Monday, November 09, 2015

Menganggap Semua Agama Benar, Apa Hukumnya?


Menganggap Semua Agama Benar, Apa Hukumnya?
MENGANGGAP SEMUA AGAMA BENAR, APA HUKUMNYA?

Assalamualikum

saya beragama islam, tetapi saya sedang mencari jawaban beberapa pertanyaan yang mengganjal di hati saya dan itu membuat keimanan saya berkurang, singkat saja

1. kita tahu banyak beredar musium purbakala dan disana terdapat fosil-fosil dinosaurus dan sebagainya, adakah didalam al qur'an dijelaskan mengenai hewan tersebut, jika tidak ada kenapa fosil dinosaurusnya ada?

TOPIK KONSULTASI ISLAM
  1. KEBIMBANGAN SEORANG MUSLIM
    1. MENGAPA TIDAK ADA INFO DINOSAURUS DALAM AL-QURAN
    2. MENGAPA FISIK MANUSIA BERBEDA-BEDA PADAHAL BERASAL DARI NABI ADAM SEMUA
    3. MENGAPA MANUSIA BANYAK YANG KAFIR, PADAHAL NABI ADAM MUSLIM
    4. TUJUAN SHALAT
    5. HUKUM MENGANGGAP SEMUA AGAMA BENAR
    6. TUJUAN ALLAH MENCIPTAKAN MANUSIA
    7. APAKAH AL-BAQARAH 2:180 DINASAKH (DIHAPUS STATUS HUKUMNYA)?
  2. CARA KONSULTASI SYARIAH ISLAM

2. jika kita semua umat manusia adalah keturunan nabi adam harusnya kita tidak memiliki perbedaan yang terlalu jauh, contoh ada kulit hitam ada kulit putih ada rambut hitam ada rambut pirang bagaimana anda dapat menjelaskannya? apakah saya harus percaya teori darwin dan al qur'an secara bersamaan?

3. kita tahu nabi adam adalah seorang muslim sudah pasti saat dia memiliki keturunan dia mengajarkan tentang agama tapi kenapa sekarang keturunannya banyak yg tidak mengenal allah, contoh bukan islam, kristen atau hindu tetapi orang-orang atau suku yang ada dipedalaman, bagaimana bisa hal itu terjadi ?

4.a. untuk apa kita sholat? setiap saya sholat saya merasa tidak ada perubahan terhadap diri saya,

4.b. sehingga saya berfikir semua agama didunia pada intinya adalah untuk mengarahkan umat manusia ke arah yang benar dan tidak perlu memperdebatkan agama mana yang benar, karena pada dasarnya agama mengajarkan kita untuk selalu berbuat kebaikan, tolong penjelasan dari anda tentang apa yang saya rasakan sekarang ini, apakah ada yang salah dari diri saya?

4.c. sekarang ini saya berfikir apakah saya seorang ateis?

5. apa tujuan Allah menciptakan umat manusia ataupun seluruh kehidupan didunia, padahal dia mengetahui akhir dari semua ini?

6. Apa pendapat anda tentang QS ALBAQARAH 180 dengan QS AN-NISA 11, saya mencari di internet dikatakan bahwa hukum tersebut dihapus dan diganti dengan ayat mewaris

saya telah banyak bertanya kepada orang-orang islam tentang pertanyaan ini tapi saya belum mendapatkan jawaban yang memuaskan, saya percaya islam lebih baik dari agama lain tetapi bukan berarti saya percaya penuh karena belum ada yang bisa menjawab pertanyaan ini.


JAWABAN KEBIMBANGAN SEORANG MUSLIM


MENGAPA TIDAK ADA INFO DINOSAURUS DALAM AL-QURAN

1. Tidak ada penjelasan tentang dinosaurus di Al-Quran. Yang tidak disebutkan dalam Al-Quran bukan berarti tidak ada. Mengapa? Karena Al-Quran bukan kitab sains, atau filsafat atau ilmu-ilmu sosial lainnya. Al-Quran adalah kitab suci yang tujuan utamanya adalah untuk memberi petunjuk kepada manusia agar (a) bertuhan hanya pada Yang Satu yaitu Allah, tidak yang lain; (b) agar manusia mengikuti petunjuk Allah melalui Al-Quran dengan melaksanakan perintah dan menjauhi larangan-Nya; (b) mengakui Muhammad sebagai Nabi dan Rasul utusan Allah dan mengikuti petunjuknya melalui hadits Nabi. Kalau ada masalah sains yang dibahas dalam Al-Quran, maka itu adalah bonus.

Dalam Al-Baqarah 2:2 Allah berfirman, "Kitab (Al Quran) itu tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa." Dalam ayat ini ada tiga poin penting yaitu (a) bahwa Al-Quran itu pasti benarnya dan tidak ada salahnya karena ia berasal dari wahyu Allah -> ini hal yang harus diyakini setiap muslim; (b) fungsi Al-Quran itu sebagai petunjuk dan panduan hidup bagi manusia; (c) bahwa yang dapat mengambil keuntungan dari Al-Quran hanyalah manusia muslim yang percaya dan mau melaksanakannya.


