Monday, October 26, 2015

Cara Mengatasi Penyakit Was Was Najis Anjing


Cara Mengatasi Penyakit Was Was Najis Anjing
CARA MENGATASI DAN MENYEMBUHKAN PENYAKIT WAS WAS NAJIS ANJING

Assalamu alaikum,

Ustadz, sebelumnya saya mohon maaf , saya sudah tidak bisa menahan rasa was-was saya , dan juga karena sebelumnya saya sudah pernah bertanya ke sarana konsultasi yang lain, namun belum mendapat jawabannya sampai sekarang, Begini ustad, sudah setahun lebih saya terserang perasaan was was atas najis.
Disekitar lingkungan rumah saya , banyak sekali anjing berkeliaran. mungkin ada sekitar 5 - 10 ekor tersebar di sekitar komplek rumah. Saya selalu was was jika keluar rumah , khawatir mengenai sesuatu yang telah terkena najis anjing. Sehingga, saya selalu mengurung diri di rumah, jika berjalan keluar selalu khawatir tersentuh sesuatu diluar rumah yagn sering ada anjing berkeliaran.

TOPIK KONSULTASI ISLAM
  1. CARA MENGATASI DAN MENYEMBUHKAN PENYAKIT WAS WAS NAJIS ANJING
  2. DOA KEHILANGAN HARTA SUPAYA KETEMU DAN KEMBALI
  3. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM

Yang ingin saya tanyakan :
1. Apakah teras rumah, jalanan, dan tembok-tembok rumah dan pagar yang dilewati dan bersentuhan dengan anjing , termasuk dalam kategori terkena najis? karena mengingat setiap hari ada saja anjing lewat di depan rumah. Jika memang iya, najis, haruskah saya mensucikannya (7x cuci) setiap kali ada anjing lewat . karena jalan disekitar rumah juga telah disemenisasi (bukan tanah). apakah pohon-pohon, rumput-rumput, tanaman, yang sering saya lihat dilewati & bahkan tersentuh anjing, juga najis?

2. Saya juga sering melihat anjing melintas disekitar pakaian-pakaian tetangga yang dijemur diluar rumah yang tidak dipagar. Apakah menjadi najis juga?

3.Suatu hari , karyawan di kantor saya membeli air aqua galon . kebetulan cari di toko yang lain habis semua. Jadilah orang tersebut mebeli di suatu toko yang ternyata ada anjingnya. Anjing tersebut di letakkan di depan pintu pagar masuk toko. Bahkan yang satunya lagi , diikat dengan rantai (tapi lumayan panjang rantainya) disekitar dimana air aqua kemasan galon-galon tersebut diletakkan . Jadi memungkinkan anjing tersebut berjalan mendekati galon-galon tersebut.

Hal ini membuat saya menjadi memiliki kekhawatiran tinggi jika galon tersebut telah ternajisi anjing. pertanyaan saya : Apakah galon berisi air yang telah kami beli tadi harus disucikan 7x ? apakah airnya suci? bagaimana dengan bagasai mobil (avanza) yang dipakai menampung/mengangkut 3 galon tersebut, harus dicuci 7x (dg tanah juga) ? apakah tangan orang yg mebeli tadi juga najis? jika iya, bagaimana dgn bagian mobil yang telah tersentuh olehnya seperti setir,kursi jok, remote mobil,dan lainnya? bagaimana dengan Nota dan uang kembalian dari si penjual yang pasti pernah memegang bahkan dijilat anjingnya ? sungguh hal ini membingungkan dan menghantui fikiran saya ,khawatir ibadah saya tidak sah , karena saya kebetulan yang bertugas mengarsipkan nota-nota & uang tersebut di kantor.

