Konsultasi Perkawinan

Konsultasi Perkawinan
INGIN MENIKAHI WANITA KRISTEN, ORANG TUA TAK SETUJU

assalamu alaikum ustdz. mhn maaf sblumnya, saya (laki-laki) seorng muslim. saya memiliki pacar seorng kristen. saya sngt sayang sama dia, walaupun menurut ulama/ agama pacaran itu hukumnya haram tapi bukan itu yg menjadi kendala. bahkan dia akan saya jadikan istri kelak, karena dia berkeyakinan ingin masuk islam. padahal dia orang yg mengerti agama, selalu d masjid, tetapi di lain sisi orang tua saya tidak bisa menerima dia walau dia masuk islam, padahal orang ,dengan alasan bikin malu keluarga,. apalah.,
1. kenapa orang tua saya tidak bisa mengerti kondisi ini., padahal dia ingin islam.,
2. dan orang tua saya juga kenapa melarang dia datang ke rumah. pokoknya kata orang tua saya jauhi dia. mana toleransi islam tentang keyakinan ini ustadz..,
3. apa yg harus saya lakukan.,
4. bagaimana cara menyakinkn orang tua saya,.
trima kasih ustadz.


TOPIK KONSULTASI ISLAM
  1. INGIN MENIKAHI WANITA KRISTEN, ORANG TUA TAK SETUJU
  2. ISTRI TIDAK TAAT, PERLUKAH BERCERAI?
  3. GADIS DISURUH PACARNYA BELAJAR DI PESANTREN
  4. HUKUM PERKAWINAN YANG TAK DIRESTUI ORANG TUA
  5. MANA LEBIH DOSA SELINGKUH DAN BERGOSIP
  6. GADIS TIDAK PERAWAN,APA HARUS JUJUR PADA CALON SUAMI?
  7. KELUARGA YANG MUDAH EMOSI
  8. IBU SELINGKUH, APA YANG HARUS DILAKUKAN ANAK?
  9. TKW HONGKONG TAK BOLEH SHALAT
  10. MENGIRIM SURAT AL-FATIHAH PADA YANG MENINGGAL DARI RUMAH
  11. MIMPI HANYA JADI PENONTON PERTUNJUKAN MEGAH
  12. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM


JAWABAN

1. Seperti yang dibilang orang tua anda mereka merasa malu. Mungkin bukan malu pada calon istri yang hendak masuk Islam, tapi malu kalau punya besan non-muslim kecuali kalau calon besannya juga mau masuk Islam. Ini sebenarnya bukan soal agama, tapi lebih terkait ke masalah sosial kemasyarakatan. Bayangkan kalau dalam posisi menjadi orang tua lalu punya besan yang non-muslim: pasti akan menjadi bahan pembicaraan tetangga atau kerabat yang lain. Orang tua umumnya memikirkan soal besan ini terkadang lebih besar dari urusan sah tidaknya menurut agama.

2. Bukan soal toleransi, tapi biar hubungan anda berdua tidak semakin dekat. Mereka ingin anda berdua retak, dan putus. Pokoknya tidak ingin ada perkawinan antara anda berdua.

3. Kalau secara agama, tidak ada masalah anda menikah dengan wanita yang mau masuk Islam. Baik dengan restu orang tua atau tanpa restu mereka. Pernikahan tetap sah. Tapi masalahnya, apakah anda mau menikah tanpa restu orang tua, dan tanpa ada resepsi di rumah? Sekali lagi, ini lebih ke masalah sosial. Dan non agama.

4. Kalau memang anda bersikukuh menikah dengannya, minta bantuan sejumlah orang untuk meyakinkan orang tua anda. Baca juga: Ingin Menikah dengan Pria Muallaf Ibu Tidak Setuju

__________________________


ISTRI TIDAK TAAT, PERLUKAH BERCERAI?

Assalamualikum
Pak Ustadz, saya ingin mengajukan pertanyaan tentang kehidupan saya. Saya berusia 28 tahun, baru menikah 1,5 tahun dan baru dkaruniai seorang putri. Sejak awal pernikahan, kami kerap bertengkar karena kami berdua sama sama dekat dengan orangtua masing-masing, yang mengakibatkan kami masing masing saling mendahulukan kepentingan orangtua kami daripada mertua. Ibu mertua saya sering mengambil keputusan untuk rumah tanggga kami tanpa meminta pendapat terlebih dahulu kepada saya, dan pastinya istri saya akan menuruti semua perkataannya walau harus bertengkar dengan saya. Saya juga menilai istri saya kadang kadang melarang saya untuk membantu orangtua saya secara materi

Pada saat awal kelahiran anak saya (umur anak saya sekarang baru kurang 2 bulan), Ibu mertua saya terlalu ingin kalau kami (saya, istri dan anak saya) lebih dekat dengan dia, sehingga orangtua saya pun mengalah. Hal ini membuat saya bingung, dan kasihan kepada orangtua saya. Ada rasa kesal tetapi tidak saya ucapkan karena saya masih menganggap sebagai cobaan bagi saya. Mungkin mertua saya melihat perilaku saya dan dia marah besar kepada saya.

2 minggu lalu ibu kandung saya meninggal dunia. Saya ingin mengurus Bapak saya dan mengajak istri saya tinggal dirumah bapak saya (istri saya tidak bekerja), saya bilang karena yang wajib mengurus orangtua itu adalah anak laki laki nya, tetapi dia tidak mau. Saya benar-benar sakit hati terhadap perlakuan istri saya kepada orangtua saya.

1. Apa yang harus saya lakukan pak? Saya selalu ikthiar memberikan penjelasan tentang kedudukan suami dan istri dalam Islam. Saya juga selalu berdoa untuk solusi atas permasalahan ini. Saya dan istri sama sama ingin bercerai, tetapi saya masih memikirkan anak saya. Tetapi untuk diteruskan saya dan istri saya sudah benar benar tidak sanggup lagi

Mohon untuk diberikan solusinya menurut pandangan Islam

JAWABAN

1. Rumah tangga anda sebenarnya masih bisa diselamatkan dan dipertahankan karena kesalahan fatal tidak terletak pada anda berdua suami-istri tapi lebih pada ketidakbijakan orang tua istri. Namun sayangnya, anda terlalu mengikuti pada orang tua masing-masing sehingga mencapai tahap perbedaan yang tidak bisa direkonsiliasikan.

Kami anjurkan anda mencoba sekali lagi untuk mengajak istri bersatu kembali mungkin dengan cara kompromsi. Misalnya, membagi masa tinggal antara di rumah anda dan di rumah istri. Mungkin dalam sebulan 15:15 hari. Itupun kalau anda bersedia dan dia juga tidak keberatan.

Kalau ternyata anda berdua tidak bersedia dengan kesepakatan ini, maka cerai adalah jalan terakhir terbaik. Memang anak akan menjadi korban, namun kalau rumah tangga tetap dilanjutkan, maka yang menjadi korban bukan hanya suami-istri, tapi anak juga akan menjadi korban dan akan berdampak psikologis berat melihat orang tuanya selalu bertengkar. Sementara kalau bercerai, anak belum tentu tidak bahagia bersama calon bapak atau ibu tiri nantinya.

Adapun menceraikan istri yang tidak mau taat pada suami adalah boleh. Putra angkat Nabi sendiri yang bernama Zaid bin Haritsah menceraikan istrinya setelah 2 tahun pernikahan.

Baca detail: Cerai dalam Islam

__________________________



GADIS DISURUH PACARNYA BELAJAR DI PESANTREN

assalamua'laikum..
ustadz , begini saya (gadis) mengenal seorang lelaki, sudah lama mungkin sudah 2 tahun , dia itu pintar , baik , juga seorang santri, dan dari keluarga yg baik2. Insya allah sholeh, Jujur saya suka pd dia.tpi saya sering minder , karna dia dan keluarganya orangnya religius , dia senang kalo saya mesantren (masuk pesantren) dan saya sebenarnya juga pengen mondok, tapi keluarga ingin saya sekolah dulu .

1. Bagaimana caranya agar saya menjadi wanita yg sholeha?
2. Cara agar betah di pesantren gimana?
3. Mencari ilmu itu wajib, lalu ilmu apa yg wajib dicari apakah ilmu yg kita dapatkn disekolah???

#trimakasih.

JAWABAN

1. Untuk jadi wanita sholehah itu mudah teorinya yaitu ikuti semua perintah agama terutama yang wajib, dan jauhi semua larangan agama. Praktiknya sulit, dan karena itu perlu anda berada di suatu lingkungan yang baik. Salah satunya adalah pesantren. Lihat: Cara Memilih Pesantren

2. Cara agar betah di pesantren adalah masuk ke pesantren yang relatif baik fasilitasnya dan para santri yang lain ramah perilakunya serta anda berusaha untuk sabar pada masa-masa awal belajar. Karena, biasanya santri baru merasa tidak tahan pisah dengan orang tua. Setelah lewat 10 hari, biasanya santri akan betah dan bisa beradaptasi dengan suasana yang baru.

3. Ilmu yang wajib terutama adalah yang berkaitan dengan perintah agama seperti ilmu tentang shalat, ilmu tentang puasa Ramadhan, zakat, dan haji. Juga ilmu untuk mengetahui tentang apa saja yang haram menurut Islam.

__________________________


HUKUM PERKAWINAN YANG TAK DIRESTUI ORANG TUA

asalamualaikum pak ustad. maaf pak ustad saya mau tanya ini kakak saya (laki-laki) punya pacar dan mereka sudah pernah berhubungan intim tetapi belum menikah dan tidak sampai hamil. dan orang tua saya tidak setuju kalau mereka menikah dan meminta kakak laki laki saya untuk memutuskan pacarnya dan menikah dengan orang lain.
1, jalan terbaiknya seperti apa ya pak ustad.
terima kasih wasalam

JAWABAN


1. Keduanya telah melakukan dosa besar zina dan mereka hendaknya melakukan taubat nasuha. Lihat: Cara Taubat Nasuha.
2. Keputusan orang tua itu hak mereka. Kakak anda bisa setuju atau bisa saja tidak setuju dan tetap menikahi pacarnya itu. Secara syariah, pernikahan seorang laki-laki tidak tergantung pada persetujuan kedua orang tua.
3. Idealnya keduanya menikah. Tapi kalau orang tua tidak setuju sedangkan kakak anda belum mandiri finansial, sebaiknya mengikuti aja saran orang tua yakni menikah dengan wanita lain. Baca juga: Perkawinan Islam

__________________________


MANA LEBIH DOSA SELINGKUH DAN BERGOSIP

Assalamu'alaikum wr. wb.
malam ustad. saya ingin bertanya dan bercerita ustad. saya seorang wanita bersuami saat ini sedang menjalin hubungan dengan pria beristri. berkali2 saya berusaha pergi darinya karena saya tau perbuatan kami dosa. tapi saya selalu tdk berhasil. terakhir kemarin. pria itu mengajak saya pergi berdua saja.dan saya tau ujungnya dia akan meminta kami melakukan ml (making love, zina – red). saya menolaknya dengan alasan dosa.
1. tapi dia berpendapat kalau dosa nonton gosip lebih besar daripada melakukan itu. apa benar ustad?
2. saya ingin benar2 pergi darinya. tapi sampai saat ini masih sangat sulit.
terima kasih

JAWABAN

1. Itu pendapat tidak benar dan ngawur. Zina jelas dosa yang jauh lebih besar daripada nonton gosip. Lihat: Daftar Dosa Besar

2. Mengapa sulit? Apa anda berdua berada di satu kantor? Kalau iya, maka mintalah pindah kantor kalau bisa. Atau berhenti dari pekerjaan kalau kerja di swasta. Kalau tidak sekantor, maka putuskan hubungan komunikasi dalam bentuk apapun dengan dia terutama internet dan ponsel. Itu semua tergantung niat dari anda sebenarnya. Baca juga: Menyikapi Suami Istri Selingkuh

__________________________


GADIS TIDAK PERAWAN,APA HARUS JUJUR PADA CALON SUAMI?

1. Kalo saya sudah di pertemukan. Apa saya harus Jujur kalo saya sudah tidak prawan pak.

JAWABAN

1. Tidak usah memberitahu kecuali kalau anda ditanya. Karena lakip-laki sulit menerima kenyataan calon istrinya itu tidak perawan. Lihat: Wanita Tidak Perawan Apa Bisa Diterima Calon Suami?
__________________________


KELUARGA YANG MUDAH EMOSI

Assalamu'alaikum

Saya seorang perempuan berumur 19 tahun, semasa kecil saya sering mendapat perlakuan kasar dari Ayah saya ketika saya salah. contoh kecil ( kelas 1 SD )saya pernah lamban saat berganti pakaian seragam untuk berangkat ke sekolah sehingga Ayah saya kesal dan menendang kaki saya (posisi jongkok), kaki saya mngenai hidung saya hingga mimisan. Ibu saya tidak mngetahuinya karena sedang ke pasar.

