Masalah Wanita Tidak Perawan Karena Zina

Seputar Wanita Tidak Perawan Karena Zina

Wanita pernah Zina sekarang Taubat dan Ingin Cari Pria Saleh (soleh). saya pernah berbuat dosa dengan mantan pacar saya 6 tahun yang lalu dan pacar saya saat ini belum mengetahuinya. Haruskah berterus terang? Apa hukumnya berzina akibat tontonan p0rno?

DAFTAR ISI
  1. Wanita Tidak Perawan (Zina) Taubat Ingin Cari Pria Saleh
  2. Perempuan Tidak Perawan Takut Terus Terang pada Calon Suami
  3. Gadis Tidak Perawan (Zina) Akibat Tontonan P0rno
  4. Keperawanan Direnggut Pacar Tidak Mau Tanggung Jawab
WANITA TIDAK PERAWAN (PERNAH ZINA) SUDAH TAUBAT INGIN CARI PRIA SALEH

PERTANYAAN

asslmkm pak ustadz saya ingin tanya 1. apakah ada lelaki yg soleh, baik, tulus mencintai saya karena Allah dan bisa jadi jodoh saya ..sedangkan saya pernah berbuat dosa besar dan itu di luar kesadaran saya dan terpaksa tapi saya sudah bertaubat minta ampun sama Allah?

2. sebaiknya saya ceritakan dosa besar ini kepada orang tua saya atau tidak ? saya takut orang tua saya marah saya harus bagaimana ?

3. Terus saya ingin bertanggung jawab atas perbuatan saya.

4. Saya minta tnggung jawab pada orang tsb ,tapi dia akan segera menikah dgn wanita lain Apa yg harus sy lakukn pak ustadz ? mohon masukan atau pendapatny pak ustadz ,,,sy benar-benar bingung dan takut Juga sangat menyesal terima kasih sbelumny,,maaf jika kata-katanya kurng baku dan mhon djaga kerahasiaannya ya pak ustadz syukron

JAWABAN

Saya kurang paham apa yang dimaksud dengan "berbuat dosa besar dan itu di luar kesadaran". Apa itu maksudnya diperkosa? Kalau memang betul diperkosa, maka Anda bukanlah pelaku zina, tapi korban perkosaan. Namun apabila Anda berbuat zina atas dasar suka sama suka, maka itu namanya zina. Dari penuturan Anda, tampaknya anda melakukannya atas dasar suka sama suka dan sekarang kecewa karena ditinggal oleh pria pasangan anda. Dan yang ada sekarang adalah penyesalan mendalam. Saya tidak tahu apakah Anda juga akan menyesal dengan perzinahan itu seandainya pria itu mau bertanggung jawab.

Poin yang ingin saya sampaikan adalah banyak wanita menyesali perbuatan dosa, terutama zina, setelah ternyata pria pasangannya tidak mau bertanggung jawab. Bukan karena takut pada Allah. Karena salah mindset seperti ini, sehingga banyak perempuan jadi korban lelaki: asal pria berjanji bertanggung jawab, maka bebaslah dia melakukan apa saja kepada seorang perempuan. Perempuan tidak akan mudah menjadi korban lelaki kalau mereka tidak mau melakukan hubungan seksual sebelum menikah. Perlu juga diketahui kaum wanita, bahwa tidak sedikit kaum lelaki hidung belang (play boy) yang punya prinsip untuk bermain-main zina dengan sebanyak mungkin wanita yang mau dan hanya akan menikah dengan wanita salihah yang tentu saja yang masih perawan.

Namun nasih sudah menjadi bubur, tidak ada gunanya bagi Anda menyesali yang sudah terjadi. Yang perlu dilakukan adalah menyesali dosa pada Allah dan bertaubat dan itu sudah dan sedang lakukan. Itu suatu langkah yang tepat. Jawaban pertanyaan Anda adalah sebagai berikut:

Jawaban pertanyaan ke-1:

Insyallah ada. Tapi, umumnya lelaki perjaka menginginkan calon istri perawan. Lelaki yang mau dengan wanita tidak perawan adalah laki-laki yang sudah tidak lagi perjaka baik karena sudah pernah menikah atau sudah pernah berzina. Namun, selalu ada pengecualian di mana pria perjaka rela dengan tulus menikahi wanita yang pernah berzina tapi sudah taubat. Saya ingin menyarankan hal yang berlaku umum: jodoh lelaki soleh terbuka lebar buat Anda. Tapi sebaiknya carilah lelaki salih yang sudah pernah menikah sebelumnya. Namun, tidak ada salahnya mencoba melakukan ta'aruf dengan laki-laki perjaka yang salih dan cobalah bercerita secara jujur dengan keadaan Anda supaya dia siap secara mental.

Jawaban pertanyaan ke-2: Orang tua tidak perlu tahu. Tidak ada gunanya dia tahu dan tidak akan memecahkan masalah. Sebaliknya malah akan semakin memperkeruh suasana. Kecuali kalau dalam terpaksa memberitahu. Contohnya, Anda sudah menemukan pasangan yang bersedia menikahi Anda, tapi orangnya sudah duda atau miskin dan orang tua tidak setuju. Di saat itu, Anda perlu memberitahu kenyataan Anda sekarang.

