Konsultasi Syariah Islam

Konsultasi syariah hanya akan dilayani apabila dikirim via email ke: alkhoirot@gmail.com

Subscribe Us

Suka artikel kami? Dapatkan update terbaru langsung ke email Anda!

ATAU
Channel Youtube KSIA

Kapan Mulai Wajib Puasa dan Shalat

Kapan Mulai Wajib Puasa dan Shalat
HUKUM QADHA PUASA RAMADAN BAGI REMAJA 15 TAHUN DAN BELUM KHITAN

ustadz, Saya Ingin Bertanya
1. Apakah Wajib Mengganti Puasa Ramadhan Sebelum Berumur 15 Tahun dan Belum Khitan?
Mohon Jawabanya Secepatnya Berhubung Bulan Ramadhan sudah Dekat
Syukron. WAssalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh

TOPIK KONSULTASI ISLAM
  1. HUKUM QADHA PUASA RAMADAN BAGI REMAJA 15 TAHUN DAN BELUM KHITAN
  2. DILARANG MENIKAH KARENA JARAK TERLALU DEKAT
  3. WARISAN DARI BAPAK NON-MUSLIM (KRISTEN)
  4. WARISAN PENINGGALAN BAPAK
  5. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM


JAWABAN

1. Wajib tidaknya shalat dan puasa bagi seorang lelaki tidak tergantung pada sudah khitan atau belum, tapi pada apakah dia sudah baligh atau belum. Kalau sudah baligh, maka hukumnya wajib baginya segala kewajiban agama dan harus menjauhi semua yang diharamkan.

Adapun tanda sudah baligh atau belum pada lelaki ada dua yaitu (a) keluar mani; (b) pernah mimpi basah. Apabila salah satu dari kedua tanda ini ada pada anda, maka anda sudah wajib melakukan seluurh kewajiban agama dan berdosa apabila meninggalkannya. Baca juga: Ajaran Agama Islam

_____________________________


DILARANG MENIKAH KARENA JARAK TERLALU DEKAT

Sebelumnya saya mohon maaf, mungkin masalah ini pernah dibahas sebelumnya.
Baik langsung saja, umur saya gadis 26tahun, belum lama ini saya menjalin hubungan dengan tetangga saya yang jarak rumah nya sangat dekat hanya selisih 1 rumah saja. Orang tua dia sangat menyetujui dengan hubungan kami,karena niat kami baik, tapi pihak orang tua saya sangat melarang untuk itu, dengan alasan jarak rumah terlalu dekat, begitu juga kakek saya sangat melarang dengan alasan adat jawa (kakek saya tidak paham agama). Orang tua saya menginginkan hubungan ini tidak untuk dilanjutkan, apapun caranya mereka lakukan, waktu itu saya juga disuruh Mandi menggunakan rendaman air bunga ( mawar, kenanga, mungkin juga ada kantil nya ), namun air tersebut tidak saya gunakan untuk Mandi, melainkan saya buang dan pura-pura untuk Mandi. Ada 2x mereka menyuruhku Mandi sperti ini.

Bukan hanya itu, saudara dari orang tua saya pun sangat melarang dan meminta saya untuk tidak meneruskan hubungan ini, ada yang mengatakan istilah jawa BUNTEL MAYIT ( sering dengar tapi tidak tau maksudnya), ada juga yang meminta saya untuk memilih jika Sayang orang tuamu maka tinggalkan pacarmu.

PERTANYAANNYA

1. Berdosakah jika saya dan pacar saya melanggar adat tersebut? Apakah saya tergolong anak yg durhaka?
2. Apakah Ada penjelasannya dalam al qur'an atau hadist tentang larangan tersebut?
3. Mohon penjelasannya tentang buntel mayit itu apa?
4. Apakah yang telah dilakukan orang tua saya termasuk perbuatan syirik? Dan apa yang sebaiknya saya lakukan?

Maaf ceritanya terlalu panjang, atas jawaban nya saya ucapkan terimakasih,

Wassalamu'alaikum

JAWABAN

1. Taat orang tua itu wajib. Tapi kalau orang tua melarang sesuatu yang dibolehkan oleh syariah seperti menikah dengan pria yang baik, maka tidak wajib ditaati. Namun perlu dicatat, bahwa berpacaran secara fisikal adalah haram dalam Islam. Baca: Hukum Pacaran dalam Islam

Baca juga:
Hukum Taat Orang Tua

2. Tidak ada. Itu hanya adat. Mengikuti dan meyakini itu hukumnya haram karena sama dengan percaya ramalan. Baca: Percaya Ramalan dalam Islam http://www.alkhoirot.net/2013/11/hukum-percaya-ramalan-dalam-islam.html

3. Buntel mayit artinya akan membawa sial.

4. Yang dilakukan orang tua anda dengan mempercayai itu hukumnya haram. Tapi tidak syirik. Istilah syirik itu hanya istilah yang dipakai kelompok radikal Wahabi Salafi untuk mengkafirkan sesama muslim. Baca: Awas! Gerakan Radikal Wahabi Salafi

_____________________________


WARISAN DARI BAPAK NON-MUSLIM (KRISTEN)

Saya ibu Y dari Jakarta mau bertanya tentang pembagian warisan sesuai syariat islam bagi orang tua saya yang sudah meninggal. Saya anak tunggal (perempuan) dan harta yang tertinggal sebuah rumah keluarga kami yang dibeli ayah saya setelah saya masuk TK.

Ibu saya meninggal di tahun 1999. Mempunyai 7 saudara kandung (om dan tante saya), 1 tante saya sudah meninggal (tidak bersuami dan beranak) di tahun 2000. Jadi masih ada 6 yang hidup sekarang.

Ayah saya mualaf ketika menikah dengan ibu saya, dan menjadi Kristen kembali setelah ibu saya meninggal. Beliau meninggal di tahun 2013. Masih ada saudara kandung dari Ayah, tapi semuanya kristen.

Kakek nenek dari ayah dan ibu sudah meninggal lama.

1. Saya mohon dibantu pencerahan untuk pembagian warisan ini yang benar agar saya tidak termasuk kaum yang zalim. Aamiin.

Terima kasih atas perhatian dan jawabannya.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

WA

JAWABAN

1. Secara Islam, anda hanya berhak mendapat harta warisan dari peninggalan ibu dan tidak berhak mendapat warisan dari ayah karena anda dan dia berbeda agama pada saat ayah meninggal.

Oleh karena itu, untuk pembagian warisan peninggalan ayah anda bisa melakukan itu dengan mendasarkan pada hukum perdata.

2. Untuk harta peninggalan ibu, kalau memang anda anak tunggal, maka anda akan mendapatkan bagian 1/2 (setengah). Sedangkan sisanya yang 1/2 lagi diberikan untuk seluruh saudara kandung ibu anda (om dan tante dari ibu) di mana saudara lelaki akan mendapat bagian dua kali lipat dari anak perempuan. Baca detail: Hukum Waris Islam

Untuk peninggalan ayah, anda dapat membaginya secara hukum perdata (bukan hukum waris Islam) dalam hal ini maka anda adalah pewaris satu-satunya warisan ayah. Sedangkan saudara dari ayah tidak berhak mendapatkan warisan berdasarkan pada Pasal 852 KUHPerdata

_____________________________


WARISAN PENINGGALAN BAPAK

Assalamu alaikum wm wb,

Bapak/Ibu saya B dari Denpasar Bali, mohon di bantu untuk perhitungan warisan dengan penjelasan sbb :

Ayah Almarhum meninggal 15 Mei 2010 meninggalkan warisan tanah 1.200 m di berikan kepada anak kandung :

1. Sarjito (alm) 400 M Meninggal dunia 22 Oktober 2010
2. Suyadi 400 m
3. Sarjiyo 400 m

Ibu meninggal dunia 13 Mei 2015, Meninggalkan warisan tanah 800 m di bagi kepada :

4. Partini (wanita) 400 M
5. Baidah (wanita) 400 M

Pada saat pembagian punya ayah beliau masih hidup dan kedua anak perempuan setuju di bagi ke anak laki semua dan sudah di bagi ke masing masing sertifikatnya saat ayah masih hidup. Pada saat itu juga tanah punya ibu di bagikan ke anak perempuan dan ketiga anak laki setuju dengan menandatangani surat pernyataan setuju. Namun sampai ibu meninggal belum di balik nama ke anak perempuan semua.

1. Yang menjadi pertanyaan tanah yg 60 M dari bapak yang belum di bagi pembagiannya ke kelima anak perhitungannya jadi berapa?

