Sahih Bukhari Maksud dari QS An-Nisa 4:33

Sahih Bukhari Maksud dari QS An-Nisa 4:33 Dan untuk masing-masing Kami telah jadikan ahli waris (Mawali) Dan mengenai firman-Nya: "Dan orang-orang yan

Sahih Bukhari Maksud dari QS An-Nisa 4:33

Sahih Bukhari Maksud dari QS An-Nisa 4:33

٢ - باب قَوْلِ اللَّهِ تَعَالَى: ﴿وَالَّذِينَ عَاقَدَتْ أَيْمَانُكُمْ فَآتُوهُمْ نَصِيبَهُمْ﴾  

 ٢٢٩٢ - حَدَّثَنَا الصَّلْتُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ إِدْرِيسَ عَنْ طَلْحَةَ بْنِ مُصَرِّفٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رضي الله عنهما: ﴿وَلِكُلٍّ جَعَلْنَا مَوَالِيَ﴾ قَالَ: وَرَثَةً ﴿وَالَّذِينَ عَاقَدَتْ أَيْمَانُكُمْ﴾ قَالَ: كَانَ الْمُهَاجِرُونَ لَمَّا قَدِمُوا الْمَدِينَةَ يَرِثُ الْمُهَاجِرُ الأَنْصَارِيَّ دُونَ ذَوِي رَحِمِهِ، لِلأُخُوَّةِ الَّتِي آخَى النَّبِيُّ ﷺ بَيْنَهُمْ، فَلَمَّا نَزَلَتْ ﴿وَلِكُلٍّ جَعَلْنَا مَوَالِيَ﴾ نَسَخَتْ.
ثُمَّ قَالَ: ﴿وَالَّذِينَ عَاقَدَتْ أَيْمَانُكُمْ﴾ إِلاَّ النَّصْرَ وَالرِّفَادَةَ وَالنَّصِيحَةَ -وَقَدْ ذَهَبَ الْمِيرَاثُ- وَيُوصِي لَهُ».

Telah menceritakan kepada kami Ash-Shalt bin Muhammad, telah menceritakan kepada kami Abu Usamah, dari Idris, dari Thalhah bin Musharrif, dari Said bin Jubair, dari Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma:

Mengenai firman Allah: "Dan untuk masing-masing Kami telah jadikan ahli waris (Mawali)" [QS. An-Nisa: 33], beliau (Ibnu Abbas) berkata: "Maknanya adalah para ahli waris."

Dan mengenai firman-Nya: "Dan orang-orang yang kalian telah bersumpah setia dengan mereka (Walladzina 'aqadat aimanukum)", beliau berkata: "Dahulu, ketika kaum Muhajirin baru tiba di Madinah, seorang Muhajirin dapat mewarisi seorang Anshar tanpa melibatkan kerabat sedarahnya (kaum Anshar tersebut). Hal ini dikarenakan ikatan persaudaraan yang dijalin oleh Nabi ﷺ di antara mereka. Namun, ketika turun ayat: 'Dan untuk masing-masing Kami telah jadikan ahli waris', maka ketentuan (waris melalui persaudaraan) tersebut dihapuskan (dinaskhah)."

Kemudian beliau berkata mengenai ayat: "Dan orang-orang yang kalian telah bersumpah setia dengan mereka": "(Ketentuan yang tersisa) hanyalah bantuan dalam pertolongan, pemberian materi, dan pemberian nasihat. Adapun hak waris-mewarisi (melalui sumpah setia) telah hilang (dihapus), namun ia (seseorang) boleh memberikan wasiat kepadanya (rekannya tersebut)." 

LihatTutupKomentar