Konsultasi Syariah Islam

Konsultasi syariah hanya akan dilayani apabila dikirim via email ke: alkhoirot@gmail.com

Subscribe Us

Suka artikel kami? Dapatkan update terbaru langsung ke email Anda!

ATAU
Feed KSIA

Monday, June 27, 2016

Hukum Umroh atas Biaya Orang Lain
HUKUM ANAK BELUM UMROH INGIN MENGUMROHKAN IBU

assalammualaikum

saya mau bertanya, apakah boleh memberikan uang kepada orang tua untuk berumroh sedangkan kita sendiri belum sama sekali umroh atau haji?

ibu saya seorang janda, dia berumur 50thn, dia selalu bilang kepada saya ingin sekali berangkat umroh. yg saya takutkan kalau saya memberikan uang kepada ibu saya untuk umroh, umrohnya menjadi tidak syah, sedangkan saya harus umroh dulu atau berbarengan uang yg saya punya tidak cukup untuk sekarang, dan hanya sanggup untuk mengumrohkan ibu saya saja (1 orang)

saya juga takut kalau saya harus umroh terlebih dulu atau berbarengan harus mengumpulkan uang lagi lebih banyak, dan otomatis butuh proses lebih lama lagi, saya takut umur orang tua saya tidak sampai sana

saya mohon jawabannya

wassalamualaikum

TOPIK SYARIAH ISLAM
  1. HUKUM ANAK BELUM UMROH INGIN MENGUMROHKAN IBU
  2. BAJU TERKENA NAJIS BERAT BERCAMPUR BAJU LAIN
  3. MOBIL PARKIR DI TEMPAT YANG BANYAK ANJING
  4. BAGIAN WARIS ANAK DARI ISTRI PERTAMA DAN KETIGA
  5. CARA KONSULTASI AGAMA


JAWABAN

Hukumnya boleh dan sah mengumrohkan atau membiayai umroh ibu/bapak atau orang lain walaupun diri sendiri belum pernah melaksanakan umroh. Keabsahan umrah itu terletak pada terpenuhinya syarat dan rukun umrah, bukan pada siapa yang membiayai ongkos umrah. Karena, dalam syarat umrah tidak ada poin yang menyatakan harus atas biaya sendiri. Baca detail: Syarat dan Rukun Umrah dan Haji

Dan apa yang anda lakukan adalah amal ibadah yang baik karena telah berbakti pada ibu dan menyenangkan hatinya. InsyaAllah amal ibadah anda akan dibalas oleh Allah. Baca detail: Hukum Taat Orang Tua

______________________


BAJU TERKENA NAJIS BERAT BERCAMPUR BAJU LAIN

Assalamu'alaykum warahmatullah...

Saya mau bertanya, jika pakaian kita terkena najis berat secara nyata wajib di cuci 7 x salah satu dengan tanah.

1. Bagaimana jika kita lupa mencucinya dan telah tercampur dengan pakaian lain yg bersih dari najis? Apakah pakaian lain jadi najis pak?

2. Dulu beberapa tahun yg lalu di rumah saya ada seekor anjing jadi waktu jemur pakaian ada beberapa kain yg jatuh dan saya bingung apakah pakaian itu dijilat anjing atau tidak dan pakaian itu telah bercampur dengan pakaian lain saat jemuran di angkat oleh orang tua saya. Jadi apakah pakaian yang lain itu terkena najis jika pakaian yg jatuh itu se andainya di jilat anjing? Karna saya ragu .

Dan Setelah sekian lama saya sadar saat melihat pakian itu telah tercampur dengan pakaian lain dan saya membuang pakaian itu dan pakaian itu juga telah di pakai oleh saudara saya.

3. Apakah jika pakaian itu bernajis bisa menempel di badan saudara saya atau di pakaian lain yang banyak. Dan apakah pakaian lain itu harus di cuci 7x. Dan apakah berpengaruh dengan ibadah saya pak.

4. Dan sekarang dirumah kami tidak lagi ada anjing.
Saya mohon penjelasanya dan terimakasi.
Wassalam.

JAWABAN

1. Kalau baju yang terkena najis itu kering, maka tidak menularkan najis pada yang lain. Baju yang suci tetap suci. Tapi kalau basah, maka dapat menajiskan baju yang lain yang asalnya suci. Baca: Najis dan Cara Menyucikan

2. Kalau ragu, maka hukumnya kembali pada status asal dari baju tersebut yakni suci. Dan dugaan dijilat itu dianggap tidak ada berdasarkan pada kaidah fiqih: "Keyakinan tidak hilang dengan keraguan". Baca: Kaidah Fiqih

3. Seperti disebut di poin 1, kalau tidak melihat langsung dijilat anjing, maka statusnya suci.

4. Itu bagus. Karena rumah yang ada anjingnya tidak ada akan dimasuki malaikat. Baca: Hukum Memelihara Anjing

______________________


MOBIL PARKIR DI TEMPAT YANG BANYAK ANJING

Assalammu alaikum

Ustadz , mohon pencerahannya . Kami sering memarkir kendaraan (mobil / motor) diluar pagar rumah. Di komplek rumah kami , banyak sekali anjing berkeliaran. Saya sering mendapati / melihat anjing -anjing tersebut tidur dibawah mobil, berlalulalang / melintas di sekitar kendaraan yang terparkir tadi, Dan badannya sering bersentuhan dengan kendaraan tersebut. Bahkan anjing tersebut , jika sedang duduk , pasti menjilat-jilat badannya, dan nantinya jika melintas , terkadang mennyentuh kendaraan tadi.

Yang ingin saya tanyakan,
1. bagaimana hukum kenajisan kendaraan yang kami parkir tadi. Karena jika akan naik kendaraan tsb, tidak dapat dihindari pasti baju dan badan kami juga akan tersentuh bagian luar kendaraan yg tersentuh anjing tadi.

2. Apakah pakaian kami menjadi najis? JIka iya, haruskah setiap melihat anjing tsb melintas disekitar mobil tsb, haruskah kami cuci / siram sebelum kami gunakan ? (supaya najisnya tidak berpindah ke baju kami). Sungguh ini memberatkan kami, krn kami tidak dapat menghindari , setiap saat anjing2 tsb selalu berlalu lalang di dekat mobil itu , bahkan tidur disamping dan dibawah kendaraan parkir tadi.

Mohon pencerahannya Ustadz.
Terimakasih.

JAWABAN

1. Kalau anda berada di suatu lingkungan yang banyak anjingnya, maka solusi terbaik bagi anda adalah mengikuti pendapat madzhab Maliki. Menurut para ulama madzhab Maliki, anjing itu tidak najis selagi dalam keadaan hidup. Yang najis adalah bangkai anjing. Baca detail: Najis Menurut Madzhab Empat

2. Dengan mengikuti pandangan madzhab Maliki, maka tidak ada masalah dengan anjing-anjing yang bersentuhan dengan mobil atau kendaraan anda. Namun demikian, tetap hindari menyentuh anjing secara langsung dengan tangan sebagai sikap hati-hati karena adanya pendapat ulama dari ketiga madzhab yang lain yang menganggap najisnya anjing. Baca: Cara Mengatasi Penyakit Was Was Najis Anjing

______________________


BAGIAN WARIS ANAK DARI ISTRI PERTAMA DAN KETIGA

Assalamu 'alaikum Wr. Wb

seorang bapak meninggal dunia. meninggalkan :
- 1 anak laki2 dan 2 anak perempuan (dari istri pertama)
- 0 anak (dari istri kedua)
- 2 anak perempuan (dari istri ketiga)
sebelum menikah dengan istri ketiga, bapak sudah bercerai dengan istri pertama maupun istri kedua.
Pada saat menikah dengan istri ketiga, bapak tidak membawa harta apapun dan siapapun. Jadi harta yang ada terkumpul setelah menikah yg ketiga kalinya.
Minta penjelasan, bagaimana pembagian hak waris utk harta tersebut.

Bapak meninggal beberapa tahun setelah menikah dengan istri ketiga. Orang tua bapak sudah meninggal semua.

Assalamu 'alaikum Wr. Wb.

JAWABAN

Pembagiannya sbb:
- Istri ke-3 mendapat 1/8. Sedang istri pertama dan kedua tidak dapat karena cerai hidup.
- Sisanya yg 7/8 diwariskan kepada semua anak kandung baik dari istri pertama maupun dari istri ketiga di mana anak lelaki mendapat bagian dua kali lipat dari anak perempuan. Jadi, dari 7/8 tsb. Anak lelaki
mendapat 2/6. Sedangkan keempat anak perempuan masing2 mendapat 1/6. Baca detail: Hukum Waris Islam

- Kalau harta almarhum hasil usaha dan kerjanya sendiri, maka semua harta tsb harus diwariskan. Kalau hasil usaha bersama dg istri atau orang lain (ada modal istri/ orang lain di dalamnya), maka bagian
harta milik istri harus dipisah lebih dulu.

- Dalam Islam tidak ada harta gono-gini otomatis. Artinya, harta suami yg diperoleh sendiri maka itu tetap harta milik suami 100%. Begitu juga harta istri yg berasal dari hasil usaha sendiri maka tetap
menjadi harta milik istri 100%. Baca: Harta Gono-gini
Read More...

Wednesday, June 22, 2016

Hukum Ayah Tak Menafkahi Anak
HUKUM AYAH TIDAK MENAFKAHI ANAK

Assalamualaikum warrochmatullahi wabarokatuh.
Kepada Ustad yg insaAllah dimuliakan Allah. Sebelum pertanyaan saya ajukan, perlu sedikit saya sampaikan latar belakang permasalahannya.

Saya adalah seorang ibu rumahtangga dan guru dengan 3 anak laki2 yg masing-masing berusia 21 thn dan yg kembar 19 tahun suami seorang pns yg punya jabatan cukup tinggi sejak tahun 2012. Saya menikah pd thn 1914 di kota M yg kemudian diboyong ke sebuah pulau S oleh seorang laki2 yg menyataka dirinya bujangan dg berbagai macam bukti. Setelah 1 thn perkawinan kami dikaruniai anak laki2, pd saat anak usia 7 bulan, saya temukan bukti bahwa dia beranak 3 orang dengan status cerai hidup. Nasi sudah jadi bubur maka saya berusaha untuk menjadikan bubur tersebut nikmat. Beberapa tahun kemudian meskipun ekonomi kami saat itu belum kokoh, tanpa sepengetahuan suami saya ambil 1 orang anak untuk saya sekolahkan, dengan dasar kewajiban. Tanpa campur tangan suami baik materi maupun non materi, karena dia tugas belajar di kota M.

TOPIK SYARIAH ISLAM
  1. HUKUM AYAH TIDAK MENAFKAHI ANAK
  2. BELAJAR FILSAFAT DAN PSIKOLOGI
  3. WALI HAKIM PERNIKAHAN
  4. CARA KONSULTASI AGAMA

Saya sekolahkan dia, saya ajar baca alquran dan sholat hingga saya kuliahkan dia di kota M dan Alhamdulillah dia sekarang sudah mapan bahkan saya suruh dia untuk mengangkat perekonomian saudara2nya dari fihak ibunya tanpa melupakan kewajiban untuk bersodakoh. Sampai saat ini anak tersebut tidak diterima oleh ayahnya, karena dia saya larang mengabulkan permintaan ayahnya untuk membangunkan beberapa kamar dirumah kami yang saya anggap mubadhir (karena tidak ada yang menempati, apalagi ayahnya tidak suka menerima tamu).Salahkah saya?

Pada tahun 1997 saya dikaruniai anak kembar, dan kami hidup terpisah karena tugas kami terpisah. Alhamdulillah Allah memberi saya rezeki dengan berjualan makanan, sehingga saya bisa menafkahi anak- anak dan penjaganya. Pada saat si kembar berumur 3tahun, tanpa ada musyawarah dia membawa kami sekeluarga ke kota M dan menitipkan ke 3 anak kami di rumah kakak saya, Bisa ustad bayangkan bagaimana perasaan seorang ibu yang dipisahkan dengan anak-anaknya secara paksa ( saya tidak bisa menentang karena beberapa alasan 1. saya tidak ingin orangtua saya tahu keadaan kami, 2. suami saya temperamental, tanggung jawab saya sebagai guru, harus kembali ). Beberapa tahun kemudian setelah sikembar berumur 6 tahun suami mengambil mereka dengan paksa bahkan melalui pertengkaran yang cukup kasar. Sampai saat ini saya amat merasa berdosa pada kakak saya meskipun beliau2 sangat memaklumi saya.

