Cara Khitan Wanita

Cara Khitan Wanita

CARA KHITAN BAYI PEREMPUAN

Assalamualaiqum..
1. gimana tuntunan khitan untuk bayi perempuan?
2. apakah bisa di laksanakan oleh orang tua atau harus ahlinya (bidan/dokter)
3. gimana tatacara pelaksanaan nya?

Mohon percerahan nya...
Wassalam

TOPIK KONSULTASI ISLAM
  1. CARA KHITAN BAYI PEREMPUAN
  2. GAYA BANCI SEJAK KECIL, APAKAH HARAM?
  3. SEDEKAH UNTUK PENGUAT BADAN, BISAKAH?
  4. SUAMI DAN ORANG TUA, SIAPA YANG PERLU DITAATI?
  5. SUAMI KAYA TAPI PELIT, APA BERDOSA?
  6. INGIN MENIKAHI CEWEK, TAPI BANYAK SEKALI MANTAN PACARNYA
  7. PENGKHIANATAN SUAMI APA TERMASUK TAKDIR?
  8. ORANG TUA MELARANG PUTRANYA MENIKAH
  9. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM


JAWABAN

1. Hukum khitan menurut mazhab Syafi'i adalah wajib bagi lelaki dan perempuan.

2. Sebaiknya dilakukan oleh ahlinya yaitu dokter atau perawat. Lebih dianjurkan yang sudah terbiasa melakukan khitan perempuan. Dan pastikan anda berdialog dulu dengan pengkhitan apakah caranya sudah sesuai.

3. Bagian yang disunat atau dikhitan pada perempuan adalah kulit klitoral hood atau kulit penutup klitoris. Bukan batang klitorisnya. Dan motongnya sedikit saja, jangan berlebihan.

Dalam sebuah hadits riwayat Abu Dawud dan Al-Hakim Nabi bersabda kepada wanita tukang khitan bernama Ummu Atiyah: "Apabila engkau mengkhitan wanita potonglah sedikit, dan janganlah berlebihan (dalam memotong bagian yang dikhitan), karena itu lebih bisa membuat ceria wajah dan lebih menyenangkan (memberi semangat) bagi suami" [Teks Arab: اخْفِضِي، وَلا تُنْهِكِي، فَإِنَّهُ أَنْضَرُ لِلْوَجْهِ، وَأَحْظَى عِنْدَ الزَّوْج]

Menurut Imam Nawawi dalam Al-Ma’jmu’ 1/350 "khitan pada perempuan adalah memotong bagian bawah kulit lebih dan menutupi yang ada di atas vagina perempuan."

Al Mawardy dalam Tuhfatul Maudud bi Ahkamil Maulud 1/192 mengatakan, "Adapun cara mengkhitan wanita yaitu memotong kulit pada vagina di atas tempat penetrasi penis dan saluran kencing, diatas pangkal yang berbentuk seperti biji. Diambil dari situ kulitnya tanpa mengambil pangkalnya"

Imam al-Haramain mengatakan, "Yang perlu dalam mengkhitan wanita adalah asal memenuhi apa yang disebut khitan."

Baca detail: Khitan dalam Islam

__________________________


GAYA BANCI SEJAK KECIL, APAKAH HARAM?

Assalamualaikum wr.wb..
Ust . Saya mau bertanya, Nama saya DA, usia saya sekarang 17 tahun (kls 2 sma). Yang mau saya tanyakan adalah. Ust apakah ngondek itu merupakan sesuatu yang dibenci oleh allah dan apakah hukumnya itu haram. Karena saya sudah memiliki sifat kewanita-wanitaan ini sejak dari saya lahir, dan karakter saya ini membuat saya merasa teracuhkan oleh teman teman saya, karena mungkin berbeda dengan mereka. Tapi saya yakin kok allah tidak akan memberikan cobaan melebihi kemampuan hambanya. Tapi alhamdulillah ust, allah berikan kelebihan kepada saya . Saya bisa meraih peringkat satu sejak dari sd sampai sma sekarang, tapi ust saya kadang kala berpikir untuk apa semua ini, kalau sifatku ngondek. Walaupun saya sudah berulang kali mencoba untuk merubah kepribadianku tetapi tetap saja tak bisa, terkadang hatiku menangis ketika teman2
mencemoohkanku.. Aku takut jika allah murka terhadap diriku karena sifatku...

1. Jawaban dari ust sangat saya harapkan karena baru pertama kali saya menanyakan hal ini...
Mungkin saran ust dapat membantu saya..

JAWABAN

1. Apabila gaya kewanitaan itu sudah bawaan lahir, bukan dibuat-buat, maka tidak apa-apa dalam arti tidak berdosa. Khatib Syarbini (mazhab Syafi'i) dalam kitab Mughnil Muhtaj 4/430 menyatakan:
المخنث ) من يتخلق بأخلاق النساء في حركة أو هيئة ، فإن كان ذلك خلقة فلا إثم

Artinya: Mukhannis adalah orang laki-laki yang berperilaku seperti perempuan dalam gerak dan gayanya. Apabila hal itu merupakan bawaan lakhir, maka tidak berdosa.

Baca juga: Banci, Waria, Lesbian dalam Islam

__________________________


SEDEKAH UNTUK PENGUAT BADAN, BISAKAH?

Assalamualaikum... maaf sebelumnya, saya mau tanya, dalam sedekah / sodhakoh, bisa diri kita sendiri / orang lain , maksud saya, contoh :
1. apa boleh kalau niat sodakoh di khususkan pada badan kita / raga kita agar senantiasa Selalu di beri kesehatan / kalau ada penyakit dapat di hilangkan atas karunia allah taala ...makasih . Wassalamualaikum

JAWABAN

1. Sodakoh atau sedekah sunnah adalah salah satu bentuk dari ibadah harta. Sebagaimana ibadah lainnya seperti shalat, puasa dan haji, maka tujuan utama adalah untuk mendapat pahala dan ridha Allah semata tidak ada tujuan lain yang bersifat duniawi (QS Al-Baqarah : 95 dan 274). Selain sedekah sunnah, ada juga sedekah wajib yang biasa disebut zakat. Baca: Zakat Harta dan Zakat Fitrah

Adapun niat sedekah dapat dilakukan dengan salah satu dari dua cara yaitu niat untuk diri sendiri atau niat untuk orang lain. Jadi, tidak ada niat sedekah untuk menyehatkan badan, dan semacamnya. Baca: Beda Infak, Zakat dan Sedekah

Namun demikian, apabila anda bersedekah dengan ikhlas tanpa tujuan apapun selain mendapat ridha Allah, maka insyaAllah akan ada efek tak langsung bagi anda baik secara finansial (mudah rejeki) (QS Al-Baqarah 261) maupun secara fisikal (kesehatan), ketenangan batin (QS Al-Baqarah :274) dan lain-lain. Namun sekali lagi, jangan mengharapkan keuntungan duniawi apapun saat bersedekah agar tidak kecewa dan itu menunjukkan kita tidak ikhlas dalam beramal.

Perlu juga dicatat, bahwa sedekah sunnah tidak hanya terbatas pada sedekah harta. Dalam sebuah hadits sahih riwayat Buhari dan Muslim Nabi bersabda:
عَنْ أبِي هُرَيْرَةَ رَضيَ اللهُ عَنهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ الله صلى الله عليه وسلم: «كُلُّ سُلامَى مِنَ النَّاسِ عَلَيْهِ صَدَقَةٌ، كُلَّ يَوْمٍ تَطْلُعُ فِيهِ الشَّمْسُ، يَعْدِلُ بَيْنَ الاثْنَيْنِ صَدَقَةٌ، وَيُعِينُ الرَّجُلَ عَلَى دَابَّتِهِ فَيَحْمِلُ عَلَيْهَا، أوْ يَرْفَعُ عَلَيْهَا مَتَاعَهُ صَدَقَةٌ، وَالكَلِمَةُ الطَّيِّبَةُ صَدَقَةٌ، وَكُلُّ خُطْوَةٍ يَخْطُوهَا إِلَى الصَّلاةِ صَدَقَةٌ، وَيُمِيطُ الأذَى عَنِ الطَّرِيقِ صَدَقَةٌ

Artinya: Setiap anggota tubuh manusia wajib disedekahi, setiap hari dimana matahari terbit lalu engkau berlaku adil terhadap dua orang (yang bertikai) adalah sedekah, engkau menolong seseorang yang berkendaraan lalu engkau bantu dia untuk naik kendaraanya atau mengangkatkan barangnya adalah sedekah, ucapan yang baik adalah sedekah, setiap langkah ketika engkau berjalan menuju shalat adalah sedekah dan menghilangkan gangguan dari jalan adalah sedekah.

__________________________


SUAMI DAN ORANG TUA, SIAPA YANG PERLU DITAATI?

1. Manakah yg lebih utama patuh terhadap suami atau ibu bapak kandung.
2. Apa hukum nya berbohong kepada ibu bapak atas suruhan suami?

JAWABAN

1. Keduanya harus ditaati selagi perintah mereka tidak berlawanan dengan syariah. Dan keduanya tidak boleh ditaati kalau menyuruh melakukan perbuatan haram. Baca: Hukum Taat Orang Tua http://www.alkhoirot.net/2012/03/berbakti-orang-tua-dalam-islam.html

2. Berbohong adalah dosa karena itu tidak boleh diikuti kecuali dalam kasus tertentu. Baca detail: Hukum Bohong dalam Islam

__________________________


SUAMI KAYA TAPI PELIT, APA BERDOSA?

Assalamu'alaikum wr.wb

pak ustad saya mau bertanya, suami kakak saya kan suaminya punya usaha meubel dan punya karyawan 6, terus juga kirim mebel terus tapi si suami cuma ngasih uang harian ke istri antara 15 atau 20 ribu pak ustad, kadang juga ga ngasih kalau si suami lagi di rumah, si suami cuma beliin nasi bungkus. Padahal udah punya anak 1.

Pertanyaan saya
1. Apakah si suami berdosa?
2. Apa si suami sudah menafkahi istri atau belum?
3. Apa yang di lakukan si istri? Karena pegangan si suami selalu bilang yang penting bisa makan.
terima kasih pak ustad

JAWABAN

1. Suami wajib memberi nafkah secukupnya menurut kebutuhan dasar yang umum. Kalau jumlah itu sudah mencukupi, maka berarti suami susah memenuhi kewajibannya. Kalau tidak cukup padahal suami punya uang, maka ia berdosa. Baca: Hukum Suami Menafkahi Istri

2. Sudah dianggap menafkahi.

3. Kalau sudah cukup, maka istri tidak perlu melakukan apa-apa. Kalau tidak mencukupi untuk kebutuhan dasar rumah tangga, maka istri boleh mengambil diam-diam uang suami secukupnya. Baca detail: Cara Menghadapi Suami Pelit

__________________________


INGIN MENIKAHI CEWEK, TAPI BANYAK SEKALI MANTAN PACARNYA

Assalamu'alaikum wr.wb
Saya ingin sekali bisa berumah tangga dengan pasangan saya, karena saya tahu bahwa dia adalah wanita yang baik dan ta'at akan agama islam, bahkan saya kagum saat saya tahu dia sedang menghafal al-qur'an, dan dia selalu mengingatkan saya akan sholat 5 waktu, jujur saya sudah berciuman bahkan lebih dari itu dengannya tapi tidak sampai melakukan hubungan suami istri, dan saya sudah berniat akan bertanggung jawab atas hal itu, karena saya merasa sangat berdosa telah melakukan
hal itu, sebab saya baru pertama kali melakukan itu selama hidup saya, tapi setelah beberapa hari, dia mengaku bahwa dia juga pernah melakukan hal tersebut dengan mantan-mantannya, hati saya sangat sakit setelah mengetahui hal itu, dan yang paling menyakitkan adalah mantan terakhirnya itu adalah teman dekat saya sendiri, dan dia bilang hubungan mereka dulu hampir sampai melakukan hubungan suami istri,

hati saya sangat tersiksa dan sampai menangis karena saya sudah terlanjur sangat menyayangi dia. hati saya selalu sakit bila terbayang pengakuannya itu, parahnya pengakuannya itu selalu terbayang dipikiran saya. mungkin hati saya tidak akan terlalu sakit bila saya juga pernah melakukan hal itu dengan wanita lain, tapi ini saya belum pernah dengan wanita lain, hanya pernah melakukan itu dengan nya saja,

untuk itu mohon maaf saya minta jalan keluarnya..