Jawaban pertanyaan ke-3: Pertanggungjawaban Anda hanya pada Allah. Menyesali, mohon ampun pada Allah. Dan berjanji tidak akan mengulangi lagi apapun yang terjadi bahkan seandainya yang mengajak itu orang yang hendak menikahi Anda. Jawaban pertanyaan ke-4: Nasi sudah menjadi bubur. Tidak ada yang bisa Anda lakukan berkaitan dengan pria yang menzinahi Anda. Lupakan masa lalu, dan berfikir untuk masa depan. Antar lain: bertaubat dengan sepenuh hati, dan banyak aktif di komunitas agama seperti majlis taklim, dll. Karena di sanalah tempat yang paling mungkin adanya pria-pria yang salih walaupun itu bukan jaminan.

_____________________________________________________________

PEREMPUAN TIDAK PERAWAN TAKUT TERUS TERANG PADA CALON SUAMI

PERTANYAAN

Assalamlkum ustad. saya perempuan berumur 24 tahun, saat ini saya tengah menjalin hubungan dengan seorang pria dan berencana untuk menikah. Namun yang membuat saya tidak tenang adalah saya pernah berbuat dosa dengan mantan pacar saya 6 tahun yang lalu dan pacar saya saat ini belum mengetahuinya. saya bingung apakah saya harus jujur kepada calon suami saya dengan keadaan saya, namun saya takut dia tidak bisa menerima saya apa adanya, saya takut mengecewakan dia, serta keluarga besar yang telah mengetahui rencana pernikahan kami.

Saya mohon saran dan jawaban dari uztad.. Wassalamlkum..

JAWABAN

Sebuah rumah tangga yang kokoh harus didasari oleh fondasi yang kuat. Dan itu adalah keterusterangan kedua calon pasangan. Saya anjurkan agar Anda berterus terang dengan keadaan Anda saat ini karena ketidakperawanan adalah masalah yang sangat sensitif bagi seorang laki-laki. Artinya, seorang laki-laki yang tahu istrinya tidak perawan bukan karena pemberitahuan istri akan merasa dibohongi. Dan itu akan memiliki dampak yang panjang antara lain berupa ketidakpercayaan suami pada istri ke depan. Akibatnya dapat bermacam-macam antara lain, suami akan menganggap rendah istri, suami akan sangat kecewa dan akan melakukan selingkuh atau kawin lagi sebagai bentuk pembalasan dst. Oleh karena itu, keterusterangan itu perlu dalam hal ketidakperawanan karena zina (berbeda dengan ketidakperawanan karena status janda).

Umumnya laki-laki menginginkan calon istrinya masih perawan di malam pertama. Baik si laki-laki itu masih perjaka atau pernah zina juga. Umumnya, lelali yang masih suci lebih menginginkan calon istri yang perawan dibanding yang sudah tidak perjaka. Namun, tentu saja caranya harus tepat. Anda harus memilih timing, momentum dan suasana yang baik untuk berterus terang. Setidaknya, coba pancing dia tentang sikap dia terhadap wanita yang tidak perawan. Umpamanya Anda membuat kisah fiksi tentang seorang teman Anda yang tidak perawan dan sekarang menikah. Lihat apa tanggapan dia.

Dan lakukan keterusterangan itu pada saat yang tepat. Insyaallah calon suami akan lebih menghargai dan lebih siap mentalnya apabila dia tahu kenyataan pahit itu lebih awal dan langsung dari mulut Anda.

_______________________________________________________

GADIS TIDAK PERAWAN (ZINA) AKIBAT TONTONGAN P0RNO

PERTANYAAN

assalamualaikum warah matulahi wabarakatu aku pengen nanya,,

1. kalau misal nya seorang cewe itu kehilangan perawan (karena berzina - red) karena terdorong tontonan yang tidak baik, bagaimanakah hukum nya?

2. dan bagaimana penjelasan mengenai menikah dengan wanita sperti ini. mohon dibantu

JAWABAN

1. Berzina adalah dosa besar. Apapun sebabnya. Baik karena tontonan atau karena sebab-sebab lain. Apa yang harus Anda lakukan adalah hentikan perbuatan zina itu jangan dengan cara taubat nasuha, yaitu dengan memohon ampun pada Allah atas dosa besar yang sudah dilakukan, berjanji tidak akan melakukannya lagi dan menjauhi lingkungan yang akan memyebabkan Anda terperosok pada hal yang sama di kemudian hari. Cobalah kehidupan baru dengan mencari lingkungan baru yang lebih baik.

