Pengajian 10 Januari 2026: Tafsir Jalalain Surat Hud Ayat 5 sampai 7 plus Konsultasi Agama

Pengajian 10 Januari 2026: Tafsir Jalalain Surat Hud Ayat 5 sampai 7, Sahih Bukhari, Al-Umm, Konsultasi Agama

Pengajian 10 Januari 2026: Tafsir Jalalain Surat Hud Ayat 5 sampai 7, Sahih Bukhari, Al-Umm, Konsultasi Agama

 Pengajian hari Sabtu 10 Januari 2026, Jam 5 - 6 pagi.

Lokasi: Pondok Pesantren Al-Khoirot Malang 

Timestamp Pengajian di Video Youtube

  1. Tafsir Jalalain QS Hud ayat 5-7 
  2. Sesi 2: Sahih Bukhari
  3. Sesi 3: Al-Umm Imam Syafi'i
  4. Sesi 4: Konsultasi Agama Online 

 Tafsir Jalalain QS Hud ayat 5-7 

 ونزل كما رواه البخاري عن بن عباس فيمن كان يستحيي أَنْ يَتَخَلَّى أَوْ يُجَامِع فَيُفْضِي إلَى السَّمَاء وَقِيلَ فِي الْمُنَافِقِينَ ﴿أَلَا إنَّهُمْ يُثْنُونَ صُدُورهمْ لِيَسْتَخْفُوا مِنْهُ﴾ أَيْ اللَّه ﴿أَلَا حِين يَسْتَغْشُونَ ثِيَابهمْ﴾ يَتَغَطَّوْنَ بِهَا ﴿يَعْلَم﴾ تَعَالَى ﴿مَا يُسِرُّونَ وَمَا يُعْلِنُونَ﴾ فَلَا يُغْنِي اسْتِخْفَاؤُهُمْ ﴿إنَّهُ عَلِيم بِذَاتِ الصُّدُور﴾ أَيْ بِمَا فِي الْقُلُوب
 
﴿وَمَا مِنْ﴾ زَائِدَة ﴿دَابَّة فِي الْأَرْض﴾ هِيَ مَا دَبَّ عَلَيْهَا ﴿إلَّا عَلَى اللَّه رِزْقهَا﴾ تَكَفَّلَ بِهِ فَضْلًا مِنْهُ تَعَالَى ﴿وَيَعْلَم مُسْتَقَرّهَا﴾ مَسْكَنهَا فِي الدُّنْيَا أَوْ الصُّلْب ﴿وَمُسْتَوْدَعهَا﴾ بَعْد الْمَوْت أَوْ فِي الرَّحِم ﴿كُلّ﴾ مِمَّا ذُكِرَ ﴿فِي كِتَاب مُبِين﴾ بَيِّن هُوَ اللَّوْح الْمَحْفُوظ
 
﴿وَهُوَ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَات وَالْأَرْض فِي سِتَّة أَيَّام﴾ أَوَّلهَا الْأَحَد وَآخِرهَا الْجُمُعَة ﴿وَكَانَ عَرْشه﴾ قَبْل خَلْقهمَا ﴿عَلَى الْمَاء﴾ وَهُوَ عَلَى مَتْن الرِّيح ﴿لِيَبْلُوَكُمْ﴾ مُتَعَلِّق بِخَلَقَ أَيْ خَلَقَهُمَا وَمَا فِيهِمَا مِنْ مَنَافِع لَكُمْ وَمَصَالِح لِيَخْتَبِركُمْ ﴿أَيّكُمْ أَحْسَن عَمَلًا﴾ أَيْ أَطْوَع لِلَّهِ 

Terjemah Tafsir Surah Hud Ayat 5-7 dari Tafsir Jalalain karya Jalaluddin Al-Suyuti dan Jalaluddin al-Mahalli

Ayat 5: Pengetahuan Allah Atas Hal yang Tersembunyi

    "Ayat ini turun—sebagaimana diriwayatkan oleh al-Bukhari dari Ibnu Abbas—mengenai orang-orang yang (dahulu) merasa malu (kepada Allah) saat hendak membuang hajat atau berhubungan intim, karena (khawatir auratnya) terpapar/terbuka ke arah langit. Ada pula yang berpendapat bahwa ayat ini turun mengenai kaum munafik."

