Konsultasi Syariah Islam

Konsultasi syariah hanya akan dilayani apabila dikirim via email ke: alkhoirot@gmail.com

Subscribe Us

Suka artikel kami? Dapatkan update terbaru langsung ke email Anda!

ATAU
Channel Youtube KSIA

Puasa Orang Gila sebagian Hari

Puasa Orang Gila sebagian Hari
PUASANYA ORANG YANG GILA SEBAGIAN HARI

Assalamualaikum wr wb. yang kami hormati pengasuh, kami mau bertanya sehubungan dengan datangnya bulan ramadhan. bagaimana hukum puasanya orang yang gila ditengah hari kemudian sembuh sebelum waktu maghrib?

TOPIK KONSULTASI ISLAM
  1. PUASANYA ORANG YANG GILA SEBAGIAN HARI
  2. MENGGABUNGKAN PUASA WAJIB DAN SUNNAH
  3. DOA TIDAK TERKABUL
  4. JUAL BELI MANAT
  5. WARISAN PENINGGALAN ORANG TUA
  6. WARISAN PEMBAGIAN HARTA BERSAMA
  7. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM


JAWABAN

Orang yang niat puasa Ramadan pada malam hari, lalu gila di sebagian hari, tapi sembuh sebelum matahari terbenam, maka ada dua pendapat dalam mazhab Syafi'i. Pertama, puasanya batal sebagaimana hukum tidaksahnya puasa orang gila secara umum. Kedua, puasanya tidak batal sebagaimana hukum orang yang epilepsi atau ayan (Arab: mughma alaih) yang sembuh sebelum matahari terbenam.

URAIAN

Iman Nawawi dalam Raudoh Al-Tolibin, hlm. 1/273 menyatakan:

والثالث العقل فلا يصح صوم المجنون فلو جن في أثناء النهار بطل صومه على المذهب وقيل هو كالإغماء.
ولو نام جميع النهار صح صومه على الصحيح المعروف وقال أبو الطيب بن سلمة والأصطخري لا يصح صومه ولو نوى من الليل ثم أغمي عليه فالمذهب أنه إن كان مفيقا في جزء من النهار صح صومه وإلا فلا وهذا هو المنصوص في المختصر في باب الصيام وفيه قول أنه تشترط الافاقة من أول النهار.

Artinya: (Syarat) ketiga dari puasa adalah berakal sehat. Maka tidak sah puasanya orang gila. Apabila orang yang puasa itu gila di tengah hari, maka batal puasanya. Menurut satu pendapat hukumnya seperti penderita epilepsi atau ayan (yakni tidak batal). Apabila orang puasa itu tidur sepanjang siang, maka sah puasanya menurut pendapat yang sahih. Abu Tayyib bin Salamah Al-Astahari berkata: Tidak sah puasanya. Apabila niat puasa pada malam hari lalu terkena epilepsi, maka menurut pendapat terpilih diperinci: (a) apabila sembuh di sebagian hari puasanya sah; (b) apabila tidak sembuh sepanjang hari maka batal puasanya. Pendapat ini berdasarkan nash (teks) yang disebut dalam kitab Mukhtashar Al-Muzani dalam Bab Shiyam. Dalam hal ini ada satu pendapat bahwa disyaratkan sembuh pada awal siang.

Pendapat tentang penderita epilepsi ini diperjelas oleh Imam Nawawi dalam Al-Majmuk, hlm. 6/346 sbb:

إذا نوى من الليل واغمي عليه بعض النهار دون بعض ففيه ثلاثة طرق (احداها) إن أفاق في جزء من النهار صح صومه والا فلا وسواء كان ذلك الجزء اول النهار أو غيره وهذا هو نص الشافعي في باب الصيام من مختصر المزني وممن حكى هذا الطريق البغوي وحكاه الدارمي عن ابن أبى هريرة

Artinya: Apabila berniat puasa pada malam harinya lalu tertimpa ayan pada sebagian hari saja, maka ada tiga pendapat. Satu, apabila sembuh pada sebagian siang maka puasanya sah .. baik sakitnya itu di bagian awal siang, atau lainnya. Ini adalah nash dari Imam Syafi'i pada Bab Puasa (yang dikutip) dari kitab Mukhtashar Al-Muzani. Sebagian ulama yang meriwayatkan pendapat ini adalah Al-Baghawi dan Al-Darimi dari Ibnu Abi Hurairah.

Tidak batalnya orang yang terkena penyakit ayan di sebagian hari dan sembuh sebelum terbenam matahari juga merupakan pendapat mayoritas dari keempat mazhab. Dalam kitab Al-Durar Al-Saniyyah dijelaskan:

الفرع الرابع: حكم من نوى الصيام بالليل ثم أغمي عليه ثم أفاق في النهار
من نوى الصيام بالليل ثم أغمي عليه ثم أفاق في النهار ولو جزءاً منه، فإن صومه صحيح، وهو المذهب عند الشافعية (1)، والحنابلة (2)، وقولٌ للمالكية (3)؛ وذلك لأنه قصد الإمساك في جزءٍ من النهار فصح صومه كما لو نام بقية يومه.

(1) ((الحاوي الكبير للمرداوي)) (3/ 441) ((روضة الطالبين للنووي)) 2/ 366.
(2) ((الإنصاف للمرداوي)) (3/ 207)، ((الشرح الكبير لابن قدامة)) (3/ 21)
(3) ((الكافي لابن عبدالبر)) (1/ 340)
Artinya: Hukumnya orang yang niat puasa pada malam harinya lalu terkena penyakit ayah pada siangnya. Barangsiapa yang niat puasa pada malam hari lalu menderita epilepsi pada siangnya walaupun sebagian hari saja, aka puasanya sah. Ini adalah pendapat terpilih dari mazhab Syafi'i, Hanbali dan satu pendapat dalam mazhab Maliki. Alasannya karena ia bermaksud menahan diri pada sebagian hari maka sah puasanya sebagaimana orang puasa yang tidur pada sebagian hari.

____________________________


MENGGABUNGKAN PUASA WAJIB DAN SUNNAH

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabaraktuh...
Saya Ahmad Bakri di Samarinda,
Saya ingin bertanya,
1. Apa hukumnya Menggabung Puasa Wajib dgn Puasa Sunnah, Misalnya Puasa Mengqodo Ramadhan digabung dg puasa sunnah hari senin/kamis ?
2. Apakah Puasa Kafarat bisa digabung juga dengan Puasa Sunnah?
3. Dan Puasa Nadzar itu bisa juga kah digabung dgn puasa sunnah atau Tidak ?

Mohon Penjelasannya,
Syukron
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

JAWABAN

1. Menggabungkan dua puasa wajib dan sunnah dalam satu perbuatan adalah boleh dan sah. Baca detail: Satu Puasa dengan Dua Niat

____________________________


DOA TIDAK TERKABUL

Assalamualaikum Wr. Wb

Saya mau bertanya..

Begini, saya sudah berdoa pada Allah agar disaat kenaikan kelas, kelasnya dipisah dan juga saya sekelas dengan seseorang yg saya inginkan. Bahkan saya sudah berdoa dari awal awal masuk kelas. soalnya saya tidak begitu senang dengan kelas yg saya tempati.

Tapi saat pembagian rapor kata gurunya kelasnya tetap dan tidak jadi dipisah.. disitu saya sedih dan kecewa ..saat perjalanan pulang mata saya berkaca kaca.. sampai dirumah saya menangiss. Alasan saya tdk senang dengan kelas itu karena saya merasa dicueki..dan saya susah untuk dekat dengan orang lain. Sebelumnya saya pernah nyuekin orang dan judes sama orang tersebut. Sebut saja x. Dan setelah naik kelas saya dapat kelas yg baru. Dan disitu saya merasa seperti x, yng dicueki dan dijudesin sama saya.

Setelah beberapa lama saya merasa itu adalah balasan dari Allah untuk saya karena melakukan hal tersebut kpd x. Dan sekarang saya berusaha untuk merubah sikap saya untuk menghargai orang lain.

Pertanyaan:
1. Apakah doa saya salah?
2. Kenapa doa itu tidak di kabulkan,,,?
3. Apakah saya harus merasakan seperti x lagi di kelas yg akan datang ?.
4. Apa yg saya harus perbuat ...agar hati saya tenang.., semenjak kata gurunya kelas tidak dipisah, ?harapan saya sprti sudah hancur.
5. Apakah sikap2 saya mempngaruhi doa saya sehingga tdk dikabulkan?

JAWABAN

1. Doanya tidak salah.
2. Ada dua kemungkinan doa tidak dikabulkan: (a) ada sesuatu yang haram dalam diri anda entah itu makanan, pakaian atau perbuatan; (b) yang terjadi sekarang akan membuat anda lebih baik.
3. Itu tergantung dari cara kita berperilaku dan bergaul. Kehidupan duniwa berdasarkan hukum sebab akibat atau kausalitas. Kita baik maka orang lain akan baik, kita buruk akan menuai keburukan.
4. Perbaiki perilaku, semakin dekat pada agama dan bergaul dengan kawan-kawan yang baik dan taat agama.
5. Itu salah satunya. Lihat poin 2.

____________________________


JUAL BELI MANAT

Assalamu'alaikum Ustadz. Saya mau bertannya:
Di pasar pakaian daerah saya kadang terjadi jual beli MANAT, Manat yaitu Jika ada pembeli baju dan barang yang di cari habis, dia akan pinjam barang ke temannya (sesama pedagang), terus di jual lah barang pinjaman itu ke pembeli.
Catatan: pemilik barang sudah memberi harga patokan terus pe-Manat di suruh mencari keuntungan sendiri.
1. Bolehkah jual beli seperti itu?

JAWABAN

1. Boleh. Tidak ada yang salah dengan cara itu. Yang penting (a) tidak ada pihak yang dirugikan; (b) tidak ada tipuan; (c) bukan barang haram; (d) tidak ada unsur riba. Baca detail: Bisnis dalam Islam

____________________________


WARISAN PENINGGALAN ORANG TUA

Asalamu'alaikum Wr. Wb,

Saya tumbuh di Keluarga Muslim yang taat, dan karenanya selalu ingin membagi waris Keluarga dalam Hukum Islam. Karenanya saya mohon bimbingan atas waris kami.

Saya menerima Waris dari kedua orang tua berupa Toko, Toko Tersebut di beli tahun 2004 oleh Ayah saya secara Kredit (KPR) dan lunas tahun 2012. Sebelum di Beli Toko tersebut telah di sewa Ayah saya dari Tahun 1970-2004. Sebelum Tahun 1970 Toko tersebut disewa oleh Nenek Saya yang kemudian dilanjutkan sewanya oleh Ayah saya hingga bisa membelinya secara Kredit ditahun 2004.

Nah, sekarang Ayah saya sudah meninggal dan waris jatuh pada keempat anaknya, 2 lelaki dan 2 perempuan. Akan tetapi Bibi-bibi saya dari Nenek menuntut Hak waris tersebut karena beranggapan Nenek Memiliki andil atas toko tersebut sebelum Tahun 1970,

1. Bagaimana seharusnya saya membagi waris tersebut menurut Hukum Islam yang benar?
2. Alhmarhum Ayah Wasiat terakhirnya adalah toko tersebut dibagi untuk keempat anaknya berdasar Hukum Islam. Terima-kasih. Wasalmu'alaikum Wr. Wb.

