Sunday, September 08, 2019

Ibu Selingkuh Dengan Kepala Desa


IBU SELINGKUH DENGAN KEPALA DESA

assalamualaikum. saya Nurul Qur'aeni Irwan, Mahasiswa Pendidikan Kedokteran semester satu. saya anak pertama dari 3 bersaudara. belum lama ini, ayah saya meninggal dunia. berbagai macam masalah saat ini saya hadapi.

mulai dari masalah kuliah saya, namun semsester satu telah saya lewati, dan alhamdulillah hasilnya baik. namun, saya tidak tau apa yahng harus saya lakukan. saat saya pulang ke rumah, saya menyadari bahwa ibu saya memiliki hubungan asmara dengan bapak kepala desa yang merupakan paman dari almarhum ayah saya.

awalnya, saya selalu menangis sendirian, saya selalu mencurigai ibu saya, saat ibu saya diam-diam sering menelepon orang tersebut. saya merasa berdoa kepada ibu saya telah memikirkan, telah berprasangka buruk kepada ibu saya tanpa ada bukti yang jelas. namun saat terakhir kali ibu saya ke kostan saya, ibu saya bersama dengan pak kepala desa tersebut. saya benar-benar sangat marah namun sangat sedih pula, saya tidak tau harus melakukan apa.

ibu saya berusaha menutup-nutupi kesalahan dengan membuat berbagai alasan. "nak, bisakah kau memanngil bapak kepala desa masuk ke kostanmu? beliau yang mengantar ibu kesini. kebetulan tadi saya dengan beliau ketemu dan tujuan kami sama. dan setelah ini kami akan menjemput istri bapak kepala desa untuk pergi melayat" kata ibuku.

namun, saat itu saya mulai curiga. kenapa ibu selalu berbohong kepada saya. saya tidak tau harus melakukan apa. sampai saat ini saya belum melakukan tindakan, saya sangat takut durhaka kepada ibu saya. namun, saya sangat merasa kasihan kepada adik-adik saya yang masih kecil. sikap ibu saya di rumah memang berubah, saya sering mendapati ibu saya diam-diam menelepon, dan satu waktu saya mendpati panggilan keluarnya yang tak lain adalah bapak kepala desa tersebut.

ibu saya juga sering menyembunyikan hpnya seolah-olah dia menyimpan sesuatu di dalamnya. sekedar informasi bahwa ibu saya merupakan ibu rumah tangga, namun setelah ayah saya meninggal. ibu saya terpaksa menjadi tulang punggung keluarga, beliau kerja berdagang jilbab dan pakaian.

mohon, solusinya. saya tidak tau lagi harus kepada siapa saya mencurahkan segala isi hati dan permasalahan saya. saya tidak tau bagaimana cara menghadapinya. saya juga tidak punya teman-teman yang dapat saya tempati curhat. ini menyangkut privasi saya, saya sangat malu jika memang benar itu terjadi kepada ibu saya. saya sangat malu menceritakan hal tersebut kepada teman saya. mohon solusinya. mohon bantu saya.

JAWABAN

Tugas setiap muslim adalah melakukan amar makruf (perintah kebaikan) dan nahi munkar (mencegah kemungkaran). Cara nahi munkar ada tiga macam yaitu dengan tangan, dengan lisan dan dengan mengingkari dalam hati. Maka, yang perlu anda lakukan dalam menyikapi kasus ibu anda adalah dengan memilih salah satu dari ketiga cara nahi munkar tersebut sesuai dengan kemampuan mental anda. Kalau bisa dengan lisan, maka nasihati ibu anda agar menghentikan perbuatannya. Kalau tidak mampu, maka anda cukup mengingkari perbuatan beliau dan tidak menirunya. Baca detail: Amar Makruf Nahi Munkar


Pada waktu yang sama, tetaplah taat dan hormat pada beliau. Taat pada orang tua tetap wajib selagi perintahnya tidak berkaitan dg maksiat. aca detail: Hukum Taat Orang Tua

NIAT DALAM IBADAH

Assalamualaikum, saya mau tanya nih ustadz, saya bingung tentang niat, seperti ini ketika wudhu kan kita harus niat dalam hati, tetapi jika kita mau wudhu tanpa mengucapkan niat wudhu di lisan atau pikiran kita tepat sebelum wudhu, tetapi kita sadar dan tahu jika kita ini akan wudhu agar bisa sholat gitu, itu sudah dianggap sudah niat atau belum ya, soalnya saya pernah baca kalau niat itu secara otomatis datang, seperti kalau minum ya otomatis udah niat minum gitu gak perlu ada niat "aku akan minum" begitu, jadi apakah tidak masalah jika kita mau wudhu tanpa ada niat "aku niat wudhu untuk menghilangkan hadats kecil karena Allah ta, ala" tetapi cuma punya keinginan untuk wudhu dan akan wudhu agar sholat sah dan diterima, dan apakah wudhu tersebut bisa menghilangkan hadats kecil juga ustadz meski niat nya hanya dengan keinginan akan wudhu untuk sholat tanpa ada kata kata "untuk menghilangkan hadits kecil"
Mohon bantuannya untuk mengatasi keraguan ini
Wassalmaualaikum

