Tuesday, November 24, 2015

Mengapa Sikap Wanita Sulit Dimengerti?


Mengapa Sikap Wanita Sulit Dimengerti?
MENGAPA WANITA MAKHLUK YANG SUSAH DIMENGERTI?

Saya seorang pria yang ingin mencoba mengerti wanita karena sikap wanita yang susah ditebak, apakah benar dalam islam dikatakan bahwa wanita itu makhluk yang susah ditebak?

TOPIK KONSULTASI ISLAM
  1. MENGAPA WANITA MAKHLUK YANG SUSAH DIMENGERTI?
  2. RUMAH TANGGA: SUAMI SELALU SELINGKUH
  3. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM


JAWABAN

Wanita dan pria itu sama. Dalam arti sama-sama manusia. Dan manusia itu selalu memiliki dua sisi yaitu sisi fisik atau lahiriah dan sisi internal atau batiniah. Sisi lahiriah seorang manusia mudah dipahami karena terlihat jelas oleh mata dan pancaindera lain. Sedangkan sisi batiniah tidak bisa dilihat, hanya bisa direka-reka. Oleh karena itulah, tidak ada satupun orang yang bisa menebak isi hati orang lain secara tepat dan akurat kecuali hanya dengan asumsi belaka. Jadi, yang susah ditebak itu bukan hanya batiniah wanita tapi juga pria.

Namun demikian, manusia umumnya selalu ingin saling mengerti antara satu sama lain. Karena memang manusia saling membutuhkan. Dan hanya dengan saling pengertian, maka persahabatan dapat dibina.

Cara yang umum untuk saling memahami adalah dengan tidak saling menyakiti dengan cara berusaha untuk taat pada aturan etika yang berlaku dalam masyarakat. Baik etika lokal atau etika universal. Dengan saling taat pada aturan etika yang sudah disepakati bersama, maka terjadi kesepahaman dan rasa nyaman dalam berteman atau berkongsi untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Jadi, bersahabat itu mudah. Baik dengan sesama jenis atau dengan lawan jenis. Kuncinya adalah: taati etika yang berlaku. Apabila anda merasa kesulitan dalam berteman dengan sesama pria atau dengan wanita, maka hanya satu kemungkinan yaitu anda tidak menaati etika pergaulan sehingga dia merasa tidak nyaman dengan sikap anda. Jadi, kesalahan ada di pihak anda bukan di pihak dia. Bukan dia yang sulit dimengerti, tapi anda yang tidak tahu diri.

Kesalahan etika yang anda lakukan mungkin saja tidak sengaja. Ini bisa terjadi karena perbedaan latar belakang budaya, tradisi atau pendidikan. Kalau ini terjadi, maka anda perlu banyak belajar dengan bertanya pada teman-teman anda apa yang salah dengan sikap anda dan berusahalah merubahnya.

Baca juga: Akhlak dan Etika Santri

______________________


RUMAH TANGGA: SUAMI SELALU SELINGKUH

Assalamualaikum. Ustad dan ustazah yang dimuliakan Allah SWT

Saya ibu rumah tangga dengan 2 orang anak ( 7 dan 2 tahun). Kami menikah sudah menginjak tahun ke 9. Diusia yang ke 5 pernikahan kami. Suami saya mulai selingkuh. Perlu diketahui sebelum menikah dengan saya suami sudah pernah menikah dan mempunyai 1 orang anak perempuan, dan pernikahan dia gagal karena suami saya selingkuh. Sekarang dengan saya juga sama ustad dan ustazah suami selingkuh sudah beberapa kali.

Seiring berjalannya waktu untuk yang kesekian kalinya suami selingkuh dan kami sering berselisih pendapat dengan dia. Setiap dia selingkuh selalu menyalahkan saya dengan selalu mencari cari kekurangan saya. Misalkan saya kurang cantik karena pacarnya bajunya cuma sepaha sementara saya pake hijab. Suami saya bilang kalau sama pacarnya enak ada pasilitas mobil mewah. Sementara di rumah hanya mobil yang sangat sederhana, Yang menurut saya alhamdulillah masih punya. Saat ini posisi suami sudah keluar dari rumah dan dia bilang mau introfeksi. Tetapi apa yang terjadi pa ustad/ustazah selang beberapa hari dia keluar rumah di facebook yang dia punya banyak foto foto yang dia sedang liburan di sebuah vila di puncak. Di tempat kerja dia sudah bilang sama semua rekan kerjanya kalau dia sudah bebas dan tidak terikat tali perkawinan dengan saya. Pacarnya dia sudah tau kalau suami saya sudah punya istri dan anak.