2. terus dari kakak sarjito alm tanah yang 400 m dari bapak dan 250 dari beli sendiri pembaginya kemana, kakak sarjito belum menikah saat meninggal dunia. Dan kami sudah tidak memiliki kakek dan nenek dari ayah ataupun ibu.
Terima kasih mohon bantuannya, untuk penjelasannya.

Dan Warisan ayah masih 60 m belum di bagi.

Pertanyaan saya :

1. Tanah sebesar 60 m hak waris nya jatuh kepada siapa saja mamah?

2. Kakak saya Sarjito alm belum menikah dan semasa hidup membeli tanah 250 M, dan tanah yang 400 m pemberian dari bapak alm jatuh kemana mamah? Kakak saya sudah meninggal 5 tahun yang lalu

Mohon penjelasan untuk perhitungannya mamah, terima kasih banyak atas bantuannya.

Wasalamualaikum wm wb.

JAWABAN

1. Tanah sebesar 60 m itu jatuh ke semua anak kandung yang masih hidup. Cara membaginya adalah anak laki-laki mendapat bagian dua kali lipat dari anak perempuan.

2. Adapun harta milik sarjito maka diwariskan kepada seluruh saudara kandungnya di mana saudara lelaki mendapat bagian dua kali lipat dari anak perempuan. Baca detail: Hukum Waris Islam

Read More...

Perawan Janda dalam Islam

Perawan Janda dalam Islam

MAKNA DAN PENGERTIAN PERAWAN DAN KEPERAWANAN DALAM ISLAM
Assalamualaikum. Saya nurul, saya ingin bertanya.

1. Apakah arti gadis yang masih perawan menurut islam?
2. Dan apakah itu berbeda dengan menurut kedokteran?
Tolong balas email saya ya..
Wassalam....

TOPIK KONSULTASI ISLAM
  1. PENGERTIAN PERAWAN DAN KEPERAWANAN DALAM ISLAM
  2. HUKUM BERCADAR DAN BERJENGGOT
  3. SUAMI TIDAK SHALAT OTOMATIS JATUH TALAK?
  4. JANDA MENIKAH LEWAT WALI HAKIM
  5. ISTRI INGIN MEMINTA SELURUH HARTA SUAMI
  6. SELINGKUH DENGAN SUAMI ORANG, ISTRI TIDAK MAU MEMAAFKAN
  7. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM


JAWABAN

1. Perawan (Arab: bikr, bikarah; Inggris: virgin, virginity) dalam Islam adalah perempuan yang belum pernah melakukan hubungan intim (intercourse) dengan lelaki baik dengan cara nikah atau zina. Dengan demikian, maka hilangnya selaput dara karena disebabkan oleh hal yang selain tersebut di atas seperti karena jatuh, kemasukan jari, atau haid itu tidak merubah status keperawanannya.

Taqiuddin Ad-Dimashqi dalam kitab Kifayah Al-Akhyar, hlm. 2/47 menyatakan:

أن البكارة تزول بوطء حلال أو شبهة أو زنا، وفي القديم أن الزانية حكمها حكم البكر وهو ضعيف، ولو حصلت الثيوبة بالسقطة أو بأصبع أو حدة الطمث، وهو الحيض أو طول التعنيس، وهو بقاؤها زماناً بعد أن بلغت حد التزويج ولم تزوج فالصحيح أنها كالأبكار، ولو وطئت مكرهة أو نائمة أو مجنونة فالأصح أنها كالثيب، فلا بد من نطقها،

Artinya: Keperawanan itu hilang dengan sebab hubungan seksual yang halal atau syubhat atau zina. Menurut qaul qadim wanita pezina hukumnya sama dengan hukum perawan; ini pendapat yang lemah. Apabila ketidakperawanan itu terjadi karena sebab jatuh, atau (dimasukin) jari-jari, atau haid, atau telat menikah, maka statusnya sama dengan perawan menurut pendapat yang sahih. Adapun perempuan yang dijimak karena diperkosa, atau dalam keadaan tidur atau gila, maka pendapat yang lebih sahih adalah statusnya seperti janda...

Kebalikan dari perawan adalah janda (Arab: sayyib). Yang secara definisi berarti perempuan yang hilang keperawanannya disebabkan oleh hubungan intim baik baik yang halal atau zina.

2. Tampaknya ada kemiripan antara makna keperawanan versi Islam dan kedokteran. Menurut Medical Dictionary dari Merriam-Webster, perawan adalah "one who has not had sexual intercourse" (Yang tidak pernah melakukan hubungan badan).

Secara umum pun demikian, definisi keperawanan menurut Wikipedia adalah: "the state of a person who has never engaged in sexual intercourse."

Baca juga:
- Tanda Wanita Perawan
- Wanita Tidak Perawan Apa Bisa Diterima Calon Suami?
- Haruskah Jujur pada Calon Suami soal Keperawanan?

_____________________________


HUKUM BERCADAR DAN BERJENGGOT

Apakah berdosa apabila kita berjenggot & bercadar karena menyerupai kaum wahabi?

JAWABAN

1. Tidak apa-apa berjenggot dan bercadar asal dengan niat yang baik. Memelihara jenggot hukumnya sunnah. Sedangkan bercadar hukumnya tidak wajib. Perlu juga diketahui, bahwa jenggot dan cadar di Indonesia tidak hanya dilakukan oleh kaum Wahabi Salafi tapi juga oleh kelompok jamaah tabligh.

Baca detail:
- Hukum Memakai Cadar
- Hukum Memelihara dan Mencukur Jenggot

_____________________________


SUAMI TIDAK SHALAT OTOMATIS JATUH TALAK?

Assalamu'alaikum. Saya pernah membaca sebuah status kalau suami meninggalkan sholat otomatis istri tertalak.
1. Apakah itu benar ustad? Sedangkan suami saya saat ini sedang bejerja di luar negeri dan saya tidak tahu apakah doa meninggalkan sholatnya atau tidak, namun ketika masih di rumah dia sering meninggalkan sholat, tetapi masih mengerjakannya sesekali, jadi suami saya belum seutuhnya meninggalkan sholat. Pertanyaannya, jika hukum yang tadi saya ceritakan itu benar, bagaimana status pernikahan saya dan suami saya, jika suami saya masih suka meninggalkan sholatnya, walaupun tidak meninggalkan seutuhnya? Dan apakah saya dan suami harus menikah ulang?

JAWABAN

1. Tidak benar. Itu ucapan yang menyesatkan. Baca detail: Cerai dalam Islam

_____________________________


JANDA MENIKAH LEWAT WALI HAKIM

pak ustad saya mohon penjelasan,

seorang janda punya orang tua sudah meninggal dan dia punya adik laki laki dan paman sebagai wali, adik laki laki nya tidak menyetujui untuk menikahkan kakaknya kepada pria pilihannya. dan janda tersebut tidak meu meminta pamannya untuk menjadi wali nya karena alasan tertentu.

1. sah kah pernikahan perempuan tersebut untuk menikah lagi dengan memakai wali hakim

saya ucapkan terima kasih atas penjelasannya

JAWABAN

1. Sah nikah dengan wali hakim. Baca detail: Wali Hakim dalam Pernikahan

_____________________________


ISTRI INGIN MEMINTA SELURUH HARTA SUAMI

Assalamu'alaikum wr. wb
Tahun 2014 saya menikah dengan seorang duda, setelah 3 bulan menikah saya baru tahu kalau suami saya dari pernikahan sebelumnya memiliki seorang anak perempuan yang sekarang tinggal bersama mantan istri. Selama berkenalan dan menikah dia telah membohongi saya dan keluarga saya perihal anak tersebut.
Sekarang ini saya dan suami memiliki rumah atas nama saya dan suami, yang saya mau tanyakan,
1. Apakah anak perempuan itu mendapatkan hak warisan dari rumah / harta benda yg diperoleh dari pernikahan saya dan suami?
2. Apakah boleh saya meminta semua harta yg di peroleh dari pernikahan saya dan suami menjadi hak milik saya?
mohon penjelasannya, demikian dan terimakasih
wasalamu'alaikum...

