Ibu Tidak Membagi Warisan Bapak

Ibu Tidak Membagi Warisan Bapak Sekarang bapak sudah meninggal dunia. Anak2 mereka sudah berkeluarga dan beberapa diantarnya sangat membutuhkan uang. Ibu mereka memiliki harta yang banyak dan ada menjual beberapa aset. Bagaimana cara pembagian warisannya? Karena menurut ibu mereka, seluruh harta itu hasil jerih payahnya, sehingga masih milik ibunya. Dan sang ibu tidak mau membagi harta tersebut.
Ibu Tidak Membagi Warisan Bapak
IBU TAK MAU MEMBAGI WARISAN BAPAK

Assalamu 'alaikum wr wb. Saya ingin bertanya tentang warisan. Ada 6 orang bersaudara (3 orang laki-laki dan 3 orang perempuan). Mereka memiliki ibu yang sudah janda. Bapak mereka meninggal dunia tahun 2014. Menurut cerita ibu mereka, pada awal pernikahan kedua orangtua ini merintis usaha dan membuka toko, setelah usaha ini mulai sukses sang bapak sering bepergian meninggalkan isterinya dan merintis usaha lain tetapi sering gagal. Sang isterilah yang menjalankan usaha toko mereka. Setelah beberapa tahun sang suami kembali dan menjalankan toko bersama2.

Sekarang bapak sudah meninggal dunia. Anak2 mereka sudah berkeluarga dan beberapa diantarnya sangat membutuhkan uang. Ibu mereka memiliki harta yang banyak dan ada menjual beberapa aset.

TOPIK KONSULTASI ISLAM
  1. IBU TAK MAU MEMBAGI WARISAN BAPAK
  2. MENYIKAPI ORANG TUA YANG BERBUAT DOSA
  3. SUAMI HANYA MENAFKAHI ANAK
  4. MENGURUS JENAZAH PEREMPUAN HAID
  5. GAJI BANK DAN ZAKAT PROFESI
  6. PURA-PURA TAK TAHU PERSELINGKUHAN AYAH
  7. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM

1. Bagaimana cara pembagian warisannya? Karena menurut ibu mereka, seluruh harta itu hasil jerih payahnya, sehingga masih milik ibunya. Dan sang ibu tidak mau membagi harta tersebut.

2. Bagaimana menurut pendapat ustadz? Beri petunjuk agar para anak tidak dianggap durhaka karena menuntut warisan. Terima kasih.


JAWABAN

1. Kalau memang seluruh harta itu adalah milik ibu mereka, sedang ibu masih hidup, maka memang tidak bisa diwariskan. Namun kalau dalam harta itu ada harta milik ayah, maka harta yang milik ayah harus diwariskan. Kalau ternyata ibu tidak mau, maka anak harus meyakinkan si ibu dengan berbagai cara yang damai seperti meminta tolong tokoh di kampung anda baik tokoh masyarakat atau tokoh agama untuk meyakinkan ibu dalam soal ini.

2. Kalau berbagai langkah di atas tidak berhasil meyakinkan ibu, maka jalan ke pengadilan boleh dilakukan tapi dengan niat yang baik yaitu agar ibu bisa terselamatkan dari dosa menguasai harta orang lain tanpa hak.

Ada cara pembagian warisan adalah: (a) ibu mendapat 1/8 (seperdelapan); (b) sisanya untuk keenam anak kandung di mana anak laki-laki mendapat dua kali lipat dari anak perempuan. Pembagian ini dengan asumsi orang tua bapak sudah meninggal dunai semua. Kalau belum meninggal saat bapak wafat, maka masing-masing ayah dan ibu pewaris mendapat 1/6 (seperenam). Baca detail: Hukum Waris Islam

_________________________


MENYIKAPI ORANG TUA YANG BERBUAT DOSA

Pak ust. Saya mau tanya bagaimana menyikapi agar orang tua cepat sadar akan kesalahannya, yg selama ini bila dinasehati selalu marah dan tidak terima, seakan2 mereka tidak takut akan dosa, orangtua saya selalu membela kakak saya yang mempunyai sifat yg bener2 bejat menurut saya seperti berzinah, mencuri, memfitnah saaudara perempuan (adik)nya sendiri, menelantarkan anak2nya dr pernikahan sebelumnya (sudah menikah 3x).

