Hukum Adopsi Anak Zina

Hukum Adopsi Anak Zina
HUKUM MENGADOPSI ANAK ZINA

Assalamualaikum warahmatullahiwabarakatu ustad...perkenalkan saya tia dari NTB..saya mau nanya ni ustad...saya kan udah nikah kurang dari 4tahun.. terus suami saya pengen adopsi anak yang hasil dari zina(anak tanpa bapak) yang saya tanyakan

1. apakah keputusan suami saya benar atau salah ustad tapi suami saya sudah niat banget pengen adopsi anak itu dan hukumnya apa....???

tolong jawabanya ustad saya dalam keadaan bingung ni...terimakasih sebelumnya..wassalam

TOPIK KONSULTASI ISLAM
  1. HUKUM MENGADOPSI ANAK ZINA
  2. STATUS ANAK DI LUAR NIKAH
  3. MENIKAH SAAT HAMIL, BAGAIMANA STATUS ANAK?
  4. PERKAWINAN JANDA DENGAN WALI HAKIM
  5. APA BENAR TAHLILAN ITU BID'AH?
  6. MIMPI MENEMUKAN UANG DI JALAN
  7. ANAK YATIM INGIN BELAJAR AGAMA
  8. TANGGAL AWAL BULAN PUASA RAMADAN TAHUN 2008 - 2012
  9. HUKUM MENGUCAPKAN SELAMAT NATAL
  10. WAS-WAS KENTUT DAN MENYURUH SETAN PERGI, APA SYIRIK?
  11. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM


JAWABAN

1. Anak zina pada dasarnya suci. Ia tidak membawa dan tidak memikul dosa orang tuanya. Ia bisa masuk sorga atau neraka tergantung dari amal ibadahnya sendiri. Oleh karena itu, tidak ada larangan untuk merawat anak zina, mendidiknya dan menyekolahkannya sampai pendidikan tertinggi. Namun demikian, ada permasalahan hukum kalau mengambil anak yang tidak memiliki hubungan kemahraman dengan anda dan suami. Status anak tersebut tetap sebagai orang lain dan tidak ada hubungan kekerabatan dengan anda berdua. Oleh karena itu, kalau dia perempuan, maka haram hukumnya melakukan khalwat (berduaan dalam satu ruangan) dengan suami anda di rumah. Kalau dia laki-laki, maka haram baginya untuk berduaan dengan ibu angkatnya. Karena Islam melarang adanya khalwat antara dua lawan jenis yang bukan mahram dan bukan suami istri. Lihat: Khalwat dalam Islam

Solusi dalam mengadopsi anak agar tidak timbul masalah mahram ini ada dua: Pertama, ambil anak yang ada hubungan mahram (kekerabatan dekat) dengan orang tua angkat yang lawan jenis. Misalnya, kalau anak perempuan, maka hendaknya ia ada hubungan mahram dengan bapak angkat. Kalau yang akan diadopsi itu anak laki-laki, maka hendaknya ia mahram dengan ibu angkatnya. Dengan demikian maka tidak ada penghalang untuk khalwat dan membuka sebagian aurat di depan anak angkat. Baca: Hubungan Mahram dalam Islam

Alternatif kedua adalah menjadikan anak tersebut sebagai anak susuan (radha'ah) dengan cara ibu angkat menyusui anak tersebut saat bayi (sebelum usia 2 tahun). Apabila demikian, maka ia menjadi mahram bagi ibu dan bapak angkatnya. Lebih detail: Radha'ah dalam Islam

Perlu juga diketahui, bahwa anak angkat tidak mewarisi. Ia tidak mendapat warisan apapun apabila orang tua angkatnya meninggal dunia. Jadi, kalau mau memberikan bagian harta pada anak angkat, hendaknya diberikan saat orang tua masih hidup.

Baca juga: Hukum Adopsi anak dalam Islam
____________________


STATUS ANAK DI LUAR NIKAH

Assalamu'alaikum warrahmatullah wabarakatuh
Ustadz, saya mau bertanya...
Si A menikah dengan si B, dalam keadaan hamil kurang lebih berusia empat bulan karena hamil diluar nikah dan si B ini merupakan Ayah biologisnya kemudian lahirlah si C, tapi mereka tidak melakukan pernikahan ulang hingga sekarang telah lahir anak-anaknya yang lain, D dan E

1. Yang mau saya tanyakan bagaimana dengan nasab C, D dan E ini apakah bernasab pada Ibunya semua atau hanya si C saja yang bernasab pada Ibunya sedangkan D dan E bernasab pada laki-laki yang menikahinya atau ketiganya bernasab pada Ayah biologisnya,
terima kasih Wassalamu'alaikum warrahmatullah wabarakatuh

JAWABAN

1. Menurut pendapat madzhab Syafi'i dan mayoritas ulama dari madzhab lain, C, D dan E semua bernasab pada ayahnya. karena pernikahannya hukumnya sah dan tidak perlu diulang. Lihat detail: Perkawinan Wanita Hamil Zina dan Status Anak

Baca juga analisa mendalam: Status Anak Perkawinan wanita hamil zina
____________________


MENIKAH SAAT HAMIL, BAGAIMANA STATUS ANAK?

Assalamu'alaikum wr.wb
Maaf pak uztad saya mau nanya perihal perkawinan saya yg tidak direstui mertua saya dikarenakan saya dr orang tidak mampu sdgkan suami saya orang tua nya kaya jd status sosialnya beda akhirnya dia benci tp suami saya menghamili saya dlu sampe akhirnya kami menikah dlm keadaan saya hamil 3 bulan dengan terpaksa orang tuanya merestui tp didlm perjalanan pernikahan saya tiap hri selalu ada masalah karena saya tinggal dengan mertua sampe akhirnya saya hamil anak ke 2 karena anak saya yg pertama pgn pyk adik yg saya tanyakan :
1. Apakah saya hrs menikah lagi dengan suami saya?
2. Apabila saya cerai ke 2 anak saya adalah hak perdata ada pada saya?
3. Apabila ke 2 anak saya nikah hrs wali hakim karena kebetulan anak saya dua2 nya wanita?

Mohon pencerahan nya...trimaksh byk.
Wassalamu'alaikum wr.wb

JAWABAN

1. Tidak perlu menikah lagi. Perkawinan anda saat hamil itu sah asal pernikahannya memenuhi syarat perkawinan yang sah yaitu ada wali nikah dari pihak permepuan, ijab kabul dan dua saksi. Lihat: Pernikahan Islam
2. Iya kalau masih kecil. Kalau sudah dewasa, maka terserah anak itu memilih mau ikut siapa.
3. Tidak perlu wali hakim. Nasabnya tetap ke ayahnya. Lihat detail: Perkawinan Wanita Hamil Zina dan Status Anak

Baca juga analisa mendalam: Status Anak Perkawinan wanita hamil zina

____________________


PERKAWINAN JANDA DENGAN WALI HAKIM

Assalamualaikum..mohon bantuannya ustadz..
Teman saya janda, menikah dengan laki2 muslim diwalikan oleh penghulu secara diam2 krn orangtua teman saya tidak suka dengan calon suaminya.
1. Sahkah pernikahan mereka?. Mereka buta tentang hukum pernikahan wkt itu.. Saat ini mereka sudah memiliki seorang putra..
2. apakah anak ini bernasab ibunya atau tetap ayahnya?..
3. Perlukah pernikahannya mereka ulang?
Trm kasih atas bantuan ustadz.. semoga menjadi pahala buat ustadz.. Aamiin..
Trm kasih

JAWABAN

1. Pernikahannya sah. Kalau wali nikah tidak setuju, maka wali hakim boleh menjadi penggantinya. Lihat: Kapan Wali Hakim Boleh Menjadi Wali Nikah
2. Anak bernasab pada ayahnya karena pernikahannya sah.
3. Pernikahan tidak perlu diulang. Lihat detail: Perkawinan Wanita Hamil Zina dan Status Anak

Baca juga analisa mendalam: Status Anak Perkawinan wanita hamil zina

____________________


APA BENAR TAHLILAN ITU BID'AH?

assalamu'alaikum...
1. Apa benar tahlilan itu bid'ah

JAWABAN

1. Benar, tahlil itu bid'ah. Tapi bid'ah yang dibolehkan. Sebagaimana bid'ah-nya dan bolehnya kita memakai mobil, telpon, dan internet dan berbagai hal-hal baru yang lain.
Ada dua perbedaan pendapat khususnya dalam soal tahlil dan Maulid Nabi antara kalangan Ahlussunnah Waljamaah (baca, NU) dengan aliran Wahabi Salafi.

NU berpendapat bahwa tahlil adalah bagian dari masalah muamalah, bukan masalah ibadah. Dan hukum asal dari masalah muamalah adalah boleh sesuai dengan kaidah fikih bahwa "Hukum asal dari segela sesuatu (non-ibadah) adalah boleh". Sedangkan kaum Wahabi menganggap tahlil dan maulid Nabi adalah masalah ibadah dan dalam kaidah fikih dikatakan bahwa "Hukum asal dari ibadah adalah haram kecuali ada dalil yang membolehkan". Jadi, perbedaan dalam soal ini hanyalah terkait dengan penafsiran dan sudut pandang yang berbeda atas suatu masalah. Lihat: Bid'ah dalam Islam

Baca juga:
- Hukum Peringatan Maulid Nabi
- Hukum Tahlil dan Istigosah

____________________


MIMPI MENEMUKAN UANG DI JALAN

Asalamualaikum Wr.Wb.
Ustad saya mau bertanya tentang mimpi saya, yang baru saja saya alami malam ini hari kamis tanggal 10 Juli 2014 jam 23.00. Tentang saya bermimpi sedang berjalan berdua dengan teman saya di jalan raya, namun ketika di tengah jalan saya menemukan uang sebesar Rp.54.000,-. Lalu yang ingin saya tanyakan
1. apa arti dari mimpi saya itu berhubungan dengan kehidupan saya?
Terimakasih atas perhatiannya ustad. Mohon bantuanya.
Waslamualaikum Wr.Wb

JAWABAN

1. Kalau mimpi itu berasal dari Malaikat, maka itu mimpi yang baik pertanda anda akan mendapatkan kegembiraan. Kegembiraan itu bisa berupa dapat rejeki harta atau anak. Tapi kalau mimpi itu ternyata berasal dari jin atau diri sendiri, maka ia tidak ada arti apa-apa. Lihat detail: Mimpi dalam Islam

____________________


ANAK YATIM INGIN BELAJAR AGAMA

Assalamualikum ya ustadz/ustadzah PP Alkoirot, saya cowok 17 tahun yatim piatu, saya menjadi yatim piatu sejak 1 tahun lalu, orang tua saya meninggal dunia dan mewariskan harta berupa ; rumah, tanah, dan uang sebesar 150 juta,

pertanyaan saya ustadz.

1. Jika uang tersebut saya gunakan untuk mencapai cita cita saya yaitu belajar agama apakah itu baik ?
2. tapi keinginan saya itu tidak di restui oleh kluarga besar saya, mereka beralasan bahwa jika uang itu di gunakan untuk hal tersebut sangat "eman-eman", dan jika saya nekad untuk hal trsebut maka
3. bagaimana yang harus saya lakukan dan apa yang harus saya jelaskan kepada mereka ? Trima kasih

JAWABAN

1. Kalau yang dimaksud belajar agama itu adalah belajar ke pesantren, maka itu sangat bagus. Tapi pastikan, anda tidak salah dalam memilih pesantren. Cari pesantren yang berafiliasi ke NU, hindari pesantren Wahabi. Agar anda dapat menjadi sosok yang moderat dan tidak radikal. Lihat: Cara Memilih Pesantren

2. Keluarga besar anda tampaknya buta tentang pesantren. Dalam pesantren itu bukan hanya mempelajari ilmu agama, tapi juga ilmu umum. Bukan hanya madrasah diniyah, tapi juga ada sekolah formal. Lulusan pesantren bisa kuliah di universitas negeri dari S1, S2 sampai S3 kalau mau.

3. Teruskan niat anda. Jelaskan pada mereka seperti pada poin #2. Dan ajak mereka melihat contoh pesantren melalui situs www.alkhoirot.com

____________________


TANGGAL AWAL BULAN PUASA RAMADAN TAHUN 2008 - 2012

assalaamu'alikum wr. wb.

ustadz,
saya seorang anak lelaki berumur 12 tahun. saya ingin bertanya.

1. puasa pertama di bulan Ramadhan tahun 2012, 2011, 2010, 2009, dan 2008 itu kapan ustadz ? menurut pemerintah ?
maaf bila cara saya menulis e-mail salah.
terima kasih ustadz.

wassalaamu'alikum wr.wb.

JAWABAN

1. Awal Ramadhan versi pemerintah adalah sbb: tahun 008 Senin 1 September 2008; tahun 2009 Sabtu, 22 Agustus 2009; tahun 2010 Rabu, 11 Agustus 2010; tahun 2011 Senin 1 Agustus 2011; tahun 2012 21 Juli 2012. Lihat juga: Panduan Puasa Ramadhan

____________________


HUKUM MENGUCAPKAN SELAMAT NATAL

1. Pak ustad saya mau tanya apa hukum orang islam mengucapkan natal atau selamat untuk perayaan untuk non-muslim?

JAWABAN

1. Hukumnya boleh mengucapkan selamat natal asal tidak mengikuti ritual ata sakramen natalnya. Lihat: Hukum Mengucapkan Selamat Natal

____________________


WAS-WAS KENTUT DAN MENYURUH SETAN PERGI, APA SYIRIK?

Assalamualaikum
maaf ustadz saya mau konsultasi .. saya beberapa tahun ini terkena was was setan(sering kentut ketika wudhu dan salat) ini disebabkan gangguan setan... suatu hari ketika saya mau wudhu tanpa sadar saya spontan mengucapkan "tan/(setan) tolong jangan ganggu
sholat aku" dengan maksud mengusir setan dari kehidupanku ustadz, bukan meminta bantuan setan.
1. apa saya telah syirik?

JAWABAN

1. Tidak apa-apa, tidak syirik. Itu bukan meminta pada setan tapi mengusir setan. Perlu diketahui bahwa penyebab was-was itu memang setan, tapi setan itu belum tentu dari jin. Ia bisa juga berasal dari manusia (QS An-Nas ayat 6). Dan manusia itu bisa jadi adalah diri sendiri.

Terlepas dari itu, was-was anda itu adalah penyakit yang perlu segera disembuhkan agar tidak terjerumus ke dosa. Was was sebenarnya tidak sulit dihilangkan asalkan anda berpedoman pada peraturan hukum fikih yang benar, bukan pada perasaan.

