Konsultasi Syariah Islam

Konsultasi syariah hanya akan dilayani apabila dikirim via email ke: alkhoirot@gmail.com

Subscribe Us

Suka artikel kami? Dapatkan update terbaru langsung ke email Anda!

ATAU
Feed KSIA

Wednesday, August 31, 2016

Tidak Direstui karena Wanita Lebih Tua
HUBUNGAN TIDAK DIRESTUI KARENA UMUR WANITA LEBIH TUA

Assalamualaikum ustad, perkenalkan nama saya laki-laki, saya memiliki sedikit problem yg tidak bisa saya pecahkan sendiri. Saya memiliki seorang kekasih (wanita) sebut saja Putri (nama samaran) yang berusia 4tahun lebih tua dibandingkan dengan usia saya. Hubungan kami berjalan atas dasar sama sama suka. Keadaan ekonomi sangat berbeda, keluarga putri adalah orang terpandang, sedangkan keluarga saya adalah keluarga biasa.

TOPIK SYARIAH ISLAM
  1. HUBUNGAN TIDAK DIRESTUI KARENA UMUR WANITA LEBIH TUA
  2. DIPUTUS PACAR TANPA SEBAB
  3. INGIN RUJUK SETELAH TALAK TIGA
  4. CARA MENGATASI SUAMI TAKUT ISTRI
  5. CARA KONSULTASI AGAMA

Pertanyaan saya,

1. Jika orang tua Putri melarang saya untuk mendekati (pacaran) Putri karena terpaut perbedaan usia, apa yang harus saya lakukan?

2. Jika orang tua putri melarang kita untuk menikah karena alasan usia (saya pun tidak tahu alasan yg sebenarnya karena ekonomi atau memang karena usia), apa hukum larangan tersebut dan apakah wajib untuk ditaati?

3. Jika larangan tersebut memang karena perbedaan usia, (orang tuanya mengibaratkan dengan berdirinya pondasi lebih dulu dibanding berdirinya rumah) sedangkan saya mengibaratkan dengan sholat berjamaah, tidak selalu imam sholat lebih tua dari kita (jika imam berusia 30 tahun, ada kemungkinan terdapat makmum yg berusia 50 tahun). Apakah memang usia menentukan tua/muda nya suatu ilmu?

4. Jika nabi Muhammad SAW. Saja menikah dengan wanita yg usia nya terpaut lebih jauh. Apakah larangan orang tua putri boleh diabaikan? Karena menurut orang tua putri, restu orang tua lebih penting, dan hanya ada 2 orang yg bisa menyayangi putri dengan sepenuh hati yaitu orang tua nya saja. Sedangkan orang seperti (calon jodoh) banyak diluar sana. Karena takutnya ada bencana jika saya menikah dengan putri (padahal Allah telah berfirman bahwa Allah mengetahui apa yang manusia tidak ketahui)

5. Tindakan apa yg harus saya lakukan? Apakah saya harus tetap bertahan sesuai kata hati saya, ataukah saya harus meninggalkan putri? (Jika saya tetap bersikukuh, orang tua putri mengancam akan menghajar saya)

Mohon pencerahan dari ustad. Terimakasih, semoga ustad selalu diberikan kesehatan, kelancaran oleh Allah SWT. Amiin
Wassalamualaikum


JAWABAN HUBUNGAN TIDAK DIRESTUI KARENA UMUR WANITA LEBIH TUA

1. Sebaiknya anda mencari calon istri yang lain yang orang tuanya merestui hubungan anda berdua. Karena tidak adanya restu orang tua akan berdampak luas bagi anda dan terutama bagi Putri baik secara ekonomi maupun sosial. Juga akan berpengaruh pada hubungan antar-besan antara orang tua anda dan orang tua Putri. Jadi banyak yang akan dikorbankan apabila anda berdua memaksakan diri. Kecuali apabila anda berdua sudah mandiri secara ekonomi dalam arti sudah punya pekerjaan sendiri dan tinggal di suatu tempat perantauan yang jauh dari orang tua.

2. Keputusan orang tua wajib ditaati kecuali kalau perintah berbuat dosa. Orang tua Putri tidak pernah meminta balasan atas jerih payahnya memelihara, membiayai dan menjaga Putri. Sekarang, mereka ingin balas budi Putri berupa ketaatan pada perintah orang tua, maka sudah selayaknya Putri membalas budi itu dengan taat pada mereka. Baca detail: Hukum Taat Orang Tua

3. Soal logika di balik larangan itu bisa diperdebatkan. Namun, selagi keputusan orang tua belum dicabut, maka larangan tetap berlaku.

4. Akan lebih ideal kalau anda berdua tidak memaksakan kehendak sendiri. Namun kalau anda berdua sangat saling mencintai, maka tidak ada salahnya mencoba membujuk kedua orang tua agar setuju dan merestui. Caranya antara lain dengan meminta tolong pada tokoh yang dihormati orang tua Putri. Apabila usaha maksimal sudah dilakukan dan orang tua Putri tidak mau berubah, maka sudah saatnya anda menyerah dan mencari calon istri yang lain. Baca juga: Cara Memilih Jodoh

______________________


DIPUTUS PACAR TANPA SEBAB

Assalamualaikum wr wb..
Nama saya wanita, saya berusia 18 tahun. Begini Pak/Bu, saya punya masalah mengenai kehidupan asmara saya. Sekitar 4 bulan yang lalu, saya bertemu dengan seorang laki-laki yang pada awalnya saya kira dia itu sangat baik, dewasa, dan benar-benar menyayangi saya dengan tulus. Kebetulan dia itu kakak kelas saya. Tapi kami dipertemukan lewat media sosial, sebab pas waktu saya masih sekolahan sama dia, kami tidak saling mengenal, cuman sering liat aja.

Seiring waktu berjalan, kami pun akrab, dan suatu saat dia menyatakan niat tulusnya untuk memacari saya, Insyaallah sampai pelaminan katanya. Soalnya dia mencari wanita yang serius, kebetulan saya juga begitu, berfikir untuk mencari sosok imam, bukan pacar.

Suatu saat, dia memutuskan untuk datang ke rumah saya dan bertemu dengan Ibu saya. Saya rasa dia tidak main-main dengan ucapannya, nyatanya dia berani menemui langsung ke rumah saya dan menemui Ibu saya.

Beberapa minggu berjalan, hidup saya terasa sungguh indah. Dia tidak pernah lupa menasihati saya tentang kehidupan, agama, dan bagaimana semestinya kita berperilaku, juga tidak lupa memotivasi saya untuk terus semangat belajar. Saya semakin yakin, bahwa dia benar-benar jodoh yang dikirimkan Allah untuk saya, Insyaallah ini imam saya..

Beberapa minggu kemudian, dia rada berubah. Sifatnya tak sehangat dulu. Kata-kata nya pun tak sebijak dulu, dingiiiiiinnnn. Saya selalu menanyakan dia kenapa, tapi dia selalu menjawab tidak ada apa-apa dan pertengkaran selalu terjadi di antara kami.
Satu persatu perangai buruknya mulai kelihatan; cuek, pemarah, apalagi kalau saya telat balas BBM, terus dia suka bikin status di media sosial yang membuat saya merasa tidak nyaman Pak/Bu, seperti mengumbar kejelekan saya dsb. Saya sabaaaaarrrr..

Tepat sebulan seminggu, dia memutuskan saya begitu saja tanpa alasan yang jelas. Dia bilang ke saya "jangan berfikir negatif, aku ga akan lupa sama janji aku". Disitu saya hancur, kenapa kok bisa-bisanya dia ninggalin saya dan gak nepatin janjinya yang katanya janji gak akan ninggalin saya dan ingin serius sama saya sampai dia mengucap ijab kabul nanti.

Saya pasrah....... Saya hanya bisa berdoa dan meminta yang terbaik kepada Allah..
Tapi yang bikin saya SAKIT HATI BANGET, ternyata dia bilang ke oranglain bahwa alasan putus itu seolah-olah salah ada di saya. Terus sampai saat ini DIA SERING BANGET BIKIN STATUS DI MEDIA SOSIAL TENTANG NGEJELEK-JELEKIN, NYINDIR SAYA, bahkan dia terang-terangan sebut saya CEWEK BODOH, terus dia juga mengutip sebuah status "Terimakasih kau pergi, tak terlupa ucap syukur padaMu. Aku terbebas dari dosa. Dan kau terbelenggu dengan dosamu". Apa maksudnya? Emang dia sempurna? Saya tak habis fikir, mengapa dia melakukan itu ke saya? Bukankah dia faham betul tentang agama? Harus nya dia tau perlakuan dia selama ini dengan membuat statement aneh-aneh itu telah menyakiti hati saya..

Beberapa hari yang lalu, dia menghubungi saudara saya yang kebetulan adik kelasnya di KARATE. Dia minta pin BBM cewek lain yang mau dijadikan penyemangat katanya. Sama saudara saya gak dikasih dan coba untuk menyadarkan dia tentang perlakuannya selama ini ke saya. Bukannya sadar atau merasa bersalah, dia malah menjadi-jadi dan terus bikin status negatif.. Besok harinya, dia ngeBBM saya untuk meminta maaf dan dia coba menjelaskan mengapa dia memutuskan saya waktu itu. Tapi saya tahu, alasan itu tidak sepenuhnya benar, masih ada yang ditutup-tutupi.
Saya tanya ke dia, "salah saya apa?". Tapi dia malah menjawab "kalau kamu gak ngerasa ya berarti gak ada". Saya tahu, ada yang ditutup-tutupi.

Saya kira setelah kejadian itu, dia akan sungguh-sungguh meminta maaf kepada saya. Tapi nyatanya tidak. Keesokan harinya sampai detik sekarang, dia masih saja membuat status di media sosial menjelek-jelekan saya dan seolah mencari simpati dari kawannya di media sosial bahwa yang selama ini salah tuh saya, bukan dia. Dia ingin citranya selalu baik di hadapan semua orang..

Saya mohon bantuannya Pak/Bu, saya harus bagaimana menyikapi dia yang ternyata kekanak-kanakan???? Saya bingung dan merasa sakit hati sampai detik ini. Apakah saya harus membalas???? Bukankah Islam melarang kita balas dendam dendam???
Saya mohon saran dari Bapak/Ibu, saya harus bagaimana sebaiknya agar dia merasakan dan rasa sakit hati saya hilang....

Sekian curhatan dari saya. Mohon maaf apabila terlalu panjang dan ada salah kata.
Wassalamualaikum wr wb..

JAWABAN

Kalau dia sudah memutuskan hubungan dengan Anda, maka sudah waktunya bagi anda untuk move-on. Mencoba melupakan dia dan menata hidup kembali untuk fokus pada pelajaran dan rajin belajar agar menjadi wanita muslimah yang sukses dan menjadi kebanggaan orang tua.

Perlu diketahui bahwa pacaran yang bersifat fisikal dilarang dalam Islam. Baca detail: Hukum Kholwat

______________________


INGIN RUJUK SETELAH TALAK TIGA

Sebelumnya saya mau minta maaf kepada Pak uztad klo saya dlu ada salah Sm Pak uztad...

1 Pak uztad saya mau tanya apakah boleh jika saya sudah talak 3 oleh suami kemudian dihati saya ada niat untuk kembali/ingin halal lagi dengan suami pertama apakah boleh?

2 dan saya ingin menikahi laki2 lain dengan niat hati saya ingin di disetubuhi dan di cerai kembali oleh laki2 itu/suami baru ke-2 saya.

3 tetapi saya melakukan pernikahan ini hanya saya yg tau niat di hati saya, tanpa memberi tau niat saya ini ke mantan suami pertama dan kepada suami baru ke2 saya?

