Friday, April 13, 2018

Penyebab Kegagalan

Penyebab Kegagalan
PENYEBAB KEGAGALAN

Assalamualaikum wr,wb

Saya ini siswa kelas 1 SMP.Umur sy 13th.Saya punya masalah pak, sebenarnya saya ini tidak percaya tuhan.Menurut saya, tuhan adalah sesuatu yg tidak logis.Keluarga saya adalah keluarga beragama Islam.Jadi, saya diajari dari kecil tentang agama Islam misalnya kewajiban Shalat, Puasa dsb.Maksudnya saya seharusnya mengikuti agama orang tua saya.
Setiap saya di suruh shalat, saya hanya berpura pura shalat utk mengelabui ortu saya.Saya tahu kewajiban yg harus saya laksanakan.Tetapi tidak pernah saya laksanakan.Paling paling dilaksanakan karena terpaksa.Jadi, bisa dibilang saya tidak percaya tuhan sama sekali.Dari sejak SD, saya termasuk siswa yang berprestasi.Sering juara kelas.Seiring waktu, prestasi saya menurun.Terakhir kali saya masuk 3 besar adlh saat kelas 4.Saat kelas 5 SD ranking sy menurun sampai peringkat 12.Sampai kls 6, saya tidak pernah masuk 3 besar lagi.Setelah lulus SD, keadaan makin parah.Saya bahkan tdk masuk 10 besar.Pelajaran yg diberikan guru rasanya tdk bisa di mengerti sedikitpun.Walaupun saya sudah belajar dg rajin.Pertanyaan saya:

1.Apakah kegagalan saya seiring waktu ini berhubungan dg tidak percayanya saya dg kebesaran Allah SWT?

2.Kalau Allah itu ada, mengapa Dia tidak memperlihatkan kekuasaannya secara langsung? Misalnya dengan memperlihatkan dirinya, membuat tulisan "Laillahaillaulah" besar besar dilangit sehingga orang bisa percaya bahwa tiada tuhan selain Allah?

3.Bisakah bapak sebutkan bukti bahwa Allah itu ada?
Dulu waktu SD saya diajarkan tentang bukti2 Allah itu ada seperti adanya gunung, bumi dsb.Tetapi kan bisa saja saya bilang gunung, bumi dsb bukan ciptaan Allah, tetapi ciptaan dewa atau yg lain?.Karena tidak ada bukti yg membuktikan bumi, lautan itu benar-benar ciptaan Allah, bisa saja orang bilang itu ciptaan Yesus, atau dewa.Karena memang tidak ada TANDA yg membuktikan bahwa alam semesta ini ciptaan Allah.Tidak ada tulisan yg tertera di laut bahwa laut ciptaan Allah.Kalau saja dibuat di laut besar2 oleh Allah "CIPTAAN ALLAH" barulah org bisa memastikan bahwa yg membuat laut itu adalah Allah.

4.Jika saya mencoba bertaubat, apakah taubat saya diterima oleh Allah??

Demikian pertanyaan saya pak.Saya saat ini benar benar dalam kebingungan.Terima kasih banyak
Assalamualaikum wr,wb

JAWABAN

1. Bisa jadi demikian. Dan itu pertanda Allah masih menyayangi Anda. Itu menjadi peringatan bagi Anda agar bertaubat dan kembali ke jalan Islam. Dalam beberapa kasus, Allah tidak menghukum manusia yang durhaka pada-Nya di dunia. Jadi, anda harus merasa beruntung karena diberi peringatan langsung di dunia untuk membuat anda menjadi individu yang tidak hanya cerdas secara inteligensia tapi juga cerdas spiritual. Hukuman yang anda alami itu disebabkan oleh dua hal: durhaka pada Allah dan durhaka pada orang tua karena tidak mau taat pada mereka. Dalam sebuah hadits Rasulullah SAW berkata:


كل الذنوب يؤخر الله ما شاء منها إلى يوم القيامة إلا عقوق الوالدين فإن الله تعالى يعجل لصاحبه في الحياة قبل الممات

Artinya, “Allah SWT akan mengakhirkan balasan setiap dosa hingga hari kiamat kelak, kecuali dosa durhaka kepada orang tua. Dia mempercepat balasannya pada waktu masih hidup atau sebelum meninggal,” (HR Al-Baihaqi).

2. Keberadaan Allah bisa dipahami manusia dengan cara melihat ciptaan Allah yakni adanya alam semesta ini. Kita disuruh menggunakan akal kita dengan cara belajar secara mendalam tentang sains agar tahu fenomena alam dan tahu kebesaran penciptanya. Dan kemampuan saintifik kita akan bisa meningkatkan iman manusia yang memang memiliki keinginan untuk beriman pada Allah.