Kentut itu memang membatalkan wudhu, tapi kalau itu meyakinkan dan ada buktinya. Buktinya adalah terdengar suara atau tercium bau. Kalau masih praduga, maka itu dianggap tidak ada. Nabi bersabda:
شُكِىَ إلى النبي الرجل يخيل إليه أنه يجد الشيء في الصلاة فقال : لاينصرف حتى يسمع صوتا أو يجد ريحا

ِArtinya: Dilaporkan pada Nabi tentang seorang laki-laki yang berfikir (atau merasa) bahwa dirinya kentut saat shalat. Nabi bersabda: Jangan berhenti shalat (artinya wudhunya tidak batal) kecuali kalaumendengar suara atau mencium bau (kentut).

Hadits tersebut lalu dibuat dalil dari kaidah fikih bahwa Yakin tidak bisa dihilangkan oleh keraguan. Lihat: Kaidah Fikih
Selengkapnya ...

Bagian Waris Suami, Anak dan Cucu

Bagian Waris Suami, Anak dan Cucu

BAGIAN WARIS ANAK PENINGGALAN SUAMI DAN ISTRI

Assalammu ‘alaikum Wr. Wb.

Saya ingin menanyakan hukum waris sebagai berikut.

Harta waris berupa harta bersama suami (A) dan istri (B), (B) meninggal tahun 1990, dari perkawinan (A)&(B) lahir 3 anak laki-laki (C,D,E) dan 2 anak perempuan (F,G). Lalu (F) meninggal tahun 2000 dengan meninggalkan 2 anak perempuan kandung (H,I). Pada tahun 2005, (A) meninggal dunia. Berapa bagian masing-masing anak & Cucu (H,I) menurut hukum islam?

Terima kasih,
Wassalammu ‘alaikum Wr.Wb.

TOPIK KONSULTASI ISLAM
  1. BAGIAN WARIS ANAK PENINGGALAN SUAMI DAN ISTRI
  2. HARTA WARISAN ISTRI APA JADI HARTA BERSAMA SUAMI JUGA?
  3. ISTRI GUGAT CERAI, SUAMI SELINGKUH INGIN REKONSILIASI
  4. DIAJAK NIKAH PACAR, ORTU TIDAK SETUJU
  5. MIMPI JADI ISTRINYA DARI PACAR
  6. TIDAK MAMPU MEMBAYAR KAFARAT ABORSI
  7. ORTU MELARANG ISTRI IKUT SUAMI
  8. ISTRI KEDUA MINTA CERAI
  9. BAGAIMANA AGAR DOSA BESAR BISA DIAMPUNI?
  10. BOLEHKAH MENIKAHI WANITA MUALAF?
  11. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM


JAWABAN

Hal pertama yang perlu diketahui adalah bahwa harta warisan itu harus langsung dibagikan kepada ahli waris segera setelah pewaris meninggal dunia. Jangan ditunda sedikitpun. Dan anda telah melakukan kesalahan ini sehingga sampai terjadi beberapa kematian tanpa terjadinya pembagian harta warisan.

Hal kedua, dalam syariah Islam tidak ada istilah harta bersama (gono gini) suami istri kecuali kalau memang harta tersebut didapat dari usaha bersama. Karena itu, hak milik harta dikembalikan kepada pemiliknya yang berhak. Kalau yang berusaha adalah suami, maka harta milik suami. Begitu juga kalau yang usaha itu istri, maka harta itu milik istri. Kalau harta itu hasil kerja bersama, maka baru disebut harta bersama. Namun demikian, suami istri itu saling mewarisi dalam jumlah tertentu kalau mereka meninggal. Siapa yang meninggal lebih dulu antara kedua suami istri, maka ia menjadi pewaris sedangkan yang hidup menjadi ahli warisnya. Lihat: Harta Gono Gini dalam Islam

Dalam kasus di atas, pengelola harta waris yakni A telah melakukan kesalahan besar dengan tidak langsung membagi warisan dari almarhumah istrinya pada ahli waris yang berhak. Sehingga, dia secara sadar atau tidak telah memakan harta orang lain, yakni para ahli waris, dalam kesehariannya. Agar A tidak berdosa, maka hendaknya ahli waris memaafkan keteledorannya ini dan merelakan harta-harta yang termakan di masa lalu.

Karena sudah terjadi tiga kematian, maka pembagian harta waris harus dilakukan dalam tiga tahap sesuai dengan kronologi kematian sebagai berikut:

PEMBAGIAN HARTA WARIS PENINGGALAN ISTRI (B) YG WAFAT TAHUN 1990

(a) A sebagai suami mendapat bagian waris 1/4 (seperempat) dari harta yang betul-betul milik istri sepenuhnya. Kalau memang itu ada.
(b) Sisanya yakni yang 3/4 (tigaperempat) diberikan pada anak-anak laki-laki dan perempuan yang saat itu masih hidup. Karena F saat itu (tahun 1990) masih hidup, maka ia juga berhak mendapat warisan dari ibunya. Dalam pembagian warisan ini anak laki-laki mendapat bagian dua kali lipat dari anak perempuan. Jadi, harta yang 3/4 itu dibagi 8 (delapan) bagian. Ketiga anak laki-laki masing-masing mendapat 2 (dua) bagian, sedang kedua anak perempuan masing-masing mendapat 1 (satu) bagian.
(c) Kalau orang tua F (hidup) masih ada, maka

PEMBAGIAN HARTA WARIS F YG WAFAT TAHUN 2000

Karena saat ini F (anak perempuan) itu sudah meninggal, maka hartanya (yakni harta yang didapat dari warisan ibunya dan harta miliknya) harus diwariskan lagi sesuai ketentuan hukum waris Islam sbb:

(a) Suami F mendapat bagian 1/4 (seperempat) kalau saat itu masih hidup dan berstatus suami (belum cerai).
(b) Dua anak perempuan mendapat bagian 2/3 (dua pertiga)
(c) Ayah dari F yakni A mendapat bagian 1/6

1/4 = 6/24 = 6/26 x harta
2/3 = 16/24 = 16/26 x harta waris
1/6 = 4/24 = 4/26 x harta waris
------------
Total = 26/24 -> masalah aul menjadi: 26/26
Lihat: Masalah Aul dalam Waris Islam

PEMBAGIAN HARTA WARIS A YG WAFAT TAHUN 2005

Harta waris A dibagi pada seluruh anak-anaknya yang saat ini masih hidup. Sedangkan cucu --yakni anak-anak dari F -- tidak dapat bagian waris dari kakeknya karena terhalang oleh anak.

Catatan: Kalau A memiliki orang tua (ayah, ibu) yang masih hidup, maka berhak juga mendapat bagian warisan.
______________________


HARTA WARISAN ISTRI APA JADI HARTA BERSAMA SUAMI JUGA?

assalamu'alaikum wr wb
tadz mau tanya tadz seputar warisan
pertanyaanya apakah setelah anak (istri) mendapatkan warisan dari orangtuanya (ibu/bapak) menjadi harta suami juga?

sekian terimakasih di tunggu jawabannya wassalamu'alaikum wr wb

JAWABAN

1. Harta warisan tidak menjadi harta bersama. Baik dalam tingjauan negara maupun menurut aturan syariah Islam. Dalam Undang-undang Perkawinan UU No 1 Tahun 1974 Pasal 25 ayat 2 dikatakan "Harta bawaan dan masing-masing suami dan isteri dan harta benda. yang diperoleh masing-masing sebagai hadiah atau warisan, adal.ah di bawah penguasaan masing-masing sepanjang para pihak tidak menentukan lain." Lihat detail di sini.

Sedangkan menurut syariah Islam aturannya sudah jelas yakni bahwa harta bersama atau harta gono gini itu terjadi hanya apabila harta tersebut hasil dari usaha kerja sama kedua pihak suami istri. Lihat detail: Harta Gono Gini dalam Islam

______________________


ISTRI GUGAT CERAI, SUAMI SELINGKUH INGIN REKONSILIASI

Assalamualaikum wr.wb
Saya Yoga umur 32th, sy beristri umur 34th, beranak 2 cewek smua, saya menikah thn 2004, menikah karna istri saya hamil wktu anak peratama. Keluarga saya gak pernah harmonis karna mulai dr awal nikah sampe sekarang tiap hari ribut terus, berantem terus, sampe2 saya selingkuh dengan Mahasiswa udah 3thn yang lalu. slingkuhan saya berumur jauh lbih muda dr istri saya, 20thn mkin skarang umurnya.

Saya sudah berhubungan dgn slingkuhan saya bahkan sampai hamil dan skrg dah 7 bulan, tapi sayang khamilan itu kandas di akhir Juni kemarin, gak tau kemana janin di rahim kandungan slingkuhan saya hilang ntah itu kemana, saya bgitu sedih tau kjadian itu, apa yg terjadi dan azab apa yg mnimpa slingkuhan saya. saya sudah jujurkan ke istri saya kalo yg ku lakuin slama ini, sampe slingkuh dan hamil, tp anak di kandungan itu hilang, tapi istri saya malah mengajukan talak kepada saya,

yang saya tanyakan,
1. apakah masih bisa saya rukun dengan istri saya atokah saya setujuin kalau istri saya minta cerai?
2. Kalo boleh tau kenapa bayi di kandungan hilang begitu saja, padahal gak keguguran?
3. Gimana cara mendoakan anak yg hilang sejak di kandungan itu kalo di kasih nama di beri Bin apa binti?
4 Sekarang istri saya pergi tinggalin saya ke rumah ortu saya, dan ortu saya akan brikan saran yg terbaik buat saya, apa yg hrus saya lakukan, pdahal saya takut pada ortu saya.

wasalamualaikum wr.wb

JAWABAN

1. Seandainya pun anda menolak untuk menceraikan istri, namun secara hukum negara, istri sudah terpenuhi syarat untuk melakukan gugat cerai karena suami sudah melakukan selingkuh. Dari segi sosial dan psikologis, bisa tidaknya berdamai dengan istri akan sangat tergantung kepada kemarahan istri pada anda. Kalau dia bisa dibujuk, maka tidak ada jeleknya rumah tangga diteruskan. Namun kalau dia sudah bersikukuh dan teguh untuk cerai, maka tidak ada gunanya anda mempertahankan rumah tangga. Biarkan dia berbahagia dengan perceraian tersebut dan doakan dia mendapatkan ganti yang lebih baik dari anda.

2. Kadang-kadang itu terjadi dan dapat diterangkan secara medis. Jadi, tidak perlu mengira itu ada faktor gaib dan semacamnya.
3. Ya didoakan saja sesuai dg harapan anda. bin-nya ya ayahnya.
4. Anda harus hadapi konsekuensi dari perbuatan anda dengan hati yang lapang dan siap menanggung segala resiko yg ditimbulkan.

______________________


DIAJAK NIKAH PACAR, ORTU TIDAK SETUJU

Ass wr.wb
pa ustad saya mau tanya..
Usia saya 18 tahun,saya memiliki pasangan (pacar) 9 tahun di atas saya.dia sering kali mengajak saya untuk menikah dengan alasan menghindarkan zina, tp orang tua saya sepertinya tidak setuju. saya belum pernah menceritakan kl saya sudah 1 tahun ini berpacaran.karena ibu saya terutama,kurang suka jika dia menjadi suami saya kelak.

1. apakah sah jika (seandainya) saya sudah meminta restu, namum tdk direstui dan saya menikah tanpa restu dari org tua saya?
Terimakasih pak atas jawabannya..

JAWABAN

1. Dalam suatu pernikahan yang diperlukan bagi seorang wanita adalah restu bapak karena dia adalah yang akan menjadi wali nikah dan wali nikah adalah salah satu syarat utama keabsahan nikah. Jadi, mintalah restu pada ayah anda. Kalau dia tidak setuju, maka Islam membolehkan anda meminta wali hakim menjadi wali nikah. Wali hakim adalah pejabat KUA dan jajarannya. Lihat: Pernikahan Islam

______________________


MIMPI JADI ISTRINYA DARI PACAR

Assalamualaikum wr.wb ,

pak ustadz , saya mau tanyaa ..

saya sudah 2 hari mimpi menjadi seorang istri dari pacar saya dan saya tinggal di rumah orang tua saya . itu artinya apa ya ustadz ? mimpi itu datang 2x di alam tidur saya .

mohon info jawaban dari arti mimpi saya itu ya ust ..

Terima kasih .
Wassalamualaikum .

JAWABAN

Itu artinya betul-betul mencintai pacar anda tersebut. Kalau memang anda betul-betul menyukainya, maka mintalah dia menikahi anda agar supaya tidak selalu terjadi dosa pada Allah. Karena berpacaran secara fisik, dalam arti sering bertemu langsung dan berduaan (khalwat), dalam Islam adalah haram. Ajaklah dia menikah, kalau dia menolak, maka tinggalkan dia. Karena berarti dia tidak serius. Banyak kasus laki-laki hanya mau memacari wanita saja tapi tidak mau menikahi. Lihat: Hukum Pacaran dalam Islam

Baca juga: Khalwat dalam Islam
______________________


TIDAK MAMPU MEMBAYAR KAFARAT ABORSI

Assalamualaikum Wr Wb,
pak Ustadz, saya sudah membaca artikel bapak mengenai hukuman yang melakukan aborsi sesudah 120 hari adalah membayar GHURRAH dan Kaffarah.
Untuk Ghurrah adalah adalah membayar harta sebesar 212,5 gram emas.
pertanyaannya:
1. Bagaimana jika pelaku adalah orang yang tidak mampu yang tidak sanggup membayar denda sebanyak itu ? apakah ada cara lain untuk menebus dosa nya pak ustadz ? Terima Kasih.
wassalam.

JAWABAN

1. Tidak semua ulama mewajibkan kafarat atau ghurrah. Hanya dari ulama madzhab Hanbali saja yang menyatakan demikian. Sedangkan dari madzhab Syafi'i tidak. Artinya, tidak apa-apa tidak membayar kafarat dan malah tidak perlu. Yang paling penting adalah segeralah bertaubat, isi hari-hari kedepan anda dengan amal ibadah yang baik, membantu sesama manusia, berbuat baik dan santun kepada manusia dan lain-lain. Lihat: Cara Taubat Nasuha.

