Hukum Taat Orang Tua

Hukum Taat Orang Tua

Hukum Berbakti pada kedua orang tua, ayah ibu, (bahasa Arab, birrul walidain - بر الوالدين) adalah wajib. Termasuk dalam cakupan berbakti adalah mentaati perintah kecuali perkara maksiat, berkata dengan baik, mendoakan, dan membiayai kalau mereka miskin.

DAFTAR ISI
  1. Bentuk Berbakti Patuh dan Taat pada Orang Tua
    1. Wajib Berkata dan Memperlakukan Kedua Orang Tua dengan Baik
    2. Wajib Bersikap Santun dan Rendah Hati pada Kedua Orang Tua
    3. Wajib Mendoakan Kedua Orang Tua
  2. Wajib Menolak Perintah Orang Tua yang Melanggar Syariah
  3. Batas-batas Taat Pada Orang Tua
  4. Hukum Mengingatkan Orang Tua yang Salah
Ayat-ayat dalam Al,Quran yang memerintahkan seorang anak berbakti, mentaati, berperilaku dan berkata yang baik pada orang tua adalah sebagai berikut:

WAJIB BERBAKTI (IHSAN) TAAT DAN PATUH PADA KEDUA ORANG TUA

Quran Surah (QS) Al-Baqarah 2:83;

وَإِذْ أَخَذْنَا مِيثَاقَ بَنِي إِسْرَائِيلَ لاَ تَعْبُدُونَ إِلاَّ اللّهَ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَاناً
Artinya: Dan (ingatlah) ketika kami mengambil janji dari Bani Israil, "janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuat baik kepada kedua orang tua.."

QS An-Nisa' 4:36;

وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا
Artinya: Dan sembahlah Allah jangan menyekutukan-Nya dan berbuat baik kepada orang tua.

QS Al-An'am 6:151;

قُلْ تَعَالَوْا أَتْلُ مَا حَرَّمَ رَبُّكُمْ عَلَيْكُمْ أَلَّا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا
Artinya: Katakanlah (Muhammad), "Marilah aku bacakan apa yang diharamkan Tuhan kepadamu. Jangan mempersekutukan-Nya dengan apa pun, berbuat baik kepada ibu bapak.."

QS Al-Isra' 17:23

وَقَضَى رَبُّكَ أَلاَّ تَعْبُدُوا إِلاَّ إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَاناً إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلاهُمَا فَلا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلاً كَرِيماً
Artinya: Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah engkau membentak keduanya dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.

QS Al-Ankabut 29:8

وَوَصَّيْنَا الْإِنسَانَ بِوَالِدَيْهِ حُسْناً
Artinya: Dan kami wajibkan kepada manusia agar (berbuat) kebaikan kepada kedua orang tuanya.

QS Al-Ahqaf 46:15

وَوَصَّيْنَا الْإِنسَانَ بِوَالِدَيْهِ إِحْسَانًا حَمَلَتْهُ أُمُّهُ كُرْهًا وَوَضَعَتْهُ كُرْهًا وَحَمْلُهُ وَفِصَالُهُ ثَلَاثُونَ شَهْرًا حَتَّى إِذَا بَلَغَ أَشُدَّهُ وَبَلَغَ أَرْبَعِينَ سَنَةً قَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ
Artinya: Dan kami perintahkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dengan susah payah dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Masa mengandung sampai menyapihnya selama tiga puluh bulan sehingga apabila dia (anak itu) telah dewasa dan umurnya mencapai empat puluh tahun, dia berdoa, "Ya Tuhanku, berilah aku petunjuk agar aku dapat mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau limpahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku, dan agar aku dapat berbuat kebajikan yang Engkau ridai dan berilah aku kebaikan yang akan mengalir sampai kepada anak cucuku. Sungguh aku bertobat kepada Engkau, dan sungguh aku termasuk orang muslim."


WAJIB BERKATA DAN MEMPERLAKUKAN KEDUA ORANG TUA DENGAN BAIK

QS Al-Isra' 17:23

وَقَضَى رَبُّكَ أَلاَّ تَعْبُدُوا إِلاَّ إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَاناً إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلاهُمَا فَلا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلاً كَرِيماً
Artinya: Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah engkau membentak keduanya dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.

QS Luqman 31:14

وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَىٰ وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ
Artinya: Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.