Yang saya tanyakan, baru saja pagi ini akan ada acara halal bihalal di kampung, Ibu saya memakai kerudung pasmina yg ingin dimodel-model, saya teringat pernah berbincang dengan tetangga dan mengatakan ibu saya seperti penyanyi dangdut kalau dandan (semasa saya kecil) karena teringat ucapan tetangga di masa kecil, saya menegur ibu saya, awalnya bukan saya yg menegur, tetapi adik saya, saya hanya meneruskan teguran adik saya, dalam benak saya tidak mau tetangga mengecap hal yg tidak saya inginkan, namun ibu saya malah marah2 kepada saya, dikeluarga saya semua orangnya emosian, terutama kasar dalam kata-kata, termasuk saya, saya terpancing emosi, dan suara saya terbiasa keras, namun tujuan saya tidak ingin ibu saya itu di gosipin mirip penyanyi dangdut,, saya tidak mengatakan itu saya hanya mengatakan kalau itu (gaya kerudung) tidak bagus, lebih baik biasa aja, dengan senyuman namun agak lantang, ibu malah marah2 saya ikut emosi dan saya teriak2 AAAKHH aKKHHH !! keras karena merasa tertekan, ibu saya bilang, kamu itu salah marah teriak2... lalu ibu menangis dan mngetakan "punya anak pada asal ngomong, gak suka lihat ibunya tampil bagus" sering kali saya menasehati ibu saya demi kebaikan, tetapi berujung emosian,

1. mohon bimbingannya, saya sadar hal ini tidak baik dan berdosa, namun terkadang emosi sulit sekali ditahan ketika dikeluarga karena sama-sama emosi,

saya harus bagaimana?
terimakasih
wassalamu'alaikum wr wb

JAWABAN

1. Anda adalah putri yang baik yang peduli pada orang tua yang salah. Cara anda yang menasihati ibu secara langsung memang tidak pas dan kurang etis, tapi mungkin itu disebabkan oleh masa lalu anda yang sering dikasari ayah.

Hal yang perlu anda lakukan ke depannya adalah melakukan evaluasi dalam cara-cara anda mengingatkan ibu. Kalau kesulitan memakai cara yang halus secara lisan, lakukan hal itu dengan melalui tulisan, misalnya melalui sms atau surat tertulis. Cara ini biasanya tidak terlalu menyakiti ibu dan beliau mungkin bisa lebih lama berfikir untuk menyimak. Terlepas dari itu, anda tetap harus mempunyai rasa dan sikap respek pada ibu. Bagaimanapun tanpa dia, anda tidak ada. Dan ingat juga bagaimana dia merawat dan melindungi anda sampai bisa seperti sekarang. Lihat: Berbakti pada Orang Tua menurut Islam
__________________________


IBU SELINGKUH, APA YANG HARUS DILAKUKAN ANAK?

Assalamu'alaikum ustadz, saya Nur, saya ingin curhat ustadz, saya memiliki keluarga ustadz. Selama ini Ayah dan Ibu saya bisa dibilang rajin beribadah, namun ustadz akhir akhir ini Ibu saya dekat dengan laki-laki lain melalui sms dan telpon. Laki laki tersebut merupakan mantan pacar ibu sebelum menikah. Saya tidak tau sejauh mana hubungan ibu dengan laki laki tersebut, namun ketika melihat ibu demikian, jujur saya kesal ustadz. saya sudah mencoba mengingatkan, namun tidak ada perkembangan kearah yang lebih baik. Setelah saya menanyakan kepada orang pintar, beliau ibu "diguna-guna" oleh laki laki tersebut. Ayah hanya diam saja ustadz dan saya menyembunyikan semua ini dari ayah. Sayapun telah mendo'akan ustadz, namun hidayah dan kesadaran itu belum ada.
saya ingin menanyakan :
1. Bagaimana seharusnya sikap saya sebagai anak?
2. Apa yang harus saya lakukan ustadz?
3. Apakah ada amalan khusus untuk saya agar ibu saya sadar ustadz?

Terimakasih ustadz.

JAWABAN

1. Ada baiknya ada bicara langsung dengan ibu bahwa anda sudah tahu perselingkuhannya dengan pria lain dan ancam dia akan dilaporkan ke ayah. Kalau tidak mempan, anda mungkin perlu bicara pada ayah juga. Biarkan dia yang memutuskan langkah selanjutnya.
2. Lihat poin 1.
3. Tidak ada amalan khusus dalam soal ini. Ibu anda bukan kena guna-guna atau sihir, tapi terkena godaan syahwatnya sendiri. Namun demikian, kalau anda ingin membaca doa atau amalan untuk ibu, silahkan lihat di sini: Doa dan amalan Penolak Gangguan Jin dan Setan

__________________________


TKW HONGKONG TAK BOLEH SHALAT

Asalamualaikum ustad saya ingin bertanya saya seorang tkw di negri hongkong dan disini majikan saya melarang saya untuk sholat. Dan saya hampir tidak ada waktu untuk istirahat saya selesai bekerja jam 00.30
1. apakah masih boleh mengerjakan sholat wajib dan meng qhodo nya.

JAWABAN

1. Boleh melaksanakan shalat wajib isya dan mengqadha shalat-shalat yang lain. Usahakan shalat subuh dan isya tepat waktu. Lihat: Cara Qadha shalat
__________________________


MENGIRIM SURAT AL-FATIHAH PADA YANG MENINGGAL DARI RUMAH

Assalamu alaikum
1. Saya mau bertanya apakah mengirimkan Alfateha kepada saudara yg sudah meninggal apakah bisa dalam islam dan bagaimankah hukumnya?
2. saya tidak bisa berziarah ke makam saudara saya karena ada halangan jadi saya putuskan untuk mengirimkan surah Alfateha kepada mereka dari ruma saja,apakah itu di benarkan..

JAWABAN

1. Menurut Imam Nawawi dalam Syarah Sahih Muslim, hlm. 7/90, mengirim pahala bacaan Al-Fatihah pada mayit atau orang mati itu ada dua pendapat, yakni (a) tidak sampai pahalanya; (b) pahalanya sampai pada mayit. Ini juga pendapat dari mazhab Hambali. Teks Arab sbb:
والمشهور في مذهبنا أن قراءة القرآن للميت لا يصله ثوابها. وقال جماعة من أصحابنا: يصله ثوابها. وبه قال أحمد بن حنبل

2. Dibenarkan. Lihat poin 1.

__________________________


MIMPI HANYA JADI PENONTON PERTUNJUKAN MEGAH

Assalamu'alaykum..
Saya punya pertanyaan yang ingin saya tanyakan. Saya pernah bermimpi melihat pertunjukkan megah dan menurut saya itu pertunjukkan yang mahal harga tiket masuknya tetapi semua pemain pertunjukkan itu adalah teman, keluarga, dan tetangga saya. Sedangkan saya hanya menonton sambil berdecak kagum di pinggiran lapangan bersama teman saya yang berperan sebagai penonton, sedangkan saya tidak dapat peran apa-apa.

1. Itu artinya apa ya?
Terima kasih :)

JAWABAN

1. Kalau mimpi itu mimpi yang benar, maka itu menunjukkan sebagai pemberitahuan saja bahwa anda termasuk dalam kategori sosok individu yang tidak memiliki ambisi terhadap suatu posisi tertentu. Baik secara sosial atau struktural. Anda menyukai segala sesuatu itu berjalan secara wajar tanpa rekayasa. Lihat detail: Mimpi dalam Islam

Selengkapnya ...

Hukum Nazar dalam Hati, Sah atau Tidak

Hukum Nazar dalam Hati, Sah atau Tidak

SERING MUNCUL NADZAR DALAM HATI

Assalamualaikum Saya mau bertanya, Dihari-hari saya dicemaskan dengan nadzar, didalam hati saya terkadang bilang nadzar tapi saya tidak punya niat untuk bernadzar, terkadang pula timbul nadzar, sering ada pikiran nadzar yang tidak saya niati tapi itu dalam hati saya , bukan diucapkan , mohon penjelasannya Wassalamualaikum wr.wb

TOPIK KONSULTASI ISLAM
  1. SERING MUNCUL NADZAR DALAM HATI
  2. PUASA SENIN-KAMIS MULAI DI HARI KAMIS, BOLEHKAH?
  3. BERKMAKMUM PADA IMAM YANG SHALATNYA DIJAMAK
  4. PERTANGGUNGJAWABAN ANAK ZINA
  5. MENIKAHI WANITA PERNAH ZINA, ADAKAH MUDHARATNYA?
  6. BACAA LAFAL QOBUL
  7. STATUS HADITS KEUTAMAAN ZIKIR
  8. MONDOK SAMBIL BEKERJA, MUNGKINKAH?
  9. MIMPI BERTEMU KAKEK YANG SUDAH MENINGGAL
  10. BAGIAN WARIS SAUDARA SEBAPAK
  11. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM


JAWABAN

1. Salah satu syarat dari sahnya nadzar adalah adanya pengucapan secara lisan (Arab: talafudz). Adapun nadzar yang hanya terucap dalam hati, maka itu tidak sah dan tidak terjadi nadzar. Imam Nawawi dalam Al-Majmuk berkata:

أنه لا يصح إلا بالقول ولا تنفع النية وحدها

Artinya: Nadzar tidak sah kecuali dengan ucapan. Sedangkan niat nadzar saja tidak ada gunanya.

Baca: Nadzar dalam Islam

________________________________


PUASA SENIN-KAMIS MULAI DI HARI KAMIS, BOLEHKAH?

Assalamualaikum, ustadz saya mau nanya tentang puasa sunnah senin/kamis. Jika saya puasa senin/kamis dimulai dari hari kamis bisa atau tidak ya? Karena di hari senin sebelumnya saya sedang haid. Syukron. Wassalamualaikum.

JAWABAN

1. Puasa pada hari Senin dan hari Kamis adalah sunnah. Dan sunnahnya itu bersifat individual, artinya tidak harus satu paket Senin-Kamis. Oleh karena itu, kita boleh berpuasa Senin-nya saja atau Kamis-nya saja, atau kedua-duanya. Tidak ada ketentuan harus puasa Senin dulu atau Kamis dulu. Karena kesunnahan puasa pada dua hari ini berdasarkan pada hadits riwayat Tirmidzi dari Abu Hurairah sbb:

أن النبي صلى الله عليه وسلم قال:تعرض الأعمال يوم الاثنين والخميس، فأحب أن يعرض عملي وأنا صائم

Artinya: Nabi bersabda: Amal ibadah akan ditampakkan pada hari Senin dan Kamis. Aku ingin amalku ditampilkan saat aku sedang puasa.

Perlu diingat, bahwa puasa Senin - Kamis yang sunnah itu sangat berbeda dengan puasa Senin-Kamis yang dilakukan oleh sebagian orang untuk mencapai kesaktian atau tujuan tertentu.

Baca juga:
- Puasa dalam Islam
- Puasa Mutih dan Patigeni dalam Islam

________________________________


BERKMAKMUM PADA IMAM YANG SHALATNYA DIJAMAK

Assalamu'alaikum Pak Kiai saya mau tanya:
1. Saya pernah menjadi imam (makmum?) masbuk pada imam yang ternyata sholatnya dijama', apa yang harus saya lakukan dengan kondisi tersebut apakah saya harus membatalkan sholat saya atau cukup dengan mengganti niat saja?


JAWABAN

1. Bermakmum pada imam yang ternyata shalatnya dijamak tidak apa-apa dalam arti shalat anda tetap sah; sebagaimana sahnya orang shalat wajib bermakmum pada imam yang shalat sunnah. Anda tinggal menyempurnakan shalat anda yang kurang. Baca: Shalat Berjamaah.

________________________________



PERTANGGUNGJAWABAN ANAK ZINA

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Ustadz, saya ingin bertanya, saya mempunyai teman sebut saja namanya Fulani. Dia bercerita kepada saya bahwa ternyata dia sudah memiliki anak dan telah mengandung 2 tahun yang lalu dan sekarang anaknya berumur hampir 2 tahun. Tetapi yang mengasuh bukanlah dia (Fulani) melainkan orang lain. Dia telah berzina dengan seseorang (sebut saja namanya Fulan) dan sampai sekarangpun mereka belum menikah. Saat itu dia tidak berani untuk memberitahukan bahwa dia hamil kepada orang tua
dan keluarganya karena dia takut akan aibnya dan takut kedua orang tuanya murka. Maka dia memutuskan untuk meminta orang lain untuk mengasuh anaknya tersebut.

