Pondok Pesantren Sukamiskin Bandung Jabar

Pesantren Sukamiskin Bandung


Sejarah profil biodata Pondok Pesantren ponpes pontren Sukamiskin Bandung Jabar Jawa Barat Indonesia didirikan oleh Kyai Haji Raden Muhammad bin Alqo pada tahun 1881 masehi. Pesantren tertua di Bandung.

DAFTAR ISI

  1. Sejarah Pesantren Sukamiskin
  2. Sejarah Asal Mula Nama Sukamiskin
  3. Masa Kepemimpinan K.H.R.A Dimyati
  4. Pengasuh Pimpinan Ponpes Sukamiskin


SEJARAH AWAL PESANTREN SUKAMISKIN

Pondok Pesantren Sukamiskin yang didirikan oleh K.H. Raden Muhammad bin Alqo pada tahun 1881 M ini telah mampu mencetak berbagai alumni yang tersebar di berbagai pelosok. Tak sedikit diantara alumni tersebut yang telah mendirikan pondok pesantren sebagai wadah memanfaatkan ilmu yang didapatnya selama di Sukamiskin. Wajar saja, karena pada kenyataannya pesantren yang sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda ini merupakan pesantren tertua di Bandung.


SEJARAH ASAL MULA NAMA SUKAMISKIN

Asal mula nama Sukamiskin adalah diambil dari rangkaian kata Bahasa Arab yaitu Suq dan Misk. Suq berarti pasar dan Misk berarti minyak wangi. Jadi secara lughowi diartikan “Pasar Minyak Wangi”. Nama tersebut sebagai pemberian langsung dari pendiri Pesantren Sukamiskin yaitu KH R Muhammad Alqo. Sebab memberi nama Pesantren dengan Suq Misk, karena berkenaan pada waktu itu Pesantren merupakan pusat pertama di Kota Bandung yang didatangi banyak orang untuk menuntut ilmu pengetahuannya di bidang agama khususnya. Dengan demikian pesantren makin dikenal baik di Kota Bandung maupun di Jawa Barat, sehingga seolah-olah pesantren itu sebuah pasar terkenal yang banyak dikunjungi orang dari tiap pelosok, yang harum semerbak dengan ilmu yang ia bawa dari pesantren itu.


MASA KEPEMIMPINAN K.H.R.A Dimyati

Setelah K.H.R. Muhammad Alqo mengakhiri hayatnya, pimpinan Pondok Pesantren beralih pada puteranya

K.H.R.A Dimyati beserta menantunya R.H.S. Anisah. Sebelum memimpin Pondok Pesantren pengalaman yang pernah ditempuh oleh K.H.R.A. Dimyati antara lain menuntut ilmu di Pesantren Kresek Garut yang kemudian bermukim di Mekah kurang lebih selama sembilan tahun, bersama –sama dengan K.H.A Sanusi almarhum (Pendiri dan Pembina Pesantren Gunung Puyuh Sukabumi). Pada masa beliaulah (periode ke II tahun 1910 M sampai 1946 M atau 1329 H sampai 1365 H) harum dan cemerlangnya nama Pesantren Sukamiskin di daerah Jawa Barat.

Pada periode ke II ini sebagai pembantu pimpinan K.H.R. Muhammad Chalil, saudaranya sendiri. Kurang lebih 36 tahun lamanya, Pondok Pesantren Sukamiskin mengalami kejayaan dan pada masa ini pula siswa Pesantren Banyak orang yang datang dari berbagai pelosok daerah Jawa Barat. Baru setelah beliau wafat, Pondok Pesantren mengalami kepakuman selama kurang lebih dua tahun, karena terhambat dengan adanya peperangan menjelang kemerdekaan Indonesia. Setelah negara aman kembali dan kemerdekaan pun sudah diproklamirkan, maka K.H.R Haedar Dimyati, putera dari K.H.R.A. Dimyati mulai merintis kembali ke Pondok Pesantren yang semula sudah mengalami kepakuman itu dan berhasil memulihkan kembali seperti keadaan semula walaupun dalam jangka waktu yang agak lama. Pondok Pesantren Sukamiskin pada periode ke III ini, keadaannya cukup baik walaupun tidak sebaik periode ke II.


PENGASUH PIMPINAN PONPES SUKAMISKIN

1. KH R Muhammad Alqo
2. K.H.R.A Dimyati
3. K.H. Iman Sonhaji

Untuk langganan artikel Alkhoirot Net via Email gratis, klik di sini!

1 comment:

  1. nama-nama pesantren yg ada di bandung

    ReplyDelete

Kirim konsultasi Agama ke: alkhoirot@gmail.com Cara Konsultasi lihat di sini!