Thursday, January 14, 2016

Suami Benci Istri, Apa Termasuk Talak?


Suami Benci Istri, Apa Termasuk Talak?
SUAMI BENCI ISTRI APA TERMASUK TALAK?

Assalamualaikum pak ustad
Saya mau bertanynya

1-pak ustad kalo suami yang gak tau ucapan cerai bisa berakibat cerai itu tidak jatuh talak (tidak tau akibat dari konsekuensi ucapan talaknya)
Itu ada dalil/hadist gak pak? Ada kutbahnya begitu di kitab/ buku/detailnya

Karena saya ada bertanya sama seorang ustad walaupun dia gak tau tetep jatuh talak katanya Karna ada dalil nikah, talak, rujuk mau serius bercanda tetap jatuh dimaksud bercanda di sini apa ? Karna detailnya tidak dijelaskan apa bercanda termasuk orang yang tidak tau hukumnya juga?

TOPIK SYARIAH ISLAM
  1. SUAMI BENCI ISTRI APA TERMASUK TALAK?
  2. CARA KONSULTASI AGAMA

Setau saya allah maha adil dan bijaksana kasian dong pak massa dia gak tau tetap di hukumi jatuh talak sedangkan massa iddah suami gak tau, rujukpun gak tau, ucap talak berakibat langsung sah di hukum islam pun suami gak tau, taunya ke pengadilan baru sah Klo ijab qobul suami saya tau itu langsung sah..tapi klo talak taunya sah nya di pengadilan... Kan allah mengampuni hambanya yang tidak tau, tak sengaja, lupa, dipaksa bukan begitu pak?

Jika saya mengambil pendapat yang tidak terjadi talak apakah itu perkara subhat pak karna ada yg bilang terjadi talak juga, bukan kah ada firmanya allah mengampuni umatnya yang tidak tau kenapa di bilang subhat?

@1suami saya termasuk bodoh agama dia itu bicara sama istri seperti bicara sama teman dia gak tau kalo ngomong sama istri itu harus hati2? Pernah saya bertanya "kamu bohong ya kamu gak kerja" suami spontan langsung marah jawab "sumpah demi allah bego lo" tetapi maksud perkataan dia itu dia sumpah kalo dia bener kerja, ,
Lalu dia berkata lagi "demi allah monyet" Tetapi maksud dia demi allah ngurusin kerja?
*pertanyaan saya apakah boleh sumpah kaya begitu? Dengan menyebut sumpah demi allah bego lo/ monyet ngatain saya tapi maksudnya sebenarnya bukan bgtu bukan ngatain saya?
*apakah lafalnya berakibat sumpah yg sah?
*apakah bisa berakibat sesuatu antara hub kami suami istri karna ucapan sumpah itu?

@2 pernah juga suami ngajak makan suami bilang "makan di tamci yu" saya bilang "nggak ah takut ada babinya" suami jawab "pala lo babi" tetapi suami berkata begitu maksudnya bukan babi makananya
Pertanyaan saya apakah akibat nya suami bilang " pala lo babi" yang maksud sebenar nya bukan ngatain saya?

@3Pernah juga kami bahas masalah obat saya bilang "obat itu udah kadarluarsa gak bisa di pakai" lalu suami jawab " kamu ko bisa di pakai (maaf) kan udah kadarluarsa" tetapi maksud suami bercanda? Apa ada akibatnya pak?

@4adang juga suami sering bercerita kepada saya tentang temannya cerita begini misalnya "tu orang main belakang" anjing "ngehe"bangke" (maaf) tetapi maksudnya ngatain temenya bukan saya? Bagai mana tu pak?

@5 pernah Saat suami dan saya di rumah suami telpon temenya dia lagi bercandain bohongin temenya kalo dia gak di rumah lalu tak sengaja temanya mendengar suara saya lalu temanya bilang "itu suara istrimu" lalu suami jawab "bukan bukan bini kita itu mah" sambil geli2 semyum2 tapi maksud suami saat itu hanya bercanda berbohong dengan temanya gada maksud apa2? Ikrar apakah itu pak?