Saat ini anak saya pertama gagal kuliah karena ayahnya yang tidak memahami psikologi si anak dan Alhamdulillah anak tersebut sudah bekerja mohon doanya semoga dia jadi hamba Allah yang soleh dan manfaat bagi banyak orang, amiin. Sesuai saran suami yang waktu itu mengatakan akan membiayai anak2nya kuliah di kota M, maka sikembar-pun kuliah di kota tersebut. Ternyata sejak kami mengantar mereka ke kota M sampai saat ini semua pembiayaan termasuk makan dibebankan pada saya seluruhnya bahkan sempai saat dia hanya memberi 1/2 dari biaya hidup/ makan kami berdua di pulau S.

Jadi pertanyaan saya,
1. bagaimana hukumnya bila seorang suami yang tidak menafkahi pendidikan anaknya yg sudah berumur 19 tahun ( ketika saya ingatkan kewajibannya, dia marah dan mengumpat)?

2. Tidak menafkahi baik materi maupun non materi (pendidikan agama) kepada tiga anak dari istri pertama dan 3 anak dari istri kedua ( saya) sejak kecil?

3. Tidak memberi nafkah pada mantan istrinya (saat dia belum bersuami) -Melimpahkan kewajiban kepada orang lain (kakak ipar) saat anak masih balita.

4. dan bagaimana dengan anak-2 yang tidak menyukai bapaknya ( karena mereka tahu persis siapa ayahnya) meskipun saya sudah berusaha memberi mereka pengertian?

Mohon maaf ustad, hal ini berani saya sampaikan karena kami dan ustad tidak saling kenal secara fisik, semoga Allah tidak menggolongkan saya pada hambaNYA penyebar fitnah, amiin. Karena tujuan saya adalah mencari nasehat daripada saya mencari nasehat pada orang yang mengenal saya secara fisik termasuk kakak saya yang notabene mubaligh.

Billahitaufik walhidayah wassalamualaikum wr wb


JAWABAN

1. Hukumnya ayah menafkahi anak adalah wajib. Allah dalam Al Quran Surat At-Talaq 65:6 berfirman: "Kemudian jika mereka menyusukan (anak-anak)mu untukmu maka berikanlah kepada mereka upahnya."

Dalam ayat di atas, Allah mewajibkan seorang ayah untuk memberi upah kepada istrinya atas pemberian ASI (air susu ibu) kepada anaknya. Karena menafkahi anak itu kewajiban ayah.

Dalam Al Quran Surat Al-Baqarah 2:33 Allah berfirman: "Dan kewajiban ayah menanggung nafkah dan pakaian mereka dengan cara yang patut (ma'ruf)."

Dalam sebuah hadits sahih riwayat Bukahri dan Muslim Rasulullah berkata pada Hindun binti 'Utbah:

خذي ما يكفيك وولدك بالمعروف
Artinya: Ambillah secukupnya untukmu dan anakmu dengan cara yang baik.

Dalam hadits ini Nabi membolehkan Hindun untuk mengambil harta suaminya yang pelit secukupnya secara diam-diam untuk kebutuhan dirinya dan anaknya karena itu adalah haknya.

Dalil-dalil Quran dan hadits di atas menunjukkan wajibnya seorang ayah memberi nafkah anaknya walaupun sang ayah telah bercerai dengan ibu si anak. Karena hubungan anak dan bapak itu selamanya. Kewajiban itu tidak berlaku apabila (a) si ayah miskin; (b) kondisi ekonomi anak sudah kaya atau mampu mandiri secara finansial. Baca: Kewajiban Ayah Menafkahi Anak

2. Termasuk dari kewajiban ayah adalah mendidik anak dengan didikan agama, terutama pendidikan ilmu agama dasar yang menjadi kewajiban bagi setiap muslim seperti tata cara shalat dan yang terkait dengannya. Baca: Hukum Belajar Ilmu Agama

3. Mantan istri atau istri yang sudah dicerai tidak wajib dinafkahi suaminya. Mantan suami hanya wajib menafkahi anaknya seperti disebut dalam jawaban poin 1.

4. Haram dan berdosa hukumnya bagi seorang anak membenci ayah atau ibunya. Walaupun mungkin dalam hati tidak suka, namun anak harus taat pada orang tua dan harus berusaha berbakti dan menyenangkan hati orang tua. Baca detail: Hukum Taat Orang Tua

______________________


BELAJAR FILSAFAT DAN PSIKOLOGI

Assalamualaikum ustadz,
Ilmu filsafat menjadi ilmu yang kontroversial bagi umat islam. Padahal Filsafat adalah mother of science, semua ilmu umum berasal dari filsafat. Ada beberapa pertanyaan yang saya ingin tanyakan berhubungan dengan filsafat.

1. Filsafat tidak masalah apabila tidak terkait dengan agama. Ulama keberatan dengan filsafat yang membahas agama karena memakai pendekatan yang berlawanan dengan doktrin Islam. Kecuali apabila belajar falsafah agama yang ditulis oleh penulis muslim dalam rangka meningkatkan keimanan maka itu dibolehkan. Namun filsafah agama yang ditulis orang kafir yang berpotensi dapat menipiskan bahkan mengikis iman itu haram. Demikian pendapat dari Dr. Nuh Ali Salman, Mufti Yordania. Salman menyatakan dalam Fatawa no. 23:

تختلف مناهج كتب الفلسفة باختلاف عقيدة كاتبها، فالمسلمون استعملوا مناهج الفلسفة لإثبات العقيدة التي جاء بها القرآن الكريم والسنة الشريفة، والكفار استخدموا مناهج الفلسفة لتبرير كفرهم بحجج باطلة، ولذا لا يُحكم على كتب الفلسفة بحكم واحد

Artinya: Manhaj (metode) buku-buku filsafah berbeda selaras dengan perbedaan penulisnya. Muslim memakai metode filsafah untuk menetapkan akidah berdasarkan Quran dan hadits. Sedangkan non-muslim memakai filsafah untuk menjustifikasi kekufurannya dengan dalil-dalil yang batil (sesat). Oleh karena itu, ilmu filsafah tidak dapat dihukumi dengan satu hukum.

2. Yang menjadi kontroversial apakah filsafat secara umum, ataukah hanya teologi (filsafat agama)?
3. Apakah hukumnya mempelajari ilmu filsafat secara umum yang tidak berhubungan/membahas teologi?
4. Kemudian saya membaca di internet bahwa Imam Nawawi mengharamkan logika. Logika yang bagaimanakah yang dimaksud Imam Nawawi? bukankah ketika berpikir kita pasti menggunakan logika.
5. Ilmu psikologi erat kaitannya dengan Ilmu filsafat. Diawal kuliah jurusan psikologi, ada bab-bab yang mempelajari ilmu filsafat kuno yunani, india, dan china yang membahas pemikiran beberapa filsuf dan aliran filsafat menyimpang yaitu Tuhan tidak ada dan tak ada kehidupan sesudah mati. Teman saya ada yang kuliah jurusan psikologi, bagaimana hukumnya mempelajari pemikiran filsuf yang menyimpang tersebut di kampusnya tanpa mempercayainya?, hanya sebagai pengetahuan saja.
6. Saya tidak kuliah di jurusan psikologi namun menyukai ilmu psikologi moderen yang bisa dibuktikan secara ilmiah (scientific proven). Ilmu ilmiah seperti ini sudah terlepas dari pemikiran sesat filsuf-filsuf kuno, meskipun sebagian ilmu psikologi bisa berkembang dari pemikiran mereka. Bagaimana hukum mempelajarinya?
Saya jadi was-was karena membaca di situs wahabi yang mengharamkan psikologi karena berhubungan dengan pemikiran menyimpang filsuf, padahal psikologi adalah sains dan bukan hanya bagian dari ilmu filsafat tapi juga ilmu kedokteran.

Terima kasih ustadz, maaf kalau pertanyaan saya banyak, wassalmualaikum.

JAWABAN

1. Filsafat tidak masalah apabila tidak terkait dengan agama. Ulama keberatan dengan filsafat yang membahas agama karena memakai pendekatan yang berlawanan dengan doktrin Islam.
2. Hanya filsafat agama.
3. Boleh.
4. Logika yang dipakai untuk mempelajari filsafat agama.
5. Tidak boleh.
6. Boleh kalau tidak akan mengikis keimanan.

______________________


WALI HAKIM PERNIKAHAN

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Saya menikah dengan Suami Saya sejak tahun 2013 dengan cara Islam, di mana keadaan orang tua Saya yang berbeda agama (Ayah = Non Muslim dan Ibu = Muslim) sudah bercerai sebelumnya.

Saya memiliki Adik Laki-Laki yang pada saat perceraian tinggal dan dibiayai oleh Ayah Saya. Namun Adik Laki-Laki Saya adalah seorang Muslim, walau dengan keadaan sholat, puasa, dan ibadah lainnya dilakukan secara sembunyi-sembunyi (sama seperti Saya ketika Ayah dan Ibu Saya masih menikah dalam keadaan beda agama dikarenakan Ayah Saya yang membiayai kami dan ingin kami agar ikut kepercayaan Beliau - Ibu Saya tidak bekerja).

Pada saat Saya menikah, Adik Laki-Laki Saya berusia 20 tahun.

Saya tidak memiliki wali dari keluarga karena keluarga Bapak Saya Non Muslim, sedangkan Adik Laki-Laki Saya dikhawatirkan takut menjadi Wali Nikah Saya (karena tekanan Ayah Saya yang menginginkan Adik Laki-Laki Saya menjadi Non Muslim).

Pada akhirnya Saya dan Suami Saya memutuskan untuk menunjuk Wali Hakim (Ketua KUA) untuk menjadi Wali Hakim dalam pernikahan kami.

Pertanyaan Saya adalah, apakah pernikahan Saya dan Suami Saya sah?

Terima kasih banyak atas jawaban dan penjelasannya.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

JAWABAN

Pernikahan anda berdua hukumnya sah karena memang ayah anda yang nonmuslim tidak berhak dan tidak bisa menjadi wali nikah putrinya. Ibnu Qudamah dalam Al-Mughni, hlm. 7/363, menjelaskan pandangan para ulama antar-madzhab sbb:

أما الكافر فلا ولاية له على مسلمة بحال بإجماع أهل العلم منهم مالك والشافعي وأبو عبيد وأصحاب الرأي، وقال ابن المنذر أجمع على هذا كل من نحفظ عنه من أهل العلم

Artinya: Orang kafir tidak punya hak kewalian pada wanita muslimah sama sekali berdasarkan pandangan ijmak ulama termasuk Imam Malik, Imam Syafi'i, Abu Ubaid, dan ahli ra'yi. Ibnu Mundzir berkata: Semua ulama sepakat (ijmak) dalam soal ini.

Hak menikahkan dalam hal ini dalam madzhab Syafi'i berpindah pada wali yang lain yang muslim yaitu saudara kandung. Baca: Urutan Wali Nikah

Apabila saudara kandung tersebut tidak bersedia karena satu dan lain hal, maka perwalian pindah pada Wali Hakim yaitu jajaran pejabat KUA. Baca detail: Wali Hakim dalam Pernikahan
Read More...

Wednesday, June 15, 2016

Kriteria Istri Nusyuz (Membangkang)
KRITERIA ISTRI NUSYUZ (MEMBANGKANG)

Yth Ustad
Saya sedang terkena musibah megenai SMS yang berkonten unsur perceraian
Kebetulan semalam saya dan istri awalnya bertengkar lewat telepon masalah saudara saya, yang menurut istri begini begitu, sementara saya jg tidak bisa menerima pengaduannya secara sepihak. Saya di Jakarta, istri di Medan... menurut saya selalu dalam beberapa kesempataan istri seakan akan membangkang kepada saya, berani memaki bodoh jg kepada saya, kadang saya ladenin, kadang saya tidak hiraukan...
singkat cerita... setalah bertengkar saya coba cooling down dengan membiarkan kami diam sejenak.