1. Menurut ustadz bagaimana pertanggungjawaban Fulan dan Fulani tersebut di mata Allah SWT?
Terimakasih.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


JAWABAN

1.
(a) Tentang anak, maka statusnya adalah anak zina yang kekerabatannya dinasabkan kepada ibunya saja. Sedang ayah biologisnya tidak diakui sebagai bapak dalam Islam. Oleh karena itu, tanggung jawab nafkah jatuh pada ibunya sebagai satu-satunya orang tua yang diakui dalam Islam dalam kasus anak zina. Antara anak dan bapak biologis tidak ada hubungan kekerabatan, tidak saling mewarisi, dan bapak zina tidak bisa menjadi wali nikah anak zinanya selamanya. Baca: Anak Zina dalam Islam

(b) Tentang hubungan fulan dan fulani, sebaiknya mereka segera menikah sebagai upaya taubat dan menghindari perzinahan terjadi lagi. Setelah itu, lakukan taubat nasuha. Namun perlu diketahui, bahwa walaupun nantinya sudah menikah, anak hasil zina itu tetap bukan anak si Fulan. Lihat: Cara Taubat Nasuha

________________________________



MENIKAHI WANITA PERNAH ZINA, ADAKAH MUDHARATNYA?

Assalamu'alaikum wr. wb.

Setelah saya baca beberapa artikel tentang hukum menikahi wanita yang pernah zina (yang sudah taubat) dapat ditarik kesimpulan hukumnya boleh.

1. Yang ingin saya tanyakan apakah ada madharatnya jika saya menikahi wanita yang pernah zina? Saya takut keturunan saya jadi rusak akhlaknya. Kata pepatah "buah jatuh tidak jauh dari pohonnya".

2. Ataukah tidak ada sangkut pautnya sama sekali dengan akhlak dan ketaatan dari keturunan saya kelak walau ibunya dulu pernah zina?

Mohon bimbingannya ustadz, saya takut salah langkah. Jazakumullah... Wassalamu'alaikum wr. wb.

JAWABAN

1. Wanita pezina yang sudah taubat nasuha maka insyaAllah dosanya dihapus dan dengan demikian dia tidak berbeda dengan wanita shalihah yang lain dan insyaAllah tidak akan ada mudharatnya secara langsung pada calon anak kelak. Dengan syarat, wanita itu sudah betul-betul merubah dan mereformasi perilakunya dan merubah total teman-temannya.

2. Ya, tidak ada sangkut pautnya kecuali kalau kecenderungan untuk berzina itu kambuh lagi.

Namun demikian, kami menganjurkan bagi lelaki yang masih perjaka untuk menikah dengan wanita yang masih perawan dan agar mempertimbangkan betul kalau hendak menikahi wanita yang pernah berzina karena seorang perjaka yang menikah dengan janda saja kurang dianjurkan oleh Nabi; apalagi kalau "janda"-nya karena zina. Imam Suyuti dalam Jami' Al-Shagir 2/165 mengutip sebuah hadits dari Jabir Nabi bersabda:

عليكم بالأبكار ، فإنهنَّ أنتق أرحامـًا ، وأعذب أفواهـًا ، وأقل خبـًا ، وأرضى باليسير
Artinya: Hendaklah kalian menikahi wanita gadis/perawan, karena mereka lebih segar (manis) mulutnya, lebih luas rahimnya, dan lebih rela dg (pemberian) yg sedikit.

________________________________



BACAA LAFAL QOBUL

assalamu'alaikum.....
nama saya rudi. insyaallah saya akan melangsungkan akad nikah pada akhir bulan ini. saya mau tanya tentang lafal qobul yang benar dan do'a nikah setelah akad nikah selesai yang dibaca oleh pengantin lelaki sambil memegang ubun-ubunnya pengantin perempuan. saya dengar-dengar kok seperti itu prosesnya setelah akad nikah terus pengantin perempuan mencium tangan lelaki kemudian pengantin lelaki memegang kepalanya si perempuan sambil baca do'a.

1. apakah itu benar demikian prosesnya dan bagaimana do'anya yang pendek saja. kalo bisa dapat jawabannya sebelum tanggal 20 bulan ini. karena tanggal 26 desember akan akad nikah. terimakasih

JAWABAN

1. Bacaan lafal qabul dalam bahas Arab adalah: Qobiltu nikahaha wa tazwijaha bil mahril madzkur (قبلت نكاحها وتزويجها بالمهر المذكور)

Adapun doa yang diucapkan pengantin pria saat bersalaman dengan pengantin wanita pada dasarnya tidak prinsip (tidak wajib). Anda bisa mengucapkan atau tidak. Dan bacaannya pun bisa apa saja yang penting mendoakan pengantin putri.

Namun, berdasarkan sebuah hadits Nabi, dianjurkan pengantin pria membaca doa berikut pada pengantin wanitanya:

بسم الله الرجمن الرحيم اللهم إني أسألك من خيرها وخير ما جبلتها عليه، أعوذ بك من شرها وشر ما جبلتها عليه

Baca detail: Pernikahan Islam

________________________________


STATUS HADITS KEUTAMAAN ZIKIR

Ustadz, Saya mau bertanya, Apakah hadits ini shahih selain pendapat Syaikh Albani.

Hadits riwayat An-Nasa'i dalam kitab Sunan al-Kubro (10657)

عمرو بن شعيب عن أبيه عن جده رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ”من قال سبحان الله مائة مرة قبل طلوع الشمس وقبل غروبها كان أفضل من مائة بدنة, ومن قال الحمد لله مائة مرة قبل طلوع الشمس وقبل غروبها كان أفضل من مائة فرس يحمل عليها في سبيل الله, ومن قال الله أكبر مائة مرة قبل طلوع الشمس وقبل غروبها كان أفضل من عتق مائة رقبة, ومن قال لا إله إلا الله وحده لا شريك له له الملك وله الحمد وهو على كل شيء قدير مائة مرة قبل طلوع الشمس وقبل غروبها لم يجىء يوم القيامة أحد بعمل أفضل من عمله إلا من قال مثل قوله أو زاد عليه“
رواه النسائي في سنن الكبرى وحسنه الألباني في صحيح الترغيب والترهيب (658) وجامع صحيح الأذكار للألباني (3/4 رقم:12)

Artinya: Rasulullah bersabda: "Barangsiapa membaca "Subhanallah" 100 kali sebelum terbit matahari dan juga 100 kali sebelum terbenam, maka hal itu lebih utama dari pada bersedekah seratus ekor onta,

Barangsiapa membaca "al-hamdulillah" 100 kali sebelum terbit matahari dan juga 100 kali sebelum terbenam, maka hal itu lebih utama daripada bersedekah seratus ekor kuda yang di pakai untuk berjihad di jalan Allah,

Barangsiapa yang membaca "Allahu akbar" 100 kali sebelum terbit matahari dan juga 100 kali sebelum terbenam, maka al itu lebih utama daripada mengeluarkan harta untuk memerdekakan 100 hamba sahaya (budak),

Dan Barangsiapa membaca "La ilaha illallah wahdahu dst" sebanyak 100 kali sebelum terbit matahari dan 100 kali sebelum terbenam, maka nanti di hari kiyamat tidak ada seorangpun yang lebih tinggi amalannya kecuali orang-orang yang mengamalkan amalan ini (dzikir ini).

JAWABAN

Pertama-tama perlu diketahui bahwa Syekh Al-Albani adalah ahli hadits Wahabi yang tidak dianggap pendapatnya oleh para ulama Ahlussunnah bahkan tidak dianggap oleh sebagian kalangan Wahabi sendiri. Masfar Al-Damini dari Universitas Riyadh menyatakan bahwa Albani mudah mensahihkan hadits yang sesuai dengan pandangan pribadinya dan mendaifkan hadis yang berlawanan dengan pendapatnya. Detailnya lihat di sini http://goo.gl/jFJjDg

Dalam Sahih Abu Daud disebutkan bahwa hadits ini berstatus hasan. Uraian detail, lihat di sini

________________________________


MONDOK SAMBIL BEKERJA, MUNGKINKAH?

Assalamualaikum wr. wb. Saya ibu dari satu anak umur +/- 4 tahun. Disini posisi saya sudah bercerai dengan suami saya (janda). Dan saat ini saya sedang bekerja di luar negri (taiwan). Meninggalkan anak saya saat anak saya umur 2 taunan. 1 taun lagi saya akan pulang ke indonesia. Saya bingung apa yang akan saya lakukan saat sudah pulang ke indonesia nanti. Dalam benak saya ingin sekali saya istirahat (tidak kembali bekerja lagi ke TW) dan mendidik anak saya sebaik2nya. Tapi saya merasa tidak punya ilmu yang cukup untuk mendidik anak saya. Apalagi dalam urusan agama. Dari SD saya ingin sekali masuk PONPES tapi tidak kesampaian karena beberapa faktor hingga saya menikah, punya anak, dan resmi bercerai. Yang saya tanyakan ustadz : apa pendapat ustadz jika nanti sepulang saya dari TW ini saya ingin mewujudkan keinginan saya untuk masuk ke PonPes sambil bekerja untuk mendapatkan beberapa ilmu agama untuk mendidik anak saya. Bolehkah saya melakukan hal ini? Terimakasih banyak. Saya tunggu jawabanya. Wassalamualaikum wr. wb


JAWABAN

1. Belajar agama di pesantren adalah sangat baik untuk pedoman diri sendiri dan pembekalan pendidikan anak. Namun tidak banyak pesantren yang membolehkan santrinya belajar sambil bekerja terutama bagi santri putri. Ponpes Putri Al-Khoirot termasuk yang tidak mengijinkan santrinya belajar sambil bekerja.

Namun ada solusinya: anda bisa saja kos di tempat yang berdekatan dengan pesantren Al-Khoirot atau pesantren lain yang dituju. Dengan demikian, anda bisa bekerja siangnya, dan sore atau malamnya bisa ikut program kegiatan pesantren. Tentang pesantren Al-khoirot lihat situs resminya di: www.alkhoirot.com

________________________________


MIMPI BERTEMU KAKEK YANG SUDAH MENINGGAL

Pak ustad semalam saya mimpi pergi bersama kakek saya yg sudah meninggal, apakah artinya tidak baik? Karna ada yg bilang kalau itu pertanda buruk bagi saya, tolong penjelasannya ya pak ustad, karna mimpi itu saya jadi takut

JAWABAN

Mimpi anda adalah mimpi baik. Mimpi bertemu orang mati itu tandanya akan mendapatkan rejeki atau pekerjaan atau promosi jabatan.

Perlu dicatat, bahwa mimpi yang bermakna adalah mimpi yang datang dari malaikat, sedangkan mimpi yang berasal dari jin atau diri sendiri tidak ada artinya. Baca: Mimpi dalam Islam

________________________________



BAGIAN WARIS SAUDARA SEBAPAK

Assalamualaikum wr wb.
Saya akan ceritakan dulu kisahnya:
Kakek saya punya 3 orang istri yg antara lain :
- istri pertama (sdh diceraikan) mempunyai 3 anak perempuan.
- istri kedua mempunyai 1 anak laki-laki.
- istri ketiga mempunyai 5 anak laki-laki dan 2 anak perempua.

Semasa hidupnya kakek saya pernah berkata dan dibuat surat perjanjian diatas kertas segel disepakati dan ditanda tangani oleh seluruh anak-anaknya dari ketiga istrinya tsb. Yang isinya tanah di daerah tanah abang yg luasnya kira 9000m2 diperuntukan bagi anak-anaknya yg dari istri pertama dan kedua. Adapun tanah beserta rumah yg di jatinegara untuk anak-anaknya yg dari istri ketiga, masing-masing tdk boleh saling mengganggu bagiannya masing-masing. Kakek saya meninggal . Dan anak laki-laki dari kakek saya yg dari istri kedua juga meninggal pada tgl ... beliau mempunyai istri yg lebih dahulu meninggal dan tdk mempunyai anak dan ibunyapun telah lebih dahulu meninggal ( sebatang kara ).

1. Yang ingin saya tanyakan untuk siapa sajakah harta peninggalan dari anak kakek saya yang dari istri kedua tersebut.

2. Merujuk pada perjanjian diatas segel hanya untuk anak dari istri pertama atau anak-anak dari istri ketiga juga dapat. Kesemua orang tersebut diatas adalah saudara laki-laki dan perepuan satu bapak beda ibu.

Demikianlah dari saya mohon bantuannya semoga bermanfaat buat saya dan ahli waris yg lain juga untuk semua yg membaca. Saya ucap banyak terima kasih sebelumnya.

Wassalamualaikum wr wb.

JAWABAN

Ringkasan:

Pembagian harta dari bapak (kakek anda) ke anak sudah ditentukan oleh si bapak dengan cara sistem hibah sebelum meninggal. Dengan demikian, maka tanah-tanah tersebut tidak perlu lagi diwaris. Namun harta non-tanah dari bapak tetap perlu diwariskan apabila tidak dihibahkan saat masih hidup. Adapun harta milik anak dari istri kedua yang sudah meninggal, maka menjadi harta warisan yang harus dibagikan berdasarkan sistem waris Islam.