4 jadi laki2 suami baru kedua menikahi saya tanpa syarat Muhallil jdi murni di hati laki2 itu ingin menikahi saya ingin menjadi suami saya tanpa tau niat saya?
5 jika setelah menikah dan bersetubuh saya mencari masalah agar di cerai bagai mana apakah cerai saya sah?

6 dan setelah Pak uztad mendengar cerita di atas apakah jika terjadi perceraian saya dengan suami yg ke dua setelah iddah habis kemudian saat saya kembali kepada suami pertama apakah akad nikah saya sah dan halal?
7 apakah kata2 ini kiasan saya berkata kepada suami saya takut kamu masih halal/tidak dengan saya suami jawab "mau halal/tidak ke terserah kamu"

8 Dan suami bilang jg "kawin Sm uztad kamu sana" apakah kiasan jg terima kasih Pak uztad sungguh rumit rmh tangga saya Pak hampir setiap hari saya bertengkar dengan ungkapan2 suami yg bisa berakibat talak.

mohon BPK membantu saya syukroonnn

JAWABAN

1. Boleh saja. Namun saat terjadi talak 3, anda dan suami tidak lagi berstatus suami istri, tapi sudah seperti orang lain di mana khalwat tidak diperkenankan. Baca detail: Hukum Kholwat

2. Selagi niat itu sebatas niat dalam hati dan tidak terucap, maka tidak masalah. Yang tidak boleh adalah apabila hal itu menjadi tujuan dari suami ke-2.
3. Tidak masalah kalau begitu.
4. Boleh.
5. Kalau suami ke-2 menceraikan anda, maka status cerainya sah.
6. Ya, sah dan halal.
7. Tidak ada pengaruhnya.
8. Ya, itu termasuk kiasan. Baca detail: Cerai dalam Islam

______________________


CARA MENGATASI SUAMI TAKUT ISTRI

Assalamualaikum ustadz..saya mau bertanya soal rumah tangga.umur saya 31sudah menikah dengan seorang janda yang lebih tua setahun dari saya dan mempunyai 1 anak laki-laki&allhamdulillah saya juga dikaruniai seorang anak perempuan.begini ustadz saya seringkali mendapatkan masalah dalam rumah tangga.kadang sang istri tidak menerima keadaan saya.padahal setiap gajian saya memberikan semuanya kepada istri saya bahkan atm saya pun dipegang oleh istri saya.setiap kali saya salah sekecil apapun itu suka menjadi masalah besar,tetapi setiap kesalahan dia harus selalu benar setiap kali saya nasihatin istri tidak mau menerima.Kadang istri saya kalau sudah marah selalu minta cerai tetapi saya selalu mempertahankan karna alasan anak dan saya juga masih sayang sama istri saya walupun sering kali disakitin.Sampai akhirnya saya tidak bisa tegas karena alasan keadaanya sulit untuk dinasihatin.hingga sekarang hanya bisa dipendam dalam hati saja dan karena saya tidak pintar dalam agama ..
Pertanyaan saya.
1.Apa yang harus saya lakukan untuk bisa menasihatinnya.
2.saya juga ingin mendalami ilmu agama islam.langkah pertama harus bagaimana.
3.Saya ingin bisa menjadi kepala rumah tangga yang seutuhnya bisa dihargai oleh istri.
Mohon bingbinganya ustadz..

JAWABAN

1. Anda harus belajar menjadi tegas dan berani menasihatinya. Memberikan seluruh gaji dan ATM pada istri itu kurang tepat. Kalau bisa mulai sekarang, berikan gaji secukupnya. Dan pegang ATM anda. Ini
akan memberikan anda kekuatan daya tawar. Kalau suatu hari dia marah, maka hukum dia dg tidak memberi uang belanja dst.

2. Belajar ke ustadz yg terdekat dari rumah / lokasi anda. Hati-2 banyak aliran radikal saat ini. pastikan anda cari ustadz yg beraliran NU agar tidak salah. Baca: Wahabi Salafi

Kalau dekat dg kawasan Malang, anda bisa datang ke pesantren kami selama beberapa hari untuk belajar agama. Baca: Santri Dewasa

3. Mulailah dg memegang kendali keuangan spt disebut di poin 1. Baca detail: Hak dan Kewajiban Suami Istri
Read More...

Wali Saksi Fasik, Nikah Sah?
SYARAT WALI DAN SAKSI HARUS ADIL DAN TIDAK FASIK

Assalamualaikum ustad.....

Saya mau berpoligami, sudah selesai urusan di pengadilan agama dan disetujui setelah melalui persidangan yang melelahkan dan biaya yang tidak sedikit. dan sekarang sudah daftar ke KUA, tinggal nunggu waktu ijab Kabul.
ada beberapa pertanyaan ustad...

1. yang akan saya nikahi ini adalah seorang janda hasil gugatan cerai dia terhadap suaminya, setelah saya ketahui dahulu waktu dia mengajukan gugatan cerai ke pengadilan suaminya tidak setuju dan tidak mau berpisah, karena yang perempuan bersikukuh untuk berpisah maka ahirnya hakim mengabulkan permintaan cerai perempuan. Apakah perceraian itu sah secara agama? atau hanya sah secara hukum Negara saja karena suaminya tidak mau bercerai?

TOPIK SYARIAH ISLAM
  1. SYARAT WALI DAN SAKSI HARUS ADIL DAN TIDAK FASIK
  2. INGIN MENCERAIKAN ISTRI KATOLIK
  3. CARA KONSULTASI AGAMA

2. InsyaAllah pernikahan akan terjadi secepatnya, dan kami akan menikah di KUA secara sederhana, ada beberapa pertanyaan ustad :
a- mengenai wali, saya banyak membaca syarat wali adalah tidak fasik, tidak solat dan melakukan dosa besar adalah termasuk fasik. yang akan menjadi wali adalah abang kandungnya, saya sama sekali tidak mengetahui seperti apa abangnya, pernah bertemu hanya sebentar, dan saya Tanya dengan calon saya dia juga tidak mengetahui seperti apa abangnya karena tempat tinggal yang jauh. bagaimana sebenarnya untuk mengetahui orang itu fasik atau bukan, apakah harus menanyakannya langsung, seperti apakah abang solat 5 waktu setiap hari? atau bagaimana ustad

b- mengenai saksi, kami meminta saksi dari pegawai KUA, seperti keadaan diatas, bagaimana kami mengetahui bahwa yang akan menjadi saksi adalah orang yang tidak fasik?

3. didalam persidangan ustad, dijelaskan dalam surat ijin poligami tentang harta bersama, harta bersama ini adalah harta yang tercantum didalam surat ijin poligami yang dikeluarkan pengadilan yang menjelaskan bahwa harta yang tercantum sebagai harta saya dan istri pertama, istri kedua tidak berhak untuk mendapatkan harta tersebut, apakah ini berlaku secara agama?

4. sepengetahuan saya tidak ada harta bersama dalam islam, jadi yang di poin tiga tidak berlaku. tetapi waktu proses mediasi, hakim mediasi meminta saya untuk membuat suatu pernyataan perjanjian sebuah kertas dimana salah satu poinnya saya menyerahkan harta harta tercantum dibawah ini kepada istri saya, pernyataan itu di tanda tangani diatas materai oleh saya, istri saya dan juga hakim mediasi, apakah itu sah berlaku secara agama bahwa saya menghibahkan harta-harta yang disebutkan ke istri saya? mohon penjelasan tentang hibah?

5. calon istri kedua saya mengetahui semua yang saya jelaskan dari poin satu sampai empat.


JAWABAN SYARAT WALI DAN SAKSI HARUS ADIL DAN TIDAK FASIK

1. Perceraian ini sah secara agama dan hukum negara. Perceraian dalam Islam terjadi karena salah satu dari dua hal yaitu (a) suami menceraikan istrinya; (b) hakim memutuskan perceraian baik gugat cerai (dari istri) atau cerai talak (dari suami). Baca detail: Cerai dalam Islam

2a. Seorang wali nikah memang harus adil dalam arti tidak fasik. Namun, kita tidak perlu bertanya padanya akan soal itu. Yang penting adalah penampakan dari luar, walaupun idealnya dia adil luar dan dalam. Fakta bahwa istri anda tidak tahu tentang dia menunjukkan bahwa secara umum dia orang yang memenuhi syarat karena tidak diketahui keburukannya. Dalam madzhab Syafi'i, ada pendapat bahwa wali fasiq juga boleh menjadi wali nikah. Izzuddin bin Abdussalam dalam Fatawa Al-Izz bin Abdissalam, fatwa no. 286, menyatakan:

الأصح أن الفسق لا يمنع من ولاية النكاح، لأن العدالة شرطت في الولايات حقاً للولاة على القيام بمصالح الولايات، ودفع مفاسدها، وطبع الولي يحثّه على تحصيل مصالح النكاح، ويزعه عن إدخال العار على نفسه، وعلى وليته، والوازع الطبيعي أقوى من الوازع الشرعي. والله تعالى أعلم

Artinya: Menurut pendapat yang paling sahih, fasiq itu tidak mencegah perwalian nikah seorang wali. Karena adil yang menjadi syarat dalam perwalian itu hak bagi wali untuk melaksanakan kemaslahatan wilayahnya dan menolak keburukannya. Tabiat wali mendorong untuk menghasilkan kemaslahatan nikah dan mencegahnya dari memasukkan aib pada dirinya sendiri dan yang diwalikan. Pencegahan alami lebih kuat dari pencegahan syar'i. Baca detail: Wali Nikah Fasiq, Bolehkah?

2b. Sebaiknya anda pilih sendiri saksi yang anda ketahui adilnya atau tidak fasiknya. Namun kalau itu sulit, maka mintalah pada pihak KUA agar menyediakan saksi yang adil. Selanjutnya menjadi tanggungjawab pihak KUA.

3. Harta bersama tidak berlaku secara agama, namun berlaku secara negara (Lihat, KHI Bab VII, Pasal 47). Dalam agama yang ada adalah harta individu. Kalau harta yang ada itu hasil jerih payah suami 100%, maka ia menjadi milik suami 100%. Kalau ada modal dari istri, misalnya 50%, maka milik istri adalah 50%. Baca detail: Harta Bersama dalam Islam

4. Kalau anda setuju untuk menghibahkan pada istri, maka itu sah dan berlaku hukum hibah. Baca detail: Hibah dalam Islam

__________________________


INGIN MENCERAIKAN ISTRI KATOLIK

Assalamu alaikum Wrwb,

Pertanyaan saya adalah:

1. Apakah saya harus ceraikan isteri saya segera?
Terima kasih.

JAWABAN MENCERAIKAN ISTRI KATOLIK

1. Pernikahan beda agama antara pria muslim dengan wanita Ahli Kitab (Yahudi, Nasrani) memang masih menjadi perbedaan ulama antara yang membolehkan dengan yang tidak. Mayoritas ulama dari madzhab Maliki, Hanafi dan Hanbali membolehkan secara mutlak pernikahan semacam itu (baik Ahli Kitab yang asli maupun pemeluk yang baru) sedangkan dari madzhab Syafi'i membolehkan dengan syarat harus Ahli Kitab yang asli dari keturunan Bani Israil bukan pemeluk Ahli Kitab baru yang artinya menikahi wanita Katolik Indonesia menurut madzhab Syafi'i tidak dibolehkan karena mereka bukan keturunan Bani Israel. Baca detail: Nikah Beda Agama

Baca juga: Perbedaan Ulama Syarat Nikah Beda Agama (Bahasa Arab)