TOPIK SYARIAH ISLAM
  1. KRITERIA ISTRI NUSYUZ (MEMBANGKANG)
    1. HUKUM TALAK VIA SMS
    2. ISTRI KASAR, APA TERMASUK NUSYUZ?
  2. AGAR DICINTAI CALON ISTRI
  3. MENCINTAI PEREMPUAN LAIN
  4. SUAMI MELARANG ISTRI KULIAH
  5. TALAK KINAYAH LEWAT SMS, APA JATUH TALAK?
  6. HUKUM MENGGAMBAR BERDASAR FATWA QARDHAWI
  7. BAGIAN ISTRI, ANAK DAN SAUDARA PEREMPUAN KANDUNG
  8. CARA KONSULTASI AGAMA

Tidak berselang lama berhamburanlah SMS - SMS yang berulangkali menyalahkan kakak saya kemudian menyangkut harga diri keluarga saya, padahal sdh sy usahakan cooling down... akhirnya dengan berat hati saya tulis dengan lengkap seperti ini "
"Karena sekarang aku jadi emosi juga kamu berhasil membakar emosiku yang tadi udah reda tapi makin membaca sms mu makin kelewatan sayang sekali aku emosi kalo enggak sudah kulayangkan talak satu sama kamu."

Saat itu jujur saya dilanda emosi hebat, walo menyadari konten tulisan saya, saya lupa entah nulis dengan sengaja atau tidak, herannya istri juga langsung merespon bahwa talak saya telah jatuh, sementara saya sendiri masih berargumen bahwa kalimat talak seharusnya tegas bukan bersifat pernyataaan pernah saya baca dari sebuah situs

Istri tidak merasa takut atau ngeri sementara saya dalam ketakutan dan penyeselan, niat saya untuk memperbaiki semuanya.
yang saya tanyakan

1. Apakah talak sudah jatuh dan alasannya ?
2. Apabila belum, alasan secara fiqh atau syariah apa yang saya sampaikan sama dia
3. Apabila ternyata jatuh kami berniat rujuk apa syaratnya?
4. Apabila tidak berniat rujuk, apa yang harus saya tempuh? dalam hal administrasi negara
5. Apakah istri yang suka mengatai suami dapat dikatakan nuzyus, istri merasa sudah umroh sehingga menganggap pengetahuan agama saya kurang dan sebagai suami saya jarang dilayani sebagai mana mestinya suami dari hal siapin makanan dsb istri tidak bekerja dan kami memiliki asisten rumah tangga sebanyak 2 sehingga tidak seharusnya bangun siang dsb

demikian pertanyaan dari saya, agar dapat saya terima jawaban

Wass wr wb


JAWABAN KRITERIA ISTRI NUSYUZ (MEMBANGKANG)


HUKUM TALAK VIA SMS APAKAH SAH?

1. Talak via SMS itu sama dengan talak secara tertulis yakni talak kinayah. Hukumnya baru terjadi talak apabila disertai dengan niat talak. Inipun menurut satu pendapat. Menurut pendapat yang lain, tidak terjadi talak sama sekali.

2. Karena talak via SMS dianggap talak kinayah. Dan talak kinayah (implisit) baru terjadi apabila disertai niat dari pihak suami.

Imam Nawawi dalam kitab Al-Majmuk Syarah Muhadzab, hlm. 17/349, menyatakan

إذا كتب طلاق امرأته بلفظ صريح ولم ينو لم يقع الطلاق، لأن الكتابة تحتمل ايقاع الطلاق وتحتمل امتحان الخط، فلم يقع الطلاق بمجردها، وإن نوى بها الطلاق ففيه قولان، قال في الإملاء: لا يقع به الطلاق لأنه فعل ممن يقدر على القول فلم يقع به الطلاق كالإشارة، وقال في الأم هو طلاق وهو الصحيح

Artinya: Apabila suami menulis kata talak pada istrinya dengan lafadz yang sharih (eksplisit) tapi tidak berniat talak maka perceraian tidak terjadi. Karena tulisan itu ada kemungkinan untuk bercerai dan hanya berlatih menulis, maka talak tidak terjadi hanya karena tulisan saja. Apabila niat talak, maka ada dua pendapat. Pendapat yang sahih adalah terjadi talak seperti dinyatakan Imam Syafi'i dalam kitab Al-Umm.

3. Secara agama cara rujuk adalah: (a) Apabila masih dalam masa iddah, maka cara rujuk cukup suami mengatakan pada istri "Aku rujuk" tanpa perlu ada saksi; (b) apabila masa iddah sudah selesai, maka harus ada akad nikah baru.

4. Secara negara: Apabila cerai sudah terjadi dan tidak ada niat rujuk, maka suami bisa mengajukan cerai talak ke Pengadilan Agama. Baca detail: Cerai dalam Islam


ISTRI BERKATA KASAR DAN SUKA MELAWAN, APAKAH TERMASUK NUSYUZ?

5. Imam Nawawi dalam kitab Raudhah At-Thalibin, hlm. 7/269, memberi batasan tentang kriteria istri yang nusyuz sebagai berikut:

فرع فيما تصير به ناشزة فمنه الخروج من المسكن، والامتناع من مساكنته، ومنع الاستمتاع بحيث يحتاج في ردها إلى الطاعة إلى تعب، ولا أثر لامتناع الدلال، وليس من النشوز الشتم وبذاء اللسان لكنها تأثم بايذائه وتستحق التأديب.

Artinya: Kriteria istri dianggap nusyuz adalah: a. keluar dari rumah (tanpa ijin suami); b. menolak tinggal bersama suami; c. menolak bercumbu dengan suami. Yang tidak termasuk nusyuz adalah: istri bersikap tidak ramah dan berbicara kasar namun hukumnya berdosa karena menyakiti suami dan ia berhak dididik.

Jadi, selagi istri anda belum memenuhi kriteria a, b, dan c, dia belum termasuk nusyuz. Baca juga: Istri Nusyuz (Membangkang)

Namun demikian, suami hendaknya mendidik istri yang bersikap tidak menyenangkan agar rumah tangga berjalan dengan harmonis sesuai harapan kedua belah pihak. Baca juga: Cara Harmonis dalam Rumah Tangga

Kalau situasi tinggal berjauhan itu berjalan agak lama, maka tidak ada salahnya anda melakukan investigasi. Siapa tahu ada pria lain yang merubah sikapnya. Baca juga: Hak dan Kewajiban Suami Istri

______________________


AGAR DICINTAI CALON ISTRI

Assalamualaikum
Saya ingin bertanya, saya sekarang sudah memilih wanita untuk saya nikahi tetapi wanita tersebut tidak mencintai atau belum mencintai saya, bagaimana caranya agar saya bisa membuat dia mencintai saya tanpa mendekati zina?
Terimakasih,

JAWABAN

Kalau calon istri sudah menerima anda sebagai calon suami, maka lamarlah dia dan nikahilah. Cinta akan mengikuti setelah terjadinya pernikahan asal anda bersikap baik dan sayang padanya. Cinta itu mudah datang dan pergi. Seandainya pun saat ini dia mencintai anda itu bukan jaminan dia akan mencintai anda selamanya. Apaila anda bersikap kurang sesuai dengan harapannya sebagai suami maka kemungkinan cinta yang ada akan terkikis dan musnah. Banyak kasus perceraian yang terjadi antara suami-istri yang asalnya saling mencintai.

Namun kalau dia tidak bersedia dilamar dan dinikah, maka sebaiknya cari wanita lain yang mau. Baca: Cara Memilih Jodoh

______________________


MENCINTAI PEREMPUAN LAIN

Assalamualaikum
Ustad sebelumnya saya ingin menjelaskan kalau ibu saya sudah menjanda selama 16 tahun. Dan selama itu juga ibu saya belum pernah memmbuka hati untuk orang lain. Tapi akhir-akhir ini ibu saya mulai pacaran dengan seorang laki-laki yang masih berstatus suami orang. Ummi lelaki ini sebenarnya ingin bercerai dengan istrinya dengan alasan istrinya selalu marah-marah sama dia. Menurut lelaki ini istrinya tidak memperdulikan dia.

Intinya si lelaki ini ingin bercerai dari istrinya demi ibu saya. Pernah ibu saya bilang kalau ibu saya tidak ingin seperti itu. Ibu saya ingin kalau masalahnya sudah jelas baru bisa dibicarakan lagi. Tetapi laki-laki ini selalu bilang kalau ibu saya tidak boleh pacaran dengan orang lain. Dia selalu sms yang membuat ibu saya mulai aneh. Maksud aneh disini ibu saya dari pagi sampai pagi lagi selalu smsan sama dia. Saya sudah bilang sama ibu saya kalau sms itu banyak mudhorotnya. Tapi ibu saya selalu marah. hubungan saya sama ibu saya jadi tidak baik karena lelaki ini.

Ummi pernah ibu saya ganti nomer karena ibu saya marah karena dia bilang ibu saya cemburu karena dia ngantar istrinya ke dokter. Sebenarnya tidak sama sekali. Lelaki ini sampai nangis-nangis ke ibu saya minta jangan ditinggalkan. Dan mengancam mau datang kerumah saya malam itu juga. Sebelumnya saya juga kurang setuju dengan dia. Sekarang istrinya mulai tau hubungan suaminya dengan ibu saya. Istrinya cemburu dan mensita hp suaminya. bagaimana menurut ustad.

1. Apa boleh si lelaki ini menceraikan istrinya sedangkan istrinya mulai merubah sikapnya?
2. Apa yang harus ibu saya lakukan? Kalau sampai seperti ini.
3. Apakah ibu saya termasuk berselingkuh dengan suami orang?
Menurut saya kalau istrinya sudah mulai bisa merubah sikapnya seharusnya dia tidak usah menceraikan istrinya. Hanya karena ibu saya. Saya lebih setuju ibu saya menikah dengan tukang bordir ibu saya. Dia duda. Cuma dia belum punya pekerjaan.
Terimakasih. Wassalamualaikum.wr.wb

JAWABAN

1. Boleh. Secara agama, pada dasarnya suami boleh menceraikan istrinya kapan saja ia mau. Baik karena ada masalah atau tidak. Sebagaimana juga boleh bagi istri melakukan gugat cerai apabila merasa tidak lagi mencintai suaminya. Namun, harus juga difikirkan dampak sosialnya terutama apabila memiliki anak. Baca detail: Cerai dalam Islam

2. Laki-laki pada dasarnya dibolehkan untuk menikah lebih dari satu. Jadi, kalau ibu anda mau, bisa saja minta dinikah sekarang. Kalau tidak bersedia dipoligami, segera putuskan hubungan dan cari pria lain.

3. Dalam Islam, selingkuh itu dimaknai menjalin hubungan yang tidak halal. Jadi ya ibu anda selingkuh dengan suami orang. Dan istilah selingkuh itu hilang apabila ibu anda menjadi istrinya walaupun istri kedua. Baik dengan nikah resmi atau nikah siri. Yang penting nikahnya sah secara agama. Baca detail: Pernikahan Islam

______________________


SUAMI MELARANG ISTRI KULIAH

Assalamualaikum, saya wanita dari kota bandung. saya menikah dgn suami 2thn lalu saat usia 19th karena hamil diluar nikah. skrg saya dan suami sudah bertaubat demi anak kami dan suami pun kini sudah lebih baik dalam ibadah dan keimanannya. Tapi orangtua saya sangat ingin sy kuliah dan wisuda, karena saya dilahirkan di keluarga yg berpendidikan. sayapun sangat ingin kuliah lagi karena itu adalah cita2 saya disamping sy ingin membahagiakan orgtua saya atas kesalahan saya. Tapi suami saya melarang keras kuliah dengan alasan agama, nurut pd suami, dan kuliah tidak ada manfaatnya utk akhirat. Dia bilang kalau saya kuliah, diapun akan menikah lagi (poligami) dgn wanita lain yg mau nurut dengannya.

1. Apa yg harus saya lakukan? saya tidak ingin dipoligami. Mohon bantuan dan jawabannya di email. terimakasih
Wassalam

JAWABAN

1. Sebaiknya ikuti kemauan suami karena dia mungkin kuatir kalau kuliah anda akan selingkuh. Apabila asumsi ini benar, maka solusi terbaik adalah mengikuti kuliah jarak jauh melalui program Universitas Terbuka sehingga anda tidak perlu pulang pergi setiap hari. Anda akan dapat ijazah sarjana dan suami pun akan senang karena anda tetap berada di rumah. Baca juga: Hak dan Kewajiban Suami Istri

______________________


TALAK KINAYAH LEWAT SMS, APA JATUH TALAK?

