Cara taubat menggugurkan kandungan (aborsi)

Cara taubat menggugurkan kandungan (aborsi) Saya dibawa ke parang tritis dan sebagainya. Awalnya gagal. Saya menpunyai dosa yang cukup besar
CARA TAUBAT MENGGUGURKAN KANDUNGAN

Kepada Al Khoirot,

Saya wanita, saya mempunyai dosa yang sangat besar. Saya pernah berhubungan badan sampai hamil dan kesalahan saya adalah menggugurkanya dengan bantuan dari tetangga dan orang tua saya sendiri dengan bantuan gaib diiming-imingi uang milyaran. Awalnya saya mau tapi pertengahan ganjil saya mau mundur cuma orang sekitar saya menekan saya karna mau dapat uangnya.

Saya dibawa ke parang tritis dan sebagainya. Awalnya gagal. Akirnya saya dibw ke paranormal lainya mbah ireng dan diberi obat penggugur. Keluarlah janinnya. Entah dia bakar dupa gmn dr mulut saya keluarlah kata larung. Akirnya dilarung di pelabuhan ratu.

Saya menpunyai dosa yang cukup besar. Saya tidak melakukan perjanjian dr mulut saya secara sadar. Saya tidak tau apakah secara tidak sadar saya punya perjanjian atau tidak karna nyatanya tidak ada uang yang datang.

Itu pun kejadian 4 tahun lalu. Sekarang saya sudah menikah dikaruniain seorang putri di Australia. Hidup bahagia bersama suami yg mencintai saya dan tahu saya pernah menggugurkan kandungan.

Pertanyaan saya bagaimanakah cara bertobat supaya diampuni Allah SWT. Ini salah saya.. saya sangat berdosa.. apalagi ada orang yg bilang ke saya dan dia bs menerawang jikalao katanya anak saya yang saya gugurkan dijadikan budak di pelabuhan ratu oleh nyi roro kidul atau nyi blorong dan mengkanya rejeki saya selalu mengalir. Apa yang musti saya lakukan.. saya sangat takut dan sangat menyesal.. tolong saya..apa yang musti saya lakukan

JAWABAN

Berzina termasuk salah satu dosa besar. Begitu juga menggugurkan kandungan.

Sayangnya, Anda tidak menjelaskan usia berapa kandungan tersebud digugurkan. Karena itu berpengaruh pada aspek hukum syariahnya. Baca detail: http://www.alkhoirot.net/2012/04/menggugurkan-kandungan-aborsi-dalam.html

Terlepas dari itu semua, kedua perbuatan itu termasuk dalam kategori dosa besar. Namun demikian, Allah selalu membuka pintu taubatNya bagi yang memang berkeinginan untuk taubat. Selagi nyawam belum di tenggorokan (sedang sekarang), maka taubat anda akan diterima.

Adapun cara taubatnya adalah dengan (a) tidak mengulangi perbuatan tersebut; (b) menyesalinya; (c) memohon ampun pada Allah; dan (d) menutupinya dengan amal kebaikan baik berupa ibadah yang wajib maupun amal yang sunnah. Baca detail: Cara Taubat Nasuha

Tentang anak aborsi dijadikan Nyi Roro Kidul itu tidak benar. Ucapan dukun tersebut kemungkinan karena ia berbohong atau dapat bisikan yang salah dari jin/setan yang jadi temannya. Baca detail: http://www.alkhoirot.net/2014/08/apakah-roh-orang-mati-bisa-hidup-lagi.html

ANAK NU SEKOLAH DI TK MUHAMMADIYAH

Assalamualaikum..
Saya ingin konsultasi mengenai bacaan sholat.anak saya sekolah diTK islami yang menurut saya lebih baik dari pada TK umum. Karena pada umur sekolah TK sudah diajari sholat, hafalan juz amma, doa sehari-hari dan iqro. Oleh karena itu saya tertarik menyekolahkan anak saya disana.
Akan tetapi ada satu hal yang mengganjal di hati saya. Ketika saya mendapatkan buku panduan sholat dengan bacaan yang berbeda dengan yang saya gunakan selama ini. Perbedaan sebenarnya bukan di bacaan yg wajib. Tapi hanya di bacaan sunah seperti doa iftitah. Setelah saya cari tahu ternyata bacaan tersebut dipakai oleh jamaah muhammadiyah. Sedangkan saya dan keluarga orang NU. Bagaimana saya menyikapinya?apakah hal ini termasuk hal penting yang harus saya perhatikan atau abaikan karena anak masih kecil? Mohon pencerahannya karena menjadi perdebatan di keluarga saya
Wassalamualaikum

JAWABAN

Sebaiknya dicari TK yg NU atau sekalian TK yg umum. Sedangkan agamanya bisa diajari sendiri atau ke guru ngaji yg NU.