JAWABAN

1. Iya, anak kandung akan mendapatkan bagian warisan dari harta peninggalan ayahnya. Satu anak kandung perempuan akan mendapatkan 1/2 (separuh) harta waris sedangkan istri 1/8 (seperdelapan). Perlu diketahui, bahwa harta yang diperoleh suami anda saat berumahtangga dengan anda tetap 100% milik suami anda. Anda tidak punya hak milik sedikitpun darinya kecuali kalau anda juga memiliki saham dalam kepemilikan harta tersebut. Dalam Islam tidak ada gono-gini. Baca detail: Harta Gono gini dalam Islam

2. Boleh saja. Kalau suami menghibahkan seluruh hartanya pada istrinya selama masa si suami hidup, maka itu sah. Karena harta itu terserah pada pemiliknya. Namun demikian, anda juga perlu memiliki rasa empati pada putri kandungnya terutama kalau dia miskin dan membutuhkan biaya untuk pendidikannya. Allah akan menolong orang yang mengasihi sesamanya. Baca juga: Hibah dalam Islam

_____________________________


SELINGKUH DENGAN SUAMI ORANG, ISTRI TIDAK MAU MEMAAFKAN

Assalamualaikum pak ustadz
Saya mau tanya dulu saya pernah berpacaran dengan laki laki yang sudah beristri, tetapi demi Allah saya tidak sampai melakukan hubungan badan,, sekarang saya selalu di selimuti rasa bersalah,, saya sangat menyesal, saya khilaf, dan berjanji untuk tidak akan mengulangi nya lagi,, Tetapi istrinya selingkuhan saya sampai sekarang masih marah bahkan dendam banget sama saya Padahal saya sudah meminta maaf kepadanya ternyata dia ga bisa terima maaf saya.

1. Yang mau saya tanyakan apakah jika saya sungguh sungguh sudah bertaubat kepada Allah masih ada pintu maaf untuk saya,,,
2. Bagaimana hukumnya dengan istrinya selingkuhan saya yang tidak mau memaafkan saya
Mohon solusinya
Terimakasih
Wassalamualaikum wr wb

JAWABAN

1. Allah akan menerima taubat orang yang bertaubat. Baca detail: Cara Taubat Nasuha

2. Pria yang menjadi selingkuhan anda pada dasarnya bukan hak milik dari istrinya. Bahkan kalau anda mau menikah dengannya pun dibolehkan dalam Islam tanpa perlu minta ijin pada istri pertama. Jadi, apakah istri memaafkan anda atau tidak itu tidak masalah karena tidak ada kaitannya. Lain halnya kalau anda pernah mencuri harta perempuan itu, maka anda harus meminta maaf padanya.
Read More...

Cara Sabar dan Istiqomah

Cara Sabar dan Istiqomah
CARA AGAR DAPAT KONSISTEN DAN SABAR

Saya perempuan saya punya problem dalam diri saya ustadz, badan saya agak gemuk, saya orangnya mudah berubah alias tidak tetap pendiriannya, setiap kali saya puasa pasti ditengah jalan puasa saya batal, puncaknya kalau saya sedang mengqadha puasa ramadhan baru setengah jalan pasti puasa saya batal, entah karena saya tidak bisa menahan emosi dalam diri saya, atau tidak karena badanya saya yang lemas, atau lainnya..,

saya pernah membaca tentang hukum mengqadha puasa ramadhan., disitu tertulis kalau kita mengulur-ulur mengqadha puasa ramadhan dengan sengaja itu dianggap maksiat, sejak saat itu saya takut kena azab allah ustadz saya berusaha keras untuk tidak plin plan dalam hal puasa, saya sekarang juga sedang proses memperbaiki diri alias memantaskan diri saya, tapi setiap saya berhasil puasa satu hari dihari selanjutnya kembali seperti itu lagi ustadz.., saya sendiri sampai heran dan marah dengan diri sendiri, kenapa diri saya seperti ini saya takut kena azab allah ustadz, saya juga mengerti ustad kalau dosa yang sering dilakukan akan menjadi dosa besar., mohon sarannya ustadz

TOPIK KONSULTASI ISLAM
  1. CARA AGAR DAPAT KONSISTEN DAN SABAR
  2. BERZIARAH KE MAKAM WALI
  3. MENIKAH DENGAN ADIK IPAR PAMAN SEPUPU
  4. GUGAT TALAK TANPA TANDA TANGAN SUAMI APAKAH SAH?
  5. WIRID DZIKIR AGAR KUAT HUBUNGAN INTIM
  6. MERAHASIAKAN PERNIKAHAN SIRI
  7. WARISAN WANITA PADA SUAMI, IBU DAN ANAK
  8. MENIKAH TANPA LEWAT KUA
  9. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM

Pertanyaan saya ustadz:
1. Apa yang harus saya usahakan lagi ustadz agar saya tidak plin plan terutama dalam hal puasa dan bagaimana menghilangkan sifat plin plan saya ustadz karena sifat ini sudah mulai merusak ibadah saya kepada Allah, saya takut kena azab allah ustadz, saya tidak mau menjadi orang kafir ustadz, sedangkan sekarang saya sedang proses memperbaiki diri menjadi seorang muslimah yang selalu taat sama allah
2. Bagaimana cara agar saya tidak menjadi orang yang mudah emosi, marah, sedih?
3. Bagaimana menghilangkan kebiasaan buruk saya?
4. Apakah taubat saya masih bisa diterima sama Allah ustadz?
terima kasih ustadz sebelumnya assalammualaikum wr wb


JAWABAN

1. Merubah kebiasaan buruk menjadi baik, dari plin plan menjadi istiqomah itu tidak mudah namun bisa diusahakan dengan cara antara lain sebagai berikut: (a) niat yang kuat dan bersungguh-sungguh untuk berusaha keras konsisten dengan apa yang dilakukan; (b) berteman dengan orang yang istiqamah dalam beragama.

2. Mudah emosi adalah bawaan. Orang yang mudah emosi sebaiknya (a) menghindari hal-hal yang membuatnya marah; (b) biasakan menahan bicara saat emosi sedang naik agar tidak salah ucapan yang ujung-ujungnya akan menyakiti orang dan menambah musuh; (c) kurangi makan makanan yang meningkatkan hypertensi; (d) dianjurkan puasa
minimal Senin dan Kamis.

3. (a) Mulai dari niat untuk menghilangkan kebiasaan buruk tersebut; (b) banyak bergaul dengan orang yang baik; (c) banyak membaca bacaan yang menginnspirasi baik yang bersifat bacaan umum atau agama.

4. InsyaAllah taubat akan diterima apabila dilakukan dengan sungguh-sungguh. Baca detail: Cara Taubat Nasuha

Penting: Semua usaha itu perlu proses yang terkadang panjang. Perkembangan terkadang lambat. Tapi itu tidak apa-apa. Yang penting perubahan harus terus dilakukan dan optimis pada akhirnya akan dapat merubah secara total. Baca juga: Cara Menjadi Pribadi Dewasa

________________________


BERZIARAH KE MAKAM WALI

Asallamuallaikum pak ustad... saya ingin bertanya... sebelum nya saya ingin memperknal kan diri saya nama saya Ajrina Imana usia saya 21 tahun. Begini pak ustad saya hanya ingin minta pendapat anda tentang cerita saya ini.

Mama saya sudah hampir satu tahun ini sering sekali pergi berjiarah ke makam wali dan makam-makam yang di keramat kan, bahkan sering juga pergi nya malam hari, tapi semenjak beliau sering jiarah ada hal yang berubah , seperti di rumah jadi bayak sekali foto-foto para wali dan alim ulama di rumah, menyalakan dupa hampir di setiap malam, bahkan baru-baru ini beliau memberikan saya sebuah kain kuning yang kata nya harus di taruh di sajadah tempat kita sujud, kata nya sih untuk mendapat berkah nya. Lalu ada juga beliau di beri kan sebuah batu oleh orang alim yang kata nya batu nya ada Hadam nya ?

1. Jadi itu saja pertanyaan nya, dan bagai mana menurut pa ustad ? Sebelum nya sya ucapkan Trimakasih.

JAWABAN

1. - Berziarah kubur tidak dilarang dalam Islam. Lihat Hukum Ziarah Kubur www.alkhoirot.net/2014/10/hukum-ziarah-kubur.html
- Tentang hukum jimat, lihat di sini.

Catatan: Sebaiknya ajak ibu anda untuk datang silaturrahmi ke seorang kyai agar mendapat pencerahan. Ibu anda saat ini masih berada dalam tahap yang bisa ditolerir secara agama asalkan dia masih melakukan kewajiban agamanya dan menjauhi larangan Islam. Namun, kalau diteruskan bisa berlanjut pada hal-hal yang tidak diinginkan seperti diperbudak oleh jin sehingga sampai melanggar syariah. Tidak sedikit orang yang berteman dengan jin yang lalu meninggalkan kewajiban shalat, dan puasa dan melakukan pelanggaran yang diharamkan syariah. Ini yang paling penting dan patut dikuatirkan. Dan itulah perlunya anda mengajak ibu silaturrahmi ke kyai.