1. apakah saya harus mempertahankan hubungan saya atau tidak?

2. apa resikonya jika saya mempertahankan hubungan saya sedangkan teman-teman saya yang lain tahu aib pasangan
saya dengan mantan-mantannya dari teman dekat saya (mantan
terakhirnya), dan mereka selalu mengejek saya?

3. apa yang harus dilakukan pasangan saya, karena dia tidak ingin putus dengan saya?

4.apakah dengan berpisah dengan pasangan saya hati saya tidak akan merasa sakit lagi?

..terima kasih...

JAWABAN

1. Sebaiknya anda tidak meneruskan hubungan karena kecemburuan pada kisah masa lalunya akan terus menghantui anda. Carilah perempuan lain yang lebih bersih yang mirip dengan masa lalu anda.

2. Akan terjadi beban psikologis pada anda yang akan sangat mengganggu keharmonisan rumah tangga anda sehari-hari.

3. Beri pengertian padanya bahwa putus lebih baik.

4. Anda tidak akan sakit lagi asalkan segera mendapatkan penggantinya yang lebih baik. Perlu juga diingat bahwa pacaran secara fisikal itu haram. Baca: Hukum Pacaran dalam Islam

__________________________



PENGKHIANATAN SUAMI APA TERMASUK TAKDIR?

Assalamu alaikum wrb. saya seorang istri yang telah dikhianati suami. meskipun mereka telah mengakhiri hubunganya tapi hatiku tetap saja tidak tenang. saya tidak bersemangat menjalani hari hariku.
1. apakah Allah telah mentakdirkan hal ini akan terjadi padaku?
2. apakah ada kaitannya dengan qadha dan qadar?
syukron

JAWABAN

1. Itu termasuk takdir Allah pada anda karena anda telah memilih dia sebagai suami. Kalau anda memilih pria lain sebagai suami, maka mungkin takdir anda akan berbeda.

2. Ada kaitannya, tapi takdir itu juga pilihan. Jadi, kalau anda merasa sakit hati padanya, maka anda bisa memilih takdir yang lain yaitu bercerai dengannya. Baca detail: Takdir dalam Islam

Baca juga:
- Nasib, Takdir dan Usaha Manusia
- Takdir, Doa dan Usaha Manusia

__________________________


ORANG TUA MELARANG PUTRANYA MENIKAH

Assalamualaikum,

Saya ingin bertanya, saya dan pacar saya mempunyai perbedaan umur, saya lebih tua 3 tahun. Dan kami sudah berniat menikah, awalnya masing2 keluarga sudah menyetujui, tetapi ternyata pacar saya selama ini tidak pernah cerita ke orang tuanya masalah perbedaan umur kami, setelah orang tuanya tau perbedaan umur kami, mereka langsung melarang hubungan kami karna menurut mereka idealnya laki2 harus lebih tua.

1. Apakah sikap orang tua seperti itu harus dituruti?
2. Apa yg sebaiknya kami lakukan saat ini?

JAWABAN

1. Idealnya dituruti dan anda berdua mencari pengganti masing-masing biar tidak konflik dengan orang tua. Bagaimanapun masalah pernikahan itu akan sangat melibatkan mereka. Namun kalau anda berdua bersikeras bertahan maka itu secara syariah boleh saja tetap menikah. Namun apabila keputusan ini yang diambil, maka pastikan anda berdua mandiri secara finansial sehingga siap untuk membiayai sendiri semuanya mulai dari lamaran, biaya pernikahan sampai biaya rumah tangga dan tempat tinggal.

2. Cobalah berusaha meminta bantuan orang lain untuk meyakinkan orang tuanya kalau anda berdua sudah saling mencintai dan siap menikah. Kalau usaha ini tidak berhasil, sebaiknya cari jalan aman saja yakni berpisah secara baik-baik. Baca: Hukum Taat Orang Tua
Selengkapnya ...

Menjadi Kafir Tanpa Sadar

Menjadi Kafir Tanpa Sadar
WAS-WAS TAKUT MENJADI KAFIR TANPA SADAR

Assalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Saya pikir untuk masalah ini, saya juga perlu belajar tentang ilmu agama untuk mengatasinya. Karena masalah ini timbul bukan tanpa alasan, melainkan setelah membaca sebuah artikel yang berjudul "Kafir tanpa Sadar"

Seringkali ketika hendak melakukan perbuatan kotor (bukan maksiat), tiba - tiba muncul was was dari setan sehingga seolah dengan perbuatan kotor tersebut saya menghina (maaf saya tidak bisa menyebutkan saya menghina Siapa karena takut, tapi anda mungkin bisa menebaknya). Dulu sebelum membaca artikel ini saya juga pernah mengalami was was semacam ini, dan Alhamdulillah saya bisa menghilangkannya dengan beristighfar dan was was itu hilang sendiri.

TOPIK KONSULTASI ISLAM
  1. WAS-WAS TAKUT MENJADI KAFIR TANPA SADAR
  2. HUKUM MUSIK DAN MENYANYI, HALAL ATAU HARAM?
  3. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM

Namun, setelah membaca artikel tersebut dan ditambah faktor lingkungan saya tinggal yang meskipun bisa beribadah dengan bebas namun tentu saja tidak bebas dari berbagai fitnah, sehingga menyebabkan saya takut segala perbuatan saya bisa menyebabkan kafir tanpa sadar. Sehingga was was tersebut malah menjadi semakin kuat

Dan ketika saya berpikir itu hanya ilusi dari setan yang menyebabkan saya seolah - olah melakukan perbuatan keji tersebut, was was itu hilang namun kemudian timbul pikiran bagaimana jika saya telah kafir tanpa sadar (na'udzubillah min dzalik) lalu was was tersebut muncul kembali

Jujur, saya sangat lelah dengan semua ini, bukan hanya ibadah saya yang terganggu, namun juga pekerjaan dan hidup saya menjadi berantakan karena terus memikirkan hal ini

Dan adakalanya saya ketika memulai suatu ibadah saya biasanya membaca syahadat lagi dan ini tentu saja membuat saya sendiri merasa aneh dan stress.

Dan dengan kondisi saya ini, Kalau bukan karena selalu teringat bahwa kita tidak boleh berputus asa dari rahmat Allah subhanahu wa ta'ala, saya tidak tahu saya sekarang sudah jadi apa (na'udzubillah min dzalik), saya yakin saya masih Islam, namun saya takut untuk melakukan beberapa ibadah sunnah dan wajib, seperti nikah dan haji karena takut ibadah tersebut tidak sah. (na'udzubillah min dzalik)

Dan yang mengejutkan lagi, rupanya saya tidak sendirian dalam masalah ini meskipun berbeda penyebab, ada juga yang memiliki kasus yang hampir sama dengan saya dan ada juga yang nasibnya hingga bunuh diri (na'udzubillah min dzalik) karena tidak kuat mengatasi bisikan ini dan itu menimpa seorang yang lebih muda dari saya. Dan saya tidak ingin nasib saya berakhir seperti itu.

1. Saya pernah membaca suatu artikel yang intinya bahwa jika timbul pikiran yang "nyeleneh", maka itu datangnya dari setan dan saya bebas dari kesalahan. Dan berdasarkan artikel tersebut nafsu jiwa kita tidak memiliki kecenderungan buruk untuk hal tersebut, jikalau ada maka hal tersebut hanyalah seputar hal - hal yang naluriah, mungkin semacam harta, wanita dan jabatan.

Jadi bolehkah saya menganggap saya tidak bersalah meskipun saya melakukan perbuatan sesuai dengan bisikan tersebut, dengan menganggap bahwa itu ilusi setan seolah - olah saya yang melakukan perbuatan buruk dan berprasangka baik pada diri saya sendiri bahwa saya tidak mempunyai niat atau keinginan berbuat buruk ?

Karena "ilusi" tersebut selalu muncul pada saat saya melakukan "perbuatan kotor" tersebut, dan saya hampir tidak bisa menolaknya meskipun saya tidak menyukainya dan menginginkannya sehingga saya merasa benar - benar melakukannya. (na'udzubillah min dzalik)

Karena dengan anggapan tersebut dan diiringi dengan istighfar dan dzikir kepada Allah, insya Allah menurut saya pikiran buruk tersebut bisa hilang dengan sendirinya

2. Ada beberapa hal yang saya takutkan pada diri saya bisa menyebabkan kafir tanpa sadar (na'udzubillah min dzalik).

Saya suka mempelajari budaya asing di beberapa bagian dunia sehingga adakalanya timbul rasa suka saya pada budaya asing dan adakalanya itu mungkin nampak pada gaya bicara, pakaian dan pikiran saya, kesukaan saya dengan "keindahaan" festival mereka meskipun jika saya di undang insya Allah saya menolak karena bertentangan dengan syariat islam, dan kesukaan saya dengan individu - individunya karena sifat yang mereka miliki, seperti tekun dan disiplin tapi insya Allah saya tidak sampai membela mereka terlalu berlebihan, terlebih bila mereka telah berani bersikap lancang terhadap Islam.

Adakah kesukaan saya tersebut benar - benar dapat menyebabkan hal tersebut ? (na'udzubillah min dzalik) Bolehkah saya menganggap diri masih islam namun saya mengakui saya telah berdosa karena kesukaan tersebut ?

3. Benarkah seseorang bisa dihukumi kafir tanpa sadar ketika melakukan suatu perbuatan meskipun mereka tidak menginginkannya ? Saya tidak mengingkari betapa haramnya perbuatan tersebut, namun setahu saya, perlu diperhatikan syubhat - syubhat yang mengitari sang pelaku tersebut sebelum diberikan "penghukuman semacam itu" ? Dan dalam kondisi dunia dan kondisi saya ini, apakah saya masih bisa dikatakan bebas dari "penghukuman" tersebut karena syubhat ?

4. Lalu katakanlah jika perbuatan kafir tanpa sadar tersebut benar - benar bisa terjadi, bagaimanakah cara menebusnya ? Apakah dengan terus menerus mengulang syahadat ? Atau cukup beristighfar setiap hari untuk menebusnya ?

