Isra' Mi'raj

Isra' Mi'raj

Isra' adalah perjalanan malam Nabi Muhammad dari Makkah menuju Baitul Maqdis di Palestina. Sedang mi'raj adalah perjalanan Nabi Muhammad dari Masjidil Aqsa) ke langit ketujuh.

DAFTAR ISI
  1. Pengertian Isra' dan Mi'raj
  2. Waktu Isra' dan Mi'raj
  3. Dalil Isra' dan Mi'raj
  4. Isra' dan Mi'raj dengan Fisik atau Ruh Saja?

PENGERTIAN ISRA' DAN MI'RAJ

Isra' adalah perjalanan malam Nabi Muhammad dari Makkah menuju Baitul Maqdis (Al-Aqsa) di Palestina. Sedang mi'raj adalah perjalanan Nabi Muhammad dari Baitul Maqdis (Masjidil Aqsa) ke langit atau sidratul muntaha.

Peristiwa Isra' dan Mi'raj adalah salah satu mukjizat Nabi Muhammad. Dan karena itu ulama sepakat bahwa bahwa Nabi melakukannya dengan ruh dan jasadnya.

WAKTU TERJADINYA PERISTIWA ISRA' DAN MI'RAJ

Terjadi perbedaan ulama tentang kapan hari, bulan dan tahun terjadinya peristiwa Isra' Mi'raj itu terjadi. Berikut beberapa pendapat tentang waktu peristiwa Isra' Mikraj:

1. Malam Senin, tanggal 12 bulan Rabiul Awal (tanpa tahun).
2. Bulan Rabiul Awwal, setahun sebelum hijrah yakni saat Nabi berada di Makkah.
3. Bulan Dzul Qa'dah 16 bulan sebelum hijrah.
4. 3 (tiga) tahun sebelum hijrah.
5. 5 (lima) tahun sebelum hijrah.
6. 6 (enam) tahun sebelum hijrah.
7. 27 Rajab

Umumnya ulama sepakat bahwa Isra' itu terjadi satu kali di Makkah yakni setelah Nabi Muhammad diutus menjadi Rasul dan sebelum hijrah ke Madinah.

DALIL ISRA' MI'RAJ

QS Al-Isra' 17:1

سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آَيَاتِنَا إِنَّه هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ

Artinya: Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Hadits sahih riwayat Bukhari yang dikenal dengan hadits Mi'raj dan teksnya cukup panjang menceritakan secara detail tentang peristiwa mi'raj-nya Nabi dari Masjid Al-Aqsa ke langit. Baca hadits-nya di sini.

ISRA' MI'RAJ NABI SECARA FISIK ATAU RUH SAJA?

Perbedaan pun terjadi tentang apakah Isra' Mi'raj-nya Nabi terjadi dengan ruh dan badan atau hanya ruh saja.

Mayoritas ulama berpendapat bahwa Isra' Mi'raj Nabi terjadi dengan jiwa dan raga dan dalam keadaan bangun (tidak tidur). Dan karena itulah banyak kaum kafir Quraish yang tidak percaya akan peristiwa ini. Dan banyak kaum kafir saat ini yang juga tidak percaya. Itulah mukjizat yang memang bertujuan untuk menguji kekuatan iman seseorang.

Yang utama yang berpendeapat demikian adalah kalangan ahli tafsir utama seperti At-Tabari, Ibnul Arabi, Ibnu Katsir, Al-Baghawi, Al-Baidhawi, Al-Qurtubi.

Asy-Syaukani dalam kitab Fathul Qadir mengatakan:
والذي دلت عليه الأحاديث الصحيحة الكثيرة هو ما ذهب إليه معظم السلف والخلف من أن الإسراء بجسده وروحه يقظة

Artinya: Adapun yang ditunjukkan oleh sejumlah hadits sahih itulah pendapat yang diambil oleh mayoritas ulama salaf dan khalaf bahwa Isra'-nya Nabi Muhammad itu dengan jasad dan ruhnya serta dalam keadaan tidak tidur (bukan dalam mimpi).

Al-Qurtubi dalam Tafsir Al-Qurtubi menyatakan
ثبت الإسراء في جميع مصنفات الحديث، وروي عن الصحابة في كل أقطار الإسلام فهو من المتواتر بهذا الوجه,

Artinya: Masalah Isra' Mi'raj ini sudah jelas disebut secara eksplisit dalam kitab-kitab hadits yang diriwayatkan oleh para Sahabat. Semua sepakat (mutawatir) bahwa kejadian tersebut dengan badan dan roh Nabi.

Untuk langganan artikel Alkhoirot Net via Email gratis, klik di sini!

No comments:

Post a Comment

Kirim konsultasi Agama ke: alkhoirot@gmail.com Cara Konsultasi lihat di sini!