3. Pertanyaan anda menunjukkan bahwa alam semesta itu ada yang menciptakan. Dan penciptanya itu adalah Allah.

4. Diterima. Tidak ada taubat yang tidak diterima selama kita masih hidup di dunia. Lihat artikel di link berikut:
- Cara Orang Murtad kembali ke Islam
- Cara Taubat Nasuha

BAGIAN WARIS ANAK TIRI

As. Al. Wr. Wb

Saya mempunyai ibu mertua yang bernama Munalipah yang merupakan saudara tiri.

Penjelasannya sbb :
Perkawinan ke - 1 :
Bpk Ali menikah dengan Ibu Siti Rukayah mempunyai keturunan satu anak saja Ibu Munalipah (mertua saya).
Dalam periode ini Ibu Siti Rukayah sudah mewarisi sebidang tanah yang sudah ada bangunan rumahnya yang diperoleh dari orang tua kandungnya Bpk Darmo Kadir.
Note : Sertipikat tanah atas nama suami yang ke - 2 Ibu Siti Rukayah yang bernama Bpk Subeda

Perkawinan ke - 2
Bpk Subeda menikah dengan Ibu Siti Rukayah dan mempunyai keturunan :
1. Bpk Suwoto dan
2. Ibu Suwarni

Pertanyaan saya adalah sbb :
1. Adakah perolehan hak untuk Ibu Siti Rukayah (ibu mertua saya).
2. Seberapa besar prosentase perolehannya.
3. Adakah dasar - dasar hukum apa saja yang mengatur / yang dijadikan rujukan.
4. Faktor keganjilan yang mana harusnya sertipikat itu atas nama Ibu Siti Rukayah namun menjadi atas nama Bpk Subeda yang mana bukanlah pemilik sah.
5. Jalur apa yang bisa kami tempuh apabila Ibu Munalipah benar - benar mendapatkan haknya.
a. Jalur kekeluargaan bagaimana
b. Jalur hukum bagaimana (kondisi bila tidak kondusif).

Demikian yang bisa kami sampaikan mohon bantuan konsultasinya atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.

JAWABAN

Kami hanya memberi konsultasi hukum waris Islam, bukan hukum positif Indonesia. Jawaban kami berikut menurut perspektif Islam:

- Ibu Munalipah mendapat hak dari Ibu Rukayah. Adapun bagiannya adalah 1/2 (setengah) dari seluruh peninggalan Ibu Rukayah.

- Ibu Munalipah tidak mendapat bagian waris dari bapak tirinya (bapak Subeda).
Baca detail: Hukum Waris Islam

PEMBAGIAN WARISAN: AHLI WARIS WAFAT SEBELUM MENDAPAT WARISAN

Assalamualaikum Wr Wb
Ustadz saya ingin menanyakan masalah warisan. Ayah saya meninggal tanggal 11 januari 2011 meninggalkan :
seorang istri dan tiga anak perempuan, karena tidak mempunyai anak laki maka warisan dibagi kepada saudara ayah saya, 1 orang saudara laki-laki dan 3 orang saudara perempuan. salah satu saudara perempuan ayah saya meninggal pada bulan july 2013 (saya tidak dapat mengingat tanggalnya), tidak memiliki anak maupun suami. kami sudah mengurus masalah proporsi pembagian harta,tetapi surat itu dibuat sebelum saudara alm meninggal jadi namanya tercantum dalam daftar ahli waris.
Yang ingin saya tanyakan adalah :
1. Bagaimana dengan pembagian warisan milik saudara perempuan alm yang telah meninggal ?
2. Dalam proses penjualan harta terdapat biaya yang dikeluarkan oleh ahli waris bagaimana proses pembagian biaya yang keluar ? apakah ditanggung bersama seluruh ahli waris ? atau hanya istri dan anak ?
2. Seluruh hutang alm telah diselesaikan secara lunas oleh istri dan ketiga anak alm. tanpa bantuan dari saudara alm. masalahnya saudara alm tidak mau dipotong hutang atau pun biaya apapun karena merasa urusan hutang telah selesai, mereka meminta harta keseluruhan (tanpa hutang) yang dibagi. apakah saya harus mengikuti kemauan mereka atau tetap dipotong dan menimbulkan konflik ?
terimakasih sebelumnya Ustadz, dan saya mohon bantuannya.
Wassalamualaikum Wr Wb

JAWABAN

1. pembagian warisan milik saudara perempuan alm yang telah meninggal diteruskan pada ahli warisnya.

2. Ditanggung oleh semua ahli waris

3. Secara hukum syariah, hutang pewaris diambil dari harta pewaris. Namun kalau anda memilih untuk mengalah demi menghindari konflik, maka itu dibolehkan.
Baca detail: Hukum Waris Islam

Dapatkan buku-buku Islam karya A. Fatih Syuhud di sini.. Konsultasi agama, kirim via email: alkhoirot@gmail.com

1. Kirim konsultasi Agama ke alkhoirot@gmail.com atau info@alhoirot.net Cara Konsultasi lihat di sini!
2. Konsultasi hukum waris Islam, lihat caranya di sini
3. Konsultasi melalui kotak komentar tidak akan dilayani.

EmoticonEmoticon