Baca juga: Hukum Aborsi dalam Islam

______________________


ORTU MELARANG ISTRI IKUT SUAMI

assalamualaikum wr.wb.
saya menikah hampir 1tahun dan sudah mempunyai 1orang putra. saya PNS dan suami saya karyawan PT. sejak awal saya dan suami sudah berencana akan tinggal dirumah suami saya. suami saya hanya tinggal berdua dengan ibunya. tp keluarga saya, terutama bapak saya sangt menentang keinginan saya, bapak saya menginginkan saya tetap tinggal di rumah, apa pun yang terjadi saya tak boleh ikut suami saya. dulu saya pernah menguarakan keinginan saya, tapi bapak saya langsung marah dan bilang saya boleh pindah tapi harus keluar dari PNS dan semua ijasah dan SK akan dibakar.

kini putra kami telah lahir seminggu lalu, saya dan suami sudah sepakat mencarikan akte tanpa suami saya harus pindah ketempat tinggal saya, karna KK suami hanya bersama ibunya yang sudah tua dan sakit2an. tapi bapak saya tidak peduli, dan tetap menyuruh suami saya pindah dan membuat KK d tempat tinggal saya. suami saya berasal dari kabupaten yang berbeda dengan saya.

bapak saya juga selalu ingin tau keuangan kami, berapa gaji kami dan untuk apa. sehingga kami merasa sangat tertekan. bahkan kemarin bapak saya hampir menggampar saya karna masalah ini.
yang ingin saya tanyakan:
1. apa yang harus saya lakukan dengan keadaan ini?
2. bagaimana jika suami saya mengajak saya pindah kerumahnya, sedangkan ortu saya sangat melarang? siapa yg sebaiknya saya ikuti?
3. apa suami saya salah jika tidak mau membuat KK sendiri ditempat tinggal saya?

JAWABAN

1. Pertama, sebaiknya jaga baik-baik barang-barang berharga anda yang kata ayah anda akan dibakar. Simpan di tempat yang aman. Kedua, jangan menentang orang tua. Biarkan mereka menikmati hari tuanya dengan melihat anaknya yang berhasil meniti karir bekerja dan sekaligus mentaati perintahnya. Jangan lukai hati orang tua dengan melawan kehendak mereka. Ketiga, namun demikian, sebagai PNS, anda dapat mensiasati keinginan pisah dari orang tua tersebut dengan cara yang lebih elegan. Contohnya, anda bisa minta pindah tempat dinas ke atasan anda. Tentu saja jangan minta pindah ke kabupaten tempat suami anda. Tapi mintalah pindah ke tempat lain yang penting di sini membiasakan orang tua anda berpisah dengan anda. Setelah itu, beberapa bulan atau tahun, baru pindah ke tempat suami kalau memungkinkan.

2. Sebaiknya ikuti keinginan orang tua. Suami harap memaklumi. Orang tua berhak dihormati dan ditaati selagi tidak menyuruh berbuat dosa. Mereka yang mengasuh anda sejak bayi sampai bisa bekerja. Mereka yang membiayai anda sekolah, dst. Tidakkah anda ingin membalas budi itu dengan sekedar mengikuti perintah mereka?

3. Tidak ada salahnya mengikuti kemauan orang tua anda dan membuat KK di rumah anda. Orang muda sebaiknya mengalah dalam soal ini.

Baca juga: Hukum Taat dan Berbakti pada Orang Tua

______________________


ISTRI KEDUA MINTA CERAI

selamat siang pak saya mau konsultasi dengan masalah pernikahan.
saya sudah berkeluarga dan mempunyai anak 1 dan saya telah melakukan hal yang di larang oleh agama saya telah berhubungan dengan seorang perempuan lain yang bukan istri saya, dan tiba-tiba perempuan tersebut hamil dan sya bingung apa yang harus saya lakukan, akhirnya saya menikahi perempuan tersebut dengan data palsu yang saya buat saya akhirnya nikah di catatan sipil( negara) karena saya mau tanggung jawab semua apa yang telah saya perbuat.

saya menikahi perempuan itu tanpa izin dari istri pertama saya dan saya tutupi semua itu sampai setelah akad nikah selesai selang 1 minggu saya jujur dengan perempuan yang say hamili dan nikahi kalau saya sidah punya keluarga dan saya pun terbuka dengan istri pertama saya karen saya tidak mau hidup berbohong terus.

tapi setelah saya jujur dengan ke 2 nya istri pertama saya awalnya shock tapi sekarang tidak sudah lagi mempermasalahkan tapi istri kedua saya yang selalu mempermasalahkan kalau saya harus menceraikan istri pertama saya. saya gak mau menceraikan istri pertama saya malah sekarang istri kedua saya yang pergi kembali sama orang tuanya.

1. tolong kasih saya solusi apa yang harus saya lakukan dengan semua ini karena saya tidak mau anak" saya menjadi korban akibat ulah saya
terima kasih.

JAWABAN

1. Pertama-tama, bertaubatlah pada Allah atas dosa zina yang telah anda lukakan. Setelah itu usahakan melakukan negosiasi dengan kedua istri anda. Kalau tidak bisa sendiri, libatkan orang lain yang anda anggap bisa meredam masalah. Kalau tidak berhasil juga, maka anda harus menentukan sikap untuk memilih di antara dua istri tersebut dan menceraikan salah satunya.

______________________


BAGAIMANA AGAR DOSA BESAR BISA DIAMPUNI?

Asslm, saya single dan berumur 21thn.. yg saya ingin tanyakan adalah
1. bagaimana menebus dosa sy yan sudah terlampau besar??
2. apakah menikah dan shalat taubat bisa menipiskan dosa tersebut??
sekian dan terima kasih

JAWABAN

1. Menebus dosa besar adalah dengan taubat nasuha. Lihat: Panduan Taubat Nasuha
2. Kalau dosa yang anda lakukan adalah zina, maka menikah adalah kewajiban. Shalat taubat hanya salah satu yang harus dilakukan. Masih banyak hal baik lain yang harus dikerjakan untuk menebus dosa. Lihat: Panduan Taubat Nasuha
______________________


BOLEHKAH MENIKAHI WANITA MUALAF?

Ass. wr wb, Selamat malam,
Sebelumnya saya ingin menjelaskan, saya sudah berpacaran 2,5 tahun dengan pacar saya ini. Pacar saya seorang mualaf (perempuan) & anak pertama. Dikeluarga besar dari ayahnya tidak ada yang islam sekandung.

Pertanyaannya disini,
1. Apakah saya boleh menikahi pacar saya yang seorang mualaf ?? Tapi dikeluarga besar ayahnya tidak ada yang islam sekandung…
2. Apakah nama bin itu dari nama orang tua laki - laki (ayah) ??

Makasih,

JAWABAN

1. Boleh menikahi wanita muslimah. Baik itu sudah lama Islamnya atau baru masuk Islam (muallaf). Walaupun mayoritas keluarganya non-muslim. Namun demikian, kalau ayahnya non-muslim, maka saat pernikahan dia tidak boleh jadi wali nikah anaknya. Wali nikahnya digantikan oleh Wali Hakim yakni pejabat KUA dan jajarannya. Lihat: Pernikahan Islam

2. Iya. Setelah bin itu adalah nama ayah atau orang tua laki-laki.
Selengkapnya ...

Bagian Waris Suami, Ibu, Anak dan Saudara Kandung

Bagian Waris Suami, Ibu dan Anak
BAGIAN WARIS BAPAK YANG AKAN MENIKAH LAGI

Assalamu'alaikum pak ustadz,

Nama saya C. Saya mau bertanya ttg pembagian waris. Karena di keluarga saya sepertinya tabu untuk membicarakan warisan. Orang tua saya mempunyai 3 anak (2 perempuan, 1 laki) dan 5 cucu. Tahun lalu almarhumah ibu saya meninggal. Sementara itu bapak saya akan menikah lagi akhir tahun ini dengan janda yg mempunyai 4 anak yg masih kecil (suami dari janda tersebut masih hidup).

TOPIK KONSULTASI ISLAM
  1. BAGIAN WARIS BAPAK YANG AKAN MENIKAH LAGI
  2. BELUM MANDI BESAR HINGGA SUBUH PADA BULAN RAMADAN
  3. MATI BUNUH DIRI
  4. HADITS TENTANG PAHALA SHALAWAT
  5. TAKUT ARTIKEL TANDA-TANDA KEMATIAN
  6. YAKIN PADA MIMPI ATAU KENYATAAN?
  7. INGIN RUJUK PADA ISTRI APA SYARATNYA?
  8. KAKAK BERADIK MENIKAH BERSAMAAN AKAN MENINGGAL?
  9. PERNIKAHAN KEDUA SUAMI SETELAH DITINGGAL ISTRI PERTAMA
  10. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM

Pertanyaan saya:
1. Perlukah ada penjelasan atau pembagian waris kepada anak2 kandung sebelum ayah menikah lagi? Kami bertiga sudah menikah. Hanya saja kakak saya sudah bercerai dari suaminya.

2. Bagaimana pembagian warisan yang benar?
Yang saya tau almh ibu memiliki beberapa surat tanah, kendaraan, rumah, dan perhiasan yang semuanya diberi semasa beliau masih hidup oleh ayah. Almh ibu adalah ibu rumah tangga.

3. Almh ibu masih mempunyai ibu kandung yang masih hidup dan 9 saudara kandung + 2 saudara tiri. Ayah saya mempunyai ibu kandung yang masih hidup dan 7 saudara kandung + 2 saudara tiri. Apakah mereka berhak mendapat warisan juga?

Saya memohon penjelasan yg bijak dari pak ustadz. Karena hal ini sangat tabu dibicarakan dlm keluarga saya. Sementara batin saya tersiksa melihat kakak saya yang sudah bercerai berjuang sendiri untuk menghidupi dirinya dan anaknya. Sebagai orang awam Saya berharap mungkin sedikit warisan akan meringankan bebannya. Sementara itu ayah kami sama sekali tidak pernah membicarakan tentang hak-hak kami atas warisan.

Terima kasih.

Wassalamu'alaikum wr.wb.


JAWABAN

1. Pembagian waris harus dilaksanakan segera setelah almarhumah meninggal dunia. Yakni setelah dipotong biaya pemakaman dan pelunasan hutang almarhumah. Kalau sampai sekarang belum dibagi, maka itu suatu keterlambatan yang patut disesalkan karena harta warisan itu menjadi hak milik ahli waris. Dengan kata lain, kalau belum dibagikan, maka ada hak orang lain yang termakan oleh pengelola harta waris dan haram memakannya kecuali kalau ahli waris rela. Kalau anda tidak berani mengatakan langsung ke bapak, anda dapat meminta tolong orang lain untuk menyatakan hal ini.

2. Cara membagi warisan dalam kasus di atas adalah sbb:
(a) Suami mendapat 1/4 (seperempat) = 6/24
(b) Ibu almarhumah mendapat 1/6 (seperenam) = 4/24.
(c) Sisanya, yakni 14/24 untuk anak-anak almarhumah, di mana anak laki-laki mendapat bagian dua kali lipat dari anak perempuan. Caranya, harta sisa tadi dibagi 4 bagian. 1 anak laki-laki mendapat 2 bagian; sedangkan dua anak perempuan masing-masing mendapat 1 bagian.

Cara menghitung:

(a) 1/4 = 6/24
(b) 1/6 = 4/24
---------------
Jumlah = 10/24
Sisa = 14/24 -> ini bagian ketiga anak almarhumah.

3. Ibu kandung mendapat 1/6 (lihat poin #2). Sedangkan saudara kandung, saudara tiri, ibu kandung dari ayah, 7 saudara kandung dari ayah dan 2 saudara tiri dari ayah, semuanya tidak mendapat warisan. Ulangi, mereka tidak mendapat warisan. Jadi, dalam kasus anda yang mendapat warisan hanya 3 golongan seperti disebut dalam jawaban #2. Lebih detail: Hukum Waris Islam

______________________________


BELUM MANDI BESAR HINGGA SUBUH PADA BULAN RAMADAN

Assalamualaikum Warrohmatullahi Wabarakatuh

Pak ustadz saya mau bertanya tentang status saya yang berjimak dengan istri di bulan ramadhan setelah buka, namun ketika sahur saya malu untuk mandi besar/mandi wajib, yang di karenakan saat ini saya tinggal di rumah kk saya, saya khawatir mereka akan curiga kepada saya mengingat sebelumnya saya tidak pernah mandi sehabis sahur maklum pak ustadz saya tergolong pengantin baru. akhirnya saya berinisiatif untuk tidur terlebihdahulu dengan tujuan menunggu kk saya dan istrinya tidur lalu saya mandi tanpa sepengetahuan mereka. namun bukanya saya bangun mandi setelah mereka tidur, saya malah ketiduran hingga adzan shubuh tiba, tapi saya tetap bangun untuk mandi besar dan berpuasa meskipun saya ragu apakah puasa saya itu syah atau tidak. mohon bantuan pak ustadz dalam memberikan jawaban nya kepada saya.

terimakasih atas perhatianya
wassalamualaikum warrahmatullahi wabarokatuh.

JAWABAN

1. Kalau jimaknya waktu malam dan mandinya setelah subuh, maka puasanya tetap sah. Alias tidak batal. Lihat: Puasa Orang Junub yang Mandi Setelah Subuh

______________________________


MATI BUNUH DIRI APAKAH TAKDIR?

Ass...wrb

Ustadz..
saya mau tanya tentang orang yg mati bunuh diri..
Ustadz..seperti kita ketahui umur,rezeki,dan kematian,.. Allah SWT yang menentukan..
yang mau saya tanyakan ustadz ..Apakah orang yg mati bunuh diri sdh ditaqdirkan oleh Allah SWT bahwasanya si pulan mati nya berakhir dengan mati bunuh diri... seperti
Gantung diri dsb... Mohon penjelasannya Ustadz..

Terimakasih
Wassalam

JAWABAN

1. Matinya itu takdir. Kalau caranya itu adalah pilihan yang salah darinya. Oleh karena itu, maka mati bunuh diri termasuk salah satu dari dosa besar. Lihat: Dosa Besar dalam Islam

______________________________


HADITS TENTANG PAHALA SHALAWAT

Assalaamu'alaikum Ustadz
Saya mau nanya, Apakah hadits ini shahih: Menurut Imam Sya'rani, Bahwa Rasulullah pernah bersabda: Barangsiapa membaca"Shallallaahu Alaa Muhammad" pada tiap hari dan malam sebanyak 100 kali, maka Allah akan membukakan 70 pintu rahmat dan setiap orang yang memandangnya baik laki-laki maupun perempuan akan merasa kasih sayang kepadanya.
1. Mohon penjelasannya?

