Sunday, May 04, 2014

Hukum Hubungan Telpon dengan Lawan Jenis


Hukum Hubungan Telpon dengan Lawan Jenis

HUKUM HUBUNGAN TELPON DENGAN LAWAN JENIS

Assalamualaikum Wr Wb……. Ustadz

Kronologinya begini ustadz….. Saya seorang TKW di Negara tetangga kurang lebih sudah 7 th, jujur mulai dari baligh sampai umur saya sekarang sekitar 22 ngaji belum bisa dan jarang pakai jilbab, setelah saya buka-buka website belajar sedikit demi sedikit tentang agama itu apa…..? saya menemukan website yang kayaknya itu dapat membantu saya dalam belajar agama.

TOPIK KONSULTASI
  1. HUKUM HUBUNGAN TELPON DENGAN LAWAN JENIS
  2. ORANG TUA TIDAK MERESTUI KARENA PACAR PEKERJA SWASTA
  3. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM

Kemudian saya minta nomer tlp sang pemilik website melalui email dari situlah saya sedikit demi sedikit belajar ilmu agama kepada pemuda itu, mulai dari belajar ngaji bertanya seputar agama mulai sholat, puasa dll karna tidak mungkin saya sebagai TKW belajar ilmu agama harus keluar rumah majikan. Dan kayaknya pemuda itu baik tidak pernah macam-macam seperti berkata kotor setiap kali tlp bahkan dia mengajar saya tampa pamrih walaupun dia tidak tau saya ini siapa. Bahkan sekarang ini saya dengan si dia lagi PDKT dia berjanji apabila Alloh mengizinkan akan melamar saya dengan syarat saya harus pakai jilbab dan hafal di luar kepala juz 30 selama 6 bulan.

Pertanyaan saya ……

1. Dosakah saya karna mulai baligh sampai umur 22 tahun belum bisa mengaji dan ilmu agama
2. Apakah termasuk dosa saya menelpon lawan jenis dengan alasan belajar ilmu agama
3. Menurut Anda pemuda itu baik apa tidak untuk dijadikan seorang pendamping hidup

Atas jawabannya kami ucapkan terimakasih
AF


JAWABAN

1. Hukum belajar ilmu agama yang berkaitan dengan ibadah fardhu seperti shalat liwa waktu dan puasa Ramadhan adalah wajib bagi setiap individu muslim (fardhu 'ain). Termasuk mempelajari hal-hal yang berkaitan dengannya seperti wudhu dan syarat serta rukun shalat dan puasa. Kalau tidak dilakukan berarti berdosa. Kalau Anda kaya, atau memiliki harta yang wajib dizakati, maka mempelajari ilmu yang berkaitan dengan zakat harta adalah wajib.

Rasulullah bersabda: طلب العلم فريضة على كل مسلم Mencari ilmu itu wajib bagi setiap muslim.

2. Hukum percakapan telpon antara dua lawan jenis menurut Yusuf Qardhawi diperinci sebagai berikut:

a. Boleh. Apabila isi percakapan masih dalam batas-batas kepatutan dan kebaikan (al-qaul al-ma'ruf). Kata-kata yang baik dari laki-laki atau perempuan itu tidak dilarang secara syariah (QS Al-Ahzab 33:32) kecuali kalau dikuatirkan menimbulkan fitnah.

b. Haram. Apabila isi percakapan mengarah pada sesuatu yang mengundang syahwat (al-khudhu' bil qaul). Seperti kata-kata romantis, rayuan, dlsb.

Berikut pendapat Qardhawi dalam teks aslinya:

إذا كان الكلام في حدود المعروف فلا مانع منه، الممنوع هو الخلوة أو التبرج أو التلاصق والتماس، أو الخضوع بالقول: "فلا تخضعن بالقول فيطمع الذي في قلبه مرض وقلن قولا معروفا"، القول المعروف من الرجل ومن المرأة لا حرج فيه شرعًا، إلا إذا خيف من وراء ذلك فتنة تبدو دلائلها، فإذا لم تخف أي فتنة ولم تدل على ذلك أي دلالة فالأصل الإباحة.

3. Sementara ini saya melihatnya sebagai orang baik. Tetapi selalu berhati-hatilah terhadap seseorang yang belum Anda kenal betul. Adakalanya kebaikan awal hanyalah taktik semata. Jangan percaya pada 100% pada siapapun agar Anda tidak kecewa 100% apabila kepercayaan Anda dikhianati. Cukuplah menjaga keseimbangan 50-50 padanya.

Terkait: Mahram dalam Islam ?