Terlepas dari itu, sekalipun mengikuti pendapat yang membolehkan, ulama tetap menganjurkan agar menghindari pernikahan beda agama karena banyaknya kesulitan yang akan timbul dalam kehidupan sehari-hari terutama bagi si muslim untuk dapat mengamalkan keislamannya secara relatif sempurna. Seorang muslim taat dianjurkan untuk memilih calon istri muslim yang taat pula dan menghindari menikahi wanita muslimah yang kurang taat. Apalagi dengan wanita non-muslim. Baca detail: Menentukan Calon Pasangan

Oleh karena itu, rencana anda untuk menceraikan istri yang beda agama merupakan langkah yang tepat. Namun, kalau selama ini anda merasa nyaman dengan kepribadiannya, maka tidak ada salahnya anda minta dia untuk masuk Islam menjadi mualaf. Kami yakin kalau dia mencintai Anda, dia akan menerima permintaan anda dengan senang hati. Kalau dia menolak, berarti dia tidak begitu sayang pada anda, dan apabila demikian, kurang berharga bagi anda meneruskan rumah tangga ini setidaknya dari sudut syariah. Baca detail: Cara Masuk Islam

Kalau dia menolak menjadi mualaf, maka silahkan lanjutkan rencana anda untuk mentalaknya dan itu tidak harus segera. Kalau istri masih minta waktu untuk berfikir, maka silahkan beri dia waktu. Tentang hukum bercerai, dalam Islam, suami dibolehkan menceraikan istrinya apabila dianggap tidak atau kurang cocok. Usahakan menceraikan istri tidak dalam keadaan haid atau dalam keadaan suci tapi sudah disetubuhi, karena mentalak istri saat demikian hukumnya haram walaupun talak tetap terjadi dan sah. Baca detail: Cerai dalam Islam

Dan apabila anda berencana untuk menikah lagi dengan seorang wanita muslimah, maka pastikan anda memilih wanita muslimah yang dapat membantu anda meningkatkan keislaman anda: cari wanita muslimah yang taat dan memiliki ilmu agama dasar yang baik. Baca: Hukum Belajar Ilmu Agama
Read More...

Tuesday, August 30, 2016

Gaya Rambut dalam Islam
GAYA RAMBUT PUNK, ROCKER, RASTA MENURUT ISLAM

Assalamualaikum,
Ustad saya ingin menanyakan gaya rambut yang bermacam-macam dalam masyarakat kita.

Yang saya ingin tanyakan :

1. Bagaimana hukumnya gaya rambut seperti rasta, punk, rockstar dan semacamnya?
2. Bagaimana hukumnya gaya rambut yang umum di masyarakat kita seperti tipis bagian kiri, kanan dan belakang. Namun panjang di bagian atas dan disisir kesamping atau kebelakang?
3. Apa hukumnya bergaya rambut artis2 non muslim?

Saya ingin menanyakan ini, karena sepertinya ada kesimpang siuran informasi di web. Saya ingin menanyakan ini supaya kita semua tahu mana yang benar.

Terima Kasih

TOPIK SYARIAH ISLAM
  1. JAWABAN GAYA RAMBUT PUNK, ROCKER, RASTA MENURUT ISLAM
  2. BOLEH MEMANJANGKAN RAMBUT, ATAU POTONG PENDEK, ATAU MENGGUNDULNYA
  3. LARANGAN QAZA' MEMOTONG SEBAGIAN RAMBUT KEPALA DAN MEMBIARKAN SEBAGIAN YANG LAIN
  4. LARANGAN MEMAKAI GAYA RAMBUT YANG SERUPA DENGAN PENDOSA
  5. KESIMPULAN: MODEL RAMBUT HARUS MEMPERTIMBANGKAN ETIKA SOSIAL
  6. CARA KONSULTASI AGAMA


JAWABAN GAYA RAMBUT PUNK, ROCKER, RASTA MENURUT ISLAM

Pada dasarnya tidak ada ketentuan khusus tentang gaya rambut dalam Islam. Boleh panjang dan boleh pendek. Oleh karena itu, maka secara umum segala bentuk gaya rambut dibolehkan. Namun sebagian ulama menyatakan bahwa kebolehan itu dengan syarat suatu gaya rambut tertentu tersebut tidak menjadi ciri khas dari penganut agama tertentu karena ada hadits yang melarang menyerupai orang kafir. Baca detail: Hukum Menyerupai Orang Kafir


BOLEH MEMANJANGKAN RAMBUT, ATAU POTONG PENDEK, ATAU MENGGUNDULNYA

Nabi bersabda dalam sebuah hadits riwayat Nasai (dalam As-Sunan, hadits no. 5234)

كان شعر النبي صلى الله عليه وسلم إلى نصف أذنيه

Artinya: Rambut Nabi biasanya sampai setengah telinganya.

Dalam hadits sahih riwayat Bukhari dari Anas ia berkata:

كان يضرب شعر النبي صلى الله عليه وسلم منكبيه

Artinya: Rambut Nabi biasanya mencapai kedua pundaknya.


LARANGAN QAZA' MEMOTONG SEBAGIAN RAMBUT KEPALA DAN MEMBIARKAN SEBAGIAN YANG LAIN

Dalam beberapa hadits berikut, Rasulullah melarang qaza' yaitu memotong sebagian rambut kepala dan membiarkan sebagian yang lain. Namun menurut ulama, larangan ini bersifat makruh, bukan haram.

Dalam hadits riwayat Ahmad dari Ibnu Umar ia berkata:

عَنِ ابْنِ عُمَرَ رضي الله عنهما أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ (رَأَى صَبِيًّا قَدْ حُلِقَ بَعْضُ شَعَرِهِ وَتُرِكَ بَعْضُهُ ، فَنَهَى عَنْ ذَلِكَ ، وَقَالَ : ( احْلِقُوا كُلَّهُ أَوْ اتْرُكُوا كُلَّهُ

Artinya: Rasulullah pernah melihat seorang anak yang dipotong sebagian rambut kepalanya dan dibiarkan sebagian yang lain. Nabi melarang hal itu dan bersabda: "Potonglah semuanya atau biarkan semuanya."

Asy-Syaukani dalam Nailul Author, hlm. 1/155, dalam menafsiri hadits di atas menyatakan:

وهو يدل على الترخيص في حلق جميع الرأس ولكن في حق الرجال

Artinya: Hadits ini menunjukkan atas bolehnya memotong (menggundul) seluruh rambut bagi laki-laki.

Dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Ibnu Umar ia berkata:

عَنْ ابْنِ عُمَرَ رضي الله عنهما أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ( نَهَى عَنْ الْقَزَعِ ) قيل لنافع : ما القزع ؟ : قال : ( أن يحلق بعض رأس الصبي ويترك بعضه ) .

Artinya: Ibnu Umar menyatakan bahwa Rasulullah melarang qaza'. Ditanyakan pada Nafi' apa itu qaza'? Nafi' berkata: "Memotong sebagian rambut anak dan membiarkan sebagian yang lain."

Larangan Nabi dalam kedua hadits tersebut menurut ulama bermakna makruh, bukan haram. Imam Nawawi dalam Al-Majmuk, hlm. 1/347 menyatakan:

ُكْرَهُ الْقَزَعُ ، وَهُوَ حَلْقُ بَعْضِ الرَّأْسِ ؛ لِحَدِيثِ ابْنِ عُمَرَ رضي الله عنهما فِي الصَّحِيحَيْنِ قَالَ : نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَنْ الْقَزَعِ

Artinya: Qaza' hukumnya makruh. Qaza' adalah memotong sebagian rambut kepala berdasarkan hadits Ibnu Umar dalam Sahih Bukhari dan Muslim Ibnu Umar berkata: Rasulullah melarang qaza'.

Ar-Rahibani dalam kitab Matolib Ulin Nuha fi Syarhi Ghayat Al-Muntaha menyatakan:

وَكُرِهَ القَزَعٌ , وَهُوَ حَلْقُ بَعْضِ الرَّأْسِ وَتَرْكُ بَعْضٍ .

Artinya: Qaza' hukumnya makruh. Qaza' adalah memotong sebagian rambut kepala dan membiarkan sebagian yang lain.


LARANGAN MEMAKAI GAYA RAMBUT YANG SERUPA DENGAN PENDOSA

Qadhi Iyadh dalam Ikmalu Ikmalil Muallim bifawaidi Muslim, hlm. 5/404, menyatakan:

لم يختلف أنه إذا حلقت مواضع حتى صار الشعر مفرقاً، أنه مكروه، واختلف إذا حلق الجميع وترك موضعاً كالناصية، أو حلق موضعها وترك الأكثر، عياض: فمنعه مالك ورآه من القزع حتى في الجارية والغلام، وقال نافع: أما القصة والقفا للغلام فلا بأس به، وأما أن يترك لناصيته شعراً دون غيرها فذلك القزع، واختلف في علة النهي، فقيل لما فيه من التشويه، وقيل لأنه زي أهل الدعارة والشر، فيرجع الأمر في ذلك إلى عادة البلاد، فمن عادتهم أنه يفعله غير أهل الشر فلا ينبغي أن ينكر، وفي هذا نظر، لأن العوائد لا تغير السنن المأثورة، والنهي عن ذلك سنة، وعلله أبو داود بأنه زي اليهود

Artinya: Menurut Al-Maziri, Ulama sepakat dalam soal apabila rambut dipotong di beberapa tempat sehingga menjadi terpisah-pisah hukumnya makruh. Ulama berbeda pendapat apabila dipotong semuanya dan dibiarkan sebagian tempat seperti di bagian depan atas kepala, atau dipotong di bagian atas dan dibiarkan di sebagian besar bagian kepala. Imam Malik melarangnya karena dianggap qaza' termasuk bagi anak kecil baik laki-laki atau perempuan. Nafi' berkata: Adapun qussoh dan qofa bagi anak-anak maka tidak apa-apa. Sedangkan membiarkan rambuat di bagian depan tidak yang lain maka itu termasuk qaza'. Ulama berbeda tentang sebab larangan. Satu pendapat menyatakan karena tasywih (merubah). Pendapat lain menyatakan karena itu kebiasaan orang yang berperilaku fasiq dan pendosa. Maka, dalam hal ini dikembalikan pada kebiasaan di suatu tempat. Apabila dalam tradisi mereka hal itu dilakukan oleh mereka yang bukan fasiq dan pendosa maka tidak perlu diingkari. Dalam ini terdapat perbedaan. Karena, kebiasaan tidak merubah sunnah sedangkan larangan soal ini adalah berdasarkan sunnah. Abu Dawud membuat alasan karena itu kebiasaan orang Yahudi.

Badruddin Al-Aini dalam Umdatul Qori Syarhu Shahih Al-Bukhari, hlm. 22/58, menyatakan:

فإن قلت: ما الحكمة في النهي عن القزع؟ قلت: تشويه الخلقة، وقيل: زي اليهود، وقيل: زي أهل الشر والدعارة، وقال النووي في شرح مسلم: أجمع العلماء على كراهة القزع إذا كان في مواضع متفرقة إلا أن يكون لمداواة ونحوها، وهي كراهة تنزيه. وقال الغزالي في الإحياء: لا بأس بحلق جميع الرأس لمن أراد التنظيف، ولا بأس بتركه لمن أراد أن يدهن ويترجل، وادعى ابن عبد البر الإجماع على إباحة حلق الجميع، وهو رواية عن أحمد وروى عنه أنه مكروه لما روى عنه أنه من وصف الخوارج

Artinya: Apa hikmah larangan rambut qaza'? Menurutku buruk bentuknya. Satu pendapat berkata: Gaya rambut Yahudi. Pendapat lain menyatakan: Gaya rambut orang fasiq dan pendosa. Imam Nawawi berkata dalam Syarah Muslim: Ulama sepakat atas gaya rambut qaza apabila di tempat-tempat yang terpisah-pisah kecuali untuk berobat dan semacamnya hukumnya makruh tanzih. Al-Ghazali dalam Ihya Ulumiddin berkata: Boleh memotong seluruh rambut kepala bagi yang ingin kebersihan. Boleh tidak memotong rambut bagi yang ingin memakai minyak rambut dan menyisirnya. Ibnu Abdil Bar menyebut adanya ijmak ulama atas bolehnya mencukur seluruh rambut. Ini riwayat dari Ahmad dan diriwayatkan darinya bahwa itu adalah makruh karena termasuk dari ciri khas kaum Khawarij.