@6 Bahkan saat itu saya minta ijin suami saya mau kursus jahit suami awalnya gak ngijinin tetapi saya terus ijin minta kursus lalu suami jawab "pegi dah pegidah sana cepetan kalo mau pegi2 sana" Maksud suami pergi kursus Saat itu malah saya tanya niatnya? Eh suami marah ya ampun niat apa sih org suruh pergi apa emang?
(Gada niat apa2) Saya bertanya ke suami karna ke was-wasan ucapan suami saya takut setiap ucapan suami yang menjulur ke arah sana bagaimana pak?

2-apa akibat suami yang kebiasaanya suka berkata kotor maaf seperti ( anjing, bangsat, bangke dll) kepada teman anaknya bahkan kepada saya apa akibatnya jika berkata maaf anjing, bansat, bangke ke istri? Apakah hanya dosa apa berakibat lain?

2a-dan apakah di maaf kan pak karna ketidak tahuan dan ke bodohanya berkata2 sembarangan ke istri? Karna tidak tau kalo ngomong sama istri gak bisa sembarangan karna bodoh agama tentang suami istri?

2b.apakah berkata najis itu berakibat talak? Apakah benar karna ada ustad yg bilang bisa talak? jika suami gak tau ucapan najis bisa talak bagai mana? Kalau misalnya suami berkata najis apa bisa berakibat talak karna suami gada niat talak dan gak ada maksud talak. Lupa dan gak tau.

2c.jika misalnya suami berkata talak tanpa di dengar jelas istri bagai mana? Saat istrinya bertanya "papa bilang apa tadi "suami jawab tidak ada bilang talak" dia berkata perkataan yg lain. Jika misalnya suami bohong bagaimana kalo misalnya ucapanya itu benar talak? Apakah ucapan talak yg tidak didengar jelas istri bisa berakibat talak?

2d.suami sering bilang saya benci sama kamu tetapi karna saya melakukan suatu hal yg buat dia marah Apa ucapan benci talak kiasan tetapi suami gada niat.

2e.suami sering bernyanyi jikalau ada kata2 seperti di liriknya "kutak mencintaimu" "jika memang harus berpisah apakah bernyanyi bisa berakibat talak?

3-jika suami tidak tau apa itu talak kiasan apakah bisa jatuh talak?
A- hari minggu kemarin saya bertengkar sama suami karna suami menyangka saya ngadu yang tidak2 kepada ibu saya awalnya saya bertengkar di sms gara2 saya gak bolehin suami ke kondangan karna anak sakit dan saya bilang ke suami di sms " kalo kamu mau ke nikahan temen mu gak papa tapi saya minta duit mau pergi ke rumah ibu ku"
Saat itu saya gak tau suami pulang tiba2 gak jadi pergi karena saya omelin di sms,, lalu suami pulang dengan marah, saat itu saya lagi telpon ibu saya di saat itu suami berkata.."
" dasar anjing kamu "bangsat"
" kalo mau pergi pergi sana kamu beresin semua baju kamu"
" awas kalo gak kamu bawa semua baju kamu"
"Saya bilang pergi kamu bawa baju kamu"
Saat itu suami keadaan sangat marah...

Saat itu suami tinggalin saya di rumah
Gada berapa menit dia pulang lagi berkata lagi
"Pergi sana" saat itu beberapa menit saya sms suami saya.
Saya bilang "kamu tahu tidak ucapan kamu" pergi sana" bisa berakibat talak? Saya sms karna saya takut kalo bicara langsung suami lagi marah2.
Saat itu suami diam tidak bicara lagi saat baca sms saya....
kami saling diam sampai saya terus menangis dan saat menjelang mau maghrib suami meminta maaf suami berkata " maaf ya saya kesal saya pikir kamu ngadu2 sama ibumu tidak ada niat apa2 di hati saya hanya saya kesal aja..kata suami
Dan saat saya tanya niat? "ada niat gak di hati papa mau pisah" suami bilang "enggak gada niat apa2 kesall aja"