JAWABAN

1. Kalau memang ada saham atau modal nenek dalam toko tersebut, maka harus dikeluarkan lebih dulu sesuai prosentase. Setelah itu baru diwariskan kepada ahli waris. Kalau dalam toko tersebut tidak ada modal nenek sama sekali, maka saudara-saudara ayah anda tidak berhak mendapatkan warisan apapun.

2. Adapun pembagian warisannya adalah sebagai berikut: Seluruh nilai harta harus dibagikan kepada semua anak kandung di mana anak lelaki mendapat dua kali lipat dari anak perempuan. Caranya: jadikan harta itu menjadi 6 bagian. Kedua anak lelaki masing-masing mendapat 2 bagian. Sedangkan kedua anak perempuan masing-masing mendapat 1 bagian. Baca detail: Hukum Waris Islam

____________________________


WARISAN PEMBAGIAN HARTA BERSAMA

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Ustadz saya mau tanya tentang pembagian harta bersama. Sebenarnya ini soal ulangan tengah semester saya kemarin. Jujur saya bingung menjawabnya, tapi saya penasaran kebenarannya. Mohon kesediaan ustadz memberikan pencerahan kepada saya.

Soal UTS Ilmu Warits

Muhammad Soleh seorang anak dari enam bersaudara dari pasangan suami istri Bapak Hasan dan Ibu Jamilah. Tiga pasang jodoh putranya tersebut ada perbedaan pendapat ketika bapaknya dipanggil oleh Allah swt. Terkait pembagian warits/tirkah, ada yang menghendaki ke Pengadilan Negeri dan ada yang menghendaki ke Pengadilan Agama. Atas saran Bapak dan ibunya almarhum agar diproses melalui Pengadilan Agama, karena kita sebagai muslim agar sesuai dengan syariat Islam.

1. Berapa bagian/perolehan masing-masing setelah di data harta kekayaan almarhum bersama istrinya terdiri dari mobil dua buah dihargakan 500 juta, kebun dihargakan 1,5 milyar hasil dari penetapan pemerintah dengan pengembang jalan tol, dan rumah dihargakan 750 juta. Awal pertikahan almarhum membawa harta 200 juta dan istri membawa 50 juta. Sedangkan biaya yang harus dikeluarkan zakat, hutang, dan wasiat, serta biaya pengurusan jenazah sebesar 100 juta. Hitunglah berapa bagian masing-masing ahli

ayah dan ibu masih hidup, kemudian iya ada modal dari istri, karena istri bekerja. mohon penjelasannya ustadz, syukron.

Demikian ustadz soalnya. Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

JAWABAN

Dalam hukum waris Islam ada beberapa prinsip yang harus diketahui:

Pertama, harta warisan yang diwariskan bersifat individual. Bukan bersifat harta bersama. Jadi, kalau yang meninggal ayah, maka yang diwariskan adalah harta ayah. Kalau yang meninggal ibu harus diwariskan harta ibu. Karena dalam Islam suami istri itu saling mewarisi. Siapa yang meninggal lebih dulu dari suami - istri, maka yang hidup akan mendapat warisan dari yang wafat.

Oleh karena itu, kalau ada pertanyaan seperti: "Berapa bagian/perolehan masing-masing setelah di data harta kekayaan almarhum bersama istrinya?" <- ini adalah pertanyaan yang salah dan tidak memahami hukum waris Islam. Pertanyanyaan yang benar adalah: "Bagaimana cara pembagian warisan dan berapa bagian masing-masng ahli waris dari peninggalan lelaki A?" "Bagaimana cara pembagian warisan dan berapa bagian masing-masing ahli waris dari peninggalan wanita B?" Kenapa demikian, karena ahli waris utama dalam hukum Islam bukan hanya anak, tapi juga suami, istri dan orang tua (ayah dan ibu) dari almarhum/almarhumah. Jadi dalam kasus di atas di mana terjadi dua kematian yakni seorang lelaki dan seorang perempuan yang kebetulan suami istri, maka harus dilakukan dua kali pembagian warisan sesuai kronologi kematian. Yang wafat lebih dulu harus dibagikan lebih dulu. Sayang, pertanyaan di atas tidak menyebutkan si lelaki wafat tahun berapa, dan istri wafat tahun berapa. Lain kali kalau mau bertanya masalah waris lihat dulu panduan di sini.

Dan yang terpenting dalam masalah waris bukan berapa jumlah harta yang ada, tapi siapa saja ahli waris yang masih hidup saat pewaris meninggal.

Misalnya:
Contoh 1: Lelaki A meninggal pada tahun 2013. Ahli waris utama yang masih hidup adalah istri, 2 anak lelaki 2 anak perempuan, ayah dan ibu.
Maka dalma kasus dalam Contoh 1, bagian warisnya adalah sebagai berikut:
(a) Istri mendapat 1/8 = 3/24
(b) Ayah mendapat 1/6 = 4/24
(c) Ibu mendapat 1/6 = 4/24
(d) Sisanya yang 13/24 dibagikan pada keempat anak di mana anak lelaki mendapat bagian dua kali lipat dari anak perempuan.

Teruskan contoh di atas untuk kasus lain. Baca detail: Hukum Waris Islam
Read More...

Shalat Tahajud

Shalat Tahajud
Shalat tahajud adalah salat sunnah yang sering dilakukan di malam hari setelah shalat isya' dan setelah tidur walau hanya sebentar. Jumlah sholatnya paling sedikit dua raka'at, sedang banyaknya tidak ada batasan. Namun, yang biasa dilakukan Nabi adalah 11 (sebelas) atau 13 (tigabelas) roka'at. Artikel di bawah membahas tata cara pelaksanaan shalat tahajjud secara detail.

Bagi orang yang biasa sholat tahajjud, kemudian tidak bangun pada malam hari sehingga tidak melakukan shalat tahajjud, maka disunnahkan untuk mengqodho-nya di siang hari sebelum dhuhur.

DAFTAR ISI
  1. Niat Shalat Tahajud
  2. Tata Cara dan Bacaan solat Tahajjud
  3. Doa Setelah Sholat Tahajud
  4. Doa Saat Sujud Sholat Tahajud
  5. Waktu Pelaksanaan Sholat Tahajud
  6. Dalil Sunnah dan Keutamaan (Fadhilah) Shalat Tahajud
  7. Shalat Tahajud Harus Tidur Dulu?
  8. Beda Salat Witir dan Shalat Tahajjud
  9. Hukum Shalat Tahajjud Berjamaah Bulan Ramadhan
  10. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM


I. NIAT SHALAT TAHAJJUD


أُصَلِّي سُنّةَ التَهَجُدِ رَكْعَتَيْنِ ِللَهِ تَعَاليَ

Artinya: Aku niat shalat sunnah tahajjud dua raka'at karena Allah ta'ala.


II. TATA CARA DAN BACAAN SHALAT TAHAJJUD
Tata cara shalat tahajjud tidak berbeda dengan shalat sunnah lain sebagai berikut:

1. Setelah takbirotul ihram (takbir pertama), baca surat Al Fatihah dan setelah itu disunnahkan membaca surat Al Kafirun (Qul Ya Ayyuhal Kafirun.. dst)
2. Raka'at kedua membaca Al Fatihah dan surat Al Ikhlas (Qul Huwa-Allahu Ahad.. dst)
3. Waktu ruku' membaca Subhana Rabbiyal Adzimi Wabihamdih 3x.
4. Waktu sujud membaca Subhana Rabbiyal A'la Wabihamdih 3x.
5. Setelah tahiyyat dan salam membaca do'a di bawah.


III. BACAAN DOA SETELAH SHALAT TAHAJJUD



بِسْمِ اللهِ الرَحْمن ِالرَحيم اَلَلهُم لكَ الحَمْدُ أنتَ قَيِّمُ السَمَواتِ وَالأرِض ومَنْ ِفيهِنَ ولَكَ الحَمْدُ أَنْتَ نُورُ السَمَواتِ وَالأرِض ومَن فَيهنَ ولَكَ الحمدُ أنت الحقُ وَوَعْدُكَ الحقُ ولِقاءُكَ حَقٌ وقَولُكَ حَقٌ والجنةُ حقٌ والنارُ حَقٌ والنَبَيونَ حقٌ
ومحمدٌ صلي الله عليه وسلم حَقٌ والسَاعَةُ حَقٌ اللهم لَكَ أَسْلَمْتُ وَبِكَ أَمَنْتُ وَعَليكَ تَوَكَلتُ وَإلَيْكَ أَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَلَكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْليِ مَا قَدَّمْتُ وما أَخَّرْتُ وما أَسْرَرْتُ وَما أَعْلَنْتُ وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُبِهِ مِنيِ أَنْتَ الُمقَدِّمُ
وَأَنْتَ الُمؤَخِّرُ لَاإلَهَ إلا أَنْتَ وَلاَ حَوْلَ وَلا قُوّةَ إلا بالله


IV. BACAAN DOA SAAT SUJUD TAHAJJUD

Bacaan saat sujud di atas sudah cukup. Tapi dapat menambahnya dengan bacaan doa berikut:



الَلهُمَّ اجْعَلْ فيِ قَلْبِي نُوْرًا وَفي سَمْعِي نُوْرًا وَفِي بَصَرِي نُوْرًا وَعَنْ يَميِني نُوْرًا وَتَحتِي نُوْرًا وَاجْعَلْنِي نُوْرًا


V. WAKTU PELAKSANAAN SHALAT TAHAJJUD

Waktu pelaksanaan shalat tahajjud adalah mulai setelah isya' sampai sepertiga akhir malam. Ulama membagi waktu tahajjud menjadi tiga, yaitu:

1. Sepertiga malam pertama. Dari jam 19.00 sampai jam 22.00
2. Sepertiga malam kedua. Dari jam 22.00 sampai 01.00
3. Seperti malam ketiga. Dari jam 01.00 sampai masuknya waktu subuh.


VI. DALIL SUNNAH DAN KEUTAMAAN (FADHILAH) SHALAT TAHAJJUD

1. Al Quran Surat Al Isra' 17:79

ومن الليل فتهجد به نافلة لك عسى أن يبعثك ربك مقاما محمودا

Dan pada sebagian malam, lakukanlah salat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.

2. Hadits riwayat Bukhari dari Ibnu Abbas:

كَانَ النبُي صلى الله عليه وسلم إذا قام مِنَ الليل يَتَهَجَّدُ قال: اللهم لك الحمد أنت قيم السماوات والأرض

Artinya, Nabi kalau bangun malam selalu melakukan shalat tahajjud dan membaca doa allahumma laka-l hamdu ...dst. Doa tahajjud selengkapnya klik di sini!