5. Apa anda bisa mereferensikan kepada saya artikel untuk masalah semacam ini atau mungkin tempat yang bisa saya jadikan konsultasi agama lebih lanjut jika ada di Surabaya bagian selatan.

Maaf sebelumnya jika pertanyaan saya terlalu memberatkan, namun mengingat kondisi saya saat ini, maka saya sangat butuh menanyakan pertanyaan ini karena ini berhubungan langsung dengan hidup saya.


JAWABAN

1. Syariah Islam tidak mudah mengkafirkan seorang muslim. Memang ada aliran agama yang dengan mudah menghukumi syirik, dan kafir (contoh aliran Wahabi Salafi tapi mereka bukanlah Islam mainstream walaupun tulisan-tulisan ustadz dan aktivis mereka banyak bertebaran di internet dan mungkin salah satu tulisan mereka yang pernah anda baca karena situs-situs mereka cukup menguasai halaman utama Google.

Paparan anda kurang jelas sehingga kami kurang mengerti persoalan riil yang sedang anda hadapi. Namun, sebagai awalan silahkan baca: Penyebab Kafir, Syirik dan Murtad

Satu hal yang perlu diketahui bahwa dalam Islam seseorang baru berdosa setelah melakukan suatu perbuatan haram namun belum dicatat dosanya apabila masih dalam hati. Imam Syafi'i mengatakan "إنما نحكم بالظاهر والله يتولى السرائر" Kami (ahli fiqih) menghukumi perkara yang dzahir Sedang perkara batin itu urusan Allah.

2. Menyukai budaya asing sama sekali tidak dilarang selagi dalam budaya tersebut tidak ada perkara yang melanggar syariah. Nabi bersabda agar kita mengambil hikmah darimanapun ia berasal [Teks hadis: الكلمة الحكمة ضالة المؤمن فحيث وجدها فهو أحق بها] Artinya: "Kebenaran itu adalah barang hilang seorang muslim, maka di manapun ia menemukannya maka ia lebih berhak untuk memilikinya." Senada dengan ini, dalam Al-Quran Surah Al-Maidah ayat 8 Allah berfirman: "Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil."

Penilaian Islam adalah bahwa dalam budaya asing belum tentu salah bahkan tidak menutup kemungkinan ada kebenaran di dalamnya. Dan kalau ada kebenaran di sana yang sesuai dengan spirit Islam, maka tidak ada larangan bagi kita bukan hanya untuk mengaguminya tapi bahkan boleh mengadopsinya. Seperti budaya disiplin bangsa Jepang, budaya bersih bangsa Eropa, dll.

3. Seseorang baru dihukumi berdosa apabila telah melakukan suatu perbuatan haram. Dan baru dihukumi syirik apabila dia menganggap perbuatan haram itu adalah halal. Lihat poin 1. baca: Penyebab Kafir, Syirik dan Murtad

4. Kalau sampai melakukan suatu perbuatan haram, maka hukumnya berdosa, tidak sampai kafir. Orang yang melakukan dosa besar seperti zina atau sering melakukan dosa kecil disebut fasiq (pendosa). Selagi masih mengakui dosa tersebut, maka dia tidak kafir, hanya fasiq. Cara taubatnya adalah dengan tidak mengulangi, memohon ampun pada Allah, dan banyak beramal. Lihat: Cara Taubat Nasuha

5. Baca: Penyebab Kafir, Syirik dan Murtad

__________________________


HUKUM MUSIK DAN MENYANYI, HALAL ATAU HARAM?

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Ustad saya mau bertanya..
1. Ada saya dengar ulama mengatakan musik itu haram, bernyanyi itu haram. Saya mau jawaban nya menurut pandangan ustad, menurut alquran dan hadits.

JAWABAN

1. Ulama berbeda pandangan dalam soal musik, antara halal dan haram. Apabila ulama berbeda pendapat, maka kita bisa mengambil salah satunya. Artinya anda bisa mengambil pendapat yang menghalalkan musik. Baca detail: Hukum Musik dalam Islam

Baca juga:

- Hukum Musik dan Gaji Penyanyi Wanita dalam Islam
- Hukum Musik, Film Dan Merayakan Ulang Tahun
Selengkapnya ...

Hukum Memakai Cincin Batu Permata

Hukum Memakai Cincin Batu Permata
Hukum Memakai Cincin Batu Permata berlian mutiara akik safir rubi merah delima zamrud safir dll adalah boleh menurut Islam berdasarkan pendapat ulama mazhab empat (Syafi'i, Hanafi, Maliki, Hanbali)

HUKUM MEMAKAI CINCIN BATU PERMATA

ustadz semoga diberikan keberkahan oleh Allah SWT.
Mohon penceahanya dari ustadz! Saya siswa SMK yang sedang PRAKERIN yang pas kebetulan saya di tempatkan di bengkel truk. Yang saya betahkan karyawannya semuanya baik. Tetapi di balik kebaikan itu karyawannya bahkan pelanggan mayoritas selalu bermain togel, meramal nomer togel dan membincangkan tentang batu akik dan khodam. Yang saya herankan karyawan & pelanggannya menyanjung tinggi tentang batu akik tersebut. walaupun batu akik di tawar dengan ratusan juta tidak di berikan, katannya sudah melekat pada dirinya dan tidak bisa
di pindah tangan.

Yang saya tanyakan.
1. Apa hukum memakai batu akik yang tujuannya sebagai hiasan?
2. Apa hukum memakai batu akik yang di beri khodam?
3. Dan apakah pengertian khodam itu dan apakah mempunyai fungsi?
4. Dan terus bagaimana apabila orang yang mati membawa khodam, apakah mati di atas tauhid ataukah mati dalam keadaan kafir.
5. Dan bagaimana cara menghilangkan khodam itu?

Terima kasih.
Wassalamu'alaikum wr.wb

TOPIK KONSULTASI ISLAM
  1. HUKUM MEMAKAI BATU AKIK
  2. TANGGUNG JAWAB PAMAN TERHADAP KEPONAKANNYA
  3. MENGHAJIKAN ORANG TUA YANG SUDAH WAFAT
  4. POLIGAMI TANPA IJIN ISTRI PERTAMA
  5. WARISAN UNTUK ANAK TIRI
  6. MIMPI MANDI
  7. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM


JAWABAN

1. Hukum cincin dari segi bahannya terbagi sebagai berikut:
(a) Cincin dari emas hukumnya haram bagi laki-laki dan boleh bagi wanita. Imam Nawawi dalam Syarah Muslim, hlm. 14/65, menyatakan:
أَجْمَعَ الْمُسْلِمُونَ عَلَى إِبَاحَةِ خَاتَمِ الذَّهَبِ لِلنِّسَاءِ وَأَجْمَعُوا عَلَى تَحْرِيمِهِ عَلَى الرِّجَالِ
Artinya: Ulama sepakat (ijmak) atas bolehnya (memakai) cincin emas bagi perempuan dan haramnya bagi laki-laki.

Adapun anak kecil laki-laki yang masih belum baligh, maka ia boleh memakai cincin emas atau perhiasan lain dari emas (Lihat, Hasyiyah Al-Jamal 2/83).

(b) Cincin perak. Hukum memakai cincin perak bagi laki-laki hukumnya sunnah (Lihat, Khotib Syarbini dalam Mughnil Muhtaj 1/579). Sedangkan menurut mazhab lain berbeda pendapat antara boleh atau sunnah. Mazhab Hanbali menganggap boleh tapi tidak sunnah (lihat, Al-Inshaf 3/142). Mazhab Hanafi menganggap sunnah hanya bagi pejabat yang punya kekuasaan seperti kepala negara / daerah atau hakim (lihat, Al-Binayah 11/133). Mazhab Maliki menganggap sunnah memakai cincin perak asal dengan niat ikut sunnah Rasul (lihat, Minahul Jalil 1/58).

Adapun cincin besi sama dengan perak dalam segi kebolehannya dipakai laki-laki.

(c) Mata cincin batu permata seperti rubi (Arab: yaqut), mutiara (lukluk), berlian, akik, zamrud, safir, dan berbagai jenis batuan lainnya. Hukumnya boleh memakai mata cincin tersebut. Imam Syafi'i dalam Al-Umm 1/254 menyatakan:

وَلَا أَكْرَهُ لِلرِّجَالِ لُبْسَ اللُّؤْلُؤِ إلَّا لِلْأَدَبِ ، وَأَنَّهُ مِنْ زِيِّ النِّسَاءِ لَا لِلتَّحْرِيمِ ، ولا أكره لبس ياقوت أو زبرجد إلا من جهة السرف والخيلاء
Artinya: Tidak makruh bagi laki-laki memakai cincin mutiara ... rubi, zamrud kecuali kalau menyebabkan pemborosan atau menyombongkan diri. (Lihat juga Imam Nawawi, Al-Majmuk 4/466).

Ibnu Muflih (mazhab Hanbali) dalam Al-Furu' hlm. 2/480 menyatakan:
وللرجل والمرأة التحلي بالجوهر ونحوه . ..واختلفوا في ذلك للرجال , إلا في الخاتم فإنهم اتفقوا على أن التختم لهم بجميع الأحجار مباح من الياقوت وغيره
Artinya: Boleh bagi laki-laki dan perempuan memakai perhiasan permata.. ulama berbeda pendapat bagi laki-laki kecuali dalam soal cincin di mana ulama sepakat bahwa memakai mata cincin dari seluruh jenis batu-batuan seperti rubi dan lainnya adalah boleh.


2. Maksudnya cincin yang dibuat jimat? Baca: Hukum Jimat

Baca juga: Bolehkah Bersahabat Dengan Jin Muslim?

3. Khodam secara literal bermakna asisten atau pembantu. Maksudnya, batu itu dijaga oleh jin yang menjadi khodam. Namun, tidak semua cincin yang diklaim ada jinnya itu betul-betul ada jinnya. Bisa saja dia bohong untuk menaikkan pamor cincin tersebut.

4. Khodam jin dalam cincin tidak ada kaitan dengan kematian seseorang karena cincin tidak dibawa mati. Penyebab syirik bukan karena cincin yang berkhodam, tapi karena menduakan Allah atau tidak mengakui hukum-hukum syariah Allah. Baca detail: Penyebab Kafir, Syirik dan Murtad www.alkhoirot.net/2014/08/murtad-syirik-kafir.html

Anda terlalu banyak membaca bacaan-bacaan karya kelompok Wahabi sehingga mudah terjebak pada wacana syirik. Banyaklah membaca situs keagamaan milik Ahlussunnah.

5. Khodam yang ada pada cincin atau yang ada langsung pada manusia dapat dihilangkan dengan bantuan seseorang yang ahli di bidang jin. Tidak semua orang bisa melakukannya.

______________________________


TANGGUNG JAWAB PAMAN TERHADAP KEPONAKANNYA

Assalamu'alaikum Wa rahmatullahi Wa barakatuh.

Pak ustadz, saya ingin menanyakan apa hukum dalam Islam bagi paman/bibi terhadap para keponakannya yg sudah tidak mempunyai orang tua (yatim piatu), walaupun para keponakannya sudah dewasa dan ada yang sudah bekerja adapula yang masih menganggur.

1. Bagaimana jika mereka bersikap acuh/cuek terhadap para keponakannya, sementara diantara keponakannya ada yang sudah menikah dan ada yang belum. Karena mereka menganggap keponakannya sudah dewasa.

