Panduan Haji dan Umrah

Panduan Haji lengkap

Ibadah haji adalah pilar kelima Islam. Ia wajib dilakukan sekali seumur hidup bagi seorang muslim laki-laki dan perempu`n yang mampu melakukannya secara fisik dan finansial. Karena dilakukan sekali seumur hidup dengan biaya yang cukup mahal, maka muslim yang hendak haji sebaiknya mengetahui tata caranya secara detail terutama terkait syarat dan rukunnya agar tidak salah dalam melakukannya dan menjadi sempurna ibadahnya.

DAFTAR ISI
  1. Definisi Haji
  2. Dalil Dasar Hukum Haji
  3. Syarat Haji
  4. Niat Haji
  5. Wajibnya Haji
  6. Rukun/Fardhu Haji
  7. Sunnah Haji
  8. Jenis Haji
    1. Haji Tamattu'
    2. Haji Qiran
    3. Haji Ifrad
  9. Perbuatan Yang Haram/Dilarang Saat Haji
  10. Tempat Bersejarah Saat Haji
  11. Umrah
    1. Syarat Umrah
    2. Rukun Umroh
    3. Niat Umroh
  12. Proses Haji Jamaah Haji Indonesia
    1. Proses Haji Jamaah Gelombang Pertama
    2. Proses Haji Jamaah Gelombang Kedua
  13. Doa-doa Haji dan Umrah
    1. Doa Berangkah Haji & Umroh
    2. Doa Pulang Haji & Umroh
    3. Doa Pulang Haji Saat Kendaraan Tiba/Sampai
    4. Bacaan Niat Haji
    5. Bacaan Doa Tawaf (Keliling Ka'bah)
    6. Bacaan Doa Sai
    7. Bacaan Doa di Padang Arafah
  14. Tempat Miqat Haji dan Umrah
  15. Tempat Ibadah Haji dan Umrah
  16. Istilah dalam Ibadah Haji
  17. Nama 4 (Empat) Pojok Ka'bah
  18. Jadwal Ibadah Haji

DEFINISI HAJI

Secara literal, haji adalah maksud atau tujuan. Secara terminologi syariah haji adalah bermaksud pergi ke Baitullah di Makkah untuk melaksanakan ibadah haji (قصد البيت الحرام للنسك)

DALIL DASAR HUKUM HAJI

Hukum haji adalah wajib sekali seumur hidup bagi setiap muslim (fardhu 'ain) yang mampu melaksanakannya secara finansial dan fisikal.

Dalil dasar Quran dan hadits terkait ibadah haji: kewajiban haji, macam-macam haji, syarat rukun haji.

- QS Ali Imron 3:97
ولله على الناس حج البيت من استطاع إليه سبيلا
Artinya: mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah.

- Hadits sahih riwayat Bukhori dan Muslim (muttafaq alaih)
بني الإسلام على خمس : شهادة أن لا إله إلا الله وأن محمداً رسول الله وإقام الصلاة وإيتاء الزكاة وصوم رمضان وحج البيت من استطاع إليه سبيلا
Artinya: Islam dibangun atas lima hal: Dua kalimat syahadat, mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa Ramadan, haji ke Baitullah bagi yang mampu.


SYARAT HAJI

Haji menjadi wajib dilaksanakan bagi seorang muslim apabila memenuhi syarat di bawah. Apabila tidak terpenuhi syarat ini, hajinya tetap sah. Misalnya, anak kecil naik haji.

1. Islam
2. Berakal sehat (tidak gila)
3. Baligh (dewasa)
4. Merdeka
5. Mampu


NIAT HAJI

Bacaan niat haji adalah sebagai berikut: لَبَيْكَ اللَهُمَ حَجًا
Labbaik Allahumma Hajjan
Artinya: Ya Allah kupenuhi panggilanMu untuk berhaji.


WAJIBNYA HAJI

Yaitu pekerjaan dalam ibadah haji yang harus dikerjakan serta wajib membayar dam jika meninfgalkan. Wajibnya haji ada 7 (tujuh)

1. Niat Ihram, untuk haji atau umrah dari Miqat Makani, dilakukan setelah berpakaian ihram.

2. Mabit (bermalam) di Muzdalifah, pada tanggal 9 Zulhijah (dalam perjalanan dari Arafah ke Mina).

3. Melontar Jumrah Aqabah, pada tanggal 10 Zulhijah yaitu dengan cara melontarkan tujuh butir kerikil berturut-turut.

4. Mabit di Mina, pada hari Tasyrik (tanggal 11, 12 dan 13 Zulhijah).

5. Melontar Jumrah Ula, Wustha dan Aqabah, pada hari Tasyrik (tanggal 11, 12 dan 13 Zulhijah).

6. Tawaf Wada', yaitu melakukan tawaf perpisahan sebelum meninggalkan kota Mekah.

7. Meninggalkan perbuatan yang dilarang saat ihram.

RUKUN/FADHU HAJI

Yaitu pekerjaan dalam ibadah haji yang harus dilakukan dan tidak boleh diwakilkan dan tidak sah hajinya apabila ditinggalkan. Fardhu/rukun haji ada 4 (empat):

1- Ihram yaitu pernyataan mulai mengerjakan ibadah haji atau umroh dengan memakai pakaian ihram disertai niat haji atau umroh di miqat.
2- Wuquf di Arafah yaitu berdiam diri, dzikir dan berdo'a di Arafah pada tanggal 9 Zulhijah
3- Tawaf Ifadhah yaitu mengelilingi Ka'bah sebanyak 7 kali, dilakukan sesudah melontar jumrah Aqabah pada tanggal 10 Zulhijah.
4- Sa'i di antara Safa dan Marwah yaitu berjalan atau berlari-lari kecil antara Shafa dan Marwah sebanyak 7 Kali, dilakukan sesudah Tawaf Ifadah.
5- Tahallul yaitu bercukur atau menggunting rambut setelah melaksanakan Sa'i.
6. Tertib yaitu mengerjakan kegiatan sesuai dengan urutan dan tidak ada yang tertinggal.