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh

Ustadz yang saya cintai, saya bertanya tentang hukum sumpah ini dan saya belum punya cukup ilmu kedudukan perkara ini

suatu hari istri mengucapkan perkataan (telp) yang menyakitkan hati saya, dan saya berkata "kok kamu berbicara seperti itu sih 2x, astagfirullah, dan saya berucap Demi Allah kalau saja sekarang bukan bulan ramadhan sudah kuceraikan kamu / Demi Allah seandainya yang kamu ucapkan itu dibulan lain (bukan bulan ramadhan) sudah kuceraikan kamu" dan selanjutnya saya mengirimkan pesan sms yang berbunyi "Demi Allah kalau kamu pulang kerumah orangtua mu sekarang, aku ikhlas"

1. dan saya menunggu jawaban mengenai hukum ini apakah sudah jatuh talak 1 atau belum?? jika sudah maka saya akan mentalak istri setelah idul fitri (karena saya sangat menghormati bulan suci ini) namun jika hukumnya tidak jatuh dalam talak, saya akan memaafkan istri dan masih sangat mencintainya. sekarang kami pisah ranjang walaupun masih satu atap, untuk memberi pelajaran terhadap istri

Semoga Allah memberikan kebaikan luas untuk Pak Ustadz

Terlampir Bukti Transfer untuk kategori konsultasi sangat penting

jazaakallahu khairan

JAWABAN

1. Ucapan Anda di percakapan telpon tidak terjadi talak karena itu ucapan negatif yakni ucapan yang tidak menjatuhkan talak. Sedangkan ucapan yang dikirim melalui SMS itu kalau seandainya diucapkan lisan bisa bermakna talak kinayah (jatuh talak kalau disertai niat cerai). Tapi karena diucapkan via SMS maka tidak terjadi talak. Karena, ucapan talak sharih saja apabila diucapkan melalui SMS atau tertulis jatuhnya talak kinayah apalagi ucapan yang masih tidak eksplisit.

Intinya, tidak terjadi talak antara anda dan istri. Baca detail: Talak Sharih via SMS

Baca juga:

- Cara Harmonis dalam Rumah Tangga
- Cerai dalam Islam

______________________


HUKUM MENGGAMBAR BERDASAR FATWA QARDHAWI

Pertanyaan mengenai fatwa gambar yusuf qardhawi

Saya ingin menanyakan tentang artikel yang orang tanyakan di alkhoirot mengenai fatwa gambar kartun dan animasi.

Yang saya garis bawahi, ada hadist bahwa "orang yang paling berat siksanya di neraka adalah orang yang menggambar"

Pertanyaan saya adalah :

1. Sampai batas mana hadist atau ancaman tersebut (yang saya garis bawahi) berlaku pada "fatwa pembagian hukum patung, gambar dan pembuatnya ke dalam sembilan kategori menurut Yusuf Qardhawi". dikarenakan dosa yang dimaksud disini banyak.

2. Bila saya menggambar gambar kartun, membuat boneka (bukan patung), dan merekam foto dan video yang hukumnya boleh. Namun disitu ada unsur yang haram misalkan auratnya terbuka. Apakah saya terkena dosa sesuai pada hadist tersebut ataukah saya berdosa saja karena menggambarnya, membuatnya dan merekamnya?

3. Apabila saya menggambar kartun sesuai norma berpakaian sopan dalam masyarakat umum seperti contoh : siswi yang berpakaian sekolah yang roknya sebatas lutut, kemejanya sampai batas lengan dan tidak pakai hijab. Apakah ini masuk kedalam hukum boleh, makruh atau haram?

4. Bagaimana hukumnya melukis misalnya wanita jawa yang memakai kemben sebatas dada?

5. Sehubungan dengan kerja saya 16 tahun dalam bidang seni di sebuah perusahaan. Apabila saya terpaksa mengerjakan sesuatu yang sebenarnya saya tidak akan pernah ridhoi, seperti terpaksa menggambar sesembahan umat nasrani ( yang alhamdulillah tidak pernah saya gambar sampai sekarang), apakah saya terkena hadist tersebut dan saya juga murtad karena keterpaksaan saya karena mempertahankan pekerjaan?

Saya ingin menanyakan ini dikarenakan ini adalah sesuatu masalah yang berat dan besar bagi saya karena ini berkenaan dengan profesi sebagai designer dan katurnis dan passion saya untuk menggambar.

Mohon maaf sebesar-besarnya bila ada kekurangan dalam penyampaian saya.

JAWABAN

1. Berlaku pada patung yang disembah.
2. Tidak terkait dengan hadits tersebut, tapi menyebarkan perkara yang dilarang yakni gambar yang menampakkan aurat.
3. Termasuk haram karena masih tampak auratnya. Tapi bukan karena menggambarnya. Ini apabila mengikuti fatwa Yusuf Qardhawi.
4. Haram.
5. Seandainya itu terjadi maka hukumnya haram tapi tidak murtad karena anda merasa terpaksa (bukan atas kerelaan). Keharaman tersebut bisa berubah menjadi makruh atau halal apabila dalam keadaan darurat. Sebagaimana halalnya bekerja di bank konvensional apabila belum ada alternatif pekerjaan lain.

Baca detail: Hukum Menggambar dan Memahat Patung. Untuk fatwa dari mufti Mesir, lihat di sini (bahasa Arab)

______________________


BAGIAN ISTRI, ANAK DAN SAUDARA PEREMPUAN KANDUNG

Salamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Ayah kami (81 tahun) baru saja wafat, dan dengan ini kami sertakan data anggota keluarga:

Istri (hidup)
2 anak perempuan (hidup)
1 anak laki-laki (wafat, 2 November 2007, meninggalkan 1 anak perempuan dan 1 anak laki)
1 Adik perempuan (hidup)
Ke dua orang tua (ayah dan ibu almarhum, sudah wafat)

Mohon kiranya bisa disampaikan perhitungan waris berdasarkan Al-qur'an dan sunnah.

Terimakasih banyak atas perhatian dan kerjasamanya.

JAWABAN

Dalam kasus di atas, maka pembagiannya sbb:
(a) Istri mendapat 1/8 = 3/24
(b) 2 anak perempuan mendapat 2/3 = 16/24
(c) Sisanya yang 5/24 diberikan pada adik perempuan.
(d) Cucu (anak dari anak laki-laki) tidak mendapat warisan karena terhalang adanya anak kandung. Baca detail: Hukum Waris Islam
Read More...

Wednesday, June 08, 2016

Hukum Hubungan Intim Siang Hari Bulan Ramadhan
KAFARAT (TEBUSAN) AKIBAT BERSETUBUH SIANG HARI RAMADHAN

Assalamu 'alaykum. Pengasuh konsultasi yang budiman.
Saya menanyakan tentang salah satu kafarat akibat bersetubuh dengan isteri di siang hari Ramadhan, yakni memberi makan 60 fakir miskin.
Pertanyaannya, apabila saya tidak mampu menemukan 60 orang sekaligus untuk diberi makan apakah saya boleh:

1. Mengumpulkan uang sebanyak 60 x Rp. 20.000 untuk diberikan sekaligus pada 1 orang fakir/miskin. (Rp. 20.000 adalah harga sebungkus nasi campur di daerahku). Atau,
2. Mengumpulkan 60 x Rp. 20.000 untuk diberikan pada beberapa fakir/miskin. Atau,
3. Menyumbangkan 60 x Rp. 20.000 pada lembaga zakat yang ada dengan memberi tahu maksud sumbangan tersebut.
4. Bulan-bulan apa sajakah yang dapat dimanfaatkan untuk menunaikan kafarat "puasa dua bulan berturut-turut.

Demikian dan terimakasih untuk jawabannya.
TOPIK SYARIAH ISLAM
  1. KAFARAT (TEBUSAN) AKIBAT BERSETUBUH SIANG HARI RAMADHAN
  2. CARA KONSULTASI AGAMA


JAWABAN HUKUM HUBUNGAN INTIM SIANG HARI BULAN RAMADHAN

1. Nomor 1, 2 dan 3 tidak boleh. Anda harus menemukan 60 orang miskin untuk diberi beras atau nasi senilai minimal 1 mud / 675 gram dan diberikan kepada mereka secara langsung dengan niat dan serah terima atau melalui wakil yang anda tunjuk. Menemukan 60 orang miskin tidak sulit. Anda dapat menemukan itu di masjid di antara para jamaah atau meminta bantuan mereka untuk mencarinya.

- Perlu diketahui bahwa 60 orang miskin itu tidak harus diselesaikan dalam satu hari sekaligus. Bisa saja hari ini 10 orang, besoknya 10 orang lagi yang berbeda, dan seterusnya. Namun pemberian sekaligus pada 60 orang miskin itu lebih utama apabila memungkinkan.

- Mayoritas ulama berpendapat bahwa pemberian makan itu harus berupa barang, bukan uang. Namun ada pendapat dari madzhab Hanafi yang menyatakan boleh diganti dengan uang yang senilai 1 mud beras.

- Apabila pemberian itu berupa beras yang sudah dimasak, maka menurut sebagian ulama ia hendaknya bisa mengenyangkan menurut standar yang umum.

2. Bulan apa saja selain bulan Ramadhan dapat dipakai untuk puasa kafarat. Dan boleh dimulai dari awal bulan atau pertengahan bulan. Hitungan yang dipakai berdasarkan kalender hijriah.

URAIAN

Suami yang melakukan hubungan intim (jimak) dengan istrinya pada waktu siang hari bulan Ramadan saat dalam keadaan puasa, maka hukumnya haram dan ia diwajibkan membayar kafarat (tebusan) atas kesalahannya itu. Kafaratnya salah satu dari tiga hal berikut [dengan skala prioritas]: (a) membebaskan budak; (b) puasa dua bulan berturut-turut; (c) memberi makan pada 60 orang miskin di mana setiap orang miskin diberi 1 mud atau 750 gram beras (ada juga yang berpendapat 675 gram beras) atau 0.688 liter beras.

I MUD (675 gram) MAKANAN POKOK UNTUK 60 ORANG MISKIN

Untuk kafarat yang terakhir, ia harus berupa makanan pokok yakni beras yang diberikan dalam keadaan mentahnya atau yang sudah dimasak serta harus diberikan kepada 60 orang miskin (tidak boleh kurang) dengan niat yang jelas. Imam Syairozi dalam Al-Muhadzab, hlm. 3/68, menyatakan:

و لا يجوز أن يدفع الواجب إلى أقل من ستين مسكينا للآية و الخبر فإن جمع ستين مسكينا و غداهم و عشاهم لما عليه من الطعام لم يجزه لأن ما وجب للفقراء بالشرع وجب فيه التمليك كالزكاة و لأنهم يختلفون في الأكل و لا يتحقق أن كل واحد منهم يتناول قدر حقه

Artinya: Tidak boleh memberikan kafarat kepada orang miskin yang kurang dari 60 orang (hukum ini) berdasarkan Quran dan hadits. Apabila terkumpul 60 orang miskin, lalu memberi mereka makan pagi dan makan malam (tanpa ada niat dan ijab kabul) maka itu tidak sah. Karena, (a) yang diwajibkan diberikan pada orang fakir secara syariah itu wajibnya berupa kepemilikan seperti zakat (jadi harus ada serah terima), dan (b) karena mereka berbeda dalam segi kadar banyaknya yang dimakan, serta (c) tidak jelas bahwa masing-masing orang miskin memperoleh bagian haknya (sesuai yang ditentukan).