KESIMPULAN: MODEL RAMBUT HARUS MEMPERTIMBANGKAN ETIKA SOSIAL

Syariah Islam tidak membatasi model rambut seorang laki-laki. Digundul boleh, dibikin panjang atau dipotong pendek juga boleh asalkan gaya rambut tersebut tidak meniru gaya dari kalangan yang dianggap buruk dalam masyarakat. Apabila demikian, maka gaya rambut yang dibolehkan dan yang dilarang bersifat relatif dengan melihat kebiasaan dan tradisi di suatu tempat. Apabila suatu gaya rambut dianggap baik dalam suatu daerah tertentu, maka hukumnya boleh. Sedangkan model rambut yang menjadi kebiasaan dari kalangan pendosa atau yang dianggap sampah masyarakat seperti rambut punk, roker, rasta, dll, maka hukumnya makruh.



Read More...

Status Pernikahan Suami Istri yang Berzina
SUAMI ISTRI BERZINA APAKAH MEMBATALKAN PERNIKAHAN?

Assalamualikum ustad..

beberapa pertanyaan ustad

1. Apakah perzinaan/ perselingkuhan yang di lakukan berulang ulang merusak status pernikahan/akad nikah suami istri? jelaskan dalilnya ustaad

2. seseorang mengajak temannya berjudi dan minum khamar, temannya menolak dan mengatakan itu haram dan tidak boleh, tapi dia bilang ah gapapa kok, yang bilang haram/ ga boleh siapa? dia mengatakan ini hanya untuk merayu temannya, dalam hatinya dia tau dan mengakui bahwa itu haram dan tidak boleh, apakah dia sudah menjadi murtad karena kata-katanya itu? ( dia tidak mengetahui kalo kata-kata seperti itu akan membuat seseorang menjadi murtad secara otomatis )

TOPIK SYARIAH ISLAM
  1. SUAMI ISTRI BERZINA APAKAH MEMBATALKAN PERNIKAHAN?
  2. MENGHALALKAN YANG HARAM SECARA LISAN, APAKAH MURTAD?
  3. PENYEBAB MURTAD DAN KUFUR
  4. CARA TOBAT DARI DOSA
  5. CARA KONSULTASI AGAMA
3. seorang suami mengajak istrinya untuk anal, memasukan kemaluan ke anus, istrinya menolak dan mengatakan itu ga boleh, suami bilang gapapa kok, yang bilang ga boleh siapa? suami mengatakan ini hanya untuk merayu istrinya agar menerima ajakannya, dalam hatinya dia mengetahui dan meyakini bahwa itu dilarang agama, apakah suami menjadi murtad karena kata-katanya itu? ( sedang suami tidak mengetahui kalau kata-kata itu bias membuat orang menjadi murtad secara otomatis)

4. apakah benar kalau orang murtad secara sadar atau tidak sadar, tau atau tidak tahu, maka ada konsekuensinya, salah satunya terputus secara otomatis hubungan suami istri? bagaimana kalu terjadi seperti ini kalau kita tidak mengetahuinya, sementara kita tetap satu rumah dengan istri kita dan mempunyai keturunan, apakah anak2 kita itu menjadi anak haram karena hal itu. sebenarnya hal-hal apa yang membuat kita jadi murtad?

5. bagaimana kita yakin kita tidak murtad? sementara kita sering melanggar aturan agama dan lain sebagainya, apakah semuanya bisa diperbaiki dengan bertaubat? banyak di artikel2 yang menjelaskan bahwa kalu begini begitu kita telah murtad, bagaimana kalau kita tidak tau? tolong jelaskan ustad

6. tolong jelaskan bagaimana caranya bertobat dan yakin bahwwa yang kita lakukan dulu-dulu karena kebodohan kita tidak menyebabkan kita murtad?

7. apakah benar, kalau kita mengatakan boleh terhadap sesuatu yang jelas larangannya, mengatakan tidak apa-apa terhadap sesuatu yang jelas keharamannya, serius atau bercanda, tahu atau tidak dampak hukumnya, maka kita telah menjadi murtad? tolong jelaskan ustad


JAWABAN STATUS PERNIKAHAN SUAMI ISTRI YANG BERZINA

1. Tidak. Status suami istri tetap sah walaupun salah satu atau kedua pasangan melakukan dosa besar dengan berzina dengan wanita atau pria lain.

Berdasarkan sabda Rasulullah:

جاء رجل إلى النبي _صلى الله عليه وسلم_ وقال: إن امرأتي لا تمنع يد لامس. قال: غربها قال أخاف أن تتبعها نفسي قال: استمتع بها

Artinya: Seorang laki-laki datang menghadap Nabi dan berkata: Istri saya tidak menolak tangan jahil (baca, suka selingkuh). Nabi menjawab: ceraikan dia. Laki-laki itu berkata: Tapi saya masih sayang. Nabi berkata: Kalau begitu, pertahankan (tidak perlu bercerai). Hadits riwayat (HR) Abu Daud. Hadits ini sahih menurut Imam Nawawi dan Ibnu Hajar Asqalani dalam Al-Talkhis, hlm. 3/452.

Dalam menjelaskan hadits di atas Ibnu Hajar dalam At-Talkhis Al-Khobir, hlm. 3/ 452-453, menguraikan:

اخْتَلَفَ الْعُلَمَاءُ فِي مَعْنَى قَوْلِهِ: (لَا تَرُدُّ يَدَ لَامِسٍ) : فَقِيلَ: مَعْنَاهُ : الْفُجُورُ، وَأَنَّهَا لَا تَمْتَنِعُ مِمَّنْ يَطْلُبُ مِنْهَا الْفَاحِشَةَ، وَبِهَذَا قَالَ أَبُو عُبَيْدٍ، وَالْخَلَّالُ، وَالنَّسَائِيُّ، وَابْنُ الْأَعْرَابِيِّ، وَالنَّوَوِيُّ.

Artinya: Ulama berbeda pendapat atas makna hadits "tidak menolak tangan yang menyentuhnya". Sebagian ulama menyatakan artinya adalah "Perbuatan dosa. Yakni perempuan itu tidak menolak pria yang mengajaknya berbuat dosa" Ini pendapat Abu Ubaid, Al-Khollal, Nasa'i, Ibnul A'rabi dan Nawawi.

Dari hadits dan penjelasannya ini dapat disimpulkan bahwa (a) perbuatan zina tidak membatalkan pernikahan; (b) istri yang berselingkuh dengan pria lain tidak wajib ditalak walaupun menceraikannya itu lebih dianjurkan; (c) begitu juga suami yang berzina, maka istri boleh tetap mempertahankan rumahtangga dengannya. Walaupun seandainya istri meminta cerai atau melakukan gugat cerai itu lebih baik.


MENGHALALKAN YANG HARAM SECARA LISAN, APAKAH MURTAD?

2. Mengharamkan yang halal atau mengharamkan yang halal secara lisan akan menyebabkan murtad, walaupun dalam hatinya tidak bermaksud demikian. Karena yang dinilai dalam syariah adalah perkataan lisannya dan perbuatan lahiriahnya apalagi itu dikatakan di depan orang lain.

Ulama membagi orang yang suka menghalalkan perkara haram menjadi dua: pertama, menghalalkan secara zhahir (lisan), seperti menyatakan secara lisan bahwa perkara haram itu halal, maka ia kufur atau murtad lahir dan batin.

Kedua, menghalalkan perkara haram di dalam hati seperti meyakini halalnya sesuatu yang haram yang sudah disepakati ulama atas keharamannya namun tidak menyatakannya secara lisan. Maka yang demikian ini statusnya kufur atau murtad antara dia dengan Allah namun status lahirnya tetap Islam.

Ibnu Taimiyah dalam Majmuk Fatawa, hlm. 3/267 menjelaskan kesepakatan ulama ahli fikih soal ini:

والإنسان متى حلل الحرام المجمع عليه أو حرم الحلال المجمع عليه أو بدل الشرع المجمع عليه كان كفراً مرتداً باتفاق الفقهاء .. ـ

Artinya: Manusia yang menghalalkan perkara haram yang sudah disepakati atau mengharamkan perkara halal yang sudah disepakati ulama atau mengganti syariah yang disepakati, maka ia menjadi kufur dan murtad berdasarkan kesepakatan para ulama.

Baca: Penyebab Murtad dan Kufur

Untuk itu, diwajibkan baginya untuk bersyahadat sebagai bentuk taubat dan kembali ke Islam serta tidak mengulanginya lagi. Baca: Cara Taubat Orang Murtad

3. Sama dengan jawaban poin 2.


PENYEBAB MURTAD DAN KUFUR

4. Hal yang menyebabkan murtad itu banyak. Salah satunya adalah menghalalkan perkara haram dan mengharamkan yang halal. Suami yang murtad diberi waktu untuk kembali ke Islam. Kalau dia kembali ke Islam dalam masa iddah, maka tidak perlu adanya perceraian atau pembatalan pernikahan. Baca: Status Pernikahan Suami yang Murtad

5. Kita yakin bahwa kita tidak murtad apabila (a) kita berusaha mengikuti dan mentaati perintahNya dan menjauhi larangannya; (b) kalau kita melakukan perbuatan dosa, maka kita tetap mengakui bahwa itu haram dan berdosa; tidak mencari pembenaran dari dosa yang dilakukan.

Kalau tidak tahu sesuatu itu dosa lalu kita melakukannya maka itu dimaafkan. Baca: Melakukan Perkara Haram karena Tidak Tahu

Namun kita wajib untuk selalu terus belajar ilmu agama agar menjadi tahu. Baca: Hukum Belajar Ilmu Agama


CARA TOBAT DARI DOSA

6. Cara bertaubat nasuha adalah (a) berjanji dan berkomitmen untuk tidak mengulangi perbuatan dosa yang dilakukan; (b) memohon ampun pada Allah dan meminta maaf pada manusia untuk kasus dosa pada sesama manusia; (b) "menambal" dosa yang dilakukan dengan perbuatan baik. Baca detail: Cara Taubat Nasuha

7. Betul seperti dijelaskan pada poin 2.
Read More...

Monday, August 29, 2016

Qurban (Kurban) dalam Islam

Ibadah ber-qurban adalah bagian dari syiar Islam yang disyariatkan dalam Al-Quran dan Sunnah Nabi Muhammad dan ijmak ulama. Qurban hukumnya sunnah dilakukan dengan niat untuk beribadah mendekatkan diri pada Allah.

DAFTAR ISI
  1. Definisi dan Pengertian Qurban
  2. Dalil Dasar Kurban
  3. Hukum Qurban
  4. Waktu Penyembelihan Qurban
  5. Niat dan Doa Sebelum Menyembelih Qurban
  6. Hikmah ber-Qurban
  7. Orang yang Sunnah ber-Qurban
  8. Usia Hewan Qurban
  9. Hukum Kurban Gabungan (Kolektif/Patungan)
  10. Hukum Qurban Nadzar
  11. Kurban Kambing untuk 2 Orang Bolehkah?
  12. CARA KONSULTASI AGAMA

DEFINISI DAN PENGERTIAN QURBAN (KURBAN)

Qurban atau Kurban (bahasa Arab الأضحية,التضحية), secara harfiah berarti hewan sembelihan. Dalam terminologi syariah, Qurban (kurban) adalah hewan yang disembelih pada hari raya Idul Adha karena sebab lebaran dengan niat ibadah mendekatkan diri pada Allah. Ibadah kurban dilakukan pada tanggal 10 (hari nahar) bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha dan 11,12 dan 13 (hari tasyrik) bulan Hijriah.