A.karna ketakutan saya tentang talak saya ragu2 Apakah dosa pak saya ragu? Karna saya takut jatoh talak padahal suami udah bilang gada niat apa2 ?
B.apakah suami saya jujur tidak ada niat dihatinya Karna memang hanya bertengkar aja?
C. Apakah akibat suami saya berkata begitu pak apa bener kiasan?
d.Dan klo suami gak tau bagai mana kalo bilang "pergi sana bawa baju kamu" ke adaan marah ke istri itu gak boleh dan tidak mengerti kalo perkataan itu talak kiasan bahkan talak kiasan aja dia gak tau apakah dimaafkan?
E. jika misalnya talak kiasan di sertai niat saat marah apakah jatuh?

41-apakah kata talak kiasan berlaku melalui sms? Jika misalnya suami meniat kan dari hati mau cerai tapi teks sms nya kiasan apakah jatuh talak?

Dan apakah kata2 di bawah ini kata2 kiasan?
4 "temui saja pacarmu di luar ngapain di rumah ibumu kalo di luar kamu bisa hubungan badan" maaf.
5."ngapain kamu minta uang sama saya minta saja sama pacarmu"
6."Kalo kamu sama2 suka gak papa saya gak akan ganggu kamu lagi mungkin kamu bukan jodoh ku"
7."kamu lanjut sama dia ga papa mudah2 han hubungan kamu langgeng sama dia terima kasih yang sudah kita jalani "
8."Berarti selama ini kamu belakang in saya kalau kamu tidak suka sama dia kamu tidak akan belakang in saya" apakah kata kiasan?

* Jika niat/tidak apakah jatuh talak kiasan di sms?
* Dan di no 4-8 kata2 mana saja yang kata kiasan?
Apakah ada?

5-Saya pernah melakukan pernikahan tidak sah. saat itu dipernikahan pertama kami saat itu kejadianya kami tidak tau kalau pernikahan kami tidak sah berjalanya waktu ibu saya memberi tahu saya kalo kami itu nikah nya tidak sah harus akad ulang di saat itu saya ragu akan pernikahan saya saat saya beri tahu suami, suami tidak ada respon apa2 bahkan saya lupa apa jawabanya saat itu.

Dan berjalanya waktu di pernikahan kami yg tidak sah ini sampai di tahun 2012 saya selingkuh bahkan sampai melakukan hubungan badan... dengan selingkuhan saya antara bulan puasa saat itu saya sering hubungan, tanpa suami saya tau..
Dan saat suami di rumah saya juga sering melakukan hub badan dengan suami... berjalanya waktu saya tidak pernah hub badan lagi dengan selingkuhan saya kira2 di tgl 15 agustus saya sudah tidak ada hub badan lagi dan saat mlm takbiran saya bertemu dia untuk salam perpisaan aja, jadi saat pertengahan bulan agustus sebelum lebaran kami berpisah...tidak pernah bertemu lagi...
Setelah saya berpisah dengan selingkuhan saya
Saya sering hub badan juga dengan suami... September.. oktober dan di bulan oktober ke atas saya hamill...saat itu saya yakin itu anak suami saya dan bidan pun bilang demikian..
Dan di pernikahan ini pun suami sering kalo bertengkar selalu bilang cerai2

Kami pernah melakukan akad ulang yang ke 2 tahun 2014 karna Keseringan suami ucap cerai, Saat di tahun 2015 kami baru tahu hukumnya kalo pernikan kami yang pertama itu tidak sah... Jika tahu hukumnya tidak sah/ harus akad ulang, , dan memang saya sudah akad ulang tahun 2014 walau saat itu belum tahu hukumnya? Dan setelah kami tahu ada hukum dan hakikat sebenarnya nya seperti ini yaitu tidak sah..timbulah banyak pertanyaan di otak saya, , ,

Dan saat Saya tau hukumnya, saya bertanya ke suami bagai mana menurutmu pernikahan pertama kita kamu meyakini nya gimana? " suami meyakini sah saat itu saat menjalani pernikahan pertama" Karena Ketidak tahuan hukumnya suami saat itu, , padahal tidak sah!! tetapi sekarang suami sudah tau kalau pernikahan Dulu pertama kita itu tidak sah karna sudah saya beri tahu.