Uraian:

1. Harta peninggalan dari anak laki-laki tersebut adalah harta warisan, karena itu berlaku hukum waris Islam. Dan dia tidak mempunyai anak dan istri dan saudara kandung, maka yang menjadi ahli waris dalam kasus di atas adalah seluruh saudara seayah (Arab: akh lil ab) baik dari ibu pertama maupun ibu ketiga.

Adapun cara membaginya adalah seluruh harta peninggalan anak dari istri kedua itu dibagikan kepada seluruh saudara seayah di mana saudara laki-laki mendapat bagian dua kali lipat dari anak perempuan. Karena ada 5 saudara perempuan dan 5 saudara laki-laki seayah, maka cara termudah adalah membagi harta itu menjadi 15 bagian. Saudara laki-laki masing-masing mendapat 2 bagian; sedang kelima anak perempuan masing-masing mendapat 1 bagian. Baca: Bagian Saudara Sebapak dan Syaratnya

2. Adapun perjanjian di atas segel itu berlaku hanya bagi anak-anak dari kakek anda namun tidak berlaku lagi bagi ahli waris dari anak-anak tersebut. Oleh karena itu, maka berlaku hukum ahli waris yang umum sebagaimana diterangkan dalam poin 1. Baca detail: Hukum Waris Islam
Selengkapnya ...

Hukum Resepsi Khitan

Hukum Resepsi Khitan
HUKUM RESEPSI KHITAN DAN BACA BARZANJI

Assalamu Alaikum Wr.Wbr.

Kami ucapkan terima kasih kepada pengurus dan jajaran majelis Fatwa Pondok Pesantren Al Khoirot yang telah menyediakan layanan situs tanya jawab tentang konsultasi Islam.

Kami ingin bertanya tentang Hukum mengenai Sunatan (khitan) yang disertai Barjanji (barzanji - red), bacaan surat yasin, disertai makanan dan hidangan serta sumbangan dari para tamu yang diundang, serta diselingi dengan acara Keyboard (persis seperti acara pernikahan) hal ini menjadi sebuah tradisi, mohon pencerahan tentang hukum prosesi tersebut boleh atau tidak dianjurkan atau tidak dalam hukum Islam.

Demikian kami sampaikan dan kami ucapkan terima kasih.

Wassalam.
Fauzi dari Sumatera Utara.

TOPIK KONSULTASI ISLAM
  1. HUKUM RESEPSI KHITAN DAN BACA BARZANJI
  2. PENANGGUNG JAWAB HUTANG PEWARIS
  3. WANITA MEMUTUSKAN TALI SILATURRAHMI DENGAN PRIA
  4. ANAK ANGKAT APA MENERIMA WARISAN DARI ORANG TUA ANGKAT?
  5. BAGIAN WARIS ANAK KANDUNG
  6. WARISAN YANG TIDAK DIBERIKAN PADA AHLI WARIS
  7. ISTRI TIDAK CINTA, PERLUKAH DICERAIKAN?
  8. PERKATAAN CERAI SAAT SUAMI MARAH
  9. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM


JAWABAN

1. Walimah khitan atau pesta sunatan hukumnya sunnah dan mendatangi undangan walimatul khitan juga sunnah. Demikian pendapat madzhab Hanafi dalam kitab Badai Al-Shana'i 7/10, mazhab Hambali dalam Al-Mughni 7/218 dan mazhab Syafi'i.

Imam Syafi'i dalam kitab Al-Umm 6/159 berkata:

وكل دعوة كانت على إملاك أو نفاس أو ختان أو حادث سرور دعي إليها رجل، فاسْم الوليمة يقع عليها، ولا أرخص لأحد في تركها، ولو تركها لم يبن لي أنه عاصٍ في تركها كما يبين لي في وليمة العرس

Artinya: Undangan apapun baik untuk kepemilikan, nifas, khitan atau peristiwa gembira, maka disebut walimah. Disunnahkan untuk hadir, tapi tidak berdosa kalau tidak datang. Beda dengan undangan walimatul ars (pesta nikah).

Imam Nawawi dalam Raudah Talibin 7/333 menyatakan:

وأما سائر الولائم فمستحبة، وليست بواجبة على المذهب، وبه قطع الجمهور، ولا يتأكَّد تأكُّد وليمة النكاح

Artinya: Adapun walimah (pesta, selamatan) yang selain pesta nikah hukumnya sunnah, bukan wajib. Ini pendapat jumhur ulama.

2. Adapun acara-acara tambahan yang dilakukan saat walimah khitan, maka hukumnya sesuai hukum asal acara tersebut yaitu bisa boleh, sunnah atau haram. Contoh yang haram, apabila diisi dengan acara musik dangdut dengan penyanyi koplo; bisa sunnah kalau diisi dengan bacaan sholawat, yasinan, dll.

Berdasarkan pada kaidah fikih:

الأصل في الأشياء الإباحة حتي يدل الدليل علي تحريمه

Artinya: Hukum asal dari segala sesuatu adalah boleh kecuali ada dalil yang mengharamkan

Baca juga:

- Khitan dalam Islam
- Hukum Tahlilan, Selamatan dan Syukuran dalam Islam
_______________________


PENANGGUNG JAWAB HUTANG PEWARIS

Assalaamu'alaikum Wr. Wb. Pak Ustadz yang kami hormati,

Saya mau konsultasi tentang warisan…
Sebelum menikah dengan bapak kandung saya, Ibu saya sudah mempunyai harta warisan dari kakek nenek berupa tanah dan bangunan rumah seadanya. Dengan bapak kandung, kami ada 3 bersaudara, 2 perempuan dan saya ragil laki-laki. Kemudian bapak kandung saya menceraikan ibu dan pergi jauh. Setelah itu ibu saya menikah lagi. Bersama Bapak tiri saya, Ibu merehap rumah sehingga menjadi lebih layak. Pernikahan kedua
Ibu kandung saya dengan Bapak tiri ini dikaruniai 1 anak laki-laki.

Saat dengan bapak kedua/tiri ini, rumah dan bangunan Ibu saya
digunakan untuk anggunan pinjam bank. Kami anak-anak nya tidak diajak musyawarah tentang pinjaman tersebut dan penjelasan ibu saat masih hidup, semua uang pinjaman bank dipakai untuk usaha bapak kedua/tiri (bapak kedua/tiri membenarkan). Saat ini ibu kandung saya sudah meninggal.

Pertanyaan saya:
1. Siapa yang harus bertangungjawab terhadap hutang tersebut?
2. Bagaimana pembagian hak warisnya?

Terima kasih atas jawabanya. Wassalaamu'alaikum.

JAWABAN

1. Yang menanggung adalah yang hutang yaitu bapak tiri anda karena hutang itu untuk kepentingan pribadi suami. Namun, kalau ibu anda punya hutang pribadi maka harus dibayarkan dari harta almarhumah sebelum harta dibagikan pada ahli waris.

2. Pembagian waris dari almarhumah ibu anda adalah sbb:
(a) suami mendapat bagian 1/4 (seperempat)
(b) Sisanya yang 3/4 diwariskan pada anak-anak almarhumah baik dari suami pertama maupun dari suami kedua di mana anak laki-laki mendapat bagian dua kali lipat dari anak perempuan. Baca detail: Hukum Waris Islam

Catatan: Pembagian di atas apabila kedua orang tua almarhumah (kakek / nenek) anda sudah meninggal. Kalau ada yang masih hidup, maka mereka berhak mendapat 1/6 (seperenam).

_______________________



WANITA MEMUTUSKAN TALI SILATURRAHMI DENGAN PRIA

Bismillahirahmannirahim. Assalamualaikum, pak ustad, saya mau konsultasi perihal memutuskan tali silaturahmi. Saya sekitar 8 bulan yg lalu kenalan sama seseorang. Awalnya saya kira dia baik. Tp ternyata selama ini dia banyak banget membohongi saya dan saya merasa didzolimi atas kebohongannya itu pak. Dia pernah minta saya ke rumahnya katanya mau minta bantuan, tapi ternyata dia malah mau mengajak saya berbuat maksiat lalu saya tolak. Setelah kejadian itu, saya jadi menghindari dia, apalagi kata temen saya yang laen, saya malah disangka macem2 oleh temen2 saya yg lain karena mau main ke rumah kenalan saya itu, ujungnya malah saya yg kena tudingan miring. Oleh karena itu, sekarang saya menjauhi dia, dan semua media sosial seperti fb, bbm, watsapp dia saya blokir karena saya tau dia dulu suka mengcapture (memfoto) percakapan. Untuk menghindari adanya fitnah lagi, saya terpaksa memutuskan komunikasi lewat semua media sosial tersebut. Meskipun saya kecewa atas sikap2nya, tapi saya sebenarnya sudah memaafkan dia dan saya masih bersedia menerima telp dari dia. Tapi saya gak mau menelpon duluan karena belajar dari pengalaman dan berusaha menghindari fitnah.

1. Apakah sikap dan tindakan saya ini termasuk memutuskan tali silaturahmi pak?

Mohon balasannya, terima kasih banyak. :-)

JAWABAN

1. Silaturahmi dan menjalin komunikasi yang boleh dan dianjurkan adalah silaturahmi yang halal seperti silaturahmi dengan tetangga dan kerabat atau dengan siapapun yang sejenis (sesama pria atau sesama wanita). Adapun melakukan hubungan komunikasi dengan lawan jenis tidak dianjurkan dalam Islam kecuali ada keperluan yang dibenarkan oleh syariah seperti jual beli, sedang dilamar, dll. Dalam kitab Al-Iqna (mazhab Hambali) dikatakan:

وإن سلم الرجل عليها ـ أي على الشابة ـ لم ترده
Artinya: Apabila seorang laki-laki mengucapkan salam pada wanita muda, maka hendaknya wanita itu tidak membalasnya.

Oleh karena itu, memutuskan silaturahmi dengan mantan pacar anda itu bukan hanya boleh tapi bahkan dianjurkan.

Baca: Khalwat dalam Islam http://www.alkhoirot.net/2011/09/hukum-khalwat-dalam-islam.html

_______________________


ANAK ANGKAT APA MENERIMA WARISAN DARI ORANG TUA ANGKAT?

Assalamualaikum wr.wb.

saya mau bertanya ibu saya adalah anak angkat satu satunya dari kakek saya sedangkan kakek saya sudah meninggal dengan meninggalkan warisan sebidang sawah namun masih atas nama kakek saya..
1. apakah ibu saya pewaris yang sah,,???
2. dan apakah bisa di balik nama surat tanahnya menjadi nama ibu saya.???

terima kasih

JAWABAN

1. Anak angkat tidak menerima warisan dari dan tidak mewarisi kepada orang tua angkatnya. Jadi, ibu anda bukan pewaris yang sah kecuali kalau orang tua angkat menghibahkan sawah tersebut sebelum meninggal maka anak angkatnya berhak memilikinya.

2. Tidak bisa. Kecuali kalau ada pernyataan tertulis dari orang tua angkat yang berupa surat hibah atau surat wasiat. Baca detail: Hukum Waris Islam

_______________________


BAGIAN WARIS ANAK KANDUNG

Assalamualaikum pak,

Perkenalkan, nama saya Donny B Setiawan, saya mendapat email bapak setelah googling di internet. Mohon bantuannya untuk dapat memberikan pencerahan mengenai warisan, yang akan saya jabarkan dibawah ini.

1. Orang tua saya keduanya sudah meninggal, terakhir ayah saya meninggal pada thn 2010.
2. Bapak ibu dari orang tua saya juga sudah tidak ada lagi (sudah wafat).
3. Ayah saya meninggalkan sebuah rumah dengan luas tanah sekitar 400 meter persegi.
4. Format anak dari orang tua saya adalah 3 laki-laki dan satu perempuan.

Pertanyaannya adalah sebagai berikut;
1. Bagaimana untuk pembagian warisannya?
2. Saya mendengar bahwa ada akte waris, bagaimana untuk mengurusnya, apakah bila dari ahli waris ini blm bisa menyempatkan waktu untuk mengurus apakah ada cara lain seperti kesepakatan bersama-sama diantara ahli waris tanpa harus membuat akte waris?
3. Apabila rumah tersebut akan dimanfaatkan oleh ahli waris dengan dikontrakan bagaimana pembagiannya, dengan kondisi bahwa ada paviliun yang luasnya kira2 1/4 dari total luas yang ditempati oleh salah satu ahli waris (laki-laki), jadi yang dikontrakan adalah sekitar 3/4 dari total luas.
4. Apabila rumah tersebut akan dijual, dengan kondisi seperti diatas jadi yang akan dijual sekitar 3/4 dari total luas bagaimana pembagiannya?

Terimakasih sebelumnya, mudah-mudahan atas pencerahan dari bapak dapat menjadi barokah untuk kami semua.