________________________


MENIKAH DENGAN ADIK IPAR PAMAN SEPUPU

.assalamualaikum..
saya mau tanya gimana hukumnya menikah sama adik iparnya paman sepupu??..
.untuk jawaban nya terima kasih..
wassalam..

JAWABAN

Boleh. Tidak ada masalah. Menikah dengan sepupu juga boleh karena sepupu tidak termasuk mahram (muhrim). Baca detail: Mahram (Muhrim) dalam Islam

________________________


GUGAT TALAK TANPA TANDA TANGAN SUAMI APAKAH SAH?

Assalamualaikum ustad mau tanya. ada seorang istri menggugat talak dipengadilan dan suratnya sudah turun. tapi suami tidak tanda tangan dan tidak hadir disidang dan tidak mengatakan talak pada si istri.
1. apakah talak itu sah atau tidak.
trimakasih wassalam

JAWABAN

1. Sah. Karena dalam gugat cerai, hakim pengadilan berhak menceraikan suami istri. Baca detail: Cerai dalam Islam

________________________


WIRID DZIKIR AGAR KUAT HUBUNGAN INTIM

Assalaamu'alaikum...

Ustadz adakah wirid atau dzikir atau puasa tertentu untuk memperkuat hubungan badan suami istri? Agar tahan lama dan berulang-ulang? Karena saya dengar ulama/kyai tempo dulu sangat kuat dalam hubungan suami istri.

Terima kasih.

JAWABAN

Tidak ada wirid atau zikir yang memperkuat hubungan intim. Yang ada adalah untuk memdekatkan diri pada Allah. Kalau ingin kuat, perbanyak olahraga dan jaga pola makan.

________________________


MERAHASIAKAN PERNIKAHAN SIRI

Assalamualaikum.
Bolehkah merahasiakan pernikahan siri yg telah di laksanakan dikarenakan ingin melihat kesungguhan lelaki kepada ayah perempuan tersebut karena pernikahan itu dilaksanakan dengan wali hakim di sebabkan sang ayah tidak mau menikahkan anaknya

JAWABAN

Boleh saja. Tapi dianjurkan untuk mengumumkan pernikahan supaya tidak timbul fitnah dan anggapan buruk dari orang lain. Perlu juga diketahui bahwa nikah siri atau nikah resmi baru dianggap sah apabila memenuhi syarat dan rukun pernikahan yaitu adanya wali, dua saksi, dan ijab kabul. Baca detail: Pernikahan Islam

________________________


WARISAN WANITA PADA SUAMI, IBU DAN ANAK

1. Ditahun 2014 ibu saya meninggal, dan sampai sekarang saya, ayah saya dan adik saya belum pernah membicarakan soal harta warisan Untuk informasi, nenek saya masih hidup sampai sekarang Apakah itu sah?

2. Kedua, ayah saya berencana untuk menikah lagi, dan ini sudah setahun lebih semenjak ibu saya meninggal. Untuk tambahan informasi lagi, saya dan adik saya masih dalam tahap pendidikan. Untuk berjaga jaga, agar tidak ada yg dirugikan
Ayah saya ingin membagi harta yang didapat selama ini dengan kami para anak anaknya. Selanjut nya kita akan sebut (a) untuk ayah. (b) untuk saya. (c) untuk adik saya. apakah ada hukum syariat islam yang mengatur hal seperti ini? Saya mohon pencerahannya

3. Ketiga, jika sudah dibagi.. dan ayah saya menikah lagi
Apakah harta yang dibawa ayah saya setelah pembagian hasil tadi (a) adalah harta warisan?
Dan bagaimana nantinya jika ayah saya meninggal, apakah harta yang dibawa nya (a) dan harta yg diperoleh semenjak menikah itu, bisa dibagikan secara syariat?
Untuk informasi, calon istri ayah saya mempunyai 4 anak. 2 laki laki, 2 perempuan. Semuanya telah menikah, dan menyisakan 1 anak perempuan terakhir. Dan, 3 anak pertama dari calon istri tsbut adalah merupakan hasil dari pernikahan calon istri ayah saya dengan suami pertama nya. Anak perempuan yang terakhir adalah hasil dari pernikahan ke 2.

CATATAN:
- Harta yg dibagi adalah harta yang didapat selama ini oleh ayah dan ibu saya. Ibu saya pernah secara lisan menyampaikan kepada saya dan adik saya agar, emas perhiasan yg ia punya diberikan kepada adik saya yg perempuan. Apakah itu sah? lainnya, adalah harta milik bersama

- nenek saya masih hidup (Dari ibu)
- anak kandung org tua saya. Saya (laki laki), adik saya (perempuan)

Saya mohon pencerahan dan sarannya.
Terimakasih
Assalamualaikum wr wb

JAWABAN

1. Kalau almarhumah memiliki harta warisan, maka harus segera diwariskan kepada ahli waris setelah dipotong biaya pemakaman dan melunasi hutang pewaris. Harta yang diwariskan adalah harta yang betul-betul milik almarhumah.

2. Harta yang wajib diwariskan adalah harta almarhumah ibu anda, yang 100% milik ibu anda. Jadi, sebelum dibagikan, hendaknya dibagi dulu antara harta ibu anda dan harta ayah anda. Setelah dilakukan pemisahan, barulah harta yang menjadi milik ibu anda sepenuhnya itu dibagi secara waris Islam.

Adapun cara pembagiannya menurut Islam dalam kasus anda adalah sebagai berikut:
(a) Suami (ayah anda) mendapat 1/4 (seperempat) -> 6/24
(b) Ibu (nenek anda) mendapat 1/6 (seperenam) -> 4/24
(c) Sisanya yang 14/24 diwariskan kepada kedua anak kandung (anda dan saudara). Dimana anak lelaki mendapat bagian dua kali lipat dari anak perempuan. Caranya: bagi harta yang 14/24 itu menjadi tiga bagian: anak lelaki dapat 2 bagian, sedangkan anak perempuan mendapat 1 bagian.

3. Kalau ayah anda kelak meninggal, maka harta yang menjadi milik ayah akan menjadi harta warisan. Anda berdua sebagai anak kandung akan berhak mendapat bagian warisan lagi walaupun seandainya ayah anda menikah lagi dan mempunyai anak dari pernikahan keduanya tersebut. Baca detail: Hukum Waris Islam

________________________


MENIKAH TANPA LEWAT KUA

Assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Pak ustadz,

Ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan sehubungan dengan perkawinan .

1. Apakah hukumnya wanita yang menjadi istri ke-2
2. Apakah pernikahan ke-2 harus atas izin istri pertama ? jika ya bagaimana hukumnya perkawinan yang tanpa izin istri pertama
3. Bila ayah sudah meninggal dunia, paman dari pihak ayah juga sudah tidak ada. Yang ada adalah adik laki laki, apakah wali HARUS adik laki laki tersebut ? Jika tidak siapa yang berhak menjadi wali ?
4. Untuk pernikahan tanpa catatan negara, dimana bisa dilakukan ?

Atas perhatian dan jawabannya diucapkan terimakasih.
Wassalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

JAWABAN

1. Hukumnya sah asal memenuhi syarat dan rukun perkawinan yaitu ada wali, dua saksi dan ijab kabul.

2. Secara syariah tidak perlu ijin istri pertama. Yang perlu ijin itu menurut aturan negara saja.

3. Iya, adik laki-laki bisa menjadi wali nikah namun tidak harus (urutan lelaki yang berhak jadi wali kerabat lihat di sini). Si wanita bisa saja menunjuk wali muhakkam. Wali muhakkam adalah orang yang ditunjuk oleh si wanita untuk menjadi wali nikahnya sebagai ganti wali kerabat. Orang tersebut biasanya seorang tokoh agama atau yang mengerti agama. Baca lebih detail: Wali Hakim dalam Pernikahan

4. Anda bisa meminta pada tokoh agama untuk menikahkan.

Baca detail: Pernikahan Islam
Read More...

Kewajiban Ayah Menafkahi Anak

Kewajiban Ayah Menafkahi Anak

Apakah ayah wajib memberi nafkah kepada anaknya yang ikut ibunya sementara ayah dan ibu sudah bercerai? Sampai batas mana kewajiban menafkahi itu gugur. Dan bagaimana hukumnya kalau tidak memberi nafkah?

