Syafaat Nabi dalam Islam

Syafaat Nabi Muhammad pada hari kiamat Ustadz, saya mohon penjelasan tentang syafaat/pertolongan dihari akhir/pengadilan Ilahi. 1. Betulkah di pengadilan itu Rasulullah Muhamad SAW akan hadir memberikan syafaat kepada umatnya yang dimasa hidupnya senantiasa membaca shalawat sekian kali dalam satu hari ? 2. Ataukah yang dimaksud kehadiran disini, simbolik bahwa ; (bersholawat mengagungkan beliau, mentaati perintah2 beliau, beramal soleh dst) yang dilakukan dengan istiqomah semasa hidupnya, itulah yang akan memberi pertolongan/syafaat dihari tsb?
Syafaat Nabi dalam Islam

SYAFAAT NABI MUHAMMAD PADA HARI KIAMAT

Ustadz, saya mohon penjelasan tentang syafaat/pertolongan dihari akhir/pengadilan Ilahi.
1. Betulkah di pengadilan itu Rasulullah Muhamad SAW akan hadir memberikan syafaat kepada umatnya yang dimasa hidupnya senantiasa membaca shalawat sekian kali dalam satu hari ?

2. Ataukah yang dimaksud kehadiran disini, simbolik bahwa ; (bersholawat mengagungkan beliau, mentaati perintah2 beliau, beramal soleh dst) yang dilakukan dengan istiqomah semasa hidupnya, itulah yang akan memberi pertolongan/syafaat dihari tsb?

Mohon penjelasan. Wass. A.Taufik

TOPIK KONSULTASI ISLAM
  1. SYAFAAT NABI PADA HARI KIAMAT
  2. PROSES CARA MASUK ISLAM
  3. JANDA HAMIL ZINA TAK MAU DINIKAH
  4. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM


JAWABAN

Syafaat adalah meminta bantuan orang lain dalam menarik manfaat atau menolak bahaya.

Syafaat ada dua macam: Syafaat di akhirat pada hari kiamat dan syafaat di dunia.
Syafaat akhirat ada dua macam, yaitu syafaat khusus yang hanya dimiliki oleh Nabi Muhammad dan syafaat umum yang dimiliki oleh yang selain Nabi Muhammad seperti malaikat, para Nabi selain Nabi Muhammad, dan orang saleh.

PERTAMA: SYAFAAT KHUSUS NABI MUHAMMAD

Syafaat khusus yang hanya dimiliki Rasulullah ada 4 macam.
1. Syafaat agung yaitu maqam terpuji yang dijanjikan Allah dalam firmannya QS Al-Isra :79. Pada syafaat ini Nabi memberi syafaat pada seluruh makhluk ketika Allah mengakhirkan perhitungan amal di mahsyar dan sebagian manusia berkata: 'Siapakah yang akan memberi syafaat pada kita?' Mereka datang pada para Nabi di mana masing-masing para Nabi berkata, 'Aku bukan pemberi syafaat.' Lalu mereka datang pada Nabi Muhammad dan mendapat syafaat darinya. Syafaat agung ini menjadi kekhususan Nabi. Ini berdasarkan pada hadits sahih riwayat Bukhari dari Ibnu Umar sbb:
إن الناس يصيرون يوم القيامة جُثاً، كل أمة تتبع نبيها، يقولون: يا فلان اشفع، حتى تنتهي الشفاعة إلى النبي صلى الله عليه وسلم، فذلك يوم يبعثه الله المقام المحمود

Artinya: Manusia di hari kiamat berkumpul, setiap umat mengikuti nabinya masing2, mereka berkata," Wahai fulan! Berilah syafaat! wahai fulan ! Berilah syafaat "Ini terjadi sampai syafaat itu di berikan oleh Nabi Muhammad. Itulah saat Allah mengangkat Nabi dengan Al-maqam Al-Maĥmud.

