar adalah suami berkata pada istri: "Aku rujuk". Namun, ada pandangan dari madzhab Hanbali yang menyatakan bahwa hubungan intim itu sudah pertanda rujuk.

Karena anda dan suami baru cerai selama 2 bulan, maka kemungkinan masih dalam masa iddah. Masa iddah dalam madzhab Syafi'i adalah 3 kali masa suci. Sedangkan menurut madzhab lain 3 kali masa haid. Baca detail: Cerai dalam Islam


MEWARISKAN HARTA PADA ANAK ANGKAT

Bolehkah seorang ayah yang sudah meninggal mewariskan hartanya kepada anak angkat yang lebih dikehendakinya daripada anak kandungnya?

JAWABAN

Tidak boleh. Anak angkat tidak memiliki kekerabatan dengan ayah angkatnya dan tidak saling mewarisi. Baca detail: Hukum Adopsi


Solusinya adalah: ayah angkat menghibahkan hartanya pada anak angkatnya pada saat ayah masih hidup. Baca detail: Hibah dalam Islam

MENGHARAMKAN YANG HALAL KARENA TIDAK TAHU, APAKAH MURTAD?

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Semoga Allah selalu melindungi ustadz

Ustadz, saya ingin bertanya tentang beberapa hal terkait halal dan haram, yaitu sebagai berikut

1. Apakah yang dimaksud dengan menghalalkan yang haram dan sebaliknya, serta bagaimana akibatnya?

2. Apakah mengharamkan sesuatu yang sebenarnya halal tapi dikarenakan tidak tahu, dan sepengetahuannya hal tersebut adalah haram, sehingga ia mengatakan bahwa hal tersebut haram, lalu dikemudian hari tahu bahwa hal tersebut halal, apakah hal tersebut menyebabkan murtad?
Misalnya ada orang yang mengatakan bahwa makanan sembelihan orang yahudi dan nasrani itu haram, ia mengatakan itu karena sepengetahuannya memakan sembelihan orang nasrani dan yahudi itu haram, karena ia keliru dalam memahami surat al an'am ayat 121, ia mengira bahwa untuk menyembelih harus mengucap bismillah. Lalu dikemudian hari ia membaca bahwa sembelihan ahli kitab (yahudi dan nasrani) itu halal, ia membaca surat al maidah ayat 5, apakah hal tersebut menyebabkan murtad? Meski tadinya ia tidak tahu hukumnya?

3. Bagaimanakah bila orang yang terkait dengan kasus di no 2 diatas, dalam mengatakan hal tersebut berada di depan orang lain, dan orang lain tersebut mengiyakan karena orang lain tersebut juga tidak tahu, sehingga orang lain tersebut juga mengira bahwa memakan sembelihan ahli kitab (nasrani dan yahudi) itu haram. Apakah orang lain tersebut murtad? Meski sama-sama tidak tahu?

4. Jika orang lain yang disebutkan pada nomor 3 ikut berdosa karena mengiyakan pernyataan orang yang disebutkan pada nomor 2, apakah orang nomor 3 ikut menanggung dosa orang lain yang disebutkan pada nomor 3? meski orang yang menyatakan pernyataan tersebut sudah bertaubat (orang pada nomor 2 sudah bertaubat)?

5. Apakah cukup bagi orang nomor yang dimaksud pada nomor 3 untuk menjelaskan kembali sesuai yang sudah ia ketahui pada akhirnya (yaitu sembelihan orang ahli kitab itu halal) ataukah ia juga harus menyuruh orang yang dimaksud pada nomor 4 untuk bertaubat?

Sekian pertanyaan dari saya ustadz, terimakasih atas perhatiannya

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

JAWABAN

1. Contoh: menganggap shalat lima waktu itu tidak wajib dan menganggap zina itu tidak haram. Akibatnya adalah murtad karena tidak lagi mengakui syariah dan mengingkari Quran dan hadits serta ijmak ulama. Baca detail: Penyebab Murtad

2. Kalau sikap itu (menghalalkan yang haram dan sebaliknya) itu timbul karena ketidaktahuan maka tidak murtad dan dimaafkan. Nabi bersabda: "Umatku dimaafkan (berbuat dosa karena) tidak sengaja, lupa, dipaksa." Baca detail: Dosa karena OCD

3. Tidak murtad. Lihat poin 2.

4. Lihat poin 2.

5. Cukup menjelaskan saja pada yang mendengarkan.

Dari kasus ini, maka hikmah yang bisa diambil buat anda adalah: (a) Jangan menyatakan halal/haram terhadap suatu hukum sebelum anda tahu betul; (b) Jangan belajar hukum Islam langsung dari Qur'an terjemahan dan hadits terjemahan. Tapi bacalah Quran dari tafsirnya dan hadits dari syarah haditsnya. Supaya tahu apa yang dimaksud dari sisi hukum syariahnya dan tahu asbabun nuzulnya (konteks sebab turunnya ayat/hadits); (c) kalau sulit membaca tafsir dan syarah hadits, maka bertanyalah pada ahlinya. Utamakan ulama dari NU (Nahdlatul Ulama) yang umumnya lebih mendalam pengetahuan fiqihnya dibanding ustadz dari ormas lain; (d) mulailah belajar hukum fikih dari kitab2 berikut (terjemahan): http://www.alkhoirot.org/2016/12/download-kitab-kuning.html