Demikian pertanyaan saya pak utadz. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih, mudah-mudahan jawaban dari anda sangat bermanfaat buat saya.

Wassalamu alaikum wr.wb.

JAWABAN

1. Tidak ada kewajiban bagi paman untuk memberi nafkah keponakan. Namun apabila keponakan itu miskin dan paman / bibi kaya, maka sangat dianjurkan untuk membantu meringankan beban keponakannya dengan antara lain menyalurkan sedekah dan zakat kepada para keponakannya.

______________________________


MENGHAJIKAN ORANG TUA YANG SUDAH WAFAT

Assalamualaikum,

saya hadi mau konsultasi masalah haji, ibu saya udah meninggal dunia semasa hidup punya niat menunaikan ibadah haji tapi Allah berkata lain akhirnya cita2 ibu pengen ibadah haji ga kesampaian yang jadi pertanyaan
1. apakah bisa menghajikan orang tua yang udah meninggal dunia sebelumnya saya ucapkan terima kasih.

JAWABAN

1. Bisa. Anak dapat menghajikan ibunya apabila sudah meninggal baik anaknya langsung yang menghajikan atau dengan meminta bantuan orang lain. Yang prinsip dalam hal ini adalah individu yang menghajikan itu harus sudah haji. Menghajikan orang lain ini namanya badal haji. Kalau anda meminta bantuan orang lain, anda dapat menghubungi orang Indonesia yang ada di Arab Saudi untuk menghajikan tentunya dengan memberi sejumlah uang.

Baca juga:
- Ibadah Haji dan Umroh
- Cara Naik Haji Tanpa Antri

______________________________


POLIGAMI TANPA IJIN ISTRI PERTAMA

Saya dari kalimantan tengah, ingin menanyakan dan mengetahui tentang hukum poligami sesunggu2nya. Saya menikah lagi sudah berjalan selama 7 bulan dan tampa sepengetahuan istri pertama saya.

Saya menikahi seorang janda beranak 2. Kehidupan janda tersebut saat menjanda / cerai dgn suaminya, sangatlah tidak wajar ( suka bergadang, keluyuran dan bahkan sampai minum alkohol ).

Saya melihat hal itu terbesit ingin merubah dia menjadi layaknya wanita normal. Dan saya masuk kedalam kehidupannya dan setelah dia mau berubah menjadi baik, entah kenapa saya takut meninggalkannya/kehilangan dia ( janda tersebut ) sampai pada akhirnya saya meniatkan untuk menikahinya, karena takut dia akan kembali lagi ke jalan yang salah.

Sekarang istri pertama saya tidak mengetahuinya, tapi dia sangat curiga dalam. Beberapa bulan ini dan sering menanyakan si janda tersebut ( apakah ada hubungan khusus antara saya dan janda tersebut ) Jawab saya tidak " karena saya juga tidak mau kehilangan istri saya yang pertama yang sudah memberikan saya anak dan kehidupannya untuk saya, dilain pihak saya juga tidak ingin meninggalkan istri ke dua saya ( janda tersebut ).

Pertanyaan saya :
1. Berdosakah saya terhadap istri saya ( saya sudah berusaha seadil2nya terhadap kedua istri saya ).
2. Bagaimana cara penyampaian kepada istri saya agar istri pertama saya dapat menerima dan kami hidup rukun.
3. Saya sangat berat dan penuh beban jika ingin mengatakanya ke pada istri pertama saya.( Mohon solosinya ).
4. Saya tidak mungkin menceraikan istri pertama dan tidak mungkin menceraikan istri ke dua saya.
5. Apakah ada do'a atau semacamnya yang bisa meluluhkan hati istri pertama saya?
6. Apakah ada do'a atau semacamnya yang biasa membuat istri saya berkata "ikhlas untuk pernikahan saya dgn janda itu " tampa saya yang membuka pembicaraan itu.

Semuanya itu saya hanya ingin kami rukun dan membina keluarga kami agar bahagia bersama2 aminnn...
Sebelum dan sesudahnya saya mengucapakan terimakasih banyak atas waktu dan penjelasannya.

JAWABAN

1. Poligami boleh dalam Islam tanpa perlu memberitahu istri pertama asal tidak lebih dari 4 (empat) dan berperilaku adil kepada keduanya. Yang dimaksud adil adalah sama dalam nafkah, rumah, pakaian dan terutama dalam giliran menginap. Silahkan dievaluasi, apakah sudah adil? Namun secara sosial suami tetapi dianjurkan untuk memberitahu dan meminta ijin istri pertama agar keharmonisan tetap terjaga. Baca: Poligami dalam Islam

2. Katakan secara perlahan dan bertahap.
3. Itu biasa karena anda takut kehilangan dia. Tapi anda harus mengatakannya. Caranya, lakukan secara bertahap bisa melalui SMS lebih dulu atau ajak istri pertama jalan-jalan, bikin dia senang, lalu awali dengan permintaan maaf yang mendalam dan katakan apa yang terjadi.

4. Kalau takut resikonya, maka tidak perlu diberitahu. Kalau memberitahu menjadi keharusan bagi anda, maka anda harus siap segala resiko terburuk termasuk apabila harus memilih di antara keduanya walaupun itu belum tentu terjadi.

5. Tidak ada doa khusus. Hanya lakukan shalat tahajud malam hari dan berdoalah dengan bahasa anda. Baca: Shalat Tahajud

6. Tidak ada doa khusus. Berdoalah setiap selesai shalat dengan khusuk dan pastikan makan dan pakaian anda halal saat shalat maupun di luar shalat supaya doa terkabul.

______________________________


WARISAN UNTUK ANAK TIRI

Ustad saya mau tanya

Bapak saya mempunyai dua orang anak (Perempuan, sekarang sdh berkeluarga), Pada tahun 1978 bapak menikah lagi namun tidak mempunyai anak, (lalu mengangkat anak laki-laki dari bayi). Pada tahun 2002 bapak meninggal, waktu itu harta warisan belum di bagi. lalu tanpa sepengetahuan saya ibu tiri menjual sebagian harta warisan tersebut untuk keperluan anak angkat laki-laki (Jadi polisi). Beberapa tahun kemudian Ibu tiri meninggal (2014)

Sisa warisan
- Rumah (yang dibangun bapak di atas tanah bagian ibu tiri)
- Sebidang Tanah (Harta bawaan Bapak)
- Sebidang sawah (Harta bawaan Bapak)dengan setatus gadai,oleh ibu tiri
- Sebidang sawah (Harta bawaan Ibu Tiri)
- Sebidang tanah (Harta bersama)
- Sebidang sawah (Harta bersama)

1. Yang ingin saya tanyakan bagaimana pembagian warisan ini ?
2. Apakah anak angkat tersebut masih berhak mendapatkan bagian?
3. Saudara dari ibu tiri (5 bersaudara perempuan), apakah mendapat bagian?

JAWABAN

1. Karena terjadi dua kali kematian tanpa adanya pembagian warisan, maka pembagian warisan harus dilakukan dalam dua kali tahapan sbb:

TAHAPAN PERTAMA: PEMBAGIAN HARTA PENINGGALAN AYAH WAFAT 2002

(a) Istri mendapat 1/8 (seperdelapan) = 3/24
(b) Dua anak kandung mendapat 2/3 (dua pertiga) = 16/24
(c) Kalau orang tua pewaris (yakni kakek nenek anda) masih hidup saat pewaris wafat, maka masing-masing mendapat 1/6 (seperenam). Kalau mereka saat itu sudah wafat, maka sisa harta waris diberikan pada saudara kandung, kalau tidak ada diberikan ke saudara sebapak atau seibu (sayang anda tidak menyebut data secara lengkap siapa ahli waris selain anak yang masih hidup).
(d) Anak angkat tidak mendapat bagian waris apapun. Saudara kandung istri kedua juga tidak dapat warisan.

CATATAN: Karena anda tidak lengkap memberikan data ahli waris, maka sebaiknya tanyakan kembali soal ini ke tokoh agama terdekat.

TAHAPAN KEDUA: PEMBAGIAN HARTA PENINGGALAN IBU TIRI WAFAT 2014

Harta waris dari ibu tiri adalah harta yang dia miliki sendiri dan 1/8 (seperdelapan) harta warisan dari suaminya (yakni ayah anda). Dalam Islam tidak ada harta bersama atau gono-gini.

(a) 6 saudara perempuan kandung mendapat 2/3 (duapertiga) = 8/12
(b) Kalau ayah pewaris hidup mendapat 1/3 (sepertiga) = 4/12
(c) Kalau ibu pewaris hidup mendapat 1/3 (sepertiga) = 4/12

CATATAN: Karena anda tidak lengkap memberikan data ahli waris, maka sebaiknya tanyakan kembali soal ini ke tokoh agama terdekat.

2. Anak angkat sama sekali tidak mendapat warisan.
3. Saudara kandung dari ibu tiri anda (istri kedua) mendapat bagian dari harta peninggalan ibu tiri anda, tapi tidak mendapat bagian apapun dari harta peninggalan ayah anda. Baca detail: Hukum Waris Islam

______________________________


MIMPI SERING MANDI

Assalamu 'alaikum wr.wb
Ustadz saya mau bertanya...
Kalau sering mimpi mandi itu maknanya apa ya?

JAWABAN

Mimpi mandi adalah mimpi yang baik yang berarti anda akan terlepas dari masalah sulit. Kalau punya hutang maka akan dapat melunasi, kalau lama tidak naik pangkat maka akan dapat promosi jabatan baru. Kalau sedang kesusahan akan mendapat kegembiraan. Kalau dagang biasanya merugi akan mendapat keuntungan. Namun perlu dicatat makna ini apabila mimpi anda berasal dari malaikat. Apabila berasal dari jin atau diri sendiri maka tidak ada artinya. Baca: Mimpi dalam Islam
Selengkapnya ...

Hukum Bom dan Senjata Pemusnah Massal dalam Islam

Hukum Bom dan Senjata Pemusnah Massal dalam Islam
HUKUM PENGGUNAAN BOM DAN BAHAN PELEDAK DALAM PERANG

Assalaamu'alaykum Ustadz dan Ustadzah,

Saya ingin bertanya tentang hukum perang dalam Islam. Ada beberapa hadist yang spesifik menyatakan larangan memutilasi dalam perang, dan larangan tersebut telah menjadi salah satu aturan hukum perang dalam islam di beberapa tulisan yang saya baca.

Hal ini membuat saya berfikir tentang perkembangan jenis-jenis persenjataan. Zaman sekarang, pertempuran sangat sulit jika tidak menggunakan peledak. Ini mulai dari yang kecil, seperti granat tangan, hingga yang agak besar misalnya roket roket dari peluncur tangan, lalu juga yang lebih besar lagi misalnya rudal rudal, dan tank, hingga bom-bom besar yang dijatuhkan dari pesawat.


KONSULTASI ISLAM
  1. HUKUM PENGGUNAAN BOM DAN BAHAN PELEDAK DALAM PERANG
  2. BERCIUMAN DENGAN SEPUPU
  3. MEMARAHI SUAMI KARENA TIDAK SHALAT
  4. HUKUM WARIS: BAGIAN ISTRI DAN ANAK KANDUNG
  5. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM

Bom-bom seperti ini dapat menimbulkan efek mencabik daging dan menghancurkan tubuh manusia, termasuk bom-bom kecil termasuk granat tangan (jika meledak dalam jarak sangat dekat).

