Konsultasi Agama Islam Konsultasi Agama Islam
recent

Breaking News

recent
جاري التحميل ...

Penyakit adhd dan bayangan ingin murtad

PENYAKIT ADHD DAN BAYANGAN INGIN MURTAD

Sebelumnya mohon maaf karena mungkin topiknya sudah pernah ditanyakan,
tapi pertanyaan yang ini berbeda.

Saya memiliki gangguan jiwa OCD dan ADHD. OCD membuatku menciptakan
pikiran-pikiran yang sebenarnya tak kuinginkan, contohnya pikiran
murtad. ADHD menyebabkan menjadi kurang konsentrasi dan sering lupa.

1. a. Saya selalu dihantui perasaan murtad, padahal tak
menginginkannya. Bahkan saya sering mengancam (dalam hati) diri
sendiri, mengancam kalau tidak mengikuti kata hati berarti saya nanti
murtad. (naudzubillahimindzalik). Pernah waktu tahun lalu, demi
menghilangkan rasa was-was batal puasa kuhiraukan rasa air di mulut
sehabis kumur, lalu airnya kutelan.Seingat saya, saya pernah mengancam
diri murtad apabila berniat membatalkan puasa. Tapi malah kulakukan.
Setelah itu, ada perasaan tidak mau murtad. Seingat saya begitu. Kalau
saya memang niat murtad, pasti waktu itu saya tidak lagi sholat dan
berdzikir. Apakah saya dihukumi murtad atas ini?

1.b.Seingat saya, saya pernah minum air bekas kumur dengan
kesengajaan, tapi saya tidak ingat apa waktu itu saya mengancam diri
murtad atau tidak. Pertanyaannya, apabila saya memang pernah mengancam
diri seperti itu, lalu melupakannya, apakah saya dihukumi murtad?
Karena nyatanya saya masih mencap diri sebagai orang Islam.

2. Ketika saya lagi putus asa dengan rahmat Allah karena penyakit ini,
otak saya sesak, dan tiba-tiba ada kata penghinaan terhadap Allah.
mungkin begitu. Semenit belum terasa, mungkin kira-kira 5 menit baru
terasa. Saya tak ingat itu kata hati atau bisikan setan. Dan saya
sangat menyesal. Apa saya telah murtad?

3. Apa hukum menghina Allah dalam hati? Lalu apa hukum berniat menjadi
kafir tapi tidak jadi dilakukan? Ada hadits bahwa Allah memaafkan
suara hati sebelum diucapkan atau diamalkan.

4. Ada artikel yang menulis bahwa apabila ada bisikan setan, maka
seharusnya cuek.Kucoba cuek, malah yang ada saya merasa berdosa karena
percaya terhadap bisikan setan, padahal niatnya cuek. Apakah saya
telah murtad?

5. Saya pernah mengancam diri murtad apabila tidak meminta maaf pada
kakek untuk terakhir kalinya. Waktu itu diucapkan dari hati, dan ana
yakin bahwa kakek belum akan mati besok. Nyatanya besok kakek sudah
tiada. Saya menyesal pernah mengancam diri sendiri seperti itu. Apa
saya murtad?

6. Saya pernah bilang dalam hati bahwa bagi saya, bulan romadhon penuh
siksaan. Karena was-was atas kekafiran saya bertambah di bulan
romadhon. Sejenak, lalu saya menyesali kata-kata itu. Apakah saya
murtad?

JAWABAN

Semua yang ada di pikiran anda terkait murtad yang disebabkan oleh penyakit kejiwaan, itu tidak berakibat murtad. Karena (a) pikiran atau khayalan yang muncul di luar kehendak hati secara sukarela tidak berakibat kufur/murtad; bahkan (b) kalau sampai hal itu dilakukan dengan perbuatan yang disebabkan oleh kondisi kejiwaan, maka itu sama dengan perbuatan yang dilakukan secara terpaksa yang tidak berakibat hukum murtad atau kufur. Nabi bersabda dalam hadits sahih riwayat Bukhari dan Muslim (muttafaq alaih):
إن الله تجاوز عن أمتي ما حدثت به أنفسها، ما لم تعمل، أو تتكلم

Artinya: Allah memaafkan umatku atas apa yang dipikirkan selagi dia tidak melakukan atau tidak mengatakan.

Imam Nawawi dalam kitab Al-Adzkar, hlm. 345, menjelaskan:
الخواطر وحديث النفس إذا لم يستقر، ويستمر عليه صاحبه، فمعفو عنه باتفاق العلماء؛ لأنه لا اختيار له في وقوعه، ولا طريق له إلى الانفكاك عنه. وهذا هو المراد بما ثبت في الصحيح عن رسول الله صلى الله عليه وسلم أنه قال: إن الله تجاوز لأمتي ما حدثت به أنفسها ما لم تتكلم به، أو تعمل.

قال العلماء: المراد به الخواطر التي لا تستقر. قالوا: وسواء كان ذلك الخاطر غيبة، أو كفرا أو غيره، فمن خطر له الكفر مجرد خطران من غير تعمد لتحصيله، ثم صرفه في الحال، فليس بكافر، ولا شيء عليه

Artinya: "Suara hati dan pembicaraan hati, apabila tidak menetap, dan terus terjadi, maka dimaafkan dengan kesepakatan ulama karena dia tidak punya pilihan atas terjadinya dan tidak ada jalan baginya kecuali melepaskan diri darinya. Ini yang dimaksud dalam hadits: "Allah memaafkan umatku atas apa yang jadi pembicaraan di hatinya selagi dia tidak berbicara atau melakukan."

