Aku Antar ke Orangtuamu, Apa Jatuh Talak?

Pa ustad apa hukum nya bila suami saya beberapa kali mengatakan.. Aku antarkan kamu ke rumah orang tua mu Karena pada saat itu saya bertengkar dengan suami saya dan saya menangis hingga suami saya marah. Dan suami beberapa kali mengatakan jika kamu terus menangis tidak mau berhenti

RUMAH TANGGA: AKU ANTARKAN KE ORANGTUAMU, APA JATUH TALAK?


Assalamualaikum wr.wb...
Pa ustad apa hukum nya bila suami saya beberapa kali mengatakan.. Aku antarkan kamu ke rumah orang tua mu
Karena pada saat itu saya bertengkar dengan suami saya dan saya menangis hingga suami saya marah. Dan suami beberapa kali mengatakan jika kamu terus menangis tidak mau berhenti
1. Aku antarkan kamu kerumah orang tuamu
2. Cepat pilih aku atau ibumu... Jika kamu ingin ikut denganku kamu harus nurut sama aku. Padahal pas berterkar aku sama sekali tidak mengadu sama orangtua
3.suami mengucapkan terserah apakah sudah jatuh talak...
Beberapa jam kami baikan lagi dan saya langsung menanyakan apa mksd nya kamu mengucapkan semua itu, apa ada maksud untuk memceraikan saya? Suami menjawab tidak ada niat untuk menceraikan kamu..
4.suami pernah mengatakan pisah atuh kalau siang mah tidur nya kamu di kamar malu sama orang, pada saat itu kami sedang melihat tv sambil tiduran di ruang tamu, apakah dari no 4 sudah jatuh talak.. Karena ada kata pisah nya?
Mohon di bantu pa ustad... Apakah dari cerita di atas saya sudah jatuh talak??
Wassalamualaikum wr.wb

JAWABAN

1. Itu masuk talak kinayah. Baru jatuh talak apabila disertai niat cerai dari suami. Kalau tidak ada niat, maka tidak jatuh.

2. Sama, itu termasuk talak kinayah.

3. Tidak jatuh talak.

4. Kata pisah kalau diucapkan di luar konteks talak tidak ada dampak apapun. Alias tidak jatuh talak.
Baca detail: Cerai dalam Islam

Baca juga: Talak Sharih dan Kinayah


RUMAH TANGGA: SUAMI SERING KE RUMAH MANTAN ISTRI


Assalamualaikum Wr.Wb saya wanita umur 34 tahun ibu dari 2 org putra n putri...saya bersuami dengan seorang duda cerai hidup dan mempunyai 2 anak...10 tahun dr awal berumah tangga kami LDRan..saya di.medan n suami di jkta...n mantan istri nya di jakarta juga...

yg ingin saya tanyakan apa hukum nya bila suami saya masih berhubungan dengan mantan istri nya dengan dalih urusan anak2...yg bkin saya marah adalah berkali2 suami saya bohong dengan saya...dibelakang saya sering ketemu jalan bareng bahkan beberapa kali sampe pijit di rumah mantan istrinya meskipun sama tukang urut pijit nya...n yg lebih bikin sakit hati selalu membanding2kan sayan dengan mantan istri nya bahkan dibilang mantan istri nya lebih baik...sakit rsanya digitukan suami...

apa yg haris saya lakukan...kadang saya gak kuat dengan ini smua plgi suami cuek dengan anak2 saya....dan pernah saya kasih solusi untuk beliau pindah ke medan kampung halaman nya tapi beliau menolak...trima kasih...

JAWABAN

Menurut hukum agama, dalam kondisi semacam itu anda dibolehkan untuk memilih antara tetap bertahan atau berpisah. Kalau bertahan, maka anda harus bersabar dengan kondisi tersebut karena itu di luar kemampuan anda untuk merubah kebiasaan orang lain (suami). Baca detail: Menyikapi Pasangan Selingkuh


JODOH: ORANG TUA TAK MERESTUI


Assalamualaikum uztad.
Saya mau meminta solusi kepada uztad
Uztad saya telah menjalin hubungan dengan lelaki, tapi awal perjumpaan orangtua saya tidak setuju dengan lelaki tersebut disebabkan dengan keadaan fisik tapi perlahan lahan saya menyakinkan kepada orangtua saya dan alhamdulillah merestui. Beberapa bulan kemudian lelaki itu meminta restu untuk melanjutkan hubungan ini kejenjang suci yaitu pernikahan tapi semua itu terkendala dengan tidak adanya restu dari orangtua lelaki.

Beberapa bulan lalu saya sempat selisih paham sama adiknya, sampai masalah ini sampai ke pihak ortu lelaki. Dan orangtua lelaki berusaha menjodohkan lelaki itu dengan wanita pilihan ibunya tapi lelaki itu berusaha menolak dan memilih saya. Hampir setiap hari wanita datang silih ganti untuk lelaki itu.

Dan sekarang lelaki itu sedang berjuang meminta restu ibunya
Menurut uztad bagaimana? Apakah saya harus bertahan atau bagaimana uztad saya takut salah langkah.
Kejadian itu membuat saya trauma berat.

Mohon solusinya uztad
Wassalam

JAWABAN

Kalau orangtua lelaki itu tidak setuju, sebaiknya anda mundur. Karena pernikahan akan sulit berjalan dengan harmonis tanpa adanya persetujuan orang tua. Terutama apabila si lelaki masih bergantung hidupnya pada orang tua secara finansial ataupun rumah.

Idealnya, anda mencari pasangan yang baik dan mendapat restu dari kedua orang tua. Baca detail: Cara Mendapat Jodoh

NIKAH HAMIL ZINA


Assalamualaikum wr wb

Saya mau bertanya ,seorang perempuan hamil di luar nikah, dan menikah dengan laki laki yg menghamili nya,tapi anak yang di kandung meninggal, dan sekarang memiliki anak lagi . Yang saya tanya kan
1.apakah nikah nya sah ?
2. Apakah anak yg kedua dan seterusnya nya anak yang sah dalam pernikahan ?
Mohon penjelasannya ..

Wassalamualaikum wr wb

JAWABAN

1. Nikahnya sah. Baca detail: Menikahi Wanita Hamil Zina, Bolehkah?

Asalkan nikahnya memenuhi syarat dan rukun nikah. Baca detail: Pernikahan Islam

2. Ya, sah. Karena nikahnya sah, maka anak yang dihasilkan dari pernikahan itu juga sah.
LihatTutupKomentar