2. Syafaat pada ahli surga untuk masuk surga. Berdasarkan hadits riwayat Muslim Nabi bersabda:
آتي باب الجنة يوم القيامة فأستفتح فيقول الخازن: من أنت؟ فأقول: محمد، فيقول: بك أمرت لا أفتح لأحد قبلك

Artinya: Pada hari kiamat nanti aku akan mendatangi pintu surga dan aku akan minta dibukakannya, malaikat Penjaga pintu surga itu berkata: "Siapa kamu?", maka Aku (Nabi) menjawab: "Aku adalah Muhammad", akhirnya Malaikat berkata: Karenamu lah aku diperintahkan, aku tidak akan membukakan pintu ini kepada seseorang sebelum Engkau memasukinnya.

3. Syafaat Nabi pada pamannya Abu Talib. Berdasarkan hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Abu Said Al-Khudri ia berkata:
أن رسول الله صلى الله عليه وسلم ذكر عنده عمه أبو طالب فقال: "لعله تنفعه شفاعتي يوم القيامة، فيجعل في ضحضاح من نار يبلغ كعبيه يغلي منه دماغه

Artinya: Bahwa Rasulullah saw. mendengar pamannya Abu Thalib dibicarakan dekat beliau, lalu beliau bersabda: Mudah-mudahan syafaatku dapat memberinya manfaat pada hari kiamat, sehingga ia ditempatkan di neraka paling ringan yang apinya membakar kedua mata kakinya sampai mendidihkan otaknya

4. Syafaat Nabi dalam memasukkan sebagian umatnya ke sorga tanpa hisab. Berdasarkan hadits riwayat Bukhari & Muslim dari Abu Hurairah sbb:
ثُمَّ يُقَالُ يَا مُحَمَّدُ ارْفَعْ رَأْسَكَ سَلْ تُعْطَهْ وَاشْفَعْ تُشَفَّعْ فَأَرْفَعُ رَأْسِي فَأَقُولُ أُمَّتِي يَا رَبِّ أُمَّتِي يَا رَبِّ أُمَّتِي يَا رَبِّ فَيُقَالُ يَا مُحَمَّدُ أَدْخِلْ مِنْ أُمَّتِكَ مَنْ لا حِسَابَ عَلَيْهِمْ مِنْ الْبَابِ الْأَيْمَنِ مِنْ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ وَهُمْ شُرَكَاءُ النَّاسِ فِيمَا سِوَى ذَلِكَ مِنْ الْأَبْوَابِ

Artinya: Maka Nabi Muhammad mengangkat kepalanya, lalu berkata, ‘Ya Tuhanku, selamatkanlah umatku. Selamatkanlah umatku.’ Lalu dikatakan kepada Beliau saw., ‘Aku akan memasukkan sebagian dari umatmu ke surga, yaitu orang-orang yang tiada hisaban atasnya melalui Baabul Aiman, yaitu salah satu pintu surga. Mereka adalah sekutu-sekutu manusia lainnya mengenai pintu-pintu selain Baabul Aiman.’

KEDUA: SYAFAAT UMUM

Syafaat umum yang dimiliki oleh Rasulullah, para Nabi, malaikat, dan solihin (orang-orang yang saleh). Ini ada 3 macam:

1. Syafaat pada manusia yang sudah masuk neraka untuk dikeluarkan darinya. Berdasarkan pada hadits riwayat Muslim dari Abu Said Al-Khudri (ringkasan)=:

فوالذي نفسي بيده ما منكم من أحد بأشد مناشدة لله في استقصاء الحق من المؤمنين لله يوم القيامة لإخوانهم الذين في النار، يقولون: ربنا كانوا يصومون معنا ويصلون ويحجون. فيقال لهم: أخرجوا من عرفتم، فتحرم صورهم على النار فيخرجون خلقا كثيرا... فيقول الله عز وجل: شفعت الملائكة وشفع النبيون وشفع المؤمنون ولم يبق إلا أرحم الراحمين، فيقبض قبضة من النار فيخرج منها قوما لم يعملوا خيرا قط" .