Orang tua saya seakan2 mata hatinya sudah buta anak laki2nya berzinah terang2an tapi orang tua mendukung, bahkan tidak pernah mengajarkan sholat jangankan sholat 5 waktu, sholat jumat pun tidak pernah menjalankannya, bahkan orangtua saya memang saya akui terlalu jauh dari agama meski mereka menjalankan shalat 5 waktu, tapi mereka percaya akan rezeki atau apa sajalah adalah berkat penunggu benda2 keramat yg bapak saya miliki.

Setiap saya nasehat mereka tidak pernah terima, bahkan saya kadang dimusuhi sekarang permasalahan ada lagi mantan istri kk saya ingin mengambil barang2 yg dia beli tapi ibu dan bapak saya tidak mau memberi barang2 itu bahkan bapak saya mengancam akan perang batin (santet) kepada mantan istri kk saya jika berani mengambil barang2 tersebut.

1. Pak apa yang harus saya lakukan bila orangtua saya sudah jauh dari agama bahkan dosa pun mereka tak takut, saya sampai sakit2an memikirkan mereka.

Terima kasih wass.

JAWABAN

1. Apa yang sudah anda lakukan dalam menasihati mereka sudah cukup. Yang dapat anda lakukan sekarang adalah mendoakan mereka agar bisa cepat sadar. Dan bersabarlah dalam berdoa karena doa itu terkadang menunggu proses cukup lama untuk dikabulkan. Teruslah berdoa dan yakinlah bahwa doa anak yang salih akan dikabulkan Allah. Allah berfirman dalam QS Ghafir :60 "Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina".

Di samping itu, usaha riil harus terus dilakukan. Misalnya, dengan meminta bantuan tokoh masyarakat atau ustadz yang anda kenal untuk menasihati orang tua anda. Atau mengajak mereka untuk mendatangi pengajian, silaturahmi pada para kyai, dan lain-lain.

_________________________


SUAMI HANYA MENAFKAHI ANAK

Pak Ustadz saya ingin bertanya, pak sselama ini saya sudah menikah 12tahun tapi pak suami tidak pernah memberi tahu berapa komisi/pendapatan dia tiap bulannya, bahkan dapat bonus pun saya tidak pernah tau dia hanya memberi setengahnya untuk bayaran anak2, sedangkan untuk keperluan saya kalau saya tidak minta dia bahkan tidak akan memberi.

saya tau pak penghasilan dia tiap bulannya sangat besar tapi mengapa buat diri saya selalu kekurangan bahkan untuk membeli sesuatu saya mencari pinjaman buat keperluan saya, sedangkan dia pak kalau mau kasih saudaranya atau untuk apa selalu tidak pernah bilang sama saya. bahkan saya jadi istri tidak pernah dihargai sedikitpun oleh dia, dia melirik wanita didepan saya pun dia lakukan dengan terang2an, saya cuma bisa sabar dan menangis akan sikap suami saya, mungkin cukup pak pertanyaan dari saya. Terimakasih wass.

JAWABAN

Tidak ada kewajiban suami untuk memberitahu berapa penghasilannya. Yang wajib dilakukan suami adalah memberi nafkah anak dan istrinya. Kalau istrinya tidak mendapat nafkah, maka ia berhak meminta. Kalau tidak diberi, istri boleh mengambil harta suami secukupnya tanpa harus memberitahu suami karena itu haknya. Baca detail: Cara Menghadapi Suami Pelit

_________________________


MENGURUS JENAZAH PEREMPUAN HAID

Assalamu'alaikum
Maaf saya ingin bertanya , bagaimana caranya mengurus jenazah perempuan yang kebetulan sedang haid ?
mohon penjelasannya

JAWABAN

Cara memandikannya sama dengan perempuan lain yang tidak haid. Artinya cukup dimandikan mayit sebagaimana biasanya tanpa perlu dimandikan untuk haidnya tersebut. Lebih detail lihat di sini.