DAFTAR ISI
  1. Kewajiban Ayah Memberi Nafkah Anak
    1. Dalil Wajibnya Bapak Menafkahi Anak
    2. Wajib Menafkahi Apabila Anaknya Miskin
    3. Tidak Wajib Menafkahi Apabila Anaknya Kaya
  2. Batas Wajibnya Ayah Memberi Nafkah Anak
  3. Wajibnya Ayah Memberi Nafkah Anak Perempuan yang Belum Menikah
  4. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM

Bismillaahir rahmaanir rahiim
Assalamu 'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

Ada teman saya yang bertanya :

=> Apakah seorang ayah masih memiliki kewajiban untuk menafkahi anaknya yang diasuh oleh isterinya walaupun telah bercerai dengannya ?
=> Bagaimana pandangan Islam terhadap seorang ayah yang enggan menafkahi anaknya setelah bercerai dengan isterinya ?

Mohon dijawab dengan rinci disertai dalil-dalil yang relevan dengan permasalahan yang dipertanyakan oleh teman saya tersebut.

Sekian, terimakasih atas perhatiannya.

Jazakumullaah khoir...

wassalamu 'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

JAWABAN

KEWAJIBAN AYAH MEMBERI NAFKAH ANAK

Suami wajib menafkahi anaknya walaupun dia sudah bercerai dari istrinya sampai anak itu dewasa yakni berusia menimal 21 tahun.

Dalam KHI (Kompilasi Hukum Islam) Pasal 156 Bab 17 tentang Akibat Putusnya Perkawinan dengan tegas dinyatakan bahwa:

d. semua biaya hadhanah dan nafkah anak menjadi tanggung jawab ayah menurut kemampuannya, sekurang-kurangnya sampai anak tersebut dewasa dapat mengurus diri sendiri (21 tahun)
e. bilamana terjadi perselisihan mengenai hadhanah dan nafkah anak, Pengadilan Agama memberikan putusannya berdasrkan huruf (a),(b), dan (d);
f. pengadilan dapat pula dengan mengingat kemampuan ayahnya menetapkan jumlah biaya untuk pemeliharaan dan pendidikan anak-anak yang tidak turut padanya.

DALIL ATAS WAJIBNYA BAPAK MENAFKAHI ANAK
Para ulama sepakat (ijmak) atas wajibnya menafkahi anak. Dalil yang dijadikan dasar hukum adalah sebagai berikut:

Allah dalam Al Quran Surat At-Talaq 65:6 berfirman:

فَإِنْ أَرْضَعْنَ لَكُمْ فَآتُوهُنَّ أُجُورَهُنَّ
Artinya: Kemudian jika mereka menyusukan (anak-anak)mu untukmu maka berikanlah kepada mereka upahnya.

Dalam ayat di atas, Allah mewajibkan seorang ayah untuk memberi upah kepada istrinya atas pemberian ASI (air susu ibu) kepada anaknya. Karena menafkahi anak itu kewajiban ayah.

Dalam Al Quran Surat Al-Baqarah 2:33:

وَعَلَى الْمَوْلُودِ لَهُ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ
Artinya: Dan kewajiban ayah menanggung nafkah dan pakaian mereka dengan cara yang patut (ma'ruf).

Dalam sebuah hadits sahih riwayat Bukahri dan Muslim Rasulullah berkata pada Hindun binti 'Utbah:

خذي ما يكفيك وولدك بالمعروف
Artinya: Ambillah secukupnya untukmu dan anakmu dengan cara yang baik.

Perlu diketahui bahwa suami Hindun binti 'Utbah adalah seorang yang pelit. Ketika hal itu dilaporkan pada Nabi, maka Nabi membolehkan mengambil harta suaminya secara diam-diam secukupnya untuk kebutuhan istri dan anak.

Nabi bersabda dalam hadits riwayat Abu Daud: كفى بالمرء إثماً أن يضيع من يقوت
Artinya: Hukumnya berdosa orang yang menyia-nyiakan orang-orang yang wajib dinafkahi.

Hadits ini merujuk pada anak istri yang hendak ditinggal pergi tanpa diberi nafkah.

WAJIBNYA MENAFKAHI APABILA ANAKNYA MISKIN

Ibnu al-Mundzir berkata dalam Al-Mughni 8/171:

وأجمع كل من نحفظ عنه من أهل العلم، على أن على المرء نفقة أولاده الأطفال الذين لا مال لهم؛ ولأن ولد الإنسان بعضُه،ُ وهو بعضً والدهِ، فكما يجب عليه أن يُنفق على نفسه وأهله كذلك على بعضه وأصلِه
Arti kesimpulan: Ulama sepakat atas wajibnya menafkahi anak yang tidak memiliki harta.

TIDAK WAJIB MENAFKAHI APABILA ANAKNYA KAYA

Ulama sepakat bahwa apabila si anak mempunyai harta walaupun dia masih kecil, maka tidak wajib bagi si bapak untuk menafkahinya.

Akan tetapi, ulama berselisih pendapat tentang wajibnya ayah memberi nafkah pada anak yang sudah baligh dan mampu berusaha tapi miskin. Jumhur (mayoritas ulama) berpendapat tidak wajib memberi nafkah.

BATAS WAJIBNYA BAPAK MEMBERI NAFKAH PADA ANAK

Kewajiban membiayai anak bagi seorang ayah ada batasnya. Kewajiban itu gugur apabila anak mencapai usia dewasa. Dewasa menurut hukum Islam adalah sudah baligh (kira-kira 14 tahun). Sedang dewasa menurut ukuran negara dan KHI (kompilasi hukum Islam) adalah 21 tahun.

Kalau anaknya yang sudah dewasa itu miskin dan secara fisik sehat, sebagian besar ulama berpendapat tidak wajib memberi nafkah karena anak dianggap mampu untuk bekerja sendiri. Namun, ada sebagian ulama yang berpendapat sebaliknya yakni kewajiban menafkahi tetap pada bapak. Namun apabila anak yang miskin tadi secara fisik lemah atau cacat, maka menurut Ibnu Taimiyah kewajiban membiayai ada pada bapak.


WAJIBNYA MEMBERI NAFKAH ANAK PEREMPUAN WALAUPUN DEWASA

Ulama berbeda pendapat tentang wajib atau tidaknya seorang bapak memberi nafkah pada anak perempuan yang sudah dewasa. Sebagian besar ulama fiqih mengatakan wajib memberi nafkah sampai dia menikah. Argumennya adalah karena anak perempuan tidak mampu bekerja atau kalaupun mampu bekerja di luar akan cenderung berakibat pada kemudharatan atau berdampak negatif.

Pendapat ini didukung oleh madzhab Hanafi dalam Al-Mabsuth V/223, madzhab Maliki dalam Al-Mudawwanah II/263, madzhab Syafi'i dalam Al-Umm VII/340, dan madzhab Hanbali dalam Al-Mughni VIII/171.
Read More...

Suami Suka Selingkuh

Suami Suka Selingkuh
SUAMI SERING SELINGKUH

Saya perempuan usia 24thn dengan dua orang anak yg masih kecil...usia pernikahan saya sekarang memasuki 4thun

Pada tahun 2013-2014 suami saya berselingkuh dengan seorang janda sampai ketahap berhubungan sex, waktu ketahuan itu kita berantem hebat yg berujung pada KDRT... Tapi kemudian suami saya menyesal dan meminta maaf dan berjanji tidak mengulanginya, saya pun memaafkan karna alasan anak masih kecil dan cinta, kemudian saya memutuskan untuk hamil lagi dengan harapan suami bisa berubah dengan adanya anak lagi...tapi nyatanya ketika kehamilan saya memasuki usia 8bulan ada teman yg tau kalo suami sedang asik sama wanita lain, ketika pulang dan saya tanya dia malah marah dan puncaknya KDRT lagi...setelah anak saya lahir saya mendapati foto suami saya ciuman sama wanita lain, chat sayang-sayangan dan foto foto dia kluar minum minum sama wanita lain...

