Friday, December 11, 2015

Nasib Baik Buruk dan Takdir Allah


Nasib Baik Buruk dan Takdir Allah
BAIK BURUK DAN TAKDIR ALLAH

6. saya pernah belajar tentang afal ALLAH atau perbuatan ALLAH. Yang isi ajarannya adalah mempercayai segala yang terjadi di dunia ini baik itu baik menurut kita dan buruk menurut kita, baik itu jahat menurut kita semuanya adalah perbuatan ALLAH. Apakah ajaran ini benar adanya dalam islam?
6.1. Berarti peristiwa2 mengenaskan, kriminal seperti pembunuhan, pemerkosaan, korupsi, kolusi, nepotisme, pembantaian rakyat palestina oleh israel yang sangat sadis, semua itu adalah perbuatan ALLAH?
6.2. BERARTI benarkah sifat ALLAH adalah maha jahat sekaligus maha baik?
6.3. Berarti segala sesuatu yang salah dan segala sesuatu yang benar bagi manusia adalah benar bagi ALLAH karena ALLAH maha benar?

TOPIK SYARIAH ISLAM
  1. BAIK BURUK DARI ALLAH?
  2. TAKDIR BISA BERUBAH ATAU TIDAK?
  3. CARA KONSULTASI AGAMA

7. tentang takdir. Benarkah takdir adalah mutlak dan tidak bisa dirubah sama sekali? Ada hadist yang mengatakan:
-Hadis riwayat Imran bin Hushain ra., ia berkata:
Rasulullah saw. ditanya: Wahai Rasulullah! Apakah sudah diketahui orang yang akan menjadi penghuni surga dan orang yang akan menjadi penghuni neraka? Rasulullah saw. menjawab: Ya. Kemudian beliau ditanya lagi: Jadi untuk apa orang-orang harus beramal? Rasulullah saw. menjawab: Setiap orang akan dimudahkan untuk melakukan apa yang telah menjadi takdirnya. (Shahih Muslim No.4789)

-Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata:
Rasulullah saw. bersabda: Pernah Adam dan Musa saling berdebat. Kata Musa: Wahai Adam, kamu adalah nenek moyang kami, kamu telah mengecewakan harapan kami dan mengeluarkan kami dari surga. Adam menjawab: Kamu Musa, Allah telah memilihmu untuk diajak berbicara dengan kalam-Nya dan Allah telah menuliskan untukmu dengan tangan-Nya. Apakah kamu akan menyalahkan aku karena suatu perkara yang telah Allah tentukan empat puluh tahun sebelum Dia menciptakan aku? Nabi saw. bersabda: Akhirnya Adam menang berdebat dengan Musa, akhirnya Adam menang berdebat dengan Musa. (Shahih Muslim No.4793)

-Hadis riwayat Abu Hurairah ra.:
Bahwa Nabi saw. bersabda: Sesungguhnya Allah telah menentukan kadar nasib setiap manusia untuk berzina yang pasti akan dikerjakan olehnya dan tidak dapat dihindari. Zina kedua mata ialah memandang, zina lisan (lidah) ialah mengucapkan, sedangkan jiwa berharap dan berkeinginan dan kemaluanlah (alat kelamin) yang akan membenarkan atau mendustakan hal itu. (Shahih Muslim No.4801)

7.1. Menurut hadist - hadist diatas takdir itu mutlak dan tidak dapat dirubah. Berarti orang yang melakukan dosa besar seperti Berzina itu adalah ALLAH yang mau? Berarti kasihan orang - orang yang masuk neraka kan sudah mutlak ALLAH yang menentukan. Berarti orang - orang palestina yang diserang habis - habisan oleh israel dengan kejamnya itu adalah kehendak ALLAH? Lalu ada Kisah Seorang Pelacur Yang Masuk Surga karena Menolong Anjing dan kisah barseso yang seumur hidupnya beribadah akhirnya masuk neraka. Dengan semua hal - hal yang disebutkan diatas menurut ustadz apakah benar ALLAH maha adil?

7.2. Berarti takdir mubram dan takdir muallaq hanyalah ajaran yang diciptakan ALLAH untuk membawa manusia ke takdir mutlaknya?