Bentuk perhatian dan kasih sayang suami jauh lebih perhatian sama pacaranya dibanding dengan kami. Dalam 1 bulan dia keluar dari rumah kami hanya 2 kali dia WA(whatsap) menayakan kabar anaknya. Sementara dia BBM sama pacarnya dari bangun tidur dia akan mengucapakan selamat pagi sayang.... Sampai menjelang tidur dia BBM selamat bobo ya sayang.

Suatu hari pacar suami saya WA dan bilang kamu tidak tau malu laki2 sudah tidak cinta masih dikejar kejar. Ngaca kamu. WA dia saya kirimin ke suami jawabannya pasti kamu yg sudah ganggu dia makanya dia begitu. Masa Allah masih sah suami istri aja sudah dibeginiin. Jujur pa ustad karena saya sering banget di zolimin makanya saya sering doain mereka kalau kelak mereka nikah Allah tidak berikan keturunan. Karena untuk suami takut ada anak anak lain yang di terlantarkan .

Untuk masalah tanggung taggung jawab finansial juga dia menafkahi kami jauh jauh dari kata cukup untuk kehidupan kami. Sementara dia bisa memborong barang barang yang menurut saya tidak terlalu penting untuk dibeli. Suka tidak suka saya harus exstra cari nafkah untuk menutupi semua kebutuhan anak anak

Yang ingin saya tanyakan
1. Kegemaran suami selingkuh apakah termasuk penyakit, lingkungan, rasa bosan sama pasangan atau karena pengen dianggap hebat karena bisa gonta ganti wanita
2. Berdosakah kalau saya menyunpahi pasangan tersebut
3. Apakah dalam islam ada yang namanya hukum karma. Saya takut pa ustad/ustadzah karena dari perkawinan ini saya punya anak perempuan juga. Takut kelak dimainin sama laki laki.

4. Apakah ucapan suami di kantor kalau dia sudah bebas. Berati sudah sah dia mentalaq saya.
5. Apakah berdosa kalau saya sering WA dia minta tanggung jawab finansial.
6. Berdosakah kalau saya marah sama pacarnya suami karena dia maaf biang dari retaknya rumah tangga ini

Terima kasih ustad dan ustazah. Semoga ustad dan ustazah selalu diberi kesehatan

wassalamualaikum wr.wb

JAWABAN

1. Selingkuh terjadi banyak faktor. Yang utama, menurut sebuah survei di Amerika, selingkuh terjadi karena adanya kesempatan dan tidak adanya kemauan untuk menahan godaan.

2. Secara umum perkataan buruk tidak dianjurkan. Namun, orang yang dizolimi boleh mendoakan buruk pada yang menzalimi. Walaupun idealnya tidak melakukan itu. Nabi bersabda, "Katakan yang baik atau diam." Kalau anda berperilaku dan berkata baik, itu akan menaikkan level kecantikan batin anda di depan manusia dan Allah.

3. Kalau hukum karma dalam arti akan menyerang anak cucu tidak ada. Tapi kalau maksudnya akan menyerang diri sendiri itu ada. Misalnya, kalau kita berbuat jahat pada A, maka mungkin kita akan dijahati oleh B. Baca detail: Hukum Karma dalam Islam

4. Belum tentu. Ucapan suami, "Saya sudah bebas" termasuk dalam kategori talak kinayah. Kalau saat dia berkata bersamaan dengan niat menceraikan, maka baru terjadi talak. Silahkan tanya pada suami apakah ada niat cerai atau tidak. Baca detail: Cerai dalam Islam

5. Itu hak anda untuk mendapat nafkah.

6. Marah itu wajar dan tidak berdosa asal masih dalam batas yang pantas. Namun wanita itu tidak bisa sepenuhnya disalahkan, kalau seandainya bukan dengan dia mungkin suami anda akan mencari wanita lain.

Perlu diketahui bahwa menghadapi suami selingkuh anda mempunyai dua pilihan yang sama-sama dibolehkan menurut syariah yaitu tetap bertahan atau bercerai. Pilihan ada di tangan anda. Kalau anda tetap ingin bertahan, maka konsekuensinya anda harus sabar atas apa yang sedang terjadi dan yang akan terjadi. Baca detail: Menghadapi Suami Selingkuh



Cari artikel lain:




Copy link berikut untuk referensi kutipan:

Jangan lupa baca yang ini juga ..