Monday, June 30, 2014

Puasa Mutih dan Patigeni dalam Islam


Puasa Mutih dan Patigeni dalam Islam

PUASA MUTIH DAN PATIGENI

Assalamu’alaikum..
Pak sya mau tanya ..

1. apa hukum berpuasa mutih & patigeni dalam islam ?
2. Apakah diperbolehkan ?
3. Apa ada ilmu islam yg berguna/berfungsi untuk kekuatan ?
4. apa ada ilmu dalam islam untuk mengobati/penyembuhan ? (Selain dari al qur'an untuk penyembuhan) kalau ada , mohon dijelaskan.
5. Jika kelinci diberi makan voer babi itu boleh gk ya ? Ktanya bsa bikin cpat gemuk.
6. Dan voer babi itu halal atau haram ya ?dari segi bahan bakunya.
7. Apa benar jika menggambar benda yg punya roh itu haram ?
8. Apa hewan dan tumbuhan itu jga punya roh ?
Terimakasih atas jawabannya.

TOPIK KONSULTASI ISLAM
  1. PUASA MUTIH DAN PATIGENI
  2. ZAKAT MAL PADA KELUARGA
  3. SALAH SEBUT BIN DALAM AKAD NIKAH
  4. MEMAKAI BIN BAPAK ANGKAT ATAU BAPAK ASLI
  5. UNTUK MENIKAH PERLUKAH ANAK MENCARI IBU KANDUNGNYA YANG HILANG?
  6. PNS INGIN TERBEBAS DARI MASALAH HUTANG
  7. SYARAT MENIKAH YANG BENAR
  8. PRIA MENIKAH DIAM-DIAM TANPA SEPENGETAHUAN ORANG TUA
  9. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM


JAWABAN

1. Puasa dalam segi bahasa artinya menahan diri (QS Maryam : 26). Dalam istilah syariah adalah menahan diri dari makan, minum dan jimak (hubungan intim suami istri) dalam waktu tertentu mulai dari terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari dan harus disertai dengan niat. Dengan demikian, maka puasa mutih dan puasa patigeni tidak masuk dalam kategori puasa secara syariah. Dengan demikian, puasa mutih bukan termasuk ibadah. Pelaku puasa mutih tidak berbeda dengan orang yang sedang diet. Oleh karena itu hukumnya boleh berdasarkan pada kaidah fiqih bahwa "Hukum asal dari masalah muamalah (non-ibadah) adalah boleh" [الأصل في الأشياء الأباحة]. Karena bukan ibadah, maka pelakunya tidak mendapatkan pahala apapun. Pelaku puasa mutih dan patigeni hanya akan mendapat keuntungan duniawi seperti kesaktian, dan kewaskitaan. Walaupun boleh, namun kalau dalam melakukan puasa ini terdapat perbuatan yang dilarang syariah, maka ia menjadi haram. Umpamanya, karena puasa mutih menjadi tidak shalat, dll.

Puasa mutih biasa dilakukan oleh pengikut tarekat. Ia merupakan jenis puasa dimana si pelaku tarekat hanya memakan sekepal nasi putih dan segelas air putih saja dalam sehari dimana puasa putih ini dilakukan selama 1 x 24. Rentang waktu lama hari yang dijalani biasanya bergantung pada syarat yang disesuaikan dengan hajat si pelaku tarekat. Sedangkan puasa pati geni merupakan puasa dimana si pelaku tarekat akan berpuasa total tidak makan dan tidak minum selama 1 x 24 jam di dalam suatu ruangan tertutup tanpa ada cahaya maupun api.

Baca juga:

- Hukum Puasa dalam Islam
- Puasa Ramadhan
- Hukum Jimat dan Ruyah
- Hizib dan Amalan Kesaktian

2. Boleh asal tidak ada perbuatan yang melanggar syariah di dalamnya. Lihat poin #1.

3. Islam itu adalah Al-Quran dan hadits. Isi inti dari kedua kitab ini mengandung panduan apa yang halal, wajib, haram, sunnah, makruh (sebaiknya dihindari) dan mubah (boleh). Namun demikian, Nabi juga mengajarkan beberapa hal kecil tentang bagaimana cara penyembuhan dari penyakit fisik dan bagaimana mengatasi gangguan jin dan setan. Ilmu yang terkait dengan hal ini disebut dengan ruqyah.

