Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak Yogyakarta

Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak Yogyakarta


Sejarah profil biodata ponpes Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak Yogyakarta/Jogjakarta Indonesia. Didirikan oleh KHM Munawwir pada tahun 1911. Sistem pesantren salafiyah merupakan pondok tertua di Jogja.

DAFTAR ISI

  1. Sejarah Awal Ponpes Al-Munawwir Krapyak
  2. Kyai Pengasuh Pimpinan Ponpes Al-Munawwir Krapyak
  3. Sistem Pendidikan Ponpes Al-Munawwir Krapyak
  4. Profil Pendiri Al-Munawwir Krapyak


SEJARAH AWAL PESANTREN AL-MUNAWWIR
Pesantren Al-Munawwir, Krapyak, Panggungharjo, Bantul, Yogyakarta berdiri pada tahun 1911 masehi oleh K.H M. Munawwir.

Pada tahun 1911, sepulang dari belajardi Mekkah selama 21 tahun, KH. Munawir yang tinggal di kampung Kauman, Yogyakarta (di belakang Masjid Agung alun-alun Yogyakarta) membuka pengajian di rumahnya. Kian hari santri terus bertambah, dan rumah Kyai tak mampu lagi menampung. Maka dipindahkanlah tempat pengajian itu ke desa Krapyak Kulon. Beberapa bangunan pondok yang dibangun di tempat baru inilah yang kemudian dikenal sebagai kompleks Pondok Pesantren al-Munawwir Krapyak.

Pada awal berdirinya, pesantren ini menekankan pengajaran al-Qur’an, baik secara binnadhar degan membaca langsung, bilghoib, hafalan. Kemudian dari pelajaran bilghoib ini dilanjutkan dengan pelajaran qiraat sab’ah, tujuh macam bacaan al-Qur’an. Melengkapi pelajaran al-Qur’an, diberikan pula pelajaran berbagai kitab fiqh, tafsir, dan kitab-kitab agama lainnya. Setelah KH. Munawwir wafat (1942), kepemimpinan pesantren dipegang tiga orang, masing-masing KH. Abdullah Affandi, KH. Abdul Qadir (keduanya putra KH. Munawir) dan KH. Ali Ma’shum (menantu KH. Munawwir, putera KH. Ma’shum Lasem).

Tiga serangkai inilah yang kemudian mengembangkan pesantren al-Munawwir Krapyak dengan pembagian tugas: KH. Abdullah Affandi sebagai ketua Umum, KH. Abdul Qadir penanggung jawab pengajian al-Qur’an dan KH. Ali Ma’shum penanggung jawab pengajian kitab-kitab.


KYAI PENGASUH PIMPINAN PP AL-MUNAWWIR KRAPYAK

1. K.H M. Munawwir (pengasuh/pendiri) 1911-1942
2. KH. Abdullah Affandi (putra KH. Munawir)
3. KH. Abdul Qadir (putra KH. Munawir)
4. KH. Ali Ma’shum (menantu KH. Munawwir, putera KH. Ma’shum Lasem).
5. KH. Warson Munawwir
6. KH. Dahlar Munawwir
7. K. Najib Abdul Qadir,
8. KH. Zainal Abidin Munawwir
9. KH. Ahmad Munawwir
10. KH. Zaini Munawwir.


SISTEM PENDIDIKAN PESANTREN AL-MUNAWWIR KRAPYAK
1. Pengajian:
Pengajian diberikan dalam bentuk sorogan, bandungan, wetonan, muhadloroh/pembahasan kitab, dan lain-lain. Pelajaran ekstra dan ketrampilan yang diberikan antara lain latihan berorganisasi dan kepemimpinan, khitobah (latihan berpidato), praktek ibadah, memimpin tahlil, seni baca al-Qur'an, olah raga, bakti masyarakat dan kecakapan berbahasa Arab.

2. Madrasah:
Taman Kanak-kanak, Madrasah Diniyah Tsanawiyah, Aliyah, Madrasatul Banat, Madrasatul Huffadz.


PROFIL PENGASUH PESANTREN AL-MUNAWWIR KRAPYAK

KH.Muhammad Moenawwir

Dahulu, ada seorang ulama pejuang, K.H. Hasan Bashori namanya, atau yang lebih dikenal dengan nama Kyai Hasan Besari ajudan Pangeran Diponegoro. Beliau sangat ingin menghapalkan Kitab Suci Al-Quran namun terasa berat setelah mencobanya berkali-kali. Akhirnya beliau melakukan riyadhoh dan bermujahadah, hingga suatu saat Allah swt. mengilhamkan bahwa apa yang dicita-citakan itu baru akan dikaruniakan kepada keturunannya.