WAJIB BERSIKAP SANTUN DAN RENDAH HATI PADA ORANG TUA

QS Al-Isra' 17:24

وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُل رَّبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيراً
Artinya: Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: "Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil".

QS Luqman 31:15

وَإِنْ جَاهَدَاكَ عَلى أَنْ تُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلا تُطِعْهُمَا وَصَاحِبْهُمَا فِي الدُّنْيَا مَعْرُوفًا وَاتَّبِعْ سَبِيلَ مَنْ أَنَابَ إِلَيَّ ثُمَّ إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ
Artinya: Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, maka Kuberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.

WAJIB MENDOAKAN KEDUA ORANG TUA

QS Ibrahim 14:41

رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ
Artinya: Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)".

QS Al-Isra' 17:24

وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُل رَّبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيراً
Artinya: Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: "Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil".

QS Asy-Syuara' 26:86

وَاغْفِرْ لِأَبِي إِنَّهُ كَانَ مِنَ الضَّالِّينَ
Artinya: dan ampunilah bapakku, karena sesungguhnya ia adalah termasuk golongan orang-orang yang sesat,

QS Nuh 71:28

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِمَنْ دَخَلَ بَيْتِي مُؤْمِناً وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَلا تَزِدْ الظَّالِمِينَ إِلاَّ تَبَاراً
Artinya: Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan".

WAJIB MENOLAK PEIRNTAH ORANG TUA YANG MELANGGAR SYARIAH

QS Al-Ankabut 29:8

وَوَصَّيْنَاالْإِنسٰنَ بِوٰلِدَيْهِ حُسْنًا وَإِن جٰهَدَاكَ لِتُشْرِكَ بِى مَا لَيْسَ لَكَ بِهِۦ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَآ إِلَىَّ مَرْجِعُكُمْ فَأُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ
Artinya: Dan Kami wajibkan manusia (berbuat) kebaikan kepada dua orang ibu-bapaknya. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya. Hanya kepada-Ku-lah kembalimu, lalu Aku kabarkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.

QS Luqman 31:15

وَإِنْ جَاهَدَاكَ عَلى أَنْ تُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلا تُطِعْهُمَا وَصَاحِبْهُمَا فِي الدُّنْيَا مَعْرُوفًا وَاتَّبِعْ سَبِيلَ مَنْ أَنَابَ إِلَيَّ ثُمَّ إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ
Artinya: Artinya: Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, maka Kuberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.

________________________________________________________________


BATAS-BATAS TAAT PADA ORANG TUA

Ketaatan dan kepatuhan pada orang tua ada batasnya. Dan batas yang paling jelas adalah terkait dengan perilaku yang melanggar syariah. Maka wajib bagi anak untuk menolak atau tidak mematuhi perintah orang tua. Tentu dengan cara yang baik dan santun.

Selain dari hal tersebut terdapat hal-hal yang abstrak tentang sampai di mana batas ketaatan pada orang tua harus dilakukan. Namun, kalau mengacu pada hukum fiqih, maka batas akhir dari ketaatan orang tua adalah hak-hak anak. Artinya, apabila secara syariah perintah orang tua melanggar hak anak, maka perintah orang tua boleh dilanggar. Sebagai contoh, seorang wanita memiliki pilihan pria untuk calon suami, orang tua tidak setuju, maka si wanita boleh tetap menikah dengan pria tersebut karena itu adalah haknya.

________________________________________________________________


HUKUM MENGINGATKAN ORANG TUA YANG SALAH

Assalamualaikum.
saya perempuan usia 29 tahun.sdh menika dan memiliki 1 orang anak.
saat ini sy sdh bekerja sbg PNS. ayah sy pensiunan.dan mulai sy kelas 1 smp,beliau sangat sering berhutang.terkadang sampai mennjual tanah serta rumah milik bersama ayah dan ibu saya.

