Hukum Jual Beli Valas

Hukum Jual Beli Valas

Jual beli valas (valuta/mata uang asing) pada dasarnya sama dengan jual beli biasa yang lain. Hanya bedanya yang diperjualbelikan adalah mata uang satu negara dengan mata uang negara lain.

HUKUM JUAL BELI VALAS

Bagaimana hukum jual beli valas dalam pandangan dewan pengasuh PP.Alkhoirot ?
Mohon dicantumkan pula dalil qur'an, hadits atau kitab lainya

atas perhatian dan jawabannya kami ucapkan terimakasih
Al-Autad Al-Islamiy

TOPIK KONSULTASI
  1. Hukum Jual Beli Valas
  2. Cara Qadha Shalat Subuh Terlambat
  3. Hukum Koleksi Komik


JAWABAN HUKUM JUAL BELI VALAS

Jual beli valas (valuta/mata uang asing) pada dasarnya sama dengan jual beli biasa yang lain. Hanya bedanya yang diperjualbelikan adalah mata uang satu negara dengan mata uang negara lain. Misalnya, membeli dolar Amerika dengan rupiah Indonesia atau ringgit Malaysia. Ini berbeda dengan jual beli umum yang biasanya antara barang dengan uang.

Praktik jual beli valas terjadi sejak era awal Islam. Oleh karena itu, hukum jual beli valas dapat dijumpai referensinya dalam banyak kitab-kitab fiqih klasik.

DEFINISI JUAL BELI VALAS

Dalam bahasa Arab, jual beli valas disebut sharf (Arab, الصرف). Sedang tempat jual beli valas atau money changer/exchange disebut dengan sharraf (bahasa Arab, الصراف).

Dalam definisi syariah ulama salaf (klasik) sharf atau jual beli valas adalah بيع الذهب بالذهب، والفضة بالفضة، أو بيع أحداهما بالآخر (Jual beli emas dengan emas, perak dengan perak atau menjual salah satunya dengan yang lain).[Lihat Al-Jaziri, Al-Fiqh alal Madzahib Al-Arba'ah].

Definisi fiqih klasik di atas dipakai juga untuk jual beli valas oleh ulama fiqih kontemporer. Dr. Husain Syahatah penasihat ekonomi syariah Al-Azhar Mesir mengatakan dalam Tasaulat Muashirah Haula al-Ittijar fi an-Naqd, demikian:

الصرف هو من البيوع المباحة فى الشريعة الإسلامية ، ويقصد به فى سوق النقد استبدال نقداً بنقد أى عملة بعملة أخرى وذلك لحاجة الناس إليه فى معاملاتهم بين ا لدول والأمم
Sharf adalah bagian dari transaksi jual beli yang dibolehkan syariah Islam. Dalam bursa mata uang sharf adalah tukar menukar antar satu mata uang dengan mata uang lain. Hal itu dilakukan karena kebutuhan orang dalam berbisnis antar negara.

DASAR HUKUM JUAL BELI VALAS

- Hadits sahih riwayat Bukhari Muslim (muttafaq alaih):

لا تبيعوا الذهب بالذهب إلا مثل بمثل ولا تشقوا بعضها على بعض ولا تبيعوا الوَرِقْ بالوَرِقْ إلا مثل بمثل ولا تشقوا بعضها على بعض ، ولا تبيعوا منها غائباً بناجز

Artinya: Jangan menjual emas dengan emas kecuali sama nilainya.

- Hadits sahih riwayat Muslim
) بيعوا الذهب بالفضة كيف شئتم يداً بيد

Artinya: Juallah emas dengan emas sesukamu (asal) serah terima langsung.

- Hadits sahih riwayat Muslim

إذا اختلفت هذه الأجناس فبيعوا كيف شئتم إذا كان يداً بيد
Artinya: Apabila jenisnya berbeda, maka juallah sesukamu asalkan serima terima langsung (kontan).

SYARAT SAHNYA TRANSAKSI JUAL BELI VALAS

Ada syarat-syarat khusus yang harus dipenuhi dalam melakukan jual beli valas antara dua mata uang yang berbeda sbb (lihat Al-Jaziri, II/505):

1. Kontan. Hukumnya tidak sah jual beli valas yang tidak kontan (tertunda).

2. Transaksi dilakukan dengan serah terima di tempat akad (التقابض فى المجلس). Yakni serah terima valas dilakukan secara langsung pada saat transaksi terjadi Berdasarkan dalil hadits di atas ( ولا تبيعوا منها غائباً بناجز). Apabila kedua pihak berpisah sebelum menerima barang atau valas yang dijual, maka transaksi dianggap batal.