SUNNAHNYA HAJI

Perbuatan yang disunnahkan dalam ibadah haji adalah sbb:

1- Mandi sunat Ihram.
2- Bertalbiah.
3- Melakukan tawaf qudum bagi orang yang mengerjakan haji ifrad dan haji qiran.
4- Bermalam di Mina pada malam Arafah.
5- Berlari-lari kecil dan sopan-santun ketika melakukan Tawaf Qudum.

JENIS IBADAH HAJI

Ada 3 (tiga) tipe haji. Yaitu tamattu', qiran dan ifrad. Semuanya sah dan seorang muslim bebas memilih tipe haji mana yang hendak dilaksanakan.

A. HAJI TAMATTU'

Haji Tamattuk adalah mendahulukan umrah dari ibadah haji. Yaitu memakai ihram dari miqat dengan niat umrah pada musim haji, setelah tahallul, memakai ihram lagi dengan niat haji pada hari Tarawiah (8 Zulhijah). Bagi yang melaksanakan haji Tamattu' diwajibkan membayar dam.

B. HAJI QIRAN

Haji Qiran adalah haji dan umrah dilakukan secara bersamaan. Yaitu memakai ihr`m dengan niat umrah dan haji sekaligus. Dengan demikian segala amalan umrah sudah tercakup dalam amalan haji.

Cara pelaksanaannya adalah:

- ihram dari miqad dengan niat untuk haji dan umrah sekaligus
- melakukan seluruh amalan haji

Bagi yang melaksanakan haji Qiran diwajibkan membayar dam.

C. HAJI IFRAD

Haji Ifrad adalah proses melakukan ibadah haji yang terpisah antara ibadah haji dan ibadah umrah. Dalam ritual ibadah haji Ifrad, yaitu melaksanakan ibadah haji terlebih dahulu kemudian dilanjutkan dengan ibadah umrah. Dalam pelaksanaannya waktu memakai ihram dari miqad dengan niat haji saja, kemudian tetap dalam keadaan ihram sampai selesai haji (hari raya kurban). Setelah selesai melaksanakan ibadah haji baru dilanjutkan dengan melaksanakan ibadah umrah. Yang melaksanakan haji ifrad tidak diharuskan membayar dam.

PERBUATAN YANG HARAM/DILARANG SAAT HAJI

Orang yang sedang melaksanakan ihram, baik ihram haji atau umrah, dilarang melakukan 10 (sepuluh) perbuatan berikut:

1. Mengenakan pakaian berjahit.
2. Menutup wajah dan tangan bagi perempuan.
3. Menutup kepala dengan sorban atau dengan semisalnya bagi kaum laki-laki.
4. Memakai wangi-wangian.
5. Memotong kuku dan menghilangkan rambut dengan cara dicukur atau digunting, dan atau semisalnya.
6. Jima’ dan pendahuluannya
7. Mendekati perbuatan maksiat
8. Melamar dan melaksanakan akad nikah.
9. Berupaya untuk memburu binatang buruan darat dengan cara membunuh atau menyembelih, atau menunjuk atau memberi isyarat ke tempat binatang buruan
10. Makan sebagian dari daging binatang buruan yang ia ikut andil dalam pemburuannya.


TEMPAT BERSEJARAH

Tempat-tempat bersejarah yang memiliki nilai historis dalam Islam di Makkah dan Madinah adalah sebagai berikut:

DI MAKKAH:

Jabal Nur dan Gua Hira
Jabal Tsur
Jabal Rahmah

DI MADINAH:

Jabal Uhud
Makam Baqi'
Masjid Qiblatain


IBADAH UMRAH

Ibadah umrah disebut juga dengan haji kecil. Ia merupakan ibadah yang tak terpisahkan dengan ibadah haji. Ibadah umrah dapat jufa dilakukan sendiri baik di luar musim haji atau di dalam musim haji.


SYARAT UMROH

Syarat adalah perkara yang harus terpenuhi sebelum melakukan umroh (umrah). Syarat umrah ada 4 (empat)

1. Berakal sehat.
Tidak wajib kepada orang tidak berakal (gila) dan tidak sah jika dilakukan.

2. Baligh. Tidak wajib bagi kanak-kanak. Sah jika dilakukan tetapi tidak mengugurkan kewajipannya mengerjakan umrah setelah dewasa kelak.

3. Mampu. Mampu untuk menunaikannya sendiri ataupun mampu mengerjakannya dengan pertolongan orang lain (badal umrah).

4. Islam. Tidak wajib dan tidak sah bagi orang kafir dan juga orang murtad.


RUKUN UMRAH

Rukun adalah perkara yang harus dilakukan saat beribadah umrah dan tidak sah umrahnya apabila meninggalkan salah satu rukun. Rukun umrah ada 5 (lima) yaitu:

1. Niat.
2. Tawaf. Yaitu mengelilingi Ka'bah sebanyak 7 kali.
3. Sa'i. Lari-lari kecil antara shafa dan marwah 7x
4. Tahallul artinya melepaskan diri dari larangan ihram. Caranya dengan menggunting minimal 3 helai atau memotong rambut setelah selesai tawaf dan sa'i.
5. Tertib. Seluruh prosesi 1 sampai 4 harus urut.