Karena, yang berbeda nantinya bukan hanya soal bacaan doa shalat. Tapi juga soal aqidah. Di mana aqidah MD mengikuti aqidah Ibnu Taimiyah / Wahabi dengan sikap yang mudah mensyirikkan, membid'ahkan kalangan NU. Baca detail: http://www.konsultasisyariah.in/2017/04/yunahar-ilyas-akidah-muhammadiyah-itu-wahabi.html

HUKUM BENCI DAN DENDAM PADA AYAH

assalammualaikum ustad
sejak kecil saya kurang dekat dengan sosok ayah saya dikarenakan
sikap bliau yang kaku,keras,dan mudah main tangan.alhasil muncul bibit
kebencian dalam diri saya terhadap ayah saya.sikap kasar ayah tidak
sebatas pada saya tetapi juga ibu dan kedua almarhum kakek nenek saya.

semakin beranjak dewasa semakin ada jarak diantara kami.saya semakin
merasa ayah kandung saya tak lebih hanya seperti orang lain buat hidup
saya.ikatan batinpun hampir tak ada.sehingga,pernah suatu hari saya
meneteskan air mata melihat seorang ayah bersenda gurau di taman
bersama anaknya ,dalam hati aku hanya bisa berkata kapan ayahku
seperti itu.

sebagai anak, dari kecil saya bukanlah anak yang
mengecewakan.berbagai prestasi bisa saya raih sebagai juara
lukis,nilai raport sekolah yang bagus,tapi tak pernah bisa membuat
ayah saya bangga akan pencapaian saya kala itu.bukan saya ingin dipuji
atau disanjung,tapi sebagai anak ingin rasanya tau bahwa dia bangga
dengan anaknya karena menurut saya itu merupakan motivasi,namun bukan
prestasi sayalah yang diperbincangkan tetapi aib saya yang diumbar
karena saya sadar saya agak kemayu.

semakin hari saya semakin tak peduli dengan ayah saya.karena semakin
kesini dia sekedarnya saja menafkahi kami.jadi ibulah yang harus tetap
bekerja dan membiayai sekolah saya.setelah lulus sma saya mulai
bekerja,selang 3 tahun saya mulai sakit sakitan hingga harus rawat
inap di rs karena pemyakit paru paru & pembengkakan jantung.

saat di rs
sifat ayah yang kakupun tak berubah,,saat itu saya dalam kondisi sudah
susah bernafas dan harus dibantu selang oksigen ketika hendak buang
air kecil ayah memaksa saya untuk berjalan ke toilet daripada
memberikan saya pispot.hampir putus nafas ini,terlebih saat sekembali
dari toilet saya harus berjuang meraih selang oksigen untuk segera
bernafas.untunglah ada keluarga pasien sebelah yang membantu saya
.saat ditanyai orang itu kenapa pergi ketoilet dengan keadaan seperti
itu ayahku berkilah jika sayalah yang memaksa pergi ke toilet.sungguh
hancur dan sakit hati mendengar ucapan ayah.setelah kejadian itu saya
semakin dendam serta membenci ayah saya.

1. apakah yang harus saya lakukan agar beliau berubah?
2. dan apakah sikap saya yang menbenci ayah saya termasuk "durhaka"
kepada orang tua??
mohon solusinya,terima kasih wassallammualaikum

JAWABAN

1. Yang bisa anda lakukan adalah mengungkapkan pada ayah tentang apa yang anda rasakan: bahwa sikapnya yang kasar pada anda itu menyakitkan. Supaya dia tahu. Setelah itu, kalau dia tidak berubah, maka doakan saja tanpa harus memaksakan kehendak anda.

2. Membenci ayah dalam hati, namun secara lahiriyah tidak ditampakkan, tidak masalah. Apalagi itu timbul dari sikap ayah yang zalim pada anaknya. Dalam sebuah hadits sahih riwayat Bukhari dan Muslim, Nabi bersabda:
إن الله تجاوز لأمتي عما وسوست أو حدثت به أنفسها ما لم تعمل به أو تكلم

Artinya: Allah memaafkan umatku yang was-was atau berbicara sendiri dalam hatinya selagi dia tidak melakukan atau tidak membicarakannya.

Namun demikian, sebaiknya anda berusaha tetap menghormatinya. Karena, fakta bahwa dia ayah anda itu sudah berhak baginya untuk mendapatkan respek dari anda walaupun tanpa dia berbuat baik pada anda. Baca detail: Hukum Taat dan Berbakti pada Orang Tua
LihatTutupKomentar