DALIL DASAR QURBAN

- QS Al Kautsar 108:2 فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah.
- Hadits sahih riwayat Muslim

خرجنا مع رسول الله صلى الله عليه وسلم مهلين بالحج ، فأمرنا رسول الله صلى الله عليه وسلم أن نشترك في الإبل ، والبقر ، كل سبعة منا في بدنة
Artinya: Kami keluar bersama Rasulullah berihram haji, lalu Nabi memerintahkan kami untuk patungan (kurban) dari hewan unta dan sapi. Setiap 7 (tujuh) orang dari kami berkurban 1 unta.

- Hadits riwayat jamaah (segolongan ahli hadits)

نحرنا مع رسول الله صلى الله عليه وسلم البقرة عن سبعة ، والبدنة عن سبعة
Artinya: Kami berkurban sapi bersama Nabi Muhammad untuk 7 (tujuh) orang dan 1 (satu) unta untuk 7 (tujuh) orang.

- Hadits

ويذبح عن كل واحد منهم شاة أو يذبح بقرة أو بدنة عن سبعة

Artinya: Kambing atau domba hanya untuk kurban satu orang. Sedang sapi dan unta untuk 7 orang.

- Hadits sahih Bukhari dan Muslim (muttafaq alaih)

أن النبي صلى الله عليه وسلم ضحى بكبشين أملحين أقرنين ذبحهما بيده وسمى وكبر

- Hadits sahih riwayat Bukhari

كان النبي صلى الله عليه وسلم يذبح وينحر بالمصلى


HUKUM QURBAN

Hukum berkurban itu sunnah muakkad (sangat dianjurkan) menurut jumhur (mayoritas ulama).

Sebagian ulama yang lain menganggap hukum berkurban itu wajib bagi orang yang kaya, dan tidak wajib bagi yang miskin. Ulama yang berpendapat demikian adalah Rabi'ah, Al-Auza'i, Hanifah, Ahmad dalam satu riwayat dan sebagian madzhab Maliki dengan dasar QS Al-Kautsar ayat 2 di atas dan berdasar hadits di mana Nabi bersabda: ( من وجد سعة فلم يضح فلا يقربن مصلانا)


WAKTU PENYEMBELIHAN QURBAN

- Waktu menyembelih hewan kurban mulai setelah terbitnya matahari pada tanggal 10 Dzulhijjah atau lebaran Idul Adha setelah selesainya shalat Idul Adha dan khutbahnya.
- Waktu utama untuk menyembelih hewan kurban adalah hari raya Idul Adha sebelum tergelincirnya matahari (sebelum Dzuhur)
- Penyembelihan qurban berlaku sejak pagi hari tanggal 10 Dzulhijjah atau hari raya Idul Adha sampai terbenamnya matahari tanggal 13 Dzulhijjah atau hari terakhir hari tasyrik (tashriq).

Jadi waktu menyembelih qurban ada 4 hari yaitu tanggal 10 Dzulhijjah sampai sebelum terbenam matahari tanggal 13 Dzulhijjah.


BACAAN DOA DAN NIAT SEBELUM MENYEMBELIH QURBAN
Yang terpenting saat akan menyembelih adalah membaca bismillah (lihat, QS. Al-An'am: 118 dan 121) selain itu bacaan doa dan niat di bawah hukumnya sunnah.

Saat akan menyembelih qurban, penyembelih hendaknya membaca doa dan niat berikut (berdasarkan hadits sahih riwayat Abu Daud:

Doa sebelum menyembelih (saat di depan hewan kurban):
إني وجهتُ وجهيَ للذي فطر السماوات والأرض حنيفاً على ملة إبراهيم، وما أنا من المشركين، قل إن صلاتي ونُسُكي ومحياي ومماتي لله رب العالمين، لا شريك له، وبذلك أمرِتُ، وأنا أولُ المسلمين، اللهم منك ولك

Doa saat akan menyemeblih hewan (pisau sudah dekat leher hewan) apabila menyembelih sendiri :
بِسْمِ اللَّه اللَّهُمَّ وَاللَّهُ أَكْبَرُ اَللَّهُمَّ هَذَا مِنْكَ وَلَكَ، هَذَا عَنِّي

Artinya: Dengan Nama Allah, Allah Maha Besar, Ya Allah ini dari-Mu dan untuk-Mu, ini kurban dariku.

Doa/niat saat akan menyembelih hewan apabila mewakili orang lain
بِسْمِ اللَّه اللَّهُمَّ وَاللَّهُ أَكْبَرُ اَللَّهُمَّ هَذَا مِنْكَ وَلَكَ، هَذَا عَنْ ...

Dengan Nama Allah, Allah Maha Besar, Ya Allah ini dari-Mu dan untuk-Mu, ini kurban dari ... (sebutkan namanya).

Doa/niat saat akan menyembelih hewan apabila untuk diri sendiri dan mewakili orang lain

بِسْمِ اللَّه اللَّهُمَّ وَاللَّهُ أَكْبَرُ اَللَّهُمَّ هَذَا مِنْكَ وَلَكَ، هَذَا عَنِّي
َاَللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنْ فُلَانٍ وَآلِ فُلَانٍ

Artinya: Dengan Nama Allah, Allah Maha Besar, Ya Allah ini dari-Mu dan untuk-Mu, ini kurban dariku.
Ya Allah, terimalah kurban dari fulan dan keluarga fulan," (dengan menyebut namanya).


HEWAN TERBAIK UNTUK QURBAN

- Hewan hewan lebih baik dari yang kurus.
- Hewan warna putih lebih baik daripada yang hitam atau kelabu.
- Sunnah yang bertanduk.
- Urutan jenis hewan yang paling utama untuk kurban adalah: unta, sapi, kambing, domba.
- Binatang jantan normal lebih baik dari yang dikebiri atau yang betina


HIKMAH BERKURBAN

- Sebagai ungkapan rasa syukur pada Allah atas nikmat-nikmat yang diberikan.
- Untuk memperingati pengorbanan Nabi Ibrahim.
- Melapangkan dada

HUKUM QURBAN NADZAR

Orang yang bernadzar untuk berqurban, maka hukumnya menjadi wajib untuk melaksanakannya. Di samping itu, harus diingat 2 poin penting berikut:

1) Untuk nadzar kurban wajib membagikan seluruh daging hewan qurbannya dan yang berkurban tidak boleh memakan dagingnya menurut madzhab Syafi'i, Hanafi, dan sebagian madzhab Hanbali.

2) Apabila hewan qurban nadzar beranak, maka anaknya ikut menjadi korban nadzar menurut madzhab Syafi'i dan Hanbali.

ORANG YANG DISUNNAHKAN BERKURBAN

- Orang yang mampu membeli hewan qurban dan melebihi kebutuhannya sendiri dan kebutuhan keluarga yang wajib dinafkahi pada hari Idul Adha, hari Tashriq (Tasyrik).
- Sunnah bagi musafir, dan haji.
- Anak kecil tidak sunnah berkurban.

USIA MINIMUM HEWAN QURBAN

- Kambing: sempurna berusia 1 (satu) tahun dan masuk usia (dua) tahun.
- Domba: sempurna berusia 6 (enam) bulan dan masuk bulan ke-7 (tujuh).
- Sapi: sempurna berusia 2 (dua) tahun dan masuk tahun ketiga.
- Unta usempurna berusia 5 (lima) tahun, masuk tahun ke-6.

HUKUM KURBAN KOLEKTIF (GABUNGAN)

Hukumnya boleh berkurban secara kolektif atau gabungan lebih dari satu orang untuk satu ekor hewan sapi, kerbau atau unta dengan rincian sebagai berikut:

- 1 (satu) ekor unta dapat dibuat kurban untuk 7 (tujuh) orang.
- 1 (satu) ekor sapi atau kerbau dapat dibuat kurban untuk 7 (tujuh) orang.
- 1 ekor kambing/domba untuk kurban tidak boleh dimiliki oleh lebih dari 1 orang tapi boleh diniatkan pahalanya untuk 2 orang atau lebih. Lihat rinciannya di bawah.


PENDAPAT BAHWA KAMBING BOLEH UNTUK LEBIH DARI 1 (SATU) ORANG

Mayoritas ulama berpendapat bahwa kambing atau domba hanya untuk kurban 1 (satu) orang. Tidak boleh untuk 2 (dua) orang atau lebih. Tapi ada pendapat ulama fiqih klasik yang membolehkan dengan argumen dan dalil sbb:

- Hadits sahih riwayat Abu Daud

سألت أبا أيوب الأنصاري كيف كانت الضحايا على عهد رسول الله صلى الله عليه وسلم فقال كان الرجل يضحي بالشاة عنه وعن أهل بيته يأكلون ويطعمون حتى تباهى الناس فصارت كما ترى

Artinya: Aku bertanya pada Abu Ayyub Al-Anshari bagaimana kurban pada zaman Rasulullah. Al Anshari menjawab: ...seorang laki-laki berkurban dengan kambing untuk dirinya sendiri dan keluarga (ahli bait)-nya...

- Hadits sahih riwayat Hakim كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يضحي الشاة الواحدة عن جميع أهله

Artinya: Rasulullah pernah berkurban dengan satu kambing untuk seluruh umatnya.

- Hadits أنه ذبح كبشا عن أمته
Artinya: Bahwa Nabi Muhammad menyembelih (kurban) seekor kambing untuk umatnya.

- Muhammad bin Abdurrahman bin Abdurrahim Al-Mubarakpuri dalam Tuhfadzul Ahwadzi syarah Abu Daud mengatakan (mengomentari hadits di atas) bahwa dari ketiga hadits di atas, sebagian ulama berpendapat bahwa kambing atau domba boleh untuk dijadikan hewan kurban lebih dari 1 (satu) orang. Ini adalah pendapat Malik, Ahmad, Laits dan Auza'i (lihat kitab Atta'liq almumjid التعليق الممجد)

- Imam Malik dalam Al-Muwatta' mengatakan:

وهو نص صريح في أن الشاة الواحدة تجزئ عن الرجل وعن أهل بيته وإن كانوا كثيرين وهو الحق

Artinya: hadits di atas adalah nash yang jelas bahwa kambing satu sah untuk dijadikan kurban bagi satu orang laki-laki dan keluarganya walaupun keluarganya banyak.

- Asy-Syaukani dalam Nailul Autar
وَالْحَقُّ أَنَّ الشَّاةَ الْوَاحِدَةَ تُجْزِئُ عَنْ أَهْلِ الْبَيْتِ , وَإِنْ كَانُوا مِائَةَ نَفْسٍ أَوْ أَكْثَرَ كَمَا قَضَتْ بِذَلِكَ السُّنَّةُ

Intinya: kurban satu kambing boleh diperuntukkan untuk satu orang dan keluarganya (ahlul bait) atau orang lain tapi harus di bawah kepemilikan 1 orang artinya tidak boleh 2 orang atau lebih saweran/kongsi untuk membeli 1 kambing.

Pendapat jumhur ulama, kambing hanya untuk satu orang. Menurut ulama yang berpandangan bahwa kambing hanya untuk kurban satu orang, hadits di atas berlaku dalam segi pahalanya. Tapi kurbannya tetap untuk satu orang.
Read More...