4. Galon tersebut sesampai di kantor memang langsung dicuci bersih, tetapi hanya menggunakan air biasa (tidak 7x cuci + tanah) . sudah sucikah? jika belum , bagaimana dengan dispenser yg dipakai utk galontersebut? apakah galon-galon pembelian di kemudian hari juga menjadi najis? mengingat pasti jika ingin membeli galon baru, pasti memegang galon yg lama dulu, dan diletakkan di dispenser yang lama?

Mohon penjelasan dan pencerahannya ustadz, karena ini sangat mengganggu fikiran saya. Saya selalu khawatir menyentuh segala sesuatu dikantor , khawatir tertulari atau terkontaminasi dengan najis2 yg menempel di galon yg belum dicuci sama sekali sebelumnya tadi. Karena kami dikantor pasti menyentuh banyak barang di kantor baik dalam keadaan kering maupun basah. Dan saya juga tidak mungkin bertanya kpd yg menjual atau kary. yang membeli galon tadi " apakah galon tersebut dijilat anjing / mengenai tubuh anjing? apakah basah atau kering?" karena khawatir menyinggung perasaannya. Karena saya melihat galon tesebut setelah dia selesai memasangnya di dispenser.

Saya berharap mendapatkan jawaban pertanyaan saya secepatnya, karena hal ini sungguh menggangu fikiran dan konsentrasi kerja saya karena kekhawatiran.
Terimakasih.

Wassalamu alaikum.


JAWABAN

Agama itu mudah, tidak sulit. Dalam QS Al-Baqarah 2:185 Allah berfirman: "Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu." Dalam QS Al-Haj :78 Allah berfirman, "Dan Allah sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan." Dalam sebuah hadits sahih riwayat Bukhari, Nabi bersabda:

إن الدين يسر ولن يشاد الدين إلا غلبه فسددوا وقاربوا وأبشروا واستعينوا بالغدوة والروحة وشيء من الدلجة

Artinya: Sesungguhnya agama ini mudah, dan tidaklah seseorang berlebih-lebihan dalam urusan agama melainkan agama akan mengalahkannya, maka tepatkanlah, dekatkanlah, dan bergembiralah, minta bantuanlah dengan (melaksanakan ketaatan) di waktu pagi, sore, dan sebagian malam hari.

Kalau masalah najis anjing ini telah membuat anda merasa kesulitan, maka harus dicari solusinya supaya menjadi mudah tapi tetap dalam batas-batas syariah. Beberapa solusi bagi anda agar supaya tidak lagi was-was dalam najis anjing adalah sebagai berikut:

Pertama, najis itu ada yang sifatnya yakin ada juga yang bersifat praduga. Najis yang bersifat yakin adalah apabila kita melihat secara langsung ada najis di depan kita. Dalam hal ini maka najis tersebut harus dicuci. Adapun najis yang bersifat praduga, yakni kita tidak melihat secara langsung hanya perkiraan saja, maka itu tidak dianggap najis. Hukumnya kembali pada hukum asal dari tanah, tembok, dan lainnya yakni suci. Dalam kaidah fikih disebutkan: [اليقين لا يزول بالشك] Artinya: Keyakinan tidak hilang karena keraguan. Inilah yang terjadi pada anda. Anda mengira-ngira bahwa tempat-tempat di jalan, galon air, tembok, pagar rumah ada kemungkinan terkena najis anjing. Namun, anda tidak melihat secara langsung najis tersebut (tidak ada bukti yang terlihat mata), maka statusnya adalah dianggap tidak ada dan dengan demikian dianggap tidak najis. Dalam kaidah fiqih yang lain dikatakan: [لا عبرة في التوهم] Artinya: Praduga itu tidak dianggap.

Satu contoh lagi, kalau anda datang ke rumah orang yang punya anjing, maka tentu anda memperkirakan bahwa anjing itu pernah duduk di kursi tamu. Apakah kursinya najis? Jawabnya, tidak najis kecuali apabila anda melihat sendiri saat anjing itu duduk atau melihat ada bukti adanya bulu anjing di kursi tamu tersebut.