Dan saya pernah konsultasi juga mengenai masalah pernikahan ini jawaban orang pintar itu begini:
"Jika di saat di pernikahan itu suami meyakini sah anak2 kami dinazabkan ke pada bapaknya Tetapi kalian tidak dihukumi had (zina) Karna saat itu kalian tidak tahu hukumnya bgtu jawabanya? Tetapi saya tidak cerita masalah perselingkuhan saya di pernikahan itu. karena lupa!

1@pertanyaan saya ? Apakah dipernikahan kami yang tidak sah karna ketidak tahuan suami yang dia yakini sah saat itu padahal tidak sah dan keraguan saya saat itu apakah anak2 kami tetap di nazabkan ke bapaknya?

2@Dan di saat di pernikahan tidak sah itu saya selingkuh bagai mana hukumnya karna suami saat itu meyakini pernikahan kami sah? Dan saat itu suami tidak tau kalau saya selingkuhin dia Apakah hanya saya yg berdosa.

3@apakah anak ketiga saya di nazabkan juga ke bapaknya yang waktu hamil bulan oktober...karna bidan pun bilang itu anak suami saya..?
Apakah mungkin jika berpisah bulan agustus bisa hamil di bulan oktober...?

4@dan jika saya ragu/ tidak tau itu anak ke 3 saya anak siapa suami saya apa selingkuhan saya bagai mana pak di nazabkan nya tetap ke suami saya apa tidak? Karena suami tidak tau saya selingkuh dan suami saya pun mengakui itu anaknya
dan Padahal jelas bidan berkata itu anak suami saya
Dan apakah bener pak tidak mungkin hub badan bulan agustus lalu hamil di bulan oktober?
Jadi kemungkinan besar itu anak suami saya
Tetapi saya masih ragu dan takut padahal sudah jelas..bidan bilang anak suami.bagai mana pak saya malah ragu dan takut?

5@dan misalnya ada anak hasil zinah istri dan selingkuhanya apakah boleh di nazabkan ke suaminya? Kalo suaminya gak tau dan mengakui anak itu anaknya, karna sang istri saat itu juga hub badan dengan suaminya jadinya tidak tau anak ini hasil mani siapa?(kata ulama/orang berilmu bilang nazab ke suami)

Dan kalo pertanyaan 5@ boleh...apakah berlaku juga dipernikahan yang tidak sah yg tetapi di yakini sah saat itu pernikahanya?

6@ dan saat suami sering berkata cerai2 saat marah di pernikahan tidak sah itu dari awal nikah sampai punya anak 3 bagai mana pak?
Apakah anak2 saya tetap di nazabkan ke suami?
Dan saat bilang cerai2 saat marah suami bilang gak pernah ada niat dan di saat menjalani rmh tangga itu suami masih menganggap saya istri yang sah dan pernikahan kami masih sah di mata suami,
Karena dia gak tau kalau talak itu tidak membutuhkan niat.
Tetapi beberapa ustad bilang Karena pernikahan itu tidak sah dan talaknya tidak sah..juga apa yang suami kamu katakan talak di pernikahan itu tidak berlaku.(karna di mata allah kita tidak pernah menikah)

Mohon kiranya di perjelas sejelas2 nya ya pak karna saya masih kepikiran sampai sekarang bagai mana nasib anak2 saya...ini menyangkut agama pak saya takut sekali pak saya stress pak dengan massa lalu saya terima kasihh...sebelumnya