3. Al-Quran Surat Adz-Zariyat ayat 17 dan 18:

كَانُوا قَلِيلًا مِنَ اللَّيْلِ مَا يَهْجَعُونَ وَبِالْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ

Artinya: (orang-orang yang bertakwa)... Di dunia mereka sedikit sekali tidur di waktu malam. Dan selalu memohonkan ampunan diwaktu pagi sebelum fajar.

4. Hadits riwayat Muslim dari Abu Hurairah

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ شَهْرِ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلَاةُ اللَّيْلِ
Sebaik-baik puasa setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah –Muharram-. Sebaik-baik shalat setelah shalat wajib adalah shalat malam.

5. Hadits riwayat Muslim:

عن ابن عمر رضي الله عنهما أنه قال: قام رجل فقال يا رسول الله كيف صلاة الليل، قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: صلاةُ اللَيل مَثْنَى مثنى

Artinya: Seorang laki-laki berdiri (di depan Nabi) dan bertanya, 'Wahai Nabi, bagaimana cara shalat malam?' Nabi menjawab, 'Sholat malam itu dua (rakaat) dua (rakaat).'


SALAT TAHAJJUD HARUS TIDUR DULU?

Salah satu syarat salat tahajjud adalah harus dilakukan setelah bangun tidur. Dan yang paling utama dilakukan pada waktu sepertiga malam yang terakhir yaitu antara jam 01.00 sampai menjelang subuh.

DASAR HUKUM FIQH

1. Imam Ramli (Muhammad bin Syihabuddin Ar-Romli) dalam Nihayatul Muhtaj (نهاية المحتاج إلى شرح المنهاج) mengatakan:

( ويسن ) ( التهجد ) بالإجماع لقوله تعالى { ومن الليل فتهجد به نافلة لك } ولمواظبته صلى الله عليه وسلم وهو التنفل ليلا بعد نوم

Salat tahajud disunnahkan secara ijmak (kesepakatan semua ulama fiqh) berdasar pada (a) firman Allah surat Al-Isra 17:79 dan (b) perbuatan Nabi. Tahajud adalah salat sunnah pada malam hari setelah bangun dari tidur.

2. Ahli fiqh Mansur bin Yunus Al Bahuti menyatakan dalam kitabnya كَشّافُ القَناعِ عَنْ مَتْنِ الإِقْناع bahwa:

وأكثر الواصفين لتهجده صلى الله عليه وسلم اقتصروا على إحدى عشرة ركعة وذلك هو الوتر وتقدم في صلاة التطوع أن التهجد بعد نوم وعليه فإن نام ثم أوتر فتهجد ووتر وإن أوتر قبل أن ينام فوتر لا تهجد .

Artinya: kebanyakan ulama yang menggambarkan salat tahajjudnya Rasulullah menyimpulkan bahwa salat malamnya Nabi sebanyak 11 raka'at yakni salat witir. Dan sudah diterangkan dalam bab salat sunnah bahwa salat tahajjud dilakukan setelah tidur.

Oleh karena itu, apabila seseorang tidur kemudian bangun untuk salat witir, maka hukum salatnya adalah salat witir dan salat tahajjud. Apabila seseorang melakukan salat witir sebelum tidur, maka disebut salat witir saja. Bukan salat tahajjud.


BEDA SHALAT WITIR DAN SALAT TAHAJUD

Salat witir adalah salat yang dilakukan pada waktu malam setelah salat isya' dengan rakaat yang berakhir ganjil. Baik dilakukan sebelum atau setelah tidur. Sedangkan salat tahajud adalah salat malam yang dilakukan setelah bangun dari tidur. Dengan kata lain, salat tahajjud pasti solat malam. Sedang salat malam belum tentu salat tahajud.

- Shalat witir tidak bisa diulang dua kali.


عن قيس بن طَلْق قال : زارنا طلْق بن علي في يوم من رمضان ، وأَمْسى عندنا وأفطر ، ثم قام بنا تلكَ الليلةَ وَأوتر ، ثم انْحَدَر إِلى مسجده ، فصلى بأصحابه ، حتى إِذا بَقيَ الوترُ قَدَّم رَجُلاً ، فقال : أَوتر بأصحابك ، فإني سمعتُ رسولَ الله صلى الله عليه وسلم يقول : (( لا وِترانِ في ليلة ))
Berdasarkan hadis riwayat Abu Dawud dan Nasai dari Tolq bin Ali Nabi bersabda: "Tidak ada dua witir di satu malam."

- Tahajud dan bangun malam adalah dua nama dengan satu arti yaitu shalat sunnah pada malam hari setelah tenggelamnya matahari dan sebelum terbit fajar (waktu subuh). Akan tetap tahajud terjadi setelah bangun dari tidur. Berdasarkan pada hadis riwayat Tabrani dalam Al-Kabir:

عن الحجاج بن غزية رضي الله عنه قال يحسب أحدكم إذا قام من الليل يصلي حتى يصبح أنه قد تهجد ، إنما التهجد : المرء يصلي الصلاة بعد رقدة ثم الصلاة بعد رقدة وتلك كانت صلاة رسول الله صلى الله عليه وسلم

Artinya: Dari Al Hajjaj bin Ghazyah ia berkata: Apabila bangun dari malam lalu shalat sampai pagi maka ia dianggap telah melakukan shalat tahajud. Tahajud adalah seseorang yang shalat setelah bangun tidur. Itulah shalatnya Rasulullah.


HUKUM SHALAT TAHAJUD BERJAMAAH DI BULAN RAMADHAN

Hukum shalat tahajud berjamaah pada bulan Ramadhan adalah sunnah berdasarkan hadits sahih riwayat Bukhari (1988) dan Muslim (1734) dari Aisyah:
أنَّ رسولَ الله صلى الله عليه وسلّم خَرَجَ ليلةً مِن جَوفِ الليلِ فصلَّى في المسجدِ، وصلَّى رجال بصلاتهِ، فأصْبحَ الناسُ فتَحدَّثوا، فاجتمع أكثر منهم، فصلَّى فصلّوا معَهُ، فأصْبحَ الناسُ فتَحدثوا فكثُرَ أهلُ المسجدِ منَ الليلةِ الثالثةِ، فخرَجَ رسولُ الله صلى الله عليه وسلّم فصُلِّيَ بصلاتهِ، فلمّا كانتِ الليلةُ الرابعةُ عَجَزَ المسجدُ عن أهلهِ حتى خَرَجَ لصلاةِ الصبح، فلمّا قضَىَ الفجر أقبلَ على الناس فتشهدَ ثمَّ قال: أما بعدُ فإِنهُ لم يَخْفَ عليَّ مَكانُكم. ولكِنِّي خَشِيتُ أن تُفرَضَ عليكم فتعجزِوا عنها

Artinya: Rasulullah pernah keluar malam di pertengahan malam lalu shalat di masjid. Lalu beberapa laki-laki ikut shalat dengannya. Orang-orang memperbincangkan hal itu. Lalu berkumpullah jumlah orang yang lebih banyak. Nabi pun shalat lagi (di hari kedua) dan diikuti banyak orang. Hal ini menjadi perbincangan. Pada hari ketiga jamaah shalat sunnah ini semakin banyak dan Nabi melakukan shalat bersama mereka. Pada malam keempat, Nabi tidak datang ke masjid karena bersama istri beliau sampai keluar untuk shalat subuh. Ketika melaksanakan shalat subuh, Nabi menghadahap ke jamaah, beliau berkata: Aku tidak kuatir akan tempat shalat, tapi aku takut shalat sunnah berjamaah ini menjadi kewajiban sedangkan kalian tidak akan mampu.

Baca juga: Shalat Sunnah Witir
Read More...

Hukum Suami Mencuci Pakaian Dalam Istri

Hukum Suami Mencuci Pakaian Dalam Istri
HUKUM SUAMI MENCUCI PAKAIAN DALAM ISTRI

Assalamualaikum wr. wb

nama saya mz, saya baru menikah kurang lebih 4 bulan, saya dan istri saya sama-sama bekerja,

1. saya mau menanyakan bagaimana hukum suami yg mencucikan pakaian istrinya, sampai pakaian dalam istrinya juga di cucikan, selama ini saya mencucikan baju dan pakaian dalam istri saya, mengingat kita berbagi tugas dalam urusan rumah tangga, mohon penjelasan menurut persepsi islam, dan adakah riwayat atau hadis yang memperbolehkan atau tidak.

2. dan bagaimana tentang tanggapan yang selama ini khususnya dalam tradisi jawa yg menerangkan mencuci pakain dalam istri akan kualat,
terima kasih wassalamualaikum wr. wb

TOPIK KONSULTASI ISLAM
  1. HUKUM SUAMI MENCUCI PAKAIAN DALAM ISTRI
  2. ISTRI TIDAK TAAT, SUAMI DIMARAHI MERTUA
  3. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM


JAWABAN

1. Pembagian tugas rumah tangga antara suami dan istri adalah masalah muamalah atau urusan horizontal antarmanusia, bukan masalah ibadah. Oleh karena itu, Islam menyerahkan sepenuhnya pada kedua belah pihak dalam soal pembagian tugasnya. Walaupun umumnya secara tradisi istri yang melakukan tugas mencuci, tapi kalau disepakati suami yang mengambil peran, karena satu dan lain hal, maka tidak ada masalah. Dan kalau suami kebagian mencuci tentu saja termasuk mencuci pakaian dalam istri. Tidak ada istilah kualat dalam Islam. Selagi tidak melanggar syariah, maka hal itu boleh dilakukan.

Namun demikian, kalau anda berada di lingkungan yang kehidupan bertetangganya akrab satu sama lain, maka perlu berhati-hati dengan kebiasaan yang tidak lazim dan menyalahi tradisi ini karena akan timbul fitnah di kalangan tetangga yang mengasumsikan anda sebagai kelompok suami takut istri. Sebaiknya, kebiasaan ini agak dirahasiakan jangan sampai tetangga tahu.

2. Tidak benar anggapan bahwa hal itu akan kualat karena tidak ada dasarnya dalam Quran dan hadis.

URAIAN

Dalam sebuah hadis sahih riwayat Bukhari dari Aisyah ia berkata:

كان صلى الله عليه وسلم يكون في مهنة أهله، يعني خدمة أهله، فإذا حضرت الصلاة خرج إلى الصلاة

Artinya: Rasulullah biasa membantu istrinya. Apabila tiba waktu shalat, maka ia keluar untuk shalat. (Lihat: Sahih Bukhari 2/129; 9/418; Tirmidzi dalam Mukhollas 3/314, 1/66; Ibnu Saad 1/366.

Tirmidzi dalam Al-Syamail, hlm. 2/185, meriwayatkan hadis sahih serupa sebagai berikut:

كان بشراً من البشر؛ يفلي ثوبه، ويحلب شاته، ويخدم نفسه
Artinya: Nabi adalah seorang manusia seperti yang lain. Ia membersihkan bajunya, memeras susu unta, dan melayani dirinya sendiri. (Ahmad dan Abu Bakar meriwayatkan hadis ini dengan sanad sahih dan ditahqiq dalam kitab Silsilah Al-Ahadits Al-Sohihah, hlm. 670).

