Sunday, June 07, 2020

Sumpah Ibu Kandung, Apakah Terkabul?

SUMPAH IBU KANDUNG, APAKAH TERKABUL?


Assalamualaikum,wr,wrb Ustadz,

Perkenalkan saya anak pertama dari 3 bersaudara, saya baru saja menyelesaikan strata 1 dan sekarang sedang mencari pekerjaan. Adik kedua saya telah bekerja setelah selesai dari sekolah menengah dan adik terakhir saya kelas 6 SD. Bulan April kemarin ayah saya meninggal dunia, dan semenjak itu ibu saya berubah. Ibu saya semakin sering kasar berbicara kepada saya dan adik saya yg ke 3, Adik saya yang ke 2 tinggal di tempat kerja.Ibu saya bekerja di salah satu kantin di polda daerah saya, beliau selalu mengeluh capek dan bilang ke saya kamu percuma sarjana, tapi tidak berguna. Padahal saya sudah mencari dan mengirim berkas lamaran ke perusahaan2 lain.

Ibu saya selalu menelpon dengan laki-laki yang merupakan suami orang pada tengah malam, saya pernah menegur tapi beliau bilang kamu ini tidak bisa melihat orang tuamu senang, saya sumpahi kamu tidak akan bisa dapat kerja, walaupun kamu sholat sampai jidat kamu hitam tapi sikap kamu ke ibu begitu, hati saya sangat sakit ustadz padahal saya menyampaikan bahwa yang dilakukan itu salah. Ibu saya tidak mengenal Allah lagi, sy tidak melihatnya shalat dan mengaji lagi. Beliau habiskan waktu untuk asyik main handphone dan menelpon dengan orang lain. Suatu hari, ibu saya pergi bertemu dengan laki-laki lain, beliau berbohong katanya akan pergi bersama tante saya. Setelah pulang dari bertemu lelaki tersebut hp ibu saya hilang, beliau menangis tersedu-sedu seperti mau gila. Tapi beliau masih punya satu hp nokia yang hanya bisa dipakai menelpon dan sms, saya baca smsnya bahwa ibu saya baru saja memberi uang kepada laki2 tsb. Karena disitu saya sangat emosi. saya marah ke ibu saya, ibu saya menyangkal tapi saya minta untuk menelpon orang tsb ibu saya tidak mau. Ibu saya menyumpahi saya lagi. beliau bilang anak setan, anak kurang ajar, kamu berani marahi saya seperti saya ini budakmu. Saya mengakui saya salah dikarenakan pada saat itu saya dalam keadaan emosi.Ibu saya selalu bilang ke keluarga. bahwa saya tidak berguna. Walaupun saya tidak bisa memberikan ibu saya dalam bentuk materi, tapi segala apapun urusan rumah selalu saya yang mengerjakan. Mengantar adik kesekolah. mengantar dan menjemput ibu saya. Saya merasa saya diperlakukan tidak adil ustadz, saya hanya bisa menangis dan berdoa.

yang saya mau tanyakan ustadz
1. Apa benar sumpah ibu saya akan terkabul, karena sampai saat ini saya masih belum mendapatkan pekerjaan?Dan apa yang harus saya lakukan agar sumpah ibu saya tidak menjadi kenyataan?

2. Apa yang harus saya lakukan ustadz saat ibu saya marah?saya tidak bisa menahan rasa sakit atas kata2 yang diucapkan ke sayasaya pernah berpikir untuk pergi dari rumah tapi adik ke 3 saya tidak punya sandaran, krn adik saya juga selalu di marahi ibu saya dan hanya dekat ke saya.

3. Apa kah jika saya meminta Ampun kepada Allah lsetelah saya tidak bisa mengendalikan emosi kepada ibu saya, dosa saya akan diampuni dan kehidupan saya berjalan baik?

Demikian pertanyaan saya, mohon kiranya pak ustad dapat memberikan nasehat untuk saya agar saya tidak salah jalan. Terima kasih atas perhatiannya..

Wassalamualaikum wr wb,

JAWABAN

1. Tidak akan terkabul. Doa yang terkabul adalah apabila dia dalam kondisi terzalimi. Baca detail: Kutukan (Sumpah) dalam Islam

Bahwa sekarang anda belum mendapat kerjaan itu bukan tanda doa terkabul. Di luar sana banyak orang yang belum dapat kerja padahal sudah didoakan kedua orangtuanya.

2. Bersabar dan hindari terlalu sering berkomunikasi. Berbicaralah dengan beliau seperlunya.

3. Akan diampuni. Baca detail: Cara Taubat Nasuha


TIDAK SENGAJA MENGHINA ALLAH


Assalamuallaikum,Semoga Allah S.W.T me-Rahmati anda,Saya mau bertanya pak ustadz,Saya di timpah keliruan dan ketidak sengajaan berucap tanpa ada niattan menghina atau yang lainnya,Pertanyaan saya,saya pernah sedang membaca ayat allah tetapi setelah membaca ayat allah ada kata berucap menyebut makanan seperti contoh nya maaf,ikro bismirob bikalldi holaq,Setelah beres membaca ayat tersebut saya mengucapkan kata dari makanan,Saya baru sadar dan saya tidak tau,apakah itu termasuk dari menghina dan memperolok olok ayat ayat allah,Tetapi saya tidak ada niattan mengolok-olok atau pun menghina,Hanya saja saya Kelepasan atau ketidak sengajaan menyebut kata tersebut tanpa ada niattan tersebut,Dan sekarang saya baru menyadari dan saya di timpah keliruan.Mohon jawaban dan solusinya pak ustadz,Terimakasih

JAWABAN

Tidak masalah. Anda tidak masuk dalam kategori menghina apalagi mengolok-olok. Jadi, tidak ada efek hukum apapun bagi anda. Baca detail: Penyebab Murtad

Baca juga: Hukum Melakukan Perkara Haram karena Tidak Tahu

BERCANDA DENGAN MEMAKAI TOKOH MALAIKAT RAQIB ATID


Assalamu'alaikum pak ustadz, saya mau bertanya masalah bersanda gurau, suatu hari saya membaca cerita yang cukup lucu, ceritnya tentang kkn di desa penari yg lagi viral, tapi dibuat humor dengan memperlihatkan sudut pandang malaikat raqib sama atid, bahasanya cukup lucu, dimana malaikat mencatat dosa2 yang dilakukan karakter tapi dengan bahasa yang lucu seper "seperti astagfirullah si widya dan nur gibah, apakah perlu dicatat?" Apakah ini termasuk bergurau yang salah dan meghina? Jazakallah khoir pak ustadz

JAWABAN

Tidak termasuk menghina apabila: a) tidak ada niat menghina; b) apabila yang bersangkutan masih tetap percaya pada syariat Islam, dan c) apabila masih meyakini adanya para malaikat Allah. Karena, percaya pada malaikat termasuk bagian dari rukun iman. Baca detail: Penyebab Murtad

Dapatkan buku-buku Islam karya A. Fatih Syuhud di sini.. Konsultasi agama, kirim via email: alkhoirot@gmail.com

1. Kirim konsultasi Agama ke alkhoirot@gmail.com atau info@alhoirot.com Cara Konsultasi lihat di sini!
2. Konsultasi hukum waris Islam, lihat caranya di sini
3. Konsultasi melalui kotak komentar tidak akan dilayani.

EmoticonEmoticon

Note: Only a member of this blog may post a comment.