Istri Dendam Karena Suami Selingkuh

Istri Dendam Karena Suami Selingkuh

Bagaimana caranya menghapus amarah dan dendam yang menyiksa hati ini?
Assalamu 'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh
Ustadz/Ustadzah yang di rahmati Allah..

Saya sudah limabelas tahun menikah dan punya tiga orang putra putri. Selama pernikahan memang sering sekali terjadi pertengkara. Komunikasi yang buruk menjadi alasan utama perselisihan, selain suami yang selalu sibuk dengan urursan sendiri diluar dan sulit dinasehati. Alhamdulillah sy punya pekerjaan yg baik hingga dapat menanggung seluruh kebutuhan keluarga dari awal pernikahan hingga kini. (suami
tdk punya penghasilan tetap, baru empat tahun terakhir ini punya pekerjaan bagus). Limabelas tahun hidup tertekan namun tetap bertahan demi anak-anak. Hingga datang musibah bulan Juni 2012, ada pengakuan dari seorang wanita (orang dekat) yang mengaku telah selingkuh dengan suami sejak 2009 hingga wanita tersebut hamil dan sudah digugurkan (oleh suami pula). Tak terbayangkan betapa hancurnya hati saya
mendengar itu semua....

Jujur saya tidak bisa memaafkan karena terlalu shock, mengingat dia dari keluarga dihormati bermartabat dan keras dalam didikan agama sejak kecil. Mengingat saya sehat walafiat dan sudah memberinya anak yang Subhanallah indah dipandang mata. Walau suami sudah minta maaf dan memohon tidak bercerai demi anak-anak, dan berjanji akan menjadi lebih baik, saya tetap tak bergeming, gugatan cerai sedang dalam proses pengadilan saat ini.

Pertanyaan :
1.Bagaimana caranya menghapus amarah dan dendam yang menyiksa hati ini?
2.Apakah Allah tidak suka dengan tindakan saya menggugat cerai?
3.Disetiap linangan air mata, saya berharap Allah memberi pelajaran
yang berat pada suami saya, dosakah berdoa demikian?
4.Bagaimana Agama kita memandang kasus ini?
5.Saya ingin anak-anak hidup dalam kekuatan iman Islam, apa yang harus
saya lakukan ?

demikian
terimakasih
moty

Jawaban pertanyaan ke-1:
Kemarahan dan dendam mendalam timbul karena kekecewaan. Karena terjadinya gap antara harapan dan kenyataan. Adanya harapan tinggi pada suami yang notabene turunan tokoh adalah suatu kesalahan. Suami istri harus saling mengawasi secara proporsional dan mencintai secara proporsional pula agar apabila ada hal yang tidak diinginkan terjadi, kekecewaan itu tidak begitu besar.

Sekarang, semua sudah terjadi, maka yang terpenting adalah mengontrol diri sendiri agar tidak terjatuh ke jurang dendam kesumat yang tiada batas. Karena, dendam yang tidak terkontrol akan merugikan diri sendiri dan mungkin merugikan lingkungan sekitar yang terkena imbasnya. Caranya adalah dengan menyadari bahwa suami anda adalah manusia biasa yang bisa melakukan apa saja saat kesempatan itu ada.

Perlu anda tahu bahwa perselingkuhan adalah suatu fenomena wajar bagi orang yang berkarir di luar rumah yang sering bertemu dengan manusia lawan jenis di tempat kerja.

-----------------
Lihat: Karir dan Perselingkuhan
-----------------

Hanya orang yang memiliki iman yang kuat dan pengawasan yang semestinya dari pasangan yang dapat mengontrol diri dari selingkuh.

Jawaban pertanyaan ke-2:
Menggugat cerai kalau karena ada sebab yang sesuai syariah tidak apa-apa dan dibolehkan oleh syariah. Dalam istilah fiqih itu namanya khulu' (الخلع) Yang berdosa adalah apabila istri menggungat cerai suaminya tanpa sebab seperti karena suami miskin atau kurang cantik, dll.

----------
Lebih detail lihat: Istri Minta Cerai Suami Tidak Mencium Bau Surga
----------

Jawaban pertanyaan ke-3:
Anda merasa didzalimi suami Anda. Dan, menurut pendapat sebagian ulama, orang yang terdzalimi boleh mendoakan apa saja terhadap yang mendzaliminya. Berdasar sabda Nabi dalam sebuah hadits sahih riwayat Bukhari Muslim

اتق دعوة المظلوم فإنها ليس بينها وبين الله حجاب
Artinya: Takutlah kalian pada doa orang yang didzalimi karena tidak ada penghalangan antara dia dan Allah.

Namun Syekh Farhat Said Al-Munji, mantan wakil mufti Al-Azhar Mesir, tidak membolehkan mendoakan buruk pada sesama muslim. Dalam salah satu fatwanya dia mengatakan

لا يجوز الدعاء علي المسلم بالشر مطلقاً وإنما له أن يكل الأمر لله وحده ولايزيد علي قوله سبحانه وتعالى "وأفوض أمري إلي الله" أو يقول "حسبي الله ونعم الوكيل" لأنك حينما ظلمت دون وجه حق فإن الله معك ما لم ترد فإذا رددت كان معك الشيطان ، وهل تريد أن تكون مثله في الإثم.. أظنك لاتريد.

Artinya: tidak boleh mendoakan sesama muslim dengan keburukan secara mutlak (apapun yang terjadi). Orang yang terdzalimi hendaknya bertawakkal pada Allah dengan mengatakan [وأفوض أمري إلي الله] "aku pasrahkan diriku pada Allah" atau [حسبي الله ونعم الوكيل] "aku pasrah pada Allah sebaik-baik tempat berpasrah diri". Karena kalau Anda didzalimi tanpa sebab maka Allah akan bersamamu selagi kamu tidak membalas. Apabila kamu membalasnya maka kamu bersama syaitan. Apakah engkau ingin seperti orang yang menzalimimu dalam dosa? Tentunya tidak.[1]

Saya lebih setuju dengan pendapat ulama Mesir tersebut. Karena itu akan lebih menyehatkan jiwa dan fisik bagi yang terdzalimi. Hadits yang dikutip lebih sebagai peringat agar manusia tidak gampang menzalimi orang lain.

Jadi, tawakkal adalah kekuatan untuk menghapus dendam dan menepis keputusasaan.

Jawaban pertanyaan ke-4: Lihat poin #3
Jawaban pertanyaan ke-5: Kirim putra-putri Anda ke pesantren. Karena hanya pesantren saat ini lembaga pendidikan yang menawarkan pendidikan komprehensif di bidang keilmuan (umum dan agama) dan lingkungan yang baik.

Namun harap diingat, pesantren ada beberapa tipe dan sistem pendidikan. Lihat artikel-artikel di bawah:

>> Pesantren Modern
>> Pesantren Salaf
>> Pesantren Kombinasi Modern dan Salaf


======================
[1] Lihat: http://goo.gl/YI85N

Untuk langganan artikel Alkhoirot Net via Email gratis, klik di sini!

No comments:

Post a Comment

Kirim konsultasi Agama ke: alkhoirot@gmail.com Cara Konsultasi lihat di sini!