1. Apakah ini berarti serupa dengan mutilasi, yang mana berarti hukumnya tidak boleh digunakan dalam peperangan?

Hal ini saya tanyakan karena saat Muslim bertempur dari sejak jaman mesiu, senjata-senjata yang dapat mencabik manusia digunakan oleh pasukan Muslim dari kelompok manapun mulai dari yang radikal sampai yang sekuler.

Mohon klarifikasinya.

Jazakumullaahu khayran katheera,


JAWABAN


Ulama ahli hukum Islam (fikih) kontemporer berbeda pendapat tentang penggunaan senjata penghancur massal (Arab: aslihat ad-dimar asy-syamil; Inggris: weapons of mass destruction) oleh tentara muslim. Yang dimaksud penghancur massal adala segala jenis bom dan bahan peledak. Perbedaan ulama ini secara umum dapat dapat dikategorikan ke dalam dua kelompok.

Pendapat pertama, wajib memiliki senjata penghancur massal dan boleh menggunakannya secara mutlak. Ini pendapat mayoritas kalangan ulama kontemporer yang membahas masalah ini secara khusus dalam buku mereka. Seperti Muhammad bin Nasir Al-Ja'wan dalam Al-Qital fil Islam: Ahkamuhu wa Tashriatuhu; Ahmad Nar dalam kitab Al-Qital fil Islam; Muhammad Khair Haikal dalam kitab Al-Jihad wal Qital fis Siyasah as-Syar'iyah; Muhammad Sulaiman Al-Farra dalam kitab Al-Qanun Ad-Dauli Al-Insani fil Islam; Khoiruddin Mubarok Uwair dalam Aslihat ad-Dimar as-Syamil wa Hukmuha fil Fiqhil Islami.

Dalil yang dipakai oleh kelompok pertama ini antara lain:

1. Al-Quran
- QS Al-Anfal ayat 60 "Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya."

- QS Al-Baqarah 190 "Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas."

- QS At-Taubah 36 "dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa. "

- QS An-Nisa' 89 "Maka jika mereka berpaling, tawan dan bunuhlah mereka di mana saja kamu menemuinya, dan janganlah kamu ambil seorangpun di antara mereka menjadi pelindung, dan jangan (pula) menjadi penolong,"

2. Al-Hadits
- Perlakuan Rasulullah pada Bani Nadzir dan pembakaran kebun kurma mereka dan turunnya ayat QS Al-Hashr ayat 5 "Apa saja yang kamu tebang dari pohon kurma (milik orang-orang kafir) atau yang kamu biarkan (tumbuh) berdiri di atas pokoknya, maka (semua itu) adalah dengan izin Allah; dan karena Dia hendak memberikan kehinaan kepada orang-orang fasik."

3. Nabi melempari penduduk Thaif dengan manjaniq, senjata perusak massal pada masanya.

Pendapat kedua, tidak boleh memakai senjata penghancur massal. Salah ulama yang berpendapat demikian adalah Dr. Ismail Ibrahim Abu Syarifah dalam kitab Nadhariyatul Harb fis Syariah Al-Islamiyah.

Adapun argumen dan dalil yang dipakai adalah
1. QS Al-Baqarah 195 "dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik." Ayat ini secara umum berlaku untuk muslim dan non-muslim.

2. Hadits Nabi yang menganjurkan untuk berbuat ihsan dalam segala hal [إن الله كتب الإحسان على كل شيء،فإذا قتلتم فأحسنوا القتلة]

Dari dalil Quran dan hadits di atas dipahami bahwa syariah memerintahkan muslim untuk berlaku ihsan dalam segala hal termasuk di dalamnya dalam perang melawan kafir. Pemakaian senjata pemusnah massal tidak termasuk ihsan.

3. Larangan mutilasi (Arab: muslah), sedangkan senjata penghancur masal termasuk dari mutilasi.

4. Larangan membunuh wanita dan anak-anak. Senjata penghancur masal hampir dipastikan akan mengenai mereka.

5. Larangan untuk membakar musuh. Nabi bersabda: [إني أمرتكم أن تحرقوا فلانا وفلانا، وإن النار لا يعذب بها إلا الله، فإن وجدتموهما فاقتلوهما]

6. Kaidah fiqih [درء المفاسد مقدم على جلب المصالح] 'menolak kerusakan didahulukan atas menarik kemaslahatan.' Kerusakan yang ditimbulkan oleh WMD (weapon of mass destruction) lebih besar dari maslahah atau kebaikan yang diharapkan selagi situasi memungkinkan.

KESIMPULAN

Dari dua pendapat besar para ulama di atas, maka dapat diambil kesimpulan dan jalan tengah sebagai berikut:

1. Islam adalah agama rahmat salah satu bentuknya adalah dengan perintah membangun bumi, memelihara kehidupan, menyebarkan damai dan rasa aman. pa ada unsur yang memaksa.

2. Memerangi dalam Islam bukanlah tujuan, tapi sarana menciptakan perdamaian. Dan kalau itu terjadi ada aturan dan batasan yang memagari seperti hanya memerangi mereka yang memerangi Islam. Dalam peperangan dilarang membunuh mereka yang tidak ikut perang (non-kombatan) yaitu wanita, lansia dan anak-anak, hewan dan tumbuhan.

3. Basis berinteraksi yang bersifat resiprokal (saling berbalas) adalah basis syariah yang benar selagi tidak berlawanan dengan basis utama Islam seperti haramnya berkhianat dan penipuan. Dalam konteks ini, maka negara Islam boleh memperlakukan musuhnya sebagaimana mereka memperlakukan umat Islam. Artinya, kalau kaum kafir memakai senjata penghancur masal, maka muslim boleh menggunakan senjata yang sama melawan mereka. Dalam QS Al-Baqarah 194 Allah berfirman "barangsiapa yang menyerang kamu, maka seranglah ia, seimbang dengan serangannya terhadapmu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah, bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa."

Dalam QS As-Syuro 40 dan 41 Allah berfirman "Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim. Dan sesungguhnya orang-orang yang membela diri sesudah teraniaya, tidak ada satu dosapun terhadap mereka. "

Juga dalam An-Nahl 126 dinyatakan "Dan jika kamu memberikan balasan, maka balaslah dengan balasan yang sama dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu. Akan tetapi jika kamu bersabar, sesungguhnya itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang sabar."

Intinya adalah memiliki dan menguasai senjata penghancur massal seperti bom dan sejenisnya adalah boleh sebagai upaya deterrent (pencegah) agar disegani lawan. Namun menggunakan senjata semacam itu hukum asalnya adalah haram. Kecuali kalau pihak lawan menggunakannya lebih dahulu.


______________________________


BERCIUMAN DENGAN SEPUPU

Assalamualaikum

saya mau tanya

1. apa hukumnya jika seorang wanita berciuman dengan anak lelaki bibinya sendiri?

JAWABAN

1. Anak lelaki bibi berarti sepupu (Jawa: misanan). Sepupu tidak termasuk mahram oleh karena itu ia sama dengan pria lain dengan konsekuensi hukum sebagai berikut: (a) anda boleh menikah dengannya; (b) anda tidak boleh kholwat atau berduaan dalam ruang tertutup apalagi berciuman; (c) anda harus menutup aurat secara penuh kecuali wajah dan telapak tangan di depan dia; (d) tidak boleh bersalaman dengannya. Tentu saja larangan-larangan itu tidak berlaku apabila anda menjadi istrinya.

Baca detail:
- Mahram (Muhrim) dalam Islam
- Hukum Kholwat
- Menikah dengan Sepupu

______________________________


MEMARAHI SUAMI KARENA TIDAK SHALAT

Assalamualaikum wr.wb.
Saya wanita berusia 20tahun, bernama an. Saya sdah berumah tangga sejak 4 bulan yang lalu, namun saya ingin bertanya.

1. Apa saya salah, jika saya memarahi suami aaya karena dia tidak sholat?

2. Lalu jika memang memarahinya adalah sebuah dosa, lantas apa yang harus saya lakukan jika dengan mengingatkan saja tidak membuat dia mau untuk sholat.
Mohon pencerahannya, terimakasih.

JAWABAN

1. Suami tidak sholat wajib diperingati, diingatkan karena itu kewajiban utama seorang muslim. Tetapi tentu saja tidak harus dengan nada marah. Baca: Hukum Meninggalkan Shalat

2. Ingatkan terus menerus setiap waktu shalat tiba.

______________________________


HUKUM WARIS: BAGIAN ISTRI DAN ANAK KANDUNG

Assalamu’alaikum warahmatullohi wabarakatuh.
Semoga kita selalu dalam lindungan Allah swt.
Pak Ustadz yang dirahmati Allah. Saya mewakili istri saya, mengajukan beberapa pertanyaan yang berhubungan dengan pembagian harta warisan.

Istri saya adalah salah satu anak perempuan dari Bapak/Ibu kandung yaitu Ayah H. Soedarno (sudah meninggal tahun 2007) dan Ibu Hj. Samiarsih (masih hidup).

Kakek/nenek dari Pihak Ayah maupun dari pihak Ibu sudah meninggal. Nuroso (putra keenam) telah meninggal dunia, dengan meninggalkan Seorang istri dan 3 (tiga) orang anak laki-laki.

Ada beberapa pertanyaan yang saya ajukan sbb :
1. Bagaimana perhitungan pembagian harta warisan dari Bapak. Soedarno (alm) kepada Istri dan anak-anaknya.
2. Apakah Nuroso (alm), sebagai anak kandung, Bapak H. Soedarno (alm), tetapi sudah meninggal lebih dahulu dari Bapaknya, masih mendapat pembagian harta warisan, yang akan diterima oleh anak-anaknya?

JAWABAN

1. Pembagiannya adalah sebagai berikut:
(a) Istri mendapat 1/8 (seperdelapan).
(b) Sisanya yang 7/8 dibagikan pada seluruh anak kecuali Nuroso. Anak laki-laki mendapat bagian dua kali lipat dari anak perempuan (lihat, QS An-Nisa' 4:11). Cara yang sederhana adalah jadikan harta yang 7/8 tersebut menjadi 10 bagian, ketiga anak lelaki masing-masing mendapat 2 (dua) bagian, sedangkan keempat anak perempuan masing-masing mendapat 1 (satu) bagian.

2. Nuroso sebagai anak tidak mendapat bagian waris karena meninggal lebih dulu dari pewaris. Sedangkan anak-anak Nuroso sebagai cucu pewaris tidak mendapat bagian karena terhalang oleh adanya anak.

CATATAN: Kalau ingin membantu anak-anak Nuroso, maka para ahli waris dapat saja bersepakat untuk memberikan sebagian harta waris mereka kepada anak-anak Nuroso. Berapa jumlahnya terserah kerelaan masing-masing. Namun, akan sangat ideal kalau jumlah totalnya sekiranya sama dengan yang diterima anak-anak kandung pewaris yang lain, minimal sama dengan yang diterima anak kandung perempuan.

Baca detail: Hukum Waris Islam

Selengkapnya ...

Tuhan Bertempat di Arasy?

Tuhan Bertempat di Arasy?

ALLAH BERTEMPAT DI ARASY?