Pertanyaanya apa yg harus saya lakukan??
1. Satu sisi saya sangat mencintainya dan saya tidak ingin anak jadi korban terlebih anak kedua masih baru lahir..
2. di sisi lain hati saya begitu hancur dan sakit rasanya sudah tidak punya harapan sama rumah tangga ini, dan takut di ulangi trus2an...makasih

Wasalamualaikum wr.wb

TOPIK KONSULTASI ISLAM
  1. SUAMI SERING SELINGKUH
  2. PERNIKAHAN SIRI DENGAN WALI HAKIM
  3. UCAPAN CERAI PADA ISTRI
  4. SUAMI MENGANGGUR DAN TIDAK MEMBERI NAFKAH
  5. PERKAWINAN TANPA RESTU IBU APAKAH SAH?
  6. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM


JAWABAN

1. Menurut syariah Islam, Anda punya dua pilihan antara tetap mempertahankan rumah tangga atau meminta cerai atau melakukan gugat cerai ke pengadilan. Baca detail: Cerai dalam Islam

2. Kalau memang anda masih ingin bersamanya, maka satu-satunya jalan adalah menerima kenyataan ini. Anda harus bersabar atas perilaku suami dan berdoa setiap selesai shalat fardhu agar suami mendapat hidayah Allah dan bertaubat dari kebiasaan buruknya. Saat ini, fokus saja untuk memperbaiki diri sendiri. Lebih mendekatkan diri pada Allah. Taat pada kewajiban syariah dan konsisten menjauhi larangan yang diharamkan Allah. Baca juga: Apabila Pasangan Selingkuh

________________________


PERNIKAHAN SIRI DENGAN WALI HAKIM

Assalamu alaikum wr.wb

Selamat sore . Maaf Pak saya mau tanya mengenai status pernikahan saya.
Begini, dulu ibu mertua saya menikah dengan seorang laki2 yang sudah mempunyai istri pertama dan 2 orang anak. Pernikahan ibu mertua saya tsb dilakukan secara agama saja (siri) jadi tidak terdaftar di KUA. Kemudian lahirlah seorang anak perempuan - yang sekarang menjadi istri saya -

Selanjutnya ada poin2 yg lain sbb:
1.Bapaknya tidak pernah memberi kabar dimana tinggalnya-apalagi menafkahi anak2nya yg di pulau Jawa (hasil menikah dg ibu mertua saya)
2.Ada saudara kandung dari bapaknya (pakde/paman) dan jarak rumah mereka kira2 50km dari rumah ibu istri saya.
3.sebelumnya kami sudah memberi tahu/melapor ke pakde istri saya, bahwa kami akan menikah. dan meminta tlg supaya hal ini disampaikan ke bapak istri saya.
4.adanya dugaan bahwa bapaknya istri saya ini sudah tidak menghiraukan lagi ttg anak2nya di Jawa-trmsk istri saya-
5.Hanya Pakde nya saja yg masih bisa menghubungi bapak istri saya. itupun tidak pernah disampaikan ke anak2nya, atau memberi nmr hp bapaknya supaya istri saya bisa memberi kbr secara langsung bhw dia akan menikah dg saya dan meminta supaya beliau mjd wali dsb.

Ketika akan menikah, saya melapor/mendaftarkan diri/menghubungi Pak Lebe/Pegawai KUA di tempat tinggal istri saya.
Kemudian saya jelaskan kepada beliau ttg kondisi calon istri saya ini sbb :
1. Orang tuanya dulu menikah agama saja (siri), jadi tidak terdaftar di KUA sehingga otomatis orang tuanya tidak memiliki buku nikah untuk kami tunjukkan/berikan kpd beliau.
2.Bapaknya sekarang tinggal jauh di sumatra. posisinya dimana persisnya kami tidak tahu.
3.Bapaknya sekarang tinggal bersama istri pertama, dan status dengan ibu mertua saya sudah pisah -atau cerai- puluhan tahun yg lalu.

Kemudian pak lebe/pegawai kua tsb langsung berkata bahwa wali yang akan menikahkan kami nantinya adalah wali hakim. Dengan dalil/alasan bahwa bapaknya tsb lokasinya jauh entah dimana dan status pernikahannya pun siri jadi tidak terdaftar / diakui negara sbg bapak yg berhak menjadi wali yg nantinya akan tertulis di buku nikah kami.

Pertanyaan saya :
1. apakah sah pernikahan kami dg kondisi tsb diatas?
2. sedangkan masih ada pakde/paman yg jaraknya kurang dari 90 km? (dan ketika tahu wali nikah kami adalah wali hakim, pak de merasa kecewa karena beliau berharap mjd wali nikah kami.
3. bagaimana status anak hasil perkawinan kami? skrg kami pny anak laki2 usia 3th.
4. apakah kami harus / lebih baik mengulang akad nikah dengan wali pakde istri saya?

Demikian pertanyaan dari kami,mohon maaf karena terlalu panjang. semoga Alloh membalas Anda dengan pahala yg besar . Amiiin Ya Rob.

Wassalamu alaikum wr wb.

JAWABAN

1. Pernikahan dengan wali hakim sah dalam kondisi di atas.
2. Dalam mazhab Syafi'i, apabila wali bapak berhalangan maka jatuhnya ke wali hakim, bukan ke wali yang lain.
3. Statusnya anak yang sah.
4. Tidak perlu.

Baca detail: Wali Hakim dalam Pernikahan

________________________


UCAPAN CERAI PADA ISTRI

Asalammualaikum Wr,,Wb..

saya punya masalah rumah tangga, 2 tahun yang lalu saya pernah dekat wanita lain, dan saya sering membela wanita itu, sampai pada akhirnya saya suka ribut ma istri dengan mengucapkan kata-kata kotor. Hingga akhirnya saya ucapkan begini " Demi Allah ya, para malaikat saksinya,,, pokonya namanya cerai, cerai ya cerai." dan omongan2 kotor.

1. Gimana menurut ustadz,, saya masih sah sebagai suami istri gak..?

Terimakasih,,Wassalammualaikum Wr,,wb

JAWABAN

1. Ucapan cerai pada istri sah hukumnya dan jatuh talak. Namun, apabila diucapkan dalam keadaan sangat marah, maka ada ulama yang mengatakan tidak jatuh cerai. Anda bisa mengikuti pendapat kedua ini kalau masih ingin mempertahankan rumah tangga dengan syarat rubah perilaku anda pada istri dan jangan lagi mudah mengeluarkan kata cerai, talak atau pisah di kemudian hari. Baca detail: Cerai dalam Islam

________________________


SUAMI MENGANGGUR DAN TIDAK MEMBERI NAFKAH

Assalamualaikum, saya seorang istri sudah berumah tangga kurang lebih 1tahun selain jadi istri dan ibu bagi anak saya, saya juga seorang karyawati disebuah perusahaan saat saya menikah dengan suami saya dia belum bekerja sampai saat ini, adapun bekerja tidak pernah lama malah lebih banyak nganggur nya tiap saya ajak ngobrol agar dia bekerja atau usaha (wirausaha) dia selalu marah. Adapun pertanyaan saya.

1. Apa hukumnya seorang suami tidak menafkahi istrinya selama berbulan bulan, sedangkan dia tidak bekerja melainkan istrinya yang mencari uang buat menafkahi suami+anaknya

2. Bolehkah istri menggugat cerai suami dengan alasan seperti diatas

Terimakasih,mohno dijawab

JAWABAN

1. Suami berdosa kalau tidak menafkahi anak dan istrinya. Tidak ada kewajiban bagi istri untuk membiayai anak dan suami. Dan kalau itu dilakukan dengan niat sedekah, maka istri akan mendapat pahala. Baca juga: Suami Wajib Memberi Nafkah Walaupun Istrinya Kaya

2. Boleh melakukan gugat cerai. Tidak memberi nafkah termasuk alasan yang dibenarkan oleh negara untuk melakukan gugat cerai. Baca detail: Cerai dalam Islam

________________________


PERKAWINAN TANPA RESTU IBU APAKAH SAH?

kepada bpk/ibu pengasuh di konsultasi syariah Islam,
saya mau bertanya tentang keabsahan pernikahan.