JAWABAN

1. Warisan adalah peninggalan individu. Sedangkan orang tua itu ada dua orang yaitu ayah dan ibu. Jadi, pembagian warisan peninggalan orang tua harus dilakukan secara satu-satu karena ahli warisnya bisa saja ada yang lain selain anak. Jadi, pembagian warisan harus dilakukan dua kali sesuai kronologi kematian:

PEMBAGIAN WARISAN IBU

Kalau ibu mempunyai harta, maka ahli warisnya adalah sbb:
(a) suami (ayah anda) mendapat 1/4 (seperempat)
(b) sisanya yang 3/4 diberikan pada anak kandung laki-laki dan perempuan di mana anak laki-laki mendapat dua kali lipat dari anak perempuan. Caranya: bagi harta tersebut menjadi 7 bagian, anak laki-laki masing-masing mendapat 2 bagian, sedang anak perempuan mendapat 1 bagian.

PEMBAGIAN WARISAN AYAH (WAFAT TAHUN 2010)

(a) Semua harta dibagikan kepada anak kandung laki-laki dan perempuan di mana anak laki-laki mendapat dua kali lipat dari anak perempuan. Caranya: bagi harta tersebut menjadi 7 bagian, anak laki-laki masing-masing mendapat 2 bagian, sedang anak perempuan mendapat 1 bagian.

2. Bisa saja mengurus akte waris, tapi bisa juga tanpa akte waris. Karena ketentuan warisan itu berdasarkan hukum waris Islam maka anda cukup memanggil ustadz agar supaya membagikan harta warisan sesuai aturan Islam.

3. Dibagi dulu sesuai aturan, setelah itu silahkan dikalkulasi dengan teliti kalau mau dikontrakkan.

4. Pembagiannya tetap seperti di poin 1.

Baca detail: Hukum Waris Islam
_______________________


WARISAN YANG TIDAK DIBERIKAN PADA AHLI WARIS

Assalam mu'alaikum wr wb.
1. Saya ingin menanyakan tentang warisan yg tidak di berikan kepada saya bagaimana hukumnya menurut islam

JAWABAN

1. Kalau itu memang hak anda sebagai ahli waris, maka anda berhak menuntut ke pengadilan. Adapun bagi pelaku perampasan hak waris itu, maka dia berdosa besar. Baca: Dosa Besar dalam Islam

_______________________



ISTRI TIDAK CINTA, PERLUKAH DICERAIKAN?

Yg terhormat pengasuh konsultasi,
Saya pria usia 33 tahun , menikah sudah 2 tahun lebih. Istri saya jogja, saya solo. Saya menikah dgn istri saya karena pertemuan di ajang kontak jodoh facebook. Saya ketemu dia, kemudian ketemu orang tuanya, kemudian tak lama saya agak memaksa orang tua saya untuk menikahkan kami, walaupun sebenarnya orang tua saya kurang setuju. Dia adalah wanita yg pernah mengalami perkosaan oleh oknum, dan lahirlah seorang anak laki2. Dari awal saya bertekad untuk menerima apa adanya dia.

Namun, pada saat acara pernikahan diadakan, terjadi hal yg tidak diinginkan. Pada suatu sesi jabat tangan, orang tua saya tidak mendampingi mempelai, malah mengambil makannan dan berbaur bersama undangan. Inilah yg dipermasalahkan istri saya sampai sekarang. Sampai sampai timbulah kebenciannya pada saya dan orang tua saya. Masalah tidak berhenti begitu saja, dengan secara kebetulan adik saya juga mendapat permusuhannya , karena sebuah transaksi jual beli baju yg terlambat dibayar.
Maka semakin bertambahlah kebenciannya. Dan puncaknya, setelah melalui bermacam pertengkaran , dia mengaku sudah tak lagi mencintai saya. Hanya rasa benci saja. Sudah lama saya tidak berhubungan intim dengan istri saya. Hampir 4 bulan. Dia mengaku sudah tak mau lagi melakukannya lagi saya dengan saya karena tak ada rasa cinta. Dan kerena saya terlalu membela orangtua saya daripada dia.

1. Yg ingin saya tanyakan, apakah perlu saya menceraikan Istri saya itu?,

JAWABAN

1. Kalau memang tidak ada hubungan harmonis dan tidak ada lagi harapan terjadinya hubungan harmonis, maka cerai adalah jalan terbaik. Baca detail: Cerai dalam Islam

_____________________


PERKATAAN CERAI SAAT SUAMI MARAH

Assalamualaikum wr wb..

Bismillahirrahmanirrahim... saya mau menanyakan perihal ucapan kata cerai atau pisah yg pernah dilontarkan suami saya terhadap saya saat beliau marah beberapa waktu yg lalu.
1. Apakah itu menjatuhkan talak terhadap saya?
2. Dan bagaimana dengan hukum pernikahan kami...apakah pernikahan kami tetap sah menurut syariat islam dan dhadapan Allah SWT. Karena terusterang kami menjadi takut dan khawatir hubungan kami menjadi zina..astaghfirrulahaladzim.

mohon masukannya. Terima kasih. Wassalamualaikum wr wb

JAWABAN

1. Mayoritas ulama menyatakan sah talaknya kecuali kalau marahnya sangat tinggi sampai hampir tidak sadar maka tidak jatuh talak. Namun sebagian ulama kontemporer menganggap talaknya orang yang sedang marah tidak sah. Anda bisa mengikuti pendapat kedua ini (talak tidak sah). Namun sebagai langkah hati-hati, ada baiknya anda melakukan tajdid nikah atau nikah ulang. Tidak harus ke KUA, cukup di rumah memanggil wali, dan dua saksi. Baca detail: Cerai dalam Islam

2. Lihat poin 1.

Selengkapnya ...

Hukum Menjual Tanah Warisan

Hukum Menjual Tanah Warisan
MENJUAL TANAH WARISAN TANPA IJIN IBU, BOLEHKAH?

Assalamu'alaikum
Nama saya H. Saya mau bertanya kepada bapak/ibu di tempat
Saya adalah seorang anak ke 1 dari ibu ke 3
1. Apakah ada sanksi jika seorang anak menjual tanah tapi belum minta izin dari ibunya ? karena ibu punya seorang adik dan adiknya sudah mengambil bagian harta warisan yang ditinggalkan oleh nenek saya
2. Apa sanksinya dipenjara?
Terima kasih . H

TOPIK KONSULTASI ISLAM
  1. MENJUAL TANAH WARISAN TANPA IJIN IBU, BOLEHKAH?
  2. PEMBAGIAN WARIS UNTUK ISTRI, DAN ANAK DARI BEBERAPA ISTRI
  3. KONSULTASI WAS-WAS NAJIS
  4. UCAPAN TALAK SAAT EMOSI
  5. PENGGUNAAN KARTU KREDIT
  6. UANG DARI PAY PER CLICK
  7. MIMPI RAMBUT RONTOK
  8. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM

JAWABAN

1. Tanah warisan itu adalah hak milik dari ahli waris atau penerima warisan sesuai dengan bagiannya masing-masing. Kalau tanah warisan itu adalah peninggalan nenek anda yang diwariskan kepada ibu anda, maka berarti tanah tersebut sudah menjadi hak milik ibu anda. Apabila demikian, maka anda harus meminta ijin pada ibu sebagai pemilik tanah tersebut. Tanpa meminta ijin, itu sama saja dengan mencuri hak orang lain walaupun itu milik ibu sendiri.

Adapun sanksinya secara hukum yang berlaku di Indonesia anda bisa terancam hukuman penjara paling lama 7 tahun.

Sedangkan menurut Islam, mencuri termasuk dalam kategori dosa besar. Baca: Dosa Besar dalam Islam

2. Kalau ibu anda melaporkan ke pihak berwajib dan diproses hukum maka bisa masuk penjara. Jadi, masuk penjara atau tidak akan sangat tergantung pada belas kasihan dari ibu anda.

____________________


PEMBAGIAN WARIS UNTUK ISTRI, DAN ANAK DARI BEBERAPA ISTRI

Saya mohon penjelasan ustadz mengenai pembagian harta waris berikut ini :

1. Ibu saya meninggal dunia 02 Juni 1979 meninggalkan seorang suami (ayah), 3 anak laki, 2 anak perempuan, ayah dan ibu.
Ketika hidup almarhum ibunda bekerja sebagai pedagang dan ayahanda pegawai swasta, atas jerih payah mereka berdua berhasil mengumpulkan beberapa unit rumah.
Note : orang tua almarhumah ibunda meninggal dunia setelah ibunda mendahului, namun saat ini kedua orang tuanya telah meninggal dunia dan meninggalkan 1 orang anak laki-laki dan 2 orang anak perempuan yang masih hidup saat ini yang merupakan saudara sekandung almarhumah ibunda.

2. Ayah saya menikah kembali dan kemudian isteri kedua ayah meninggal dunia Tahun 2003 meninggalkan seorang suami (ayah), 2 anak perempuan, 1 saudara laki-laki dan 1 saudara perempuan sekandung. Ketika menikah dengan isteri kedua hanya ayah yang bekerja memperoleh sebuah mobil.

3. Ayah saya menikah kembali dengan isteri ketiga hingga akhir hayatnya dan meninggal dunia pada Tanggal 10 Oktober 2014 yang baru lalu tanpa dikaruniai seorang anakpun.

Ketika menikah dengan isteri ke 3 hanya ayah yang bekerja, ayah dan ibu membongkar dan membangun baru 3 unit rumah lama (ketika dengan isteri pertamanya), namun sebagian biaya yang digunakan menggunakan penjualan harta berupa emas peninggalan dari almarhumah isteri ke 2.

Berdasarkan kasus di atas bagaimana pembagian harta waris yang ada saat ini sesuai hukum faraid agar seluruh ahli waris tidak ada yang merasa terzolimi.

Ahli waris yang masih hidup :
- Ibu (isteri ketiga ayahanda)
- 3 anak laki-laki dan 2 anak perempuan dari isteri pertama
- 2 anak perempuan dari isteri kedua
- Adik almarhumah dari isteri pertama ayahanda, yaitu 1 orang laki-laki dan 2 orang perempuan
- Adik dari almarhumah isteri kedua ayahanda dan anak-anak dari adik laki-laki almarhumah istri kedua ayahanda.

Demikian pak Ustadz, saya mohon penjelasannya, atas perhatian ustadz saya haturkan banyak terima kasih.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

JAWABAN

Warisan adalah harta peninggalan seorang pewaris kepada ahli warisnya berdasarkan ketentuan dalam hukum waris Islam. Dan harta waris itu harus dibagikan segera setelah seseorang (pewaris) meninggal dunia setelah dipotong biaya pemakaman dan hutang piutang. Karena dalam kasus di atas telah terjadi beberapa kematian, maka pembagian warisan harus dilakukan beberapa kali sesuai kronologi kematian setiap individu.

WARISAN DARI IBUNDA (WAFAT TAHUN 1979)

Yang diwariskan adalah harta yang 100% milik almarhumah. Kalau ada harta hasil usaha bersama antara suami istri, maka harus dipisah dulu sesuai prosentase kepemilikan.

Ahli waris dan yang berhak mendapatkan bagian waris adalah sbb:

(a) Ayah mendapat bagian 1/6 = 2/12
(b) Ibu mendapat bagian 1/6 = 2/12
(c) Suami mendapat bagian 1/4 = 3/12
(d) Sisanya yang 5/12 dibagikan kepada anak kandung laki-laki dan perempuan dengan 2 banding 1 (anak laki-laki mendapat bagian dua kali lipat dari anak perempuan)
(e) Saudara almarhumah tidak mendapat bagian waris karena terhalang oleh adanya ayah dan anak kandung.

Apabila saat ini ayah (kakek anda) dan ibu (nenek anda) dari almarhumah sudah meninggal semua, maka harta bagian keduanya bisa diwariskan pada ketiga anaknya (paman dan bibi anda) dengan sistem 2 banding 1. Cara termudah adalah dengan membagi harta tersebut menjadi 4 (empat) di mana anak laki-laki mendapat 2 bagian sedangkan anak perempuan masing-masing mendapat 1 bagian.

WARISAN DARI ISTRI KEDUA (WAFAT TAHUN 2003)

Istri kedua dari ayah anda kalau dia memiliki harta pribadi maka harus diwariskan kepada ahli warisnya. Harta pribadi adalah harta yang 100% menjadi hak milik dari istri kedua tersebut (melalui hibah atau usaha) bukan harta milik suaminya. Dalam Islam tidak ada harta bersama suami-istri secara otomatis. Jadi, mobil milik suaminya itu kalau hasil dari uang suami, maka bukan milik istri kecuali kalau mobil itu sudah dihibahkan pada istri. Adapun pembagiannya sbb:

(a) suami mendapat bagian 1/4 (seperempat) = 3/12
(b) 2/3 (dua pertiga) untuk kedua anak perempuan = 8/12
(c) Sisanya yang 1/12 untuk saudara kandung laki-laki dan perempuan dengan sistem 2 banding 1 seperti penjelasan di atas.