Assalamu'alaikum Ustadz,,,
Mohon izin untuk bertanya mengenai hadis berikut

Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, dia berkata: Rasulullah Saw pernah bersabda, "Ketika Allah telah menyempurnakan ciptaan-Nya, Ia menetapkan di dalam Kitab-Nya yang ada di atas Arasy di sisi-Nya, "Sesungguhnya kasih sayang-Ku mengalahkan murka-Ku".[Bukhari 3194]

Yang ingin saya tanyakan adalah mengenai lafaz " Kitab-Nya yang ada di atas Arasy di sisi-Nya "

Sekian Ustadz, untuk jawabanya terima kasih

KONSULTASI ISLAM
  1. ALLAH BERTEMPAT DI ARASY?
  2. SUAMI MENCERAIKAN LALU RUJUK LAGI
  3. WARISAN ADIK LAKI-LAKI
  4. SUAMI SELINGKUH
  5. HUBUNGAN TIDAK DIRESTUI IBU COWOK
  6. KUBURAN YANG DISEMEN DAN DIBERI MARMER
  7. CARA AGAR BISA ISTIQOMAH
  8. CARA RUJUK TALAK 1
  9. MEMINTA MAAF PADA ORANG YAGN SUDAH WAFAT

JAWABAN

1. Pertama-tama perlu dicatat bahwa kita tidak dianjurkan untuk terlalu memikirkan dzat Allah termasuk lokasi keberadaannya karena dikuatirkan akal tidak sampai jadi bingung dan mendemotivasi keimanan dan dianjurkan untuk lebih memikirkan makhluk ciptaan Allah agar sadar kebesaran Allah dan menambah level keyakinan kita pada kebesaranNya. Dalam sebuah hadits Nabi bersabda:
تفكروا في خلق الله ولا تفكروا في الله فإنكم لن تقدروا قدره

Artinya: Renungkan makhluk ciptaan Allah dan janganlah berfikir tentang Allah karena kalian tidak mampu memikirkannya. (Hadits dari Ibnu Abbas, riwayat Tabrani, Baihaqi, Asbahani)

Kembali pada pertanyaan anda, apakah Allah berada di atas Arasy seperti yang secara eksplisit disebut dalam QS Al-A'raf ayat 54; Yunus 3; Ar-Ra'd 2; Al-Furqon 59; As-Sajadah 4; Al-Hadid 4; Al-Baqarah 29; Toha 5? Jawabanya adalah sebagaimana yang dinyatakan oleh Al-Baghawi dalam Tafsir Al-Baghawi 3/236 sebagai berikut:


وأما أهل السنة فيقولون : الاستواء على العرش صفة لله تعالى بلا كيف ، يجب على الرجل الإيمان به ، ويكل العلم فيه إلى الله - عز وجل - . وسأل رجل مالك بن أنس عن قوله : ( الرحمن على العرش استوى ) طه - 5 ، كيف استوى؟ فأطرق رأسه مليا ، وعلاه الرحضاء ، ثم قال : الاستواء غير مجهول ، والكيف غير معقول ، والإيمان به واجب ، والسؤال عنه بدعة ، وما أظنك إلا ضالا ثم أمر به فأخرج .

والعرش في اللغة : هو السرير . وقيل : هو ما علا فأظل ، ومنه عرش الكروم . وقيل : العرش الملك

Artinya: Kalangan Ahlussunnah berpendapat: Istiwa' (bersemayam) di atas arasy merupakan sifat Allah tanpa cara, yang wajib bagi muslim meyakininya dan menyerahkan pengetahuan tentang hal itu pada Allah. Seorang lelaki bertanya pada Anas bin Malik tentang maksud QS Toha ayat 5 Bagaimana cara Allah bersemayam? Malik bin Anas memberi isyarat kepalanya ke atas lalu berkata: Istiwa' itu diketahui sedang caranya tidak bisa difahami sedang mengimaninya itu wajib dan bertanya tentang ini adalah bid'ah. Aku mengira kamu sudah tersesat.

Adapun Arasy secara bahasa adalah singgasana. Pendapat lain menyatakan arasy adalah sesuatu yang ada di atas dan menaungi. Arasy bisa juga bermakna kerajaan.

Menurut Tafsir Al-Baidhowi hlm. 7/197, kata 'istawa' bisa juga bermakna istawla (berkuasa). Lebih detail tentang pendapat ahli tafsir Quran, lihat di sini.
________________________


SUAMI MENCERAIKAN ISTRI LALU RUJUK LAGI

Assalammu'alaikum wr.wb.

Saya telah menikah pada 20 Oktober 2013, dan pada tgl 22 Juni 2014 saya ditalak suami di depan ibu mertua dan ibu saya.
Awal dari masalah, karena:
- kami berdua sering ada pertengkaran kecil.
- suami mempunyai hutang tanpa sepengetahuan saya sebelumnya.
- suami tidak berpenghasilan.
- kami berdua juga belum pernah melakukan hubungan suami istri dan sampai sekarang kami hanya sebatas kissing/neting/petting/oral sex.

Pada tgl. 24 Juni suami sms saya yg isinya, "berangkat kerjanya hati2 di jalan sayank nggih .. i love you forever".
Sejak saat itu kami berdua sering bertemu secara backstreet, karena kedua ibu kami sudah tidak merestui. Terkadang kami ada selisih pendapat, yg akhirnya suami saya beberapa kali sms/berucap "sudah sampai di sini saja, selamat tinggal"

yg saya tanyakan:
1. Apakah pernikahan kami masih sah/tidak?
2. saya sering bingung, apakah saya masih ada kewajiban untuk patuh padanya?
3. Weton pernikahan kami ketemu 25, yg kata orang jawa itu tidak baik. Apakah itu juga ada hubungan dg pernikahan kami?
4. Apa yg harus saya lakukan untuk mempertahankan pernikahan ini? karena saya hanya ingin menjadi istri yg sholeha untuk suami saya & ibu yg baik dari anak2 kami kelak..

mohon dibantu, untuk jawabannya saya sangat menunggu sekali. terima kasih.

JAWABAN

1. Ucapan cerai yang diucapkan suami di depan ibu anda itu sah. Dan karena belum terjadi hubungan intim (jimak), maka perceraian itu disebut talak bain sughro yang artinya talak tanpa ada masa iddah. Kalau suami ingin rujuk kembali, maka harus dilakukan nikah ulang. Ingat ini: harus ada nikah ulang kalau suami ingin rujuk kembali.

2. Sebelum ada nikah ulang, maka anda berdua bukan suami istri jadi tidak kewajiban anda untuk patuh padanya.

3. Tidak ada hubungan dengan weton. Harmonis tidaknya suami istri itu hubungannya dengan karakter kedua belah pihak.

4. Kedua pihak harus mengevaluasi diri dan berubah saling memberi, saling mengalah dan saling sabar.

Baca: Cara Harmonis dalam Rumah Tangga

________________________


WARISAN ADIK LAKI-LAKI

Assalamualaikum.Wr.Wb,
Bapak dan ibu saya bercerai, mempunyai 2 anak. Saya perempuan (sudah menikah) dan adik saya laki2. (Bapak mempunyai rumah, kebun, dan sawah pada saat menikah dengan Ibu saya).

Kemudian masing2 menikah lagi. Bapak mempunyai 2 anak laki2 (belum menikah), dari pernikahan kedua. (rumah bapak dibangun bersama istri keduanya). Tahun 2012 Bapak meninggal, dan tahun 2014 adik laki2 saya meninggal (belum menikah) .

1. Bagaimana pembagian warisannya menurut aturan agama Islam.

Demikian pertanyaan saya terima kasih sebelumnya.
Walaikumsakam.Wr.Wb.

JAWABAN

Dalam kasus di atas, terjadi dua kematian yakni ayah anda dan saudara anda. Oleh karena itu maka harus dilakukan dua kali tahapan pembagian.

TAHAP PERTAMA: PEMBAGIAN WARIS PENINGGALAN AYAH WAFAT TAHUN 2012

1. Pembagiannya sebagai berikut:
(a) Istri kedua mendapat bagian 1/8 (seperdelapan)
(b) Sisanya yang 7/8 dibagikan kepada seluruh anak kandung yakni 2 anak dari istri pertama dan 2 anak dari istri kedua. Di mana anak lelaki mendapat bagian dua kali lipat dari anak perempuan. Jadi, adik lelaki anda juga mendapat warisan karena saat ayah wafat, dia masih hidup.
(c) Kalau orang tua (ayah dan ibunya = kakek nenek anda) masih ada, maka masing-masing mendapat 1/6 (seperenam) yang diberikan sebelum pembagian kepada anak.

PENTING:
- Yang dibagikan adalah harta yang menjadi hak milik pewaris baik saat di perkawinan pertama atau pernikahan kedua. Harta pewaris saat pernikahan pertama harus dibagikan semua.
- Harta milik ayah saat pernikahan kedua, seperti rumah dengan istri kedua, harus dilihat apakah saat membangun ada harta istri kedua yang ikut andil. Kalau tanah dan biaya pembangunan semua berasal dari pewaris, maka ia harus diwariskan semua. Begitu juga harta saat bersama istri pertama harus diwariskan semua kecuali ada andil modal dari istri pertama.
- Warisan baru dibagikan setelah dipotong biaya pemakaman, bayar hutang dan pelaksanan wasiat (kalau ada) www.alkhoirot.net/2012/07/wasiat-dalam-islam.html

TAHAP KEDUA: PEMBAGIAN WARIS PENINGGALAN ADIK LELAKI WAFAT TAHUN 2014

Harta adik lelaki anda baik yang didapat dari hasil kerjanya sendiri atau dari hasil warisan ayah harus dibagi sebagai harta waris.
Pembagiannya sbb:
(a) Ibu kandung mendapat 1/4 (seperempat).
(b) Saudara kandung perempuan mendapat 1/2 (setengah)
(c) Sisanya yang 1/4 diberikan kepada dua saudara lelaki sebapak.

Baca detail: Hukum Waris Islam

________________________


SUAMI SELINGKUH

Assalamualaikum
Nama saya R (28tahun). Saya seorang istri yang sedang hamil 9 bulan . Singkat cerita saya menemukan suami saya cek in di kamar hotel dari transaksi atm suami saya dan sudah ditanya ke pihak hotel bahwa memang benar suami saya cek in di hotel tersebut dari kartu tanda penduduk(KTP) dan nomor ponselnya. Saya menduga dia menyewa pelacur di hotel tersebut karena suami saya hampir setiap hari menonton video porno. Saya berada di Jawa sedangkan suami saya berada di Kalimantan, ini sudah berjalan hampir 2bulan. Saya berada di Jawa karena saya mau melahirkan dekat dengan ibu kandung dan ini atas izin suami saya. Rencananya setelah saya melahirkan, saya akan kembali ke Kalimantan. Setelah saya tanyakan kepada suami saya tentang transaksi tersebut, dia tidak mengaku. Dia sering berbohong.

Saya menduga bahwa sebelum ini dia pernah melakukannya beberapa kali karena dia suka lembur mengaku tidur di kantor tetapi ponsel nya tidak bisa dihubungi.

1. Apa yang harus saya lakukan, saya seorang ibu rumah tangga, pemasukan saya hanya dari suami saya. Dan usia perkawinan saya baru satu tahun dua bulan. Saya takut kedepannya dia akan tetap main perempuan.
Mohon saran dari pak ustad. Terima kasih banyak.

