Merekam bacaan syahadat apakah sebabkan murtad?

Merekam bacaan syahadat apakah sebabkan murtad? Saya seorang yang was - was murtad dan was - was saat bersyahadat sehingga ketika saya bersyahadat sa
Merekam bacaan syahadat apakah sebabkan murtad?

Assalamualaikum, Wr.Wb. Saya seorang yang was - was murtad dan was - was saat bersyahadat sehingga ketika saya bersyahadat saya sering merekamnya dengan handphone yang saya letakkan disamping saya. Hal tersebut saya tujukan untuk supaya setelah selesai bersayahadat saya bisa mendengarkan rekaman syahadat saya, saya ingin meyakinkan diri dan hati bahwa kalimat syahadat yang saya ucapkan itu benar, walaupun sebelum memutar rekaman saya sudah meyakinkan diri bahwa saya telah bersyahadat dengan benar dan saya mengulang ulang rekaman tersebut kata per kata untuk meyakinkan diri saya bahwa saya telah bersyahadat dengan benar.

Saya mau bertanya, apakah hal yang saya lakukan salah dan termasuk menghina Allah atau murtad ? apakah syahadat saya diterima atau tidak dnegan melakaukan tersebut ?

Mohon di Jawab, karena jika saya tidak tanyakan saya selalu kepikiran bahwa diri saya ini sudah murtad, saya takut sekali. Terima kasih

JAWABAN

1. Yang anda lakukan tidak termasuk menghina Allah. Dan tidak termasuk perbuatan murtad. Namun, anda tidak perlu melakukan itu. Karena, seorang muslim selalu bersyahadat setiap hari saat shalat. Dan itu sudah cukup. Karena, bahkan orang murtad pun kalau shalat sudah otomatis kembali ke Islam. Baca detail: Orang murtad shalat otomatis Islam

Sebagai penderita was-was, anda hendaknya tidak asal membaca artikel Islam di internet. Usahakan membaca artikel agama dari ulama yang berasal dari kalangan Aswaja yang di Indonesia terwakili pada ulama NU (nahdhatul ulama), Al Washliyah, dan NW (nahdhatul wathan). Baca detail: Daftar Situs Aswaja

Dan hindari membaca artikel Islam dari kalangan Wahabi Salafi dan HTI yg umumnya sangat mudah mengafirkan dan memurtadkan sesama muslim sehingga membuat banyak muslim jadi was-was. Baca detail: Daftar Situs Wahabi Salafi

Pada dasarnya, perbuatan murtad itu terjadi karena 3 sebab besar. Baca detail: Tiga Penyebab Murtad

Namun itupun tidak akan terjadi murtad kecuali disengaja dan sukarela. Tanpa itu tidak sah murtadnya. Baca detail: Syarat Sahnya Murtad

HUKUM MENGHINA YESUS, MURTAD?

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, maaf sebelumnya izin tanya saya. namun wktu itu saya tiba" Muncul bisikan menghina yesus tapi saya tdk takut dgn bisikan tersebut, cm yg saya takutkan itu jika bisikan tersebut itu malah menghina nabi Isa karena dalam islam kan Yesus itu dalam islam adalah nabi Isa. Nah dr situ saya bingung saya harus mengulang syahadat atau membiarkan bisikannya jika muncul krn katanya utk penderita was" Harus diacuhkan was"nya selain itu saya jg menderita was" Aqidah selain ini. Tapi saya takut jika saya biarkan kalo misalkan bisikannya termaksud menghina nabi Isa bagaimana? Saya benar" Bingung harus apa karena ilmu saya yg sangat sedikit saya belum tau mengenai yesus itu nabi Isa atau bukan. Apakah saya murtad jika bisikan ini ternyata termaksud menghina nabi Isa? Saya benar" Bingung harus bagaimana

JAWABAN

Bisikan atau lintasan hati atas perbuatan dosa atau perbuatan murtad itu dimaafkan. Jadi, tidak berdampak hukum apapun. Baca detail: Hukum Lintasan Hati

Adapun yang dimaksud Yesus adalah Nabi Isa. Isa berasal dari istilah dalam Al-Quran, sedangkan Yesus berasal dari Bible bahasa Inggris (Jesus) yang diterjemah ke Al-Kitab bahasa Indonesia dengan kata Yesus. Jadi, maksudnya sama.

Terkait rasa was-was, maka obatnya adalah dengan mengabaikannya. Baca detail: Cara Sembuh Was-was Najis, Wudhu, Mandi, Shalat

BISIKAN HATI MENGHINA ALLAH, APA MURTAD?

Assalamu'alaikum Ustadz Mau nanya saya, Saya selalu ada bisikan Hati yang menghina Allah SWT Naduzbilah....Dan Saya Tahu Jika bisikan itu tidak membuat dosa. Karena itu bisikan Setan Asal Tidak di lisan kan.... Yang saya mau nanya itu. Saya Sudah mengucapakan Di Hati Saya kalau ga salah 2× udap di ucapkan di hati belum di mulut katanya jika sesorang menghina Allah SWT Naduzbilah itu kupur. Apakah saya benar Kupur?

JAWABAN

Kalau diucapkan di hati itu namanya lintasan hati. Hukumnya tidak masalah. Tidak berakibat murtad atau kufur. Baca detail: Hukum Lintasan Hati

Seandainya pun diucapkan secara lisan tapi itu timbul karena was-was atau OCD, maka itu dimaafkan karena tidak timbul dari kerelaan hati. Baca detail: Syarat Sahnya Murtad
LihatTutupKomentar