NIAT UMRAH

Niat umrah adalah:

نويت العمرة وأحرمت بها لله تعالى
Teks latin: Nawaitul umrota wa ahromtu biha lillahi ta'ala
Artinya: Saya niat umrah dan ihram umrah karena Allah Ta’ala.

Catatan:

- Saat akan ihram umrah, harus memakai pakaian ihram bagi laki-laki yaitu 2 (dua) helai kain tanpa jahitan.
- Setelah tahallul boleh melepaskan baju ihramnya dan kembali berpakaian normal seperti biasa.


PROSES HAJI JAMAAH HAJI INDONESIA

Bagi jamaah haji Indonesia, proses pelaksanaan ibadah haji ada 2 (dua) macam (a) Jamaah haji gelombang pertama dan (b) Jamaah haji gelombang kedua. Tidak ada perbedaan antara keduanya kecuali tempat miqat. Gelombang pertama bermiqat dari bandara Jeddah sedang gelombang kedua bermiqat dari Birr Ali Madinah.

Proses haji di bawah adalah haji tamattu' yang dilakukan oleh mayoritas jamaah haji Indonesia.

PROSES HAJI JAMAAH GELOMBANG PERTAMA

Jamaah haji gelombang pertama rute perjalanannya adalah: (a) Apabila naik Garuda: Indonesia -> bandara Jeddah -> naik bis ke Madinah untuk ibadah Arba'in selama 7 atau 8 hari -> niat umrah dari miqat Birr Ali -> menuju Makkah

TAHAP PERTAMA: UMRAH

1. Setelah selesai ibadah Arba'in di Masjid Nabawi, jamaah menuju miqat Dzul Hulaifah
2. Berpakaian baju ihram bagi laki-laki dan niat umrah.
3. Naik bis ke Makkah
4. Tawaf di Ka'bah dan sa'i antara Shafa dan Marwah.
5. Umrah selesai dengan tahallul yaitu dengan memotong atau mencukur rambut.
6. Jamaah laki-laki melepas baju ihram dan berpakaian seperti biasa.

TAHAP KEDUA: HAJI

Jamaah berangkat niat haji dari pemondokan masing-masing.

1. Pada pagi 8 Dzulhijjah, jamaah laki-laki memakai pakaian Ihram (dua lembar kain tanpa jahitan sebagai pakaian haji), kemudian berniat haji, dan membaca bacaan Talbiyah.
2. Jamaah kemudian berangkat menuju Mina, sehingga malam harinya semua jamaah haji harus bermalam di Mina.
3. 9 Dzulhijjah, pagi harinya semua jamaah haji pergi ke Arafah. Kemudian jamaah melaksanakan ibadah Wukuf, yaitu berdiam diri dan berdoa di padang luas ini hingga Maghrib datang.
4. Ketika malam datang (malam tanggal 10 Dzulhijjah), jamaah segera menuju dan bermalam di Muzdalifah.
5. 10 Dzulhijjah, setelah pagi di Muzdalifah, jamaah segera menuju Mina untuk melaksanakan ibadah Jumrah Aqabah, yaitu melempar batu sebanyak tujuh kali ke tugu pertala
6. Mmencukur rambut atau sebagian rambut (tahallul kecil). Jamaah laki-laki boleh melepas kain ihram dan berganti pakaian biasa.
7. Jamaah bisa Tawaf Haji (menyelesaikan Haji), atau bermalam di Mina dan melaksanakan jumrah sambungan (Ula dan Wustha).
8. 11 Dzulhijjah, melempar jumrah sambungan (Ula) di tugu pertama, tugu kedua, dan tugu ketiga.
10. 12 Dzulhijjah, melempar jumrah sambungan (Ula) di tugu pertama, tugu kedua, dan tugu ketiga.
11. Sebelum pulang ke negara masing-masing, jamaah melaksanakan Thawaf Wada’ (thawaf perpisahan).


PROSES HAJI JAMAAH GELOMBANG KEDUA

Jamaah berangkat niat haji dari pemondokan masing-masing.

Jamaah haji gelombang kedua rute perjalanannya adalah: dari Indonesia -> bandara Jeddah -> niat Umrah -> menuju Makkah melaksanakan ibadah umrah dan haji -> pergi ke Madinah untuk ibadah Arba'in.

TAHAP PERTAMA: UMRAH

1. Tiba di bandara Jeddah, jamaah haji mandi sunnah
2. Berpakaian baju ihram bagi laki-laki dan niat umrah.
3. Naik bis ke Makkah
4. Tawaf di Ka'bah dan sa'i antara Shafa dan Marwah.
5. Umrah selesai dengan tahallul yaitu dengan memotong atau mencukur rambut.
6. Jamaah laki-laki melepas baju ihram dan berpakaian seperti biasa.