JAWABAN

1. Teks lengkap berbahasa Arab dari hadits tersebut adalah sbb:

قال الامام الشعراني كان صلى الله عليه و سلم يقول من قال هذه الصلاة فقد فتح على نفسه سبعين بابا من الرحمة و ألقى الله محبته في قلوب الناس فلا يبغضه الا من في قلبه نفاق

Artinya: Barangsiapa yang mengucapkan shalawat ini, maka akan dibukakan 70 pintu rahmat baginya dan Allah akan menumbuhkan cinta di hati manusia sehingga tidak ada seorang pun yang membencinya kecuali kalau di hatinya ada sifat munafik.

"Hadits" di atas berasal dari Ali Al-Khawwas, guru dari As-Sya'roni. Dan seperti dikutip oleh As-Sya'roni, Ali Al-Khowwas menyatakan bahwa "hadits ini saya riwayatkan dari sebagian Arifin (tokoh sufi) dari Nabi Khidir dari Rasulullah. Hadits ini adalah sahih dengan derajat tertinggi walaupun tidak ditetapkan oleh para ahli hadits menurut standar istilah mereka."

Dengan demikian jelaslah bahwa hadits di atas adalah bukan hadits melainkan lebih cenderung ke arah ilham yang didapat oleh kalangan sufi. Apakah benar ilham itu dari Rasulullah atau bukan wallau a'lam. Yang jelas, tidak ada hadits dari Rasulullah yang diakui oleh seluruh ulama ahli hadits kecuali perkataan dan perbuatan Nabi pada saat beliau masih hidup. Referensi rujukan lihat di sini (bahasa Arab)

Namun demikian, ada sebuah hadits dhaif (tidak sahih) yang mirip dengan hadits di atas yaitu:
من صلى علي في كل يوم مائة مرة قضى الله له مائة حاجة سبعين منها لآخرته وثلاثين منها لدنياه

Artinya: Barangsiapa yang membaca shalawat padaku sebanyak 100 kali, maka Allah akan mengabulkan 100 hajatnya. 70 perkara yang berkait dengan urusan akhirat dan 70 perkara terkait urusan dunia.

Ibnul Qayyim dalam kitab Jala' al-Afham, hlm. 599, berkata: Ibnu Mandah Al-Hafidz hadits ini sanadnya dhaif karena ada salah satu rawi yang bernama Abu Bakar Al Hadzali Sulami bin Abdullah bin Sulami yang menurut Abu Zar'ah dan Abu Hatim sangat lemah.

______________________________


TAKUT ARTIKEL TANDA-TANDA KEMATIAN

Assalamualaikum warrohmatullohi wabarokatuh..
pak ustadz saya ini remaja umur 18 tahun bisa dibilang ababil, pak saya sedang galau akhir-akhir ini saya sering teringat akan almarhumah nenek saya yang sudah meninggal, entah dapet pikiran darimana kok tiba-tiba saya ngerasa bahwa saya bakalan nyusul nenek saya, saya ngerasa ada yang aneh dengan saya tiba-tiba saat saya lagi browsing iseng2 saya nyari tanda-tanda kematian, eeeh dipikir-pikir sama dirasa-rasa kok gejalanya hampir mirip sama saya, saya cuman manusia biasa pak, jujur saya takut mati karena yah karena saya ngerasa saya jauh dari kata muslimah yang sempurna,

1. pak saya mohon bantu saya untuk menghilangkan rasa takut ini, apa yang harus saya lakukan?? , tidur saya jadi gak nyenyak pak kaya ada karung ratusan ton di hati saya :'( oh iyah satu lagi pak gara2 kejadian itu saya mencoba untuk merubah diri saya menjadi lebih baik mungkin tidak 100% tapi setidaknya berubah hanya saja saya bingung pak, bukan nya segala sesuatu yang kita lakukan seperti berdoa, solat, mengaji dll itu harus niat karena ALLAH SWT tapi ini saya lakukan bukan hanya karena ALLOH SWT ajah tapi karena saya takut akan menjadi orang yang paling rugi di akhirat nanti hidup penuh kegelapan dan siksaan, jadi gimana pak?? apa hukumnya sah, halall??

saya minta maaf pak karena malam2 seperti ini mengganggu semoga bapak membaca email saya dan menjawabnya terimakasih karena telah mendengarkan beban hati saya yang merepotkan ini setidaknya 20% tidur nyenyak saya kembali, sukron ^ _ ^

JAWABAN

1. Anda harus yakin pada Allah bahwa tidak ada yang tahu kematian seseorang kecuali Allah. Dan Allah tidak memberi tanda-tanda kematian pada hamba-Nya. Artikel tentang itu adalah kebohongan besar. Rasa takut anda akan hilang kalau anda lebih mendekatkan diri pada Allah dan banyak bersilaturrahmi pada ustadz-ustadz atau kyai yang dikenal luas ilmunya dan bijaksana. Lebih detal: Artikel Tanda Kematian adalah Bohong

______________________________



YAKIN PADA MIMPI ATAU KENYATAAN?

Assalamualaikum Wr. Wb.

saya mau bertanya saya dan pacar saya sudah berniat untuk melanjutkan pernikahan walaupun masih agak lama. tapi kadang saya merasa tidak boleh terlalu pd kalau dia bukan joodoh saya. dan suatu waktu saya peernah bermimpi bahwa alm ayah saya masih hidup dan dia berkata tidak suka pada cincin tunangan kami. lalu saya terbangun dan berada di kasur alm, dan alm adaa di samping saya lalu berkata serupa bahwa beliau tdk suka pada hubungan kami.

lalu sejak mimpi tsb perilaku pacar saya menunjukkan prilakuu tddk enak. tp saat dia diberitahu bhwa sikapnya ttdk baik dia berusaha berubah dan melakukan yg terbaik buat saya karna dia benar2 yakin pd saya. dia sampai membuat tabungan an saya yg diisi dr sebagian gajinyya yg dikhususkan untk rmh tangga kami. pokoknya dia sdg membuktikan dan berusahha menjadi pasangan yg baik untk saya. dia mulai berhenti minum, berusaha memprbaiki hubungan keluarganya, dll. dan keluarga besar dia san saya juga sudah setuju.
tapi saya srg mendapat mimpi yg seaakan2 kami tdk berjodoh.

1. lalu apa yg harus saya lakukan untuk memantapkan hati saya?

Wassalamualaikum wr. Wb

JAWABAN

1. Islam itu agama paling rasional. Ajaran Islam menganjurkan kita agar dalam memilih calon yang berkualitas terutama kualitas dalam agama dan perilaku. Dengan kata lain, carilah pasangan yang taat agama dan perilakunya atau etika sosialnya baik. Kalau anda melihat dua hal itu ada padanya, maka menikahlah dengan dia. Kalau anda tidak melihat dua kualitas itu padanya, maka carilah pria lain. Kalau ternyata dia seorang peminum, maka kami anjurkan agar anda mencari pria lain yang lebih baik. Perkawinan dengan seorang peminum umumnya akan berakhir dalam konflik atau kekerasan rumah tangga dan perceraian. Kecuali kalau anda juga sama-sama tidak taat agama, maka itu lain soal.

______________________________


INGIN RUJUK PADA ISTRI APA SYARATNYA?

Assalamualaikum...

Saya mau bertanya, istri saya meminta berpisah dan saya mengiyakannya.. Kemudian istri saya ingin kembali lagi dgn saya..

1. Pertanyaannya apakah kami berdua harus menikah lagi dan apa persaratannya? Apa harus ada wali dan mahar?

Wassalam...
Terima kasih

JAWABAN

1. Ketika anda mengatakan "iya", maka talak 1 telah jatuh. Adapun cara rujuknya dirinci sebagai berikut: (a) kalau saat hendak rujuk itu maih dalam masa iddah, maka suami cukup menyatakan "Aku rujuk padamu" maka anda berdua sudah kembali menjadi suami istri. (b) kalau masa iddah sudah habis, maka untuk rujuk harus dengan akad nikah ulang dengan wali nikah, ijab kabul, dua saksi, dan maskawin.

Lama masa iddah wanita yang ditalak, lihat: Masa Iddah Perempuan yang Dicerai

______________________________


KAKAK BERADIK MENIKAH BERSAMAAN AKAN MENINGGAL?

Aslamualaikum

Ustadz saya nur saya ingin bertanya

1. apakah ada larangan dalam islam kaka beradik menikah di tahun yang sama?
2. dan apakah benar akibat nya akan sefatal itu?

detail nya ust.saya akan menikah dan pacar saya berencana melamar setelah lebaran nanti.tapi tiba-tiba saja saya mendengar bahwa adik dari pacar saya ini menghamili perempuan diluar nikah dan akan segera di nikahi. saya bingung ust hubungan saya dengan pacar saya sudah 3 tahun lebih dan kami sudah merencana kan pernikahan dari tahun ke tahun. sya takut dosa ust saya tidak mau menunggu.tapi orang tua nya tidak ingin anak nya menikah dalam tahun yang sama karena adat istiadat di suku jawa seperti itu.

saya mohon saran nya ust
Terima kasih

JAWABAN

1. Tidak ada larangan dalam Islam untuk menikah dalam tahun yang sama antara dua orang kakak beradik. bahkan lebih dari dua juga boleh. Justru, wajib bagi anda untuk segera menikah secepatnya. Lebih cepat lebih baik agar tidak terjerumus pada perbuatan zina. Orang tua anda yang melarang anda menikah sekarang ikut berdosa. Karena membiarkan anaknya berpacaran, tapi melarang nikah. Lihat: Pernikahan Islam

Baca juga: Hukum Pacaran dalam Islam

2. Tidak benar. Itu hanya mitos di suku Jawa saja. Coba anda tanya di suku-suku yang lain, tidak akan ada. Itu artinya, kepercayaan itu adalah peninggalan zaman pra Islam. Dan mempercayai itu hukumnya haram dan dosa sama dengan percaya pada ramalan. Lihat: Hukum Percaya pada Ramalan

______________________________


PERNIKAHAN KEDUA SUAMI SETELAH DITINGGAL ISTRI PERTAMA

Assalamu'alaikum.wr.wb
Selamat sore saya ucapkan. Inisial nama saya (V). Saya berkenalan dengan seorang pria (H) yang status nya adalah suami yang ditinggal lari oleh istrinya sdh lebih dari 3 tahun karena alasan ekonomi saat itu. (H) ini sudah berusaha mencari keberadaan istrinya untuk merujuk kembali, namun keberadaan si istri tidak dapat diketahui. Kemudian 3 thn berlalu kemudian (H) berkenalan dgn saya 5bln ini, dan dia ingin melamar saya. Bagaimana ya hukum islam menanggapi permasalahan ini. Berikut pertanyaan saya (V) ;
1. Apakah (H), sudah bisa dikatakan duda?
2. Bagaimana hukum islam mengenai suami yang ditinggal istri, apakah masih syah atau tidak?
3. Kalau saya menikah dengan (H), bagaimana hukum islam & negaranya, syah atau tidak, mengingat si (H) tidak mempunyai surat cerai karena tidak menemukan istrinya?
4. Apakah jika saya menikah dengan si (H), status pernikahan saya sirih? (Tanpa ada buku KUA) ?
5. Jika istrinya kembali suatu saat nanti, apakah si istri berhak menuntut nafkah lahir-batin ke (H) ?

Demikian, yang saya tanyakan. Mohon bimbingan nya, agar saya tidak salah paham atas apa yang saya ketahui. Karena saya menginginkan pernikahan yang syah secara agama, dan syah secara hukum negara. Mengingat kondisi istri 1nya tidak diketemukan. Bagaimana anjuran untuk saya dalam menyelesaikannya.
Saya ucapkan banyak terima kasih.
Wassalamu'alaikum.wr.wb.

JAWABAN

1. Secara agama, kalau suami belum menyatakan kata "Cerai" pada istrinya, maka statusnya masih suami yang beristri. Namun, kata "cerai" atau "talak" itu bisa diucapkan suami tanpa harus di depan istri. Bisa saja dia menyatakannya di depan anda. Dan hukum cerainya sah. Secara negara, suami baru duda kalau sudah ada akta cerai dari Pengadilan Agama.

2. Lihat #1
3. Secara agama nikah seorang pria yang beristri dengan wanita kedua adalah sah karena Islam membolehkan laki-laki menikah dengan maksimum 4 perempuan tanpa harus ijin dengan istri sebelumnya. Namun secara negara, harus ada ijin dari istri pertama atau harus ada akta cerai dari pengadilan supaya perkawinan kedua bisa sah diakui KUA.
4. Iya statusnya nikah siri karena tidak tercatat di KUA. Namun, anda atau dia bisa berkonsultasi dengan pihak KUA apakah memungkinkan untuk bisa tercatat secara resmi. Bisa saja pejabat tertentu memiliki kebijakan khusus.
5. Iya berhak kalau belum dicerai.
Selengkapnya ...

Ingin Menikah Ayah Tidak Setuju Bolehkan Wali Hakim?

Pernikahan tanpa persetujuan Ayah

AYAH TIDAK SETUJU PERNIKAHAN, BOLEHKAH WALI HAKIM?

Assalamu'alaikum...wr.wb..

Sebelumnya sy ucapkan terimah kasih yg sebesar2nya dengan adanya forum konseling seperti ini, ini sangad memberikan manfaat bagi smua umat, khususnya sy pribadi..karna sy termasuk orang yg susah mengutarakn keinginan scr langsung, jadi media sprt ini sangad banyak manfaatnya, semoga dg mengutarakan masalah yg sy hadapi ini bisa mengurangi beban pikiran sy n mendapatkan pencerahan dari pihak yg lebih kompeten scr agama.

TOPIK KONSULTASI ISLAM
  1. AYAH TIDAK SETUJU PERNIKAHAN, BOLEHKAH WALI HAKIM?
  2. ANTARA ANAK, SUAMI DAN PACAR
  3. PERKAWINAN DAN HUKUM WARIS
  4. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM

Pesantren Alkhoirot ini sdh tdk asing bg sy, karna lokasinya yg tdk terlalu jauh dg kediaman sy..^_^
Pak ustadz yg dirahmati ALLAH..perkenankan sy mengutarakan keluh kesah masalah yg sy hadapi sekarang, sy muslimah usia 26 tahun, sudah bekerja dan alhamdulillah sy bisa membantu mensupport keluarga scr ekonomi dg penghasilan sy, karna org tua sy sdh tdk bekerja jd sylah tulang punggug keluarga saat ini, sy 2 bersaudara dan adik sy baru sj melanjutkan ke perguruan tinggi dg biaya dr sy.