Saturday, August 27, 2016

Hukum Air Sedikit yang Terkena Najis menurut Madzhab Maliki
AIR SUCI SEDIKIT YANG TERKENA NAJIS

Assalamualikum pak ustadz

1. A. Apakah benar ulama mazhab maliki tidak menajiskan kalau najis kering masuk kedalam air suci, air yg suci tersebut tidak menjadi najis ?
B. Apakah bulu kucing yang lepas dari badannya hukumnya najis ?
2. A. Apakah berdosa kalau kita sedang duduk terus berdiri memberikan penghormatan kepada orang ?
B. Berdosakah kalau berfoto di candi borobodur ?
C. apakah lambang plus rumah sakit itu sama dengan lambang salib ?

TOPIK SYARIAH ISLAM
  1. HUKUM AIR SEDIKIT YANG TERKENA NAJIS TETAP SUCI MENURUT MADZHAB MALIKI
  2. NAJIS HUKMIYAH KERING TERKENA BENDA BASAH MENURUT MADZHAB MALIKI
  3. HUKUM BULU KUCING SUCI
  4. BERDIRI UNTUK MENGHORMATI ORANG YANG DATANG
  5. HUKUM MENGOLOK ORANG YANG BELUM HAJI
  6. CARA KONSULTASI AGAMA

3. Apakah merayakan ulang tahun merupakan bentuk tasyabuh dengan orang kafir ??
4. Berdosakah seperti bilang, Neraka bocor pantas hari ini panas ??

JAWABAN

HUKUM AIR SEDIKIT YANG TERKENA NAJIS TETAP SUCI MENURUT MADZHAB MALIKI

1a. Benar. Rinciannya sbb: Air yang kemasukan najis ada dua jenis yaitu air banyak (dua kulah atau lebih) dan air sedikit (kurang dari dua kulah). Baca: Ukuran Air Dua Kulah

Untuk air yang lebih dari dua kulah yang terkena najis maka ulama dari empat madzhab sepakat air itu tetap suci asalkan sifat air (warna, rasa, bau) tidak berubah. Baca: Najis dan Cara Menyucikan

Sedangkan untuk air yang sedikit (kurang dari dua kulah) yang terkena najis, maka hanya madzhab Maliki yang menyatakan tetap suci alias tidak najis apabila tidak berubah. Syihabuddin Al-Maliki dalam Irsyadus Salik ila Asyrafil Masalik, hlm. 1/8 menyatakan:

يكره الوضوء بالماء القليل الذي فيه نجاسة لم تغيره فإذا غيرته لم يصح به الوضوء

Artinya: Makruh wudhu dengan air sedikit yang mengandung najis tapi tidak berubah. Apabila najis itu merubah sifat air (warna, rasa, bau) maka tidak sah dibuat wudhu.

Dalam keterangan di atas, air sedikit yang terkena najis asalkan tidak berubah hukumnya suci dan boleh dipakai wudhu walaupun hukumnya makruh.

Namun tidak semua ulama madzhab Maliki berpendapat demikian. Sebagian ulama Maliki Mesir berbeda pendapat. Mereka menyatakan air sedikit yang terkena najis hukumnya najis. Ibnu Abdil Barr Al-Qurtubi dalam Al-Kafi fi Fiqh Ahlil Madinah menyatakan:

وذهب المصريون من أصحاب مالك إلى أن الماء القليل يفسد بقليل النجاسة والماء الكثير لا يفسده إلا ما غير لونه أو طعمه او ريحه ولم يحدوا في ذلك حدا يجعلونه فرقا بين القليل والكثير

Artinya: Ulama madzhab Maliki di Mesir berpendapat bahwa air sedikit hukumnya najis apabila terkena najis yang sedikit sedangkan air banyak tidak najis kecuali kalau berubah warna atau rasa atau baunya. Namun mereka tidak memberi batasan yang jelas antara air sedikit dan air banyak.

Sedangkan madzhab lain yaitu madzhab Hanafi, Syafi'i dan sebagian ulama Hanbali menyatakan najis. Hanya saja ada perbedaan pendapat dari ketiga madzhab terakhir tentang ukuran air sedikit.

Dalam madzhab Syafi'i sendiri, walaupun mayoritas menyatakan bahwa air sedikit (kurang dua kulah) itu hukumnya najis kalau terkena najis, namun ada pendapat dari Imam Ghazali yang menyatakan tidak najis asalkan sifat air tidak berubah.

Dalam Ihya Ulumiddin, hlm. 1/129, Al-Ghazali menyatakan:

وكنت أود أن يكون مذهبه كمذهب مالك رضي الله عنه في أن الماء وإن قل لا ينجس إلا بالتغير إذ الحاجة ماسة إليه ومثار الوسواس اشترط القلتين ولأجله شق على الناس ذلك وهو لعمري سبب المشقة ويعرفه من يجربه ويتأمله

Artinya: Saya ingin madzhab Syafi'i seperti madzhab Maliki dalam arti bahwa air yang sedikit (kurang dua qulah) tidak najis (kalau terkena najis) kecuali kalau berubah (warna, bau, rasa). Karena, hukum seperti ini (tidak najis kecuali berubah) sangat dibutuhkan. Disyaratkannya air dua qullah itu menjadi penyebab was-was dan menyulitkan banyak orang dan hanya bisa dipahami oleh orang yang menelitinya. Baca juga: Hukum Air Suci yang Terkena Air Mustakmal


NAJIS HUKMIYAH KERING TERKENA BENDA BASAH MENURUT MADZHAB MALIKI

Menurut madzhab Maliki suatu najis kering bila mengenai benda suci yang basah, benda suci yang basah itu tidak menjadi najis dengan syarat benda najis tersebut sudah tidak berbekas dan berubah statusnya menjadi najis hukmiyah. Dalam kitab Al-Muyassar Inda Qauli Khalil, hlm. 1/51, dikatakan:

ولو زال عين النجاسة... لم يتنجس ملاقي محلها، قال: لأنه لم يبق إلا الحكم وهو لا ينتقل، ولذا لو جف البول حتى لم يبق له أثر ولاقى محله طعام مبلول لم ينجس لأن البول لا عين له،

Artinya: Apabila benda najis sudah hilang .. maka tidak menjadi najis dengan menyentuh tempat najis tersebut. Karena, tidak ada yang tersisa kecuali hukum (yakni najis hukmiyah) sedangkan najis hukmiah tidak menularkan najis. Oleh karena itu, apabila kencing mengering sampai tidak ada lagi bekasnya lalu tempat tersebut ditempati makanan basah, maka makanan itu tidak najis karena kencing itu tidak ada bendanya.


***


HUKUM BULU KUCING SUCI

1b. Bulu kucing hukumnya suci. Berdasarkan pada hadits sahih riwayat Imam hadits yang empat Nabi bersabda:

إنها ليست بنجس، إنما هي من الطوافين عليكم والطوافات

Artinya: Kucing tidak najis. Karena sesungguhnya kucing itu termasuk binatang rumah yang senantiasa mengelilingi kamu.


BERDIRI UNTUK MENGHORMATI ORANG YANG DATANG

2a. Tidak apa-apa berdiri untuk menghormati orang.

Ibnu Hajar Asqalani dalam Fathul Bari Syarah Sahih Bukhari, hlm. 14/207, menyatakan:

القيام على أربعة أوجه:
الأول: محظور، وهو: أن يقع لمن يريد أن يقام إليه تكبراً وتعاظماً على القائمين إليه.
الثاني: مكروه، وهو: أن يقع لمن لا يتكبر ولا يتعاظم على القائمين، ولكن يخشى أن يدخل نفسه بسبب ذلك ما يحذر، ولما فيه من التشبه بالجبابرة.
الثالث: جائز، وهو: أن يقع على سبيل البر والإكرام لمن لا يريد ذلك، ويؤمَن معه التشبه بالجبابرة.
الرابع: مندوب، وهو: أن يقوم لمن قدِم من سفر فرحاً بقدومه ليُسلم عليه، أو إلى من تجددت له نعمة فيهنئه بحصولها، أو مصيبة فيعزيه بسببها.

Artinya: Berdiri ada empat macam. ... Ketiga, berdiri itu boleh yaitu apabila itu dilakukan untuk kebaikan dan penghormatan bagi orang yang tidak menghendaki itu...

Baca juga:
- Hukum Hormat Membungkuk ala Jepang
- Hukum Olahraga Bela Diri

2b. Hukum asal dari berfoto itu boleh. Baca detail: Hukum Gambar dan Foto dalam Islam

2c. Dulu mungkin iya. Tapi sekarang sudah tidak lagi karena sudah dipakai oleh semua bangsa tanpa melihat agamanya sehingga ia tidak lagi menjadi simbol agama tertentu. Hukum sesuatu bisa berubah kalau status sesuatu itu berubah. Baca detail: Halal Haram Tasyabuh Orang Kafir

Baca juga:
- Hukum Memakai Kaos Bergambar Salib

3. Merayakan ulang tahun hukumnya boleh karena itu bukan bentuk tasyabuh dengan orang kafir. Namun demikian, merayakan ultah anak sebaiknya dihindari karena itu tidak mendidik, tapi justru men-discourage dan mendemotivasi anak. Baca detail: Hukum Merayakan Ulang Tahun

4. Tidak karena tidak ada unsur mengolok-ngolok di situ.


HUKUM MENGOLOK ORANG YANG BELUM HAJI

6. A. Kalau teman kita belum Haji, terus kita becandain teman kita seperti, apa kabar pak haji sambil tertawa, apakah perbuatan sperti itu sudah termasuk mengolok haji yang mengakibatkan murtad ?

B. Kalau kita bercanda sama teman pak ustadz, seperti bilang Ya Allah semoga teman saya ini cepat dapat pacar agar dia bisa ngerasaian pacaran.. padahal kalau tidak salah pacaran itu dilarang oleh Allah... apakah becanda sambil tertawa-tawa berdoa minta pacar kepada Allah seperti itu sudah menggolok-olok Allah yang mengakibatkan murtad ?

JAWABAN

6a. Tidak termasuk.
6b. Tidak termasuk, kecuali kalau kita menganggap pacaran itu halal. Karena, menghalalkan perkara haram atau sebaliknya mengharamkan perkara halal menyebabkan murtad.

Baca juga:
- Pacaran dalam Islam
- Pacaran via Dunia Maya
Read More...

Wednesday, August 24, 2016

Cara Taubat Dosa Zina
CARA TAUBAT ZINA

assalamualaikum ustadz
1. saya mau bertanya mengenai bagaimana cara bertaubat atas zina yang pernah seseorang lakukan,
2. dan bagaimana jika zina tersebut membuat si wanitanya hamil. langkah tepat apa yang harus dilakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut. terimakasih atas jawabannya
wassalam

TOPIK SYARIAH ISLAM
  1. Cara Taubat Zina
  2. Harta Waris Peninggalan Adiknya Nenek
  3. Suami Muslim Masuk Kristen Lalu Masuk Islam Lagi
  4. Sikap Anak Terhadap Orang Tua Yang Malas
  5. Menyucikan Najis Anjing Di Air Keruh Dan Pakai Deterjen
  6. Mimpi Tali Bra Putus Semua
  7. Apakah Amal Keburukan Akan Diazab?
  8. Cara Sembuh Dari Penyakit Gay Atau Homo
  9. Hukum Membantah Ibu Soal Mitos Kehamilan
  10. Hukum Peringatan Hari Besar Nasional Internasional
  11. Cara Agar Cepat Hafal Dan Tahan Lama
  12. Status Surat Pernyataan Cerai Tanpa Melalui Pengadilan Agama
  13. CARA KONSULTASI AGAMA


JAWABAN

1. Lakukan taubat nasuha. Lihat detail: Cara Taubat Nasuha.
2. Apabila wanita yang dizinahi hamil, maka sebaiknya dinikahi untuk menjaga status anak agar tidak menjadi anak zina. Uraian detail soal ini lihat link di bawah:

>> Pernikahan Wanita Hamil Zina dan Status Anak
>> Hukum Menikahi Wanita Tidak Perawan Karena Zina
>> Status Anak dari Perkawinan Hamil Zina

____________________________


HARTA WARIS PENINGGALAN ADIKNYA NENEK

Asalamualikum warohmatulloh wabarokatu

Pertama-tama saya mengucapkan salam kenal.
saya mempunyai pertanyaan seputar harta warisan dari nenek namanya C (bukan nenek asli tetapi almarhumah adalah adik dari nenek saya/Nenek A), cerita sebagai berikut :

nenek C (almarhumah) meninggal dunia tidak mempunyai anak kandung dan suaminya (kakek) lebih dulu wafat. nenek C dan kakek tersebut memelihara anak dari kecil sampai anak angkat tersebut wafat mendahului nenek tsb.
sekarang harta almarhum tersebut di kuasai oleh istri dari anak angkat beliau,

1. yang jadi pertanyaan apakah kami (cucu)-- tapi bukan cucu asli karena kami dilahirkan dari keturunan kakaknya (nenek A) almarhum tersebut-- mempunyai hak atas harta nenek C tersebut yang mana harta warisnya sekarang dikuasai oleh istri anak angkatnya tersebut?