Namun, pada kesempatan yang lain, Rasulullah juga menyuruh Aisyah mengambil dan mengasah pisau. Dalam sebuah hadis riwayat Muslim Nabi menyuruh Aisyah untuk memasak daging qurban:


: يا عائشة ، هلمي المدية ، ثم قال : اشحذيها بحجر ، ففعلت ، ثم أخذها وأخذ الكبش ، فأضجعه ثم ذبحه ، ثم قال : بسم الله اللهم تقبل من محمد ، وآل محمد ، ومن أمة محمد ، ثم ضحى به

Artinya: Wahai Aisyah, bawakan pisau, kemudian beliau berkata : Tajamkanlah (asahlah) dengan batu. Lalu ia melakukannya. Kemudian Nabi SAW mengambil pisau tersebut dan mengambil domba, lalu menidurkannya dan menyembelihnya dengan mengatakan : Bismillah, wahai Allah! Terimalah dari Muhammad dan keluarga Muhammad dan dari umat Muhammad, kemudian menyembelihnya.

Ibnu Qayyim dalam Zadul Ma'ad, bab "في حكم النبي صلى الله عليه وسلم في خدمة المرأة لزوجها" mengutip ucapan Ibnu Habib dalam kitab Al-Wadihah menyatakan:
قال ابن حبيب في "الواضحة" : حكم النبي صلى الله عليه وسلم بين على بن أبى طالب رضي الله عنه ، وبين زوجته فاطمة رضي الله عنها حين اشتكيا إليه الخدمة ، فحكم على فاطمة بالخدمة الباطنة ، خدمة البيت ، وحكم على علي بالخدمة الظاهرة ، ثم قال ابن حبيب : والخدمة الباطنة: العجين ، والطبخ ، والفرش ، وكنس البيت ، واستقاء الماء ، وعمل البيت كله

Artinya: Ibnu Habib dalam Al-Wadihah berkata: Nabi menghukumi masalah rumah tangga antara Ali bin Abi Talib dan istrinya Fatimah binti Rasulillah ketika keduanya melaporkan masalah pelayan. Nabi memutuskan Fatimah mengurus urusan dalam, urusan rumah. Dan meminta Ali mengurus urusan luar rumah. Yang dimaksud 'layanan dalam' adalah membuat roti, memasak, menyapu rumah, .. dan seluruh pekerjaan rumah.

Dari sejumlah hadits di atas dapat disimpulkan bahwa tugas keseharian rumah tangga bersifat fleksibel, tidak kaku. Walaupun tradisi universal menganut sistem istri bertugas di rumah dan suami di luar rumah, sebagaimana disebut dalam hadis Ali dan Fatimah di atas, namun ulama ahli fiqih sepakat itu tidak mutlak. Dalam kondisi tertentu bisa saja tugas itu dibalik atau bergantian seperti sikap Nabi yang sesekali mengurusi urusan internal rumah tangga seperti membersihkan baju dan memeras susu.

Dalam kitab Al-Mausuah Al-Fiqhiyah Al-Kuwaitiyah 19/44 dijelaskan pendapat 4 mazhab soal ini:
Tidak ada perbedaan antara ulama fiqih bahwa istri boleh melayani suami di rumah hanya saja ulama berbeda atas wajib atau tidaknya: (a) Mayoritas ulama (mazhab Syafi'i, Hanbali dan sebagian Maliki) menyatakan tidak wajib istri melayani suami hanya saja lebih utama melakukan itu sesuai dengan tradisi yang berlaku; (b) mazhab Hanafi berpendapat wajibnya istri melakukan itu.

Pendapat detail para ulama empat mazhab dapat dilihat di sini.

____________________________


ISTRI TIDAK TAAT, SUAMI DIMARAHI MERTUA

Perkenalkan terlebih dahulu nama saya Mn dan istri saya Sp. Saya dan istri saya adalah pasangan suami istri yang baru menikah tanggal 15 desember 2014. Saya menikah atas kemauan kami sendiri di luar nikah. Saya menikahi istri saya ketika hamil 3 bln.

Kami menikah dan tinggal di tempat kakak saya karena rumah tidak di tempati/kosong. Saya sekarang seorang tenaga honorer guru di SDN Mandaran Rejo II dan insyaAllah di terima sebagai admin di JNE pasuruan.

Dulu setelah menikah posisi saya belum bekerja karena keluar dari honor di sebuah madrasah di sidogiri, saya ingin mencari pekerjaan lain karena sudah berkeluarga. Tapi saya punya uang tabungan untuk menafkahi istri dan calon bayi kami, untuk biaya persalinan istri saya pun sudah saya persiapkan.

Yang ingin saya tanyakan ustad/ustadzah, kurang lebih 1bln kami tinggal bersama berdua dgn calon bayi kami, istri saya ingin membantu pakdhe/om nya di acara pernikahannya. Saya melarang istri saya pergi karena dengan alasan istri sudah membantu 2x dan juga sedang hamil 27minggu.

Kejadian itu terjadi setelah shubuh hari minggu tanggal 15 februari 2015 istri saya meminta izin pada saya tapi saya melarangnya demi kesehatan istri dan calon anak kami, di rumah saja pekerjaan sudah saya yang kerjakan termasuk cuci piring, cuci baju istri saya, nyapu, kecuali cuci pakaian dalam istri saya, kok istri malah pergi? Saya sakit hati karena saya tidak memberi izin dan tidak menjemput istri saya ke rumah mertua setelah slese membantu acara omnya.

Selama itu saya menunggu istri saya kembali meskipun istri menyuruh saya menjemputnya dengan alasan saya ingin mendidik istri saya supaya tidak nusyus. Pada tanggal 27 April 2015 istri saya melahirkan sesar di RSUD Soedarsono (purut) dan saya tidak memdapat kabar. Ketika saya mendengar dari orang/tetangga istri saya, saya ke rumah mertua saya pada tanggal 13 mei 2015 dan tidak di bukakan pintu. Keesokan harinya saya kesana lagi dengan hasrat ingin bertemu anak kami tapi bukan anak yang saya temukan melainkan cacian, hujatan, ancaman dari mertua perempuan dan adik istri saya.

1. Tolong pencerahan dan solusi karena rumah tangga saya di ambang perceraian?
Assalamualikum ustad/ustadzah.

JAWABAN

1. Rumah tangga anda berada di ambang perceraian karena satu hal: anda melakukan tindakan yang sebenarnya tepat tapi di waktu yang salah sehingga membuat semua keluarga pihak istri marah. Untuk memperbaiki situasi ini, segera lakukan permohonan maaf pada istri dan mertua. Dalam permintaan maaf itu harap diingat: (a) akui semua itu adalah kesalahan anda; (b) jangan katakan bahwa istri juga bersalah karena tidak mentaati perintah anda. Biarlah hal ini anda simpan sampai waktunya nanti. Baca juga: Cara Harmonis dalam Rumah Tangga
Read More...

Antara Pria Soleh dan Mantan Pacar

Antara Pria Salih dan Mantan Pacar
ANTARA LELAKI SHALIH DAN ANCAMAN MANTAN PACAR

assalamualaikum ustadz.
Saya seorang mahasiswi semester akhir di Bogor. Saya ingin berkonsultasi ustadz.
Saya memiliki hubungan dengan pacar saya selama 3 tahun. Dan kami pernah melakukan zina. Suatu saat, pacar saya memilih untuk mengakhiri hubungan ini. Dan saya mengIYAkan. Hal ini dikarenakan saya sudah capek harus mengahadapi sikap dan permintaannya untuk berzina.

Singkat cerita saya kenal dengan lelaki shalih, dan dia ingin menikah dengan saya setelah saya lulus kuliah. Dia tidak mengajak saya pacaran, bahkan smsan pun tidak pernah. Hanya bertanya kabar lewat sahabatnya. Dia menyadarkan saya bahwa selama ini yang saya lakukan "pacaran" adalah perbuatan yg salah. Dia ingin menikah dengan saya tanpa pacaran.

TOPIK KONSULTASI ISLAM
  1. ANTARA LELAKI SHALIH DAN ANCAMAN MANTAN PACAR
  2. TAUBAT ZINA TAPI MASIH BERBUAT DOSA YANG LAIN
  3. BERCUMBU TAPI BELUM ZINA
  4. CARA TAUBAT NASUHA
  5. SUAMI SERING UCAPKAN KATA CERAI
  6. ISTRI BERUBAH SEJAK HAMIL 6 BULAN
  7. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM

Tapi tiba2 mantan pacara saya mengajak untuk balikan. Saya tidak mau. Saya bilang padanya jika ingin punya hubungan lagi dengan saya maka nikahi saya. Saya tidak ingin pacaran lagi. Karna saya tau pacaran itu haram. Namun dia mengancam saya akan menunjukkan foto2 kemesraan kita selama 3 tahun itu jika saya menikah dengan laki2 lain.

1. Apa yang harus saya lakukan ustdaz sementara mantan pacar saya berjanji untuk berubah. Saya bilang bahwa saya ingin punya anak2 yg shalih dan shalihah sementara saya tau bahwa dia tidak akan mampu membimbing saya dan kelak anak2 saya untuk menuju surgaNya. Tapi sekarang dia mulai menunjukkan perubahannya. Apa yang harus saya laukukan ustadz?

2. Jika saya memilih laki2 shalih itu saya khawatir akan ancaman mantan saya dan laki2 shalih itu tidak bisa menerima masa lalu saya. Tapi jika saya memilih mantan saya itu, saya tidak yakin bahwa dia mampu membimbing saya dan kelak anak2 saya menuju surgaNya.

Mohon solusinya ustadz.


JAWABAN

1. Yang ideal adalah apabila anda memilih pria saleh tersebut. Namun, kondisi anda saat ini (pernah berzina) adalah kondisi yang tidak ideal. Oleh karena itu jalan tengahnya adalah memilih pria mantan pacar anda kalau dia memang betul-betul mau menikahi anda.

2. Kalau anda yakin mantan anda akan melaksanakan ancamannya, maka menerimanya sebagai suami akan lebih baik. Selain itu, seorang pria soleh biasanya tidak siap menerima seorang calon istri yang belum pernah menikah tapi sudah tidak perawan lagi. Artinya, dengan memilih mantan sebagai calon suami maka anda memperoleh dua tujuan sekaligus yaitu menikah dengan pria yang telah berzina dengan anda dan sekaligus menyelamatkan pria salih itu dari rasa kecewa yang dalam (kalau tahu anda tidak seperti yang dia bayangkan).

