Banyak Dosa Suka Mencuri dan Tidak Sholat

Bagaimana cara bertaubat/tobat bagi orang yang banyak melakukan dosa atau larangan Allah. Dan bagaimana cara mengqadha (qodho) shalat yang ditinggalkan.

PERTANYAAN

Assalamu'alaikum wr.wb

ustad, nama saya Tia (bukan nama sebenarnya - red), umur saya sekarang 18tahun ust.. dihidup saya ini saya sudah melakukan banyak sekali dosa ust yang sangat besar, sampe2 saya bingung cara tobatnya.. ustad, mohon bantu saya ya... pertanyaan saya ada banyak dan saya pengen curhat juga..

1. saya dari kecil udah ditinggal papa ust.. papa saya meninggal waktu saya umur 1 tahun, mama saya yg biayain sendirian dan saya punya 2 kakak ust, saya anak terakhir. keluarga saya (termasuk sepupu saya) punya kebiasaan yang buruk. kami suka mencuri ustad.. dari saya kecil sampai saya baligh selalu begitu sampai tanpa sadar itu menjadi kebiasaan saya ustad.. barang yg saya curi banyak sekali dari baju sampai makanan di kantin.. ustad, saya pernah cerita hal ini dengan guru agama islam saya. beliau bilang, saya tidak boleh putus asa untuk menggapai ridho Allah.. caranya, saya nanti kalo udah bekerja, banyak2 sedekah ust.. menurut ustad gimana?

2. saya tidak pernah sholat ust dari dulu.. trs gimana cara membayarnya? kata guru agama saya setiap saya sholat, tinggal ditambahin kata "Qodho'an" itu setiap saya sholat sekali, itu juga membayar hutang saya 1 sholat juga.

ustad, tolong pertanyaan saya ini dijawab lewat e-mail saja dan mohon jangan dicantumkan di website, saya malu ustad.. terimakasih ust.

Wassalamualaikum wr.wb
DDC (via email)

JAWABAN

1. Cara menebus dosa adalah dengan bertaubat nasuha secepatnya. Taubat nasuha adalah mengombinasikan niat dan perilaku secara sungguh-sungguh untuk menghentikan perilaku tercela dengan penuh rasa penyesalan. Serta mohon ampun pada Allah dan pada orang-orang yang didzalimi (pernah dicuri, dsb).

Itu langkah pertama yang terpenting dalam bertobat. Langkah kedua adalah banyak bersedekah apabila mampu. Lihat juga artikel di sini dan di sini.

2. Shalat wajib 5 waktu yang ditinggal/tidak dilakukan dengan sengaja adalah dosa besar. Namun, hukum meninggalkan shalat dengan sengaja berbeda dengan hukum tidak shalat karena lupa.

Hukum meninggalkan shalat dengan sengaja ada 2 (dua) yaitu (a) tidak wajib diqadha (qodho) dam (b) wajib qadha atau mengganti seluruh shalat yang ditinggalkan. Namun, apabila Anda secara fisik sehat, dianjurkan untuk mengqadha seluruh shalat yang ditinggalkan. Namun apabila fisik lemah silahkan mengikuti pendapat yang tidak mewajibkan. Lihat detailnya di sini.

Sedangkan shalat yang ditinggalkan karena lupa seperti ketiduran, dsb, maka wajib diganti saat dia ingat. Lihat detailnya di sini.



Untuk langganan artikel Alkhoirot Net via Email gratis, klik di sini!

1 comment:

  1. assalammualaikum,
    terimakasih juga ustad, sangat membantu saya,,

    ReplyDelete

Kirim konsultasi Agama ke: alkhoirot@gmail.com Cara Konsultasi lihat di sini!