MENGAPA FISIK MANUSIA BERBEDA-BEDA PADAHAL BERASAL DARI NABI ADAM SEMUA

2. Itu sudah ketetapan Tuhan bahwa manusia diciptakan dalam keadaan berbeda-beda. Dalam QS Al-Hujurat :13 Allah berfirman,
Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

Dalam ayat di atas ada beberapa hal yang secara tersirat bisa dipahami, yaitu (a) bahwa manusia diciptakan dari berbagai suku, etnis dan bangsa yang berbeda dan sebagai konsekuensinya berbeda pula warna kulit, bentuk fisik, dan lainnya. Soal apa penyebab perbedaan ini padahal dari asal yang satu (Nabi Adam) biarlah saintis yang menelitinya itu bukan domain Al-Quran; (b) bahwa yang terpenting dari sisi tinjauan religiusitas, spiritual dan kebahagiaan manusia adalah bahwa perbedaan fisik, warna kulit dan karakter itu hendaknya tidak menjadikan satu bangsa merasa lebih superior atau inferior satu dengan yang lain. Karena, kata Allah, superioritas bukanlah karena faktor fisikal tapi lebih pada kemuliaan internal (inner beauty) yakni berupa ketakwaan pada Allah; (c) bahwa saling mengenal (silaturrahmi) antara sesama manusia dari berbagai suku, etnis dan bangsa adalah hal yang baik dan dianjurkan dalam Islam.

Tentang teori Darwin itu bukanlah established facts. Ia masih terbatas pada teori yang sampai saat ini masih kontroversial dan bisa berubah sewaktu-waktu.


MENGAPA MANUSIA BANYAK YANG KAFIR, PADAHAL NABI ADAM MUSLIM

3. Bukankah banyak orang yang orang tuanya beragama Islam sedang anak-anaknya memeluk agama berbeda atau malah etheis dan agnostic? Begitu juga sebaliknya, banyak orang tua non-Muslim yang anak-anaknya menjadi muslim yang baik. Orang tua tidak bisa mengatur agama anak-anaknya yang sudah dewasa. Bahkan anak Nabi Nuh sendiri kafir dan menolak untuk ikut kapal Nabi Nuh saat banjir bandang. Jadi, itu hal yang biasa. Dan itu terjadi karena banyak faktor. Bagi masyarakat modern, perbedaan pandangan dan agama itu terutama disebabkan oleh lingkungan termasuk bacaan dan pertemanan


TUJUAN SHALAT

4.a. Tujuan shalat yang pertama dan utama adalah untuk melaksanakan perintah Allah. As simple as that. Dalam QS An-Nisa 4:102 Allah berfirman, "Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman."

Kalau kita percaya pada Allah sebagai satu-satunya Tuhan yang Maha Pencpta yang menciptakan alam semesta ini, termasuk manusia, dan percaya pada Al-Quran sebagai wahyu dari-Nya, maka konsekuensinya adalah kita harus mematuhi segala perintahNya dan menjauhi larangan-Nya. Tanpa peduli apakah akan ada keuntungan langsung yang akan kita peroleh atau tidak.


HUKUM MENGANGGAP SEMUA AGAMA BENAR

4.b. Menganggap ada kebaikan dalam setiap agama dan budaya itu dibenarkan oleh Islam. Nabi bersabda dalam sebuah hadis riwayat Ibnu Majah dan Tirmidzi dari Abu Hurairah, (الكلمة الحكمة ضالة المؤمن فحيث وجدها فهو أحق بها) "Kata hikmah adalah barang hilangnya seorang muslim. Maka di manapun dia mendapatkannya, dia berhak untuk mengambilnya." Ungkapan hadis tersebut ada korelasinya dengan firman Allah dalam QS Al-Maidah 5:8 di mana Allah berfirman, "Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil."

Namun demikian, adanya kebaikan dalam agama lain bukan berarti agama itu benar. Karena kebaikan dan kebenaran itu dua hal yang berbeda. Baik belum tentu benar. Walaupun hal yang benar sudah pasti baik. Berzina atas asas suka suka sama suka dalam agama lain dianggap baik; dalam Islam itu tidak benar.

Jadi, anggapan anda bahwa semua agama itu ada unsur kebaikan di dalamnya itu masih dibenarkan dan ditolerir dalam Islam. Tetapi anggapan bahwa semua agama benar hendaknya dihentikan sampai di sini karena itu sikap beragama yang salah dan tidak dibenarkan dalam Islam. Seorang muslim harus meyakini bahwa Islam adalah agama terbaik dan paling benar. Dalam QS Ali Imran 3:19 dinyatakan, "إن الدين عند الله الإسلام" Artinya menurut Tafsir Al-Baghawi, hlm. 2/19, adalah bahwa "Agama yang benar dan diridhai Allah adalah Islam. (الدين المرضي الصحيح)". Menganggap agama lain benar itu sama dengan menentang isi Al-Quran dan ini pelanggaran fatal yang bisa berakibat kafir. Baca detail: Penyebab Kafir, Murtad dan Syirik

Dalam QS Ali Imron 3:85 Allah berfirman, "Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi."