    ﴿أَلَا إنَّهُمْ يُثْنُونَ صُدُورهمْ لِيَسْتَخْفُوا مِنْهُ﴾ (

Ingatlah, sesungguhnya mereka memalingkan/menundukkan dada mereka untuk menyembunyikan diri dari-Nya) yakni dari Allah.

    ﴿أَلَا حِين يَسْتَغْشُونَ ثِيَابهمْ﴾ 

(Ingatlah, pada saat mereka menyelimuti diri mereka dengan pakaian mereka) maksudnya menutup diri dengannya.

    ﴿يَعْلَم﴾ 

(Maha Tinggi Allah) 

﴿مَا يُسِرُّونَ وَمَا يُعْلِنُونَ﴾ 

(Dia mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka tampakkan) maka perbuatan mereka menyembunyikan diri itu tidak ada gunanya.

    ﴿إنَّهُ عَلِيم بِذَاتِ الصُّدُور﴾ 

(Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala isi dada) yakni apa yang tersimpan di dalam hati.

Ayat 6: Jaminan Rezeki Bagi Makhluk

    ﴿وَمَا مِنْ﴾ 

(kata min di sini adalah tambahan/zaidah) 

﴿دَابَّة فِي الْأَرْض﴾ 

(Dan tidak ada suatu makhluk bergerak pun di bumi) yaitu segala sesuatu yang melata di atasnya.

    ﴿إلَّا عَلَى اللَّه رِزْقهَا﴾ 

(Kecuali Allah-lah yang menjamin rezekinya) sebagai bentuk kemurahan dari-Nya Ta'ala.

    ﴿وَيَعْلَم مُسْتَقَرّهَا﴾ 

(Dan Dia mengetahui tempat kediamannya) yakni tempat tinggalnya di dunia atau di dalam tulang sulbi (laki-laki).

    ﴿وَمُسْتَوْدَعهَا﴾ 

(Dan tempat penyimpanannya) setelah mati atau di dalam rahim (wanita).

    ﴿كُلّ﴾ 

(dari apa yang telah disebutkan itu)

 ﴿فِي كِتَاب مُبِين﴾ 

(Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata) yang jelas, yaitu di Lauhul Mahfuzh.

Ayat 7: Penciptaan Langit, Bumi, dan Arsy

    ﴿وَهُوَ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَات وَالْأَرْض فِي سِتَّة أَيَّام﴾ 

(Dan Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam hari) yang dimulai pada hari Ahad dan berakhir pada hari Jumat.

    ﴿وَكَانَ عَرْشه﴾ 

(sebelum penciptaan keduanya) 

﴿عَلَى الْمَاء﴾ 

(Dan adalah Arsy-Nya berada di atas air) dan air tersebut berada di atas punggung angin.

    ﴿لِيَبْلُوَكُمْ﴾ 

(kata "agar" ini berkaitan dengan kata "menciptakan") (Agar Dia menguji kalian) yakni Dia menciptakan langit, bumi, dan segala manfaat serta kemaslahatan di dalamnya untuk menguji kalian.

    ﴿أَيّكُمْ أَحْسَن عَمَلًا﴾ 

(Siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya) maksudnya siapa yang paling taat kepada Allah.

Sesi 2: Sahih Bukhari

Sesi 3: Al-Umm Imam Syafi'i

  • Hukum membaca Amin saat Shalat 

Sesi 4: Konsultasi Agama Online 

  1. Warisan. Pewaris: istri. Ahli Waris: Suami, anak laki-laki 3, anak perempuan 2. Saudara kandung 4.
  2. Nafkah dan kerja sama usaha antara suami dan istri. 
LihatTutupKomentar