Konsultasi Syariah Islam Al-Khoirot (KSIA) Konsultasi Syariah Islam Al-Khoirot (KSIA)
recent

Breaking News

recent
جاري التحميل ...

Ibu sering kritik suami, istri tidak terima

Ibu sering kritik suami, istri tidak terima

ustad, terimaksih sebelumnya karena telah meluangkan waktu untuk membagi ilmu

saya pernah bekerja di kapal. Dan pernah suatu ketika, ketika saya masih bekerja di tempat tersebut saya membeli handphone, karena saya belum memiliki uang, saya lantas meminjam uang kepada atasan saya di kapal untuk membeli handphone

Dan terbelilah handphone tersebut lengkap dengan aksesoris dan chargernya, tidak lama kemudian saya menerima uang hasil penjualan BBM(bahan bakar) kapal (korupsi). Dan saya pakailah uang tersebut untuk mebayar utang saya kepada atasan saya, maka otomatis hp saya adalah barang haram.

Pada saat masih bekerja, saya berniat mengembalikan/mengganti uang(milik PT) tersebut. akan tetapi saya belum menggantinya sampai saya berhenti bekerja di tempat tersebut karena takut akan terjadi masalah yang besar di tempat kerja saya, dan bisa berdampak pada saya ataupun rekan-rekan saya. karena, menjual BBM(bahan bakar) kapal adalah melanggar hukum. Dan apabila saya mengembalikan secara langsung kepada si pemilik uang(milik PT). kemungkinan saya akan ditanyai atau di interogasi perihal asal muasal uang tersebut.

Dan akhirnya sayapun berhenti bekerja sementara saya masih memakai hp tersebut. Awalnya masih biasa-biasa saja tetapi, entah mungkin karena perbutan saya/dosa saya timbullah perasaan was-was pada saat menggunakan handphone tersebut.

Was-was di sini adalah ketika saya menggunakan hp tersebut untuk mencari ilmu(ilmu perbengkelan/ilmu lain yang bermanfaat) di internet misalnya di youtube, yang dimana ilmu tersebut bermanfaat untuk saya.

Pertanyaan saya.

1. Jika saya memanfaatkan ilmu (ilmu perbengkelan/ilmu lain yang bermanfaat) tersebut untuk membuka usaha, apakah pendapatan saya hukumnya haram. Dan adakah hak si pemilik uang(milik PT) dalam pendapatan saya?

2. Jika saya memakai HP tersebut untuk mencari info lowongan kerja entah itu dengan menelfon, atau mencari di sosmed, dan saya mendapatkan info, apakah infonya haram untuk saya?. Atau jika saya langsung diterima bekerja apakah gaji/pendapatan saya hukumnya haram?

saya pernah meminjamkan charger hanphone saya kepada adik saya untuk mengisi daya baterai handphonenya, yang dimana hanphonenya adalah alat penunjangnya bekerja (bekerja di sebuah instansi). dia terkadang memakai hanphone nya untuk mengirim file, data data, atau jadwal kegiatan kepada kawan kerja atau atasannya. Saya meminjamkannya karena lupa kalau charger itu adalah barang haram padahal saya sudah berhati hati

pertanyaan

3. Apakah pendapatan/gaji adik saya atau barang yang di beli adik saya menggunakan gaji nya haram untuk saya gunakan/manfaatkan karena dalam bekerja hp nya adalah penunjang pekerjaannya?

Akhir kata, sangat besar keinginan saya agar pertanyaan saya untuk di jawab agar masalah saya bisa terselesaikan dengan segera karena perasaan was-was saya sangat mengganggu kegiatan sehari- hari saya. Dan semoga ustadz di beri kesehatan supaya dapat menolong saudar-saudara yang lain. Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh

JAWABAN

1. Ilmu yang didapat hukumnya boleh dijadikan alat untuk membuka usaha. Namun, dalam harta anda secara keseluruhan terdapat uang haram yang diperoleh dari menjual BBM ilegal. Tugas anda adalah mengeluarkan uang itu dalam bentuk sedekah pada fakir miskin untuk membersihkan harta anda dari keharaman. Baca detail: Hukum Harta Syubhat dan Cara Membersihkan Harta Haram

Dalam mazhab Syafi'i, laba usaha halal yang berasal dari modal haram itu labanya tetap halal. Namun modal yang haram itu harus dikeluarkan/dibersihkan. Baca detail: Bisnis Halal dari Modal Haram

2. Info yang diperoleh tidak haram. Namun dalam harta anda secara keseluruhan terdapat uang syubhat yang harus dibersihkan. Lihat poin 1. Baca detail: Hukum Harta Syubhat dan Cara Membersihkan Harta Haram

3. Tidak haram asalkan bisnis adik anda adalah bisnis halal. Lihat poin 1 dan 2.

عن الكاتب

KSI Al-Khoirot

التعليقات


جميع الحقوق محفوظة

Konsultasi Syariah Islam Al-Khoirot (KSIA)