TAHAP KEDUA: HAJI

1. Pada pagi 8 Dzulhijjah, jamaah laki-laki memakai pakaian Ihram (dua lembar kain tanpa jahitan sebagai pakaian haji), kemudian berniat haji, dan membaca bacaan Talbiyah.
2. Jamaah kemudian berangkat menuju Mina, sehingga malam harinya semua jamaah haji harus bermalam di Mina.
3. 9 Dzulhijjah, pagi harinya semua jamaah haji pergi ke Arafah. Kemudian jamaah melaksanakan ibadah Wukuf, yaitu berdiam diri dan berdoa di padang luas ini hingga Maghrib datang.
4. Ketika malam datang (malam tanggal 10 Dzulhijjah), jamaah segera menuju dan bermalam di Muzdalifah.
5. 10 Dzulhijjah, setelah pagi di Muzdalifah, jamaah segera menuju Mina untuk melaksanakan ibadah Jumrah Aqabah, yaitu melempar batu sebanyak tujuh kali ke tugu pertama
6. Mmencukur rambut atau sebagian rambut (tahallul kecil). Jamaah laki-laki boleh melepas kain ihram dan berganti pakaian biasa.
7. Jamaah bisa Tawaf Haji (menyelesaikan Haji), atau bermalam di Mina dan melaksanakan jumrah sambungan (Ula dan Wustha).
8. 11 Dzulhijjah, melempar jumrah sambungan (Ula) di tugu pertama, tugu kedua, dan tugu ketiga.
10. 12 Dzulhijjah, melempar jumrah sambungan (Ula) di tugu pertama, tugu kedua, dan tugu ketiga.
11. Sebelum pulang ke negara masing-masing, jamaah melaksanakan Thawaf Wada’ (thawaf perpisahan).


DOA-DOA HAJI DAN UMRAH

Berdoa hukumnya sunnah selama dalam proses berangkat, selama di Makkah Madinah dan setelah sampai kembali ke rumah.


DOA BERANGKAT HAJI DAN UMRAH

Saat naik kendaraan untuk berangkat haji/umrah sunnah membaca doa-doa berikut:

- Membaca bismillah
- Saat di dalam kendaraan membaca:

الحمد لله، سبحان الذي سخر لنا هذا، وما كنا له مقرنين، وإنا إلى ربنا لمنقلبون
- Membaca alhamdulillah 3x
- Membaca Allahu Akbar 3x
- Membaca doa berikut (berdasar hadits sahih):

سبحانك، اللهم إني ظلمت نفسي، فاغفر لي، فإنه لا يغفر الذنوب إلا أنت
- Ditambah dengan doa berikut:
اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِيْ سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى، وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى، اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ، اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ وَالْخَلِيْفَةُ فِي اْلأَهْلِ، اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ وَسُوْءِ الْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَاْلأَهْلِ
Artinya: Ya Allah, kami mohon kepadamu dalam perjalanan ini kebajikan katakwaan dan amal yang Engkau ridhoi Ya Allah, ringankanlah atas kami perjalanan ini, dekatkanlah jaraknya perjalanan ini, Ya Alloh Engkaulah temanku dalam perjalanan ini dan Engkaulah sebagai pengganti yang melindungi keluarga. Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari pada kesusahan perjalanan ini, dari pemandangan yang menyakitkan dan dari nasib yang sial dalam harta dan keluarga.


DOA PULANG/KEMBALI DARI HAJI DAN UMRAH

Bacaan doa dan tata cara berikut dapat dilakukan saat sampai di Tanah Air atau ke rumah:

- Membaca takbir 3x الله أكبر
- Membaca doa berikut (berdasar hadits sahih riwayat Bukhari):

لا إله إلا الله وحده لا شريك له، له الملك وله الحمد، وهو على كل شيء قدير، آيبون تائبون، عابدون ساجدون، لربنا حامدون، صدق الله وعده، ونصر عبده، وهزم الأحزاب وحده
Dalam teks latin: Lailaha illallah wahdahu la syarika lah. Lahulmulku walahulhamdu wahuwa 'ala kulli syai'in qadir. Ayibuna Ta'ibuna, 'abiduna sajidun. Lirabbina hamidun. Shadaqallahu wa'dah. wanashara abdah. wahazamal ahzaba wahdah.


DOA PULANG DARI HAJI/UMRAH SAAT KENDARAAN HAMPIR SAMPAI

Saat kendaraan hampir sampai ke Tanah Air atau kampung halaman, disunnahkan membaca doa berikut (berdasarkan hadits riwayat Ibnus Sunni dalam kitab Al-Adzkar:
اللهم إني أسألك خيرها، وخير أهلها، وخير ما فيها، وأعوذ بك من شرها وشر ما فيها
اللهم اجعل لنا بها قراراً أو رزقاً حسناً، اللهم ارزقنا جناها، وأعذنا من وباها، وحببنا إلى أهلها، وحبب صالحي أهلها إلينا


BACAAN NIAT HAJI

Bacaan niat haji

- Niat haji Tamattu': لبيك عمرة متمتعا بها إلى الحج
- Niat haji Qiran: لبيك عمرة في حجة
atau لبيك عمرة وحجا
- Niat haji Ifrad: لبيك حجا
- Bacaan talbiyah setelah ihram haji: لبيك اللهم لبيك، لبيك لا شريك لك لبيك إن الحمد والنعمة لك والملك لا شريك لك


BACAAN TAWAF (KELILING KA'BAH)

Ada 7 (tujuh) kali putaran tawaf untuk haji atau umrah. Setiap kali putaran ada bacaan doa tersendiri namun ini sifatnya sunnah tidak wajib. Tidak dibaca juga tidak apa-apa. Berikut doanya:

BACAAN DOA TAWAF SAAT DI RUKUN IRAQI

Doa ini dibaca di setiap putaran saat sampai ke Rukun Iraki.