@@.Saya pernah melakukan akad ulang saat itu ada
*bapak kandung saya? (Wali) menyerahkan ke penghulu
*penghulu (orang yang suka memandikan orang dengan bunga dan telur bahkan bisa di bilang para normal bahkan punya ilmu bisa ngerjain orang jarak jauh tetapi dia rajin solat islam orang pintar)
*bapak tiri sebagai saksi'(apakah bisa jadi saksi)
*kakak kandung saya laki2 sebagai saksi(tetapi setelah ijab saya selesai kakak kandung saya ijab kabul juga akad ulang dengan istrinya istrinya tanpa wali) apakah kakak saya masih bisa di bilang saksi saya? Karna dia akad juga dan setau saya gak sah akadnya karna istrinya gada walinya.dan kaka orang yg solatnya kadang2 aja.(apakah bisa jadi saksi)
*dan juga ada ibu saya ibu suami dan juga nenek saya
Saat itu menyaksikan akad ulang

Saat ijab qobul saya mendengar kaya salah sedikit di nama saya saat itu tetapi suami dan semua mengesahkan walau agak ragu2 saat itu saya mengikuti.

Dan apakah 2 akad sekaligus bisa di lakukan dengan saksi yang sama bapak tiri dll. Walau akad kaka saya gak sah?

Apakah di atas sudah termasuk syarat sah nikah dan apakah nikah saya sudah sah saat itu?

1 lagi pak yang waktu saya nanya masalah cerai di sms ada niat gak waktu saya tanya suami, Yang lalu? suami jawab " kamukan minta cerai aku bilang ywdah"
Saya bilang sama suami hati2 ngomong talak cerita pun jangan saya bilang

Dengan kebodohanya lalu suami marah dan berkata "memang kenapa sih ngomong cerai"?
"Bapak aja cerita cerai tidak apa2"
"Kaya saya cerita sama bapak..bapak nanya kenapa kamu di"?
"Saya bilang gak tau tuh pak ngomong nya cere cere cere aja"

A.Suami memberi penjelasan ke saya dengan berkata tex di atas apakah berakibat talak pak penjelasan suami saya?
B. dan jika misalnya tex di atas pernyataan bukan penjelasan apakah ada tex Yang mengarah mentalak?

c.Dan apakah jawaban/penjelasan (waktu di sms) suami saya itu bisa berakibat talak lalu yang di sms itu menjadi sah?
Padahal saat di sms lalu itu suami tidak ada niat.
karna suami memang hanya memberi penjelasan isi teks aja saat dia menjawab.

1, oh iya pak maaf di judul waswas talak sebelumnya
pertanyaan saya ada yang lupa?
pertanyaan saya yg 2a sama yg 2b itu maksud saya
> apakah
> Bisa terjadi talak di masa lalu begitu pak bukan terjadi talak di masa
> sekarang itu maksud saya?
Apakah talak bisa terjadi di masa lalu karna kesalahan bertanya istri kesuami? Padahal saat itu di kejadian sms gada bilang cere lisan...
Yang saya takuti karna kesalahan pertanyaan saya bisa berakibat talak di masa lalu, padahal dulu gada talak lisan, apa bisa bgtu pak? Maksudnya jatuh talaknya di masa lalu?

2, blum lama suami ngajak jalan kata saya mau kemana? Suami jawab "kan mau natalan" habis itu saya marah emang agama kamu apa ngomong kaya gitu gak boleh tau gak? Tetapi suami jawab " saya gak tau maksud saya(suami) jalan2 di hari liburan natal bukan mau ikut natalan" kata suami.
Apakah jawaban suami menyebabkan murtad pak tetapi tidak ada sedikitpun maksud suami untuk murtad seperti itu? Kebodohan ucapan pak.

Maaf pak uztad ada yang lupa jika suami berkata kepada istri saya tinggalin kamu apakah kata talak kiasan?

Klo suami bilang sama istri saya tinggal kerja ya?
Apa boleh

Saya salalu takut pak setiap perkataan suami...karna dia bodoh agama was2 setiap apa yang dia katakan.