KH. Ali Maksum:

Ali bin Maksum bin Ahmad dilahirkan di Lasem Rembang Jawa Tengah pada tanggal 2 Maret 1915. Ayahnya, Maksum adalah pendiri Pondok Pesantren Al-hidayah Lasem Rembang. Nama aslinya hanyalah Ali. Sedangkan Nama Ali Maksum adalah gabungan dari nama ayahnya.

Ali Maksum dikenal sebagai gurunya para intelektual Muslim. Di antara para intelektual Muslim yang pernah berguru kepadanya adalah, KH Abdurrahman Wahid, KH Chalil Bisri, KH Masdar Farid Mas’udi, KH Ahmad Musthofa Bisri, dan sebagainya.
Menurut Gus Mus, panggilan akrab KH Ahmad Musthofa Bisri, KH Ali Maksum dan ayahnya KH Bisri Mustofa adalah guru yang paling banyak mempengaruhi perjalanan hidupnya. Kedua kiai itu memberikan kebebasan kepada para santri untuk mengembangkan bakat seni.

Semasa kecil Ali Maksum dibimbing langsung oleh ayahnya. Sejak usia dini, ia sudah akrab dengan dunia pesantren dan kitab kuning. Pertama kali, Ali Maksum diajari mengaji Alquran oleh ayahnya. Setelah lancar, Ali Maksum dikirim ayahnya untuk belajar di Pondok Pesantren Termas Pacitan di bawah asuhan KH Dimyati. Sejak di Termas inilah, Ali Maksum terlihat menonjol dan akhirnya ikut membantu gurunya mengajar dan mengurus pesantren dan membuat karangan tulisan.

Ali Maksum dikenal cerdas dan tekun. Ia akhirnya ditunjuk menjadi kepala madrasah di Pondok Pesantren Termas Pacitan. Selama delapan tahun di Termas, Ali Maksum mempelajari dan menguasai berbagai cabang ilmu agama.

Setelah dewasa, Ali Maksum menikah dengan Hasyimah, putri KH M Munawwir al-Hafidh al-Muqri Krapyak Yogyakarta. Tidak lama setelah menikah, dengan dibantu oleh seorang saudagar Kauman Yogyakarta Ali Maksum berhaji ke Mekah. Kesempatan ini beliau gunakan pula untuk belajar ilmu agama kepada para ulama Mekah.

KH Ali Maksum wafat pada tangga 7 Desember 1989. Dimakamkan di Dongkelan Bantul Yogyakarta. Sekarang, pengelolaan Pondok Pesantren ditangani oleh lembaga berbadan hukum dengan nama Yayasan Ali Maksum Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta dipimpin oleh KH Attabik Ali, putra pertama dari KH Ali Maksum.

KH. Warson Munawwir

KH. Ahmad Warson Munawwir, lahir Jum’at Pon, jam 00.30, tanggal 22 Sya’ban tahun Wawu (1865) 30 Nopember 1934/20 Sya’ban 1353 H.

===========
Sumber: p3m.or.id

Untuk langganan artikel Alkhoirot Net via Email gratis, klik di sini!

10 comments:

  1. al munawir jogja

    ReplyDelete
  2. saya kepingin tahu lebihjauh tentang pendidikan umum setingkat smpnya, apakah sudah berstatus disamakan?

    ReplyDelete
  3. almunawwir

    ReplyDelete
  4. pondok pesantren al munawir krapyak yogyakarta

    ReplyDelete
  5. pp al munawwir

    ReplyDelete
  6. assalamu'alaikum,
    mau tanya pondok-pesantren ini pa ada juga untuk mahasiswa yang kuliah dan juga pingin yantri juga ???
    mohon jwbannya
    wa'alaikumussalam

    :Nila firdausi nuzulah
    : carynilachahseroet@yahoo.co.id

    ReplyDelete
  7. mohon info apa ada jadwal rutin mujadahan untuk umum. wassalam. msetiawan kasihan, btl

    ReplyDelete
  8. AnonymousMay 09, 2012

    beerapakah biaya pendaftaran dan biaya setiap bulan

    ReplyDelete
  9. AnonymousJuly 03, 2012

    BERAPA BIAYA MASUK DAN PERBULAN

    ReplyDelete

Kirim konsultasi Agama ke: alkhoirot@gmail.com Cara Konsultasi lihat di sini!