4. Ada dan ia disebut dengan ruqyah. Adapun metode penyembuhan yang di luar ruqyah, dikembangkan oleh kalangan ahli tarekat / tasawuf. Amalan-amalan yang terkait dengan kesaktian, kekuatan batin dan alam ghaib umumnya dikembangkan oleh kalangan pengikut tarekat. Anda dapat menghubungi mereka. Namun, harap hati-hati. Karena tarekat itu sendiri, bahkan menurut ulama NU, ada yang sesat dan ada yang tidak sesat. Tarekat yang tidak sesat adalah yang masuk dalam kategori Tarekat Muktabaroh yang di Indonesia antara lain adalah Naqsyabandiyah, Qadiriyah, Syadziliyah. Tentang standar umum tarekat yang benar dan tidak sesat lihat kitab ini (bahasa Arab): Haqaiq an al-Tasawwuf

5. Kalau bahan voer babi dibuat dari bahan yang halal, maka boleh.

6. Menurut salah satu sumber, bahan baku voer babi dibuat dari jagung, kacang/bungkil, umbi2an, tepung tulang, kacang hijau, dll. Kalau demikian, maka halal.

7. Menggambar benda yang punya roh/ nyawa itu ada perbedaan pendapat di antara para ulama fikih: ada yang menghalalkan ada yang menyatakan haram. Lebih detail: Hukum Menggambar dalam Islam

8. Yang dimaksud punya roh adalah bernyawa, seperti manusia dan hewan. Sedang tumbuhan tidak.

__________________________


ZAKAT MAL PADA KELUARGA

Ass.wr.wb.
1. Pak Ustadz, saya menanyakan yang berhak menerima zakat mal. 2. Kemudian kalau masih family boleh tidak diberikan zakat mal. 3. dan perlu atau tidak mengucapkan kepada penerimanya tentang niat zakat.
terima kasih atas perhatiannya.
wass. wr wb.


JAWABAN

1. Yang berhak menerima zakat ada 8 golongan seperti yang tersebut dalam QS At-Taubah 9:60 yaitu fakir, miskin, amil zakat, mualaf, orang punya hutang, jihad fi sabilillah, ibnussabil (musafir), memerdekakan budak. Lebih detail: Panduan Zakat Mal dan Fitrah

2. Masih ada hubungan keluarga boleh diberi zakat mal asal masuk dalam kategori 8 golongan tersebut.

3. Harus ada niat zakat (Lihat kitab Al-Umm, II/24). Tapi tidak perlu niat di depan penerima zakat.
__________________________


SALAH SEBUT BIN DALAM AKAD NIKAH

Assalammmuala ikum wr.wb.
Saya ingin bertanya, masalah perkawinan, dahulu saya menikah dengan istri saya sekarang, saya menggunakan nama saya adalah Sukardi bin Nasdi wongaodiharjo, waktu itu kedua orang tua saya masih hidup, akan tetapi setelah orang tua saya meninggal, saya di beritahu oleh bibi saya katanya orang tua saya namanya Sunasdi bin Nafseh, yang saya mau tanyakan
1. apakah perkawinan saya itu syah secara Islam, mohon jawaban dari ustad.

JAWABAN

1. Tidak masalah. Hukum perkawinan sah yang penting orangnya yang disebut berbeda itu tetap sama yaitu anda. Lihat: Salah Menyebut Nama ِAyah Perempuan Saat Akad Nikah

__________________________


MEMAKAI BIN BAPAK ANGKAT ATAU BAPAK ASLI

Syukron ustadz atas jawabannya.
1. Lalu bagaimana Di dalam kartu nikah, anak laki-laki ini bin nya ditulis siapa? Bin Abdullah, atau bin bapak angkatnya yang mengasuhnya?

JAWABAN

1. Dalam soal ini, silahkan tanya pada pejabat KUA terkait nama siapa yang sebaiknya ditulis. Yang terpenting, itu tidak berpengaruh pada keabsahan pernikahan.Lihat: Salah Menyebut Nama ِAyah Perempuan Saat Akad Nikah

__________________________


UNTUK MENIKAH PERLUKAH ANAK MENCARI IBU KANDUNGNYA YANG HILANG?

Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh.. Mau Tanya perihal nasab. Jika seorang anak laki2 dilahirkan di luar nikah, sedangkan sang ibu ternyata kabarnya beragama katolik. Dia diasuh oleh keluarga ibu Kristen Dan ayah Islam. Hingga ahirnya sekarang setelah dewasa ia memeluk Islam (mualaf). Dan belum sampai menemukan ibu kandungnya hingga sekarang. Anak laki2 ini sebentar lagi menikah.

1. Apa yang perlu dilakukan?
2. Apakah perlu baginya untuk mencari ibu kandungnya sebelum ia menikah?
3. Bagaimana menurut Islam?
Syukron sebelumnya..

JAWABAN

1. Dia tidak perlu melakukan apa-apa yang terkait dengan pernikahannya kecuali menyiapkan segala persyaratan pernikahan.
2. Tidak perlu. Karena keabsahan pernikahan tidak memerlukan adanya atau hadirnya ibu dari pengantin pria.
3. Lihat poin 1 dan 2. Lebih detail: Panduan Perkawinan Islam

__________________________


PNS INGIN TERBEBAS DARI MASALAH HUTANG

Bismillahirrohmanirrohim
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Dewan pengasuh ponpes Al-khoirot malang yg saya hormati.
Perkenalkan nama saya T, usia 35 th. Saya tinggal di salah satu Desa wilayah Palembang.