7.3. Berarti ajaran takdir mubram dan takdir mualaq hanyalah suatu "alat" ALLAH agar manusia berusaha mencapai cita - citanya karena berusaha adalah hukum alam yang diciptakan ALLAH untuk mendapatkan sesuatu?


JAWABAN BAIK BURUK DARI ALLAH?

6. Dalam QS An-Nisa' 4:79 Allah berfirman:

مَا أَصَابَكَ مِنْ حَسَنَةٍ فَمِنَ اللَّهِ وَمَا أَصَابَكَ مِنْ سَيِّئَةٍ فَمِنْ نَفْسِكَ
Artinya: Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri.

Ibnu Jarir dalam Tafsir At-Tobari, hlm. 8/558, menjelaskan maksud ayat ini:

ما يصيبك يا محمد من رخاء ونعمة وعافية وسلامة فمن فضل الله عليك ، يتفضل به عليك إحسانا منه إليك وما أصابك من شدة ومشقة وأذى ومكروه " فمن نفسك " يعني : بذنب استوجبتها به ، اكتسبته نفسك

Artinya: Wahai (umat) Muhammad! Kemudahan, kenikmatan, kesehatan, dan keselamatan yang kamu alami itu berasal dari keutamaan Allah sebagai kebaikan Allah padamu. Sedangkan kesulitan dan rasa sakit itu dari dirimu sendiri yakni karena kesalahan dan dosa yang kamu lakukan sendiri.

Al-Qurtubi dalam Tafsirnya menjelaskan:

والخطاب للنبي صلى الله عليه وسلم والمراد أمته . أي ما أصابكم يا معشر الناس من خصب واتساع رزق فمن تفضل الله عليكم ، وما أصابكم من جدب وضيق رزق فمن أنفسكم ؛ أي من أجل ذنوبكم وقع ذلك بكم

Artinya: Khitab (arah pembicaraan) pada Nabi, sedangkan yang dimaksud adalah umatnya. Yakni, wahai manusia, keleluasaan rejeki itu dari anugerah Allah sedangkan kesempitan rizki itu dari dirimu sendiri yakni karena dosamu telah menyebabkan hal itu terjadi.

Dari ayat dan penjelasannya di atas menjadi terang bahwa keburukan yang terjadi pada manusia itu disebabkan oleh perbuatan manusia itu sendiri berdasarkan pada sistem sebab akibat yang disebut dengan sunnatullah. Lebih detail lihat di sini (bahasa Arab).

6.1. Lihat poin 6.
6.2. Tidak benar. Darimana anda dapat ide Allah Maha Jahat? Lihat poin 6.
6.3. Yang menentukan kebenaran itu adalah Allah yang dapat diketahui dari penjelasan dalam Al-Quran dan hadits. Kebenaran nilai-nilai Islam tidak berpatokan pada anggapan atau logika manusia.

TAKDIR BISA BERUBAH ATAU TIDAK?

7. Takdir bisa berubah apabila ada usaha dari manusia. Usaha baik akan merubah takdir menjadi baik, usaha buruk akan merubah takdir jadi buruk. Allah berfirman dalam QS Ar-Ra'd :11
Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.

Itu karena Allah Maha Kuasa untuk menetapkan atau merubah ketetapannya. Dalam QS Ar-Ra'd :30 Allah berfirman:
Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki)

Dalam hadits riwayat Tirmidzi, orang rajin silaturahmi akan ditambah usianya:

صلة الرحم وحسن الجوار يعمران الديار ويزيدان في الأعمار.
Artinya: Silaturrahmi dan menjalin hubungan baik dengan tetangga itu memakmurkan rumah dan menambah umur.

Hadits ini kalau dibalik berarti, kalau memutuskan silaturahmi akan diperpendek umurnya. Padahal usia termasuk yang sudah ditetapkan Allah sejak di dalam perut ibu. Kalau kita analogikan pada hal lain ia juga bisa menyangkut kesehatan: bahwa terlalu banyak makan makan minuman energi akan menyebabkan gagal ginjal dan cepat mati; dan menjaga pola makan yang baik akan memperpanjang usia, dst, dst.

Baca detail: Bisakah Takdir Berubah?

7.1, 7.2, dan 7.3 Dapat dilihat jawabannya di artikel berikut: Takdir dalam Islam



Cari artikel lain:




Copy link berikut untuk referensi kutipan:

Jangan lupa baca yang ini juga ..