Kedua, kalau cara di atas masih belum bisa menghilangkan rasa was was anda terhadap najis anjing, maka ada cara kedua. Yakni, bahwa najisnya seluruh tubuh anjing itu pada dasarnya menurut pendapat mazhab Syafi'i saja. Adapun menurut pendapat tiga mazhab yang lain, kenajisan anjing ini tidak semuanya dengan rincian sebagai berikut:
(a) Madzhab Hanafi: berpandangan bahwa badan dan bulu anjing itu suci. Sedang air liur anjing adalah najis. Cara menyucikannya cukup 3 (tiga) kali.

(b) Madzhab Hanbali: ada dua pendapat di antara ulama madzhab Hanbali yaitu (i) anjing itu najis baik badannya, bulunya maupun air liurnya sebagaimana pendapat mazhab Syafi'i; (ii) Badan dan bulu anjing itu suci. Hanya air liurnya yang najis.

(c) Madzhab Maliki: berpendapat bahwa anjing yang hidup adalah suci baik badannya, bulunya maupun air liurnya. Adapun mencuci wadah yang bekas dijilat anjing maka hukumnya ta'abhudi (sunnah). Baca detail: Najis Anjing menurut Empat Mazhab

Kesimpulan:

Kalau anda tidak mengatasi dan menghilangkan was was najis dengan memakai metode yang pertama, maka anda dapat mengikuti metode kedua dengan memakai mazhab Maliki yang menyatakan bahwa anjing itu tidak najis secara mutlak. Perlu diketahui, bahwa pendiri mazhab Maliki yakni Imam Malik adalah guru dari Imam Syafi'i. Jadi, anda boleh mengikuti pendapat mazhab Maliki dalam soal najis anjing ini. Inilah yang kami maksud bahwa "Agama itu mudah, dan tidak sulit."

Baca detail:

- Najis dan Cara Mensucikan
- Was-was Najis Anjing dan Babi
- Was was Najis Anjing Masa Lalu
- Hukum Cipratan Air Bekas Menyucikan Najis
- Hukum Air Ghusalah
______________________


DOA KEHILANGAN HARTA SUPAYA KETEMU DAN KEMBALI

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Ustad, hari minggu kemarin (4-9-2015) saya kehilangan kucing. Sampai hari ini gak ketemu. Udah di tanya ke tetangga katanya gak ada yang ngeliat. Di cari di sekitar rumah juga gak ada. Bisa tolong saya gak ustad? Tolong beritahu saya doa supaya kucing saya bisa kembali. Saya khawatir banget sama kucing saya itu. Saya gak tau kucing saya itu di curi atau tersesat. Tolong ya ustad.

Wa'alaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh.

JAWABAN

1. Ambil wudhu, lakukan shalat, dan setelah tahiyat / tasyahud baca doa berikut:

بسم الله يا هادي الضلال وراد الضالة اردد علي ضالتي بعزتك وسلطانك فإنها من عطائك وفضلك
Teks latin: Bismillah Ya Hadiyad Dholal wa Roddad Dhollah urdud alayya dhollati bi izzatika wa sultonika fa innaha min athoika wa fadhlika.

Doa tersebut berdasarkan hadits sahih riwayat Ibnu Abi Syaibah dan Tabrani dari Ibnu Umar. Menurut Hakim hadits ini sahih. Teks hadits selengkapnya sebagai berikut:

أن من ضاع له شيء فليتوضأ وليصل ركعتين وليتشهد وليقل: بسم الله يا هادي الضلال وراد الضالة اردد علي ضالتي بعزتك وسلطانك فإنها من عطائك وفضلك

Artinya: Barangsiapa yang kehilangan sesuatu miliknya, maka hendaknya ia berwudhu, lalu shalat dua rokaat, membaca tahiyat lalu ucapkan: ...



Cari artikel lain:




Copy link berikut untuk referensi kutipan:

Jangan lupa baca yang ini juga ..