Saat ini saya dalam kondisi yang sangat bingung, was-was akibat terbelit hutang bank, dan kredit yg cukup besar setiap bulannya dan masih dalam jangka yg sangat lama untuk lunas.

Dulu ekonomi saya cukup baik, namun saat ini kondisinya berbalik. Profesi saya sebagai PNS, lantaran mutasi ke instansi yg sepi kegiatan/proyek, ekonomi saya menjadi morat marit ditambah dengan hutang diatas yg membuat saya stress.

Saya mencoba bertahan dengan kondisi ini, dan lebih mendekatkan diri kepada Allah Swt. Secara batiniah, kondisi saya berangsur tenang, akan tetapi kebutuhan tetap harus dipenuhi dan memberatkan sehingga terkadang tenang terkadang susah luar biasa.

Mohon bimbingan dan arahannya, sehingga aku dapat menghadapi ini semua. Syukur-syukur dapat mengajari saya amalan yg mungkin pernah dilakukan Rasulallah Saw agar dapat keluar dari kesulitan hidup. Terbebas dari hutang, diberikan rezky yg halal oleh Allah Swt, serta dapat membiayai kebutuhan keluarga.

Demikian terima kasih, semoga Allah Swt senantiasa melindungi kita semua. Amiin yr'a. Wassalamualaikum wr..wb.


JAWABAN

Tidak ada pelajaran yang lebih berharga kecuali kisah dan peristiwa yang kita alami sendiri. Pelajaran yang dapat diambil hikmah dari kisah pribadi anda adalah bahwa kebahagiaan hakiki di dunia adalah ketika kita berkomitmen untuk hidup sederhana, tidak konsumtif dan hedonistik. Sebagai PNS, anda seharusnya tahu dan dapat mengukur pola hidup yang wajar sesuai dengan gaji anda yang normal dan halal. Bukan memaksakan pola hidup yang di luar kemampuan.

Anda harus banyak belajar dari banyak kalangan hartawan yang walaupun punya pilihan untuk hidup mewah tapi tetap menjaga dan berkomitmen untuk bergaya hidup sederhana. Sehingga kelebihan hartanya dapat digunakan untuk kemasalahan dan kemanfaatan banyak orang yang kurang beruntung. Pada waktu yang sama, tidak akan terkejut ketiga anugerah kekayaan itu tiba-tiba dicabut oleh Allah dari sisi kita.

Baca kisah-kisah miliyarder dunia yang hidup sederhana di link berikut:

- Hidup Sederhana
- Hidup sederhana sebagai pilihan
- Mark Zuckerberg bos Facebook yang sederhana

Doa agar lunas hutang dan murah rejeki

Baca doa berikut setelah shalat fardhu dan sunnah. Terutama setelah tahajud.

DOA I

اللَّهُمَّ فَارِجَ الْهَمِّ ، كَاشِفَ الْغَمِّ ، مُجِيبَ دَعْوَةِ المُضطَرِّينَ ، رَحْمنَ الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَرَحِيمَهُمَا أَنْتَ تَرْحَمُني فَارْحَمْنِي بِرَحْمَةٍ تُغْنِيني بِهَا عَنْ رَحْمَةِ مَنْ سِوَاكَ

DOA II


اللَّهُمَّ مَالِكَ المُلْكِ تُؤْتِي المُلْكَ مَنْ تَشَاءُ وَتَنْزِعُ المُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ بِيَدِكَ الْخَيْرُ إِنَّكَ عَلى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ « تُولِجُ اللَّيْلَ في النَّهَارِ وَتُولِجُ النَّهَارَ في اللَّيْلِ وَتُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ المَيِّتِ وَتُخْرِجُ المَيِّتَ مِنَ الحَيِّ وَتَرْزِقُ مَنْ تَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ » رَحْمنَ الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَرِحِيمَهُمَا تُعْطِي مَنْ تَشَاءُ مِنْهَا وَتَمْنَعُ مَنْ تَشَاءُ ، ارْحَمْني رَحْمَةً تُغْنِيني بِهَا عَنْ رَحْمَةِ مَنْ سِوَاكَ

KETERANGAN:

- Doa 1 berdasarkan hadits riwayat Bazzar, Hakim, Asbahani dengan sanad yang sahih menurut Hakim. Doa tersebut berasal dari Aisyah ia berkata: Abu Bakar masuk ke rumah kami dan berkata: Aku mendengar dari Rasulullah suatu doa yang diajarkannya padaku. Aku (Aisyah) bertanya: Doa apa itu? Abu Bakar berkata: Isa bin Maryam mengajari Sahabatnya dan berkata: Kalau kalian punya hutang emas sebesar gunung, lalu engkau berdoa pada Allah dengan doa itu maka Allah akan melunasi hutangmu. (Abu Bakar lalu membaca doa 1 di atas). Abu Bakar berkata: Lalu aku berdoa dengan doa itu, maka Allah memberiku rezeki yang dapat melunasi hutangku.