Saya telah menikah, dengan kondisi tanpa restu ibu (ayah sudah meninggal). saya menikah, dinikahkan oleh wali hakim (ketua KUA). saya menikah dengan sorang pria yg umurnya jauh lebih muda, pendidikan tidak sampai sarjana (saya sarjana), dan keluarga sederhana (ayahnya petani).

saya sudah berulang kali minta ijin untuk berpacaran dan meminta untuk sama-sama menilai karakter calon suami saya, ke ibu dan kakak-kakak saya, awalnya ibu saya setuju, tapi dalam perjalannya berubah pikiran dan bahkan meminta keluarga suami saya untuk menjauhi saya, demikian pula kakak-kakak saya.

usia saya 38 tahun, saya sudah sangat ingin menikah, apalagi ketika kami belum menikah, suami saya ikut menjaga ketika ayah saya sakit, dia perhatian, menjaga shalatnya, dia tidak terikat pertunangan atau pernikahan dengan siapaun, dia bekerja dengan penghasilannya yang cukup meski tidak berlebih.
saya yakin suami saya bisa memperbaiki iman saya, saya juga senang sifat dia yang penyayang baik kepada saya maupun sekitar (mudah bersedekah)

kemudian saya berkonsultasi dengan beberapa ustat, karena menurut mereka pernikahan bisa dilaksanakan saya datang ke RW sesuai KTP saya. lalu diarahkan utk bertemu kepala KUA , dan setelah berkonsultasi, intinya kakak2 lelaki saya termasuk wali adhol (krn tidak mau menikahkan dengan alasan yang tidak syar'i).

permasalahnya, setelah kami menikah keluarga saya mengetahuinya, dan sampai sekarang tidak bisa menerima, ibu saya marah besar, dan keluarga saya berencana mengguggat pernikahan ini.
pertanyaan saya,
1. apakah pernikahan ini sah? (saya mendapat buku nikah)

2. ibu saya begitu marah sampai tidak mau menemui suami saya, mau mengguggat, dan selalu meminta saya datang kerumah ibu, yang artinya saya meninggalkan suami (krn ibu di bandung, kami di jkt), saya bingung meski suami mengijinkan, tapi meninggalkan rumah terlalu lama saya merasa gak enak

3. pernikahan dianggap tidak sah oleh ibu dan kakak2 saya, jadi harus diperbaiki, bahkan cenderung batal. apakah bisa demikian?

demikian, mohon bantuan dan masukannya, terimakash.

JAWABAN

1. Pernikahan Anda sah. Baca detail: Nikah dengan Wali Hakim

2. Anda boleh tidak mengikuti perintah ibu dalam hal ini kalau sekiranya akan membuat anda terpisah dari suami. Permintaan orang tua yang bodoh (dalam soal agama) yang menyuruh cerai putrinya boleh tidak ditaati dan ketidaktaatan itu tidak dianggap durhaka pada orang tua. Baca: Hukum Taat Orang Tua

3. Tidak benar. Pernikahan sah baik secara agama maupun secara negara. Sah secara negara karena dinikahkan oleh pejabat KUA dan mendapat buku nikah. Dan sah secara agama karena sudah memenuhi syarat dan rukun pernikahan yaitu adanya wali, dua saksi, ijab kabul, dan kedua mempelai. Baca detail: Cara Taubat Nasuha
Read More...

Bayar Zakat Fitrah untuk Orang Tua

Bayar Zakat Fitrah untuk Orang Tua

BAYAR ZAKAT FITRAH UNTUK ORANG TUA AYAH DAN IBU

Assalamualaikum Wr. Wb.

Ustad .. saya ingin bertanya

1. bagaimana menurut islam apabila seorang anak perempuan yang sudah menikah & memiliki suami ingin menzakat fitrahkan kedua orang tuanya pada saat idul fitri nanti ? Apakah boleh?

2. apakah zakat fitrah untuk kedua orang tuanya tersebut sah (diterima oleh Allah SWT) ?

Mohon untuk penjelasannya ya pak ustad, atas bantuannya saya ucapkan banyak terima kasih. Semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT, Aamiin .

Wassalamualaikum Wr. Wb.

TOPIK KONSULTASI ISLAM
  1. BAYAR ZAKAT FITRAH UNTUK ORANG TUA AYAH DAN IBU
  2. MENIKAH LALU DIPISAH DENGAN ISTRI
  3. MIMPI HASIL ISTIKHOROH SOAL JODOH
  4. MIMPI GIGI BAWAH TANGGAL / COPOT
  5. MIMPI ISTRI MELAHIRKAN BAYI BEREKOR ANJING
  6. MIMPI MERAPIKAN RUMAH
  7. MIMPI DIJODOHKAN
  8. HUKUM MENAGIH HUTANG
  9. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM


JAWABAN

1. Boleh dan sah. Namun itu tidak wajib. Dr. Abdullah Faqih dalam Fatawa Syabakah Al-Islamiyah, hlm. 2/395 menyatakan:

السؤال
أنا موظف في الرياض وعند عيد الفطر أذهب لزيارة الوالد في المدينة المنورة وعند موعد حلول زكاة الفطر أقوم بدفع الزكاة عني وعن أهلي (والدي وإخواني) فما صحة ذلك علما بأن أبي على علم؟
الفتوى
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أما بعد: فما تفعله صحيح مجزئ عنك وعن والدك وإخوتك في إخراج زكاة الفطر
Arti ringkasan: Boleh dan sah membayar zakat fitrah untuk orang tua dan saudara.

Al-Jaziri dalam Al-Fiqh alal Madzahib Al-Arba'ah, hlm. 1/989 menyatakan tentang pandangan mazhab Syafi'i dalam soal membayar zakat fitrah untuk orang tua atau untuk anak:

وتجب ولو كان المزكي مدينا ويجب أن يخرجها عنه وعمن تلزمه نفقته وقت وجوبها وهم أربعة أصناف : الأول : الزوجة غير الناشز ولو موسرة أو مطلقة رجعيا أو بائنا حاملا إذا لم تكن لها نفقة مقدرة وإلا فلا تجب . ومثل المرأة العبد والخادم . الثاني : أصله وإن علا . الثالث : فرعه وإن سفل : ذكرا أو أنثى صغيرا أو كبيرا والأصل والفرع لا تجب الزكاة عنهما إلا إذا كانوا فقراء أو مساكين ولو بسبب الاشتغال بطلب العلم . ويشترط في الفرع الكبير الذي لم يكن مشتغلا بطلب العلم أن يكون غير قادر على الكسب الرابع : المملوك

Artinya: Zakat fitrah wajib walaupun muzakki (pembayar zakat) punya hutang. Dan ia wajib membayar zakat untuk dirinya sendiri dan orang yang wajib dinafkahi saat wajibnya zakat fitrah, mereka ada 4 golongan: Pertama, istri yang taat walaupun kaya atau ditalak raj'i atau talak bain yang sedang hamil apabila tidak memiliki nafkah yang ditentukan; apabila ada nafkah maka tidak wajib. Sama dengan istri adalah pembantu dan budak. Kedua, orang tua ke atas. Ketiga, anak ke bawah: laki-laki, perempuan, kecil, dewasa. Orang tua dan anak tidak wajib dizakati kecuali apabila fakir atau miskin walaupun disebabkan oleh sibuk mencari ilmu. Dan disyaratkan untuk anak yang dewasa yang tidak sibuk mencari ilmu adalah dia tidak mampu bekerja. Keempat, hamba sahaya.

KESIMPULAN

Menzakatfitrahkan orang tua hukumnya dirinci sebagai berikut: (a) wajib apabila mereka miskin; (b) sunnah apabila mereka mampu.


2. Kalau secara syariah boleh dan sah, maka InsyaAllah diterima asalkan dengan niat yang tulus dan ikhlas. Baca detail: Panduan Zakat Fitrah

___________________


MENIKAH LALU DIPISAH DENGAN ISTRI

Assalamualaikum saya ingin bertanya

1. jika saya setelah menikah terus dipisahkan dari istri sampai saya lulus kuliah dan punya rumah sendiri dan anaknya diurus dengan orang tua saya apakah yg saya harus lakukan? Sedangkan pernikahan saya karena hamil diluar nikah

JAWABAN

1. Kalau anda ingin berkumpul dengan istri, maka Anda bisa meminta secara baik-baik pada orang tua agar diperbolehkan hidup bersama. Anda juga bisa meminta bantuan tokoh yang disegani orang tua untuk menyampaikan hal tersebut. Baca detail: Pernikahan Islam

___________________


MIMPI HASIL ISTIKHOROH SOAL JODOH

Assalamu alaykum Pak Ustad,

Saya punya tunangan dan mau menikah tahun depan, 2016. Ibu tunangan saya udah setuju kami menikah tetapi ibu saya masih belum tau soal pertunangan kami. Baru-baru ini kami berantam dan saya telah sholat Istikharah kurang lebih 20 kali dalam 1 minggu lengkap dengan doa bahasa Arab. Karena masih belum punya ketetapan hati, saya terus aja sholat Istikharah nya.