CATATAN: Pembagian ini dengan asumsi kedua orang tua almarhumah (ayah dan ibunya) sudah meninggal karena anda tidak menyebutkan mereka.

WARISAN DARI AYAH (WAFAT TAHUN 2014)

Pembagian waris peninggalan ayah anda adalah sbb:

(a) Istri ketiga mendapat bagian 1/8 (seperdelapan)
(b) Sisanya yang 7/8 dibagian kepada seluruh anak kandung baik dari istri pertama maupun dari istri kedua dengan sistem 2 banding 1 yakni anak laki-laki mendapat bagian dua kali lipat dari anak perempuan.
(c) Saudara dari almarhum atau dari istri-istri tidak mendapat warisan apapun.

Baca detail: Hukum Waris Islam

____________________



KONSULTASI WAS-WAS NAJIS

Assalamualaikum wr.wb
salam hormat kepada segenap pengurus ponpes al-khoirot.
saya perempuan yang masih sendiri. mengalami yang orang biasa sebut was-was. sudah lama saya mengidap aib ini. namun pada kenyataannya, setelah beberapa hal saya bisa agak normal (salah satunya dulu wudhu bisa lama sekali, sekarang sudah hampir wajar seperti orang lain), saya merasa saya bukan lagi was-was untuk masalah tertentu namun memang pada kenyataannya demikian, yaitu mengenai najis.

saya tinggal dengan ibu bapak dan saudara yang sudah menikah dan ada yang belum. saya merasa praktek dalam kehidupan sehari hari tentang najis dengan teori ada perbedaan. entah itu saya sendiri atau anggota keluarga yang lain. sehingga yang tertanam di pikiran saya adalah najis yang menyebar kemana-mana. misalnya di rumah banyak kucing (4-5 ekor) yang sepertinya sudah menjadi hama di rumah. sering beberapa tempat menjadi tempat buang air besar maupun pipis dan muntah. oleh keluarga hanya dikasih abu/ grajen kemudian disapu tanpa di pel.selama ini tidak di pel karena mungkin salah satunya dengan alasan "bukan tempat yang harus suci" misal dapur, ruang makan, depan wc dll.. pun karena capek dan sudah jijik jadi ada malah yang belum dibersihkan.

saya pun merasa tentang cucian pakaian tidak sesuai dengan yang berlaku (mesin cuci ada yang menggunakan 1 tabung, juga ada yang 2 tabung namun tidak sesuai teori. najis hukmiyah seolah terabaikan.)

saya kadang capek dengan pikiran saya yang sudah paranoid dengan yang namanya najis (dalam artian efeknya) baik yang kelihatan maupun tidak.

1. saya mohon sarannya, jika MEMANG demikian halnya najis sudah tersebar dimana-mana bagaimana sikap saya, pemikiran saya sehingga bisa fokus ibadah tanpa takut ini najis, itu najis?

saya juga faham, amal saya memang tak akan pernah bisa menjadi andalan karena surga adalah karena rohmatNya, bukan amal. saya juga berfikir, jika kemudian saya "ijir" (menyendirikan ) sendiri jemuran saya, tempat sholat yang sepertinya khusus saya, saya seperti bukanlah muslim yang baik, yang merasa suci sendiri? apalagi saya itu paranoid najis tapi untuk memebrsihkannya juga belum tentu bisa baik, cepat dan benar.

2. juga ingin bertanya tentang masalah ini ustadz,.
jika saya tidak sengaja menginjak kotoran kemudian saya lihat di sandal saya ada kotoran tersebut, padahal saya telah menginjak kemana- mana baik lantai maupun paving dengan sandal tersebut, bagaimana cara membersihkannya? (tempat ruang belakang bagian jemuran)

3. jika tangan saya yang berbau wangi karena setelah mandi kemudian terkena najis hukmiyah (memegang najis hukmiyah) apakah jika saya mencelupkannya ke dalam bak mandi yang lebih dari 2 kulah, kemudian air bak tersebut wangi, ikut najis?
bagaimana cara menyucikan sabun yang jatuh ke genangan najis, apkah cukup jika diambil kemudian digutyur beberapa kali meski tangan kita tentu saja licin?

maaf ustadz, banyak sekali yang saya tanyakan..jazakallah ahsanal jaza' sebelum dan sesudahnya. saya sangat mengharapkan bantuan ustadz.
wassalamaulaikum wr.wb

JAWABAN

1. Kalau ada najis yang sudah menyebar di rumah anda (menurut perasaan anda), maka yang terpenting adalah pakaian dan tempat untuk shalat dalam keadaan suci. Itu yang penting.

Jadi, tidak apa-apa lantai rumah najis asalkan badan, baju dan tempat yang dipakai shalat dalam keadaan suci.

2. Kalau mensucikan lantai dan paving, maka cukup disiram dengan air satu kali saja. Kalau ada kotorannya, maka buang dulu kotoran tersebut dengan tisu atau alat lain, setelah itu baru disiram. Namun sekali lagi, menyucikan lantai rumah dan paving itu tidak wajib. Yang wajib hanya menyucikan tempat shalat. Jadi, kalau lantai rumah najis, pastikan anda memakai sandal dari toilet ke tempat shalat supaya kaki anda yang basah tidak terkena najisnya lantai.

3. Tidak najis karena air dua kulah tidak terpengaruh oleh najis kalau berubah warnanya. Sedangkan dalam kasus anda hanya berubah baunya. Baca detail: Najis dan Cara Menyucikan

Baca juga (Penting):

- Cara Mengatasi Was-was pada Najis
- Shalat Di Tempat Najis Memakai Sajadah
- Was-was Najis Anjing dan Babi
- Hukum Percikan Najis Kencing
- Hukum Bangkai Nyamuk dan Semut Najis Atau Suci?

____________________



UCAPAN TALAK SAAT EMOSI

assalamu alaikum.wr.wb

pak ustadz saya ingin bertanya..
saya ini dulu pernah menikah sirih dan di dalam pernikahan sirih saya suami pernah mengucapkan cerai dalam keadaan emosi dan tanpa ada kata rujuk seingat saya kejadian itu berulang.
selang 3 tahun kemudian kami menikah sah (tercatat di negara)

1. pertanyaan saya apakah pernikahan saya yang tercatat di negara itu sah sementara suami sering bilang kata cerai di dalam pernikahan sirih.

sebelumnya saya ucapkan terimakasih atas kesediaan pak ustadz menjawab pertanyaan saya

wa alaikum salam.wr.wb

JAWABAN

1. Ada pendapat ulama yang menyatakan bahwa ucapan talak suami dalam keadaan emosi itu tidak jatuh talak secara mutlak. Apabila mengikuti pendapat ini, maka pernikahan anda yang tercatat secara resmi di KUA itu hukumnya sah. Namun mayoritas ulama menyatakan bahwa ucapan talak dalam keadaan emosi itu tetap jatuh talak kecuali kalau emosinya sangat tinggi sampai tingkat kehilangan nalarnya.

Oleh karena itu, tidak ada salahnya kalau anda dan suami melakukan nikah ulang yang cukup dihadiri wali, dua saksi dan sedikit mahar untuk lebih meyakinkan anda dan untuk keluar dari perbedaan ulama. Lebih detail soal ini lihat: Baca detail: Cerai dalam Islam
____________________


PENGGUNAAN KARTU KREDIT

Assalamu alaikum wr wb

Dalam kehidupan di zaman sekarang banyak pembelian dengan pembayaran non tunai contohnya kartu kredit,
1. bolehkah hukumnya penggunaan kartu kredit? Karena di pembayaran / pelunasan ke bank yang bersangkutan ada bunganya.

Mohon pencerahanya

Terima kasih Wasalam Muhamad syaefudin

JAWABAN

1. Ada dua hal yang anda tanyakan: (a) penggunaan kartu kredit dalam jual beli: Hukumnya sah dan boleh yang penting uangnya memang ada; (b) hukum bunga dalam kartu kredit: mayoritas ulama menilai bunga dalam kartu kredit sama dengan bunga bank yaitu riba dan haram. Namun bagi pendapat yang menganggap bank konvensional tidak haram, maka bunga di kartu kredit juga tidak haram. Baca detail: Hukum Bank Konvensional

____________________


UANG DARI PAY PER CLICK

assalamu'alaikum
1. saya ingin bertanya tentang masalah
bagaimana hukumnya tentang memperoleh uang dengan internet, yaitu pekerjaanya hanya dengan mengklik iklan yang ditawarkan oleh suatu web dengan imbalanya sekitar 1 sampai 500 rupiah per satu klik ?
untuk jawabanya sekian terima kasih

JAWABAN

1. Hukumnya boleh dan halal kalau memang seperti itu kesepakatan yang dijalin antara kedua belah pihak. Bisnis adalah masalah muamalah (non-ibadah dan horizontal antara manusia) maka berlaku kaidah fikih "Hukum asal dalam soal muamalah adalah boleh." Kecuali apabila ada unsur haram di dalamnya seperti riba, tipuan (gharar) atau judi. Baca: Bisnis dalam Islam

____________________


MIMPI RAMBUT RONTOK

Asslamu'alaikum.
ustad, saya 3 hari yang lalu kena musibah jatuh saat main bola akibatnya tangan kiri saya retak. setelah pengobatan intensif rasa sakit dan bengkak mulai berkurang.

1. tadi malam saya bermimpi rambut dikepala bagian belakang panjang sekali sedangkan dibagian depan cukup pendek. ketika saya keramas rambut saya banyak sekali yang rontok bahkan hampir botak. mohon tabir mimpinya ustad, mungkin ada kaitanya dengan musibah yang saya alami.
terima kasih.

JAWABAN

Rambut dalam mimpi itu menyimbolkan harta atau rejeki dan panjang umur. Mimpi anda bermakna bahwa anda akan mendapat anugerah usia panjang namun harus hati-hati menjaga kesehatan sebab kalau tidak akan berubah menjadi pendek. Begitu juga dalam hal rejeki, anda akan diberi jalan untuk mudah mendapat rejeki namun itu bisa berubah apabila kemudahan rejeki itu tidak dibarengi dengan perilaku bersyukur padaNya.

Takbir mimpi hanya berlaku apabila mimpi anda berasal dari malaikat; sedangkan apabila berasal dari jin/setan atau diri sendiri maka tidak ada maknanya. Baca: Mimpi dalam Islam
Selengkapnya ...

Nikah Tanpa Wali dan Saksi

Nikah Tanpa Wali dan Saksi
NIKAH DENGAN PELACUR TANPA WALI DAN SAKSI

Assalamualikum Warahmatullah Wabarakatuh Maaf saya mau nanya:
1. Saya telah melakukan zina dg cara beli di salah satu salon. Dalam melakukan saya berdoa dan sebelumnya saya syahadat berdua. Saya membayar lebih 5X lipat
2. Dan kadang dia minta kirim uang karna pada saat syahadat saya bilang jadi istri kedua mohon jawaban

TOPIK KONSULTASI ISLAM
  1. NIKAH DENGAN PELACUR TANPA WALI DAN SAKSI
  2. WARISAN: BAGIAN ANAK LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN
  3. HUKUM WARIS: WANITA PERAWAN WAFAT MENINGGALKAN SAUDARA
  4. LEBIH BAIK MANA HAJI ATAU UMROH?
  5. SAAT IJAB QOBUL DITUNTUN, APAKAH BOLEH?
  6. KELUAR CAIRAM SAAT HENDAK SHALAT
  7. ARISAN BIASA DAN ARISAN LELANG
  8. MIMPI KYAI TERKENAL MENINGGAL
  9. APES DIRI ATAU SIAL
  10. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM


JAWABAN

1. Apa yang anda lakukan adalah murni perbuatan zina yang hukumnya adalah dosa besar seperti tersebut dalam QS Al-Isra 17:32. Setiap hubungan intim di luar nikah adalah zina. Baca: Dosa Besar dalam Islam

2. Pernikahan itu baru sah apabila (a) ada wali dari pihak perempuan; (b) ada 2 saksi minimal; (c) ada ijab qabul atau serah terima antara wali dan pengantin lelaki; (e) ada mahar. Baca detail: Pernikahan Islam

Anda sudah punya isteri, kalau memang merasa kurang satu istri, maka Islam memberi alternatif untuk menikah lagi satu, dua sampai empat asal bisa adil dalam memberi nafkah lahir dan batin (QS An-Nisa 4:3).

Yang harus anda lakukan saat ini adalah bertaubat nasuha dengan berhenti secara total main perempuan di luar nikah. Lihat: Cara Taubat Nasuha

Kalau secara personal anda merasa sayang dengan wanita itu, maka anda dapat menikahinya dan menyuruhnya berhenti dari pekerjaan nistanya. Namun saran kami, kalau ingin menikah lagi, nikahilah wanita baik-baik demi keharmonisan rumah tangga dan masa depan anak-anak. Baca juga: Cara Memilih Jodoh

_________________________



WARISAN: BAGIAN ANAK LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Ustadz, perkenankan ta'aruf kami. Saya sholahuddin bermaksud minta tolong untuk pembagian waris di keluarga kami. Kakek dan nenek kami semua sudah meninggal

Abd. Rochim ( bapak saya sudah wafat 15 maret 2004)
Nafsiatun (ibu saya sudah wafat 19 januari 2003)

Mempunyai 7 orang anak ( 5 laki-laki, 2 perempuan, yang masih hidup 5 orang dan yang sudah wafat 2 orang.