3. Apabila valuta atau mata uang yang dijual berasal dari mata uang yang sama, seperti rupiah dengan rupiah, maka nilainya harus sama. Maka tidak boleh jual beli 50.000 rupiah dengan 55.000 rupiah Indonesia.

PENDAPAT MADZHAB EMPAT TENTANG JUAL BELI MATA UANG

Pendapat 4 (madzhab) yaitu Hanafi, Maliki, Syafi'i dan Hanbali seputar jual beli mata uang adalah sbb (lihat Al-Jaziri II/506):


الشافعية - قالوا: الفلوس لا يدخلها الربا، سواء كانت رائجة يتعامل بها أو لا على المعتمد. فيجوز بيع بعضها ببعض متفاضلاً إلى أجل، فإذا باع عشرين قرشاً صاغاً من العملة المصرية بخمسين قرشاً من القروش التعريفة يدفعها بعد شهر، فإنه يصح مع وجود زيادة خمسة قروش.

الحنابلة - قالوا: إذا اشترى فلوساً يتعامل بها مأخوذة من غير الذهب والفضة فإنه يجوز شراؤها بالنقد متفاضلة إلى أجل، فيصح أن يشتري ثلاثين قرشاً صاغاً من العملة المصرية "القروش" بريالين يدفعهما بعد شهر، ولكن نقل بعضهم أن الصحيح في المذهب أن التأجيل لا يجوز، وأن شراء الفلوس بالنقدين يصح ن\متفاضلاً ولكن بشرط التقابض في المجلس.

الحنفية - قالوا: الفلوس المأخوذة من غير الذهب والفضة إذا جعلت ثمناً لا تتعين بالتعيين، فهي مثل النقود المأخوذة من الذهب والفضة إلا أنه يصح بيع بعضها ببعض مفاضلة، ولا يشترط فيها التقابض من الجانبينن فإذا اشترى قرشاً "من الصاغ" بقرش من "التعريفة" أكثر منها لأجل فإنه يصح إذا قبض القروش الصاغ وأما إذا افترقا قبل أن يقبض أحدهما فإنه لا يصح.

المالكية - قالوا: الفلوس هي ما اتخذت من النحاس ونحوه وهي كعروض التجارة. فيجوز شراؤها بالذهب والفضة كما يجوز أن يشتري بها حلياً فيه ذهب وفضة، أما شراؤه بالذهب فقط، أو بالفضة فإنه لا يجوز نقداً، سواء كانت الفضة أقل من الذهب أو العكس).

___________________________


SHALAT SUBUH TERLAMBAT

Assalamualaikum...
Mohon maaf saya ingin menanyakan,saya pernah beberapa kali tertinggal sholat subuh,kemudian saya melaksanakannya kira2 pukul 8 lewat,setelah lewatnya waktu yg diharamkan untuk sholat..
1. Apakah bisa seperti itu?,melaksanakan subuh tertinggal pukul 8 lewat setelah lewat dari waktu yg diharamkan,saya bangun pukul 7 ketika itu..
Mohon penjelasannya ke E-MAIL saya ini...
Terima kasih
Wassalammuallaikum...

JAWABAN

1. Qadha shalat sebaiknya dilaksanakan segera setelah ingat. Dan boleh dilaksanakan pada waktu-waktu yang menurut anda diharamkan sebenarnya yang lebih tepat dimakruhkan (makruh tahrim). Karena waktu yang dimakruhkan itu berlaku bagi shalat sunnah mutlak saja. Adapun melaksanakan shalat wajib maka tidak apa-apa dilaksanakan pada waktu makruh tahrim tersebut. Bahkan lebih baik.

Dalam madzhab Syafi'i, waktu waktu tahrim adalah waktu yang makruh untuk melaksanakan shalat sunnah mutlak yang tanpa sebab. Shalat sunnah hukumnya makruh dilaksanakan dalam lima waktu sbb: (a) setelah shalat subuh sampai keluar matahari; (b) saat terbit matahari sampa naiknya matahari setinggi tombak; (c) setelah shalat ashar pada waktunya; (d) saat kuningnya matahari waktu maghrib; (e) ketika matahari tepat berada di atas (istiwak) sampai tergelincir atau condong

Dikecualikan dari hal di atas adalah shalat di Makkah, maka sah shalat apapun di Makkah tanpa makruh di waktu apapun dari yang lima di atas. Juga dikecualikan shalat sunnah waktu istiwak pada hari Jumat. (Lihat, Al-Jaziri dalam Al-Madzahib al-Arba'ah, 1/684).