JAWABAN

1. Ustadz tersebut tidak salah. Memang ada pendapat yang menyatakan bahwa walaupun suami awam hukum agama dan tidak tahu konsekuensi ucapan talak, tapi perceraian tetapi terjadi. Namun, ada pendapat lain yang menyatakan bahwa dalam kasus ini talak tidak terjadi. Berikut dalilnya:

Ibnu Hazm dalam Maratibul Ijmak hlm. 1/72 menyatakan:

وَاخْتلفُوا فِي طلاق الْجَاهِل، فكرهه الْحسن". والمسألة فيها ثلاثة أقوال: القول الأول: يقع طلاقه. القول الثاني: لا يقع طلاقه. القول الثالث: يقع طلاقه قضاءً، إلا أن تظهر قرينة على عدم إرادته الطلاق، فيقضي بها.
Artinya: Ulama berbeda pendapat dalam soal talaknya orang bodoh. Pendapat pertama: talak terjadi. Pendapat kedua, talak tidak terjadi. Pendapat ketiga, talak terjadi secara hukum kecuali ada bukti atas tidak adanya maksud suami untuk bercerai maka dihukumi tidak terjadi talak.

Kesimpulan: ada tiga pendapat dalam soal suami yang awam soal talak. Dan kita boleh memilih salah satunya termasuk memilih pendapat yang menyatakan tidak terjadi talak.

@1: * Ucapan "Sumpah demi Allah" itu sah. Adapun ucapan "bego lo" itu tidak dianggap.
* Lafalnya sah.
* Tidak ada akibat apapun atas hubungan suami-istri anda berdua.

@2 Tidak ada akibatnya.

@3 Tidak ada akibatnya secara hukum.
@4 Tidak ada dampak pada anda. Namun ucapan-ucapan kasar hendaknya dihindari bagi seorang muslim.

@5 Bukan ikrar apapun. Karena, (a) Ucapan itu mirip talak kinayah. Namun talak kinayah baru terjadi kalau ada niat, sedang dia tidak ada niat, maka tidak terjadi talak; (b) dia menyatakan itu pada temannya untuk membohongi teman, ucapan bohong tidak dianggap jadi tidak ada dampak pada status suami-istri. Bahkan talak sharih-pun tidak sah kalau diucapan secara bohong pada teman suami.

Zakaria Al-Anshari dalam Asnal Matolib 16/147 berkata:

وإن أقر بالطلاق كاذباً لم تطلق زوجته باطناً وإنما تطلق ظاهراً.
Artinya: Apabila suami berbohong mengaku telah mentalak istrinya, maka istrinya tidak tertalak secara batin, tapi tertalak secara lahir.

Maksud "istri secara batin" adalah tetap sah menjadi istrinya dan ikrar talaknya tidak sah. Baca detail: Ucapan Bohong Suami pada Teman soal Talak Istri

@6 Tidak ada efek apa-apa. Sudah jelas konteksnya bukan talak, jadi tidak ada kaitan dengan talak.

2- Hanya dosa. Tidak ada dampak pada perkawinan.
2a. Ucapan kotor adalah ucapan tidak etis dan tidak beradab (uncivilized). Buruknya ucapan kotor bukan hanya dilarang agama tapi juga dilarang oleh tradisi dan etika global. Maka sebaiknya anda menasihati dia agar merubah kebiasaan buruknya itu. Dan minta dia agar bertaubat demi kebaikan dirinya, dan anak istrinya. Baca detail: Cara Taubat Nasuha

2b. Ucapan najis tidak berakibat talak. Tidak ada dalil yang menyatakan demikian baik Quran, hadits maupun pendapat ulama.

2c. Kalau suami mengatakan tidak bilang talak, maka ucapannya itu dianggap dan dipakai. Artinya, talak tidak terjadi.

2d. Ucapan benci tidak termasuk talak kiasan karena tidak menunjukkan arti berpisah baik secara langsung atau implisit.

2e. Nyanyian suami tidak berakibat talak walaupun ada perkataan "berpisah" hal ini sama dengan suami bercerita tentang perceraian, maka tidak terjadi talak.