Qadhi Iyadh dalam Al-Syifa bi Takrifi Huquq Al-Musthofa, hlm. 2/1071, menyatakan:
ا

ولهذا نكفِّر كل من دان بغير ملة المسلمين من الملل ، أو وقف فيهم، أو شك ، أو صحَّح مذهبهم ، وإن أظهر مع ذلك الإسلام ، واعتقده ، واعتقد إبطال كل مذهب سواه ، فهو كافر بإظهاره ما أظهر من خلاف ذلك

Artinya: Kami menganggap kafir orang yang beragama selain Islam, atau ragu atas kesalahan mereka, atau menganggap benar agama selain Islam walaupun dia menampakkan keislaman dan meyakini Islam serta membatalkan semua agama selain Islam. Ia kafir karena menampakkan sesuatu yang berbeda dengan yang diyakininya.

4.c. Menganggap semua agama benar itu bukan ateis tapi anda dalam keadaan bingung yang disebabkan oleh kesalahan memilih bacaan dan/atau memilih teman bergaul dan berdiskusi. Seorang yang masih minim pengetahuan agama hendaknya membaca bacaan yang dapat menambah wawasan keagamaannya di tingkat dasar dan bergaul dengan orang yang dapat meningkatkan keimanannya. Kepedulian anda untuk bertanya menunjukkan anda seorang yang tertarik pada agama, seorang seeker. Ini dapat menjadi modal untuk belajar agama lebih baik. Dekatlah dengan seorang ustadz dan banyaklah bertanya padanya. Jangan lupa untuk memilih ustadz dari kalangan NU (Nahdatul Ulama) yang umumnya moderat dan luas wawasan agamanya. Jangan berkomunikasi dengan ustadz Wahabi Salafi atau Hizbut Tahrir dan semacamnya.

Selain itu, jangan lupa untuk meningkatkan kecerdasan spiritual dengan beribadah shalat 5 waktu yang dilakukan dengan ikhlas, penuh motivasi dan secara berjamaah, dll, kalau bisa dengan dzikir dan doanya. Hal ini akan ada pengaruhnya pada hati kita setelah berjalan beberapa waktu. Membaca buku-buku filsafat, apalagi filsafat agama, karya non-muslim akan sangat menggerus keislaman karena perbedaan pijakan dasarnya. Disarankan anda membaca kisah-kisah spiritual mualaf bagaimana mereka menemukan Islam. Terutama kalangan yang masuk Islam bukan karena pernikahan. Baca detail: Shalat 5 Waktu, Dzikir, Wirid dan Doanya

Baca juga:
- Shalat Berjamaah
- Shalat Sunnah Rawatib


TUJUAN ALLAH MENCIPTAKAN MANUSIA

5. Tujuan Allah menciptakan manusia adalah agar menyembah Allah: mengikuti perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Dalam QS Al-Dzariyat :56 Allah berfirman, "Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku."


APAKAH AL-BAQARAH 2:180 DINASAKH (DIHAPUS STATUS HUKUMNYA)?

6. QS Al-Baqarah 2:180 Allah berfirman:
Diwajibkan atas kamu, apabila seorang di antara kamu kedatangan (tanda-tanda) maut, jika ia meninggalkan harta yang banyak, berwasiat untuk ibu-bapak dan karib kerabatnya secara ma'ruf, (ini adalah) kewajiban atas orang-orang yang bertakwa.

Ayat ini secara eksplisit menyatakan bahwa memberi wasiat atas harta kepada orang tua dan kerabat itu hukumnya wajib. Mayoritas ulama ahli tafsir berpendapat bahwa ayat ini dinasakh (dihapus status hukumnya) dengan ayat waris (Lihat, Tafsir Ibnu Katsir, hlm. 1/493; Tafsir Al-Baghawi, hlm. 1/193; Tafsir Tabari, hlm. 3/385). Dengan dihapusnya kandungan hukum dari ayat ini, maka artinya adalah bahwa wasiat hukumnya tidak wajib dan bahkan wasiat tidak dibolehkan diberikan kepada ahli waris kecuali atas ijin ahli waris y ang lain. Selain itu wasiat tidak boleh melebihi 1/3 dari total harta.Baca detail: Wasiat dalam Islam

QS An-Nisa 4:11 Allah berfirman:
Allah mensyari'atkan bagimu tentang (pembagian pusaka untuk) anak-anakmu. Yaitu: bahagian seorang anak lelaki sama dengan bagahian dua orang anak perempuan; dan jika anak itu semuanya perempuan lebih dari dua, maka bagi mereka dua pertiga dari harta yang ditinggalkan; jika anak perempuan itu seorang saja, maka ia memperoleh separo harta...."

Ayat ini termasuk salah satu ayat waris. Baca detail: Hukum Waris Islam



Cari artikel lain:




Copy link berikut untuk referensi kutipan:

Jangan lupa baca yang ini juga ..