Lebih detail:
- Makruh tahrim lihat di sini.
- Qadha shalat -> http://www.alkhoirot.net/2012/09/beda-makruh-tahrim-dan-makruh-tanzih.html

___________________________



HUKUM KOLEKSI KOMIK

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Saya memiliki koleksi komik dan novel yang cukup banyak. Kebanyakan yang bertema fiksi, romance remaja dan komedi, tapi jauh dari tema islami. Dulu saya gemar membaca dan mengoleksi komik sebagai hiburan dan pengisi waktu luang namun sekarang saya menganggap hal ini sebagai perbuatan yang mubazir dan tidak bermanfaat terutama untuk
kehidupan akhirat saya.

Meskipun buku-buku tersebut aman untuk dibaca anak-anak ataupun remaja tetapi di dalamnya terdapat hal-hal yang bertentangan dengan ajaran islam seperti pacaran, sihir, ramalan, hinaan, ketidakhormatan kepada orang tua dan hal sia-sia lainnya. Oleh karena itulah saya tidak berkeinginan untuk terus menyimpan buku-buku ini hingga akhir hayat
saya. Saya takut akan pertaggungjawabannya di akhirat kelak.

1. Saya mau menanyakan apa yang sebaiknya saya lakukan terhadap buku-buku tersebut.
2. Apakah hukumnya bagi saya jika buku-buku ini saya berikan kepada orang lain?
3. akankah hal ini akan menjadi dosa yang terus mengalir bagi saya karena telah menyebarkan hal-hal yang bertentangan dengan agama?
4. Atau bolehkah saya menjual buku-buku tersebut dan bagaimana hukumnya dalam islam?
5. Atau haruskah saya membakar dan memusnahkan buku-buku tersebut?

semoga pak Ustadz berkenan menjawabnya. Terima kasih.
Wassalamu’alaikum wr. Wb.

JAWABANpo

1. Hukum asal dari komik dan novel adalah boleh [lihat di sini]. Namun, isi dari kedua jenis buku itu akan merubah hukum boleh tersebut menjadi haram atau malah baik. Kalau isinya mengandung sesuatu yang dilarang dalam Islam, misalnya p0rnografi, maka menjadi haram. Akan tetapi keharamannya juga ada tingkatan tertentu. Semakin banyak halaman yang mengandung kata-kata yang diharamkan maka semakin besar keharamannya. Ini mirip seperti harta yang bercampur antara harta halal dan haram dan hukumnya menjadi syubhat. Buku-buku pun dapat dikategorikan sebagai buku syubhat. Lihat harta syubhat: http://www.alkhoirot.net/2012/09/hukum-harta-campuran-halal-haram.html

2. Dalam harta syubhat, ulama membolehkan memakannya. Saya kira, demikian juga dengan buku yang syubhat. Namun akan lebib baik kalau tidak usah dibereikan pada siapapun kalau memang kandungan di dalamnya kurang baik. Kalau anda merasa isinya kurang mendidik, mengapa anda mau memberikan pada orang lain?

3. Iya. Kalau memang dengan membaca buku tersebut akan berakibat keburukan bagi pembacanya, maka yang memberinya juga akan mendapat dosa. Nabi bersabda dalam sebuah hadits sahih riwayat Muslim:

مَنْ دَعَا إِلَى هُدًى كَانَ لَهُ مِنْ الأَجْرِ مِثْلُ أُجُورِ مَنْ اتَّبَعَهُ لا يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا
وَمَنْ دَعَا إِلَى ضَلالَةٍ فَعَلَيْهِ مِن الإِثْمِ مِثْلُ آثَامِ مَنْ اتَّبَعَ لا يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ آثَامِهِمْ شَيْئًا

Artinya: Barangsiapa yang mengajak pada kebaikan maka dia akan mendapat pahala serupa. Barangsiapa mengajak paa kesesatan, maka dia akan mendapat dosa yang sama.

4. Menjual barang yang syubhat (tidak pasti haramnya) itu boleh. Lihat: http://www.alkhoirot.net/2012/09/hukum-harta-campuran-halal-haram.html
5. Memusnahkan buku yang syubhat kandungannya itu lebib haik. Tapi tidak harus. Yang harus dibuang adalah buku yang pasti haramnya seperti buku p0rn0 atau buku pelajaran ilmu sihir, ilmu berjud1, dll.

Untuk langganan artikel Alkhoirot Net via Email gratis, klik di sini!

2 comments:

  1. wah terpapar jelas singkat dan rapih, trimakasih yah, Jual Beli Halal saja :) mudah mudahan berkah, amin

    ReplyDelete
  2. jelas sekali artkelnya mas,nambah informasi tntang hukum valas..

    ReplyDelete

Kirim konsultasi Agama ke: alkhoirot@gmail.com Cara Konsultasi lihat di sini!