Baca: Ingin Menikahi Wanita Tak Perawan Tapi Takut Menyesal

____________________________


TAUBAT ZINA TAPI MASIH BERBUAT DOSA YANG LAIN

Assalamualaikum wr.wb

Begini pak ustad, ada seorang yang pernah melakukan hubungan intim padahal belum ada status menikah, dan ia telah bertaubat dengan taubatan nasuha , tetapi ia masih melakukan zina mata, tangan dll (tidak melakukan hubungan intim)

1. bagaimana taubatan tersebut pak ustad? Terimakasih pak, mohon jawabannya pak

Wassalamualaikum wr.wb

JAWABAN

1. Kalau taubatnya sudah memenuhi syarat-syarat taubat nasuha, maka taubat zinanya insyaAllah diterima walaupun dia masih melakukan dosa lain di luar itu. Baca detail: Cara Taubat Nasuha

____________________________


BERCUMBU TAPI BELUM ZINA

Assalamualaikum,

saya pernah melakukan zina namun belum pernah sampai ke maaf kemasukan /Penetrasi.
setelah itu saya bertaubat. sayangnya setelah 1 tahun saya melakukan hal itu dalam hati saya sangat sangat malu kepada Allah.

1. jadi apakah Allah mau memaafkan saya?
2. saya harus bgaimana?
2. jika saya memilih menikah dengan lelaki berbeda haruskah saya mengatakan kepada calon suami?

JAWABAN

1. Kalau memang belum penetrasi itu artinya belum berzina. Hanya bercumbu. Hukumnya haram, walaupun levelnya berada di bawah dosa zina.
2. Bertaubat dan jangan mengulangi lagi. Baca detail: Cara Taubat Nasuha
3. Tidak perlu cerita. Lagipula anda masih perawan. Bagi seorang pria, yang terpenting adalah keperawanan itu. Baca: Tanda Wanita Perawan

____________________________


CARA TAUBAT NASUHA

Disini saya ingin menanyakan tentang taubat nasuha, apakah ada yang bisa membimbing saya untuk melakukan taubat nasuha? Karena saya sudah melakukan suatu kesalahan besar dihadapan Allah SWT. Saya tidak bisa berhenti memikirkannya dan saya ingin taubat, hanya saja saya kurang memahami bagaimana cara melakukan taubat dengan baik dan benar.
Sekiranya tolong diberikan respon, saya ingin sharing tentang masalah saya dan saya berharap akan diberikan solusi kepada saya karena saya tidak tahu lagi harus berbicara dengan siapa. Terimakasih

JAWABAN

Baca detail: Cara Taubat Nasuha

____________________________



SUAMI SERING UCAPKAN KATA CERAI

Pak ustad yang baik, saya mau tanya jika seorang suami sering melontarkan kata cerai, serta kadang mengatakan pulang saja kau ke rumah orang tuamu.
1. Apakah itu termasuk sudah jatuh talak atau belum?
2. Kalo misalnya sudah jatuh talak.. Masuk kategori talak berapa itu? Terima kasih atas jawabannya..

JAWABAN

1. Ucapan suami pada istri dengan kata 'cerai', 'talak', atau 'pisah' hukumnya jatuh talak walaupun tanpa niat menceraikan istrinya.

Sedangkan ucapan "pulang saja kau ke rumah orang tuamu." hukumnya tergantung niat karena masuk kategori talak kinayah yang baru jatuh talak kalau disertai dengan niat. Baca detail: Cerai dalam Islam

2. Tergantung berapa kali mengucapkan kata cerai. Satu ucapan cerai berarti talak 1, dua kali ucapan cerai berarti talak 2, dan tiga kali ucapan cerai berarti jatuh talak 3 yakni talak terakhir di mana setelah itu suami tidak bisa lagi rujuk atau kembali pada istrinya kecuali istrinya menikah dengan pria lain. Ini adalah pendapat mayoritas ulama.

Namun, ada juga sebagian ulama yang berpendapat bahwa (a) kalau ucapan cerai itu diucapkan saat marah, maka tidak jatuh talak; (b) ucapan cerai dari suami yang bodoh yang tidak tahu bahwa itu berakibat cerai, maka tidak terjadi cerai. Baca detail: Cerai dalam Islam

____________________________


ISTRI BERUBAH SEJAK HAMIL 6 BULAN

Assalamualaikum wr.wb
Mohon maaf..perkenalkan saya Dw ..saya tinggal di cilacap..usia saya 24 tahun..
Mau meminta bimbingan supaya saya tidak salah dalam mengambil langkah kebenaran..

1. saya sudah berkeluarga hampir 3 tahun..alhamdulilah dikaruniai anak 1 perempuan.. namun saya merasa ada yang berubah dari istri saya.. lebih tepatnya setelah dia hamil waktu 6 bulan sampai sekarang.. dari mulai cara dia menghargai seorang suami.. sampai hubungan badan pun cuma 1 kali sampai sekarang.. pulang kerja yang tadinya disambut sekarang sudah tak lagi.. berulang kali saya nasehati..selalu menjawab dengan apa sih..!! saya cuma bisa bersabar.. dan yang terbaru dia selalu berkata cerai aja lah..

Saya sampai saat ini hanya bisa diam.. saya bukan takut untuk di ceraikan tapi saya memandang anak saya kalau ga punya ayah bagaimana.. cuma itu yang saya pikirkan ..saya harus bagaimana? saya ingin jadi suami yang baik

2. istri saya setiap kali ajak solat..mengaji..bahkan untuk memijit saya dia selalu menolak.. bagaimana cara mengajarkan itu semua supaya perlahan dia mau beribadah..

3. apa jika sudah tak ada perubahan dari istri saya.. saya bisa menanggapi ajakan cerai istri saya? lalu.. dosakah saya yang sudah gagal dalam membina rumah tangga saya sebagai seorang kepala rumah tangga?

Mohon bantuan dan pencerahannya agar saya tidak salah langkah..
Terimakasih.. Semoga ponpes alkhoirot mendapat berkah..nikmat..pahala..dan keberkahan yang melimpah ruah oleh Alloh SWT..amiin

JAWABAN

1. Kalau istri berubah berarti ada sesuatu yang membuatnya berubah. Anda sebagai suami harus melakukan investigasi mendalam apa penyabab perubahan itu. Biasanya ada faktor pihak ketiga yang membuatnya berubah. Yang dimaksud pihak ketiga antara lain: (a) pria lain yang berarti dia selingkuh; (b) terpengaruh teman sesama wanita; (c) ada perilaku anda yang sangat tidak dia sukai. Cari penyebabnya, maka anda akan dapat mengambil keputusan dan langkah berikutnya.

2. Kalau dia sudah menantang minta cerai dan anda menolaknya, maka sulit bagi anda untuk mengaturnya karena posisi tawar anda sudah sangat lemah. Lebih baik anda meminta bantuan orangtuanya agar memberi nasihat padanya atau tokoh yang dia segani misalnya bekas guru ngajinya, dll.

3. Hukum menceraikan istri adalah boleh. Bahkan kalau istri membangkang pada suami dan pada agama, maka cerai adalah pilihan pertama. Walaupun dibolehkan tetap mempertahankan rumah tangga. Dalam sebuah hadis sahih riwayat Nasai diriwayatkan:

أن رجلا قال : يا رسول الله ، إني لي امرأة وهي لا تدفع يد لامس . قال : طلقها . قال إني أحبها قال : فاستمتع بها

Artinya: (Diriwayatkan) dari Ibnu Abbas bahwa ada seorang laki-laki melapor pada Nabi: Wahai Rasulullah aku punya istri yang tidak menolak tangan (lelaki) yang menyentuhnya. Nabi menjawab: Ceraikan dia! Laki-laki itu berkata: (Tapi) Aku masih mencintainya. Nabi bersabda: Kalau begitu tetaplah hidup dengannya.

Kesimpulan: Kalau anda memutuskan untuk bercerai, maka pengalaman pahit ini hendaknya menjadi pelajaran bagi anda betapa pentingnya memilih calon istri yang taat agama sebagai standar pertama dan utama.

Baca juga: Bolehkah Istri yang Tidak Sholat Di-Ceraikan? http://www.alkhoirot.net/2012/08/bolehkah-istri-yang-tidak-sholat-di.html
Read More...

Masalah LGBT dan Solusinya

Masalah LGBT dan Solusinya
LGBT MASALAH DAN SOLUSI
PENGANTAR KSIA:
LGBT adalah singkatan dari lesbian, gay, bisexual and transgender. Istilah ini merujuk pada orientasi penyimpangan sek5ual berupa hubungan sesama jenis. Berikut salah satu penderita lgbt menyampaikan masalahnya. (Tim KSIA)

Langsung saja, saya lelaki berusia 19 tahun . saya adalah anak pertama dari 3 bersaudara. Dan saya adalah anak yang paling tertutup dr yang lainnya.. Alhamdulillah diusia yang sebelia ini Allah memberi saya kesempatan bekerja untuk membantu orang tua dan menyekolahkan adik adik.. Namun ada sesuatu yang sebenarnya menghantam bathin saya, saya merasa selama ini ada yang salah pada dri saya. Meskipun Saya selalu dilihat baik dimata orang banyak, namun sebenarnya jauh didalam bathin sya merasakan ada yang salah dalam diri saya. mungkin ini adalah ujian yang paling berat yang Allah kasih untuk saya , saya menyadari bahwa sekuat kuat kuatnya dan sehebat jebatnya laki laki tidak akan kuat untuk merasakan dahsyatnya apa yang saya alami saat ini.

TOPIK KONSULTASI ISLAM
  1. LGBT MASALAH DAN SOLUSI
  2. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM
Ya benar.. Saya mengalami penyimpangan orientasi seksual. Semua berawal sejak saya masih duduk di bangku Tk. Sejak itu saya sudah mulai terttarik pada laki laki .. Entah kenapa itu semua saya rasakan nikmat begitu saja ketika melihat lelaki yang rupawan.. Saya adalah anak yang dekat dengan ibu dan ayah saya , saat itu saya merasakan biasa biasa saja dan belum ngerti apa apa tapi semua itu teringat sampai dengan sekarang, bagaimana itu semua bisa terjadi ? Saya tahu Allah tidak pernah menciptakan manusia sebagai homosexual/lesbi atau penyimpangan yg lainnya. Melainkan semua diciptakan sudah sesuai dengan fitrahnya..

Saya pun heran kenapa saya bisa menyimpang seperti ini. Bisa anda bayangkan jika anda mempunyai seorang anak berusia belia sepertiitu yang mana usia usia emas tersebut adalah proses seseorang untuk membuat pola pikir yang sehat. Hari demi hari saya lewati . Saya beranjak dewasa dan puncak dari segala kehancuran saya adalah saat saya dibangku smp. Disini adalah masa masa dimana para remaja merasakan suatu hal yang baru dan memiliki tigkat penasaran yang luar biasa. Mereka mulai dewasa , mulai memiliki kecendrungan untuk menyukai lawan jenis, bercanda , masa pubertas, mereka sangat menikmati itu semua.

Tapi tidak dengan saya, saya menjadi tertutup , tidak mudah bergaul bahkan saya tidak pernah mengalami masa puber seperti halnya laki laki lain merasakannya. Saat itu mental saya pun terdisorientasi sehingga saya stress dan mencari kepuasan dan kenikmatan untuk saya sendiiri. Saya mulai menonton video yang tidak patut di tonton apalagi saya hanya tertarik pada laki laki, jadi saya tidak pernah terangsang apabila melihat wanita wanita yang katanya itu adalah "cobaan terberat untuk laki laki" (iri sekali mendengar kata kata tersebut)..