Nenek C (almarhumah) tersebut mempunyai kakak kandung 2 orang yakni Nenek A dan nenek B (semuanya sudah wafat) meninggalkan keturunan anak laki-laki dan perempuan.
nenek A, B, C, mempunyai saudara kandung se ayah yakni kakek D dari pernikahan orang tua dengan ibu tiri. dari pihak keluarga kakek D sudah mendapatkan harta nenek tersebut (gonogini),

2. tetapi yg jadi pertanyaan kami dan penasaran kami adalah harta warisan nenek C tersebut dari warisan eyang kami (harta bawaan) apakah dapat kami ambil sebagai harta warisan kami?

atas perhatian dan pencerahannya kami ucapkan trima kasih
Salam hormat

JAWABAN

Sebelum menjawab pertanyaan Anda perlu diketahui bahwa anak angkat nenek tersebut tidak berhak mendapat harta waris sama sekali. Akan tetapi, nenek C dapat memberinya hibah saat nenek C masih hidup. Dengan hibah maka nenek C dapat memberikan semua hartanya kepada anak angkatnya tersebut. Apabila demikian, maka tidak ada kerabat nenek C yang akan mendapatkan warisan karena hartanya nenek C sudah habis. Hibah seperti ini sering terjadi dalam kasus anak angkat.

Seandainya tidak ada hibah dari nenek C pada anak angkatnya maka hartanya harus diwaris. Aturan warisnya sbb:

1. Saudara-saudara kandung dari nenek C --yakni nenek A dan B -- berhak atas warisan tersebut. Sedangkan nenek D tidak mendapat warisan karena saudara terhalang oleh saudara kandung.
2. Apabila nenek A dan B tidak ada alias sudah wafat, maka hak waris jatuh ke bawahnya yakni anak dari nenek A dan B. Apabila anak dari nenek A dan B sudah wafat, maka warisan jatuh ke cucunya. Lebih detail lihat: Panduan Hukum Waris Islam.

____________________________


SUAMI MUSLIM MASUK KRISTEN LALU MASUK ISLAM LAGI

Salam sejahtera bapak/ibu,
Saya ingin berkonsultasi mengenai pernikahan saya menurut pandangan Islam.
- Saya dan suami menikah secara agama Kristen. Sebelumnya suami beragama Islam, karena saya terlanjur hamil duluan, dia mengalah untuk jadi nasrani dan menikah secara Kristen dan catatan sipil.

- Setelah lebih 2 tahun pernikahan.. Seperti pada umumnya tidak ada rumah tangga yang berjalan mulus pasti ada problematikanya. Suami ketahuan oleh keluarga saya dekat dengan perempuan bahkan pernah main perempuan. Saya yang syok dan terus cek cok dengan suami memutuskan untuk pulang ke rumah orang tua untuk menenangkan diri.

- Suami yang merasa sakit hati, memutuskan untuk kembali jadi muslim. Dan mau menceraikan saya dengan alasan sudah kembali muslim, kalau dia masih berumah tangga dengan saya katanya dia berzinah. Saya memaafkan kesalahannya karena saya sadar sebagai istri saya juga tidak sempurna pasti juga ada kesalahan. Jadi saya tidak mau bercerai, karena bagi saya menikah hanya sekali seumur hidup dan saya menyayangi dia.

1. Bagaimana menurut alkhoirot menurut Islam pernikahan, status dan jalan keluar untuk permasalahan kami ini?
2. Karena saya sendiri tidak mempermasalahkan dia pindah kembali muslim bila itu mendatangkan kebaikan buat dia karena keyakinan bukan paksaan. Asalkan dia tetap jadi suami yang baik, setia dan bertanggung jawab terhadap keluarga istri n anaknya. Tapi saya tetap nasrani.

Demikian email saya ini, atas perhatian bapak/ibu saya ucapkan terima kasih.
(mohon dijawab via email saja)

JAWABAN

1. Pernikahan pertama Anda dengan suami berada di luar jurisdiksi hukum Islam. Karena Anda Kristen dan suami sudah masuk Kristen. Adapun status suami adalah seorang murtad.

2. Kalau dia masuk Islam lagi, maka harus diadakan akad nikah baru secara Islam. Istri boleh tetap Nasrani karena pria muslim boleh menikahi wanita Nasrani atau Yahudi. Lihat: Pernikahan Beda Agama dalam Islam.

____________________________


SIKAP ANAK MENANTU TERHADAP MERTUA YANG MALAS DAN TIDAK SHALAT

assalamu'alaikum wrohmatullohi wabarokatuh..

saya ingin bertanya, tapi sebelumnya saya mohon maaf, dan kpd Allah saya mohon ampun, karena bukan maksud ingin membuka aib orangtua.

saya suami, usia 27th, memiliki seorang bpk mertua yg kena stroke, beliau tinggal serumah dgn saya. ibu mertua saya sdh meninggal lama. tapi beliau menikah lagi.

saya sedikit cerita riwayat sakitnya bpk mertua saya dulu, beliau sdh sakit stroke lama, kurang lebih 6 tahun yg lalu. dgn kondisi tangan kanan tdk bisa bergerak. tapi masih mampu utk berdiri, berjalan, bicara, dan aktifitas lainnya seperti makan, mandi, buang air, dll. sebelum beliau kena stroke, beliau pernah menikah lagi, dan punya dua org anak, tapi sejak sakitnya itu istrinya "membuang" dia, tidak lg mau mengurusi dia. maka sayalah sbg menantu yg merawat beliau dirumah selama 2 tahun belakangan ini.

yang menjadi problem saya adalah, beliau dirumah sangat malas, padahal sebelumnya saat tinggal bersama istri mudanya itu beliau suka disuruh-suruh, dan bisa beraktifitas seperti biasa. sikap malas yg saya maksudkan adalah beliau tidak pernah mau ibadah, tidak mau mandi kalau tidak saya paksa, suka buang air kecil maupun buang air besar dikamar, padahal kondisinya masih bisa berdiri dan berjalan (untuk ke kamar mandi).

awalnya saya memang suka memanjakan beliau, apabila ada waktu senggang saya sering memandikan beliau, menyuapi makan beliau, sampai-sampai (maaf) nyebokin/membersihkan kotorannya saat buang air besar.
tapi karena sering saya manjakan begitu, beliau menjadi sangat malas. yang akhirnya beliau selalu menunggu saya yang melayani, padahal saya juga punya pekerjaan diluar, dan kadang-kadang saya suka dinas keluar kota.

akhirnya karena melihat sikap malas itu, istri saya suka marah-marah dengan bapaknya itu, malah saya jadi ikut emosi dengan beliau. dalam bathin saya sangat berkecamuk, karena saya tidak mau menjadi anak yg durhaka (walaupun posisinya beliau adalah bapak mertua saya).

sampai saat ini, saya serba salah menghadapi beliau, karena sejujurnya saya ingin beliau bisa menjaga kebersihan dirinya sendiri. karena saking malasnya beliau sering buang air kecil dan buang air besar dikamarnya sendiri, dengan sikap cuek dan tidak memberitahukannya kepada istri saya ataupun kepada saya, sehingga kotorannya itu terkadang terinjak dan terbawa kakinya, yang mana akan membawa najis ketempat (ruang) ibadah (sholat), dll.

istri saya pun angkat tangan, menyerah dalam merawat beliau karena kejorokannya itu, apalagi istri saya saat ini sedang dalam kondisi hamil, dan sangat sensitif terhadap bau-bau yg kurang sedap seperti itu.
akhirnya belakangan ini saya jadi suka kasar (membentak) beliau karena sikapnya itu, malah pernah saya lap bekas kencingnya itu dan saya lempar ke muka beliau.. saya benar-benar merasa berdosa saat itu. saya sangat merasa bersalah.

saya sudah sering bicarakan hal ini baik-baik kpd beliau, saya sering menasehati beliau utk selalu menjaga kebersihan. tapi tidak pernah mau digubris. dan selalu terulang seperti itu lagi.
pernah juga saya pakaikan pampers dewasa agar tidak buang air sembarangan, tapi saya agak kesulitan dalam biayanya, karena mesti setiap hari menggunakan pampers dan memakan biaya cukup banyak..

tolong sekiranya ada saran dan kritikan untuk saya dalam menghadapi bapak mertua saya itu, saya sangat berharap masukkannya. karena sejujurnya saya sangat menyayangi orang tua (mertua) saya itu, apalagi dalam kondisinya yang kena stroke seperti itu.

mohon maaf jikalau terlalu panjang penjelasan dari pertanyaan saya ini, sebelum dan sesudahnya saya ucapkan banyak terima kasih. dan kepada Allah saya mohon ampun.

wassalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh.

JAWABAN

Anda orang yang baik karena mau melayani mertua sampai sejauh itu. Dan kebaikan itu dibalas dengan sikap manja darinya. Sehingga membuat kesabaran Anda menipis. Saya sarankan agar Anda dan terutama istri anda agar berusaha sekuat tenaga untuk bersabar dan tidak mengeluarkan kata-kata yang menyakiti beliau. Anda dan istri boleh menasihati beliau baik dalam sola shalat, menjaga kebersihan, dll. Tapi tidak boleh dengan cara membentak sampai menyakiti hati. Karena itu termasuk dosa besar terutama bagi putrinya. Lihat: Dosa Besar dalam Islam.

Kalau Anda tetap tidak tahan bersabar, maka jalan keluar satu-satunya adalah tinggal di rumah yang berbeda dengan mertua. Tentu saja tidak harus berjauhan. Ini bertujuan agar dia lebih mandiri dan Anda dan istri merasa lebih tenang dalam keseharaian hidup anda.


____________________________


MENYUCIKAN NAJIS ANJING DI AIR KERUH DAN PAKAI DETERJEN

assalamu'alaikum wr wb.
Saya adalah pemilik e-mail asef.hidayatulloh@yahoo.co.id tapi karena saya lupa kata sandi e-mail tersebut maka saya putuskan buat yang baru.
Gini ustadz saya mau bertanya lagi masalah najis mugholadoh bulu anjing,
1. pertama, bolehkah mensucikan najis mugoladoh di sungai yang keruh dan cara pensuciannya 7x basuhan langsung disungai tersebut. Maksud saya berendam terus naik ke darat berendam lagi dan seterusnya sampai 7x.

2. Kedua, ketika suatu pakaian terkena najis mugholadoh misal bulu, dan hanya mencucinya biasa menggunakan deterjen sampai tidak terlihat wujud, rasa maupun bau.
Yang menjadi pertanyaan saya, ketika pakaian yang belum suci itu karna selesai digunakan, suatu ketika dicuci bersamaan dengan pakaian yang asal mulanya suci . Apakah pakaian yg suci itu ikut menjadi najis?