JAWABAN

1. Pilihan ada di tangan anda. Secara syariah anda boleh memilih untuk meminta cerai suami atau menggugat cerai suami. Kalau anda merasa masih sayang padanya, maka anda dibolehkan untuk tetap bersamanya dan berharap suatu hari dia akan berubah. Ajaklah suami untuk ikut aktif mengikuti acara keagamaan dan menonton tontonan positif, ditambah dengan doa maka diharapkan dia dapat sembuh dari penyakitnya. Baca: Bila Pasangan Selingkuh

________________________


HUBUNGAN TIDAK DIRESTUI IBU COWOK

assalamu'alaikum
Saya (wanita) mau tanya saya udah menjalin hubungan sudah lama tetapi kami tidak ingin pacaran terlebih dahulu. Ibunya dia menyuruh dia untuk cari wanita lain yang jauh seperti saudaranya. namun dia tidak ingin kehilangan saya dia ingin tetap bersama saya, dia tetap ingin berjuang, ibunya tidak merestui karena ibunya punya masalah pribadi dengan orang yang sedesa dengan saya.
hidupnya dia tidak berarti selalu salah dimata keluarganya.

1. Bagaimana yang harus saya jalani, beri solusinya
Wassalamu'alaikum

JAWABAN

1. Kalau anda ingin tetap menikah dengan dia maka sebaiknya mencoba berbagai cara untuk meyakinkan ibunya agar mau merestui seperti meminta bantuan orang lain yang dihormati ibunya untuk meyakinkan sang ibu. Namun kalau berbagai usaha tidak berhasil, maka idealnya anda dan dia mencari alternatif jodoh yang lain yang bisa direstui oleh kedua belah pihak. Baca: Cara Harmonis dalam Rumah Tangga

________________________


KUBURAN YANG DISEMEN DAN DIBERI MARMER

1. Mohon penjelasan, mengenai masalah kuburan yang hanya di beri tanda dengan cara di semen dan di marmer, apa itu dosa ??
2. bagaimana dengan si mayit jika kita melakukan hal tersebut.. apa terkena dampak dosa juga..

JAWABAN

1. Hukumnya makruh.
2. Makruh berarti tidak berdosa.

URAIAN

Nabi bersabda dalam hadits riwayat Muslim dari Jabir

نَهَى رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُجَصَّصَ الْقَبْرُ وَأَنْ يُقْعَدَ عَلَيْهِ وَأَنْ يُبْنَى عَلَيْهِْ
Artinya: Rasulallah melarang mengkapur kuburan, duduk di atasnya dan membangun bangunan di atasnya.

Dalam menjelaskan hadits di atas, Sayyid Alwi Al-Maliki dalam kitab Ibanatul Ahkam 2/194 menyatakan:

Dalam menafsiri hadits pelarangan membangun bangunan di atas kuburan tersebut, para ulama madzhab berbeda pendapat.

1.Menurut asy-Syafi’i dan para pengikutnya, Abu Hanifah dan pengikut madzhab Ahmad bin Hanbal (dalam satu pendapat kuat), bahwa pelarangan membangun kuburan yang di maksud adalah makruh jika dibangun di atas kuburan milik pribadi (bukan wakaf atau musabbal). Dan jika bangunan tersebut dibangun di atas pekuburan musabbal (tempat yang sudah menjadi kebiasaan daerah setempat dibuat untuk mengubur mayit) atau kuburan wakaf, maka hukumnya haram dan wajib dirobohkan.

2.Sedangkan menurut ulama Malikiyyah, makruh hukumnya membangun bangunan di atas kuburan tanah bebas (tidak ada pemilik), atau milik seseorang tapi dengan izin atau di bumi mati (mawat) bila tidak kerena sombong. Dan hukumnya haram jika dibangun di atas kuburan tanah tidak bebas seperti tanah wakaf atau membangun karena sombong.

Keharaman membangun bangunan di atas kuburan wakaf atau musabbal, baik kubah atau yang lain, adalah jika tidak ada kekhawatiran dibongkar orang. Jika ada kekhawatiran, maka membangun bangunan tersebut hukumnya boleh.

________________________


CARA AGAR BISA ISTIQOMAH

Assalamualaikum ustad. Saya ingin bertanya,
1. bagaimana caranya untuk meniatkan diri untuk berubah ke jalan Allah secara konsisten ustad?
Terimkasih ustad. Saya mohon jawabannya.

JAWABAN

1. Banyaklah membaca dan menonton bacaan dan tontonan yang positif yang mendukung niat anda. Banyaklah berteman dengan teman yang baik dan rajin shalat berjamaah di masjid terdekat. Kalau masih kurang, anda mungkin perlu ikut majelis taklim secara teratur. Baca: Cara Taubat Nasuha

____________________


CARA RUJUK TALAK 1

Mohon bantuannya.

1. Kalau pasangan suami istri memutuskan rujuk dalam masa iddah setelah cerai talak 1 dan telah terbit akta cerainya, apakah proses rujuk tersebut bisa hanya dengan keinginan rujuk yang disaksikan oleh 2 saksi atau adakah proses lagi ke KUA/ pengadilan agama?

Dan akta cerainya disimpan atau harus dikembalikan ke KUA/pengadilan agama?

Terima kasih.

JAWABAN

1. Secara syariah, Kalau rujuk dalam masa iddah maka rujuk itu cukup dilakukan dengan suami mengatakan pada istri "Aku rujuk" tanpa perlu saksi. tanpa perlu nikah ulang. Tapi kalau rujuknya setelah masa iddah habis, maka perlu akad nikah baru. Baca: Cerai dan Rujuk dalam Islam

Tentang apakah perlu mengembalikan atau menyimpan akta cerai, silahkan tanya pada PPN (pegawai pencatat nikah) di desa / keluarahan anda.

________________________


MEMINTA MAAF PADA ORANG YAGN SUDAH WAFAT

1. pak bagaimana cara untuk meminta maaf terhadap seseorang, tapi seseorang tersebut tidak bisa kita temui ? dikarenakan jarak ataw sudah wafat .

2. dan bagaimana kita meminta maaf kepada allah di karenakan dosa yg dulu kita perbuat agar tidak memberatkan kepada orang tua kita di akhirat nanti ?

Waalaikumsalam wr.wb.

JAWABAN

1. Kalau dia masih hidup, maka anda harus mencari tahu keberadaannya dan meminta maaf langsung padanya. Kalau dia sudah wafat, maka hendaknya anda meminta maaf pada Allah dan mengirim doa untuknya.

Nabi bersabda dalam hadis sahih riwayat Bukhari
مَنْ كَانَتْ لَهُ مَظْلَمَةٌ لأَخِيهِ مِنْ عِرْضِهِ أَوْ شَيْءٍ فَلْيَتَحَلَّلْهُ مِنْهُ الْيَوْمَ قَبْلَ أَنْ لا يَكُونَ دِينَارٌ وَلا دِرْهَمٌ إِنْ كَانَ لَهُ عَمَلٌ صَالِحٌ أُخِذَ مِنْهُ بِقَدْرِ مَظْلَمَتِهِ وَإِنْ لَمْ تَكُنْ لَهُ حَسَنَاتٌ أُخِذَ مِنْ سَيِّئَاتِ صَاحِبِهِ فَحُمِلَ عَلَيْهِ

Artinya: Barangsiapa yang pernah menzalimi seseorang baik kehormatannya maupun lainnya, maka mintalah dihalalkan hari ini, sebelum datang hari yang ketika itu tidak ada dinar dan dirham. Jika ia memiliki amal saleh, maka diambillah amal salehnya sesuai kezaliman yang dilakukannya, namun jika tidak ada amal salehnya, maka diambil kejahatan orang itu, lalu dipikulkan kepadanya.

2. Lakukan taubat nasuha dengan tidak mengulangi dosa, dan menambalknya dengan amal kebaikan, melakukan kewajiban dan menjauhi larangan syariah. Baca: Cara Taubat Nasuha
Selengkapnya ...

Warisan Istri dan Harta Gono Gini

Warisan Istri dan Harta Gono Gini
HARTA GONO-GINI DAN BAGIAN WARIS ISTRI DAN ANAK

Assalamu’alaikum W.W,

Pak Kiyai, saya mau menanyakan pembagian waris, begini pak, Paman saya beberapa bulan yang lalu meninggal dunia. Almarhum meninggalkan seorang Istri, tiga orang Putri dan seorang Putra serta sembilan orang cucu ( 6 perempuan dan 3 laki laki ).

1. Mohon penjelasan bagaimanakan cara pembagian warisnya?
2. Karena ada uztad yang berpendapat bahwa hak istri ½ ( setengah nya, karena harta gono gini) baru sisanya dibagi, apakah betul?

Atas penjelasannya sebelumnya kami haturkan terima kasih.

Wassalamu’alaikum W.W,

KONSULTASI ISLAM
  1. HARTA GONO-GINI DAN BAGIAN WARIS ISTRI DAN ANAK
  2. BAGIAN WARIS ANAK DARI PENINGGALAN AYAH DAN IBU
  3. AHLI WARIS YANG MENINGGAL LEBIH DULU DARI PEWARIS APA DAPAT WARISAN?
  4. HIBAH DAN WARISAN DIAMBIL ANAK ANGKAT
  5. HUKUM KAWIN PAKSA
  6. GODAAN SYIRIK SAAT SHOLAT
  7. NIKAHNYA WANITA ZINA DAN HAMIL, HARUSKAH ISTIBROK?
  8. SAAT MENIKAH TAK DIRESTUI, SEKARANG DIRESTUI, APA MASIH DOSA?
  9. MIMPI BERTEMU IBU YANG SUDAH MENINGGAL

JAWABAN

1. Dalam kasus di atas maka pembagiannya sbb:
(a) Istri mendapat 1/8 (seperdelapan)
(b) Sisanya yang 7/8 (tujuhperdelapan) dibagikan pada seluruh anak kandung di mana anak lelaki mendapat dua kali lipat dari anak perempuan.
(c) Cucu tidak mendapat warisan apapun karena terhalang oleh anak kandung.

CATATAN: Pembagian di atas dengan asumsi orang tua (ayah dan ibu) pewaris sudah meninggal. Apabila masih hidup, maka masing-masing mendapatkan 1/6 (seperenam). Baca detail: Hukum Waris Islam

2. Tidak benar. Dalam Islam tidak ada gono-gini atau harta bersama secara otomatis. Kecuali apabila dalam harta suami terdapat harta pribadi istri yang dijadikan modal oleh suami untuk dijadikan modal usaha. Apabila demikian maka harta milik istri tersebut harus dipisah dulu sebelum diwariskan sesuai dengan jumlah prosentase yang menjadi hak milik istri. Baca detail: Harta Gono-gini dalam Islam

________________________


BAGIAN WARIS ANAK DARI PENINGGALAN AYAH DAN IBU

assalamualaikuw wr. wb.

pertanyaannya :
1. tanggal 21 januari 2013 ayah saya meninggal meninggalkan seorang istri dan 6 orang anak, 4 orang anak perempuan dan 2 orang anak laki-laki almarhum ayah meninggalkan harta benda berupa tanah seluas 200 tumbak atau 2800 meter persegi pertanyaannya berapa bagian masing anak dapat bagian?
2. 2 tahun kemudian ibu saya meningal pada tanggal 08 januari 2015 berapa bagian masing-masing anak dapat bagian.
sebelumnya saya ucapkan terima kasih

JAWABAN

Karena terjadi dua kematian, maka pembagian waris harus dilakukan dua kali tahapan sesuai kronologi kamatian sebagai berikut:

1. PEMBAGIAN HARTA PENINGGALAN AYAH (WAFAT 2013)

(a) Istri mendapat 1/8 (seperdelapan)
(b) Sisanya dibagikan kepada seluruh anak kandung di mana anak lelaki mendapat bagian dua kali lipat dibanding anak perempuan.