Tahun 2011 kemaren sy kenal dg seorang pria asal dr JABAR usia 28 tahun, sdh memiliki pekerjaan, ats bantuan kaka dari pria tersebut ahirnya kami kenal baik, dan berkomitmen menjalin hubungan, hubungan berjalan hingga sekarang, st tahun sdh hubungan kami, dan pria tersebut berniat melamar sy, sy pribadi rela untuk dilamar, karna sy sdh tau pria tersebut n keluarganya, begitu juga keluarga pihak pria tsb setuju2 saja dan mendukung niat kami menikah. Ahirnya sy berniat memperkenalkan pria tsb ke keluarga sy, Namun respon keluarga sy mengecewakan terutama ayah sy, bahkan ayah sy menghalangi niat pria ttsb untuk bersilatrrahmi ke rmh sy dg alasan yg tdk jelas, dan di buat2..

Alasan ayah sy tdk menyetujui niat sy menikah karna pria tsb org JABAR yg notabene dlm sepengetahuan mrk krg baik, alasan lainnya krn sy masih belum cukup matang untuk menikah scra materi, oran tua sy menginginkan sy sukses dulu baru menikah. alasan berikutnya ayah sy beldalih bahwa beliu sdh sholat istikharoh dan hasilnya kurang mantap dr dia. dg alasan itulah yg membuat ibu sy menurut trhadap keputusan ayah sy. namun sejauh ini ayah sy tdk pernah mengajak sy berbicara scra dewasa, beliu lbh banyak memberikan masukan yg menyarankan untuk mengabaikan keinginan menikah,dan lbh banyak diam, seolah2 mengabaikan apa yg sdh sy utarakan n inginkan. bahkan sempat ada perkataan kl scra umur mmang km sdh cukup untuk menikah, tp itukan kl kita klg kaya..

Saya benar2 ingin menikah, dan sy sdh tau segala resikonya, calon sy pun jg mengerti n memahami kondisi maslah klg sy,,yg sy pertanyakan adalah:

1. Apakan sy salah jika sy ingin menikah dg orang yg sy cintai? kami tdk ingin hubungan kami mengarah ke hal2 yang negativ.dan kami yakin Allah lah pemberi Rizki tidak ada kekhawatiran sdktpun ttg itu.

2.Kalau orang tua sy masih bersikeras dg keputusannya dan menolak menikahkan sy, bahkan menghalangi sy kembali k rumah dan berhub dg beliu, bolehkah sy melanjutkan pernikahan sy? dan bagaimana seharusnya menurut pandangan islam?

3. Apakah sy melanggar Birrul walidain?

4. Apakah ada ketentuan khusus ttg usia atau kemantapan ekonomi sblm menikah menurut islam?

Mungkin cukup itu saja keluh kesah sy, maaf jika terlalu panjang, terima kasih, mohon jawabannya. jazakillah kheir
Wassalamualaikum. wr.wb


JAWABAN

Jawaban pertanyaan ke-1: Tidak salah jika Anda ingin menikah dengan lelaki pilihan Anda asal dia memang lelaki yang salih dan taat pada agama.

Jawaban pertanyaan ke-2: Ayah yang tidak menyetujui pernikahan putrinya disebut wali adhil (wali yang membangkang). Secara syariah (fiqih), pernikahan Anda bisa saja dilakukan. Kalau orang tua tidak setuju tanpa alasan syariah, maka Anda dapat meminta wali hakim (pejabat KUA) untuk menikahkan Anda. Nabi bersabda:

أيما امرأة نكحت بغير إذن مواليها فنكاحها باطل " ثلاث مرات " ثم قال:" فإن تشاجروا فالسلطان ولي من لا ولي له
Artinya: Pereumpuan yang menikah tanpa ijin walinya maka nikahnya batal (Nabi mengucapkannya 3x). Kemudian berkata: Apabila para wali tidak mau, maka sultan (wali hakim - red) dapat menjadi wali dari wanita yang tidak memiliki wali (Hadits sahih riwayat Abu Daud dan Tirmidzi). Lihat detailnya di sini.

Menurut pendapat madzhab Hanbali atau Hanafi, apabila wali mujbir (yaitu ayah) tidak setuju, maka kewalian jatuh pada wali lain dalam urutan kekeraban yang berhak jadi wali. Kalau semua tidak mau menikahkan, baru pindah ke Wali Hakim.

Namun demikian, alangkah idealnya kalau sebuah pernikahan atas restu kedua orang tua terutama Ayah sebagai wali mujbir (wali nikah utama). Untuk itu, saya sarankan agar Anda terus berusaha membujuk orang tua melalui berbagai cara seperti melalui seorang yang dia hormati baik itu kerabat maupun tokoh masyarakat.

Perlu ayah Anda tahu bahwa Ayah Anda berdosa apabila dia menolak menikahkan Anda tanpa sebab yang dibenarkan syariah Alasan syariah seperti si pria orang nonmuslim atau tidak taat pada Islam dll. Dalam QS Al-Baqarah 2:233 Allah berfirman:

فلا تعضلوهن أن ينكحن أزواجهن إذا تراضوا بينهم بالمعروف
Artinya: ... maka janganlah kamu (para wali) menghalangi mereka kawin lagi dengan bakal suaminya, apabila telah terdapat kerelaan di antara mereka dengan cara yang ma'ruf.

Jawaban pertanyaan ke-3: Insyallah tidak termasuk melanggar birrulwalidain dengan 2 syarat: (a) Pria calon suami memang betul-betul kufu' menurut syariah dan (b) Anda sudah emberi tahu orang tua (ayah) dan dia menolak untuk menikahkan Anda.

Saran kami, apabila pernikahan terjadi, tetaplah sambung silaturrahmi.

Jawaban pertanyaan ke-4: Aturan menurut negara adalah usia 17 tahun. Menurut Islam apabila sudah akil baligh. Selebihnya, asal seorang wanita sudah ingin menikah, maka sebaiknya dia menikah agar terhindar dari perzinahan.

_________________________________


ANTARA ANAK, SUAMI DAN PACAR

Assalamualaikum wr.wb

saya sudah menikah selama 6thn dan mempunyai 3 anak selama 5thn pernikahan saya adanya kecekcokan yang diwarnai dengan jatuh nya talaq 1 suami ke saya, ternyata pada saat itu dia sering curhat kepada mantan nya dan berbicara masalah perceraian kepada mantannya, hal kasar pun pernah dilakukan dan akhirnya dia meminta maaf kepada saya dan kami rujuk kembali.

tetapi setelah kejadian tersebut, keluarga saya jadi kurang harmonis, dan akhirnya saya merasa kurang perhatian karena suami saya terlalu cuek dan sibuk, saya butuh imam untuk membimbing saya dalam agama sedangkan suami saya sangat minim untuk soal agama.

pada akhirnya saya menemukan laki2 yang menurut saya, dia bisa membimbing saya awal dari saling bercerita dan akhirnya saya menyukainya,saya sadar perbuatan saya amat sangat dimurkai oleh Allah tapi pada saat itu saya benar2 nyaman pada laki2 tersebut tetapi pada akhirnya hubungan saya dan laki2 itu kami putuskan untuk tidak menjalani lagi,dan saya mengakui dosa kepada suami saya, saya menceritakan semua kepada suami saya dan keluarga saya dan bertaubat kepada Allah.

tapi pada akhirnya saat ini pernikahan kami seperti di ujung tandung tidak ada titik temu, suami saya balik dengan kekasarannya kembali dan berucap sesuka hatinya, mmng suami saya dalam agama kurang sekali (jarang sholat dll)

saya bingung,saya juga tidak bisa melupakan laki2 itu karena saya merasa nyaman dengannya bagaimana cara agar saya bisa melupakannya? karena kebetulan laki2 itu 1 kantor dengan saya

saya sudah melakukan sholat sunah dan memperbaiki sholat fardhu saya agar saya dapat ketenangan, tapi tetap saya tidak bisa melupakan bahkan sampai saya meminta dalam doa saya agar saya dipersatukan dengan nya dengan jalan Allah.

dan suami saya pun kami sudah jarang saling bicara kami saling mengikuti ego masing2 dan suami bilang kalau hubungan ini sudah tidak bisa dipertahankan, tapi kami berdua juga masih memikirkan anak2 kami, kami saling egois untuk mengasuh anak2, dan suami saya pernah bilang “percuma kamu sholat nunggang nungging tapi dengan suami seperti itu” padahal yang saya lakukan saya sedang memperbaiki sholat fardhu saya dan saya sedang mendekatkan diri kepada tuhan untuk mendapat keberkahannya dan sambil saya bertaubat.

mohon bantuannya untuk dapat memberikan solusi dari permasalahan saya, saya sudah bingung disisi lain saya tidak bisa melupakan laki2 itu dan disisi lain saya memikirkan keluarga saya.adakah doa dan dzikir khusus agar hati saya tenang.

terima kasih
Assalamualaikum Wr.Wb

JAWABAN

Hanya ada dua hal yang tampaknya cukup mengganggu anda saat ini yaitu anak-anak dan laki-laki teman kantor itu. Jauh dalam lubuk hati anda yang terdalam anda sangat menginginkan satu hal yaitu bercerai dengan suami anda. Anda merasa yakin bahwa dengan perceraian, beberapa masalah akan segera hilang.

Dalam Islam, bercerai itu halal walaupun dalam situasi normal tidak dianjurkan. Apalagi kalau suami tidak taat syariah, maka perceraian dibolehkan. Lihat: Istri Ingin Cerai Karena Suami Tidak Shalat

Apalagi kalau dari pihak suami juga merasakan hal yang sama: bahwa rumah tangga tidak lagi dapat dipertahankan. Dan kedua pihak sudah saling melibatkan pihak ketiga. Dalam situasi ini maka kepercayaan (trust) akan sulit dipelihara. Padahal faktor trust inilah yang akan membuat keluarga harmonis dan nyaman. Apalagi anda berdua sama-sama bekerja di luar rumah.

Oleh karena itu, perceraian adalah jalan terbaik kalau memang tidak ada lagi titik temu yang dapat dicapai oleh kedua pihak. Namun, sebelum itu, ada baiknya memikirkan kembali hal-hal berikut:
a- apa yang akan terjadi pada anak-anak? Apakah mereka akan lebih baik atau lebih baik melihat orang tuanya berpisah atau saat bersama?
b- Dengan siapa nantinya mereka akan tinggal? Dan bagaimana pendidikan mereka, terutama pendidikan di rumah?
c- Dan yang tak kalah penting, tidakkah anda berdua ingin melakukan usaha terakhir untuk kembali bersama lahir batin demi masa depan anak-anak dan anda sendiri?

Kalau ketiga poin pertanyaan di atas belum bisa meyakinkan anda untuk mempertahankan rumah tangga, maka perceraian adalah jalan terakhir yang memang sebaiknya dilakukan. Lihat: Pceraian dalam Islam

Pastikan bahwa anak-anak tidak menjadi korban, tapi justru akan lebih baik dengan perceraian ini.

_________________________________


PERKAWINAN DAN HUKUM WARIS

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih atas layanan konsultasi yang diberikan alkhoirot.net, besar harapan saya pertanyaan saya ini dapat diberikan jawaban dan penjelasannya dan kalau bisa ustad mohon disertakan referensinya sebagai hujjah saya, karena dalam permasalahan ini ada perbedaan pendapat dalam keluarga saya.

Pertanyaan saya mengenai Pernikahan & Hukum Waris Islam

Kedua orang tua dari ibu saya telah meninggal dunia, dimana ibu dari ibu saya (yang selanjutnya disebut nenek) terlebih dahulu meninggal dunia yaitu mei 2001 sedangkan bapak dari ibu saya (yang selanjutnya disebut kakek) meninggal dunia juni 2008. Ibu saya adalah anak tunggal dari almarhum kakek dan almarhumah nenek saya. Orang tua dari kedua kakek dan nenek juga sudah meninggal dunia dan saudara kakek maupun nenek juga sudah tidak ada.

Duduk permasalahan:
Ketika kakek saya meninggal, ada seorang wanita yang mengakui dirinya adalah isteri kedua dari kakek saya tersebut, dengan membawa 3 orang anak, seumur hidup ibu saya, kakek maupun nenek tidak pernah menceritakan bahwa kakek menikah lagi, namun setelah nenek dan kakek meninggal dunia baru di ketahui bahwa ada isteri kedua kakek, dan yang sangat mengganjal di benak kami sekeluarga adalah status kakek saya menikah dengan wanita tersebut adalah perjaka yang tertera di salinan akta nikah. sedangkan berdasarkan akta nikah, kakek dan nenek saya lebih dahulu melangsungkan pernikahan yaitu tahun 1970 sedangkan salinan akta nikah wanita tersebut tertera menikah tahun 1986 dan di daftarkan 1992. Dan dia mengaku di cerai “di bawah tangan” tahun 1998. Berdasarkan keterangannya wanita tersebut dia memiliki anak 3 hasil pernikahannya dengan kakek saya, dan saat ini juga dia telah menikah lagi dengan pria lain.

Pertanyaannya:
1. Bagaimanakan status pernikahn kakek saya dengan wanita tersebut (isteri kedua) dengan pemalsuan status serta tidak adanya izin dari isteri pertama maupun izin pengadilan untuk melakukan poligami?

2. Apakah harta peninggalan kakek dan nenek saya dapat dibagi kepada wanita beserta 3 anaknya? Dengan alasan wanita tersebut meminta harta gono gininya? Sedangkan ketika kakek saya masih hidup dia tidak pernah meminta pembagian harta bersama tersebut

3. Apakah wanita tersebut dapat menuntut harta yang atas nama nenek saya untuk dibagi lagi? Dengan asumsi dia ingin membagi harta bersama antara nenek dan kakek saya terlebih dahulu, dan setelah itu terbagi, bagian atas kakek saya yang di bagi lagi kepada dia dan 3 anaknya. Apakah boleh seperti itu ustad?

Demikian pertanyaan saya,kiranya dapat diberikan jawaban dan tanggapan mengenai permasalahan ini. Lebih kurangnya saya mohon maaf, wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

JAWABAN

1. Dalam pandangan syariah, perkawinannya sah selagi memenuhi syarat-syarat prinsip pernikahan yaitu: ada wali nikah dari kerabat perempuan, adanya ijab kabul, dan ada dua saksi plus mahar.