Artinya: demi Allah, Dzat yang jiwaku berada di tanganNya, sungguh kalian begitu gigih dalam memohon kepada Allah untuk memperjuangkan hak untuk saudara-saudaranya yang berada di dalam neraka pada hari kiamat. Mereka memohon: Wahai Tuhan kami, mereka itu (yang tinggal di neraka) pernah berpuasa bersama kami, shalat, dan juga haji. Dijawab: ”Keluarkan (dari neraka) orang-orang yang kalian kenal.” Hingga wajah mereka diharamkan untuk dibakar oleh api neraka. Para mukminin inipun mengeluarkan banyak saudaranya yang telah dibakar di neraka ... Malaikat-malaikat telah memberi syafaat, dan nabi-nabi telah memberi syafaat, dan orang-orang beriman telah memberi syafaat, dan tiadalah yang masih tinggal kecuali Arhamurrahimin ( Yang Maha Penyayang dari orang-orang yang menunjukkan kasih sayangnya ). Oleh karena itu Allah akan memegang segenggam dari api neraka, sambil mengeluarkan orang yang tidak pernah melakukan satupun amalan kebaikan.


2. Syafaat pada manusia yang pantas masuk neraka untuk tidak sampai masuk. Berdasarkan pada hadits riwayat Muslim:
ما من مسلم يموت فيقوم على جنازته أربعون رجلا لا يشركون بالله شيئا إلا شفعهم الله فيه

Artinya: Seorang muslim yang meninggal dunia, lalu jenazahnya dishalatkan oleh empat puluh orang yang tidak menyekutukan Allah sedikitpun, niscaya Allah akan memberikan syafaat kepadanya.

3. Syafaat pada manusia yang beriman yang dari amalnya pantas masuk surga dengan menambah derajatnya di surga. Berdasarkan pada hadits riwayat Muslim, bahwasanya Nabi mendoakan Abu Salamah, Nabi berdoa:
اللّهمّ اغفر لأبي سلمة وارفع درجته في المهديّين، واخلفه في عقبه في الغابرين واغفر لنا وله يا ربّ العالمين، وافسح له في قبره، ونوّر له فيه

Artinya: Ya Allah ampunilah Abu Salamah, tinggikan darajatnya bersama orang-orang yang mendapat petunjuk, gantikanlah untuk keluarga yang ditinggalkan. Ampunilah kami dan dia, wahai Tuhan semesta alam, luaskanlah kuburannya dan berilah cahaya baginya di kuburan.

CARA MENDAPATKAN SYAFAAT NABI

Amalan penyebab mendapat syafaat Nabi

1. Melaksanakan seluruh perintah yang diwajibkan dalam syariah Islam. Baca: Rukun Islam

2. Menjauhi dan menghindari seluruh perbuatan yang diharamkan. Orang zalim adalah pelaku dosa baik pada Allah maupun pada sesama manusia. Dalam QS Ghafir :18 Allah berfirman "Orang-orang yang zalim tidak mempunyai teman setia seorangpun dan tidak (pula) mempunyai seorang pemberi syafa'at yang diterima syafa'atnya." Baca: Dosa Besar dalam Islam

3. Pemimpin yang amanah. Pemimpin yang zalim dan korup tidak akan mendapat syafaat. Nabi bersabda dalam hadits sahih riwayat Tabrani dalam Al-Mukjam Al-Kabir: 'Dua golongan umatku tidak akan mendapatkan syafaatku pada hari kiamat yaitu pemimpin yang zalim dan muslim yang ekstrim dalam beragama [صنفان من أمتي لن تنالهما شفاعتي: إمام ظلوم، وكل غالٍ مارق]

4. Moderat (al-wasath) dalam beragama (QS Al-Baqarah 2:143). Orang yang radikal atau ekstrim tidak akan mendapat syafaat Nabi sebagaimana disebut dalam hadits Tabrani di atas dan firman Allah dalam QS Al-Maidah 5:77 'Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, janganlah kamu berlebih-lebihan (melampaui batas) dengan cara tidak benar dalam agamamu."