BATASAN TIDAK MAMPU PADA JENIS KAFARAT PUASA 2 BULAN

Tiga jenis kafarat di atas adalah berdasarkan skala prioritas bukan opsional. Artinya, kalau kafarat pertama tidak mampu, baru pindah ke jenis kafarat kedua. Begitu juga, kalau kafarat kedua (puasa 2 bulan) tidak mampu, maka baru pindah ke jenis kafarat ketiga. Kapan kita bisa mengganti puasa dengan memberi makan 60 orang miskin? Dalam kondisi apa seseorang dianggap tidak mampu puasa kafarat 2 bulan? Imam Nawawi dalam Raudhah Al-Tolibin wa Umdatul Muftin, hlm. 1/277, menjelaskan:

فصل : و إن لم يقدر على الصوم لكبر لا يطيق معه الصوم أو لمرض لا يرجى برؤه منه لزمه أن يطعم ستين مسكينا للآية و الواجب أن يدفع إلى كل مسكين مدا من الطعام لما روى أبو هريرة رضي الله عنه في حديث الجماع في شهر رمضان أن رسول الله صلى الله عليه و سلم قال له : [ أطعم ستين مسكينا ] قال : لا أجد قال : و إذا ثبت هذا بالجماع بالخبر ثبت في المظاهر بالقياس عليه

Artinya: Apabila tidak mampu berpuasa karena tua atau sakit yang tidak bisa diharapkan sembuhnya maka wajib baginya memberi makan 60 orang miskin. Yang wajib adalah memberi setiap satu orang miskin satu mud makanan berdasarkan hadits dari Abu Hurairah dalam masalah hadits jimak pada bulan Ramadan di mana Rasulullah bersabda padanya (pelaku jimak bulan Ramadan): "Berikan makanan pada 60 orang miskin." Pria itu berkata, "Aku tidak punya." Lalu Nabi memberikan korma 15 sha' dan bersabda pada pria itu, "Ambillah dan bersedekahlah dengannya."

TINGGINYA SYAHWAT BISA JADI ALASAN KAFARAT MEMBERI MAKAN 60 ORANG MISKIN

Suami yang melakukan jimak pada istrinya di siang bulan Ramadan karena sangat tingginya syahwat pada saat itu dapat dijadikan udzur atau alasan yang diterima syariah untuk memilih kafarat jenis ketiga yakni memberi makan 60 orang miskin. Imam Nawawi dalam Raudhah Al-Tolibin wa Umdatul Muftin, hlm. 1/277, menjelaskan:

وهل تكون شدة الغلمة عذرا في العدول عن الصيام إلى الاطعام وجهان أصحهما أنها عذر وبه قطع صاحب التهذيب وهو مقتضى كلام الأكثرين ورجح الغزالي المنع.

Artinya: Apakah sangat tingginya syahwat dapat menjadi udzur (alasan) untuk pindah kafarat dari puasa ke memberi makan? Ada dua pendapat. Yang paling sahih adalah termasuk udzur. Pendapat ini ditetapkan oleh Al-Baghawi dalam Al-Tahdzib. Pendapat ini juga dapat dipahami dari pendapat mayoritas ulama madzhab Syafi'i. Namun, Al-Ghazali mengunggulkan pendapat yang sebaliknya (tidak menganggap udzur).

WAKTU MULAI PUASA KAFARAT DUA BULAN BERTURUT-TURUT

Awal waktu untuk memulai puasa kafarat dua bulan berturut-turut sifatnya bebas. Bisa di awal bulan atau di tengah bulan. Ibnu Qudamah dalam Al-Mughni, hlm. 8/30, menjelaskan pendapat para ulama termasuk Imam Syafi'i sbb:

ويجوز أن يبتدئ صوم الشهرين من أول شهر ، ومن أثنائه ، لا نعلم في هذا خلافا ; لأن الشهر اسم لما بين الهلالين ولثلاثين يوما ، فأيهما صام فقد أدى الواجب ، فإن بدأ من أول شهر ، فصام شهرين بالأهلة ، أجزأه ذلك ، تامين كانا أو ناقصين ، إجماعا . وبهذا قال الثوري ، وأهل العراق ، ومالك في أهل الحجاز ، والشافعي ، وأبو ثور ، وأبو عبيد ، وغيرهم ; لأن الله تعالى قال : { فصيام شهرين متتابعين } . وهذان شهران متتابعان . وإن بدأ من أثناء شهر ، فصام ستين يوما . أجزأه ، بغير خلاف أيضا

Artinya: Boleh mengawali puasa dua bulan dari awal bulan atau dari pertengahan bulan. Tidak ada perbedaan ulama dalam soal ini. Karena bulan itu adalah nama di antara dua dua hilal (bulan sabit tanda awal bulan) dan bermakna 30 hari. Kapanpun mulai puasa maka kewajiban sudah terlaksana. Apabila mulai dari awal bulan lalu puasa dua bulan berdasarkan hilal (kalender hijriyah), maka hukumnya sah. Baik sempurna hilalnya atau kurang, berdasarkan ijmak ulama. Ini pendapat Al-Tsauri, Ahlul Iraq, Imam Malik dari Ahlul Hijaz, Imam Syafi'i, Abu Tsaur, Abu Ubaid, dan lainnya. Karena Allah berfirman (dalam QS An-Nisa 4:92 dan Al-Mujadalah :4) "Maka puasa dua bulan berturut-turut". Dan ini adalah dua bulan berturut-turut. Apabila mengawali puasa dari pertengahan bulan, lalu puasa 60 hari, maka ini juga sah tanpa ada perbedaan ulama.
Read More...

Wednesday, June 01, 2016

Takut Jujur pada Calon Suami atas Kesalahan Masa Lalu
TAKUT JUJUR MASA LALU PADA CALON SUAMI

Asalamualaikum ustadz.
Saya mahasiswi di salah satu PTS di jogja. Saat ini saya sudah berpacaran hampir 5 th dan berencana menikah 3 tahun lagi , kami sudah melakukan dosa besar, kami sudah melakukan hub. suami istri.

Sebelum saya berpacaran dengan pacar saya sekarang, saya pernah berpacaran dengan orang lain, tapi kami tidak sampai melakukan hub badan, hanya oral dan petting. Kemudian kami putus mungkin karena bukan jodohnya, dan setiap kali saya punya pacar saya selalu setia dan berusaha serius.
TOPIK SYARIAH ISLAM
  1. TAKUT JUJUR MASA LALU PADA CALON SUAMI
  2. RUMAH TANGGA: TERGODA WANITA LAIN
  3. APAKAH SAYA SUDAH BERCERAI MENURUT ISLAM?
  4. SUAMI SIRI TIDAK MAU MENCERAIKAN ISTRI SIRINYA
  5. CARI LAKI-LAKI LAIN, APAKAH TERMASUK TALAK?
  6. JODOH: TIDAK DIRESTUI ORANG TUA KARENA MISKIN
  7. STATUS ANAK DARI PERKAWINAN HAMIL ZINA
  8. BAGIAN WARIS ISTRI DAN ANAK KANDUNG
  9. CARA KONSULTASI AGAMA

Pada saat awal pacaran dengan pacar saya sekarang, dia bertanya, apa yg sudah saya lakukan dengan mantan pacar saya, dan saya hanya menjawab sekedar ciuman. Dan mungkin dia percaya, lama kelamaan saya merasa bersalah banget sama dia karena tidak mengatakan semuanya, padahal dia itu apa2 yg dia lakukan untuk kali pertama dengan saya.

Saya merasa bersalah, berdosa, merasa jijik pada diri saya sendiri, merasa menyesal mengapa saya melakukan itu sama mantan pacar saya, saya merasa tidak pantas untuk pacar saya sekarang, bagi saya dia terlalu sempurna , saya sudah menyakiti dia, membohongi dia, saya merasa tidak tega, tp untuk mengatakan semuanya saya tidak berani, saya takut dia kecewa, dia sakit hati, (walaupun sekarang memang saya
sudah menyakiti dia) , tapi jujur dari hati yg terdalam, saya sangat mencintainya, saya tidak bisa tanpa dia ustadz.

Saya harus bagaimana sekarang ? saya selalu merasa bersalah, merasa menyesal, saya merasa takut kehilangan dia. setiap hari saya menangis, dan merasa tertekan, sampai-sampai frustasi meraasakan sesak tapi mau menangis sudah tidak bisa. Pengen teriak teriak. saya sudah melakukan shalat istikarah selama 4 hari tapi saya belum
juga diberi jawaban oleh Allah.

1. Saya harus gimana ustadz tolong saya
Wasalamualaikum Wr. Wb . . .


JAWABAN

1. Beritahu dia secara jujur apa yang ingin dia ketahui. Apapun hasilnya, anda harus siap secara mental, untuk bahagia atau kecewa. Itu akan lebih baik dan akan lebih mengurangi stres anda. Di sisi lain, cepat atau lambat dia akan tahu masa lalu anda mungkin dari para mantan anda atau dari teman-teman anda. Apabila ini yang terjadi, maka dia akan lebih kecewa pada anda. Jadi, akan lebih baik apabila dia tahu masa lalu anda dari anda langsung.

Perlu juga diketahui bahwa Hubungan fisik dan melakukan kholwat (berduaan dengan lawan jenis) adalah dosa. Baca detail: Hukum Kholwat

Oleh karena itu, mulai sekarang bertaubatlah dengan taubat nasuha: jangan pernah lagi berbuat zina dan sesali dosa masa lalu. Baca detail: Cara Taubat Nasuha

______________________


RUMAH TANGGA: TERGODA WANITA LAIN

Assalamualaikum,

saya laki-laki beru menikah. sebelum menikah saya tergoda oleh seorang wanita yang membuat saya begitu nyaman didekatnya. namun saya tetap melanjutkan pernikahan saya dengan istri yang sekarang

saya kira wanita lain itu hanya sebagai godaan saya sebelum menikah, namun sampai sekarang saya tetap berhubungan dengan wanita tersebut karena saya lebih nyaman bersama dia daripada bersama istri saya. saya memiliki perasaan yang dalam kepadanya dan dia pun memiliki perasaan yang dalam kepada saya karena kami nyaman terhadap satu sama lain. wanita lain ini merubah sikap saya dalam beragama menjadi lebih rajin beribadah, dan dia mampu membimbing saya

saya sekarang masih berharap dialah yang menjadi jodoh saya, tanpa mempedulikan istri saya. walaupun perlakuan saya ke istri tetap baik.

Pertanyaannya:
1. salahkah saya terus berdoa minta dijodohkan dengannya sedangkan saya sudah punya istri?
2. bila salah. apakah ada cara agar saya tidak menyakiti wanita lain itu ketika saya memilih istri saya?
3. saya sering cemburu ketika wanita lain tersebut dekat dengan laki-laki lain. padahal saya juga mesra dengan istri saya. bagaimana mengatasi ini?
4. apakah saya salah membatasi wanita lain itu dekat dengan laki-laki lain? saya takut menghalangi jodoh dia, namun saya juga takut kehilangan dia

terus terang saya tidak mau menyakiti keduanya.

terima kasih
Wassalamulaikum Wr. Wb.

JAWABAN

1. Seorang lelaki dibolehkan menikah lebih dari satu (QS An-Nisa 4:3). Kalau anda memang mencintai dia, anda bisa saja meminta ijin istri untuk menikah lagi. Perlu juga diketahui, bahwa secara syriah tidak ada persyaratan memberitahu istri pertama apabila ingin menikah lagi.

2. Apabila tidak dinikah, maka sebaiknya anda putuskan hubungan secara total dengannya. Karena berhubungan dengan lawan jenis di luar nikah sampai terjadi kholwat (pertemuan fisik berduaan) itu haram. Baca: Hukum Kholwat

______________________


APAKAH SAYA SUDAH BERCERAI MENURUT ISLAM?

Assalamualaikum, Wr. Wb. saya ingin konsultasi masalah keluarga saya. saya seorang mualaf. begini, istri saya pergi dari rumah bulan juli 2015 lalu tanpa saya mengucapkan talak/cerai. sebelum pergi saya hanya minta maaf pada dia, jika selama ini saya banyak salah dan membuat dia merasa tidak bahagia. pada bulan oktober 2015 dia melangsungkan pernikahan dengan pria yang selama ini menjadi PIL nya, sementara proses sidang di pengadilan agama masih berjalan (karena dia menggugat cerai). pada bulan november 2015 pengadilan memutuskan bahwa gugatannya ditolak. menurut info yang saya dapat, sekarang dia sudah hamil jalan 8 bulan. yang saya ingin tanyakan :
1. apakah saya dan istri saya sudah dalam keadaan bercerai secara agama?karena menurut dia, saya sudah menceraikan dia dan dia sudah melewati masa iddah untuk menikah.
2. pada saat dia menikah siri, bolehkah yang menjadi wali paman/adik dari ayahnya?sementara ayah nya masih hidup dan sehat wal afiat. ayah nya tidak mau menikah kan karena merasa masih istri sah saya.
3. bagaimana pernikahan siri istri saya ini menurut islam?
saya masih mengharapkan istri saya untuk kembali bersama saya dan anak - anak saya. sebelumnya saya ucapkan terima kasih.