Soal dugaan surat nikah palsu itu urusannya dengan negara, dan tidak merubah keabsahan akad nikah dalam pandangan syariah. Lebih detail: Syarat dan Rukun Sahnya Nikah dalam Islam

2. Dalam tinjauan syariah Islam, tidak ada harta gono gini atau harta bersama. Namun apabila ia istri yang sah, maka si istri dan anak berhak mendapat warisan dari suami dan bapaknya. Adanya harta gono gini adalah aturan negara berdasarkan UU Perkawinan tahun 1974.

Lihat: Hukum Harta Gono Gini dalam Islam.
Baca juga: Bagian Waris Istri dan Anak

3. Tidak bisa. Karena harta milik nenek adalah harta pribadi. Bukan harta warisan dari kakek. Karena nenek meninggal lebih dulu dari kakek. Kalau istri kedua kakek mau minta atas nama harta bersama maka itu juga tidak bisa karena (a) dari segi syariah Islam, harta gono gini itu tidak ada dan tidak diakui. Setiap individu berhak atas hartanya masing-masing. (b) dari segi negara, patut diduga surat nikah istri kedua adalah Akta Nikah palsu, sehingga dia tidak akan berani menggugat ke Pengadilan karena secara negara pernikahannya tidak sah.

Namun demikian, kalau saat meninggal kakek meninggalkan harta benda, maka istri kedua dapat meminta bagian waris atas nama istri yakni mendapat 1/8 (seperdelapan) dengan syarat ia masih berstatus sebagai istri saat kakek meninggal dan juga atas nama anak-anaknya kalau betul itu anak kandung kakek. Lihat detail: Hukum Waris Islam
Selengkapnya ...

Lagu Ya Thoybah Sulis Hadad Alwi Syiah?

Lagu Ya Thoybah Sulis Hadad Alwi Syiah?
LAGU YA THOYBAH HADAD ALWI DAN SULIS ITU SYIAH?

Assalamualaikum.wr.wb.
Sebelumnya maaf pak ustad, saya mau tanya masalah lagu "ya Thoyab" (Ya Taiba) dari sulis / hadad alwi, yg katanya berbau SYIAH,.? masalahnya saya suka sekali dgn lagu-lagunya sulis/hadad alwi.

1. Saya kaget ketika buka link ini http://goo.gl/Hp8wJM Dan saya masih ragu pak ustad kalau lagu ya taybah berbau syiah, masalahnya "Habib syehk Assegaf" juga pernah menyanyikan lagu itu, apalagi setelah saya tau di blok itu yang menuliskan adalah orang wahabi. Benarkah berbau syiah pak?

2. Terus di dalam link itu juga saya baca ada tulisan yg tidak saya mengerti⇨ ( "Terlarang pula bila lafal bil (dari Yaa Robbi bil-Mushtofaa) itu dimaksudkan untuk sababiyah atau perantara, karena berarti menjadikan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang sudah wafat sebagai perantara (wasilah) kepada Allah. Itu terlarang. Karena hal itu termasuk ibadah. Sedang ibadah harus tauqifi, berdasarkan dalil. Karena tak ada dalilnya yang membolehkan, maka para sahabat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak bertawassul dengan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika beliau sudah wafat.") Maksutnya bagaimana pak ustadz?..mohon penjelasannya,!..

3. terus saya harus bagaimana pak kalau memang berbau syiah dikarenakan saya sudah terlalu suka dengan lagu-lagu sulis, apalagi stiap kali saya mendengarkan lagunya sulis serasa tenang & selalu teringat kebesaran Allah dan perjuangan Rasulullah. Dan selalu membuatku ingin mendekatkan diri kepada ALLAH, saya akan selalu menunggu balasan pak ustadz, terimakasih.
wassalamualaikum.wr.wb.

TOPIK KONSULTASI ISLAM
  1. LAGU YA THOYBAH HADAD ALWI DAN SULIS ITU SYIAH?
  2. IBU SUKA BICARA NYEPLOS PADA ISTRI
  3. UNDIAN BERHADIAH DI FACEBOOK
  4. KELUAR DARAH TIDAK BIASA: APAKAH DARAH HAID?
  5. BAGIAN WARIS ISTRI KEDUA
  6. PRIA GAY TAKUT TAK BISA BAHAGIAKAN CALON ISTRI
  7. MEMBIARKAN ANAK KUCING DI JALAN
  8. HUKUM NADZAR TANPA DIUCAPKAN
  9. PAPA SUKA SELINGKUH, MAMA INGIN CERAI
  10. TAKUT MENIKAH DENGAN PACAR KARENA WETON
  11. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM


JAWABAN

1. Salah satu ciri khas dari ajaran Syiah adalah menganggap Sahabat Ali bin Abi Thalib sebagai sosok spesial melebihi tiga Khalifah sebelumnya yaitu Abu Bakar, Umar dan Usman. Dan menganggap dua putranya dan sekaligus cucu Nabi Hasan dan Husein sebagai sosok yang tak kalah spesialnya.

Dalam lagu Ya Thoybah atau Ya Thoibah, memang berisi pujian pada Sahabat Ali Bin Thalib, Hasan, dan Husein. Kalau dikatakan lagu tersebut mengandung unsur syiah, bisa jadi iya karena unsur pemujaan pada Ali bin Tholib dan kedua putranya sangat kental. Pujian pada Nabi Muhammad justru sedikit dan berada di akhir lirik. Tentang Syiah, lihat: Aliran Syiah

Berikut lirik dan terjemahan lagu Ya Thoybah oleh Hadad Alwi dan Sulis

Teks Arab:

يَا طَيْبَةْ
يَا طَيْبَة يَا طَيْبَة يَا دَوَالْعيَا نَا
اِشْتَقْنَا لِكْ وَالْهَوَى نَدَانَا، وَالْهَوَى نَدَانَا

يَا عَلِىَّ ابْنَ اَ بِى طَا لِبْ
مِنْكُمُ مَصْدَرُ المَوَا هِبْ
يَا تُرَ ى هَلْ ءُرَى لِى حَاجِبْ
عِنْدُكُمْ اَفضَلُل الغِلمَاَنَ اَفضَلُل الغِلمَاَ نَ

اَسْيَادِي الْحَسَنْ وَالحُسيْنِ
اِلَى النَّبِيِ قُرَّ ةْ عَيْنِ
يَا شَبَا بَ الجَنَّتَيْنِ
جَدُّكُمْ صَا حِبُ القُرْ آنَ صَا حِبُ القُرْ آنَ

Teks latin:

Yaa thoybah,
yaa thoybah yaa dawal 'ayaana
isytaqnaalik wal hawa nadaana wal hawa nadaana

Yaa Ali yabna Abi Thalib
minkumu mashdarul mawaahib
Yaa turo hal uro lii haajib
indakum afdholul ghilmaana afdholul ghilmaana

Asyaadil Hasan wal Husaini
ilannaibiyyi qurrot-'aini
Yaa syabaabal jannataini
jaddukum shoohibul qur'anashoohibul qur'ana

TERJEMAHAN YA THAIBAH (SANG PENAWAR)

Wahai sang penawar derita
kami merindukanmu
wahai sang penawar

Wahai Ali putera Abi Tholib
darimulah sumber keutamaan
aduhai,mungkinkah aku,(mendapatkan petunjukmu)
sementara tirai menghalangiku
sedang disisimulah sebaik-baik tempat pengabdian

Wahai Al-Hasan dan Al-Husain
Cahaya mata Rasul Alloh
Wahai penghulu pemuda sorga
kakekmu penyampai firman Alloh,Al-qur'an

2. Tawassul pada Nabi saat kita berdoa pada Allah itu dibolehkan menurut mayoritas ulama. Sebagaimana bolehnya tawassul dengan amal shalih kita. Contoh tawassul pada Nabi "Ya Allah aku bertawassul kepada-Mu melalui Nabi-Mu Muhammmad". Contoh tawassul melalui amal baik kita: "Ya Allah aku bertawassul kepada-Mu melalui amal baikku" dst. Lebih detail: Hukum Tawassul dalam Islam

3. Tidak ada salahnya memuji Ali, Hasan dan Husein. Sebagaimana bolehnya kita memuji para ulama dan orang soleh. Yang penting posisikan mereka secara proporsional. Ali adalah Sahabat, sepupu, dan menantu Nabi. Ia juga dikenal sebagai sosok yang memiliki keilmuan mendalam. Sedangkan Hasan dan Husain adalah Sahabat dan cucu Rasulullah yang juga berhak untuk dipuji. Kita juga hendaknya tidak lupa untuk memuji dan mengidolakan para Sahabat yang lain seperti Abu Bakar, Umar, Usman, Ibnu Abbas, Ibnu Mas'ud, dll. Dan itu semua tidak keluar dari paham Ahlussunnah Wal Jamaah

________________________


IBU SUKA BICARA NYEPLOS PADA ISTRI

assalamuallikum... gini pak ustad saya ingin mintak solusi... ibu saya itu orngya kalau ngomong suka eggak di fikir dua kali kalau ngomong ma istri saya suka nyinggung perasan istri saya. suatu hari istri saya beli buah untuk buka puasa terus di letakan di lemari. tapi buah itu di makan semut. trus ibu saya bilang, kalau beli buah jangan disembuyikan dari orng tua.

1. saya mintak solusi

JAWABAN

1. Ibu adalah manusia dan manusia itu bawaannya ada yang lembut, bijaksana, tapi ada juga yang cerewet. Ibu anda termasuk kelompok yang terakhir. Kendati demikian terlepas dari kekurangannya itu, Islam tetap meminta seorang muslim untuk menghormati orang tua. Oleh karena itu, ada baiknya anda berdua sabar menghadapi tingkah ibu anda yang kurang ideal. Pada waktu yang sama, usahakan anda meminta bantuan orang tua yang bijaksana dan dekat dengan ibu untuk menasihati ibu agar tidak lagi mudah mengeluarkan pernyataan yang dapat merusak suasana. Baca juga: Hukum Berbakti pada Orang Tua

________________________


UNDIAN BERHADIAH DI FACEBOOK

Assalamu'alaikum ustadz, saya mau tanya apa hukumnya dalam islam mengikuti kuis di facebook dari perusahaan tertentu. Yaitu dari sekian banyak orang yang melike fanspage facebook perusahaan tsb maka akan di acak 2 orang yg beruntung sebegai pemenang undian tiap bulannya untuk mendapatkan hadiah smartphone tanpa menjawab pertanyaan apapun. Terima
kasih. Wassalam.

JAWABAN

1. Kalau anda tidak mengeluarkan dana apapun dalam mengikuti undian tersebut, maka hukumnya boleh. Itu bukan judi. Beda halnya kalau mengeluarkan sejumlah uang untuk ikut berpartisipasi, karena kalau demikian, maka undian ini mengandung unsur tipuan, ketidakpastian (gharar) dan judi yang dilarang.

________________________


KELUAR DARAH TIDAK BIASA: APAKAH DARAH HAID?

Assalamu'alaikum wr.wb,

Maaf pak ustad saya mau tanya berkenaan dengan darah haid.bMenurut yang saya tahu darah haid itu keluar minimal 24 jam yang diawali dengan warna darah : kehitam-hitaman, merah, merah muda, kuning, keruh, sedangkan sifatnya : kental, berbau, kental berbau, encer tidak berbau.

Saya ada masalah waktu beberapa hari yang lalu (jum'at pagi) pada celana dalam saya ada berwarna keruh tapi hanya segaris tipis, saya mengira mungkin mau haid tapi saya harus menunggu sampai beberpa jam apakah keluar lagi atau tidak, tapi ternyata tidak keluar lagi, sehingga saya menyimpulkan itu mungkin keputihan, saya tetap sholat dan melanjutkan puasa, tapi selang sehari (sabtu sore) ada lagi dengan kondisi yang sama.
Dan ternyata hari selasanya saya keluar haid seperti haid normal ( darahnya banyak ).

1. Sekarang saya jadi kepikiran, apakah waktu hari jum'at dan sabtu itu termasuk haid ? karena kalau dari kebiasaan waktu hari tersebut memang sudah waktunya haid dan disertai dengan pegel2 seperti haid, tapi kadang-kadang mundur juga satu-tiga harian. sebagai informasi kebiasaan haid saya 4-5 hari setiap bulannya.

terima kasih atas jawabannya.
Wasslamu'alaikum wr.wb

JAWABAN

1. Yang hari Jumat termasuk darah haid. Lihat: Wanita dan Darah Haid

________________________


BAGIAN WARIS ISTRI KEDUA

Assalamaualaikun p.ustad. mohon dijawab.
seorang laki2 wafat meninggalkan 7 orang anak laki dan 2 orang anak perempuan serta seorang istri kedua yang tidak mempunyai anak.

1. Berapa basar pembagian istri kedua tersebut tanpa anak.
2. jika kemudian istri kedua yg tidak punya anak, wafat dan sudah tidak memiliki ibu, bapak, kakak, adik lagi. Kemana bagiannya harus diberikan?
Terima kasih atas jawabannya.
Wassalam.

JAWABAN

1. Istri kedua mendapatkan bagian warisan 1/8 (seperdelapan)
2. Kalau tidak punya kerabat non-ahli waris yang disebut dg dzawil arham seperti paman, keponakan, dll.

Lihat detail:

- Dalil Dzawil Arham (Kerabat non ahli waris) dapat Warisan
- Dzawil Arham (kerabat non ahli waris)
- Pewaris Belum Menikah dan Tidak Ada Ahli Waris
________________________


PRIA GAY TAKUT TAK BISA BAHAGIAKAN CALON ISTRI

Assalamualaikum pa ustad saya K 25 thun dan saya laki2, saya mau konsultasi soal penyakit saya, dri kecil saya sdah mengidap penyakit menyukai sesama jenis saya bahkan di saat dewasa saya mulai berani mlakukan hubungan intim dngan ssma jnis saya tpi stlah mlkukan hbngan itu saya suka mrsa mnyesal bhkan saya smpai mnangis dan pnyakit ini sampai berlanjut smpai skrg di saat saya mau menikah dengan wanita pilihan saya dia baik dan soleh tpi saya tkut kalo saya tidak bisa mmbhagiakan istri saya nnti stlah mnikah krna jjr saya sdkit pun tdak mencintai dia krna saya lbih mncintai seorang laki2

1. bagaimana cara nya saya untuk smbuh pa ustad saya ingin mersakan indah nya mncintai seorang wanita bukan seorang laki2 dan saya juga takut allah melakhnat saya karna saya tidak bisa membhagiakan istri saya setlah menikah karna saya seorang gay....

trima kasih pa ustad saya mhon solusi nya yg terbaik dari saya wassalam mualaikum

JAWABAN

1. Menurut penelitian, gay atau homoseksual bukanlah genetika atau bawaan lahir. Ia adalah penyakit yang bisa disembuhkan. Maka kalau anda betul-betul ingin sembuh, insyaAllah Allah akan memberi jalan. Yang jelas, hindari perilaku haram antara sesama jenis. Lebih detail lihat: Cara Mengatasi Penyakit Homoseksual

________________________


MEMBIARKAN ANAK KUCING DI JALAN

Assalamualaikum Wr. Wb,

Begini, saya kerap menemukan binatang terutama anak kucing dijalan, dan sering menemukan mereka dalam keadaan sendirian kalau tidak dibuang. Saya merasa bersalah karena penjaga kosan saya tidak suka kucing, dan saya sendiri sibuk dengan kegiatan kuliah dan penulisan, sementara saya yakin saya bisa memberikan perubahan kondisi terhadap satu nyawa makhluk Allah jika saja saya mengambil mereka.