- Ahmad nafi' ( anak pertama wafat 11 nov 2006, meninggalkan 1 istri dan memiliki 3 orang anak)
- Miftachul khoir (masih hidup)
- Mauchudloh ( anak perempuan masih hidup )
- Maichishoh ( anak perempuan Wafat 24 oktober 2007, meninggalkan suami dan memiliki 3 orang
anak)
- Aiyul Chizbaini (masih hidup)
- Sholahuddin(saya)
- Abdul hakam (masih hidup)

1. Mohon taushiyah Ustadz bagaimana pembagian warisnya menurut syariat Islam, masing-masing kami ahli waris mendapatkan bagian berapa ?
Almarhum orang tua kami meninggalkan harta benda berupa rumah dan beberapa ladang sawah. Ada rencana rumah dan sebidang sawah akan dijual kemudian dibagikan.

Terimakasih atas pencerahannya, jazakumullah khairan katsiran
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

JAWABAN

Pertama perlu diketahui bahwa orang tua anda terdiri dari ayah dan ibu, jadi harus jelas warisan siapa yang dimaksud apakah warisan ayah atau ibu. Karena warisan itu berasal dari satu orang pewaris yang meninggal. Kalau yang meninggal dua, yaitu ayah ibu, maka berarti pewarisnya ada dua. Dengan demikian, kalau yang meninggal lebih dari satu, maka pembagian warisan harus dilakukan beberapa kali sesuai kronologi kematian. Karena, idealnya warisan itu dibagian segera setelah seseorang meninggal. Adapun rinciannya sbb:

PEMBAGIAN WARISAN DARI IBU (MENINGGAL TAHUN 2003)

Kalau ibu anda memiliki harta pribadi milik sendiri, maka berikut pembagian warisnya:
(a) suami mendapat warisan 1/4 (seperempat)
(b) sisanya yang 3/4 diberikan kepada seluruh anak kandungnya yang saat itu masih hidup termasuk Ahmad nafi' dan Maichishoh. Sistem pembagiannya antara laki-laki dan perempuan adalah 2 banding 1. Cara termudah adalah jadikan harta yang 3/4 tersebut menjadi 12 bagian. Anak laki-laki masing-masing mendapat 2 bagian; sedangkan anak perempuan masing-masing mendapat 1 bagian.

PEMBAGIAN WARISAN DARI AYAH (WAFAT TAHUN 2004)

Adapun pembagian harta peninggalan ayah adalah semua harta dibagikan kepada seluruh anak kandung yang saat itu masih hidup termasuk Ahmad nafi' dan Maichishoh. Cara pembagiannya sama dengan di atas, yaitu 2 (untuk laki-laki) banding 1 (untuk anak perempuan). Cara termudah adalah jadikan harta tersebut menjadi 12 bagian. Anak laki-laki masing-masing mendapat 2 bagian; sedangkan anak perempuan masing-masing mendapat 1 bagian.

PEMBAGIAN WARISAN DARI AHMAD NAFI' (WAFAT TAHUN 2006)

Harta yang menjadi bagian dari Ahmad Nafi' (dari warisan ayah dan ibu) hendaknya diberikan kepada istri dan ke-3 anak (sayang anda tidak menyebut jenis kelamin anak-anak Ahmad Nafi'; jenis kelamin ahli waris sangat penting dalam warisan Islam). Caranya sbb:
(a) Istri Ahmad Nafi' mendapat bagian 1/8 (seperdelapan).
(b) Kalau ketiga anak Ahmad Nafi' terdiri dari laki-laki semua, atau campuran laki-laki dan perempuan, maka bagian yang 7/8 (tujuh perdelapan) diberikan kepada anak-anak dengan sistem 2 (untuk anak laki-laki) banding 1 (untuk anak perempuan).

Kalau ketiga anak Ahmad Nafi' ternyata perempuan semua, maka ketiga anak mendapat 2/3 harta warisan.

PEMBAGIAN WARISAN DARI MAICHISHOH (WAFAT TAHUN 2007)

Harta yang menjadi bagian dari Maichishoh (dari warisan ayah dan ibu) hendaknya diberikan kepada suami dan ke-3 anak (sayang anda tidak menyebut jenis kelamin anak-anak Maichishoh; jenis kelamin ahli waris sangat penting dalam warisan Islam). Caranya sbb:

(a) Suami mendapat 1/4 (seperempat)
(b) Kalau ketiga anak Maichishoh terdiri dari laki-laki semua, atau campuran laki-laki dan perempuan, maka bagian yang 3/4 (tiga perempat) diberikan kepada anak-anak dengan sistem 2 (untuk anak laki-laki) banding 1 (untuk anak perempuan).

Kalau ketiga anak Maichishoh ternyata perempuan semua, maka ketiga anak mendapat 2/3 harta warisan. Baca detail: Hukum Waris Islam

_________________________


WARISAN: WANITA PERAWAN WAFAT MENINGGALKAN SAUDARA

Asslamu Alaikum!!!
Saya mau tanya uztad tentang hak waris. Kasusunya begini:
saya punya tante (Saudara kandung bapak saya) telah meninggal dunia tanpa meninggalkan anak (tidak pernah menikah), dan tanpa meninggalkan ayah dan ibu (keduanya juga sudah meninggal sebelumnya).

Beliau meninggal dg meninggalkan 3 petak kebun. Saat ini tante saya yang meninggal itu masih punya 5 saudara perempuan dan 1 saudara laki2 yg masih hidup.. Semuanya saudara sekandung (1
bapak dan 1 ibu). Bagaimana pembagian harta warisaannya?
1. Apakah semua harta warisannya jatuh pada saudaranya yg satu2nya lelaki atau semua saudaranya yg 5 orang prempuan dan 1 orang laki dapat?

2. Bagaimana pembagiannya ustad?

3. Kemudian apakah dalam hal membagi warisan berupa tanah bisa dijual dulu baru dibagi? Karena kalau dalam bentuk tanah susah cara baginya..

Tolong jawabannya ustad beserta dalil2 yg mendukung karena masalah ini trus menerus diperdebatkan dlam keluarga saya.
Terima Kasih.. Wassalam!!!

JAWABAN

1. Harta warisan tersebut jatuh pada semua saudara kandungnya baik yang laki-laki maupun yang perempuan dengan sistem 2 banding 1. Maksudnya saudara laki-laki mendapat bagian dua kali lipat dari anak perempuan.

2. Pecah harta itu menjadi 7 bagian. Saudara laki-laki mendapat 2 bagian; sedang saudara perempuan masing-masing mendapat 1 bagian.

3. Apakah tanah itu dijual dulu baru dibagi atau langsung dibagi berupa tanah hal itu terserah kesepakatan ahli waris karena pada dasarnya harta warisan itu sudah menjadi hak milik ahli waris, jadi terserah para ahli waris semua untuk menentukan teknis pembagiannya. Detail dan dalil lihat: Hukum Waris Islam

_________________________


LEBIH BAIK MANA HAJI ATAU UMROH?

Assalaamu'alaikum,
Pak Ustad

Dengan kondisi naik haji yg harus menunggu kira2 16 tahun . Kira2 lebih baik haji atau umroh jika kita punya uang 25 juta.

Wa'alaikumsalam.

JAWABAN

1. Umroh itu hukumnya sunnah boleh dilakukan dan boleh ditinggalkan. Sedangkan haji itu wajib. Oleh karena itu, kalau anda hanya punya uang untuk salah satunya, maka pilihlah haji saja karena itu yang wajib. Baca detail: Haji dan Umroh

_________________________


SAAT IJAB QOBUL DITUNTUN, APAKAH BOLEH?

Assalamu'alaikum ustadz...saya mau tanya. waktu saya nikah sebelum ijab Qabul.. suami saya ditanya qabul nya mau dituntun atau sendiri..lalu suami saya bilang dituntun..
1. itu bagaimana ustadz? apakah boleh? Sukron..wassalamu'alaikum..

JAWABAN

1. Boleh dituntun. Jangankan dituntun, diwakili orang saja hukumnya boleh. Baca detail: Pernikahan Islam

_________________________


KELUAR CAIRAM SAAT HENDAK SHALAT

Assalamualaikum Ustadz, Saya tanya, saya bekerja di sebuah perusahaan di malaysia, ketika saya mau sholat saya selalu saja keluar cairan (wadhi) padahal sebelum wudhu sudah saya basuh dengan bersih, tapi ketika mau memulai sholat atau terkadang habis sholat saya masih menemukan cairan itu, saya tidak tau gimana caranya kalau ada masalah seperti ini.

1. tolong penjelasannya ya Ustadz.
mohon maaf atas semua kesilapan. Wassalamualaikum warahmatullohi wabarakatuh.

JAWABAN

1. Kalau keluarnya cairan itu ada masa jedanya (tidak terus menerus), maka tunggulah sampai masa berhenti lalu berwudhu dan shalat. Tapi kalau keluarnya cairan itu terus menerus maka anda masuk dalam kategori da'imul hadas atau orang yang selalu hadas. Dalam kasus ini maka anda dibolehkan tetap shalat walaupun keluar cairan. Caranya: (a) Bersihkan dulu cairan yang keluar; (b) pakailah celana dalam dengan memakai kapas atau pampers; (c) ambil wudhu dan segera lakukan shalat. Baca detail: Shalat Bagi Orang Beser

_________________________


ARISAN BIASA DAN ARISAN LELANG

Assalamu'alaikum Wr Wb

Saya mau bertanya.
1. Apa bedanya arisan biasa dengan arisan lelang?
2. dan arisan mana yang menurut islam itu boleh di lakukan?

Terima kasih. Wassalamu'alaikum Wr Wb

JAWABAN

Pada dasarnya semua jenis transaksi (Arab, muamalah) adalah boleh dalam Islam kecuali apabila mengandung riba atau gharar (tipuan).

Arisan dalam bahasa Arab disebut jum’iyyah al-Muwadzafin (جمعية المظفين) atau al-qardhu al-ta’awuni [القرض التعاوني] (tolong menolong dalam hutang). Hukum arisan biasa adalah boleh sebagaimana keterangan dalam Hasyiyah al-Qalyubi 2/258. Bolehnya arisan biasa ini dengan syarat apabila (a) uang peserta tidak berkurang atau lebih; (b) tidak ada unsur riba atau bunga.

Arisan lelang (China: Cho Wui; Vietnam dan Indonesia: Hui; Korea: Gae; Jepang: Tena-Moshi. Dari info yang kami ketahui, hasil yang diperoleh oleh peserta arisan lelang adalah tidak sama antara satu dengan yang lain. Apabila demikian, maka itu tidak dibolehkan karena ada unsur riba dan ada yang dirugikan. Baca: Bisnis Islam

_________________________



MIMPI KYAI TERKENAL MENINGGAL

Assalamualaikum.. Pak ustadz Maav saya mau bertanya tentang mimpi saya.. Saya bermimpi seorang kiai ulama besar di daerah tangerang pasar kemis KH. uci turtusi telah meninggal dunia di dalam mimpi saya..
1. Apa arti mimpi saya tersebut? Tolong pencerahan nya pak ustad

JAWABAN

1. Mimpi wafatnya orang alim, ulama atau ustadz bermakna bahwa di kawasan tersebut kemaksiatan dalam berbagai bidang akan semakin merajalela.

Makna ini tentu saja apabila mimpi anda berasal dari malaikat; bukan dari jin atau bunga tidur. Baca: Mimpi dalam Islam

_________________________


APES DIRI ATAU SIAL

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Sebelumnya perkenalkan saya berasal dari jawa barat,
saya mohon bimbingan ustadz dalam menghadapi masalah yg sedang menimpa saya belakangan ini. jika saya amati setiap bulan september sampai desember, saya sering menerima cobaan yg cukup dahsyat untuk diri saya, cobaan itu datang berbentuk masalah yang seolah datang bertubi. misalnya, tiba2 di tempat kerja ada masalah yg menimpa saya, lalu di rumah tangga juga tiba2 kami bertengkar keras bahkan sering hampir bercerai lalu seiring pula ditambah persoalan2 lain yang menurut saya selalu datang tiba2 tanpa terdeteksi penyebab awalnya. saya hanyalah manusia biasa, terkadang ada sedikit aral dan marah di situasi ini. sering pula saya su'udzon kepada teman, atau rekan kerja saya, walaupun saya selalu berusaha keras menghindari sikap su'udzon itu.

pak ustadz yang terhormat, hal ini telah saya amati lebih dari sepuluh tahun, seolah siklus yang berulang tak berkesudahan dan selalu di bulan2 itu. saya bingung menganalisa ini semua, apalagi karena beban masalah yang sangat berat ini saya serasa semakin terpuruk saja. pernah saya curhat ke sahabat baik saya, dia menganjurkan rukyah, tapi saya masih bingung karena saya hanya ingin jawaban sebelum melakukan rukyah.

yang terhormat pak ustadz, saya mohon penjelasan serta bimbingan dalam menghadapi masalah ini. saya haturkan terima kasih telah meluangkan waktu membaca email saya yang menggunakan jalur gratisan, semoga pak ustadz berkenan memberi bantuan
Wassalamu'alaikum wr wb salam hormat saya,

JAWABAN

Yang perlu dilakukan adalah fokus melakukan evaluasi dengan mengedepankan logika sebab akibat. Suatu peristiwa tidak terjadi tanpa adanya sebab. Termasuk dalam masalah konflik sosial baik dalam keluarga, dengan kolega kerja atau tetangga.