اللهم أعذني من الشرك والكفر والنفاق والشقاق وسوء الأخلاق وسوء المنظر في الأهل والمال والولد

Tulisan latin:
Allahumma aidzni minas Syirki walkufri wan nifaqi was Syiqoqi wa su'il akhlaqi wa su'i mandzori fil ahli walmali walwaladi

BACAAN DOA TAWAF SAAT DI RUKUN SYAMI


اللهم اجعله حجاً مبرورا وسعيا مشكورا وذنبا مغفوراً وتجارة لن تبور. رب اغفر وارحم وتجاوز عما تعلم أنك أنت الأعز الأكرم

Tulisan latin:
Allahummaj'alhu hajjan mabruro wasa'yan masykuro wadzanban maghfuro watijarotan lan taburo. Robbighfir warham watajawaz amma taklam innaka antal a'azzul akrom.

BACAAN DOA TAWAF SAAT DI RUKUN YAMANI

Saat akan melewati pojok Rukun Yamani dianjurkan mengusapnya kalau bisa, kalau tidak cukup melambaikan tangan.


اللهم إني أعوذ بك من الكفر والفقر وعذاب القبر وأسألك العفو والعافية في الدين والدنيا والآخرة والفوز بالجنة والنجاة من النار

BACAAN DOA TAWAF SAAT BERADA DI ANTARA RUKUN YAMANI DAN HAJAR ASWAD


ربنا أتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار وأدخلنا الجنة مع الأبرار يا عزيز يا غفار يا رب العالمين

BACAAN DOA TAWAF PUTARA PERTAMA


سبحان الله والحمد لله ولا إله إلا الله والله اكبر ولا حول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم والصلاة والسلام على رسول الله. اللهم إيمانا بك وتصديقا بكتابك ووفاء بعهدك وإتباعاً لسنة نبيك وحبيبك محمد صلى الله عليه وسلم اللهم إني أسألك العفو والعافية والمعافاة الدائمة في الدين والدنيا والآخرة والفوز بالجنة والنجاة من النار

BACAAN DOA TAWAF PUTARA KEDUA


للهم أن هذا البيت بيتك والحرم حرمك والأمن أمنك والعبد عبدك وأنا عبدك وابن عبدك وهذا مقام العائذ بك من النار فحرم لحومنا وبشرتنا على النار. اللهم حبب إلينا الإيمان وزينه في قلوبنا وكره إلينا الكفر والفسوق والعصيان واجعلنا من الراشدين. اللهم قني عذاب النار يوم تبعث عبادك. اللهم ارزقني الجنة بغير حساب

BACAAN DOA TAWAF PUTARA KETIGA


اللهم إني أعوذ بك من الشك والشرك والشقاق والنفاق وسوء الأخلاق وسوء المنظر والمنقلب في المال والأهل والولد. اللهم إني أسألك رضاك والجنة وأعوذ بك من سخطك والنار. اللهم أني أعوذ بك من فتنة القبر وأعوذ بك من فتنة المحيا والممات

BACAAN DOA TAWAF PUTARA KEEMPAT


اللهم اجعله حجاً مبرورا وسعيا مشكورا وذنبا مغفورا وعملا صالحا مقبولا وتجارة لن تبور. يا عالم ما في الصدور أخرجني يا الله من الظلمات إلي النور. اللهم إني أسألك موجبات رحمتك وعزائم مغفرتك والسلام من كل إثم والغنيمة من كل بر والفوز بالجنة والنجاة من النار. رب قنعني بما رزقتني وبارك لي فيما أعطيتني وأخلف علي كل غائبة لي منك بخير

BACAAN DOA TAWAF PUTARA KELIMA


اللهم أظلني تحت ظل عرشك يوم لا ظل إلا ظلك ولا باقي إلا وجهك واسقني من حوض نبيك سيدنا محمد صلى الله عليه وسلم شربة هنيئة مريئة لا نظمأ بعدها أبدا. اللهم إني أسألك من خير ما سألك منه نبيك سيدنا محمد صلى الله عليه وسلم وأعوذ بك من شر ما استعاذك منه نبيك سيدنا محمد عليه الصلاة والسلام. اللهم أني أسألك الجنة ونعيمها وما يقربني إليها من قول أو فعل أو عمل وأعوذ بك من النار وما يقربني إليها من قول أو فعل أو عمل

BACAAN DOA TAWAF PUTARA KEENAM


اللهم إن لك علي حقوقا كثيرة فيما بيني وبينك. وحقوقا كثيرة فيما بيني وبين خلقك اللهم ما كان لك منها فاغفره لي وما كان لخلقك فتحمله عني. وأغنني بحلالك عن حرامك وبطاعتك عن معصيتك وبفضلك عمن سواك يا واسع المغفرة. اللهم إن بيتك عظيم ووجهك كريم وأنت يا الله حليم كريم عظيم تحب العفو فاعف عني

BACAAN DOA TAWAF PUTARA KETUJUH



اللهم إني أسألك إيماناً كاملاً ويقيناً صادقا ورزقاً واسعاً وقلباً خاشعاً ولساناً ذاكرا وحلالاً طيباً وتوبة نصوحاً وتوبة قبل الموت وراحة عند الموت ومغفرة ورحمة بعد الموت والعفو عند الحساب والفوز بالجنة والنجاة من النار برحمتك يا عزيز يا غفار رب زدني علما وألحقني بالصالحين