Sungguh hal yang salah dan fatal sekali sehingga saya hanya menambah dan memperburuk keadaan saya dengan hanya menonton video dosa dan melampiaskan dengan sendirinya. Kecanduan dengan video dan pelampiasan yang salah pun saya serig jalani. Sampai pada akhirnya saya duduk dibangku sma. Namun disinilah saya merasakan hidayah pertama saya ..

Disinilah masa masa saya dapat membuka mata lebih luas dan menerima segala kekurangan saya, dan belajar untuk menutupi krsalahan kesalahan saya. Itu semua terjadi apalagi kalau bukan fengan pendekatan agama dan lingkungan yang mendukung.. Awalnya saya diajak oleh ibu saya untuk mengikuti kajian alquran disuatu tempat. Disana saya merasa terrtegur sekaligus terbesit utuk meninggalkan hal negatif yang saya lakukan selama ini , termasuk rasa tertarik saya pada laki laki. Saya pun terus mengkaji dan memahami islam secara terus menerus hingga pada waktu itu saya dikenal sbagai siswa yang tangguh dan realigis, berprestasi dan selalu dimudahkan dalam belajar semasa disekolah sma. dikalangan teman teman dan guru saya.

Bahkan saya adalah orang yang dikenal tauhidnya paling bagus dibandingkan anak lain seusia itu dimana kebanyakan anak anak lainnya menghabiskan waktu yg sia sia dg berbagai macam cara. Namun sekali lagi saya pun sering beberapa kali terjatuh krn nafsu ini , saya tahu apa yang saya lakukan salah meskipun telah banyak ayat alquran yang telah saya baca dan mengerti hampir semuanya.

Kadang kali saya terjatuh hanya karena sangat tidak kuat untuk memenuhi hasrat gelap tersebut . Mungkin karena saya sering merenung dan sedih karena tidak dapat berdamai dengan sendiri dan tidak mau kalah dengan laki laki lainnya yang dapat menyukai perempuan sehingga muncullah rasa ingin melihat hal hal yg dilarang Allah . Namun itu semua juga masih tetap tidak bisa merubah ketertarikan saya pada laki laki..

Kelakuan menjadi tidak karuan karena saya tidak bisa sperti laki laki lainnya, sampai pada waktunya saya mulai mencoba melakukan SSA kepada sesama orang yang mengidap penyakit ini.. Setelah saya melakukannya saya sangat menyesal dan menangis kenapa berat sekali kenapa saya berani melakukan hal yang belum pernah dilakukan manusia dibumi.. Saya hina sekali..

Setan pun mulai masuk mempengaruhi pikiran saya sehingga saya menjadi orang yang gampang berburuk sangka pada Allah dan emosional.. Saya merasa munafik didepan Allah namun semua saya hiraukan begitu saja smpai hati sampai saya meraskaan saya berbeda dengan saya yang dulu. mungkin hati sy sudah tertutup karena pebuatan keji ini. Kajian pun saya tinnggalkan. Solat pun saya tinggalkan saya yang dulu pun telah hilang,, seperti Allah mencabut nikmat nya kmuian mengasih nikmat hidayah tsb pada orang lain.

Saya merasa kafir sekali. Tetapi saya heran kenapa Allah terus terusan memberi rezeki yg tidak disangka sangka . Bahkan sampai yang saya pun tidak pernah meminta . Semua dikasih begitu saja sampai dengan saya bisa dikasih bekerja disalah satu perushaaan terbesar dijepang namun saya mendustai itu semua hanya karena saya menuhankan hawa nafsu saya..

Begitu berat nya untuk menghilangkan rasa ini semua.. Siapa yang tidak ingin mempunyai hasrat sepertilaki laki normal lainnya.. Sampai pada akhirnya.. Hari ini saya menyadari kesalahan saya . Mencoba berdamai pada diiri sendiri , dan bertekad untuk memperbaiki ketauhidan saya yang selama ini saya pelajari untuk mematuhi perintahnya namun itu semua malah saya injak injak sendiri..sungguh berdosa sekali dan berat sekali untuk saya jalani untuk orang berusia sembilan belas tahun ini namun dosanya seperti orang kafir berumur puluhan tahun. Saya malu thd diri sendiri dan Allah..

Saat ini saya hidup dimana mental dan batin saya rasanya seperti diinjak injak .. Saya selalu tidak kuat untuk melihat pernikahan baik teman teman atau keluarga saya, kalau begitu untuk apa Allah menciptakan orang orang seperti saya yg pada dasarnya penyakit ini adl sangat merusak dan menjijikan , hingga pada akhirnya saya memutuskan tidak akan menikah dan mempunyai anak karena saya takt apa yang saya lakukan dulu terjadi pada anak saya, dan juga saya takut tidak dapat memvahagiakan istri saya.

Jangankan memiliki, rasa suka terhadap lawan jenis pun saya tidak memiliki nya, bagaimana bisa seorang seperti saya membina keluarga yg harmonis seperti laki laki lain dambakan. Ya .. Inilah saya.. Saya sudah seperti ini. Menyesali atau menyalhkan Allah atau org lain hajya membuat saya jatuh dan jatuh lagi.. Ataupun iri dengan teman laki laki lainnya ..

Sekarang saya hanya berserah diiri pada Allah. Dan memohon ampun dengan segala kesalahan yang saya buat sampai detik ini. Saya mengkufuri semua nikmat yg diberikan dan menduakan Allah dgn hawa nafsu saya. Mungkin sampai kapanpun saya akan membujang saja karena trauma yg saya alami seperti ini. Memang sakit dan susah menahan hawa nafsu ini. Tapi saya berdoa agar semua yg terjadi pada saya kedepannya adalah pelebur dosa untuk apa yang slama ini lakukan thd Allah.

Ustad .. Dalam artian ini saya memutuskan untuk tidak menikah lantaran saya takut membina rumah tangga seperti yg saya sebutkan tadi diatas, seberapa berat hujatan. Nafsu yang bergejolak kedepannya yg akan saya terima lagi akan saya terima dan ikhlaskan semua nya krn saya hanya ingin mengharap ridho nya dan mengahpus kesalahan kesalahan saya yang sangat banyak tersebut. Apakah orang seperti saya pantas untuk dibunuh seperti hadis hadis dan ayat alquran sebutkan ? Sebelumnya saya berterimakasih atas tanggapan, saran dan jawaban yang akan anda berikan ..


JAWABAN

Pertama, adalah hal yang baik dan positif bahwa anda mengakui orientasi sek-sual anda adalah menyimpang. Kesadaran seperti ini penting karena itu merupakan langkah awal yang sangat baik menuju pertaubatan pada Allah.
Karena memang secara ilmiah diakui oleh para ahli bahwa orientasi sek-sual sejenis adalah penyimpangan dan ketidaknormalan yang sebenarnya bisa disembuhkan. Lihat detail di sini.

Di samping itu, hanya manusia yang merasa salah yang akan bertaubat. Dan selagi dia mau bertaubat, maka Allah akan membuka pintu taubatnya. Allah berfirman dalam Al-Zumar :53

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِن رَّحْمَةِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
Artinya: Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Sampai kapan Allah mengampuni dosa orang yang taubat, Nabi bersabda dalam sebuah hadits hasan riwayat Tirmidzi sbb:

إن الله عز وجل يقْبَلُ توبةَ العبد مالم يغرغر.

Artinya: Sesungguhnya Allah Azza menerima taubat seseorang hambaNya selama ruh (nyawanya) belum sampai di tenggorokan (hampir mati).

Kedua, mengapa anda bisa berbeda dengan yang lain? Jawabannya karena LGBT adalah penyakit. Dan setiap individu memiliki daya tahan yang berbeda terhadap setiap penyakit.

Ketiga, karena LGBT adalah penyakit dan penyimpangan, maka sebaiknya penderitanya mencari obat agar supaya penyakitnya dapat terobati. Proses terapi tentunya tidak akan sama antara satu dengan yang lain. Oleh karena itu, hendaknya terus berusaha berobat, tetap sabar dan tetap punya harapan tinggi akan kesembuhannya.

Keempat, seperti disebutkan di poin 1, jangan pernah putus atas atas rahmat Allah. Tetaplah berusaha mengobati penyakit yang anda derita. Dan teruslah berdoa padaNya dalam setiap shalat 5 waktu yang dilakukan. Dan teruslah bertaubat dengan taubat nasuha setiap hari. Dalam situasi seperti anda, usaha lahir dan usaha batin yang seimbang sangatlah penting karena penyakit psikis menurut Al-Quran bukan hanya timbul dari diri sendiri tapi juga godaan dari syaitan.

Kelima, keberuntungan rezeki dalam banyak kasus tidak ada kaitannya dengan apakah seseorang disayang atau dibenci Allah. Itu adalah realitas duniawi yang bisa menjadi anugerah apabila kita dapat menggunakannya dengan baik; dan bisa menjadi musibah apabila sebaliknya. Kemudahan atau kesulitan rejeki adalah sama-sama ujian dari Allah sebagaimana tersebut dalam QS Az-Zumar :49

Maka apabila manusia ditimpa bahaya ia menyeru Kami, kemudian apabila Kami berikan kepadanya nikmat dari Kami ia berkata: "Sesungguhnya aku diberi nikmat itu hanyalah karena kepintaranku". Sebenarnya itu adalah ujian, tetapi kebanyakan mereka itu tidak mengetahui.

Yang terakhir, kembalilah ke jalan Allah dengan mengikuti ajaranNya dan menjauhi laranganNya. Jauhi pergaulan yang buruk dan carilah teman yang baik yang sekiranya akan semakin mempertebal keimanan dan keoptimisan anda. Baca bacaan yang sehat yang dapat memotivasi hidup anda ke arah yang lebih baik. Seorang muslim yang baik akan selalu optimis akan masa depannya. Baca detail: Cara Taubat Nasuha
Read More...