Terapi rukyah bukan solusi. Ruqyah hanya dilakukan umumnya bagi orang yang menderita gangguan jin. Sedangkan yang anda derita adalah gangguan psikologis saja.

Kami anjurkan agar anda semakin istiqomah beribadah; dan fokus dalam menangani masalah berdasarkan pada fakta bukan pada teori konspirasi.
Selengkapnya ...

Hukum Menikah dengan Keponakan

Hukum Menikah dengan Keponakan
HUKUM MENIKAH DENGAN KEPONAKAN

Asalamu alaikum wr.wb.
Saya mau nanya.. saya mempunyai keponakan laki2 dan kami saling mencintai. Saya bukan tante sedarah/kandung dari orang tua dia. Dia memanggil ibu saya dengan sebutan nenek. Sedangkan ibu saya kakak beradik dengan nenek kandung dia. Pertanyaannya
1. bolehkan saya menikah dengan dia?
2. Dan apa hukumnya? Terimakasih
Wasalamu alaikum wr.wb

TOPIK KONSULTASI ISLAM
  1. HUKUM MENIKAH DENGAN KEPONAKAN
  2. POLIGAMI TANPA IJIN ISTRI PERTAMA DAN TANPA RESTU ORANG TUA
  3. BERZINA DAN PUNYA ANAK, TAPI BELUM NIKAH
  4. ISTRI DITUDUH SELINGKUH, TIDAK DIBERI NAFKAH 2 TAHUN
  5. MENIKAHI WANITA AGAMIS TAPI ORANG TUANYA BERANTAKAN
  6. ISTRI DISURUH ORANG TUA GUGAT CERAI SUAMI
  7. WARISAN: BAGIAN ANAK LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN
  8. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM


JAWABAN

1. Kalau ibu anda dan nenek pacar anda adalah saudara kandung, maka anda dan ibunya adalah saudara sepupu. Berarti anda adalah bibi sepupunya dan dia keponakan sepupu Anda. Menikah dengan sepupu ke bawah termasuk keponakan sepupu adalah boleh karena bukan mahram (muhrim). Baca: Mahram (Muhrim) dalam Islam

2. Hukumnya boleh menikah. Posisi anda sama dengan Ali bin Thalib sepupu Nabi yang menikah dengan Fatimah putri Nabi. Fatimah adalah keponakan sepupu dari Ali bin Abi Talib. Baca: Pernikahan yang Diharamkan

_________________________


POLIGAMI TANPA IJIN ISTRI PERTAMA DAN TANPA RESTU ORANG TUA

Assallamu'alaikum ustad..
Saya mau tanya. Saya punya temen.. dia seorang lelaki dan sudah menikah punya anak juga, pernikahanya mulai tak harmonis setelah ada pihak ke 3.. Dia ingin menikahi wanita itu, tanpa bertanya pada istri syah,, dia cuma bertanya kepada ibunya,, sedang ibunya tidak setuju dan langsung jatuh sakit.. meskipun begitu dia tetap menikahinya. pertanyaan.nya..

1. Islam mengatakan bahwa syurga ada di bawah telapak kaki ibu..jika demikian ceritanya..masih bisakah dia masuk syurga..?? Sedang dia sudah durhaka terhadp ibunya..
2. dan mendzolimi anak dan istrinya
3. Dan bagaimana caranya kami menyikapi kejadian itu?

Tolong balasan nya ya ustadd,,
Terimakasih..
Wassallamu'alaikum

JAWABAN

1. Pernikahan yang tidak direstui orang tua (ibu / ayah) tidak otomatis menjadikan anak itu durhaka. Karena nikah itu dianjurkan dalam Islam dan nikah itu wajib jika bisa berakibat zina apabila tidak menikah. Taat pada ibu itu wajib, tapi taat pada Allah (yakni menghindari zina) juga wajib. Dalam hal ini maka menghindari zina harus didahulukan. Baca detail: Nikah Tanpa Restu Orang tua, Apakah Durhaka?

2. Poligami dibolehkan dalam Islam dan nikahnya sah walaupun tanpa ijin istri pertama (lihat QS An-Nisa 4:3). Kewajiban adanya ijin dari istri pertama adalah aturan negara, bukan aturan syariah Islam. Dalam Islam yang penting ijab kabul pernikahannya memenuhi syarat. Baca detail: Pernikahan Islam

Karena poligami dibolehkan oleh Islam, maka ia tidak menzalimi anak dan istrinya asalkan tetap memberi nafkah pada mereka.

3. Sebagai pihak luar, tentu saja anda tidak perlu bersikap apa-apa. Tapi kalau anda teman dekat istri pertama, maka sebaiknya anda motivasi dia supaya bersabar dan bahwa dia bisa menuntuk hak nafkah dari suami untuk dia dan anaknya.

Baca detail:
- Suami Wajib Menafkahi Istri Walaupun Kaya
- Kewajiban Ayah Menafkahi Anak
- Menyikapi Suami Poligami
_________________________


BERZINA DAN PUNYA ANAK, TAPI BELUM NIKAH

Assalamu'alaikum.
Ustadz saya mau bertanya, saya hamba Allah yg banyak dosa. Saya pernah berzina diluar nikah sampai mempunyai anak, tetapi setelah anak itu lahir dari pihak keluarga perempuan tidak setuju kalo kita langsung dinikahkan dengan cara mempunyai anak di luar nikah..

1. Yang saya tanyakan apakah salah, dan berdosa jika kami tidak langsung menikah ? Karna yang saya rasakan saat ini jika sudah berhubungan dengan lawan jenis, jika sudah lama tidak melakukannya saya suka ada keinginan untuk melakukannya lagi.
2. Karna status kami belum menikah dan jarak kami jadi jauh, sekarang untuk memenuhi keinginan saya berhubungan dg lawan jenis saya suka melakukan onani. Bagaimana hukumnya ustadz ?
3. Apakah saya harus meminta keluarga perempuan agar mengizinkan saya menikah dg nya ?
Terima kasih


JAWABAN

1. Iya Anda berdua salah dan berdosa karena telah berzina. Dan lebih salah lagi karena istri hamil sampai melahirkan tanpa ada hubungan nikah. Anak itu secara syariah bukanlah anak anda, nasabnya dikaitkan pada ibunya. Jadi, anda tidak berhak menjadi wali nikahnya kalau dia perempuan. Seandainya saat hamil anda nikahi, maka anaknya sah menjadi anak anda. Baca detail: Pernikahan Wanita Hamil Zina dan Status Anak

Baca juga: Wali Nikah Anak Zina

2. Onani hukumnya haram. Akan tetapi dosanya lebih kecil dibanding zina. Baca: Onani dalam Islam.

3. Sebaiknya begitu. Semakin cepat anda berdua menikah semakin baik. Baca detail: Pernikahan Islam


_________________________


ISTRI DITUDUH SELINGKUH, TIDAK DIBERI NAFKAH 2 TAHUN

Assalamualaikum. ...
Saya seorang istri dan ibu dari tiga anak. Selama saya menikah dgn suami saya (9th) Saya selalu dicemburui oleh suami. Saya selalu dituduh selingkuh bahkan hingga saya dituduh berzina. Saya seorang dosen, sedang Suami saya tidak bekerja. ..sedangkan selama ini yg mencukupi semua kebutuhan rumah tangga adalah saya. saya dan anak2 tidak pernah dinafkahi secara lahir. Tp saya tidak pernah mempersoalkan itu. Yg saya persoalkan adalah rasa cemburunya kepada saya yg begitu hebat.
Padahal saya betul2 tidak pernah selingkuh.

Hingga suatu saat dia merasa cemburu dgn teman sekantor saya sesama dosen. Untuk meredam situasi, saya mengundang teman saya tersebut ke rumah untuk menjelaskan situasi sebenarnya kepada suami saya. Tetapi ujung2 nya malah saya didiamkan oleh suami selama 2 tahun ini. Selama itu kita masih serumah tetapi tidak ada komunikasi. Dia tidak pernah menafkahi saya lahir batin selama itu.

Ujung2nya bulan mei kemarin suami saya pergi dari rumah dan tinggal di rumah orang tuanya. Jadi sudah sekitar 7 bulan kita pisah rumah. pak ustad.
1. Bagaimana saya harus mengambil keputusan dalam situasi yang seperti ini?
2. Saya harus bagaimana pak?
jazakallah wassalammualaikum warahmatullahi wa barakatuh.


JAWABAN

1. Selagi suami belum menceraikan anda secara lisan atau tulisan, maka status anda berdua tetap sebagai suami istri walaupun sudah pisah rumah.

2. Dalam situasi ini, anda punya dua pilihan: (a) mempertahankan rumah tangga ini dengan melakukan komunikasi intensif dengan suami baik langsung atau melalui mediator; atau (b) anda meminta cerai pada suami, kalau dia menolak anda dapat melakukan gugat cerai ke Pengadilan Agama. Terserah pilihan mana yang paling membuat anda nyaman; yang jelas kedua-duanya sama-sama dibolehkan dalam syariah Islam maupun negara. Baca detail: Cerai dalam Islam


_________________________


MENIKAHI WANITA AGAMIS TAPI ORANG TUANYA BERANTAKAN

Assalamu'alaikum..
Saya mau tanya, apakah salah apabila saya ingin menikahi seorang wanita yang mempunyai seorang ibu menikah lebih dari 2.. dan keluarganya dengan kondisi yang kurang berada..
Dalam masalah ini, ibu saya tidak memberikan restu dikarenakan wanita tersebut bisa seperti ibunya dalam hal keturunan..
Padahal wanita tersebut insyaAllah mempunyai akhlak yng baik, bukan wanita yng nakal. Dengan kondisi orang tuanya yng begitu berantakan, dia masih bisa di jalan Allah..

1. Apakah keturunan sangat berpengaruh dari segi agama islam.
2. Kenapa orang tua saya kok begitu ngototnya melarang saya menikahi wanita tersebut..
3. Apakah sudah haram kalau menikahi wanita tersebut?
Terima kasih..
Wassalamu'alaikum..

JAWABAN

1. Karakter dan perilaku umumnya memang menular ke anak. Anak yang baik biasanya berasal dari orang tua yang baik. Dalam kasus pacar anda itu termasuk pengecualian.

2. Kalau orang tua anda keberatan itu bisa dimaklumi walaupun calon anda akhlaknya baik. Karena dia memikirkan dua hal: pertama, dia tidak ingin punya calon besan yang buruk perilakunya karena itu akan membuatnya malu secara sosial. Kedua, dia kuatir calon cucunya kelak akan hidup bersama neneknya (mertua anda) dan bisa ketularan perilaku buruknya. Karena pernikahan ideal tidak saja adanya keharmonisan antara suami istri, tapi juga antara besan.

3. Tidak haram. Anda boleh menikah dengannya.

_________________________


ISTRI DISURUH ORANG TUA GUGAT CERAI SUAMI

Assalamualaikum. Wr. Wb..
Saya mau minta solusi bagaimana baiknya.. Orang tua saya ingin saya bercerai dengan suami saya karena mereka tidak suka dengan perilaku suami saya, tapi jujur saya merasa sangat berat akan hal itu, memang saya juga jengkel dengan sifatnya, tapi saya tidak mau bila harus bercerai, saya tidak mau anak saya menjadi korban..

1. Mohon solusinya..

JAWABAN

1. Anda boleh memilih antara dua: mengikuti anjuran orang tua atau tetap bersama suami. Namun kalau tetap bersama suami pastikan suami tahu bahwa orang tua anda ingin dia berubah perilakunya dan pastikan juga bahwa anda tetap hormat dan menjaga ucapan yang baik pada orang tua.

Baca detail:
- Hukum Taat Orang Tua
- Dipaksa Orang Tua Gugat Cerai Suami
- Ibu Paksa Putrinya Ceraikan Suami
Selengkapnya ...