BACAAN DOA DI MULTAZAM SETELAH TAWAF

Setelah tawaf putaran ketujuh, lalu berhenti dan menghadap ke Multazam dan membaca doa berikut:


اللهم يا رب البيت العتيق اعتق رقابنا ورقاب آبائنا وأمهاتنا وإخواننا وأولادنا من النار يا ذا الجود والكرم والفضل والمن والعطاء والإحسان. اللهم احسن عاقبتنا في الأمور كلها وأجرنا من خزي الدنيا وعذاب الآخرة. اللهم إني عبدك وابن عبدك واقف تحت بابك. ملتزم بأعتابك متذلل بين يديك أرجو رحمتك. وأخشى عذابك يا قديم الإحسان. اللهم إني أسألك أن ترفع ذكري. وتضع وزري. وتصلح أمري. وتطهر قلبي وتنور لي في قبري. وتغفر لي ذنبي وأسألك الدرجات العلى من الجنة

Ritual tawaf selesai.

SHALAT DAN BACAAN DOA DI MAQAM IBRAHIM SETELAH TAWAF

Setelah berdoa di Multazam dianjurkan menghadap Maqam Ibrahim dan membaca (واتخذوا من مقام إبراهيم مصلى) setelah itu dianjurkan shalat sunnah dua rakaat. Rakaat pertama membaca Al-Fatihah dan Surah Al-Kafirun, sedang rakaat kedua membaca Al Fatih dan Surah Al-Ikhlas setelah itu membaca doa beirkut:


اللهم إنك تعلم سري وعلانيتي فاقبل معذرتي وتعلم حاجتي فاعطني سؤلي وتعلم ما في نفسي فاغفر لي ذنوبي. اللهم إني أسألك إيمانا يباشر قلبي ويقينا صادقا حتى أعلم أنه لا يصيبني إلا ما كتبت لي رضا منك بما قسمت لي. أنت وليي في الدنيا والآخرة توفني مسلماً وألحقني بالصالحين. اللهم لا تدع لنا في مقامنا هذا ذنبا إلا غفرته ولا هماً إلا فرجته ولا حاجة إلا قضيتها ويسرتها. فيسر أمورنا وأشرح صدورنا ونور قلوبنا واختم بالصالحات أعمالنا. اللهم توفنا مسلمين وأحيينا مسلمين والحقنا بالصالحين غير خزايا ولا مفتونين

SHALAT DAN BACAAN DOA DI HIJIR ISMAIL

Hijir Ismail adalah bagian dari Ka'bah. Di sini sunnah shalat 2 rokaat dan membaca doa berikut:


اللهم أنت ربي. لا إله إلا أنت خلقتني وأنا عبدك وأنا على عهدك ووعدك ما استطعت. أعوذ بك من شر ما صنعت أبؤ لك بنعمتك علي وأبؤ بذنبي فاغفر لي فإنه لا يغفر الذنوب إلا أنت. اللهم إني أسألك من خير ما سألك به عبادك الصالحون. وأعوذ بك من شر ما إستعاذك منه عبادك الصالحون. اللهم بأسمائك الحسنى وصفاتك العليا طهر قلوبنا من كل وصف يباعدنا عن مشاهدتك ومحبتك وأمتنا على السنة والجماعة والشوق إلي لقائك يا ذا الجلال والإكرام. اللهم نور بالعلم قلبي واستعمل بطاعتك بدني وخلص من الفتن سري واشغل بالاعتبار فكري وقني شر وساوس الشيطان وأجرني منه يا رحمن حتى لا يكون له علي سلطان ربنا إننا آمنا فاغفر لنا ذنوبنا وقنا عذاب النار

BACAAN DOA SETELAH MINUM AIR ZAMZAM

Setelah dari Hijir Ismail disunnahkan pergi ke air Zamzam dan meminum air. Setelah itu berdoa sbb:

اللهم إني أسألك علما نافعاً ورزقاً واسعاً وشفاء من كل داء وسقم. برحمتك يا أرحم الراحمين

BACAAN DOA SETELAH KELUAR MAASJID DAN AKAN SA'I KE SHAFA DAN MARWAH

Sebelum keluar masjid untuk bersa'i, maka disunnahkan untuk mencium Hajar Aswad atau melambaikan tangan dari jauh kalau tidak memungkinkan dan saat keluar masjid membaca doa berikut:


بسم الله والحمد لله. اللهم صلي على سيدنا محمد وعلى آله. اللهم اغفر لي ذنوبي وافتح لي أبواب فضلك

- Saat naik ke bukit Shafa dan menghadap Ka'bah membaca bacaan berikut 3x: لا إله إلا الله وحده لا شريك له له الملك وله الحمد وهو على كل شيء قدير، لا إله إلا الله وحده أنجز وعده، ونصر عبده وهزم الأحزاب وحده
- Doa di atas juga dibaca saat sampai ke bukit Marwah.
- Bacaan saat pergi dari Mina (tanggal 8 Dzulhijjah) menuju Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah): boleh membaca talbiyah atau takbir atau keduanya.
- Bacaan saat di Arafah: لا إله إلا الله وحده لا شريك له، له الملك وله الحمد وهو على كل شيء قدي
- Bacaan saat di Masy'aril Haram: menghadap Qiblat, berdoa, bertakbir, dan baca tahlil
- Bacaan saat melempar Jumrah: bertakbir setiap melempar Jumrah setelah selesai lelau menghadap Qiblat dan berdoa pada Jumrah Ula dan Jumrah Tsani (Kedua).
- Doa saat menyembelih Qurban: بسم الله، والله أكبر