__________________________


ORANG TUA TIDAK MERESTUI KARENA PACAR PEKERJA SWASTA

Ustadz saya R umur saya 25 thun...saya akan cerita dlu nii...begini saya mempunyai pacar umur 29 thun,kmi dkat bru 7blan..tp kmi jlin hub srius ingin menikah tp blm waktu dkat sih karena dia msih akan berkarir dlu...saya di pontianak, sdgkn dia orang jogja di ponti cm dpindah ttidakskan sajaa dari kntor pusatnya...dan kmungkinan bulan Mei ini dia akan pulang ke kampungny dijogja utk krja dsana...tp orang tua saya dari awal tidak setuju pak ustadz alasany pacar saya itu tidak jlas orang tuany yg mana,kerjany cm swasta tidak mnjamin kaya ktany,pdahal dia serius sma saya ustadz cm karena orang tua ud mrndahkany sprti itu dia pun tidak brani melangkah...dgn bgtu kmi pun mmbatasi utk ktmu, tp komunikasi ttp lancar...sling mmotivasi 1 sma lain..baik dlm ibadah maupun yg lain...

Dsni saya tuh yg sedih orang tua tidak setuju karena latar belakang sosial saja pak ustadz n tidak mau saya dbwa suami ke jogja ntar lw ud nikah pdhal kami komitmen akan hdup mandiri...pkokny orang tua tu marah karena pacar saya ini diangtidakp tidak bisa bantu perekonomian dia jg...saya bingung pak ustadz disatu sisi saya sayang ma pacar saya sdgkn sisi lain saya jg tdk ingin mlawan orang tua saya...saya ingin menikah dgn nya dgn restu orang tua jg...mohon solusiny ya pak ustadz ap yg hrus saya lakukan...mksih sblumny pak ustadz...

JAWABAN

Alasan orang tua tidak merestui hubungan anda karena faktor tidak kaya adalah salah besar. Apalagi dia sudah bekerja yang berarti dia tipe laki-laki yang bertanggung jawab dan pekerja keras.

Namun demikian, hendaknya anda gunakan momen ini untuk merenungkan beberapa hal yang mungkin lupa anda pikirkan saat memutuskan untuk menjalin hubungan yang lebih serius dengan dia.

Pertama, apakah anda sudah betul-betul mengenal karakter dan masa lalu dia? Mengetahui karakter dan masa lalu seorang bisa dilakukan dengan tatap muka atau berkomunkasi dengan orang tersebut dan bisa juga dengan melakukan investigasi pada teman-teman terdekatnya. Dan cara terakhir ini justru yang lebih akurat. Sudahkah anda meneliti pria itu melalui teman-teman dekatnya dan juga melalui tetangganya yang ada di Jogja?

Memahami rekam jejak dan masa lalu seseorang yang ingin dijadikan teman hidup abadi adalah sangat penting agar tidak ada penyesalan di kemudian hari. Kalau melamar kerja saja harus menunjukkan CV (curricullum vitae), maka calon pendamping hidup tentu harus memiliki CV yang jauh lebih bersih dan sehat.

Kedua, apakah anda sudah tahu betul latarbelakang keluarganya? Kondisi keluarga seseorang itu ibarat jendela dalam sebuah rumah. Mengetahui kondisi keluarga calon adalah penting karena dari situ kita dapat melihat kondisi kejiwaan orang tersebut dalam level tertentu. Orang yang berasal dari keluarga baik-baik, berpendidikan dan harmonis umumnya akan melahirkan sosok anak yang baik pula.

Ketiga, apakah anda sudah meneliti situasi lingkungan di mana dia tinggal? Mengetahui kehidupan tetangganya dan di mana saja dia pernah tinggal juga tak kalah pentingnya. Termasuk kawan-kawan pergaulan dia; baik saat dia masih sekolah maupun saat ini saat dia sudah bekerja. Teman yang dipilih adalah cermin bagi kondisi riil seseorang. Orang yang memiliki banyak teman yang suka clubbing di cafe-cafe atau club malam tentu bukan sosok pribadi yang patut menjadi calon pendamping hidup abadi.

Apabila tiga hal di atas sudah anda selidiki dengan teliti, dan menunjukkan hasil positif, maka dia pantas untuk menjadi pendamping hidup anda. Dan patut anda perjuangkan agar mendapat restu kedua orang tua.

Namun apabila hasil penelitian anda mengecewakan, atau tidak sesuai yang anda bayangkan, maka ada baiknya anda urungkan niatan anda tersebut karena dia tidak berhak untuk diperjuangkan segitu keras untuk mendapat simpati orang tua.

Intinya: Jangan terburu-buru dalam membuat pilihan. Dan jangan tergesa-gesa melawan kehendak orang tua.

Yang terakhir, secara syariah kalau pacar anda termasuk taat agama maka anda tetap dapat menikah dengannya walaupun tanpa restu orang tua. Wali Hkaim dapat menjadi wali pengganti orang tua. Lihat: Perkawinan Islam

Tips memilih pasangan lihat sejumlah artikel penting di sini.



Cari artikel lain:




Copy link berikut untuk referensi kutipan:

Jangan lupa baca yang ini juga ..