Mimpi nya terjadi di rumah orang tua tapi saya sebenar nya tinggal di kota yang beda karena urusan kerja. Saya tidak selalu bermimpi dan selalunya tidak ingat tentang mimpi saya tapi beda dengan yang ini. Sebelum tidur saya ulangi membaca doa Istikharah sampai ketiduran dan mimpi nya kaya gini:

-waktu malam di rumah orang tua saya, ada orang mengetuk pintu
-ibu saya terus aja membuka pintunya tanpa melihat siapa di jendela (saya ga melihat ibu, cuma punya perasaan itu adalah ibu saya)
-saya merasa ada sesuatu yang buruk di balik pintu, mau di kasih tau sama ibu tapi udah terlambat. Pintu nya udah di buka.
-tidak tau lelaki atau wanita, orang itu mengambil sesuatu dan berlari
-saya kurang pasti apa yg di ambil nya
-saya keluar mau mengejar dan perasaan saya amat takut
-kelihatan malam yang hitam dan saya kebangun dari tidur sekitar jam 1.30 pagi

Soalan:
1. Saya kurang ngerti kenapa ibu saya ada di dalam mimpi dan apa yg di ambil orang itu dari ibu saya?
2. Perlukah saya meneruskan pernikahan kami? Saya amat bingung dan mau menyerah kan keputusan nya pada Istikharah saja tapi soal nya saya ga mengerti maksud mimpi ini.

JazakAllah, Makasih Psk Ustad

JAWABAN

1. Ibu anda sangat mempercayai orang yang mengetuk pintu tersebut. Sehingga dia rela memberikan sesuatu yang sangat berharga kepadanya.

2. Jangan menyerahkan kepada hasil mimpi. Mimpi anda itu hanya peringatan agar anda melakukan investigasi mendalam tentang tunangan anda. Apabila tidak ada sesuatu yang salah dengan dia, maka anda dapat meneruskan ke jenjang pernikahan. Apabila ditemukan hal-hal yang kurang baik, tidak perlu ragu untuk mengurungkan niat. Baca: Mimpi dalam Islam

___________________


MIMPI GIGI BAWAH TANGGAL / COPOT

Asslamualaikum wr.wb
Pak ustad saya mau tanya saya bermimpi pada siang hari gigi saya bawah tanggal dua dan dalam kehidupan nyata ada gigi saya yg bawah sama persis di dalam mimpi itu goyah
1. apakah itu hanya kekhawatiran saya sehingga di dalam mimpi gigi saya yg goyah itu tanggal? Sehingga saya takut karna saya juga pernah sebelum nya bermimpi pada pagi hari gigi saya yg atas tanggal dan beberapa bulan nenek saya meninggal. Apakah mimpi itu halunisasi saya pak ustad? Karna didalam kenyataan gigi bawah saya goyah sehingga didalam mimpi menjadi tanggal.

Mohon penjelasannya pak ustad
Terimakasih sebelumnya,
Wassalam

JAWABAN

1. Kemungkinan besar mimpi itu hanya kekhawatiran anda saja yang terbawa ke alam mimpi. Baca: Mimpi dalam Islam

___________________


MIMPI ISTRI MELAHIRKAN BAYI BEREKOR ANJING

Assalamualaikum Ustad
saya dr surabaya

Saya ingin bertanya tentang mimpi teman saya. Dia bermimpi tentang mantan istrinya yang melahirkan dan bayi tersebut mempunyai ekor seperti ekor anjing dan rambut di ekor tersebut ternyata rambut si bayi tersebut, waktu keluar warnanya putih akan tetapi lama2 menjadi hitam. Dulu temen saya itu pernah di guna2 oleh mantan istrinya.

1. Apa arti mimpi tersebut ya Ustad.

Terima Kasih Ustad
Wassalam

JAWABAN

1. Mimpi itu hanya bisikan setan yang sengaja menggodanya untuk mempercayai apa yang menjadi dugaannya selama ini pada mantan istrinya. Baca: Mimpi dalam Islam

___________________


MIMPI MERAPIKAN RUMAH

Asalamualaikum, saya semalam bermimpi merapihkan rumah saya, sehingga rumahnya terlihat rapih sehingga saya tersenyum melihat kondisi rumah yg sudah rapih, itu pertanda apa ya ?

JAWABAN

Itu pertanda baik di mana anda akan merasa nyaman dan senang. Mimpi ini juga bisa bermakna bahwa anda akan mendapatkan ide yang baru dan segar. Baca: Mimpi dalam Islam

___________________


MIMPI DIJODOHKAN

Assalamu'alaikum Wr. Wb.,

Pak ustadz, saya mau tanya apakah mimpi saya ini ada maknanya tidak?
Kemaren malam saya bermimpi dijodohkan dengan seseorang yg saya belum kenal dan belum pernah bertemu sebelumnya, saya di suruh mendekati pria itu. Awalnya saya tidak suka dgn pria itu tapi beberapa saat kemudian saya dan pria itu sangat akrab dan dekat sekali layaknya orang yg saling kenal. Dan salah satu keluargaku mengatakan "mereka akrab ya, memang cocok" Pria itu seumuran dengan saya, baik, menyenangkan, dan manis orangnya..

JAWABAN

Mimpi ini bermakna anda akan mengalami suatu 'perjalanan' dalam waktu dekat dari satu tempat ke tempat yang lain. Baca: Mimpi dalam Islam

___________________


HUKUM MENAGIH HUTANG

Assalamu'alaikum Wr. Wb

Ustadz saya ingin bertanya tentang hukum menunda hutang dan menagih hutang.

Saya memiliki online shop dan seorang reseller yang sudah sering membeli. Karena barang terkirim dahulu, ia memiliki hutang pada saya. Dia bilang uang sudah masuk ke dia tetapi masih dipakai dulu untuk
keperluannya. 4 bulan belalu setiap ditagih ia selalu berkelit dengan banyak alasan, disisi lain dia sering membagi foto gaya hidup yang lumayan mewah. Terkahir kali ditagih ia marah besar dan bilang sejak
awal adalah kesalahan saya, dia sanggup membayar saat itu juga hanya saja tidak ada kendaraan, namun seminggu berlalu sejak terakhir saya menagih dan ia mengatakan sanggup, jangankan pelunasan, angsuranpun tidak ada masuk kepada saya.

Saya memutuskan untuk tidak lagi bertanya atau menagih lagi, hati saya sakit Ustadz ditambah ada jabang bayi yang dipercayakan Allah pada rahim saya saat ini.

Yang saya tanyakan :
1. Benarkah tindakan saya menagih hutang itu?
2. Apakah benar semua ini kesalahan saya?
3. Bagaimana dengan orang yang berhutang itu?

Wasallamu'alaikum Wr. Wb

JAWABAN

1. Benar. Anda berhak menagih hutang itu. Karena harta itu memang milik anda. Ada anjuran dalam sejumlah hadis agar penagih hutang bersabar dalam menagih dan itu sudah anda lakukan.

2. Tidak benar. Sedikit kesalahan teknis memang iya. Tapi ketika barang itu sudah dibeli oleh pembeli, maka tentunya kewajiban reseller untuk memberikan uangnya pada anda. Kalau pun ada kesalahan anda, maka itu terletak pada tidak adanya saksi atas terjadinya teransaksi antara anda dan dia sehingga perkara menjadi sulit ketika terjadi hal seperti yang anda alami. Namun inilah memang kelemahan transaksi online secara umum. Padahal Allah berfirman dalam QS Al-Baqarah 2:282:
"Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermu´amalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. Dan hendaklah seorang penulis di antara kamu menuliskannya dengan benar."

Perintah dalam ayat di atas tidak bersifat wajib namun berupa anjuran. Kendati demikian, kita memang harus menanggung resiko apabila tidak melakukannya.

3. Orang yang hutang hukumnya wajib membayar. Bahkan Bahkan kalau ia meninggal, harta peninggalannya tidak boleh diwariskan sebelum hutangnya dilunasi lebih dulu. Nabi bersabda dalam sebuah hadis sahih riwayat Bukhari:

أنا أولى بالمؤمنين من أنفسهم ، فمن توفي وعليه دين فعلي قضاؤه ، ومن ترك مالاً فهو لورثته
Artinya: Aku adalah paling utamanya orang beriman. Barang siapa yang mati dan punya hutang maka wajib melunasi. Barangsiapa yang meninggalkan harta maka hutang itu dikenakan pada ahli warisnya.

Rekomendasi: Kalau penagihan ini menemui jalan buntu, tidak ada salahnya mencoba alternatif terakhir yaitu menagih ke suaminya.

Baca detail: Hutang dalam Islam
Read More...