Pertanyaan saya,
1. apakah saya berdosa?
2. Apakah saya harus membiarkan mereka?
3. Bagaimana Islam memandang ini?

Terimakash atas perhatiannya,
Wassalamualaikum, wr. wb.

JAWABAN

Ada sebuah hadits sahih riwayat Bukhari dan Muslim di mana bersabda:

عُذّبت امرأة في هرّة ، سجنتها حتى ماتت ، فدخلت فيها النار ؛ لا هي أطعمتها ، ولا سقتها إذ حبستها ، ولا هي تركتها تأكل من خشاش الأرض

Artinya: Seorang wanita disiksa (di akhirat) karena telah menahan kucing sampai mati tanpa diberi makan dan minum dan tidak dilepas agar supaya mencari makan sendiri dari jalanan.

Dalam hadits di atas pesan terpenting adalah (a) agar seorang muslim memperlakukan hewan, termasuk kucing, dengan baik. (b) boleh memelihara kucing asalkan diberi makan dan minum dengan cukup; (c) kalau sekiranya tidak mampu memberi makan dan minum dengan baik, maka lebih baik dilepas.

Menjawabab pertanyaan anda:
1. Tidak berdosa. Biarkan kucing itu di jalan, mereka sudah tahu cara mencari makan.
2. Iya. Biarkan saja. Tapi kalau memelihara, pastikan anda memeliharanya dg baik.
3. Lihat hadits di atas.

________________________


HUKUM NADZAR TANPA DIUCAPKAN

assalamualaikum pak ustad saya cholik setiawan pak ustad saya mau bertanya saya prnah bernazar di hati "saya akan berangkatkan haji dia" tapi hal tersebut tidak saya ucapkan di lisan sepatah katapun tapi saya cuma membuang napas di tenggorokan yang ber bunyi "hem" saja saat bernazar sambil berpikir tentang nazar saya.

yang saya tanyakan
1. apakah nazar itu sah.sekian pak ustad mohon pencerahanya pak karna saya sangat tertekan dengan hal ini,mohon di jawab segera pak,wassalamualaikum warohmatulohi wabarokatuh

JAWABAN

1. Salah satu syarat sahnya nadzar adalah adanya shighat atau ucapan yang keluar dari lisan kita. Nadaar yang masih dalam hati tidak dianggap nadzar dan karena itu tidak perlu ditunaikan. Lebih detail: Nadzar dalam Islam

________________________


PAPA SUKA SELINGKUH, MAMA INGIN CERAI

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Pak ustadz, saya mau bertanya. Saya anak ke-2 dari tiga bersaudara. Saya sedang mengalami masalah keluarga. Selama bertahun-tahun orang tua saya membangun rumah tangga, papa saya selalu menghianati mama. Papa saya sering ketahuan berselingkuh dengan wanita lain pak ustadz.. Mama saya sudah sering meminta cerai karna kejadian itu. Tapi papa saya selalu menolak dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan itu lagi. Mama pun berusaha mempercayai papa. Tapi nyatanya, papa masih saja melakukannya.

Sekarang ini pak ustadz, papa saya pun masih berselingkuh dengan seorang wanita. Bahkan, papa saya sampai memiliki anak dengan wanita tsb. Diam diam dibelakang kami, setiap hari minggu, papa selalu mengunjungi mereka, tapi kami, terlebih saya, sebenarnya sudah lama mengetahui hal tsb. Sampai sekarang hal tsb masih berlangsung, tapi anehnya papa tetap ngotot tidak mau bercerai dengan mama. Padahal mama sudah tidak kuat lagi menghadapi kelakuan papa.

Lalu pak ustadz, dalam islam,
1. sebagai seorang anak, apa yang harusnya saya lakukan?
2. Apa saya harus terus berusaha membantu mama untuk mencari tau siapa wanita itu dan mendukung perceraian mereka, atau saya harus berdiam diri saja?

Karna sejujurnya bukan hanya mama, saya pun sudah tidak kuat lagi menghadapi ini semua. Di usia saya yang masih remaja ini saya sering mendengar mereka bertengkar, sakit hati saya mengetahui papa saya sendiri berselingkuh hingga memiliki keturunan lain diluar sana..

Mohon bantuannya pak ustadz..

JAWABAN

1. Ayah dan ibu adalah sosok yang dihormati anak. Namun demikian, apabila salah satu dari mereka menyakiti yang lain, maka sebaiknya anak membantu yang dizalimi yaitu ibu. Bentuk bantuannya tentunya yang sekiranya membuat ibu terlepas dari masalah yang dihadapi.

2. Kalau memang mama anda ingin bercerai dengan papa, maka membantu mama agar segera dapat merealisir keinginannya adalah cara terbaik. Kalau mencari tahu siapa wanita itu dapat mempercepat proses perceraian, maka anda dapat melakukan itu. Pada waktu yang sama, anda tetap harus respek pada ayah, bagaimanapun dia adalah ayah anda tanpa dia anda tidak akan pernah eksis di dunia ini. Baca juga: Hukum Berbakti pada Orang Tua
________________________


TAKUT MENIKAH DENGAN PACAR KARENA WETON

assalamualaikum,
Saya seorang wanita disini saya mau minta solusi atas pertanyaan saya. Saya memiliki seorang kekasih kita berdua punya niatan untuk menikah. namun ada halangan dari pihak laki- laki karena jumlah weton kami sama dengan jumlah weton orang tua dari pihak laki-laki konon katanya kalo kita teruskan hubungan ini akan mengakibatkan kematian diantara kami semua.

1. sebenarnya saya kurang mempercayai hal tersebut namun pacar saya yang takut. mohon untuk solusinya.

sebelumnya saya ucapkan terima kasih.mohon untuk tidak dishare di jejaring sosial.saya mohon untuk jawabannya.Terima kasih

JAWABAN

1. Mempercayai hitungan weton bukan hanya tidak logis, tapi juga dosa besar. Ramalan berdasarkan weton adalah tradisi yang hanya ada di Jawa, dan tidak ada di suku manapun. Itu artinya, ramalan tersebut sifatnya hanya mitos dan kebenarannya sangat diragukan. Sementara itu, ajaran Islam jelas-jelas mengharamkan kepercayaan pada ramalan karena itu pertanda orang tersebut lemah imannya karena lebih percaya hitungan daripada Allah. Lihat detail: Hukum Percaya Ramalan dalam Islam

Selengkapnya ...

Cara Mengganti Imam yang Batal di Tengah Shalat

Mengganti Imam Batal di Tengah Shalat
IMAM BATAL DI TENGAH SHALAT

Terima kasih untuk jawabannya. Sangat membantu sekali.

Masih ada beberapa pertanyaan yg mengganjal dan pernah terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

1. Ketika kita niat sholat sunnah, ada makmum yg menepuk pundak dan mengikuti menjadi makmum. Sepertinya makmum berpikir imam sholat wajib. Kemudian makmum tersebut melanjutkan sholat yg tertinggal. Bagaimana hukumnya? Sah kah sholat makmum yg tidak mengetahui niat imam?

2. Ketika kita menjadi imam, kita salah membaca bacaan dalam sholat. Semisal bacaan tahiyat. Bagaimana hukumnya? Bagaimana cara memperbaiki kesalahan tersebut?

3. Ketika kita menjadi imam, tiba-tiba kita batal wudhu di tengah sholat (misal: buang angin). Bagaimana cara imam memberitahu makmum untuk menggantikan? Bagaimana cara makmum mengganti imam? Berikan contoh ketika imam batal dalam keadaan berdiri dan ketika imam batal dalam keadaan sujud.

Terima kasih. Wassalamu'alaikum...

TOPIK KONSULTASI ISLAM
  1. IMAM BATAL DI TENGAH SHALAT
  2. MEN-ZIHAR ISTRI KARENA TIDAK TAHU
  3. HUTANG MASIH BANYAK, IBU MENYURUH BERHENTI KERJA
  4. KELUAR MANI APA BATAL PUASA?
  5. ISTIKHARAH UNTUK MEMILIH ISTRI
  6. MAU MENIKAH TERHALANG HUTANG ORANG TUA
  7. DILARANG KAWIN KARENA BEDA HARI LAHIR DENGAN PACAR
  8. WANITA YANG DIZINAHI TAK MAU DINIKAH
  9. PERNAH NYONTEK, DAN HUKUM GAJI PEKERJAAN
  10. CARA WUDHU WANITA DI TEMPAT UMUM SUPAYA TIDAK TERLIHAT AURATNYA
  11. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM


JAWABAN

Perbedaan niat dan jenis shalat antara imam dan makmum hukumnya boleh dan sah. Misalnya, imam niat shalat sunnah di sebuah masjid lalu ada orang mau shalat fardhu (wajib) menepuk bahu dan bermakmum padanya. Perbedaan itu bisa juga sama-sama shalat wajib tapi lain nama, misalnya imam shalat Dhuhur (Zuhur) makmum shalat Ashar. Imam shalat Isya' qadha (mengganti) sedangkan makmum shalat ada' (tepat waktu), dst.

Adapun dasar yang dipakai adalah hadist riwayat Muslim dari Jabir bin Abdullah bahwa Suatu hari Muadz sholat bersama Rasulullah s.a.w. lalu ia datang ke kaumnya lalu ia mengimami kaumnya sholat Isya' dengan membaca surat Baqarah, lalu seorang lelaki keluar dari jamaah dan menyelesaikan sendiri sholatnya. Orang-orang pun menegurnya "Apakah anda orang manafik?", iapun menjawab"Tidak, aku akan adukan masalah ini kepada Rasulullah". Sesampai kepada Rasulullah, orang itu berkata "Wahai Rasulullah, kami orang-orang bekerja siang, Muadz telah mengimami kami sholat Isya' telah larut dan membaca surat Al Baqarah". Ketika Rasulullah mendengar cerita itu, ditegurnya Muadz "Apakah angkau orang yang suka membuat fitnah? Mengapa tidak kau baca surat Sabbihis dan Wallaili Idza Yaghsyaa?"

Dalam hadits di atas, Muadz shalat wajib Isya' bersama Nabi. Dan shalat lagi (yang hukumnya sunnah) menjadi imam sedang kaumnya shalat fardhu Isya'.

2. Kalau imam salah dalam membaca bacaan Al-Fatihah dengan kesalahan fatal sampai merubah makna maka wajib memperbaikinya karena kalau tidak maka shalatnya tidak sah. Begitu juga tidak sah shalatnya makmum. Sedangkan kesalahan dalam bacaan yang lain hukumnya makruh. Imam Syafi'i dalam Al-Umm I/215 berkata:

وإن لحن في أم القرآن لحناً يحيل معنى شيء منها، لم أرَ صلاته مجزئة عنه، ولا عمَّن خلفه، وإن لحن في غيرها كرهتُه، ولم أرَ عليه إعادة،
وإن كان لحنه في أم القرآن وغيرها لا يُحيل المعنى أجزأتْ صلاته وأكره أن يكون إماماً بحال

Artinya: Kalau imam melakukan kesalahan dalam membaca Al-Fatihah sampai merubah makna maka shalatnya dan shalat makmum tidak sah. Apabila salah dalam bacaan yang lain maka hukumnya makruh sedang shalatnya tetap sah. Kalau salahnya dalam bacaan Al-Fatihah dan lainnya tidak sampai merubah makna maka shalatnya sah tapi dia makruh menjadi imam.

3. Imam dapat melakukan salah satu dari dua hal berikut: (a) Imam mundur dari barisan (shaf) dan memegang tangan makmum yang ditunjuk supaya maju ke depan. Inilah cara yang dilakukan Umar bin Khattab saat beliau ditusuk di tengah shalat, kemudian ia memegang tangan Abdurrahman bin 'Awf agar menggantikan beliau berlaku sebagai imam. (berdasarkan hadits riwayat al-Bayhaqy). (b) Imam mundur dari tempatnya tanpa menunjuk pengganti, dalam situasi ini maka makmum terdekat dapat mengambil inisiatif untuk maju atau menunjuk teman di sampingnya untuk maju. (c) Kalau ternyata imam ngeloyor pergi, sedangkan makmum tidak ada yang maju mengganti imam, maka seluruh makmum harus niat mufaroqoh atau niat keluar dari shalat jamaah dan shalat sendiri-sendiri.

CATATAN:
- kalau imam batal saat sujud, maka ia mundur dan menunjuk pada makmum terdekat untuk menjadi imam dan meneruskan shalat berjamaah. Makmum yang ditunjuk lalu maju dan mengulangi sujud yang tidak sah. Rincian selanjutnya lihat jawaban #3 di atas.

- Pergantian imam oleh makmum ini disebut dengan istikhlaf sedangkan makmum yang mengganti imam disebut khalifah.

Referensi: Al-Jaziri dalam Al-Fiqh alal Madzahibil Arba’ah: I/447; Wahbah Zuhaili dalam Al-Fiqh al-Islami; VI/148; Bughyatul Mustarsyidin, hlm. 85; I'anatut Tholibin II/46 dan 97.

Baca juga: Panduan Shalat Berjamaah
________________________


MEN-ZIHAR ISTRI KARENA TIDAK TAHU

Saya mau nanya ustadz.
1. Saya mau nanya, jika seseorang telah melakukan zihar karena orang itu tidak tau telah melakukan zihar dan sebelum membayar kafarat denda. Seorang itu melakukannya lagi. Apakah dendanya menjadi bertambah. Contoh puasa 2 bulan. Apakah karena dia melakukannya lagi sebelum membayar denda, dia harus puasa 4 bulan?