BACAAN DOA SETELAH SA'I


ربنا تقبل منا وعافنا واعف عنا وعلى طاعتك وشكرك أعنا وعلى غيرك لا تكلنا وعلى الإيمان والإسلام الكامل جمعاً توفنا وأنت راض عنا. اللهم ارحمني بترك المعاصي أبداً ما أبقيتني وارحمني أن أتكلف ما لا يعنيني وأرزقني حسن النظر فيما يرضيك عني يا أرحم الراحمين


BACAAN DOA DI PADANG ARAFAH

Wukuf atau tinggal di padang Arafah adalah salah satu rukun haji. Tanpanya haji kita tidak sah. Sedangkan berdoa hukumnya sunnah. Untuk doa di Padang Arafah silahkan lihat di sini.


TEMPAT MIQAT IBADAH HAJI DAN UMRAH

Miqat adalah tempat dimulainya jamaah melaksanakan ibadah haji atau umrah. Miqat ada 5 (lima) tempat yaitu:

1. Dzul Hulaifah 10 km dari kota Madinah berjarak 428 dari Makkah. Miqat bagi jamaah yang berasal dari Madinah atau yang mendekati Makkah dari arah ini.
2. Juhfah yang berjarak 190 km dari baratlaut Makkah. Miqat bagi jamaah dari arah Syria (Suriah) .
3. Yalamlam berjarak 50 km sebelah tenggara Makkah. Miqat jamaah dari Yaman atau dari arah ini seperti China, Jepang, India, Pakistan yang datang dengan kapal laut.
4. As-Sail al-Kabir atau Al-Qarnul Manazil berjarak 90 km sebelah timur Makkah. Miqat Jamaah dari Najd.
5. Dzatu Irq atau Ad-Darbiyah berjarak 85 km dari arah timur laut Makkah

CATATAN:

- Miqat-miqat ini berlaku bagi jamaah yang lewat di kawasan tersebut baik penduduk asli atau bukan.
- Jamaah yang tidak melewati kelima miqat di atas hendaknya berihram saat lurus dengan miqat terdekat.
- Jamaah yang berada di dalam batas-batas miqat seperti penduduk Jeddah dan Makkah maka dapat ihram dari tempat dia tinggal.

TEMPAT-TEMPAT IBADAH HAJI

1. Miqat, untuk mandi besar, berpakaian ihrom, melafadzkan niat haji
2. Arafah, untuk shalat dzuhur dan ashar, mendengarkan khutbah Arafah dan wuquf
3. Muzdalifah, untuk mabit, berzikir dan mengambil kerikil
4. Mina, untuk melempar jumroh, berqurban, bercukur, mabit dan berzikir pada hari-hari tasyriq.
5. Masjidil Haram, untuk Thawaf Ifadhah, shalat sunnah thawaf dan sa’i diantara safa dan marwah, Thawaf Wada’


ISTILAH-ISTILAH DALAM IBADAH HAJI DAN UMRAH

Aqabah adalah salah satu tempat pelemparan jumrah, dengan nama jumrah Aqabah. (Tempat pelemparan jumrah lainnya adalah : Ula dan Wustha)

Arafah Tempat jamaah haji melakukan Wukuf. Setiap tanggal 9 Zulhijah Arafah didatangi umat Islam seluruh dunia untuk melakukan Wukuf.

Arbain Kegiatan shalat wajib (5 waktu setiap hari) yang dilaksanakan berturut-turut selama 8 hari, sehingga total 40 kali sholat wajib di Masjid Nabawi Madinah

Bier Ali atau Dzul Hulaifah Merupakan tempat Miqat (mulai memakai ihram).

Dam Denda bagi mereka yang melakukan pelanggaran ketentuan saat menunaikan Ibadah Haji atau Umroh

Gua Hira Gua tempat Nabi Muhammad s.a.w menerima wahyu pertama (Surat Al-Alaq, ayat 1-5). Gua ini terletak di Bukit/Jabal Nur.Sekitar 5 km di utara kota Mekah.

Ihram ialah berniat untuk memulai mengerjakan Ibadah Haji atau Umroh, dengan mengucapkan lafazh niat (tidak hanya dalam hati)

Jamarat, merupakan kata jamak dari Jumroh.

Jumrah Tempat pelemparan kerikil di Mina.

Kiswah Penutup Ka'bah. Pada Kiswah dihiasi tulisan ayat suci Al Qu'an yang disulam.

Mabit Bermalam beberapa hari atau berhenti sejenak untuk mempersiapkan pelaksanaan melontar jumroh. Mabit dilakukan di Muzdalifah dan Mina.

Miqat adalah tempat atau waktu untuk memulai berniat ihram.

Multazam adalah dinding yang terletak diantara Hajar Aswad dan pintu Ka'bah. Merupakan tempat yang sanqat dianjurkan untuk berdoa.

Nafar Awal adalah jika jama'ah meninggalkan Mina pada tgl 12 Zulhijah. Disebuat Nafar Awal krn jamaah lebih dulu meninggalkan Mina,utk kembali ke Mekah dan hanya melontar jumroh 3 hari.Total kerikil yang dilontar jamaah Nafal Awal adalah 49 butir.