JAWABAN

1. Belum cerai karena suami belum pernah mengucapkan talak dan gugat cerai istri ditolak hakim.
2. Pernikahan keduanya tidak sah karena dia masih menjadi istri orang lain yaitu anda. Jadi, hubungan yang dilakukannya adalah hubungan zina.
3. Pernikahan itu tidak sah. Dan anda masih menjadi suaminya yang sah. Terkait anak yang dikandung, itu bisa dinasabkan pada anda apabila anda mau mengakuinya.

Baca detail: Pernikahan Islam

______________________


SUAMI SIRI TIDAK MAU MENCERAIKAN ISTRI SIRINYA

Assalamualaikum pak ustadz.

Saya minta tolong di kasih solusi pak, kronologinya begini pak. Tahun 2013 saya menjalin hubungan dg lelaki yg sudah berkeluarga, karna saya tdk ingin berzina di Tahun 2014 saya menikah dengan lelaki tersebut secara siri tanpa ada kluarga saya dan dia pun yg tau pak.

Tahun 2015 saya kenal dg teman sebaya saya dan menjalin hubungan pacaran diam2 tanpa sepengetahuan suami siri saya. Seiring berjalannya waktu suami siri saya tau klo saya punya pacar pak. Dan di tahun ini saya dan pacar saya mau menikah pak. Tp suami saya tdk mau menceraikan saya dg alasan dia sayang sma saya dan ingin srius melanjutkan hubungan ini serta membongkar ke istrinya yg pertama. Tapi saya tetap ingin bercerai pak. Karna saya dituntut menikah jg dg pihak kluarga saya dan kluarga pacar saya.

1. Bagaimana solusinya pak agar saya bisa menikah dg pilihan saya ini dan suami siri saya mau utk menceraikan saya?
2. Dan bagaimana hukumnya jika suami siri saya tdk mau menceraikan saya?
Saya monta tolong.
Terima kasih.

JAWABAN

1. Yang bisa memutuskan hubungan suami istri hanya ada dua yaitu suami atau hakim pengadilan agama. Oleh karena itu, maka anda harus bisa membujuk suami agar mau menceraikan anda. Cobalah berbagai cara seperti meminta bantuan pada orang lain yang cukup berpengaruh bagi suami anda.

2. Anda bisa mengajukan gugat cerai ke Pengadilan agama. Karena anda nikah siri, maka saat mengajukan gugat cerai sekaligus dilakukan permohonan isbat nikah atau penetapan nikah. Baca detail: Cerai dalam Islam

______________________


CARI LAKI-LAKI LAIN, APAKAH TERMASUK TALAK?

Assalamualsikum ustad,

1. Saya ingin menanyakan apakah perkataan "carilah laki-laki yang lain" yang di katakan suami ketika marah kepada istri merupakan kata talak ustad.
2. Apakah suami mengatakan "apakah kamu ingin ceraikan saya" "apakak kamu ingin meninggalkan saya" kepada istrinya di saat sedang emosi itu kata-kata talak juga ustad?. Mohon bantuannya ustad.

JAWABAN

1. Itu termasuk talak kinayah atau kiasan. Apabila ucapan itu disertai niat suami untuk mentalak, maka terjadi talak. Kalau tidak ada niat, maka talak tidak terjadi.

2. Pertanyaan seperti itu tidak ada pengaruh apapun.
Baca detail: Cerai dalam Islam

______________________


JODOH: TIDAK DIRESTUI ORANG TUA KARENA MISKIN

Assalammualaikum ustad. . saya seorang wanita usia 25th. . saya dan pasangan saya sudah niat menikah namun orang tua saya tidak merestui karena alasan pasangan saya belum mapan dan saya msh melanjutkan kuliah. . pasangan saya tidak pernah melarang saya untuk terus sekolah dan alasan kami ingin menikah tulus karena saya punya pengalaman kalau kakak saya menikah krn hamil diluar nikah. . makanya saya takut untuk zina. . dan sampai skrg kakak saya msh diurus org tua jd mereka ketakutakn apabila saya jg akan minta diurus mereka karena kami belum mapan. . pasangan saya sudah pernh kermh untuk mengutarakan keseriusannya. . tapi ketika saya menjelaskan ingin menikah orang tua mereka selalu berkata saya kena ilmu sihir /guna" karena memang dari dulu keluarga saya percaya hal" begitu istilahnya islam kejawen. . dan saya dianggap tdk berbakti. . bagaimana menurut ustad
terimakasih
Wassalammualaikum.

JAWABAN

Kalau saat ini belum direstui orang tua, maka sebaiknya anda mentaatinya dan memutus hubungan dengannya sebagai sikap bakti, dan ketaatan pada orang tua. Namun kalau anda merasa sangat berat untuk putus dengannya, maka anda harus berusaha semaksimal mungkin untuk membujuk orang tua agar merestui. Anda harus sabar karena ini membutuhkan waktu. Baca juga: Cara Memilih Jodoh

Kalau cara-cara di atas tidak berhasil, sementara anda masih tetap mencintai dia, maka anda bisa menikah dengan memakai wali hakim. Baca detail: Wali Hakim dalam Pernikahan

______________________


STATUS ANAK DARI PERKAWINAN HAMIL ZINA

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

Bismillah, . Fa dari Cilegon, Banten ana mau nanya ustad, .

1. Bagaimana Kalau ada Wanita hamil diluar nikah, lalu Menikah dalam keadaan hamil, . Apakah setelah mereka menikah anak tersebut adalah anak sah laki-laki yang menikahinya itu ? usia pernikahan mereka ± hanya 5-7 bulan, dan setelah itu mereka pisah/cerai, . karna laki-laki itu tidak diperlakukan baik dengan mertuanya, . sampai saat ini laki-laki itu menghilang dan tidak ngasih kabar dan tidak memberi nafkah pada sang anak lagi, .

tapi Selang Beberapa Bulan Laki-laki itu Tau kalau Mantan Istrinya itu Sudah menikah lagi, . dan Saat ini laki laki-laki itu Merasa Bersalah, karna Merasa berdosa terhadap anak, .
2. Bagaimana sikap seharusnya laki-laki itu ustad ?? apakah anak itu sah anak lakil-laki ini ??

Mohon Penjelasannya Ustad, .
Jazakallahu khairan, .
semoga ustad selalu dalam lindungan Allah, .

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

JAWABAN

1. Pernikahan lelaki dengan wanita yang sedang hamil zina adalah sah. Dan anak yang dikandung dinisbatkan (dinasabkan) pada yang menikahinya. Baca: Pernikahan Wanita Hamil Zina dan Status Anak

2. Kalau suami pertama belum menceraikan istrinya, maka pernikahan istri yang kedua itu tidak sah. Apabila demikian, maka ada baiknya suami pertama menolong si istri dengan menceraikannya. Dan beritahu istri agar melakukan akad nikah ulang setelah masa iddahnya dengan suami pertama habis.

Kalau sebelum ditinggal si suami sempat menceraikannya, maka tidak ada yang perlu dilakukan si suami pertama kecuali memberi nafkah kepada anak kandungnya.
______________________


BAGIAN WARIS ISTRI DAN ANAK KANDUNG

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Saya ingin menanyakan masalah pembagian waris sebagai berikut:

Ayah saya sebelum berumah tangga dengan ibu saya, telah berumah tangga dengan wanita lain dan mendapatkan keturunan 5 orang anak, 3orang laki-laki dan 2 orang perempuan. Istri pertamanya meninggal, kemudian berumah tangga dengan ibu saya yang janda dan membawa anak 7 orang yaitu 3 orang laki-laki dan 4 orang perempuan. Pada perkawinan yang kedua ini mereka mendapatkan 2 orang anak yaitu; 1 orang perempuan dan 1 orang laki-laki. Anak laki-lakinya sampai saat ini tidak berumah tangga walaupun sudah dewasa karena mengalami keterbelakangan mental (Idiot).

Ayah saya meninggal dengan meninggalkan anak yaitu : anak dari istri pertama, anak bawaan ibu saya dan anak hasil buah perkawinan ayah dan ibu saya dan 1 (satu) buah rumah senilai Rp.120.000.000.-

Pertanyaan saya sebagai berikut :

1. Siapa saja yang menjadi ahli waris almarhum ayah saya tersebut?
2. Bagaimana pembagian diantara ahli waris tersebut sesuai dengan Kompilasi Hukum Islam?

Atas perhatian dan jawabannya saya ucapkan terima kasih.

JAWABAN

1. Apabila orang tua dari almarhum sudah wafat semua, maka ahli waris dalam kasus di atas ada dua golongan yaitu istri dan anak kandung pewaris. Itu berarti 5 orang anak dari istri pertama, dan dua orang anak dari istri kedua. Sedangkan anak bawaan dari istri kedua tidak mendapat warisan karena statusnya bukan anak kandung.

2. Adapun pembagian warisnya sebagai berikut:
(a) Istri mendapat bagian 1/8
(b) Sisanya yang 7/8 diberikan pada seluruh anak kandung pewaris baik dari istri pertama maupun dari istri kedua di mana anak lelaki mendapat dua kali lipat dibanding anak perempuan. Jadi, keempat anak lelaki masing-masing mendapat 2/11, sedangkan ketiga anak perempuan masing-masing mendapat 1/11. Baca detail: Hukum Waris Islam
Read More...

Tuesday, May 31, 2016

Tindihan menurut Islam dan Medis
TINDIHAN JIN MIMPI DAN BASAH SAAT TIDUR

Assalamu'alaikum wr.wb KSIA.

Mohon maaf sebelumnya, saya ingin berkonsultasi karena saya merasa ada yang tidak biasa dengan keseharian saya terutama saat tidur. Sudah sangat sering dan dalam waktu yang lama pula hampir setiap saya tidur selalu merasakan tindihan. bahkan beberapa kali saat tindihan saya mengalami mimpi basah.

1. pertanyaan saya, apakah ada hubungannya dengan jin/ mungkin disetubuhi jin atau ada jin yang memang menyukai saya ataukah hal yang alami krn saya melampiaskan nafsu dg cara melakukan onani (dan saya sangat menyesali hal tsb)?

mohon untuk pencerahan dan sarannya agar hal tersebut tidak terulang kembali karena saya merasa sangat terganggu..

JK : pria
umur : 20th

Terimakasih sebelumnya
Wasaalamu'alaikum wr.wb

TOPIK SYARIAH ISLAM
  1. TINDIHAN JIN MIMPI DAN BASAH SAAT TIDUR
  2. MEMPELAJARI AL-QURAN UNTUK IKUT LOMBA MTQ
  3. KELEBIHAN BANGUNAN PROYEK SDN: HALAL ATAU HARAM?
  4. MENGAPA NABI MUHAMMAD BERSYARIAT DENGAN SYARIAT NABI IBROHIM, BUKAN NABI ISA?
  5. CARA KONSULTASI AGAMA


JAWABAN

1. Tindihan saat tidur bisa saja disebabkan oleh jin. Tapi yang umum adalah bahwa itu bisa dijelaskan secara medis. Gejala ini disebut sleep Paralysis: Menurut medis, keadaan ketika orang akan tidur atau bangun tidur merasa sesak napas seperti dicekik, dada sesak, badan sulit bergerak dan sulit berteriak disebut sleep paralysis alias tidur lumpuh (karena tubuh tak bisa bergerak dan serasa lumpuh). Hampir setiap orang pernah mengalaminya. Setidaknya sekali atau dua kali dalam hidupnya.

PENYEBAB TINDIHAN SECARA MEDIS

1. Tubuh yang sangat lelah, biasanya secara fisik.
2. Kurang tidur beberapa hari
3. Faktor stres dan tekanan sepanjang hari.
4. Pengaruh obat-obatan.
5. Perubahan jam tidur/pola tidur.