Zakariya Al-Anshari dalam kitab Al-Ghurar Al-Bahiyyah fi Al-Bahjah Al-Wardiyyah IV/246 menyatakan:

قوله: وقصد. أي قصد لفظه لمعناه أي قصد لفظه ومعناه؛ إذ المعتبر قصدهما ليخرج حكاية طلاق الغير، وتصوير الفقيه، والنداء بطالق لمن اسمها طالق
Artinya: ... yang dianggap (dalam talak) adalah kesengajaan dalam kata dan makna. Tidak termasuk dari talak adalah bercerita tentang talak orang lain, dan penjelasan talak seorang ahli fiqih, dan panggilan dengan kata "Taliq" (orang yang dicerai) bagi wanita yang kebetulan bernama Taliq.

3. Ucapan "pergi sana" termasuk talak kiasan. Kalau suami menyatakan tidak ada niat berarti tidak terjadi talak.

3a. Ragu itu wajar karena anda awam soal ini. Namun kami tegaskan bahwa talak tidak terjadi. Dengan demikian, maka sebaiknya anda tidak lagi ragu.
3b. Hukum agama hanya mengurus zahirnya ucapan seseorang, tidak menghukumi batinnya. Demikian juga anda tidak perlu mengira-ngira, cukup ucapan suami itu yang anda pegang. Imam Syafi'i mengatakan

"إنما نحكم بالظاهر والله يتولى السرائ
Artinya: Kami (ahli fiqih) menghukumi perkara yang dzahir Sedang perkara batin itu urusan Allah

3c. Ya, itu kiasan.
3d. Marah sampai mengeluarkan kata kasar itu tidak boleh menurut agama. namun demikian, itu tidak berdampak pada status perkawinan anda. Dan itu yang penting.
3e. Talak kiasan disertai niat pada saat marah ada dua pendapat: (i) jatuh talak; (ii) tidak jatuh talak. Anda bisa mengikuti pendapat yang kedua. Baca detail: Talak saat marah tidak terjadi

41. Talak sharih kalau melalui sms dihukumi kiasan sama dengan talak secara tertulis. Kalau talak kiasan melalui sms baru bisa jatuh talak apabila terpenuhi dua syarat: (a) disertai niat; (b) diucapkan secara langsung dengan lisan. Baca detail: Talak secara Tertulis

4. *Ucapan kiasan tidak jatuh talak di sms.
4. *Yang termasuk talak kiasan adalah no. 6 dan 7

5.1. Anda kurang jelas mengapa disebut pernikahan tidak sah. Kalau saat akad nikah ada wali, dua saksi dan ijab kabul antara wali dan pengantin pria maka nikahnya sah.
5.2. Untuk sementara kami menganggap pernikahan anda sah. Apabila sah, maka anak dinasabkan pada suami anda. Soal selingkuh, maka yang berdosa besar adalah anda.
5.3. Anak dinasabkan pada suami anda walaupun seandainya dia anak anda dengan selingkuhan anda.
5.4. Tetap dinasabkan pada suami yang sah, bukan pada selingkuhan. Walaupun seandainya di cek DNA ternyata itu anak selingkuhan anda. Karena hubungan perzinahan tidak diakui dalam Islam. Baca detail: Menghamili Istri Orang Dan Status Anak

5.5. Bukan hanya boleh tapi memang harus dinasabkan pada suami yang sah. Kecuali kalau suami menolaknya.
5.6. Tetap dinasabkan ke suami. Ucapan cerai saat marah hukumnya tidak sah dan tidak terjadi cerai menurut sebagian ulama.
Nikah anda, kalau memang ada wali dan saksi, kami anggap sah. Oleh karena itu, jangan berfikir nikahnya tidak sah.

Baca juga:

- Was-was Ucapan Talak
- Was-was Cerai Talak



Cari artikel lain:




Copy link berikut untuk referensi kutipan:

Jangan lupa baca yang ini juga ..