Nafar Tsani atau Nafar Akhir jika jamaah melontar jumroh selama 4 hari (tgl : 10,11,12 dan 13 Zulhijah). Sehingga jumlah batu yang dilontar 70 kerikil. Jamaah baru meninggalkan Mina tgl 13 Zulhijah.

Rukun Haji adalah kegiatan yang harus dilakukan dalam Ibadah Haji. Jika tidak dikerjakan maka Hajinya tidak sah.

Sa'i adalah berjalan kaki atau lari-lari kecil antara Bukit Safa dan Bukit Marwah. Dengan total 7.

Tahallul adalah mencukur seluruh rambut atau memotong sedikit rambut. Dengan tahalul berarti sudah bebas dari larangan-larangan saat ihram ibadah Haji atau Umroh.

Talang Emas (Mizhab) yang terdapat pada Ka'bah. Posisi Talang Emas ini terletak di atas Hijir Ismail.

Talbiyah adalah bacaan: Labbaik Allahumma labbaik, labbaik laa Syariika laka labbaik, innal hamda wan ni'mata laka wal mulk laa syariika lak.

Tawaf Mengelilingi Ka'bah sebanyak 7 putaran

Tawaf Ifadah disebut juga Tawaf Rukun adalah salah satu rukun haji yang harus dilaksanakan sendiri. Jika tidak dilaksanakan, hajinya dinyatakan batal.

Tawaf Qudum atau Tawaf Salam atau Tawaf Selamat Datang saat baru tiba di Makkah

Tawaf Wada adalah Tawaf perpisahan yang dilakukan ketika akan pulang ke tanah air masing-masing.


NAMA 4 (EMPAT) POJOK KA'BAH

Setiap pojok (bahasa Arab: rukn) Ka'bah memiliki nama sendiri-sendiri sbb:

1. Pojok sebelah timur: Hajar Aswad
2. Pojok sebelah utara: Rukun Iraqi
4. Pojok sebelah barat: Rukun Syami
5. Pojok sebelah selatan: Rukun Yamani


JADWAL IBADAH HAJI

Jadwal Ibadah Haji

Jadwal Prosesi pelaksanaan Ibadah Haji di Makkah Al Mukarramah bagi jamaah haji Indonesia dan jamaah haji lain dari seluruh dunia.

8 Dzulhijjah, jamaah haji bermalam di Mina. Pada pagi 8 Dzulhijjah, semua umat Islam memakai pakaian Ihram (dua lembar kain tanpa jahitan sebagai pakaian haji), kemudian berniat haji, dan membaca bacaan Talbiyah. Jamaah kemudian berangkat menuju Mina, sehingga malam harinya semua jamaah haji harus bermalam di Mina.

9 Dzulhijjah, pagi harinya semua jamaah haji pergi ke Arafah. Kemudian jamaah melaksanakan ibadah Wukuf, yaitu berdiam diri dan berdoa di padang luas ini hingga Maghrib datang. Ketika malam datang, jamaah segera menuju dan bermalam Muzdalifah.

10 Dzulhijjah, setelah pagi di Muzdalifah, jamaah segera menuju Mina untuk melaksanakan ibadah Jumrah Aqabah, yaitu melempar batu sebanyak tujuh kali ke tugu pertama sebagai simbolisasi mengusir setan. Setelah mencukur rambut atau sebagian rambut, jamaah bisa Tawaf Haji (menyelesaikan Haji), atau bermalam di Mina dan melaksanakan jumrah sambungan (Ula dan Wustha).

11 Dzulhijjah, melempar jumrah sambungan (Ula) di tugu pertama, tugu kedua, dan tugu ketiga.

12 Dzulhijjah, melempar jumrah sambungan (Ula) di tugu pertama, tugu kedua, dan tugu ketiga.
Sebelum pulang ke negara masing-masing, jamaah melaksanakan Thawaf Wada’ (thawaf perpisahan).

Untuk langganan artikel Alkhoirot Net via Email gratis, klik di sini!

5 comments:

  1. Referensi mengenai Panduan Haji yang sangat bermanfaat Ust, Jazakumullah...
    sangat berguna bagi Umat muslim yang berniat melaksanakan Ibadah Haji.....

    ReplyDelete
  2. Kalau tindakan korupsi atau menerima uang suapan untuk meloloskan projek (yang akhirnya merugikan negara) diharamkan untuk membeayai naik haji pasti kejadian2 korupsi akan turun. Sudah saatnya ajaran Islam memberi teguran kepada mereka2 yang korupsi agar sadar kalau menyelesaikan Umrah tidak akan mencuci tindakan itu.

    ReplyDelete
  3. terima kasih banyak yah sobb tentang infonya, dan salam bloggers...

    ReplyDelete
  4. Syukran infonya ust fatih, pandungan yang sangat membantu bagi setiap calhaj yang akan berangkat dan mencari bekal ilmu mengenai haji. Jazakallah khairan

    ReplyDelete
  5. AnonymousMay 29, 2014

    Ka'bah Baitullah Hanya memiliki dua rukun, yaitu rukun yamani dan rukun hajar aswad, kalau ada empat rukun, apa Hijir Ismail bukan termasuk Ka'bah?.

    ReplyDelete

Kirim konsultasi Agama ke: alkhoirot@gmail.com Cara Konsultasi lihat di sini!