- Doa 2 berdasarkan pada hadits riwayat Thabrani dari Mu'adz. Nabi Muadz Nabi bersabda: Wahai Muadz tidak kamu ingin aku mengajarimu sebuah doa yang dapat melunasi hutangmu sebesar apapun hutang tersebut? Maka berdoalah wahai Muadz (dengan doa pada Doa 2).

__________________________


SYARAT MENIKAH YANG BENAR

assalamuaalaikum wr.wb
pak saya desta 23 tahun saya sudah menikah dan punya anak satu, yang ingin saya tanyakan adalah dulu saya nikah tidak dng wali bapak saya melainkan wali hakim. dan disaat itu bapak saya jga jauh sdg saya di perantauan, dan pas ke KUA saya sempet tanya kalo nikah walinya gak ada krna jauh bagaimana, katanya org KUA "gpp tapi nanti ditanggung sendiri".

saya tdk pham mkstnya 'ditanggung sendiri' waktu itu. saya jga kurang pemahaman dalam hal pernikahan di syariah islam, saya kira menikah ya tinggal di KUA.

1. sekarang yg mau saya tanyakan apakah pernikahan saya ini sah dan bagaimana status anak saya dlm pernikahan saya pak.

mohon dibalas wassallammualaikum wr.wb

JAWABAN

1. Pernikahan anda sudah sah dan status anak anda juga anak yang sah. Pernikahan dengan wali hakim dapat dibenarkan dalam syariah Islam dalam beberapa situasi antara lain antara mempelai perempuan dan bapaknya dalam lokasi yang berjauhan seperti dalam kasus anda. Lebih detail lihat: Perkawinan Islam

__________________________


PRIA MENIKAH DIAM-DIAM TANPA SEPENGETAHUAN ORANG TUA

Assalamu’alaikum ustadz
Saya seorang pria 27 tahun, saya dulu mengenal wanita yang pernah
mengumpat dan menyakiti orang tua saya karena orang tua saya tidak
pernah merestui hubungan kami. Sebelumnya orang tua saya sudah tau kelakuan wanita tersebut. Oleh wanita tersebut saya pernah dipaksa
untuk melakukan (maaf) hubungan layaknya suami istri, saya sempat
menolaknya hingga kelalaian saya, akhirnya terjadi dan wanita tersebut hamil dan melahirkan bayi laki-laki. Konon saya diguna-guna oleh wanita tersebut. Pertanyaannya adalah,

1. Apakah berdosa jika saya diam-diam menikah dengan wanita tersebut tanpa sepengetahuan orang tua saya, demi anak yang dilahirkannya? Sebenarnya saya sudah tidak mencintai dia lagi karna saya merasa dijebak olehnya. Agar saya bisa menikahinya.

2. Demi org tua dan anak, saya ambil jalan tengah untuk membantu mengurus anak tanpa sepengetahuan orang tua saya. Di depan orang tua, saya bilang sudah tidak ada hubungan lagi dengan wanita tersebut. Apakah hal ini dibenarkan? Saya tidak tega jika anak tersebut terlantar karena saya.

3. Saya takut apakah taubat saya akan diterima di sisi Allah SWT? Demi Allah saya takut atas kekhilafan saya.
Terima kasih ustadz untuk pencerahannya


JAWABAN

1. Pernikahan anda sah asal memenuhi syarat-syarat pernikahan yaitu adanya wali dari pihak perempuan, ijab kabul, dua saksi dan mahar. Tentang anda tidak memberitahu orang tua tentu saja berdosa karena telah mengecewakan mereka, tapi itu tidak merusak keabsahan pernikahan anda. Dan anda harus meminta maaf pada orang tua atas masalah ini. Lebih detail lihat: Perkawinan Islam

2. Berkata bohong pada siapapun itu berdosa dan tidak dibenarkan. Apalagi pada orang tua. Lihat: Bohong dalam Islam

3. Taubat akan diterima apabila taubat nasuha. Dalam proses taubat, anda juga harus minta maaf pada manusia kalau kesalahan itu menyangkut antar sesama manusia. Dalam hal ini pada orang tua anda. Lebih detail: Taubat Nasuha



Cari artikel lain:




Copy link berikut untuk referensi kutipan:

Jangan lupa baca yang ini juga ..