Cara sembuh was-was murtad adalah tidak ikut aliran Wahabi dan tidak membaca artikel Islam karya mereka

Cara sembuh was-was murtad adalah tidak ikut aliran Wahabi dan tidak membaca artikel Islam yang ditulis oleh ulama dan ustadz Salafi Wahabi. Mengapa?
Cara sembuh was-was murtad adalah tidak ikut aliran Wahabi dan tidak membaca artikel Islam yang ditulis oleh ulama dan ustadz Salafi Wahabi. Mengapa? karena mereka dikenal dengan paham takfiri-nya. Semua perbuatan dosa dihukumi murtad dan kufur.

Assalamu'alaikum.

Ustadz saya Ahmad dari Jawa Tengah..Maw tanya tentang was was murtad...

Selama ini saya sering terbesit bahwa saya murtad, sehingga saya setelah itu berusaha untuk membaca syahadat..untuk memantapkan membaca syahadat, saya selalu mencari tempat yang sunyi untuk bersyahadat..kadang saya gak menemukan tempat tersebut sehingga saya menunggu orang orang yang ada ditempat itu pergi baru saya membaca syahadat...selama menunggu waktu yang lama itu, saya masih beranggapan murtad sebelum membaca syahadat...syahadat pun saya harus mengulangi 10x agar mantep, tapi kadang kadang tetap saja was was lagi, ragu kalau syahadatnya sah atau tidak, ragu syahadatnya ada huruf yang tidak kebaca, ragu kalau syahadatnya tidak 1 nafas...Bagaimana solusinya?

Selain itu yang paling parah adalah saya ragu apakah onani bagi orang yang was was itu menyebabkan murtad atau tidak..sehingga ketika saya melakukan onani saya ragu murtad atau tidak...kadang saya beranggapan murtad dan saya harus membaca syahadat..

Kadang kadang saya terbesit lintasan murtad, sebelum membaca syahadat kadang kadang terlintas kepikiran pengin onani...akhirnya melakukan onani terlebih dahulu kemudian membaca syahadat...(saya melakukan onani terlebih dahulu karena khawatir kalau sudah membaca syahadat kemudian melakukan onani yang menyebabkan saya ragu murtad atau tidak akibat onani tersebut). Tapi kenyataanya setelah syahadat hal tersebut tetep berulang berkali kali...bagaimana keislaman saya ya ustadz?

Selain itu, setiap sujud pada saat sholat..ketika di depan sujud ada barang, selalu terbesit kalau saya menyembah itu..saya menghilangkan pikiran itu tapi susah sekali..selalu ketika sujud ada lintasan menyembah barang yang didepannya..kadang sudah berusaha menghindari tapi lintasan tetep terlintas..

Bagaimana ya ust keislaman saya dan bagaimama solusinya?

JAWABAN

1. Murtad itu tidak terjadi kecuali karena dua hal: a) melakukan perbuatan yang berakibat murtad; Baca detail: Tiga Penyebab Murtad

b) melakukan dengan sengaja, sukarela dan bukan karena was-was. Jadi, anda tidak termasuk pelaku murtad. Baca detail: Syarat Sahnya Murtad

2. Onani itu haram tapi tidak berakibat murtad. Baca detail: Hukum Onani

3. Abaikan perasaan murtad. Itu cara sembuh dari murtad. Baca detail: Cara Sembuh Was-was

MURTAD

Assalamu'alaikum mau tanya,

jika seseorang lupa pernah melakukan perbuatan kekufuran yg bisa membuatnya murtad dimasa lalu dan dia tdk tau hukumnya, dan dia sudah lupa dgn perbuatan tersebut. Tetapi dia pernah membaca kalimat syahadat dan masih meyakini bahwa Allah SWT adalah Tuhan dan nabi Muhammad SAW adalah utusan terakhir, Apakah dia sah mnjd seorang muslim?

JAWABAN

Jika lupa maka dianggap tidak ada. Dan tidak ada pula hukumnya.