dan hingga saya berusia 29 tahun skrng,kebiasaan itu tdk berubah. apabila ditanya untuk apa uang hutangan2 itu, ayah sy selalu bilang untuk bisnis. tetapi kami tdk pernah diberitahu bisnisnya apa. ayah sy jg sering membeli kupon togel. baru2 ini,beliau ditagih utang oleh rentenir. sy,ibu saya,serta adik saya patungan LAGI untuk menutupi hutang tersebut.pdhal beliau sdh berjanji tdk akan berhutang lagi.
puncaknya,ketika ayah saya berhutang 1 juta rupiah kepada mertua saya, saya merasa sangat malu sekali,lalu hutang tersebut langsung sy lunasi. dan masalah ini langsung sy beritahukan kepada ibu saya. (sebagai info,mertua sy baru saja ditipu oleh orang melalui telpon sebanyak 50 juta, dan ibu mertua sya br saja ditinggal orangtuanya berpulang ke rahmatullah)/. ayah saya tahu ttg hal tsb,tp dia ttp saja nekat berhutang kpd mertua sy. ibu dan ayah saya ribut besar. lalu ayah saya memutuskan untuk pergi dr rumah. sampai hr ini blm kembali. tidak ada yg mengusir beliau.

1. apakah saya salah dan durhaka kpd ayah saya?

2. pernah orng tua ingin meminjam bpkb mobil saya untuk digadaikan,tapi karena saya khawatir ayah sy tdk bs menebus BPKB tsb,jd tdk sy pinjamkan.krn sy pun msh menyicil mobil tsb di bank. apa keputusan sy salah?

3. kami (anak2nya) sdh pernah berbicara dng beliau,mulai dr berbicara baik2,sampai marah2.tp beliau ttp sj mengulangi lg. bahak kakak2 beliau di banjarmasin pun sdh turun tangan. dan tdk berhasil. apa sbnrnya yg terjd dng ayah saya?

sy kasihan dng org tua sy.harusnya di usia skrng,mrk tinggal hidup tenang dan menikmati hr tua,spt orng tua yg lain.

terima kasih atas jawabannya,
wassalam.

JAWABAN

Memiliki ayah yang suka berjudi dan banyak hutang adalah keadaan yang sama sekali tidak ideal. Judi adalah salah satu perbuatan dosa besar dalam Islam. Dan salah satu sumber penyakit sosial yang efeknya sangat besar pada lingkungan sekitarnya.

Sebagai anak, anda tidak dilarang untuk menasihati orang tua yang berbuat dosa dan berperilaku kurang terpuji. Namun hendaknya nasihat-nasihat itu dilakukan dengan tanpa menghilangkan etika sopan santun seperti tidak membentak atau menggunakan bahasa kasar yang dapat menyakiti hatinya. Bagaimanapun hormat pada orang tua adalah wajib

Namun ketaatan pada orang tua bukan berarti anda tidak boleh menolak semua permintaannya. Apalagi kalau permintaan hutang itu patut dicurigai untuk berjudi atau sesuatu yang dilarang atau sia-sia, maka menolak justru menjadi jalan terbaik.

Jawaban pertanyaan Anda sbb:

1. Anda tidak salah dalam menolak keinginan ayah untuk hutang. Tapi anda tetap berkewajiban untuk bersikap santun dan hormat padanya.

2. Tidak salah.

3. Judi bersifat adiktif. Orang yang ketagihan tidak mudah menerima nasihat. Selain judi, ada kemungkinan ayah anda menjadi korban penipuan bisnis yang menjanjikan hasil yang besar seperti pohon emas, MLM, jual beli barang antik, samurai, dll.

Hidup kita memang tidak selalu sesuai dg yang diharapkan. Begitu juga dengan keadaan orang tua kita. Dalam keadaan demikian, maka tetaplah menjaga kestabilan kita sendiri dan lakukan damage control: hindari kerusakan yang lebih parah akibat tindakan ayah Anda dengan melakukan langkah-langkah yang perlu dilakukan.

__________________________________________________

1 comment:

1. Konsultasi agama harus lewat email ke: alkhoirot@gmail.com atau info@alkhoirot.com. Konsultasi via komentar.di bawah tidak akan dilayani. Konsultasi agama diasuh oleh Majelis Fatwa PP Al-Khoirot Malang.

2. Diijinkan untuk mengutip sebagian kecil artikel ini--tidak boleh seluruhnya -- untuk dimuat di situs lain dengan menyebutkan link dan sumber. Apabila ditemukan copy/paste seluruh artikel akan diajukan ke DMCA Google Complaints supaya di-banned dari Google search. Harap maklum

3. Copy/paste untuk tujuan dicetak atau disimpan pribadi di komputer (bukan untuk ditulis di situs lain) diperbolehkan tanpa perlu ijin.