_________________________


GAJI BANK DAN ZAKAT PROFESI

Assalamualaikum Ustadz,

Saya ada beberapa pertanyaan, mohon penjelasan dari ustadz .
1. Bagaimanakah hukum gaji yang diterima dari bekerja di Bank konvensional
2. Bagaimanakah tata cara zakat mal, gaji yang kita terima setiap bulan apakah wajib dizakati
3. dan apakah boleh memberikan zakat mal kita kepada tetangga kita yang fakir miskin.

Demikian ustadz, saya tunggu penjelasan dari ustadz. Semoga amal ibadah ustadz digantikan dengan pahala yang luar biasa dari Allah Subhanahu wa taala. Jazakumullahu katsiron.
Muh. Vendy Hermawan,
Wonogiri

JAWABAN

1. Haram menurut ulama yang mengharamkan bank. Dan halal menurut ulama yang menghalalkan bank. Baca detail: Hukum Bank Konvensional

2. Gaji wajib dizakati apabila (a) mencapai masa 1 tahun atau haul; dan (b) mencapai nisob atau batas minimal wajib zakat yaitu senilai 85 gram emas. Tidak memenuhi salah satu dari dua syarat ini tidak wajib zakat. Baca detail: Zakat Harta

3. Boleh dan baik memberikan zakat pada tetangga yang fakir miskin.

_________________________


PURA-PURA TAK TAHU PERSELINGKUHAN AYAH

Assalamualaikum pak ustad.
..
Saya wanita umur 20 tahun asal lampung. Begini pak. Baru baru ini ayah saya ketahuan selingkuh lewat sms. Sya pernah memergokinya sedang telfonan dan pernah juga membaca smsnya.. Ibu saya udah tahu hal ini. Dan sudah pernah membicarakan nya dengan ayah bahkan pernah sampai bertengkar. Ibu sya sampai minta diceraikan. Tetapi ayah saya menolak dan bilang bahwa beliau hanya iseng. Gak ada kata serius bahkan tidak pernah ketemu. Dan juga bilang bahwa beliau sayang dengan ibu dan anak anaknya.. memang kalau dari cerita ibu. Ibu masih dinafkahi bahkan gaji tidak kelong tetap seperti dulu.

Saya gak pernah ngomong ke ayah karna saya masih dibiayai apapun yg saya inginkan dituruti . Jadi saya belum berani untuk bicara dan memilih untuk pura pura tidak tahu. Tapi saya kasihan dengan ibu pak.. keluarga pihak ayah juga suka reseh dengan ibu saya. Ibu saya juga dari dulu udah rela biayain adik adik ayah sampai mereka lulus semua.. tapi inikah balasan ayah ke ibu.
pertanyaan:
1. apakah sikap saya pura pura tidak tahu itu benar?
2. apa yang harus ibu saya lakukan.?
3. apa yang harus saya lakukan sebagai kakak dan anak pertama terhadap adik dan ibu saya.
Terima kasih pak ustad.
wassalamualaikum

JAWABAN

1. Sikap anda tidak salah. Diam itu termasuk salah satu sikap yang dibenarkan apabila tidak ada kemampuan untuk berbicara. Biarkan ibu yang berbicara soal ini pada ayah.

2. Kalau memang selingkuhnya ayah hanya secara online saja, maka sebaiknya ibu bersabar. Dan cari waktu yang tepat untuk menasihati ayah secara perlahan.

3. Bersikaplah tetap positif dan optimis serta fokus pada pencapaian prestasi dan akhlak yang baik. Itu sudah cukup agar anda menjadi teladan saudara-saudara anda yang lain.
LihatTutupKomentar