Namun kalau anda pernah melakukan perbuatan murtad tapi itu tidak disengaja, maka dimaafkan. Karena perbuatan murtad baru dianggap murtad kalau dilakukan secara sengaja. Baca detail: Syarat Sahnya Murtad

Baca juga: Tiga Penyebab Murtad

WAS-WAS OCD

Assalamu'alaikum. Mohon maaf ustadz, saya kembali ingin berkonsultasi perihal kondisi saya. Saya penderita OCD sebagaimana konsultasi sebelumnya. Saat ini saya masih terapi obat-obatan dengan dokter spesialis jiwa. Dan saya disarankan dokter untuk konsultasi terkait agama dengan ustadz yang dipercaya.

Perihal :

Penyakit saya adalah was-was murtad. Pada setiap bagun tidur disubuh hari, sering muncul perkataan di hati ''saya niat murtad" dan ada kalanya hati saya membenarkan, kondisi ini langsung membuat saya bingung karena pada saat bangun pikiran lagi kosong.

Pertanyaan :

Apakah saya dalam kondisi tersebut telah jatuh murtad dan harus bersyahadat ulang

Demikian yang saya tanyakan. Terimakasih sebelumnya, dan mohon doakan saya agar bisa melewati ujian ini

JAWABAN

Kondisi anda yang menderita OCD membuat kesalahan yang anda lakukan itu dimaafkan. Jadi, anda tidak murtad dan tidak perlu bersyahadat ulang. Alasannya sbb:

a) Suara batin atau lintasan hati yang berupa sesuatu yang dilarang itu itu tidak dianggap dalam syariah. Dan dimaafkan oleh Allah berdasarkan hadis sahih. Baca detail: Hukum Lintasan Hati

b) Seandainya, lintasan hati itu sampai terucap, namun diucapkan dalam kondisi di luar kontrol diri alias tidak disengaja, maka itu juga dimaafkan. Kasus ini umumnya terjadi pada penderita OCD seperti ini. Baca detail: Syarat Sahnya Murtad

Baca juga: Was-was karena OCD

Semoga jawaban ini dapat mengurangi OCD anda. Amin.

MURTAD

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, jd saya mempunyai beberapa pertanyaan terkait murtad.

1. Apakah jika seseorang pernah melakukan perbuatan kufur dimasa lalu dan dia tdk tau bahwa ucapan/perbuatannya itu merupakan kekufuran dpt menyebabkannya murtad tanpa sadar?

2. Saya sering sekali was" Takut kalo saya pernah melakukan perbuatan/ucapan saya yg menyebabkan murtad dimasa lalu, dan saya jg takut kalo dulu org disekitar saya misalkan seperti keluarga pernah melakukan perbuatan/ucapan yg mengandung kekufuran.

3. Saya sering sekali membaca artikel" Terkait ttg kemurtadan dan bagaimana cara mengetahui bahwa informasinya jelas atau tidak? Karena saya sdh dinasehati oleh keluarga saya utk tdk sembarang membaca artikel.

JAWABAN

1. Tidak murtad. Murtad hanya berlaku bagi muslim yang melakukan perbuatan murtad secara sengaja. Baca detail: Syarat Sahnya Murtad

Syariah Islam memaafkan perbuatan dosa yang dilakukan karena tidak tahu. Termasuk murtad. Baca detail: Hukum Melakukan Perkara Haram karena Tidak Tahu atau Lupa

2. Lihat poin 1.

3. Ya, jangan sembarang membaca artikel Islam di internet karena bisa saja artikel itu ditulis kalangan muslim radikal seperti Wahabi Salafi yang sangat mudah mengkafirkan sesama muslim dan membuat seorang muslim menjadi mudah was-was. Hindari membaca artikel dari situs mereka. Baca detail: Daftar Situs Wahabi Salafi

Baca artikel keislaman yang ditulis kalangan muslim Aswaja NU Baca detail: Daftar Situs Aswaja
LihatTutupKomentar