Contoh ekstrim dalam beragama adalah seperti kaum Khawarij. Nabi bersabda dalam hadits riwayat Bukhari tentang mereka sbb:
‏ ‏يخرج في آخر الزمان قوم ‏‏أحداث الأسنان ‏‏سفهاء ‏‏الأحلام ‏‏يقرءون القرآن لا يجاوز ‏ ‏تراقيهم ‏‏يقولون من قول خير البرية ‏‏يمرقون ‏‏من الدين كما ‏‏يمرق ‏‏السهم من ‏‏الرمية ‏

Artinya: Akan keluar di akhir zaman, suatu kaum yang masih muda, berucap dengan ucapan sebaik-baik manusia (Hadits Nabi), membaca Al-Quran tetapi tidak melewati kerongkongan mereka, mereka keluar dari agama Islam sebagaimana anak panah meluncur dari busurnya, maka jika kalian berjumpa dengan mereka, perangilah mereka, karena memerangi mereka menuai pahala di sisi Allah kelak di hari kiamat.

Siapa kaum khawarij saat ini? Menurut Al-Showi dalam Tafsir Showi 5/119, mereka adalah kaum Wahabi Salafi.

5. Mengamalkan sunnah.

Tiga dzikir penyebab mendapat syafaat Nabi.

1. Lailahaillallah [ لا إله إلا الله].
Rasulullah bersabda dalam hadits sahih riwayat Bukhari dari Abu Hurairah: Barangsiapa membaca kalimat Lailahaillallah dengan tulus dari dalam hati maka ia menjadi orang paling bahagia dengan mendapatkan syafaatku pada hari kiamat [أسعد الناس بشفاعتي يوم القيامة من قال: لا إله إلا الله خالصا من قلبه]..

2. Membaca shalawat pada Nabi pagi dan sore hari.
Rasulullah bersabda dalam hadits riwayat Tabrani dari Abu Darda': Barangsiapa membaca shalawat padaku 10x saat pagi, dan 10x di sore hari maka ia akan mendapatkan syafaatku di hari kiamat [من صلى على حين يصبح عشرا، وحين يمسي عشرا، أدركته شفاعتي يوم القيامة]

3. Doa setelah Adzan
Rasulullah bersabda dalam hadits riwayat Bukhari dari Jabir bin Abdullah: Akan mendapat syafaatku orang yang membaca doa berikut setelah adzan -> [اللهم رب هذه الدعوة التامة، والصلاة القائمة، آت محمدا الوسيلة والفضيلة، وابعثه مقاما محمودا الذي وعدته]

___________________________


PROSES CARA MASUK ISLAM

Assalamualaikum. Saya Rani seorang janda. Saya mau menikah dgn laki2 non muslim. Calon suami saya punya istri seagama dgn dia (calon suami). Calon suami saya mau masuk Islam. Bagaimana prosedur yg harus kami jalani untuk menikah secara Islam dan proses pindah agama suami saya ke Islam. Saya mohon jawaban dari Ustad. Terima kasih

JAWABAN

1. Secara syariah, masuk Islam itu sangat mudah: cukup membaca dua kalimat syahadat maka dia sudah menjadi muslim. Namun karena keislamannya itu akan melibatkan hal-hal lain seperti pengakuan negara dalam pernikahan dan status warisan, maka dia hendaknya melaporkan ke pejabat KUA atas keislamannya tersebut supaya tidak ada kendala ketika hendak menikah kelak. Baca detail: Tata Cara Masuk Islam

___________________________


JANDA HAMIL ZINA TAK MAU DINIKAH

Janda hamil oleh pacarnya, anehnya janda itu malah menolak untuk menikah pertanyaan:
1. bagaimana pandangan islam janda itu menolak menikah karena pengaruh orang tuanya dengan alasan jabatan kekayaan.
2. sedangkan pacar yg berniat menikahi tapi ditolak..... Terima kasih

JAWABAN

1. Perkawinan harus melibatkan kedua belah pihak. Kalau salah satu pihak tidak mau, maka pernikahan tidak bisa terjadi.

2. Lebih baik si lelaki fokus pada pertobatan. Lakukan taubat nasuha dan carilah perempuan lain untuk dinikah. Baca detail: Cara Taubat Nasuha
LihatTutupKomentar