2. Laki-laki boleh menikah dengan wanita yang pernah berzina (tidak perawan) dengan catatan si wanita tersebut sudah bertaubat. Lebih detail, lihat artikel berikut: Hukum Menikah dengan Wanita Tidak Perawan (Pernah Berzina)

_________________________________________________________-

KEPERAWANAN DIRENGGUT PACAR TIDAK MAU TANGGUNG JAWAB

assalammu'alaikum wr.wb. saya hamba Allah (mohon tidak disebutkan namanya),saya ingin konsultasi saya butuh nasehat saya butuh masukan..

saat ini hati sya sedang hancur, hati saya tidak tenang dengan masalah saya... saya baaru saja ditinggal oleh pacar saya, saya dengan dy sudah 2tahun (kami pacaran jarak jauh, dy d jkt saya dpekalongan)..kami pernah melakukan kesalahan besar kami berzina tapi semua itu karna saya dipaksa olh pcar saya..saya tidak bisa berontak dari dy..setiap dy k pekalongan selalu minta melakukan hubungan saya selalu menolak tapi akhirnya dy marah2 sama saya dan memaksa saya...saya sungguh sangat menyesal..saya ingin bertaubat...

dy pernah berjanji tidak akan meninggalkan saya dan akan bertanggungjawab tapi janji itu sekarang sirna..dy meninggalkan saya demi seorang wanita lain..dy selingkuh dan lebih menyakitkan lagi wanita itu bilang k saya kalau mereka juga melakukan hubungan itu...saya sangat sakait mendengar itu...

saya mencoba bertanya dengan keluarga pcr saya (saya sudah dekat dengan keluarganya) dan menceritakan semuanya tetapi pcar saya dan wanita itu tidak mengakui kalau pernah melakukan itu padahal keduanya sudah mengiyakan kepada saya...saya merasa sakit...

1. saya cuma pengin pcar saya tanggungjawab atas smua perbuatannya kepada saya..apa saya salah meminta itu???

2. apa saya salah menceritakan semuanya kepada keluarganya???

saya berusaha untuk ikhlas menerima ini semua tapi suliiiiiit rasanya...hati saya tidak tenang..selalu dibayang-bayangi oleh dy...

3. saya harus bagaimana????????saya ingin keluar dari masalah ini...saya capek..hati saya sakit....

mohon nasehatnya...terima kasih wassalammu'alaikum wr.wb.

JAWABAN

Sejak awal hubungan pacaran Anda semestinya sadar bahaya dan resiko seorang gadis memberikan keperawanannya kepada seorang laki-laki manapun baik itu pacar atau bukan. Resiko itu adalah kemungkinan pelakunya hanya ingin "mencoba-coba" dan tidak ingin bertanggung jawab. Disamping itu wanita harus tahu bahwa dalam kasus pergaulan bebas (perzinahan) yang akan menanggung malu di dunia adalah wanita. Anda semestinya sadar dengan resiko itu. Namun, semua sudah terjadi. Yang perlu Anda lakukan saat ini adalah bertaubat nasuha. Memohon pada Allah, menyesalinya, dan tidak mengulanginya lagi apapun yang terjadi.

Berikut jawaban atas pertanyaan Anda (berdasarkan nomor):

1. Tidak salah. Tapi jangan terlalu menyalahkan dia. Karena kesalahan ada pada Anda berdua. Perzinahan yang dilakukan tidak mungkin terjadi kalau Anda tidak memberi kesempatan terlaksananya hal itu. Di samping ada, ada sebagian lelaki nakal yang tidak suka menikah dengan wanita yang sudah pernah berzina dengannya. Dia ingin wanita yang masih suci.

2. Tidak salah. Tapi kurang ada gunanya. Kalau dia tidak mau, tidak ada gunanya memaksa.

3. Untuk keluar dari masalah ini adalah (a) Bertaubatlah dengan taubat nasuha; (b) Hadapi kenyataan bahwa dia telah meninggalkan Anda dan tidak akan kembali; (c) lupakan dia dengan cara mulai hidup baru dengan pergaulan yang baru. Jalin komunikasi dengan komunitas yang religius seperti majlis taklim, majlis dzikir, dan lain-lain. Taubat tidak dapat atau sulit dilakukan tanpa lingkungan yang kondusif. Cari laki-laki salih yang mau menerima Anda apa adanya.

Untuk langganan artikel Alkhoirot Net via Email gratis, klik di sini!

4 comments:

  1. Tidak ada kata terlambat.. beruntunglah anda yg msh diberikan kesempatan untuk menyesal dan bertobat.. :)

    ReplyDelete
  2. saya sepakat ma mas @reza, mending sekarang daripada hingga mati ga tobat2. yang penting harus terbuka nantinya sama calon suami, dan mencari suami yang mencintai istri hanya karena Allah. InsyaAllalh ada jalan keluar.

    ReplyDelete
  3. maaf pak ustad. saya mau tanya..apakah diampuni dosa pezina yang bertaobat dan tidak melakukannya lagi, sedangkan dia tidak dihukum cambuk buat perjaka dan perawan? terimakasih

    ReplyDelete
  4. Bagaimana dengan seorang wanita yang telah menikah secara siri dan mempunyai tanggungan anak 1, apakah masih bisa mendapatkan pasangan yang sholeh dan membawa kebahagiaan dunia akhirat?
    wanita tersebut telah bertanggungjawab pada tanggungannya dan telah melaksanakan kewajiban2 nya sebagai umat islam. terima kasih

    ReplyDelete

Kirim konsultasi Agama ke: alkhoirot@gmail.com Cara Konsultasi lihat di sini!