Hukum Calo Tiket dalam Islam

Saya mau mengkonsultasikan masalah dasar hukum islam tentang halal atau haramnya pekerejaan calo tiket

PERTANYAAN
assalamualaikum wr. wb.

Yth. Tim Alkhoirot, saya mau mengkonsultasikan masalah dasar hukum islam tentang halal atau haramnya pekerejaan calo tiket. karena sekarang banyak sekali profesi calo tiket baik kendaraan darat, laut maupun udara. disatu sisi para clo tiket ini membantu para calon penumpang dikala mau menggunakan kendaran umum dan kehabisan tiket, para penumpang masih bisa mendapatkan tiket tersebut di calo, walaupun dengan harga lebih mahal.

kejadian ini juga pernah saya alami jg entah secara tidak langsung sperti calo, saya sering menggunakan jasa kereta api, waktu saya beli tiket mau berangkat dengan teman-teman, ada teman yg ga jadi berangkat jadi tiket sisa, saya jual lewat internet, peminatnya sangat banyak sekali dan pada berani beli dengan harga tinggi karena sekarang susah sekali mendapatkan tiket kereta, pernah terbesit dipikiran saya karena saya sering sekali bepergian dengan kereta saya membeli tiket lebih kemudian saya jual lagi.

yang ingin saya tanyakan bagaimana dasar hukum calo tiket dalam islam, apakah halal atau haram, kemudian bagaimana dengan pengalaman saya tersebut?

atas perhatian tim Alkhoirot saya ucapkan terima kasih sebanyak2nya, saya sangat berharap dan menunggu tanggapan tim Alkhoirot.

wassalamualaikum wr. wb.
ahmad syaiful zuhri
JAWABAN

Calo tiket hukumnya halal asal dilakukan dengan saling rela dan tanpa ada unsur penipuan.

Allah berfirman dalam QS An-Nisa' 4:29

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُم بَيْنَكُم بِالْبَاطِلِ إِلَّا أَن تَكُونَ تِجَارَةً عَن تَرَاضٍ مِّنكُمْ
Artinya: Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku suka sama suka di antara kamu.

Pada prinsipnya jual-beli dalam Islam diperbolehkan dengan tiga syarat (a) saling rela; (b) tidak terkait unsur riba; (c) tidak mengandung unsur penipuan (gharar) atau eksploitasi.

Apa yang Anda lakukan sebagai calo/makelar/perantara tiket adalah sama dengan menjual jasa. Dan selagi yang memnbeli jasa Anda yakni pembeli tiket itu rela (bukan terpaksa) dengan harga yang Anda kenakan, maka itu adalah transaksi yang wajar dan halal dalam jual beli.

Satu hal yang perlu diingat apabila Anda tertarik untuk menjadikan bisnis calon sebagai profesi permanen adalah agar Anda menghindari cara-cara yang ilegal seperti penimbunan/pemborongan tiket secara masif untuk mendapat keuntungan yang besar. Nabi secara eksplisit melarang cara-cara semacam itu. Dalam sebuah hadits sahih riwayat Muslim Nabi bersabda:

مَنْ احتَكَرَ فَهُوَخَا طِىءٌ
Artinya: Orang yang membeli barang dengan tujuan menimbunnya adalah orang yang berdosa.

Memborong tiket atau menimbun barang adalah ilegal menurut negara dan agama. Dan karena itu usahakan untuk menghindari modus ini untuk mendapatkan keuntungan besar.

Untuk langganan artikel Alkhoirot Net via Email gratis, klik di sini!

No comments:

Post a Comment

Kirim konsultasi Agama ke: alkhoirot@gmail.com Cara Konsultasi lihat di sini!