Ulama berkata: Yang dimaksud adalah suara hati yang tidak menetap. Sama saja suara hati itu berupa ghibah atau kufur atau lainnya. Barangsiapa yang muncul dalam hatinya kekufuran tanpa sengaja untuk melakukannya lalu segera mengalihkannya maka tidaklah berakibat kafir dan apa-apa baginya."

Ibnu Hajar dalam Fathul Bari menyatakan:

قَالَ النَّوَوِيّ: فِي الْآيَة دَلِيل عَلَى الْمَذْهَب الصَّحِيح أَنَّ أَفْعَال الْقُلُوب يُؤَاخَذ بِهَا إِنْ اِسْتَقَرَّتْ, وَأَمَّا قَوْله صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: "إِنَّ اللَّه تَجَاوَزَ لِأُمَّتِي عَمَّا حَدَّثَتْ بِهِ أَنْفُسهَا، مَا لَمْ تَكَلَّمْ بِهِ، أَوْ تَعْمَل". فَمَحْمُول عَلَى مَا إِذَا لَمْ تَسْتَقِرّ. قُلْت (أي : ابن حجر): وَيُمْكِن أَنْ يُسْتَدَلّ لِذَلِكَ مِنْ عُمُوم قَوْله: (أَوْ تَعْمَل) لِأَنَّ الِاعْتِقَاد هُوَ عَمَل الْقَلْب. انتهى.

Al-Sindi dalam Hasyiyah Sunan Ibnu Majah dan Nasai berkata:

اعتقاد الكفر ليس من حديث النفس، بل هو مندرج في العمل، وعمل كل شيء على حسبه. أو نقول: الكلام فيما يتعلق به تكلم أو عمل، بقرينة "ما لم يتكلم" الخ، وهذا ليس منهما، وإنما هو من أفعال القلب وعقائده، لا كلام فيه. انتهى

Catatan: Walaupun apa yang terjadi pada anda tidak berakibat dosa atau kufur, namun kalau ada biaya usahakan untuk berkonsultasi ke psikiater agar hidup anda lebih tenang. Jangan lupa juga untuk membaca doa berikut setiap selesai shalat:

DOA AGAR DIBERI KETENANGAN HATI


اَللَّهُمَّ اجْعَلْ نَفْسِي مُطْمَئِنَّةً تُؤْمِنُ بِلِقَائِكَ وَ تَرْضَى بِقَضَائِكَ،اَللَّهُمَّ ارْزُقْنِي فَهْمَ النَّبِيِّيْ وَ حِفْظَ الْمُرْسَلِيْن وَ إِلْهَامَ الْمَلَائِكَةِ الْمُقَرَّبِيْن،اَللَّهُمَّ عمر لِسَانِي بِذِكْرِكَ وَ قَلْبِي بِخَشْيَتِكَ وَ سري بِطَاعَتِكَ

Artinya: Ya Allah jadikan diriku jiwa yang tenang yang percaya akan bertemu dengan-Mu dan ridho dengan takdir-Mu. Berilah aku anugerah pemahaman para Nabi dan daya ingat para Rasul dan ilham para Malaikat. Jadikan lidahku selalu berdzikir padaMu dan hatiku takut pada-Mu dan hatiku selalu taat pada-Mu.

Baca detail: Dosa yang Dilakukan Penderita OCD

HAID

Assalamu'alaikum wr.wb

Saya mau bertanya, saya biasanya haid 8hari, tetapi kali ini sudah 14hari, belum beres juga. Saya khawatir. Apakah ini disebut haid atau penyakit?
Mohon dijawab.

Wassalamualaikum wr.wb

JAWABAN

Selagi haid ini belum mencapai 15 hari maka itu disebut darah haid dengan segala konsekuensi hukum wanita haid. Baca detail: Wanita Haid

Namun apabila melebihi 15 hari, maka pada hari yang ke-16 sampai hari ke-30 itu sudah termasuk darah penyakit atau darah istihadoh. Baca detail: Wanita Istihadoh

MENIKAH TANPA SEPENGETAHUAN ORANG TUA

Assalamualaikum.saya mau bertanya sesuatu .Saya berpacaran sudah 1 tahun lebih tapi ortu saya bilang nanti saja menikah nya . Sedangkan saya tidak mau melakukan dosa trus menurus makanya saya menginginkan untuk menikah sirih terlebih dahulu . Agar sya terhindar dri perbuatan dosa jika saya bertemu dengan pacar saya . Tapi kami sepakat tidak serumah . Tapi jika ortu saya mengijinkan saya menikah kami akan menikah kembali dan meresmikan pernikahan kami . Syah kah pernikahan kami

JAWABAN

Kalau sudah memberitahu ayah untuk menikah tapi dia tidak setuju, maka anda boleh menikah dengan wali hakim dengan disertai adanya dua saksi laki-laki. Baca detail: Wali Hakim dalam Pernikahan

عن الكاتب

Tanya Ustadz

التعليقات


Kontak

Untuk mengajukan konsultasi ke KSIA, silahkan mengirim pertanyaan via email ke: alkhoirot@gmail.com. Pertanyaan tidak boleh lebih dari tiga dan tanpa subpertanyaan. Untuk lebih detail, klik penjelasannya di sini!

Terbaru

    islamiy.com

    جميع الحقوق محفوظة

    Konsultasi Agama Islam