12 Pertanyaan Kyai Imad untuk Baalawi yang Tidak Pernah Mendapat Jawaban dari Rabithah Alawiyah

12 Pertanyaan Kyai Imad untuk Baalawi yang Tidak Pernah Mendapat Jawaban dari Rabithah Alawiyah (RA) Mengapa ayahnya Ali Khali Qosam yang bernama Alwi

12 Pertanyaan Kyai Imad untuk Baalawi yang Tidak Pernah Mendapat Jawaban dari Rabithah Alawiyah

Berikut 12 Pertanyaan Kyai Imad untuk Baalawi yang Tidak Pernah Mendapat Jawaban dari Rabithah Alawiyah (RA)

Baca juga: 12 PERTANYAAN KH IMADUDDIN UTSMAN PADA HABIB TAUFIK DAN R.A.
  1. Mengapa Ibnu Samrah (w. 586 H) dalam kitabnya Tabaqat Fuqaha al-Yaman tidak menyebut 8 (delapan) nama keluarga Ba Alawi yang masa hidupnya sebelum Ibnu Samrah meninggal, atau semasa dengan hidup Ibnu Samrah?
  2. Apakah Ali, ayah Faqih Muqoddam adalah sosok historis yang ada di Tarim pada tahun 575 Hijriah?
  3. Mengapa kakek Fakih Muqoddam yang bernama Ali Khali Qosam (wafat tahun 529 Hijriah), ulama besar menurut Baalwi, tidak disebut oleh Ibnu Samrah?
  4. Mengapa ayahnya Ali Khali Qosam yang bernama Alwi II, tidak dicatat? 
  5. Mengapa ayahnya Alwi II yang bernama Muhammad tidak dicatat? 
  6. Mengapa ayahnya Muhammad yang bernama Alwi I tidak dicatat?
  7. Mengapa ayahnya Alwi I yang bernama Ubaidillah tidak dicatat?
  8. Mengapa Muhammad “Sohib Mirbat” Ba Alawi (wafat tahun 550 Hijriyah) tidak disebut, tapi  Muhammad bin Ali al-Qola’i (wafat tahun 577 Hijriyah) disebut oleh Ibnu Samrah?
  9. Mengapa Muhammad bin Ali al-Qola’i namanya disebut Ibnu Samrah, tetapi gurunya, Muhammad “Sohib Mirbat” Ba Alawi, dilupakan?
  10. Betulkah Muhammad “Sohib Mirbat” adalah guru dari al-Qola’i? 
  11. Betulkah Muhammad “Sohib Mirbat” pembawa Madzhab Syafi’i di Mirbat? 
  12. Apakah ada nama Muhammad Sohib Mirbat disebut di dalam kitab sejarah yang mu’tabar sebelum abad ke-sembilan yang dikarang bukan Ba Alawi? 
LihatTutupKomentar