CARA MENGATASI TINDIHAN

Beberapa tips yang cara mengatasi tindihan:

(a) Jangan Panik Tarik napas dan buat diri Anda dalam kondisi santai.
(b) Kepalkan Tangan: Cara ini juga bisa pelan-pelan mengendurkan kelumpuhan yang terjadi.
(c) Batuk: batuklah beberapa kali untuk melemaskan otot-otot di sekitar leher
(d) Segera Bangun: bangunlah pelan-pelan. Cuci wajah dan minumlah beberapa teguk air agar tubuh lebih rileks.

MEMBACA DOA DAN DZIKIR SEBELUM TIDUR

Walaupun sudah dijelaskan bahwa itu adalah gejala medis biasa, namun tidak menutup kemungkinan adanya jin yang masuk ke dalam raga anda pada saat tindihan itu terjadi. Oleh karena itu, Islam mengajarkan kita agar berdoa sebelum tidur. Doa dan bacaan yang dianjurkan Rasulullah menjelang tidur adalah sebagai berikut:

- Doa sebelum tidur agar tidak diganggu jin/setan berdasarkan hadits sahih riwayat Bukhari adalah sbb:[1]

اللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ نَفْسِي إِلَيْكَ، وَوَجَّهْتُ وَجْهِي إِلَيْكَ، وَفَوَّضْتُ أَمْرِي إِلَيْكَ، وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِي إِلَيْكَ، رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ، لا مَلْجَأَ وَلا مَنْجَى مِنْكَ إِلَّا إِلَيْكَ، آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِي أَنْزَلْتَ، وَبِنَبِيِّكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ

- Doa sebelum tidur yang lebih singkat (berdasar hadits sahih riwayat Bukhari):[2]

بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَمُوتُ وَأَحْيَا

- Dianjurkan membaca: tasbih (Subhanallah) 33x, tahmid (Alhamdulillah) 33x, takbir (Allahu Akbar) 33x (berdasarkan hadits sahih riwayat Bukhari dan Muslim).[3]

- Dianjurkan membaca: Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas. Sebelum membaca, kumpulkan kedua tangan lalu ditiup, lalu membaca ketiga Surah di atas, setelah itu usapkan kedua tangan pada seluruh badan dimulai dari kepala, wajah, badan bagian depan. Lakukan ini tiga kali. (berdasarkan hadits sahih riwayat Bukhari dan Muslim).[4]

Adapun onani yang dilakukan adalah haram dan berdosa. Dalam Islam pada intinya segala bentuk stimulasi hasrat seksual -- baik dilakukan sendiri atau dengan orang lain-- adalah haram kecuali apabila dilakukan antara suami dan istri. Baca: Hukum Onani http://www.alkhoirot.net/2012/07/masturbasi-dalam-islam.html

Footnote: Teks hadits di atas dalam bahasa Arab sbb:

[1]

عَنْ أَبي عُمَارَةَ البراءِ بنِ عَازِبٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:" يَا فُلانُ إِذَا أَوَيْتَ إِلى فِرَاشِكَ فَقُلْ: اللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ نَفْسِي إِلَيْكَ، وَوَجَّهْتُ وَجْهِي إِلَيْكَ، وَفَوَّضْتُ أَمْرِي إِلَيْكَ، وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِي إِلَيْكَ، رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ، لا مَلْجَأَ وَلا مَنْجَى مِنْكَ إِلَّا إِلَيْكَ، آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِي أَنْزَلْتَ، وَبِنَبِيِّكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ، فَإِنَّكَ إِنْ مِتَّ مِنْ لَيْلَتِكَ مِتَّ عَلى الْفِطْرَةِ، وَإِنْ أَصْبَحْتَ أَصَبْتَ خَيْراً "، رواه البخاري

[2]

عَنْ حُذَيْفَةَ بْنِ الْيَمَانِ رضي الله عنه قَالَ :
( كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَنَامَ قَالَ بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَمُوتُ وَأَحْيَا وَإِذَا اسْتَيْقَظَ مِنْ مَنَامِهِ قَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ )
رواه البخاري

[3]

وروى الشيخان عن علي رضي الله عنه، أنّ رسول الله - صلّى الله عليه وسلّم - قال له ولفاطمة رضي الله عنها:" إذا أويتما إلى فراشكما أو أخذتما مضاجعكما فكبّرا ثلاثاً وثلاثين، وسبّحا ثلاثاً وثلاثين، واحمدا ثلاثاً وثلاثين "،

[4]

وفي الصّحيحين أنّ النّبي صلّى الله عليه وسلّم:" كان إذا أوى إلى فراشه كلّ ليلة جمع كفّيه، ثمّ نفث فيهما، وقرأ فيهما ( قل هو الله أحد ) و( قل أعوذ بربّ الفلق) و( قل أعوذ بربّ النّاس)، ثمّ مسح بهما ما استطاع من جسده، يبدأ بهما على رأسه، ووجهه، وما أقبل من جسده، يفعل ذلك ثلاث مرّات ". قال أهل اللغة: النّفث: نفخ لطيف بلا ريق.

______________________


MEMPELAJARI AL-QURAN UNTUK IKUT LOMBA MTQ

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Ustadz..
Rasulullah S.A.W. bersabda dalam hadits yang diriwayatkan oleh imam Bukhari "sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar al-quran dan mengajarkannya". Dan Rasulullah juga menganjurkan kita untuk menghiasi al-quran dengan suara (irama).

1. Yang saya tanyakan apa hukum seseorang mempelajari al-quran untuk memenangkan perlombaan, seperti MTQ?
Mohon jawabannya, terimakasih..
Wassalamualikum Warrahmatullahi Wabbarokatuuh.

JAWABAN

1. Dalam Islam suatu perbuatan baik akan mendapat pahala apabila diniati dengan baik. Yakni niat semata-mata untuk mendapat ridha Allah. Kalau niatnya untuk manusia, maka ia tidak mendapatkan pahala kecuali keuntungan duniawi semata. Dalam sebuah hadits sahih riwayat Bukhari, Nabi bersabda:

إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى، فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُهَا أَوِ امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيِهِ

Artinya: Sesungguhnya segala amalan itu tidak lain tergantung pada niat; dan sesungguhnya tiap-tiap orang tidak lain (akan memperoleh balasan dari) apa yang diniatkannya. Barangsiapa hijrahnya menuju (keridhaan) Allah dan rasul-Nya, maka hijrahnya itu ke arah (keridhaan) Allah dan rasul-Nya. Barangsiapa hijrahnya karena (harta atau kemegahan) dunia yang dia harapkan, atau karena seorang wanita yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya itu ke arah yang ditujunya.

______________________


KELEBIHAN BANGUNAN PROYEK SDN: HALAL ATAU HARAM?

Yth :
Pengasuh konsultasi Hukum Fiqih Alkhoirot Yang di Rohmati Allah SWT.
Saya Seorang Ayah dari Seorang Istri Yang Mengajar di Salah Satu Sekolahan SDN.
Mau Tanya Ustadz : Sekolahan itu mendapat Bantuan Dana Pembangunan dari Pemerintah Sebesar Rp 600.000.000 untuk Biaya Renovasi, setelah selesai Pembangunan Renovasi tersebut ada Kelebihan Uang dari dapatnya Bantuan Dana Pembangunan Tadi,
Lalu dari pihak Kepala Sekolah itu Membuat Kebijaksanaan : Uang Sisa dari Bantuan Dana itu dibagikan pada Guru-guru, baik Guru yang ikut Berkiprah atau tidak dalam hal pembangunan Sekolahan tersebut.

Pertanyaan saya :
1. Bagaimana Hukum Uang yang diterima Oleh tiap - tiap Guru tersebut ?

Demikian dan atas jawaban Ustadz, Saya sampaikan Terima kasih.
Wassalaam

JAWABAN

1. Kelebihan uang proyek dana pembangunan akan dikemanakan? Jawabannya adalah tergantung peraturan yang berlaku yang mengatur. Apapun aturan yang berlaku maka itulah yang harus diikuti. Kalau membagi sisa duit proyek tidak sesuai aturan maka hukumnya haram.

Dalam sebuah hadits riwayat Abu Dawud Nabi bersabda:

المسلمون على شروطهم إلا شرطا أحل حراما أو حرم حلالا

Artinya: (dalam bisnis) Muslim itu tergantung syarat (yang ditetapkan di antara mereka) kecuali syarat yang menghalalkan yang haram atau mengharamkan yang halal.

Baca detail: Bisnis dalam Islam

______________________


MENGAPA NABI MUHAMMAD BERSYARIAT DENGAN SYARIAT NABI IBROHIM, BUKAN NABI ISA?

Dengan hormat kepada tim konsultasi syariah Mahad al-khoirot, saya pengen tau kenapa nabi Muhammad sebelum diangkat menjadi Rosul bersyariat dengan syariat nabi Ibrohim bukan dengan syariat nabi Isa, padahal antara nabi Muhammad dengan nabi sebelumnya masih dekat kepada nabi Isa bukan nabi Ibrohim.

Syukron wajazakumullah..

JAWABAN

Agama Nabi Ibrahim, Nabi Musa dan Nabi Isa adalah sama-sama agama langit yang berasal dari sumber yang sama yaitu Allah. Secara akidah asalnya juga tidak berbeda yaitu akidah Tauhid (Satu Tuhan). Yang agak berbeda adalah dalam segi syariah secara detail.

Akan tetapi, karena syariah yang dibawa Nabi Musa dan Nabi Isa sudah berubah (lihat: QS At-Taubat :31) dan kitab mereka yakni Taurat dan Injil juga sudah dirubah oleh pengikut/pendeta kedua agama tersebut sehingga merubah prinsip ajaran Tauhid Islam seperti adanya konsep Trinitas dalam agama Nasrani (lihat: QS Al-Maidah 5:17, 73); dan konsep Uzair sebagai anak Allah dalam agama Yahudi (lihat: QS At-Taubat :30; Al-Maidah 5:64).

Oleh karena itu Allah memberi perintah pada Muhammad untuk mengikuti agama Ibrahim karena millah Ibrohim masih murni dan konsepnya tidak berubah yakni agama yang mengajarkan Tauhid atau kesatuan Allah. Dalam QS Al-Baqarah 2:135 Allah berfirman:
Dan mereka berkata: "Hendaklah kamu menjadi penganut agama Yahudi atau Nasrani, niscaya kamu mendapat petunjuk". Katakanlah: "Tidak, melainkan (kami mengikuti) agama Ibrahim yang lurus. Dan bukanlah dia (Ibrahim) dari golongan orang musyrik".

Lebih detail, lihat di sini (bahasa Arab).
Read More...

Korupsi PNS: Dipaksa Korupsi oleh Atasan
KORUPSI DI LINGKUNGAN PNS: DIPAKSA ATASAN POTONG ANGGARAN PROYEK

assalamualaikum pa ustad
semoga selalui diberkahi dan diridhoi pengabdiannya pada masyarakat. Aamiin Ya Robb.

saya seorang PNS, sepertinya korupsi di lingkungan kerja PNS sudah sangat wajar dan umum dilaksanakan, jadi kita yang melawan arus akan sulit melaksanakan kerja dan tugas kita, kalau berbeda sendiri menolak hal korupsi ini.

contoh : kepala dinas mewajibkan setoran 10-20 % dari anggaran yang kita kelola, selaku bawahannya mau tidak mau kita turuti. kalau tidak dituruti semua yang kita kerjakan, baik pembelian atau apapun, maka nanti Surat Pertanggung Jawabannya (SPJ) tidak akan kepala tandatangani, padahal pembelian sudah kita lakukan dan barang yang kita beli sudah dibagikan ke masyarakat atau habis dipakai. Secara norma administratif keuangan, .... kita yg akan disalahkan BPK..., karena tidak ada SPJ, sementara uang sudah diambil kita sebagai pejabat pelaksana kegiatan. Kepala tidak akan disalahkan apa2, karena yg bersangkutan tidak memegang uang...!!!
TOPIK SYARIAH ISLAM
  1. KORUPSI DI LINGKUNGAN PNS: DIPAKSA ATASAN POTONG ANGGARAN PROYEK
  2. BOLEHKAH PNS MEMBERI SEMINAR SAAT JAM KERJA?
  3. TERLAHIR MUSLIM, PERLUKAN BERBAIAT ULANG
  4. KOPERASI KREDIT DAN LAYANAN LEASING
  5. CARA MENGENDALIKAN DIRI
  6. CARA KONSULTASI AGAMA

pertanyaan :
1. Dikerjakan salah (harus nyetor 15%, berarti korupsi), tidak nyetor... kerjaan kita SPJ nya tidak ditandatangani (berarti uang tidak dibelanjakan ="korupsi") juga anggapan BPK. Apa sikap kita ?
2. keluar dari PNS, anak istri telantar ? cari kerjaan lain susah. Apa sikap kita?
3. pindah lain kantor, sulit. ....dan kondisinya samimawon....Piye iki pa ustad ? bertahan jadi PNS/keluar dari PNS ?