Qunut Ratib, Witir dan Qunut Nazilah

Qunut Ratib, Witir dan Qunut Nazilaha

Qunut adalah bacaan doa yang dilakukan pada rakaat akhir setelah bangun dari rukuk. Qunut dalam mazhab Syafi'i ada tiga macam yaitu qunut ratib (jamak, rawatib), qunut witir dan qunut nazilah. Qunut rawatib adalah qunut yang dilakukan secara teratur dan terus menerus. Qunut ratib terjadi pada waktu shalat subuh. Yang kedua adalah qunut witir yaitu qunut yang dibaca setiap rakaat akhir shalat witir. Ketiga, nazilah yaitu qunut yang dilakukan saat umat Islam terimpa musibah atau bencana. Qunut nazilah sunnah di lakukan di setiap shalat fardhu. Hukumnya qunut adalah sunnah

DAFTAR ISI
  1. DOA QUNUT DAN DASAR HUKUMNYA
    1. BACAAN DOA QUNUT
    2. BACAAN DOA QUNUT UMAR BIN KHATTAB
    3. KAPAN QUNUT SUNNAH DIBACA
    4. HUKUM MENAMBAH BACAAN QUNUT DENGAN QUNUT UMAR DAN DOA LAIN
  2. QUNUT WITIR
    1. QUNUT WITIR SUNNAH PADA SEPARUH AKHIR BULAN RAMADAN
    2. QUNUT WITIR SUNNAH SELURUH BULAN RAMADHAN
    3. QUNUT WITIR SUNNAH SEPANJANG TAHUN
    4. KONSEKUENSI APABILA TIDAK QUNUT WITIR
  3. QUNUT NAZILAH
    1. DALIL SUNNAHNYA QUNUT NAZILAH
    2. QUNUT NAZILAH SUNNAH DI SETIAP SHALAT FARDHU 5 WAKTU
    3. QUNUT NAZILAH PADA HARI JUMAT
    4. QUNUT NAZILAH HARI JUMAT MENURUT MAZHAB EMPAT
  4. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM

DOA QUNUT DAN DASAR HUKUMNYA

Hukum doa qunut pada shalat subuh hukumnya sunnah. Pandangan ini dianut oleh madzhab Syafi'i berdasarkan Hadits sebagai berikut:

1. Berdasarkan pada Hadith yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Sahabat Anas bin Malik sebagai berikut:

- Hadits sahih Bukhari dan Muslim dari Anas
ما زال رسول الله يقنت في صلاة الفجر حتى فارق الحياة


Artinya: RasuluLlah selalu berqunut pada shalat subuh ssampai beliau wafat (HR Bukhari dan Muslim).

- Hadits sahih riwayat Muslim dari Anas.
أن رسول الله قنت شهراً يدعو على أحياء من أحياء العرب ثم ترك

Artinya: bahwa Rasulullah berqunut selama sebulan mendoakan orang-orang Arab yang masih hidup kemudian tidak melakjukannya lagi.

- Hadits sunnahnya Qunut nazilah apabila tertimpa musibah atau bencana:
أن النبي صلى الله عليه وسلم كان يقنت في الفجر والظهر والعصر والمغرب والعشاء

Artinya: Bahwasanya Nabi Muhammad melakukan qunut (nazilah) pada saat shalat subuh, dhuhur (dzuhur), ashar, maghrib, dan isya' (HR Ahmad) Diriwayatkan juga bahwa Umar bin Khattab membaca doa qunut pada shalat Subuh di hadapan para sahabat dan lainnya.

Berkenaan dengan Hadith yang diriwayatkan oleh Anas ini, menurut al Haithami, para perawinya adalah tsiqah (dapat dipercaya). Menurut Imam Nawawi ia diriwayatkan oleh sekumpulan huffadz (ahli hadith) dan mengakui kesahihannya.

Kesahihan ini dinyatakan juga oleh al Hafiz al Balkhi, Al Hakim, Al Baihaqi dan ia juga diriwayatkan oleh Ad Daruqutni melalui beberapa jalan dengan sanad yang sahih. Dalam mazhab Syafi'i adalah sunnah hukumnya membaca doa qunut waku melaksanakan shalat subuh, baik saat turunnya bala' atau tidak.

Di antara yang berpendapat seperti ini adalah Sahabat Abu Bakar Ash Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Talib, Ibnu Abbas, Barra’ bin Azib. Lihat: Kitab Al Majmu’ Syarah Muhadzab III halaman 504.

Syekh Nawawi Banten dalam kitab Kasyifatussaja mendefinisikan qunut sbb:
والقنوت هو ذكر مخصوص مشتمل على دعاء وثناء ويحصل بكل لفظ اشتمل عليهما بأي صيغة شاء كقوله: اللهم اغفر لي يا غفور، فالدعاء يحصل باغفر والثناء بغفور، وكذلك ارحمني يا رحيم وقوله: الطف بي يا لطيف وهكذا،

Artinya: Qunut adalah dzikir tertentu yang mengandung doa dan pujian (pada Allah). (Oleh karena itu) setiap kalimat yang mengadung kedua unsur itu dapat digunakan. Seperti kalimat: Allahumma ighfir li Ya Ghafur. Kata "ighfir" adalah doa. Sedangkan kata "ghafur" adalah pujian. Begitu juga kalimat "Irhamni Ya Rahim" dan "Ultuf bi Ya Latif" dan seterusnya.

- Karena qunut adalah suatu dzikir yang khusus maka boleh diganti dengan doa lain asal diniati untuk qunut:
ومثل الذكر المخصوص آية تتضمن ذلك كآخر سورة البقرة بشرط أن يقصد بها القنوت، وكقوله تعالى: ربنا اغفر لنا ولإخواننا الذين سبقونا بالإيمان ولا تجعل في قلوبنا غلاًّ للذين آمنوا ربنا إنك رؤوف رحيم} ((59)الحشر:10)


Artinya: Sama dengan dzikir khusus adalah ayat yang mengandung dzikir seperti akhir surat Al Baqarah dengan syarat harus diniati qunut. Seperti firman Allah dalam QS Al-Hasyr 59:10

- Qunut Umar menurut Syekh Nawawi Banten (ibid) adalah sbb:
اللهم إنا نستعينك ونستغفرك ونستهديك ونؤمن بك ونتوكل عليك ونثني عليك، الخير كله نشكرك ولا نكفرك ونخلع ونترك من يفجرك بضم الجيم أي يعصيك، اللهم إياك نعبد ولك نصلي ونسجد وإليك نسعى ونحفد بكسر الفاء أي نسرع إلى الطاعة نرجو رحمتك ونخشى عذابك إن عذابك الجد بكسر الجيم أي الحق بالكفار ملحق بكسر الحاء أي لاحق بهم ويجوز فتحها لأن الله ألحقه بهم فإن جمع بينهما فالأفضل تقديم قنوت النبي صلى الله عليه وسلّم وإن اقتصر فليقتصر عليه.

Lebih detail lihat di sini.

BACAAN DOA QUNUT (TEKS ARAB DAN LATIN)

اللّهم اهدِنا فيمَن هَديْت و عافِنا فيمَن عافيْت و تَوَلَّنا فيمَن تَوَلَّيْت و بارِك لَنا فيما أَعْطَيْت و قِنا واصْرِف عَنَّا شَرَّ ما قَضَيت فإنك تَقضي ولا يُقضى عَليك فإنَّهُ لا يَذِّلُّ مَن والَيت وَلا يَعِزُّ من عادَيت تَبارَكْتَ رَبَّنا وَتَعا ليتْ َفلكَ الحَمدُ عَلى ما قَضَيْت نَستَغفِرُكَ ونَتوبُ اليك وصلي الله علي سيدنا محمد النبي الأمي وعلي أله وصحبه وسلم


Teks doa qunut tulisan latin:

Allahummahdina fiman hadayt. Wa afina fiman afayt. watawallana fiman tawallayt. wabarik lana fima a'tayt. waqina wasrif anna syarro ma qadayt. fa innaka taqdi wala yuqdo alayk. fainnahu la yadzillu man wa layt wala yaizzu man adayt. tabarakta robbana wata'alayt. falakal hamdu ala ma qadayt. nastaghfiruka wanatubu ilaika. wasallallahu ala sayyidina Muhammadin Nabiyyil Ummiyyi wa ala alihi wasahbihi wasallam.

Artinya: Ya Allah, berilah aku petunjuk seperti orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk. BErilah aku kesehatan seperti orang yang telah Engkau beri kesehatan. Pimpinlah aku bersama-sama orang-orang yang telah Engkau pimpin. Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau pimpin. Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau berikan kepadaku. Dan peliharalah aku dari kejahatan yang Engkau pastikan. Karena, sesungguhnya Engkaulah yang menentukan dan tidak ada yang menghukum (menentukan) atas Engkau. Sesungguhnya tidaklah akan hina orang-orang yang telah Engaku beri kekuasaan. Dan tidaklah akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha berkahlah Engkau dan Maha Luhurl`h Engkau. Segala puji bagi-Mu atas yang telah engkau pastikan. Aku mohon ampun dan kembalilah (taubat) kepada Engkau. Semoga Allah memberi rahmat, berkah dan salam atas nabi Muhammad beserta seluruh keluarganya dan sahabatnya.

BACAAN DOA QUNUT UMAR BIN KHATTAB

Umar bin Khattab, khalifah kedua Islam, memiliki bacaan qunut berbeda sebagai berikut:
اللهم اغفر لنا وللمؤمنين والمؤمنات والمسلمين والمسلمات وألّف بين قلوبهم وأصلح ذات بينهم وانصرهم على عدوك وعدوهم. اللهم عذب الكفرة الذين يصدون عن سبيلك ويكذبون رسلك ويقاتلون أولياءك، اللهم خالف بين كلمتهم وزلزل أقدامهم وأنزل بهم بأسك الذي لا ترده عن القوم المجرمين. بسم الله الرحمن الرحيم اللهم إنا نستعينك ونستغفرك ونثني عليك ولا نكفرك ونخلع ونترك من يفجرك. بسم الله الرحمن الرحيم اللهم إياك نعبد ولك نصلي ونسجد وإليك نسعى ونحفد ونخشى عذابك ونرجو رحمتك إن عذابك الجد بالكفار ملحق


KAPAN QUNUT SUNNAH DIBACA

Doa qunut sunnah dibaca dalam beberapa situasi sebagai berikut:

1. Pada raka'at kedua (raka'at akhir) shalat subuh dibaca setelah ruku' (i'tidal).
2. Pada raka'at akhir (rakaat ketiga) shalat sunnah witir pada paruh kedua bulan Ramadhan.
3. Pada raka'at terakhir shalat fardhu apabila ada bencana. Disebut qunut nazilah.

HUKUM MENAMBAH BACAAN QUNUT DENGAN QUNUT UMAR DAN DOA LAIN

Membaca doa qunut yang biasa itu sunnah. Dan menambahnya dengan doa qunut Umar juga sunnah menurut Imam Nawawi asal dalam keadaan sendirian atau bersama makmum yang diketahui rela dengan doa yang panjang. Imam Nawawi dalam kitab Al-Adzkar lin Nawawi hlm. 88 menyatakan:

قال أصحابنا: يستحب الجمع بين قنوت عمر رضي الله عنه وبين ما سبق، فإن جمع بينهما فالأصح تأخير قنوت عمر، وفي وجه يستحب تقديمه. وإن اقتصر فليقتصر على الأول، وإنما يستحب الجمع بينهما إذا كان منفرداً أو إمامَ محصورين يرضون بالتطويل


Artinya: Ulama madzhab Syafi'i menyatakan bahwa sunnah mengumpulkan antara qunut yang biasa dengan qunut Umar. Kalau dikumpulkan, maka sebaiknya qunut Umar diakhirkan. Ada pendapat sunnah mendahulukannya. Apabila memilih salah satu, maka hendaknya memilih qunut yang biasa. Sunnahnya mengumpulkan keduanya apabila shalat sendiri atau berjemaah dengan makmum yang rela doa panjang.

Imam Nawawi juga berpendapat bahwa doa qunut tidak harus berupa bacaan yang berasal dari Nabi atau dari Umar. Bacaan qunut bisa saja berupa doa apa apa saja, termasuk berupa satu ayat atau dua ayat Quran apabila mengandung doa.