JAWABAN

1. Dalam ibadah, niat hukumnya wajib diungkapkan dalam hati dan sunnah diucapkan secara lisan juga. Namun demikian, tidak semua wajib diungkapkan dalam niat. Lebih detail lihat artikel di link berikut:
- Niat Sebelum Perbuatan
- Waktu Niat Ibadah
- Cara Niat

QADHA PUASA

assalamualaikum,saya ingin bertanya mengenai qadha puasa,saya pernah tidak berpuasa selama sebulan penuh karena saya sedang nipas, sampai datang tahun berikutnya saya belum mengqadha karena menyusui,

pertanyaan saya
1. apakah boleh jika saya mengqadha setelah saya berhenti memberikan asi?
2. kemudian bagaimana perhitungan jumlah hari yang harus dikodo apakah menjadi berlipat setiap tahunnya?

mohon jawabannya terima kasih.wassalam

JAWABAN

1. Boleh. Ibu tidak puasa karena menyusui ada dua kategori:
(a) Tidak puasa karena takut atas kesehatan dirinya seperti akan berakibat sakit maka boleh tidak berpuasa dan wajib meng-qadha tanpa harus membayar kafarat/fidyah.
(b) Tidak puasa karena kuatir akan kesehatan anaknya seperti takut sedikitnya ASI (Air Susu Ibu), ia boleh tidak puasa Ramadan tapi wajib mengganti (qadha) dan membayar kaffarah/fidyah 1 (satu) mud untuk setiap hari yang ditinggalkan.

Adapun hutang puasa karena nifas, maka harus diqadha. Dan apabila qadhnya itu dilakukan pada tahun berikutnya, maka selain qada puasa juga harus membayar fidyah setiap hari puasa yang ditinggalkan. Kaffarah/fidya berupa memberi makan orang miskin 1 (mud)/6.75 ons beras setiap hari. Baca detail: Puasa Ramadhan

2. Tidak berlipat. Sama dengan jumlah hari yang ditinggalkan. Hanya saja kalau melewati tahun, maka selain qadha puasa juga harus membayar fidyah (lihat poin 1). Baca detail: Puasa Ramadhan

BERPAKAIAN MENGIKUTI TREN FASHION

assalamualaikum wr. wb.
mohon maaf ustad, saya ingin bertanya. Bagaimanakah hukumnya seorang pria yang bergaya dalam berpakaian semisal mengikuti trend fashion, mengenakan celana pensil dan memakai pakaian bermerek supaya tampil keren dan lebih percaya diri? terimakasih atas jawaban yang diberikan ustad.
wassalamualaikum wr. wb.

JAWABAN

Tidak ada larangan mengikuti tren pakaian dengan syarat: (a) tidak membuka aurat; dan (b) tidak untuk kesombongan. Bukan untuk bermegah-megahan. Berpakaian dengan niat untuk menyombongkan diri hukumnya haram. Baca detail: Hukum Isbal


MENGATASI KESUSAHAN

Assalamualaikum wr.wb
Mohon maaf saya ingin bertanya, bagaimana solusinya ketika kita sedang di landa kesulitan dan kesusahan dalam hidup menurut ajaran dari Rasullah SAW.
Mohon jawabannya. Terima kasih
Wassalamualaikum wr.wb

JAWABAN

Yang harus dilakukan adalah sbb:
(a) Berpasrah diri dan tawakal pada Allah dengan meyakini bahwa ini adalah takdirnya sebagai bentuk ujian pada hambanya yang taat dan sebagai hukuman pada hambaNya yang berbuat maksiat dan peringatan untuk bertaubat;
(b) Tetap yakin pada kuasa Allah bahwa apabila kita terus berusaha dan berdoa maka Allah akan memberikan jalan keluarnya.

Doa lancar rejeki Baca detail: Doa Lunas Hutang dan Lancar Rejeki

FILM

misal ada film yang memiliki beberapa episode dan ada salah satu episode yang memiliki adegan menghina Agama Islam.
1. saya sebagai seorang yang beragama Islam,apa yang harus saya lakukan?apakah saya harus menghapus seluruh episode film tersebut atau saya harus menghapus seluruh unsur yang ada di film tersebut seperti menghapus lagu,gambar yang berkaitan dengan film tersebut atau saya menghapus episode yang memiliki adegan menghina Agama Islam atau bagaimana?

JAWABAN

1. Anda di film itu sebagai apa? Kalau hanya sebagai penonton, maka cukup tidak usah nonton. Kalau sebagai distributor film atau punya CD/DVD-nya, maka hendaknya menghapus bagian adegan yang menghina Islam. Ini sebagai bentuk nahi munkar. Baca detail: Amar Makruf Nahi Munkar

Dapatkan buku-buku Islam karya A. Fatih Syuhud di sini.. Konsultasi agama, kirim via email: alkhoirot@gmail.com

This Is The Newest Post

1. Kirim konsultasi Agama ke alkhoirot@gmail.com atau info@alhoirot.com Cara Konsultasi lihat di sini!
2. Konsultasi hukum waris Islam, lihat caranya di sini
3. Konsultasi melalui kotak komentar tidak akan dilayani.

EmoticonEmoticon