JAWABAN

1. Dalam kasus di atas, anda termasuk dalam posisi korban kezaliman dari atasan Anda. Dalam situasi ini, maka anda berada dalam situasi darurat dan dibolehkan mengiikuti perintah atasan karena terpaksa. Asalkan anda sendiri tidak ikut korupsi dan tidak memakan uang anggaran tersebut. Baca detail: Hukum Korupsi

2. Silahkan bertahan di tempat yang sekarang dengan syarat: (a) jangan ikut korupsi walaupun satu sen; (b) niat yang kuat untuk merubah keadaan ini apabila anda diberi amanah menduduki posisi strategis.

3. Tidak perlu pindah.

______________________


BOLEHKAH PNS MEMBERI SEMINAR SAAT JAM KERJA?

Assalamu'alaikum Ustad

Sebagai PNS tiap bulan mendapatkan gaji dan tunjangan-tunjangan sesuai peraturan yang berlaku. Diantara PNS terdapat orang-orang yang karena keahliannya dibidang tertentu atau sebagai pejabat kadang-kadang mengisi acara tertentu misalnya seminar atau penataran dan mendapatkan honor.

1. Bagaimana hukumnya menerima honor tersebut apabila pekerjaan itu dilakukan di waktu jam kerja

2. dan bagaimana pula jika dilakukan di luar jam kerja?

Wassalamu'alaikum.

JAWABAN

1. Memberi ceramah di seminar adalah halal dan karena itu honor yang diterima juga halal. Adapun kalau saat memberi ceramah itu bertepatan dengan jam kerja maka hukumnya haram karena melanggar perjanjian kerja sebagai PNS. Namun keharaman itu tidak berpengaruh pada kehalalan honor seminar. Yang berpengaruh justru kehalalan gaji PNS-nya pada hari itu karena ia digaji tanpa bekerja. Ini sama artinya dengan memakan gaji buta. Tapi tidak semua gaji PNS-nya haram, hanya pada saat dia tidak masuk saja: Kalau misalnya seorang PNS dalam satu bulan absen kerja selama 15 hari, maka gaji yang 15 hari haram, sedang yang 15 hari sisanya halal. Kecuali kalau saat dia tidak masuk kerja itu mendapat ijin dari atasan dan itu sesuai dengan aturan yang berlaku.

Pada intinya, hubungan antara pekerja dan bos (employer) adalah hubungan muamalah atau bisnis dan aturannya berdasarkan pada perjanjian yang dibuat antara keduanya. Dalam sebuah hadits riwayat Abu Dawud Nabi bersabda:

المسلمون على شروطهم إلا شرطا أحل حراما أو حرم حلالا
Artinya: (dalam bisnis) Muslim itu tergantung syarat (yang ditetapkan di antara mereka) kecuali syarat yang menghalalkan yang haram atau mengharamkan yang halal. (hadits ini disebut juga kitab Qaidah fi Al-Mahabbah karya Ibnu Taimiyah, hlm. 1/131)

Jadi, kalau memang aturannya dalam suatu perusahaan (dalam hal ini PNS) mengharuskan setiap PNS masuk setiap hari, lalu si PNS bolos, maka itu jelas melanggar dan uang gajinya haram pada hari dia bolos itu.

2. Apabila dilakukan di luar jam kerja maka halal gaji PNS dan honor seminarnya.

______________________


TERLAHIR MUSLIM, PERLUKAN BERBAIAT ULANG

Assalamualaikum.

Ada seorang yang dituakan di lingkungan saya yang berpendapat demikian: islam seseorang yang dibawa dari lahir karena diwariskan oleh orang tuanya yang islam adalah tidak sah. Oleh karenanya orang tsb harus mengucapkan sahadat lagi (melakukan baiat lagi) sehingga sah lah keislaman orang tsb.

1. Benarkah pendapat tsb? Mohon penjelasannya. Terimakasih.

JAWABAN

1. Tidak benar. Seseorang itu disebut muslim apabila dia bersaksi atas keesaan Allah dan Muhammad sebagai Rasulullah. Baik itu diucapkan secara diam-diam atau di depan orang. Tidak perlu berbaiat pada siapapun dalam soal keislaman. Sebagaimana seorang non-muslim yang masuk Islam, maka dia cukup bersaksi dengan bersyahadat sendirian maka Islamnya sah. Baca: Tata Cara Masuk Islam Menjadi Mualaf

Baiat yang diwajibkan menurut Imam Nawawi adalah berbaiat untuk loyal dan taat pada pemerintah atau kepala negara (waliyul amri) - selagi pemerintah tidak menyuruh berbuat dosa. Dan itupun tidak perlu dilakukan secara individu, tapi cukup diwakili oleh orang lain seperti tokoh agama dan perwakilan yang disebut dengan ahlul halli wal aqdi. Jadi, baiat itu bukan bait baca syahadat sebagai tanda masuk Islam, tapi baiat kesetiaan pada pemimpin negara.

Imam Nawawi dalam Syarah Muslim, hlm. 12/77, menyatakan syarat baiat kepada ulil amri (pemerintah):

أَمَّا الْبَيْعَة : فَقَدْ اِتَّفَقَ الْعُلَمَاء عَلَى أَنَّهُ لا يُشْتَرَط لِصِحَّتِهَا مُبَايَعَة كُلّ النَّاس , وَلا كُلّ أَهْل الْحَلّ وَالْعِقْد , وَإِنَّمَا يُشْتَرَط مُبَايَعَة مَنْ تَيَسَّرَ إِجْمَاعهمْ مِنْ الْعُلَمَاء وَالرُّؤَسَاء وَوُجُوه النَّاس , . . . وَلا يَجِب عَلَى كُلّ وَاحِد أَنْ يَأْتِيَ إِلَى الأَمَام فَيَضَع يَده فِي يَده وَيُبَايِعهُ , وَإِنَّمَا يَلْزَمهُ الانْقِيَادُ لَهُ , وَأَلا يُظْهِر خِلافًا , وَلا يَشُقّ الْعَصَا

Artinya: Ulama sepakat bahwa baiat itu untuk keabsahannya tidak disyaratkan membaiat setiap orang, juga tidak setiap ahlul halli wal aqdi. Yang disyaratkan adalah membaiat orang yang mudah dikumpulkan seperti ulama, pimpinan dan tokoh.. Tidak wajib bagi setiap individu untuk datang ke depan lalu meletakkan tangannya di tangan pembaiat dan membaiatnya. Yang wajib adalah mengikuti pembaiat..

______________________


KOPERASI KREDIT DAN LAYANAN LEASING

Assalamu'alaikum
Ustadz saya mau tanya tentang seputar koperasi di perusahaan saya terdapat koperasi yang menyediakan layanan bagi anggota seperti "pinjaman uang, pembelian barang & layanan jasa (pajak kendaraan) yang bisa di bayar cicil oleh anggota

pertanyaanya:
1.apa hukum memanfaatkan layanan itu (karena pengembalian uang/harga barang lebih dari yg kita pinjam)?
2.apa hukum kredit rumah dan kendaraan melalui bank dan leasing , baik itu yang syariah atau pun bank dan leasing konvensional
terima kasih
Semoga ALLAH meridhoi ustadz2 semua
wassalamu'alaikum

JAWABAN

1. Hukum meminjam uang dengan bayaran berbunga hukumnya riba sama dengan bunga pinjaman bank. Baca detail: Hukum Bank Konvensional

Sedangkan untuk pembelian barang yang bayarannya dicicil hukumnya boleh dengan syarat anda membeli pada Koperasi tersebut. Jadi, anda membeli rumah atau motor pada Koperasi tersebut bukan pada KPR atau dealer. Itu artinya, Koperasi yang membeli rumah atau motor secara tunai, lalu anda membeli motor atau rumah secara mencicil pada Koperasi. Dalam konteks ini, maka transaksi ini halal dan bukan bunga karena Koperasi sebagai pemilik barang dibolehkan menentukan harga yang lebih mahal. Atau, harga yang lebih mahal itu dianggap sebagai jasa dari jual beli sistem cicilan.

Al-Qaradawi dalam buku HALAL HARAM mengatakan bahwa menjual kredit dengan menaikkan harga diperkenan-kan. Rasulullah s.a.w. sendiri pernah membeli makanan dari orang Yahudi dengan tempo untuk nafkah keluarganya.

Baca detail di sini (bahasa Indonesia di bagian bawah).

2. Yang melalui bank syariah boleh. Sedangkan yang melalui bank/leasing konvensional dirinci: apabila dengan cara seperti yang disebut dalam poin 1 -- yakni kita membeli pada bank/leasing -- maka boleh. Kalau tidak demikian -- yakni kita hutang duit ke bank bukan membeli barang, maka termasuk riba.

______________________


CARA MENGENDALIKAN DIRI

Assalamu'alaikum Wr Wb
Saya ucapkan Terima kasih kepada Pengasuh dan jajaran majelis fatwa Pondok Pesantren Alkhoirot yang telah menyediakan layanan situs tanya jawab/konsultasi Islam. Saya berharap layanan ini akan tetap selalu ada agar kami bisa berinteraksi langsung dengan sumber dan narasumber yg terpercaya seperti Pengasuh & Majlis Fatwa yang ada di PP Alkhoirot, agar kami tetap bisa berkonsultasi tentang seputaran hukum-hukum Islam yg kami belum mengerti.

Nama saya AV berasal dari ciledug, tangerang jawa barat. Saya ingin menceritakan sedikit masa lalu saya, Dahulu, saya pernah sekali mempunyai hubungan pacaran dengan teman , awalnya saya tidak tahu bahwa pacaran itu ternyata haram dilakukan , setelah saya mengetahui hal tersebut, saya akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hubungan tersebut. Setelah itu saya dengan dia menjadi jarang berkomunikasi walaupun kita satu sekolah.

Hal yang saya mau tanyakan adalah Bagaimana cara agar saya dapat mengendalikan diri dan hati jika setiap bertemu dengan lelaki lain dan terutama dengan dia karena saya takut jika saya betemu dengan dia, saya akan tergoda oleh nafsu syaitan yang akan menjerumuskan saya kedalam suatu hubungan yaitu pacaran dan menimbulkan penyakit hati (galau). Mohon jawabannya.
Saya ucapkan terima kasih kepada pengasuh pondok pesantren al khoirot yang telah menyelenggarakan sistem tanya jawab kpd umat yang awam seperti saya,

Dg ini saya tidak bimbang tentang masalah dan makalah tentang hukum islam dan tidak selalu putus asa atas dosa2 kami yang telah lalu untuk selalu memperbaiki diri kami agar selalu berbuat lebih baik , terima kasih !!!
Wassalamualaikum wr wb!!

JAWABAN

Apabila ada keinginan dalam diri anda untuk berhubungan dengan lawan jenis, maka cara terbaik adalah dengan segera menikah. Dalam sebuah hadits sahih riwayat muttafaq alaih Nabi bersabda:

يا معشر الشباب من استطاع منكم الباءة فليتزوج فإنه أغض للبصر وأحصن للفرج ، ومن لم يستطع فعليه بالصوم فإنه له وجاء

Artinya: Wahai para pemuda, barang siapa yang telah mampu diantaramu untuk menikah, maka hendaklah menikah karena akan menundukkan pandanganmu dan memelihara kehormatanmu. Maka, siapa yang belum mampu hendaklah berpuasa itu merupakan pengekang syahwat baginya.

Apabila saat ini masih belum menemukan jodoh, maka hindari bergaul dengan lawan jenis secara dekat dan bersifat fisikal dan dalam keadaan khalwat (berduaan) karena itu hukumnya haram. Baca: Hukum Khalwat
Read More...