Lihat: Membaca Doa Tambahan Saat Qunut.

QUNUT WITIR

Qunut witir adalah qunut yang dibaca setiap rakaat akhir shalat witir. Menurut mazhab Syafi'i, qunut witir disunnahkan pada separuh akhir bulan Ramadhan.

QUNUT WITIR SUNNAH PADA SEPARUH AKHIR BULAN RAMADAN

Sabagaimana disebutkan di muka, qunut witir sunnah dilakukan pada separuh akhir bulan Ramadan. Imam Nawawi dalam Al-Majmuk, hlm. 3/510 menyatakan:
والمذهب أن السنة أن يقنت في الركعة الآخرة من صلاة الوتر في النصف الأخير من شهر رمضان هذا هو المشهور في المذهب , ونص عليه الشافعي رحمه الله ,
Artinya: Sunnah membaca qunut pada rakaat akhir dari shalat witir pada separuh akhir dari bulan Ramadhan. Ini pendapat yang masyhur dalam mazhab Syafi'i berdasarkan nash dari Imam Syafi'i.


QUNUT WITIR SUNNAH SELURUH BULAN RAMADHAN

Imam Nawawi dalam Al-Majmuk, hlm. 3/510 menyatakan:
وفي وجه يستحب في جميع شهر رمضان , وهو مذهب مالك


Artinya: Menurut satu pendapat yang lain, sunnah qunut di seluurh bulan Ramadan. Ini adalah pendapat Imam Malik.


QUNUT WITIR SUNNAH SEPANJANG TAHUN

Imam Nawawi dalam Al-Majmuk, hlm. 3/510 menyatakan:
ووجه ثالث أنه يستحب في الوتر في جميع السنة . وهو قول أربعة من كبار أصحابنا , أبي عبد الله الزبيري وأبي الوليد النيسابوري وأبي الفضل بن عبدان وأبي منصور بن مهران وهذا الوجه قوي في الدليل لحديث الحسن بن علي رضي الله عنهما السابق في القنوت , ولكن المشهور في المذهب ما سبق , وبه قال جمهور الأصحاب قال الرافعي وظاهر كلام الشافعي رحمه الله كراهة القنوت في غير النصف الآخر من رمضان


Artinya: Pendapat ketiga, sunnah qunut witir sepanjang tahun. Ini pendapat keempat dari pembesar ulama Syafi'iyah seperti Abu Abdillah Al-Zubairi, Abul Walid An-Naisaburi, Abul Fadhal bin Abdan, Abu Manshur bin Mahran. Pendapat ini secara dalil termasuk kuat karena berdasarkan pada hadis Hasan bin Ali. Tetapi yang masyhur dalam mazhab Syafi'i adalah sebagaimana diterangkan di muka (separuh akhir Ramadhan) dan ini penapat jumhur (mayoritas) ulama mazhab Syafi'i. Imam Rofi'i berkata: Dari zhahirnya ucapan Imam Syafi'i, makruh qunut di selain separuh akhir bulan Ramadhan.


KONSEKUENSI APABILA TIDAK QUNUT WITIR

Imam Nawawi dalam Al-Majmuk, hlm. 3/510 menyatakan:
قال : ولو ترك القنوت في موضع استحبه سجد للسهو , ولو قنت حيث لا يستحبه سجد للسهو , وحكى الروياني وجها أنه يقنت في جميع السنة بلا كراهة , ولا يسجد للسهو لتركه من غير النصف الآخر من رمضان قال : وهذا حسن وهو اختيار مشايخ طبرستان


Artinya: Imam Rafi'i berkata: Apabila meninggalkan qunut di tempat yang disunnahkan, maka sunnah sujud sahwai. Apabila qunut di waktu yang tidak disunnahkan, maka sunnah juga sujud sahwi. Imam Rouyani mengisahkan satu pendapat lain bahwa sunnahnya qunut witir di sepanjang tahun. Dan tidak perlu sujud sahwi karena meninggalkan qunut pada selain separuh akhir bulan Ramadhan. Rofi'i berkata: ini pendapat yang baik dan pilihan dari para ulama Tabaristan.

QUNUT NAZILAH

Qunut nazilah adalah qunut yang dilakukan pada saat terjadi sesuatu yang besar, seperti musibah epidemik, bencana alam, kekeringan, kelaparan, peperangan baik perang saudara antar sesama muslim atau perang antara muslim-nonmuslim.


DALIL SUNNAHNYA QUNUT NAZILAH

- Hadits riwayat Abu Dawud, Ahmad, al-Hakim dan al-Baihaqi dari Ibnu Abbas Nabi bersabda:
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: قَنَتَ رَسُوْلُ اللهِ شَهْرًا مُتَتَابِعًا فِي الظُّهْرِ وَالْعَصْرِ وَالْمَغْرِبِ وَالْعِشَاءِ وَصَلاَةِ الْصُّبْحِ فِيْ دُبُرِ كُلِّ صَلاَةٍ إِذَا قَالَ: سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ مِنَ الرَّكْعَةِ اْلأَخِرَةِ يَدْعُوْ عَلَى أَحْيَاءٍ مِنْ بَنِيْ سُلَيْمٍ عَلَى رِعْلٍ وَذَكْوَانَ وَعُصَيَّةَ، وَيُؤَمِّنُ مَنْ خَلْفَهُ


Artinya: Rasulullah pernah qunut selama satu bulan secara terus-menerus pada shalat Dhuhur, Ashar, Maghrib, Isya dan Shubuh di akhir setiap shalat, (yaitu) apabila ia mengucap Sami’Allahu liman hamidah di raka’at yang akhir, beliau mendo’akan kebinasaan atas kabilah Ri’lin, Dzakwan dan ‘Ushayyah yang ada pada perkampungan Bani Sulaim, dan para makmum mengucapkan amin.

- Hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Anas
عَنْ أنَسٍ قَالَ: قَنَتَ رَسُوْلُ اللَّهِ شَهْرًا بَعْدَ الرُّكُوْعِ يَدْعُو عَلَى حَيٍّ مِنْ أَحْيَاءِ الْعَرَبِ ثُمَّ تَرَكَهُ


Artinya: Rasulullah pernah qunut selama satu bulan setelah bangkit dari ruku’, yakni mendo’a kebinasaan untuk satu kabilah dari kabilah-kabilah Arab, kemudian beliau meninggalkannya (tidak melakukannya lagi)


QUNUT NAZILAH SUNNAH DI SETIAP SHALAT FARDHU 5 WAKTU

Dari dua hadits di atas maka jelaslah bahwa qunut nazilah boleh dan sunnah dilakukan di setiap shalat fardhu kalau memang pada saat itu dianggap perlu melakukan qunut nazilah karena adanya musibah atau bencana yang menimpa umat Islam.

Adapun waktu pelaksanaannya adalah sama dengan qunut rawatib yakni dilaksanakan pada rakaat terakhir setelah bangun dari rukuk.


QUNUT NAZILAH PADA HARI JUMAT

Berdasarkan pada hadits di atas, maka menurut para ulama mazhab Syafi'i qunut nazilah juga sunnah dilaksanakan pada shalat Jum'at. Karena, kalau Nabi pernah melakukan qunut nazilah setiap shalat fardhu sebulan penuh maka itu artinya shalat Jum'at termasuk di dalamnya. Imam Syafi'i dalam kitab Al-Umm, bab "Qunut Al-Jumah", hlm. 1/236 menyatakan :
حكى عدد صلاة النبي صلى الله عليه وسلم الجمعة فما علمت أحدا منهم حكى أنه قنت فيها إلا أن تكون دخلت في جملة قنوته في الصلوات كلهن حين قنت على قتلة أهل بئر معونة، ولا قنوت في شيء من الصلوات إلا الصبح إلا أن تنزل نازلة فيقنت في الصلوات كلهن إن شاء الإمام


Artinya: Sejumlah perawi hadits meriwayatkan shalat Jumat-nya Nabi. Tidak ada satupun dari mereka yang meriwayatkan bahwa Nabi melakukan qunut pada shalat Jum'at kecuali apabila Nabi melakukan qunut nazilah pada semua shalat fardhu ketika beliau qunut atas terbunuhnya penduduk Bir Maunah. Dan tidak disunnahkan qunut (rawatib) pada shalat fardhu selain Subuh kecuali saat turunnya bencana (nazilah) maka boleh melakukan qunut pada seluruh shalat wajib apabila imam berkehendak.

Imam Romli dalam Nihayatul Muhtaj, hlm. 1/508 menyatakan:
( ويشرع ) أي يستحب ( القنوت ) مع ما مر أيضا ( في سائر المكتوبات ) أي باقيها من الخمس في اعتدال الركعة الأخيرة ( للنازلة ) إذا نزلت بأن نزلت بالمسلمين ولو واحدا على ما بحثه جمع ، لكن اشترط فيه الإسنوي تعدي نفعه كأسر العالم والشجاع وهو ظاهر


Artinya: Disunnahkan qunut pada lima shalat fardhu yang lain pada saat i'tidal (bangun) dari rakaat akhir untuk qunut nazilah apabila terjadi musibah / bencaa pada umat Islam, walaupun satu orang, berdasarkan pendapat segolongan ulama. Namun Imam Asnawi mensyaratkan manfaatnya melebihi satu orang seperti ditahannya orang alim atau pemberani.


QUNUT NAZILAH HARI JUMAT MENURUT MAZHAB EMPAT

Walaupun ulama mazhab empat sepakat bahwa qunut nazilah hukumnya sunnah apabila dalam keadaan bencana atau musibah, namun mereka berbeda pendapat tentang apakah qunut nazilah sunnah dilakukan pada seluruh shalat fardhu dan hari Jum'at dengan rincian sbb:

1. Madzhab Syafi'i menganggap qunut nazilah adalah sunnah dilakukan di seluruh shalat fardhu termasuk shalat Jum'at sebagaimana pernyataan Imam Syafi'i dalam kitab Al-Umm 1/236 di atas.

2. Mazhab Maliki berpendapat bahwa qunut nazilah hanya sunnah dilakukan pada shalat Subuh saja.

3. Mazhab Hanbali berpendapat bahwa qunut nazilah sunnah dilakukan di seluruh shalat fardhu kecuali shalat Jum'at.

4. Mazhab Hanafi menyatakan bahwa qunut nazilah hanya sunnah dilakukan pada saat shalat subuh saja, tidak pada shalat yang lain.

CATATAN:

Kalau anda pendapat dari ustadz Indonesia yang menyatakan bahwa qunut nazilah hari Jum'at adalah bid'ah atau tidak sunnah, maka bisa dipastikan dia mengikuti pendapat mazhab Hanbali. Mazhab yang biasa diikuti oleh kalangan Salafi Wahabi.

Begitu juga pendapat yang menyatakan bahwa qunut subuh terus menerus (ratib) tidak dibolehkan adalah pendapat mazhab Hanbali yang juga diikuti oleh pengikut Wahabi Salafi.

Read More...