CATATAN: Pembagian di atas dengan asumsi orang tua (ayah dan ibu) pewaris sudah meninggal. Apabila masih hidup, maka masing-masing mendapatkan 1/6 (seperenam). Baca detail: Hukum Waris Islam

2. PEMBAGIAN HARTA PENINGGALAN IBU (WAFAT JANUARI 2015)

(a) Apabila orang tua (ayah dan ibu) pewaris masih hidup, maka masing-masing mendapat bagian 1/6 (seperenam); dan sisanya yang 5/6 dibagikan kepada seluruh anak kandung di mana anak lelaki mendapat dua kali lipat dibanding anak perempuan. Baca detail: Hukum Waris Islam

________________________


AHLI WARIS YANG MENINGGAL LEBIH DULU DARI PEWARIS APA DAPAT WARISAN?

Assalamualaikum wr wb.
pertanyaan saya : A meninggal.. dalam urutan ahli waris 2 anak laki laki dan 1 anak perempuan. salah satu anak laki2 sudah meninggal dulu jauh sebelum A meninggal. dan memiliki anak perempuan 1 (cucu A).

1. bagaimanakah cara pembagiannya
2. dan apakah dasar ayat atau hukumnya.. terimakasih..

JAWABAN

1. Kalau A memiliki orang tua (ayah dan/atau ibu) yang masih hidup pada saat dia meninggal, maka masing-masing ayah/ibu mendapat 1/6 (seperenam). Lalu sisanya diberikan kepada anak kandung yang masih hidup di mana anak lelaki mendapat dua kali lipat dibanding anak perempuan. Adapun cucu tidak mendapat warisan karena terhalang oleh adanya anak.

2. Dasar ayah dan hukumnya baca: Hukum Waris Islam
________________________


HIBAH DAN WARISAN DIAMBIL ANAK ANGKAT

Assalamu'alaikum wr wb.
Saya mempunyai seorang putri yg berumur 17 tahun, ia selalu mengasuh neneknya yg sudah lansia. Jadi ibu saya berjanji akan memberikan sebuah cincin dan tabungannya di bank kepada cucunya. Akan tetapi, pada saat ibu saya sedang mengalami sakaratul maut, cincin itu telah di ambil oleh anak angkatnya dan menguasai harta ibu saya.

1. Yang saya mau tanyakan, bagaimana hukum tersebut, dan apa yang harus saya perbuat.

JAWABAN

1. Janji pemberian tidak bisa diajukan ke Pengadilan kecuali ada bukti tertulis atau dua saksi. Namun anda sebagai anak pewaris dapat menuntut hak waris ke pengadilan. Kalau anda putra laki-laki tunggal almarhumah, maka anda berhak mendapat seluruh harta waris ibu anda. Baca detail: Hukum Waris Islam
________________________


HUKUM KAWIN PAKSA

assalamualaikum...

Pertanyaan :
Saya kan punya cewe, tapi cewe ini mau di nikahkan sama orang tuanya, tapi cewe ini sebenarnya dia tidak mau di nikahkan, cuma lantaran dia gak mau nyakitin orang tuanya aja jadi dia terpaksa mau di nikahkan, ini aja sebelum nikah dia
berantem terus sama calon suaminya, bagaimana nanti kalau sudah nikah.

1. Terus pas ijab kabul nanti kalau dia tdak ada niat untuk nikah apakah pernikahan itu SAH ?
Sekian dulu pertanyaan dari saya.
Atas waktunya saya ucapakan terima kasih.

JAWABAN

1. Nikahnya sah. Karena dalam akad nikah Islam yang diperlukan adalah adanya ijab kabul antara wali dari pihak perempuan dan pengantin lelaki. Baca detail: Pernikahan Islam

________________________


GODAAN SYIRIK SAAT SHOLAT

Assalmu'alaikum. Saya mau menanyakan tentang arti musyrik yang sesungguhnya. Suatu waktu ketika saya sedang melaksanakan shalat, saya sangat kesulitan untuk khusyu, ketika mulut saya mengucapkan bismillahirohmaanirrohim, pikiran hamba malah mengingan kalimat yang ada di fardhu ain tentang batalnya islam, yakni dengan menyebut Allah ada 2, tapi hati saya benar2 menolak kalimat itu karena hati saya meyakini bahwa Allah itu hanya satu dan Allah bersifat tunggal. Hingga suatu ketika saya melaksanakan shalat, pikiran itu kembali muncul, dan karena saya sangat susah untuk khusyu dikarenakan suasana yang gaduh, hati saya kesal, dan terbesit untuk mengatakan ya, namun sesaat kemudian saya tersadar dengan apa yang saya pikirkan, sampai2 saya batal dari shalat saya karena saya sendiri tercengang dengan apa yang saya pikirkan, dan tentu saja hati saya menolak itu semua, karena itu berlainan dengan keyakinan saya bahwa Allah itu tunggal.

Saya kemudian menangis dan sangat menyesali atas kesalahan hamba tersebut. Dan tetap, hati saya sangat sangat menolak apa yang tadi terbesit di pikiran saya.

Yang saya ingin tanyakan,
1. apakah kesalahan saya tadi termasuk dosa musyrik meskipun hati saya jelas menolaknya, karena itu sangat berbeda dengan yang saya yakini?

Mohon untuk segera dijawab, dan saya mohon bimbingannya agar saya bisa melaksanakan shalat dengan sangat khusyu, dan bagaimana caranya agar saya tidak mengulangi kesalahan saya itu?
Wassalamu'alaikum.

JAWABAN

1. Kalau tidak disengaja, maka tidak apa-apa. Baca: Penyebab Syirik, Kufur dan Murtad

________________________


NIKAHNYA WANITA ZINA DAN HAMIL, HARUSKAH ISTIBROK?

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Saya membaca artikel tentang Istibro' seperti yang ada di lampirkan. usia pernikahan saya 8 tahun, dan telah mempunyai anak usia 3 tahun. kondisi saya kurang lebih hampir sama dengan artikel yang saya lampirkan.

saya ingin menanyakan beberapa hal :

1. bagaimana status pernikahan yang sudah dilakukan sebelumnya?
2. apakah istibro' tersebut wajib hukumnya?
3. apakah wajib melakukan akad nikah ulang?
4. bagaimana hukumnya bila tidak dilakukan nikah ulang?
5. apakah istibro' harus diniatkan / terjadi begitu saja tanpa di niatkan
6. bagaimana istibro' untuk laki-laki apabia mengalami kondisi tersebut

mohon untuk penjelasannya. terima kasih.

Wa’alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh,

JAWABAN

1. Sah menurut mazhab Syafi'i dan Hanafi. Yang menyatakan tidak sah adalah mazhab Maliki dan Hanbali yang dianut oleh kalangan Wahabi. Artikel yang anda baca mengutip dari pendapat dua mazhab terakhir. Bahkan menurut mazhab Syafi'i, bahkan wanita hamil zina pun boleh menikah tanpa perlu istibro'.

2. Tidak wajib dan tidak perlu menurut mazhab Syafi'i.
3. Tidak perlu.
4. Tidak apa-apa karena nikahnya sudah sah.
5. Lihat poin di atas.
6. Lihat poin di atas.

Baca detail dalil dan dasar hukumnya:
- Hukum Menikah dengan Wanita Tidak Perawan (Pernah Berzina)
- Hukum Menikahi Wanita Tidak Perawan Karena Zina
- Pernikahan Wanita Hamil Zina dan Status Anak

________________________


SAAT MENIKAH TAK DIRESTUI, SEKARANG DIRESTUI, APA MASIH DOSA?

asslkum ustad..saya mau tanya soal pernikahan yang tak direstui orang tua..saya sudah menikah saat waktu menikah saya tidak direstui orang tu tapi setelah menikah orang tua saya mau dan senang sama saya.. tapi saya takut ustad dosa saya terhadap orang tua saya setiap hari saya menangis takut akan azab alloh
1. dan apakah saya termasuk anak yang durhaka dan apa dosa saya bisa diampuni ustad

JAWABAN

1. Kalau orang tua anda sudah merestui dan mengampuni anda, maka Allah akan mengampuni anda juga. Untuk lebih yakin, silahkan meminta maaf sekali lagi pada mereka. Baca: Hukum Taat Orang Tua http://www.alkhoirot.net/2012/03/berbakti-orang-tua-dalam-islam.html

Baca juga:
- Menikah Tanpa Restu Ibu, Apakah Durhaka?
- Hukum Menikah Tanpa Restu Ayah Ibu

________________________


MIMPI BERTEMU IBU YANG SUDAH MENINGGAL

Assalamualaikum

Pak Ustadz saya mau bertanya mengenai mimpi adik saya (perempuan) yang bertemu dengan almarhumah ibu saya Ibu saya meninggal dunia 3 minggu yang lalu Pada saat meninggal wajah ibu saya seperti tersenyum dan bersih (bercahaya) Baru baru ini juga ibu saya baru khatam Alquran 30 juz, padahal dulu belum bisa baca Alquran Hampir tiap hari ibu saya belajar membaca dari Iqro sampai khatam 30 juz Kami selalu berdoa ditiap shalat agar ditunjukkan apakah ibu kami bahagia di alam kubur nya

Beberapa hari yang lalu, adik saya bermimpi didatangi ibu saya dengan 2 orang perempuan bersama nya Dia datang karena mendengar permintaan kami dan 2 orang perempuan itu adalah malaikat yang menemaninya dan amat sangat baik kepadanya
Dalam mimpi itu Adik saya tahu kalo ibu saya baru meninggal dan meminta ibu saya untuk tidak usah kembali lagi ke kuburan tapi ibu sya bilang tidak bisa dan dia sangat bahagia disana, bahkan lebih bahagia daripada semasa dia masih hidup

1. Apakah arti miimpi tersebut Pak Ustadz?
2. Apakah itu pertanda bahwa ibu kami benar benar mendapat nikmat didalam kuburnya? Karena kalo cuma keinginan kami ingin bertemu, bukankah kita tidak bisa mengatur alur mimpi tersebut. Saya selalu memikirkan ibu saya dan berharap bisa mimpi bertemu tapi sampai sekarang tidak bermimpi seperti itu

JAWABAN

1. Mimpi bertemu ibu menandakan yang berimpi akan mengalami kebahagiaan. Mimpi itu tidak menungjukkan keadaan ibu di alam kubur.
2. Lihat poin 1. Perlu juga dicatat, bahwa mimpi tidak selalu ada maknanya. Hanya mimpi yang berasal dari malaikat yang ada maknanya. Sedangkan mimpi dari jin/setan atau diri sendiri tidak ada artinya sama sekali. Baca: Mimpi dalam Islam
Selengkapnya ...