2. Bagaimana kalau lupa sudah berapa kali melakukan zihar?

JAWABAN

1. Saya tidak yakin anda melakukan zihar. Karena zihar tidak biasa terjadi di Indonesia, Malaysia, maupun Brunei. Seandainya anda memberi tahu kalimat zihar yang anda ucapkan, maka kami akan lebih mudah memutuskan apakah zihar sharih atau kinayah. Ucapan "Engkau seperti ibuku", misalnya, adalah contoh zihar kinayah yang kalau tanpa niat maka tidak terjadi zihar.

Namun, kalau anda mengatakan "Engkau seperti punggung ibuku" maka itu termasuk zihar sharih dan anda dikenakan kafarat (tebusan) untuk bisa men-jimak istri anda. Kafaratnya adalah puasa 2 bulan (60 hari) berturut-turut, kalau tidak mampu diganti dengan memberi makan 60 orang miskin (kalau dalam bentuk beras sebanyak 1.5 kg).

Kalau anda melakukan zihar sharih dua kali, maka kafaratnya juga dua kali. Al-Mawardi Al-Bishri dalam Al-Hawi al-Kabir X/439 mengutip ucapan Imam Syafi'i sbb:

مسألة : قال الشافعي رحمه الله تعالى : " ولو تظاهر منها مرارا يريد بكل واحدة ظهارا غير الآخر قبل أن يكفر فعليه بكل تظاهر كفارة كما يكون عليه في كل تطليقة تطليقة ولو قالها متتابعا فقال أردت ظهارا واحدا فهو واحد كما لو تابع بالطلاق كان كطلقة واحدة " .

Artinya: Imam Syafi'i berkata apabila seorang menzihar istrinya berkali-kali yang setiap satu ucapan diniati satu zihar sebelum membayar kafarat, maka wajib baginya membayar kafarat untuk setiap zihar sebagaimana jatuhnya satu talak setiap ucapan talak. Kalau pelaku zihar mengatakan hanya bermaksud satu zihar, maka jatuh satu zihar sebagaimana kalau mengucapkan talak berulang-ulang maka itu seperti talak satu.


2. Kalau lupa hitungannya, maka diperkirakan yang paling mendekati kebenaran.

لBaca juga: Zihar (Dhihar) dalam Pernikahan

________________________


HUTANG MASIH BANYAK, IBU MENYURUH BERHENTI KERJA

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Saya seorang ibu dari 2 orang putri (anak 7 tahun dan 2 tahun). Saya juga seorang karyawati dan sudah 10 tahun bekerja di perusahaan swasta. Saya bekerja sejak saya belum menikah. Saya masih tinggal sama orang tua saya dan saya baru membeli rumah kpr yang sangat sederhana karena untuk membeli rumah yang bagus dan cash kami tidak mampu. Ibu sya menginginkan saya keluar kerja untuk menjaga dan merawat anak-anak.

Dalam hati kecil saya...saya juga ingin keluar kerja karena saya sudah cape bekerja dan ingin mengurus anak-anak. Tapi keadaan ekonomi kami tidak dapat mencukupi untuk kehidupan kami. Hutang kami masih banyak, mulai dari cicilan rumah, hutang di kantor, dll. Kalau saya keluar kerja saya hanya mendapatkan 3 kali gaji. Sedangkan hutang kami tidak bisa menutupi hutang-hutang kami. Target saya kalau sudah melunasi hutang-hutang kami, saya juga ada keinginan untuk keluar kerja, tapi bukan saat ini...tapi ibu saya tetap mengharuskan saya keluar kerja.

Saya tidak mungkin keluar kerja tapi hutang masih banyak, hidup saya tidak akan tenang. terus terang penghasilan suami saya tidaklah mencukupi untuk memenuhi kehidupan keluarga. Saya tidak bisa memaksa suami untuk mendapatkan uang lebih karena kemampuan suami saya segitu-gitunya. Begitu juga terhadap ibu saya, saya gak bisa bicara apa-apa. saya takut nantinya jadi pertengkaran.

1. Mohon penjelasan dan jalan keluarnya untuk saya. terima kasih

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

JAWABAN

1. Terkadang ibu bersikap kurang bijaksana dalam mengambil keputusan. Mungkin pendapatnya itu karena banyak faktor. Di sini yang diperlukan adalah komunikasi yang intensif antara anda dan ibu. Beri dia penjelasan dengan pelan-pelan mengapa anda ingin tetap bekerja sampai hutang lunas. Kalau belum mempan juga, minta bantuan orang lain yang lebih pintar bicara dan lebih dihormati ibu untuk mengutarakan apa yang ingin anda sampaikan pada ibu. Pada waktu yang sama, tetaplah hormati ibu dan taati perintahnya yang tidak melanggar syariah. Baca: Hukum Taat Orang Tua

________________________


KELUAR MANI APA BATAL PUASA?

Assalamua'laikum
Saya Remaja berumur 19 tahun.
Pada saat bulan puasa saya bermain facebook. Dan melihat yg haram berupa wanita wanita di fb, dan ketika saya ingin ambil wudhu.. ternyata air mani keluar waktu buang air kecil tanpa di sengaja.

1. Apakah hukumnya dan apakah membatalkan puasa ?
2. Serta haruskah saya mandi wajib.

Terima kasih!!!

JAWABAN

1. Keluar air mani saat puasa itu membatalkan puasa. Tapi betulkah itu air mani? Apa bukan air madzi? Kalau air madzi yang keluar, maka puasanya tidak batal. Hanya wudhu anda yang batal. Lihat: Apa itu Madzi?

2. Kalau yang keluar memang sperma, maka harus mandi wajib. Lihat: Cara Mandi Wajib

Baca juga: Panduan Puasa Ramadan

________________________


ISTIKHARAH UNTUK MEMILIH ISTRI

Assalammualaikum ustadz
Maaf saya mau bertanya.
1. apakah shalat istikarah itu boleh meminta petunjuk antara memilih seorang istri atau selingkuhan suami.

mohon penjelasan
Terima kasih.wassalammualaikum

JAWABAN

1. Istikharah hanya ditujukan untuk mencari kemantapan hati saat menghadapi dilema antara dua pilihan yang sama-sama baik menurut syariah. Bukan antara dua pilihan di mana yang satu baik dan satunya lagi buruk. Dalam kasus yang terakhir, maka tidak diperlukan adanya istikharah karena sudah jelas perintah syariah untuk memilih yang baik. Lihat: Panduan Shalat Istikharah

Baca juga: Menentukan Jodoh Lewat Istikharah
________________________


MAU MENIKAH TERHALANG HUTANG ORANG TUA

1. bagaimana hukumnya lelaki yang ingin menikah tetapi masih harus meminta ijin orang tua karena beberapa hal? contohnya karena sang lelaki masih membantu orang tua dan tidak dapat gaji, karena orang tuanya masih banyak hutang jadi harus membantu untuk membayar hutang dahulu baru bisa menikah, dan karena beberapa hal lainnya.

2. dan apa yang harus di lakukan sang lelaki jika punya pacar dan tidak bisa memberi kepastian untuk menikahinya karena masalah orang tua tersebut?

JAWABAN

1. Menikah hukumnya sunnah dalam situasi normal di mana anda ingin menikah tapi masih bisa menahan diri untuk tidak berzina. Dalam situasi ini, anda boleh tetap mentaati orang tua untuk tidak menikah.

Menikah hukumnya wajib dalam situasi di mana kalau tidak menikah akan berakibat zina. Dalam siatusi ini, maka anda harus menikah dan tidak perlu mentaati perintah orang tua untuk menunda pernikahan. Karena kemauan orang tua harus ditaati sepanjang tidak berlawanan dengan perintah syariah.

2. Yang terpenting kondisi anda saat ini. Kalau anda sudah tidak tahan menahan diri, maka menikahlah segera dengan restu orang tua atau tanpa restunya. Kalau masih tahan, maka beri dia janji sesuai dengan perkiraan anda kapan waktunya tiba.

________________________


DILARANG KAWIN KARENA BEDA HARI LAHIR DENGAN PACAR

Assalamualaikum wr wb.

Saya hamba Allah

1. Saya mau bertanya bagaimana hukumnya orang tua yang melarang anaknya menikah dengan alasan hari lahir ?
Karena ayah saya sudah meninggal jadi tinggal ada ibu dan kakak kaka saya. Saya sudah merasa cocok dengan pria yang ingin menikahi saya ..sedangkan kaka saya yang pertama itu laki laki dan katanya dia itu adalah pengganti ayah saya.. kakaku melarang hubungan kami jangan sampai berlanjut ke pernikahan.. karena dengan alasan dia lahir hari rabu dan saya jumat katanya kalo sampe menikah rejekinya akan sulit

.tapi saya sudah sayang bahkan kami sudah berencana akan menikah tahun depan..

2. apa hukumnya jika saya tidak menuruti kaka saya itu.. Sedangkan ibu saya terserah dengan keputusan kaka saya yg pertama itu..saya mohon prncerahannya .. Agar saya tidak terlalu jauh menjalin hubungan ini jika memang dilarang karena perbedaan hari lahir itu?
Tetima kasih mohon di share biar saya tau jawabannya

JAWABAN

1. Hukumnya orang tua yang melarang anaknya menikah itu haram dan berdosa karena dua hal yaitu (a) percaya ramalan itu haram; (b) melarang anak untuk menikah itu juga haram tanpa alasan yang dibenarkan syariah. Lihat: Pernikahan Islam.

2. Tidak apa-apa. Anda boleh menikah dengan meminta wali lain yang menikahkan anda dari kerabat anda atau memakai wali hakim yakni pejabat KUA dan jajarannya. Lihat: Pernikahan Islam.

________________________


WANITA YANG DIZINAHI TAK MAU DINIKAH

Asalamuallaikum wr wb
Saya MAM 21 saya mau konsultasi tentang masalah yang saya alami
Saya mempunyai pacar dan kami sudah melakukan hubungan layaknya suami istri dan saya berani bertanggung jawab atas apa yang saya buat namum pacar saya tidak menginginkan itu dia hanya ingin jadi orang kaya dan membahagiakan orang tuanya dan saya berfikir ternyata dia lebih mementingkan harta dari pada keperawanannya

1. Apa yang harus saya lakukan mohon jawabanya pak ustad trimakasih asalamuallaikum

JAWABAN

1. Dari segi sosial, tidak ada yang perlu anda lakukan. Anda tak perlu menikahi dia karena dia tidak mau. Yang terpenting bagi anda sekarang adalah melakukan pertaubatan dan taubat nasuha, taubat yang betul-betul. Jauhi zina, jauhi pergaulan bebas, perbanyak amal ibadah kepada Allah dan amal saleh kepada sesama manusia. Lihat: Cara Taubat Nasuha.

________________________


PERNAH NYONTEK, DAN HUKUM GAJI PEKERJAAN

Assalamualaikum , pa ustadz saya ingin menanyakan beberapa hal, tp maaf sebelumnya bila pertanyaan saya ini terlalu banyak :

1. Calon suami saya jarang sholat 5 waktu, bahkan sholat jum'at pun kadang dia tinggalkan, tp jika dia ditanya dia ttp menganggap dirinya muslim dan dia tau akan kewajiban sholat, apakah calon suami saya itu dihukumi kafir atau tidak?

2. Sahkah bila saya menikah dengannya?.
3. Bagaimana caranya bila ia ingin bertobat? Apakah harus melafadzkan dua kalimah syahadat lagi seperti org yg baru mau masuk islam?
4. Apakah hukumnya mengambil harta orang tua secara diam-diam? Sedangkan saya blm menikah dan blm mempunyai penghasilan sendiri.
5. Sewaktu saya kuliah sy prnah menyontek ketika ujian, bahkan saat membuat skripsi data ada yg saya otak atik agar hasil penelitian bagus dan sesuai teori, karna data di lapangan bila dujikan hasilnya jelek, apakah hukumnya mendapatkan gaji dr hasil bekerja yg ijazahnya didapat dr hasil kecurangan? Haram ataukah halal gajinya? Krn wktu ujian sma pun saya mencontek, jika smp saya agak lupa mencontek atau tidak,

6. apabila sy ingin melanjutkan ke S2 bolehkah pa ustadz?
7. Dan gaji yg didapat dr hasil sekolah S2 dengan bersungguh-sungguh dan tidak mengulangi kecurangan lg apakah halal?
8. Apakah mendapat ilmu dengan cara yg bathil, maka penghasilannya jg tidak halal pula?

Mohon penjelasannya pa ustadz, syukron

JAWABAN

1. Dalam madzhab Syafi'i ia masih tetap seorang muslim tapi muslim yang fasiq yakni muslim pelaku dosa besar.
2. Sah. Namun tidak dianjurkan baik secara agama maupun secara sosial. Karena, kemungkinan untuk bisa bahagia sangat kecil. Kecuali kalau dia melakukan taubat. Lihat: Cara Taubat Nasuha
3. Tidak perlu. Cukup lakukan kewajiban agama dan mengqadha shalat dan puasa yang pernah dia tinggalkan sejak ia akil baligh. Tentu saja tidak harus sekaligus, bisa dengan dicicil.
4. Haram mengambil harta siapapun tanpa ijin. Apa sulitnya meminta secara langsung pada orang tua.
5. Gaji didapat karena bekerja. Jadi hukum gaji halal kalau pekerjaannya halal. Adapun ijazah yang hasil nyontek, itu adalah bagian dari kebohongan dan bohong itu dosa. Akan tetapi dosa itu tidak menular sampai ke gaji.
6. Boleh melanjutkan S2. Mengapa tidak?
7. Halal sebagaimana gaji dari hasil S1.
8. Kalau maksudnya bathil adalah nyontek, maka itu tidak ada kaitannya. Lihat #5.

Baca juga; Hukum Gaji PNS yang diterima karena Korupsi Kolusi Nepotisme

________________________


CARA WUDHU WANITA DI TEMPAT UMUM SUPAYA TIDAK TERLIHAT AURATNYA

Assalamu'alaikum
1. pak ustad saya mau tanya lagi bagaimana cara berwudu bagi wanita ditempat umum supaya tidak terlihat au-ratnya?

JAWABAN

1. Caranya ya auratnya jangan dibuka supaya tidak kelihatan. Kalau wudhu di masjid, sekarang umumnya toilet wanita dan pria sudah dipisah sehingga otomatis tidak kelihatan lawan jenis. Kalau anda di tempat umum, seperti di bandara atau terminal, maka wudhu bisa dilakukan di toilet. Baca juga: Au-rat dalam Islam
Selengkapnya ...