Sekian dulu ustadz hanya itu yang saya tanyakan, mohon penjelasannya.
Wassalamu'alaikum wr wb

JAWABAN

1. Boleh.
2. Iya.
Lebih detail lihat: Najis dalam Islam.

____________________________


MIMPI TALI BRA PUTUS SEMUA

Maaf pak uztad saya mau nanya ini mimpi teman saya. Kemarin teman saya bermimpi (maaf) tali bra nya terputus kedua-duanya. Artinya apa ? Syukron

JAWABAN

Keimanan dia sedang diuji dan tampaknya dia tidak lulus. Kalau dia belum sampai berbuat dosa besar, cepatlah sadar dan bertaubat serta mencari lingkungan yang baik. Kalau dia sudah melakukan dosa besar, maka lakukan taubat nasuha sesegera mungkin dan tinggalkan lingkungan yang menjadi faktor perbuatan dosa itu. Lihat: Dosa Besar dalam Islam.
____________________________


APAKAH AMAL KEBURUKAN AKAN DIAZAB?

Assalamualaikum ustadz,,,apakah kalau timbangan amal kebaikan kita lebih berat daripada timbangan amal keburukan, maka amal keburukan tidak akan dibalas dengan azab ???

Terima kasih

JAWABAN

Dalam menafsiri ayat QS Az-Zalzalah 99:7-8 Al Baghawi dalam Tafsir Al-Baghawi VII/[ ص: 503 ] mengutip perkataan Sahabat Ibnu Abbas sbb:

قال ابن عباس : ليس مؤمن ولا كافر عمل خيرا أو شرا في الدنيا إلا أراه الله إياه يوم القيامة ، فأما المؤمن فيرى حسناته وسيئاته فيغفر الله سيئاته ويثيبه بحسناته ، وأما الكافر فترد حسناته ويعذبه بسيئاته

Artinya: Ibnu Abbas berkata: Semua manusia, mukmin dan kafir, pada hari kiamat akan diperlihatkan oleh Allah kebaikan dan keburukan yang mereka lakukan di dunia. Adapun orang mukmin akan melihat kebaikan dan keburukannya lalu Allah akan mengampuni keburukannya dan memberi pahala atas kebaikannya. Sedangkan orang kafir maka akan ditolak kebaikannya dan disiksa dengan perbuatan buruknya.

Intinya, keburukan seorang muslim akan diampuni selagi dia memiliki amal kebaikan yang dilakukan dengan ikhlas yang
____________________________


CARA SEMBUH DARI PENYAKIT GAY ATAU HOMO

to me, me
pak ustad mohon bantu saya pak, umur sy sekarang 22th, saya menyadari bahwa saya ada ketertarikan sesama jenis pria,perasaan itu timbul lebih mendalam pada saat saya smp, tetapi msih terpendam, hanya sekedar melihat" saja, sekarang ini rasa mulai dalam dan kuat, sampai" saya searching" hal" yg berbau itu, dan mendapatkan orang" yg seperti saya juga,pada suatu saat bertemu orang tanpa d sengaja orang itu memegang tangan saya, karena saya ada rasa maka berlanjutlah rsa itu, dia ngajak ketemuan dan saya temui, dan dia menyruh saya oral, dan terjadilah hal itu, hanya sekedar itu, astaghfiruulah. saya sangaaaat menyesali perbuatan itu, karna saya tau azabnya sangad pedih, rasa ini menjadi tatkala saya rajin sholat 5 waktu mengaji, bru setelah itu bertemu sama lelaki ittu, yang saya rasakan keingnan dalam hati saya yaitu kasih sayang seorang bapak, saya pengen sekali merasakan hal tsb, karena dr usia saya 5th, ayah saya pergi meningalkan kami sekeluarga entah tak tau rimbahnya pak utadz, tolong bant saya pak agar tidak jauh lebuh dalam terjerumus dalam keadaan seperti ini.
terimaksih,

JAWABAN

Lihat: Cara Mengobati Penyakit Homoseksual
____________________________


HUKUM MEMBANTAH IBU SOAL MITOS KEHAMILAN

Assalamu'alaikum wr wb

Ustadz yang saya hormati,saya sedang hamil anak ke 3,sekarang usia kandungan saya memasuki 6 bulan..kebetulan ibu kandung saya tinggal bersama saya dirumah saya, ibu saya selalu memberi nasehat aneh seputar kehamilan, seperti,makan keong nenek biar hidung anak mancung, jangan duduk dipintu supaya tidak susah melahirkan ataupun harus makan minum di piring dan gelas yang bagus, supaya anaknya cantik..

saya menolak semua itu, dia marah-marah bilang,saya juga mengerti agama, anak kiai..dll kadang jengkel hati saya dengar ibu saya..dahulu waktu kehamilan anak pertama dan kedua saya,saya di bekali gunting dan bangley, katanya biar tidak di ganggu jin..saya ambil, tapi saya buang tanpa sepengetahuan ibu saya. Tapi ibu saya makin menjadi-jadi percaya terhadap mitos nya, ari-ari bayi harus di cuci bersih, di kasih pewangi,di kasih kaca, pensil dll baru di kubur..

Tolong Ustadz beri tahu apa yang harus saya lakukan,mengingat kalau ibu saya peringatkan akan marah-marah besar, tidak pernah mau mendengar anaknya..

Berdosakah saya membantah semua perkataan ibu saya tentang mitos-mitos itu ustadz?
Syukran..

JAWABAN

Kalau anda tidak percaya dan ingin menolak saran ibu, maka prinsipnya lakukan penolakan itu dengan cara yang elegan. Seperti, iyakan saja di depan dia, tapi tidak usah dikuti segala nasihat dan sarannya terkait hal mitos kehamilan itu. Pastikan saat anda tidak melakukan itu, sang ibu tidak tahu.

Percuma anda memberi tahu dan meyakinkan dia karena orang yang percaya pada mitos leluhur itu artinya dia orang yang tidak logis. Maka, logika yang anda sampaikan tidak akan mempan. Lebih dari itu, dia pasti akan marah pada putrinya yang dia anggap sudah "sok pintar".

Kalau ingin menasihati ibu, usahakan melalui orang lain yang dihormati oleh ibu.

____________________________



HUKUM PERINGATAN HARI BESAR NASIONAL INTERNASIONAL

Assalamualaikum wr.wb
1. Saya mau bertanya nih, bagaimana sih hukumnya hari perayaan atau peringatan seperti hari-hari nasional atau peringatan hari lainnya ? apakah haram hukumnya contohnya seperti
-memperingatkan hari guru
-memperingatkan hari rokok sedunia
-memperingatkan hari aids sedunia
-memperingatkan hari sumpah pemuda
apakah haram dan bid'ah ? menurut saya tidak karena tidak ada hukumnya yang melarang di al-quran, dan kalau ada dosa itu adalah dosa dari tindakan sang pelaku.. atau hukum memperingatkan suatu hal ?

2. lalu bagaimana hukum dengan ulang tahun ? saya merasa heran dengan yang mengharamkan, karena memang tidak ada dasar hukumnya sama sekali, dan biasanya ulang tahun itu di dasari untuk mensyukuri hari lahir kita ? dan apa yang salah dengan hal itu ? jadi menurut saya kalau yang ,mengatakan haram seperti keliru. karena itu saya lebih memilih berkata boleh selama tindakannya untuk bersyukur~

JAWABAN

1. Memperingati hari nasional atau internasional itu sama dengan menghormati bendera, hukumnya boleh karena itu bukan masalah ibadah dan tidak terkait dengan ibadah. Lebih detail lihat: Hukum Menghormati Bendera menurut Islam

2. Halal haram dalam Islam itu terkait dengan hukum Islam (fiqh/syariah). Dan sebagaimana dalam hukum umum (pidana/perdata), hanya ahli hukum Islma-lah yang punya kewenangan menjawab dengan memakai logika fiqih/syariah yang berdasar pada antara lain Quran, hadits, dan ijmak ulama. Kalau Anda bukan ahli hukum Islam, maka sebaiknya jangan berspekulasi dengan jawaban yang ngawur dengan hanya memakai "perasaan". Sebab, kalau sampai salah dan anda menghalalkan perkara haram atau mengharamkan perkara halal, maka hukumnya syirik dan murtad alias keluar dari Islam. Lihat: Hukum dan defnisi Orang Murtad (bahasa Arab)

Tentang memperingati ulang tahun, menurut Syekh Yusuf Qardawi, ahli fiqih/hukum Islam ternama dan sangat moderat abad ini, hukum peringatan ulang tahun adalah haram kecuali peringatan ultah anak kecil pada usia tertentu seperti saat baru lahir bersamaan dengan aqiqah, usia 7 tahun bersamaan dengan perintah Islam untuk melatih anak shalat wajib; dan 10 tahun bersamaan dengan wajibnya orang tua memerintahkan anaknya untuk shalat dan harus disanksi apabhila tidak melakukannya dan usia 15 tahun bersamaan dengan masa akil baligh dan wajibnya seorang anak untuk melaksanakan shalat 5 waktu dan kewajiban lain . Lebih detail lihat: Hukum Peringatan Ulang Tahun (dalam bahasa Arab).

____________________________


CARA AGAR CEPAT HAFAL DAN TAHAN LAMA

Assalamualaikum wr. wb
Saya ingin bertanya , bagaimana caranya agar saya dapa tmenghapal dengan cepat dan tahan lama, saya kadang cepat hapal tetapi mudah hilang lagi, mohon dijawab
Wassalamualaikum wr. wb

JAWABAN

1. Rajin belajar, rajin ibadah dan jauhi perbuatan dosa. Lihat detail.
____________________________


STATUS SURAT PERNYATAAN CERAI TANPA MELALUI PENGADILAN AGAMA

Assalamualaikum ustadz,

saya akan menikah dgn pria yg ayah saya anggap "tidak jelas". pria ini pernah menikah,punya dua anak perempuan.
masalahnya adalah: dia menyatakan dirinya telah bercerai dgn mantan istrinya dgn berbekal SURAT PERNYATAAN CERAI saja. surat ini hanya di tandatangani oleh satu pihak saksi:pihak mantan istri.

ayah saya menerima surat itu,tetapi dinyatakan belum sah jika belum di urus ke pengadilan agama. namun mantan istrinya tdk ada niat baik dgn ttp memegang buku nikah mereka sehingga menyulitkan perceraian mereka di pengadilan.
pertanyaan saya:
1. Sah kan perceraian mereka, dgn berbekal SURAT PERNYATAAN CERAI saja?
2. Bisakah saya menikah dgn pria ini tanpa menunggu surat cerai dari pengadilan agama?
3. Apabila saya menikah dgn nya, dgn tidak ada surat nikah mereka, bgm cara mengurus surat pernikahan kami berdua di pengadilan agama?
mohon jawaban dan petunjuknya ustadz.
terimakasih. wassalamualaikum wr wb

JAWABAN

1. Dalam Islam satu kali ucapan "Aku ceraikan kamu" dari seorang suami pada istri itu sudah jatuh talak. Jadi, iya sudah sah walaupun tanpa pengesahan pengadilan agama. Pengesahan dari pengadilan itu hanya terkait hukum umum.
2. Bisa. Lagipula, pria bisa menikah dengan lebih dari satu wanita.
3. Kalau perceraian dengan istri pertama belum resmi, maka si pria masih dianggap memiliki istri. Dalam konteks ini, maka KUA akan meminta surat persetujuan menikah lagi dari istri pertama.

Baca juga:
- Perkawinan dalam Islam.
- Perceraian dalam Islam
Read More...