Pria Kristen Ingin Masuk Islam dan Menikahi Wanita Muslimah

saya dan berencana ingin memeluk agama islam, namun apakah mereka juga akan menerima saya

PERTANYAAN
Salam..

Mohon dengan sangat bantuan saran dan bimbingannya.Begini..saya punya pacar,kami saling mencintai dan saya ingin hubungan ini berlanjut ke jenjang yang lebih serius.Namun hubungan ini begitu sulit karena perbedaan agama yang ada,dengan ketidak setujuan orangtua dari pacar saya tentu juga dari keluarga besar yang menentang.

Perlu saya jelaskan bawasannya saya adalah lelaki kristen, selama ini hampir satu tahun hubungan ini berjalan baik adanya,namun kami merahasiakan hubungan ini kepada orangtua.akhirnya orangtua pacar saya mengetahui hubungan ini dan orangtuanya dengan sangat menentang.Seperti dikisahkan pacar saya bawasannya pacar saya harus meninggalkan saya,dan ketika hubungan ini diketahui oleh pihak keluarga besarnya..mereka seperti menjauhi saya.

Semenjak mengenal dia sayapun sangat tertarik kepada keimanannya karena dia rajin beribadah dan semenjak saya bergaul di dalam lingkungannya saya merasa terkesan.dan saya berencana untuk memeluk agama Islam.

sudah 3 bulan ini saya meninggalkan rumah karena orangtua saya mengetahui hubungan ini dan karena rasa cinta dan keseriusan saya,sayapun pergi meninggalkan rumah.saya dan berencana ingin memeluk agama islam, namun apakah mereka juga akan menerima saya jika saya sudah menjadi mualaf? karena dari penuturan pacar saya orangtuanya bercerita bahwa ada salah seorang temannya yang menikah dengan lelaki kristen,pada awalnya lelaki tersebut masuk Islam dan menikah secara islam, namun ditengah perjalanan lelaki tersebut kembali lagi ke agama asal dan wanita tersebut dibawa ke kampung setelah itu menjadi kristen.Saya pribadi dari dalam hati jujur tidak akan melakukan ini karna hati saya sudah teguh untuk memeluk agama Islam.

Apa yang harus saya lakukan untuk merubah pandangan orangtua pacar saya tersebut yang takut jika saya dekat dengan anaknya dan menikah dengan anaknya lantas nantinya seperti kejadian yang dialami teman orangtua tersebut dalam arti saya akan kembali lagi ke agama asal walau saya sudah masuk islam kemudian saya bawa anaknya ke kampung dan merubah agamanya?

Belum lagi hal lain yang membuat hal ini semakin rumit,orangtua pasangan saya apa setuju punya menantu yang mempunyai besan kristen yang notabene adalah orangtua saya, belum lagi keluarga besar mereka walau saya sudah berani mengambil resiko untuk pergi meninggalkan keluarga saya. Ada hal lain lagi yang harus saya ceritakan bawasannya saya mempunyai beberapa Tattoo di lengan saya yang membuat saya dicap sebagai lelaki tidak baik dan nantipun tidak sah shalatnya, saya juga sangat menyesal karna saya sudah menatoo tangan saya. Tapi apa daya,sudah terjadi..saya mempunyai Tattoo dan orangtua pacar saya sudah mengetahui hal tersebut. Tattoo tersebut menambah ketidaksukaan kepada orangtua pacar saya terhadap saya.Dari berbagai sumber yang saya baca,tatoo tersebut seharusnya dihilangkan,namun jika menghilangkannya dengan merusak tubuh dan menyakiti tubuh dengan setrika atau api maka haram menghilangkannya.namun dengan bertobat dan berjanji kepada Allah tidak akan menambah tatto lagi maka sah shalatnya.Mengingat tattoo dilengan saya banyak maka tak mungkin menghilangkannya jika tidak dengan kekerasan dan itu haram.

Apa yang harus saya lakukan untuk merubah pandangan orangtua pacar saya tersebut agar mereka tidak menganggap saya lelaki tidak baik karna mempunyai tatoo juga kan menganggap jikapun saya islam shalat saya tidak akan sah?

Mohon bimbingan dan petunjuknya langkah demi langkah yang harus saya lakukan agar orangtua pacar saya tersebut menyetujui hubungan ini,mengingat saya begitu serius mencintai pacar saya dan saya juga ingin memeluk agama Islam,juga kendala-kendala yang lain yang saya ceritakan tersebut diatas.
DG

JAWABAN

Kekhawatiran keluarga perempuan bahwa Anda hanya pura-pura akan masuk Islam itu cukup berasalan karena cukup banyak kasus demikian yang terjadi seperti kisah di link berikut: Wanita Murtad Karena Suami Pura-pura Masuk Islam

Berikut saran-saran dari saya buat Anda:

1. Kalau Anda ingin masuk Islam, maka masuk Islam-lah sekarang. Baik akan jadi menikah dengan dia atau tidak. Anda juga harus siap kalau seandainya setelah masuk Islam, keluarga wanita tetap menolak dan tidak mau menerima Anda.

Idealnya, Anda masuk Islam di sebuah pesantren di hdapan seorang kyai dan para santri sehingga banyak saksinya.

2. Namun, cara di poin 1 akan membuat keluarga wanita menjadi percaya pada Anda.

3. Untuk semakin meningkatkan kepercayaan keluarga dia dan orang lain sebaiknya setelah masuk Islam anda memperdalam keislaman Anda di pesantren terdekat. Kalau bisa menetap di dalam pesantren tapi kalau tidak bisa berangkat dari rumah. Kalau ini dilakukan, maka komunitas pesantren yakni santri dan kyai-nya akan menjadi saksi yang kuat akan ketulusan Anda menjadi mualaf. Dan itu saya kira jaminan kepercayaan bagi keluarga wanita.

4. Kesan buruk pada Anda karena tatoo dll itu akan terhapus apabila banyak orang--komunitas santri-- yang bersaksi atas keislaman Anda.

2 comments:

  1. HHHAAAHHHHHHH.............
    Makanya sob,, jangan bermain api kalau ga mau kebakar..... ckcckckck...

    Sebuah Kepercayaan BUKAN hal yang bisa ditawar..
    Sebegitunya kah kau sehingga lo rela menukar TUHAN mu hanya untuk seorang wanita?????
    Tidak kah kau ingat dengan BERKAT & PENYERTAAN yang sudah diberikan-NYA???

    BERSIKAP TEGAS LAH,, KUAT KAN IMANMU DAN MOHON AMPUN LALU TUHAN AKAN PULIHKAN KEHIDUPANMU YANG SUDAH KACAU (TERMASUK PASANGAN HIDUP) ...

    ReplyDelete
  2. Semoga Loe yg komen jg mendpt hidayah-Nya. Dan tidak akan menyesal di hr dmn tidak ada penolong hanya Allah yg ahad.

    ReplyDelete

1. Konsultasi agama harus lewat email ke: alkhoirot@gmail.com atau info@alkhoirot.com. Konsultasi via komentar.di bawah tidak akan dilayani. Konsultasi agama diasuh oleh Majelis Fatwa PP Al-Khoirot Malang.

2. Diijinkan untuk mengutip sebagian kecil artikel ini--tidak boleh seluruhnya -- untuk dimuat di situs lain dengan menyebutkan link dan sumber. Apabila ditemukan copy/paste seluruh artikel akan diajukan ke DMCA Google Complaints supaya di-banned dari Google search. Harap maklum

3. Copy/paste untuk tujuan dicetak atau disimpan pribadi di komputer (bukan untuk ditulis di situs lain) diperbolehkan tanpa perlu ijin.